MODUL GERILYA ANTI GERILYA
PENDIPER
(KEMAMPUAN PERORANGAN)
PENGERTIAN KETANGKASAN LAPANGAN, PENGERTIAN LAPANGAN /
MEDAN, KETENTUAN GERAKAN DAN GERAKAN-GERAKAN DALAM
KETANGKASAN LAPANGAN.
PENGERTIAN KETANGKASAN LAPANGAN
Bergerak dengan cepat dan tangkas di lapangan dengan pandai menggunakan
perlengkapan / senjata yang ada padanya, dan pandai pula menggunakan lapangan
ternasuk segala macam perlindungan yang ada.
PENGERTIAN LAPANGAN / MEDAN
Sebagian atau seluruhnya dari permukaan bumi dengan segala sesuatu yang ada
diatasnya (benda-benda medan).
KETENTUAN GERAKAN
Persiapan diri dan perlengkapan :
Samarkan diri dan perlengkapan
Kondisikan tali sandang agar tidak menganggu gerakan tidak bersuara
Ikat barang-barang perlengkapan yang menimbulkan suara
Samarkan helm dengan memakai alat rajut, bila perlu pakai filkap
Jangan membawa perlengkapan yang berlebihan
Bergerak dengan jarak 3-5 meter berhenti mengamati sasaran
Tinjau tempat berikut sebelum meninggalakan tempat semula dari kedudukan
yang tersembunyi
Apabila melalui lapangan terbuka atau tertutup sesuaikan gerakannya
Hindari lereng curam dan daerah berbatu yang mudah lepas
Hindari daerah lapangan / medan terbatas
GERAKAN - GERAKAN DALAM KETANGKASAN LAPANGAN
A. GERAKAN SIANG HARI
1. TIARAP :
adalah membuat posisi sejajar / rata dengan tanah dengan cara :
1
- Dari sikap berdiri ke sikap tiarap
Posisi berdiri depan senjata kaki sejajar setebar bahu, kedua lutut di tekuk
ke depan, popor letakkan ke tanah sebagai penyangga badan, badan
diputar ke kiri sampai merebah miring menempel tanah dan sempurnakan
sambil mengambil posisi menembak.
- Dari sikap tiarap ke sikap berdiri.
Dari sikap bidik lawan, senjata ditarik ke samping badan laras menghadap
ke depan, kedua kaki berlutut dan berdiri dalam kedua kaki senjata tetap
depan senjata.
Manfaat tiarap :
- Melindungkan terhadap tembakan atau pengawasan dari pihak lawan.
- Untuk mengambil posisi menembak dengan baik.
2. MERAYAP :
Adalah bergerak maju mendekat sasaran lawan dari posisi tiarap.
Merayap ada 3 macam yaitu :
- Merayap harlmau
- Merayap punggung
- Merayap petak
Manfaat merayap yaitu:
- Mendekati sasaran pada jarak yang sudah dekat.
- Untuk melindungkan diri dari pengawasan pihak lawan/musuh.
3. MERANGKAK :
Adalah seperti merayap akan tetapi dada agak terangkat guna
a. Untuk bergerak maju kearah sasaran jika lapangan tidak bisa dilalui
dengan merayap.
b. Untuk menghindarkan diri dari pengawasan dan tembakan lawan pada
waktu bergerak.
2
c. Untuk pelaksanaan gerakan dan pembawaan senjata sama dengan pada
saat melaksanakan merayap.
Manfaaf merangkak yaitu:
- Mendekafi sasaran pada jarak yang sudah dekat.
- Untuk menghindarkan diri dari pengawasan dan tembakan lawan pada
waktu bergerak.
4. MENGGULING :
Adalah bergerak mengguling kekanan atau kekiri dengan tujuan :
- Untuk bergerak pindah tempat jika ada pematang atau halangan.
- Untuk menghindarkan diri dari tembakan dan penglihatan lawan.
- Pelaksanaan gerakan mulai dari sikap tiarap :
a. Kedua kaki dirapatkan hirus ke belakang.
b. Senjata dirapatkan ke samplng badan sebelah kanan.
c. Dilanjutkan mengguling kekanan/kekiri.
