BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengetahuan
2.1.1 Definisi pengetahuan
Pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan terjadi seseorang
mengadakan penginderaan terhadap suatu objek tertentu yakni penglihatan,
pendengaran , raba dan rasa. Sebagian besar pengetahuan manusia
diperoleh melalui mata dan telinga. Pengetahuan adalah informasi yang
diketahui atau disadari oleh seseorang yang diterima oleh indrawi
(Rahim,2020).
Pengetahuan adalah suatu tahu dari manusia atas penggabungan atau
kerjasama antara suatu objek yang mengetahui dari objek yang diketahui
secara domain yang penting dalam terbentuknya perilaku terbuka
(Suriasumiarti dalam Nurroh 2018).
2.1.2 Tingkat pengetahuan
Tingkat pengetahuan merupakan hasil dari tahu seseorang terhadap ob
jek melalui indera yang dimilikinya, sehingga tingkat pengetahuan dapat dipaha
mi dan diamati secara naturalisasi observasi seseorang mengenai konsep atau
hal yang baru ditemukan .secara garis besar tingkat pengetahuan terbagi me
njadi 6 bagian (Notoadmojo,2018)
a. Tahu (know)
6
Tahu dapat diartikan sebagai mengingat sesuatu materi yang telah ada
sebelumnya.
b. Memahami (comprehension)
Memahami dapat diartikan sebagai sesuatu kemampuan seseorang
dalam menjelaskan secara benar terkait objek yang diketahui dan
diinterpretasikan secara benar.
c. Aplikasi (application)
Aplikasi dapat diartikan kemampuan dari seseorang yang telah menggunakan
materi yang dipelajari pada situasi yang sebenarnya
d. Analisis (analysis)
Analisis adalah kemampuan seseorang dalam menjabarkan suatu
objek ke dalam komponen.
e. Sintesis (synthesis )
Menyusun formulasi baru yang telah ada
f. Evaluasi (evaluation)
Evaluasi adalah sesuatu yang berkaitan dengan kemampuan seseorang un
tuk melakukan penilaian terhadap suatu objek tertentu
2.1.3 Cara memperoleh pengetahuan
Cara memperoleh pengetahuan dapat diartikan sebagai salah satu perol
ehan dari suatu kaidah observasi fenomena atau ilmu yang baru didapatkan
oleh dari berbagai sumber informasi yang telah ada ( Notoadmojo yang dikuti
p dalam buku wawan & dewi, 2018).
7
Cara kuno yang dalam memperoleh pengetahuan;
a. Cara coba salah.
Cara ini sudah dipakai orang sebelum kebudayaan , bahkan
mungkin sebelum adanya peradaban. Cara coba salah ini dilakukan dengan
menggunakan kemungkinan dalam memecahkan masalah dan apabila
kemungkinan itu tidak berhasil maka dicoba cara yang lain sampai masalah
tersebut dapat diselesaikan.
b. Cara kekuasaan atau otoritas
Sumber pengetahuan cara ini dapat berupa pemimpin-pemimpin
masyarakat baik formal atau informal, ahli agama, pemegang pemerintah, dan
berbagai prinsip orang lain yang menerima mempunyai yang dikemukakan
oleh orang yang mempunyai otoritas tanpa menguji terlebih dahulu atau
membuktikan kebenarannya baik berdasarkan fakta empiris maupun penalaran
sendiri.
c. Berdasarkan pengalaman pribadi
Pengalaman pribadi pun dapat digunakan sebagai upaya memperoleh
pengetahuan dengan cara mengulang kembali pengalaman yang pernah
diperoleh dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi masa lalu.
d. Cara modern dalam memperoleh pengetahuan;
Penelitian ilmiah; Cara ini disebut dengan metode penelitian ilmiah
atau lebih populer disebut metodologi penelitian. Cara ini mula-mula
8
dikembangkan oleh francis bacon, kemudian dikembangkan oleh deobold van
daven. Akhirnya lahir suatu cara melakukan penelitian ilmiah.