5. PINDAH KEDUDUKAN (LARI DARI SIKAP TIARAP JATUH KE SIKAP
TIARAP)
Adalah bergerak maju mendekat lawan dengan cepat guna :
- Untuk menyingkat waktu pada saat bergerak.
- Untuk menghindarkan diri dart tembaklan dan pengawasan lawan.
- Pelaksanaan gerakan :
a. Dari sikap tiarap mengawasi bagian depan yang akan digunakan untuk
berpindah tempat dengan perlindungan yang ada.
b. Jika medan yang berada didepan dirasa aman maka langsung berdiri
dengan cepat dilanjutkan teri kelak -kelok /siksak dan kembali ke sikap
tiarap di medan yang telah dirasa aman.
6. BERJALAN WASPADA :
Adalah bergeraj dengan penuh kewaspadaan untuk mendekati sasaran yang
masih jauh.
3
- Dilaksanakan apabila sasaran sudah dekat.
- Pelaksanaan gerakan :
a. Dimulai dari sikap berdiri ke sikap bongkok senjata melintang 45 derajat
didepan senjata.
b. Kaki kiri / kanan melangkah ke depan secara bergantian dengan
pandangan mala mengikuti gerak laras senjata.
c. Jari telunjuk selalu siap menekan penarik pada bagian senjata.
d. Jika ada tembakan dari lawan segera mengambil sikap tiarap.
7. LANGKAH MONYET :
Adalah mendekat sasaran jika lapangan tidak memungkinkan di lewati dengan
merayap atau merangkak karena Iapangan /medan tersebut becek, berlumpur
atau berkerikil.
Pelaksanaannya:
a. Dimulai dari sikap tiarap ke sikap merangkak.
b. Kedudukan senjata bila bersandang dapat dikalungkan di leher jika tanpa
sandang diletakkan di tanah disamping kanan badan saat bergerak senjata
selalu diangkat dengan tangan kanan mengikuti gerakan.
c. Cara bergerak telapak tangan selalu mengepal buku-buku menghadap ke
depan.
d. Tangan kanan/kiri dilangkahkan kedepan dan kaki kiri/kanan mengikutinya
dan seterusnya.
B. GERAKAN MALAM HARI
Pada umumnya gerakan malam hari tidak mengutamakan kecepatan akan tetapi
memerlukan kecermatan, hati-hati dan teliti serta menggunakan panca indera
semaksimal mungkln.
Ketentuan bergerak pada malam hari untuk memelihara/mendapatkan
kerahasiaan:
4
a. Hindan segala sesuatu yang menimbulkan suara.
b. Bergerak dengan senyap langkah demi langkah, sambll memperhatikan
mendengarkan situasi sekitarnya
IMACAM GERAKAN MALAIM HARI
1. LANGKAH HANTU :
Bergerak malam hari dengan sasaran masih jauh daru pasukan yang sedang
bergerak.
Pelaksanaan langkah hantu:
a. Pegang senjata dengan tangan kiri pada perimbangan senjata sambil badan di
bongkokan pandangan kedepan.
b. Sambil berjalan tangan kiri memegang perimbangan senjata (angan kanan
meraba-raba bagian depan dan kaki kiri/kanan meraba-raba bagian
bawah/jalan yang akan dilalui.
c. Jika kaki dan tangan yang meraba-raba dirasa aman /tidak menimbulkan
suara (ranting kering) maka dilanjutkan berjalan ketempat yang dikehendaki.
2. MEMBEKU (BERDIRIATU TIARAP):
Untuk menghindarkan diri/menyamarkan diri dart penglihatan iawan, jika lawan
memberikan penerangan sinar dimalam hari.
Bisa dilakukan dengan membeku berdiri atau membeku tiarap.
Pelaksanaan membeku berdiri:
a. Dengan senjata fetap ditangan kanan/kiri membongkok pelan-pelan kedua
kaki merapat.
b. Letakkan popor senjata di tanah anatar tengah-tengah telapak kaki dan ujung
didepan pundak kiri.
c. Telapak tangan menutupi bagian iaras senjata yang mengkilap dan telapak
tangan kiri menutupi bagian magazen (kedua telapak tangan menutupi bagian
senjata yang menimbuflcan cahaya).