2.1.4 Faktor mempengaruhi pengetahuan
a. Pendidikan
Pendidikan mempengaruhi proses dalam belajar, semakin tinggi
pendidikan seseorang maka semakin mudah seseorang tersebut untuk
menerima sebuah informasi . peningkatan pengetahuan tidak mutlak
diperoleh di pendidikan formal , akan tetapi juga diperoleh pendidikan
non formal. Pengetahuan seseorang terhadap suatu objek
mengandung dua aspek yaitu aspek positif dan negatif. Kedua
aspek ini menentukan sikap seseorang terhadap objek tertentu.
Semakin banyak aspek positif dari objek yang diketahui akan
menumbuhkan sikap posistif terhadap objek tersebut . pendidikan tinggi
seseorang didapatkan informasi baik dari orang lain maupun media
massa dan semakin banyak informasi yang masuk, semakin banyak pula
pengetahuan yang didapatkan tentang kesehatan.
b. Media massa/ sumber informasi
Informasi yang diperoleh baik dari pendidikan formal non formal
dapat memberikan pengetahuan jangka pendek (immediatee impact),
sehingga menghasilkan perubahan dan peningkatan pengetahuan .
kemajuan teknologi menyediakan bermacam-macam media massa yang
dapat mempengaruhi pengetahuan masyarakat tentang informasi baru. Sar
ana komunikasi seperti, televisi , radio , surat kabar , majalah , penyuluhan
9
dan lain-lain yang mempunyai pengaruh besar terhadap pembentukan
opini dan kepercayaan orang.
c. Lingkungan dan pekerjaan
Lingkugan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar individu baik
lingkungan fisik, biologis, maupun sosial. Lingkungan berpengaruh
terhadap proses masuknya pengetahuan ke dalam individu yang berada
pada lingkugan tersebut. Hal tersebut terjadi karena adanya interaksi
timbal balik yang akan di respon sebagai pengetahuan. Lingkungan
pekerjaan dapat membuat seseorang memperoleh pengalaman dan
pengetahuan baik secara langsung maupun tidak langsung.
d. Usia
Usia mempengaruhi daya mencermati dan pola pikir seseorang
dengan bertambahnya usia akan berkembang tentang pengetahuan
yang diperoleh semakin banyak.
e. Sosial budaya dan ekonomi
Kebiasaan dan tradisi yang dilakukan seseorang tanpa melalui
penalaran yang dilakukan benar dan salah. Status ekonomi seseorang
juga akan menentukan ketersediaan fasilitas yang diperlukan untuk
kegiatan tertentu, sehingga status ekonomi akan mempengaruhi
pengetahuan seseorang.
f. Minat
Minat sebagai suatu kecenderungan atau keinginan yang tinggi
terhadap sesuatu. Minat m enjadikan seseorang untuk mencoba dan
10
menekuni sesuatu hal, sehingga seseorang memperoleh pengetahuan yang
lebih mendalam.
g. Pengalaman
Pengetahuan dapat diperoleh dari pengalaman pribadi maupun
pengalaman orang lain. Pengalaman ini merupakan suatu cara untuk
memperoleh kebenaran suatu pengetahuan.
h. Informasi
Kemudahan untuk memperoleh suatu informasi dapat mempercepat
seseorang memperoleh pengetahuan yang baru, informasi dapat
diperoleh dari berbagai cara.
2.2 Masyarakat
2.2.1 Definisi masyarakat
Beberapa ahli mendefinisikan tentang masyarakat yaitu sebagai
berikut:
menurut ahli sosiologi Indonesia selo sumarjan , definisi masyarakat adalah
orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Menurut
ahli antropologi Indonesia , koetatjaraningrat, masyarakat adalah kesatuan
hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu system adat istiadat
tertentu yang bersifat kontinu dan terikat oleh rasa identitas yang sama.
Menurut ahli antropologi AS Ralpth Linton , pengertian masyarakat
ialah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu
yang relative lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan
bersama dan mereka menganggap kelompoknya sebagai satu kesatuan sosial.
11
Menurut ahli sosiologi yang paling berpengaruh , karl marx ,
masyarakat adalah struktur yang mengalami suatu ketegangan organisasi
ataupun perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-
kelompok yang dipisahkan kepentingannya secara ekonomi.
Menurut emile durkhaim masyarakat adalah suatu kenyataan objektif
dari pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya. Menurut paul b. Horton dan
chester hunt ahli pencetus ilmu sosiologi masyarakat adalah kumpulan
manusia yang mandiri dan hidup bersama-sama dalam waktu yang lama ,
tinggal di wilayah tertentu , mempunyai kebudayaan yang sama serta
melakukan sebagian besar kegiatan dalam kelompok tersebut.
2.2.2 Golongan masyarakat
Beberapa golongan masyarakat sebagai berikut:
a. Golongan ke bawah , yang kurang dalam memenuhi kebutuhan
sandang pangan
b. Golongan menengah , golongan yang cukup dalam memenuhi
kebutuhannya.
c. Golongan menengah ke atas , yaitu golongan yang dapat dan mampu
memenuhi kebutuhannya bahkan dalam jumlah yang banyak.
2.2.3 Kehidupan masyarakat
Berdasarkan para ahli dapat dijelaskan bahwa kehidupan masyarakat
adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi dan mempunyai tempat
tinggal khusus yang saling mempengaruhi satu sama lain yang dilandasi
kaidah adat istiadat.
12
2.3 Swamedikasi
2.3.1 Definisi swamedikasi
Swamedikasi merupakan sebuah upaya seseorang untuk mengobati
diri sendiri dengan mengenali gejala atau penyakit yang dirasakan dan
memilih obat sendiri (Aswad, dkk., 2019).
2.3.2 faktor- faktor Swamedikasi
Faktor utama yang mendasari perilaku swamedikasi adalah obat-
obatan dan biaya pengobatan yang mahal , kurangnya pendidikan dan
pengetahuan , obat-obatan yang tersedia bebas di toko , menjual obat-obatan
tanpa resep dokter dan kurangnya pengawasan dari pemerintah.
2.3.3 Alasan melakukan swamedikasi
Swamedikasi memberikan solusi murah, cepat , dan nyaman dalam
mengatasi penyakit jika dilakukan berdasarkan jenis pengobatan yang tepat.
Swamedikasi akan menghemat waktu dan biaya dalam mencari fasilitas
kesehatan dan perilaku swamedikasi dapat menyebabkan berbagai masalah
kesehatan jika dilakukan dengan tidak tepat. Hal yang harus diperhatikan
dalam melakukan swamedikasi. Swamedikasi boleh dilakukan dengan
menggunakan obat yang diperoleh/dibeli tanpa resep dokter baik di apotek
maupun toko obat berizin, yaitu obat bebas dan obat bebas terbatas. Sebelum
menggunakan obat bebas, kita harus membaca dengan cermat informasi pada
kemasan obat. Misalnya kandungan obat (komposisi), khasiat (indikasi), dosis,
13
aturan pakai, efek samping, kontraindikasi, cara penyimpanan, kedaluwarsa,
nomor registrasi obat.
2.4 Hipertensi
2.4.1 Definisi hipertensi
World Health Organization (WHO, 2018) menyatakan bahwa hipertensi
atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis serius yang secara signifikan
meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya.
2.4.2 Penggolongan Hipertensi
Berdasarkan penyebabnya, hipertensi dibedakan menjadi 2 kelompok,
yaitu: Hipertensi Essensialatau hipertensi primer yang tidak diketahui
penyebabnya (90%) Hipertensi Sekunder Penyebabnya dapat ditentukan (10%),
antara lain kelainan pembuluh darah ginjal, gangguan kelenjar tiroid (hipertiroid),
penyakit kelenjar adrenal (hiperal dosteronisme) dll. Untuk menegakkan diagnosis
hipertensi dilakukan pengukuran darah minimal 2 kali dengan jarak 1 minggu.
2.4.3 Penyebab Hipertensi Primer (Esensial)
Hipertensi primer disebut juga dengan hipertensi esensial. Hipertensi ini
paling sering ditemui, dan secara keseluruhan jumlahnya mencapai 90 sampai 95
%. Pada kasus ini penyebab hipertensi belum dapat dipastikan. Malah dalam
beberapa kasus sama sekali tidak ada penyebab maupun faktor yang jelas.
Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan resiko
terjadinya hipertensi primer, diantaranya:
14
1. Merokok
Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan melukai dinding arteri
sekaligus mempercepat proses pengerasannya. Bukan rahasia lagi, begitu banyak
racun yang terkandung pada sebatang rokok dan efeknya bukan hanya untuk si
perokok itu sendiri, orang lain pun bisa terkena imbasnya. Oleh karena itu,
berhentilah merokok demi mencegah terjadinya hipertensi dan berbagai penyakit
lainnya.
2. Obesitas
Kelebihan berat badan atau obesitas sangat erat kaitannya dengan tekanan
darah tinggi atau hipertensi. Berat badan yang berlebih akan meningkatkan
volume darah untuk mencukupi kebutuhan oksigen dan nutrisi yang lebih banyak,
yang secara otomatis akan menaikkan tekanan darah. Lakukanlah diet sehat,
tinggalkan makanan-makanan junk food, dan perbanyalah konsumsi sayuran dan
buah-buahan. Selain menjadi penyebab hipertensi, obesitas juga dapat menjadi
penyebab diabetes, stroke, dan penyakit jantung koroner.
3. Kurang Berolahraga
Hipertensi sering dialami oleh seseorang yang kurang berolahraga. Anda
tahu alasannya karena orang yang jarang berolahraga atau terlalu sering bersantai-
santai tanpa banyak melakukan aktivitas cenderung memiliki detak jantung yang
lebih cepat. Nah, meningkatnya detak jantung ini akan berimbas pada kerja
jantung yang lebih keras, sehingga akan meningkatkan tekanan darah.
15
Jadi berolahragalah secara teratur, jangan bermalas-malasan. Tidak perlu yang
terlalu berat, pilihlah saja olahraga yang ringan seperti bersepeda, jalan santai atau
berenang. Lakukan teratur selama 20 hingga 45 menit sehari sebanyak 2-3 kali
seminggu.
4. Konsumsi Garam yang Berlebihan
Menurut American Heart Association, kadar garam yang berlebih dalam
tubuh (lebih dari 1.500 miligram per hari) dapat menjadi penyebab darah tinggi,
diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Dengan mengurangi konsumsi garam
sehari-hari dapat menurunkan tekanan darah hingga 2-8 mmHg.
5. Konsumsi Alkohol Berlebih
Seseorang yang mengonsumsi alkohol berlebih, khususnya minum
minuman keras akan beresiko tinggi mengalami hipertensi dan memicu terjadinya
kerusakan pada organ jantung dan dinding arteri.
6. Stress
Stress akan meningkatkan produksi hormon kortisol dan adrenalin, yang
keduanya dapat meningkatkan kerja jantung. Jika terjadi terus menerus maka
jantung pun akan mengalami gangguan dan memicu terjadinya peningkatan
tekanan darah.
7. Usia
Seiring bertambahnya usia, tekanan darah pun akan meningkat secara
alami. Terlebih jika masih membiasakan pola makan yang buruk dengan banyak
mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh atau kolesterol, merokok dan
mengonsumsi minuman keras. Jadi terapkanlah gaya hidup sehat sejak dini, agar
16
kedepannya seiring dengan bertambahnya usia, tubuh tidak akan mudah terserang
penyakit (Muhklisin, 2019)
2.4.4 Penyebab Hipertensi Sekunder
Berbeda dengan hipertensi primer yang menjadi kasus hipertensi
terbanyak, pada hipertensi sekunder hanya ada sekitar 5-10% yang mengalaminya.
Penyebab hipertensi ini pun dapat langsung diidentifikasi dan umumnya
disebabkan oleh penyakit (gangguan fungsi ginjal menempati urutan teratas),
peningkatan produksi hormon, konsumsi pil KB (khususnya yang mengandung
estrogen), dan kehamilan. Berikut penjelasannya.
1. Gangguan Fungsi Ginjal
Gangguan fungsi ginjal menjadi penyebab utama dari hipertensi sekunder.
Hal ini dipicu karena ginjal mengeluarkan hormon renin akibat dari terganggunya
gangguan aliran darah menuju ke ginjal. Ketika ginjal terlalu banyak
mengeluarkan hormon renin maka tekanan darah pun akan naik.
2. Sleep Apnea
Sleep Apnea merupakan suatu kondisi yang menyebabkan menurunnya
pasokan oksigen saat tidur akibat dari kerusakan dinding pembuluh darah.
Kondisi ini menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah dan tekanan pada
sistem kardiovaskular.
3. Meningkatnya Produksi Hormon
Penyakit seperti sindrom Cushing dapat menyebabkan peningkatan
hormon kortisol secara berlebih. Ketika tubuh menghasilkan hormon kortisol
17
dalam jumlah yang lebih banyak daripada yang dibutuhkan maka akan memberi
tekanan pada tubuh dan menyebabkan hipertensi (Muhklisin, 2019).
4. Obat-Obatan
Konsumsi obat-obatan seperti pil KB, dekongestan, obat antidepresi, obat
anti-inflamasi non-streoid (NSAID), dan obat-obat lainnya dengan kandungan
tertentu dapat meningkatkan tekanan darah dalam tubuh. Oleh karena itu, ketika
menggunakan obat-obatan sebaiknya ikutilah selalu resep dokter dan segera
hentikan pemakaiannya jika dirasa ada efek samping yang tidak biasa (Muhklisin,
2019)
5. Kehamilan
Ada sekitar 10 persen ibu hamil yang mengalami hipertensi dan
sebenarnya kondisi ini memang lumrah terjadi. Terutama pada wanita yang baru
pertama kali hamil. Dikatakan mengalami hipertensi, jika ibu hamil memiliki
tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Namun jika tidak ditangani dengan benar,
kondisi ini dapat mengakibatkan preeklampsia (tekanan darah tinggi yang
menyebabkan rusaknya organ tubuh dan ditemukannya protein dalam urine).
Setelah Anda mengetahui penyebab-penyebab hipertensi ini dan merasa
mengalaminya, maka segera saja kunjungi dokter. Jangan sungkan untuk
melakukan kontrol tekanan darah, untuk memastikan apakah tekanan darah Anda
normal atau termasuk tinggi (Muhklisin, 2019).
2.5 Swamedikasi Hipertensi
18
Swamedikasi hipertensi merupakan upaya mengurangi rasa atau keluhan
yang dialami seseorang yang menderita hipertensi dengan cara mengobati dirinya
sendiri menggunakan ramuan herbal atau tanaman herbal yang digunakan pada
zaman dahulu yang dianggap sebagai salah satu cara yang efektif dalam
penyembuhan jika dibandingkan dengan mengonsumsi obat senyawa kimia.
Masalah penggunaan obat secara bebas juga dikhawatirkan yang dapat
meningkatkan penyalahgunaan obat di berbagai wilayah indonesia. Pada
permasalahan yang ditimbulkan saat ini pengobatan secara kimia, membutuhkan
banyaknya edukasi yang diberikan kepada masyarakat , pengobatan ini tidak
hanya dari bahan kimia namun bisa digunakan dari bahan alam yang telah diuji
dan diteliiti oleh para ahli yang sudah menyelesaikan penelitiannya dan serta teruji
keativasannya sebagai pengobatan. Bahan alam telah dipercayai oleh masyarakat
sejak dahulu kala sebagai pengobatan berbagai macam penyakit, khususnya
hipertensi. Masyarakat bukan tidak mengetahui manfaat bahan alam yang ada di
lingkungan mereka yang bisa digunakan sebagai pengobatan hanya saja
masyarakat tidak mengetahui cara pengolahan, cara mengatur dosis , dan cara
mengatur waktu pemberian obat yang tepat ( sartika,2021 ).
Berdasarkan hal yang sudah diuraikan , maka upaya untuk
meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi hipertensi perlu
dilakukan terkait dengan gejala , pencegahan dan pengobatan baik dalam
bentuk mandiri , atau terkontrol dari tenaga kesehatan. Banyak orang berpikir
bahwa hipertensi hanya di derita oleh lansia , namun faktanya hipertensi bisa
menyerang siapa saja dan tidak melihat sosial, ekonomi, dan budaya tekanan
19
darah juga dsebut sebagai pembunuh paling mematikan jika tidak diatasi dengan
cara yang significan dan dapat menyebaban komplikasi ( sari, 2018 ).
Beberapa jenis tanaman herbal dan tradisonal yang sejak zaman dahulu
dipercaya mampu mengatasi beberapa keluhan, tanda dan gejala hipertensi
sebagai berikut:
1. Bawang Putih
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa bawang putih dapat digunakan
sebagai obat herbal yang ampuh mengatasi berbagai penyakit. Nah, senyawa
belerang yang ada dalam bawang putih ini dapat membantu meningkatkan aliran
darah dan juga mengendurkan pembuluh darah. Hal tersebut sangat berpengaruh
untuk menurunkan tekanan darah.
Pada beberapa penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi bawang
putih dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan juga diastolik. Efek ini mirip
dengan penurun darah tinggi yang biasanya dijual di apotik seperti obat Atenolol.
Sebagai alternatifnya, Anda dapat mengonsumsi Wellness Odorless Garlic yang
mengandung ekstrak bawang putih.
2. Seledri
Seledri memiliki banyak nutrisi baik untuk kesehatan seperti zat besi,
magnesium, mangan, kalsium dan juga serat. Tidak hanya bantu memenuhi
asupan nutrisi, seledri dikenal sebagai obat darah tinggi alami paling ampuh.
Tentunya manfaat ini dikarenakan kandungan nutrisi terutama serat di dalamnya
mampu bekerja sebagai penghambat saluran kalsium alami. Wellness Celery
20
Complex dapat Anda beli di apotik dengan kandungan seledri untuk bantu
mengatasi tekanan darah tinggi.
3. Kemangi
Sering mengonsumsi kemangi sebagai lalapan? Tak hanya nikmat,
kemangi ternyata memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan sehingga
populer digunakan dalam pengobatan alternatif. Terutama daun kemangi yang
memiliki rasa manis yang khas, itu menandakan bahwa kandungan eugenolnya
tinggi. Eugenol merupakan antioksidan nabati yang ampuh untuk menurunkan
tekanan darah sehingga mampu mengatasi hipertensi. Kandungan ini bekerja
sebagai penghambat saluran kalsium alami sehingga mengakibatkan pembuluh
darah menjadi lebih rileks
4. Kayu Manis
Bumbu aromatik yang satu ini telah lama digunakan sebagai salah satu
obat herbal ampuh untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit. Kayu manis dapat
membantu melebarkan dan juga mengendurkan pembuluh darah sehingga
membuatnya efektif sebagai penurun darah tinggi alami.
5. Jahe
Menjadi salah satu herbal utama yang digunakan dalam pengobatan
tradisional, jahe dikenal sangat serbaguna. Beberapa manfaat yang biasa
didapatkan dengan mengonsumsi jahe adalah meningkatkan kesehatan jantung,
melancarkan sirkulasi darah hingga mengontrol tekanan darah agar tetap
[Link] dapat menjadi pemblokir saluran kalsium sehingga ampuh untuk
21
mengatasi tekanan darah tinggi. Anda dapat mengonsumsi jahe geprek buatan
sendiri atau berbagai suplemen dan minuman kesehatan terbuat dari jahe seperti.
Herbadrink Sari Jahe yang tersedia di Apotik.
6. Kapulaga
Kandungan antioksidan pada kapulaga dapat membantu Anda untuk
menurunkan tekanan darah. Obat alami darah tinggi ini bekerja sebagai
penghambat saluran kalsium alami sehingga ampuh mengurangi tekanan darah
secara signifikan mendekati normal.
7. Parsley
Berbagai masakan khas di dunia banyak yang menggunakan parsley tidak
hanya sebagai hiasan, tetapi juga tambahan nutrisi. Kandungan vitamin C dan
juga karotenoid pada parsley diketahui ampuh untuk menurunkan tekanan darah.
Tidak hanya itu, parsley juga memiliki sifat antioksidan yang ampuh mengurangi
kolesterol jahat pada tubuh.
8. Temulawak
Tanaman obat temulawak sudah populer digunakan untuk mengobati
berbagai macam penyakit secara tradisional. Kandungan flavonoid di dalam
temulawak efektif melindungi endotel vascular. Ini akan membantu Anda untuk
menurunkan tekanan darah tinggi, terlebih lagi jika dikombinasikan bersama
herbal lainnya seperti selederi ataupun kunyit. Apabila ingin mengonsumsi
temulawak secara praktis, saat ini telah tersedia kemasan minuman ataupun kapsul
di apotik. Misalnya Sidomuncul Temulawak Kapsul dan juga Iboe Natural Drink
22
Temulawak yang aman dikonsumsi rutin dan memiliki banyak manfaat baik untuk
kesehatan.
9. Pegagan
Kemudian, Anda juga dapat memanfaatkan pegagan untuk bantu
memperlancar aliran darah. Kandungan zat aktif asiatikosida di dalamnya
membuatnya berperan ampuh sebagai penurun tekanan darah alami. Tidak hanya
itu, pegagan juga dapat mengobati sakit kepala.
10. Teh Herbal
Sifat antioksidan dari teh dapat membantu proses pemulihan Anda,
terutama jika terdapat tambahan herbal lainnya seperti rosella. Mengonsumsi teh
dapat mengurangi resiko darah tinggi, menjaga tekanan darah tetap normal.
Minuman herbal dengan kandungan rosella seperti Iboe Natural Drink Rosella
pun saat ini sudah bisa dibeli di Apotik.
11. Delima
Buah delima diketahui mengandung vitamin C, antioksidan dalam dosis
tinggi yang tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Apabila Anda
mengonsumsi delima baik secara utuh maupun mengolahnya menjadi jus maka
akan berdampak pada tekanan darah sistolik. Selain itu, delima juga dapat
digunakan sebagai salah satu makanan sehat untuk diet.
12. Coklat
Apakah Anda menyukai rasa manis coklat? Selain membuat mood jadi
lebih baik, coklat ternyata juga dapat menjadi obat alami darah tinggi. Dark
chocolate diketahui mengandung flavonoid tinggi sebagai antioksidan yang
23
bermanfaat baik untuk kesehatan tubuh. Lalu, bagaimana coklat bisa menurunkan
tekanan darah tinggi? Flavonoid tinggi pada coklat ampuh untuk meningkatkan
aliran darah dan memicu penurunan resistensi vaksular. Tidak butuh waktu lama,
coklat bahkan dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik dalam
beberapa jam setelah dikonsumsi.
13. Daun Thyme
Selanjutnya, Anda juga dapat memanfaatkan daun thyme. Kandungan
asam rosmarinic pada daun thyme dapat meningkatkan aliran darah dan secara
signifikan mengurangi tekanan darah tinggi. Daun thyme juga dapat mengurangi
resiko penyakit jantung seperti mengatur kadar kolesterol jahat dan juga
trigliserida.
14. Daun Kelor
Penderita hipertensi dapat rutin mengonsumsi daun kelor untuk
mendapatkan manfaat penurunan tekanan darah. Mengapa bisa? Kandungan
dalam daun kelor dapat mengendalikan tekanan darah. Ini akan membantu Anda
untuk mengatasi hipertensi atau sekedar menjaga tekanan darah tetap normal.
15. Cakar Kucing Cina
Pengobatan tradisional Cina menjadi salah satu acuan untuk
memanfaatkan obat-obatan herbal. Cakar kucing cina ini telah banyak digunakan
untuk mengobati berbagai penyakit termasuk tekanan darah tinggi. Kandungan
dalam cakar kuning cina tersebut terbukti ampuh bekerja sebagai penghambat
saluran kalsium alami. Kemudian, cakar kucing cina juga dapat membantu
24
pembuluh darah jadi lebih rileks. Manfaat tersebut yang membuat tanaman obat
ini berguna sebagai penurun tekanan darah alami.
16. Daun kumis kucing
Studi menunjukkan bahwa eugenol dapat membantu mengurangi tekanan
darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami. Penghambat
saluran kalsium mencegah pergerakan kalsium ke jantung dan sel-sel arteri,
memungkinkan pembuluh darah menjadi [Link] daun untuk darah tinggi
selanjutnya adalah daun kumis kucing. Untuk merasakan manfaatnya, Anda cukup
merebus 20 lembar daun kumis kucing, 20 lembar daun sambiloto, dengan 110 ml
air sampai mendidih dan minum teh daun kumis kucing satu kali sehari (Karina,
2020)
25