5
Pelaksanaan membeku tiarap :
a. Senjata diangkat dengan tangan kiri sambil membongkok rendah pelan-
pelan.
b. Raba tanah dengan tangan kanan untuk menyakinkan aman dari ranjau,
kawat sandungan, rintangan atau gangguan lain,
c. Tempelkan ke tanah, telapak tangan kanan dan kaki kiri lurus menjulur ke
belakang dengan pelan hingga berat badan berada ditangan kanan dan
kaki kiri.
d. Rebahkan badan ke tanah dengan pelan sehingga membuat sikap tiarap
sempurna.
3. LANGKAH KUCING
Untuk mendekati sasaran dimalam hari yang sudah dekat.
a. Dari sikap membeku sinar dari lawan hilang dan memerlukan gerakan
mendekat maka dilaksanakan Iangkah kucing
b. Dangan posisi badan merangkap, senjata disamping kanan, talapak tangan
manelepak tanah, dan bergerak seperti merangkak tetapi dilaksanakan
dengan pelan.
4. MERAYAP KUCING
Untuk mendekati sasaran yang sangat dekat sekali.
a. Dilaksanakan seperti merayap tetapi kedua kaki rapat,
b. Ujung sepatu menghadap ke bawah.
c. Kedua tangan berada didepan dada seperti menerkam.
d. Senjata disamping kanan, bergeraknya seperti ulat kilan.
6
PENGERTIAN PERLINOUNGAN, MACAM-MACAM PERLINDUNGAN MENGEMAL
LAPANGAN/MEDAN, MACAM ISYARAT DAN CARA SAMARAN.
PENGERTIAN PERLINDUNGAN
Adalah Suatu daya upaya untuk menghindarkan diri dari serangan lawan guna
menghancurkan/membinasakan lawan dengan menggunakan penyamaran/
perlindungan terhadap pandangan atau tembakan lawan.
MACAM - MACAM PERLINDUNGAN :
1. PERLINDUNGAN PENGLIHATAN :
Suatu daya upaya untuk menghindarkan diri dari pengawasan lawan (mengelabui
lawan).
Contoh: semak-semak, rumput-rumputan yang lebat, daun-daunan dsb.
Syarat -syarat perlindungan penglihatan :
a. Benda (tersebut telah ada sebelumnya.
b. Tidak menarik perhatian musuh.
c. Tindak perlu dipindah-pindahkan.
2. PERLINDUNGAN TEMBAKAN :
Suatu daya upaya untuk menghindarkan diri dari tembakan lawan dan sudah pula
merupakan perlindungan penglihatan.
Contoh : tanggul, parit, batu besar, tereng dsb.
Syarat-syarat perlindungan tembakan:
a. Cukup tebal untuk menahan tembakan senjata ringan lawan.
b. Cukup tinggi untuk sandaran siku,
c. Tempatnya cukup untuk sandaran siku,
d. Cukup panjang untuk memberikan lindung tembak dan menyembunyikan api
dari laras waktu kita menembak ke samping.
7
MENGENAL LAPANGAN / MEDAN ( PENGINTAIAN )
Seorang prajurit harus mengerti mengetahui dan mengenal lapangan/medan di mana
prajurit tersebut berada sehingga bisa menggunakan dengan baik, bisa
memanfaatkan atau metelui dengan bergerak kearah lawan.
Dalam mengintai lapangan/medan kita harus memperoteh data-data dari lapangan
tersebut serta bermacam-macam benda yang ada diatasnya.
MENGINTAI LAPANGAN DI SIANG HARI :
- Awasi lapangna dari jarak terdekat, lebih kurang 50 yard dari kIri ke kanan dengan
teliti, kemudlan di tambah lagl 50 yard didepannya, begitu seterusnya sampai
jangkauan dari pandangan mata.
- Pengintai berada di tempat yang lebih tinggi dari pada tempat yang di lantai agar
mendapat pandangan yang luas.
- Kalau dari alas pohon carilah pohon yang rimbun daunnya / jangan yang
meranggas atau gundul.
- Mengintai sualu rumah hindarkan penempatan dekat jendela/pintu.
MENGINTAI DIMALAM HARI :
Beradalah di tempat yang lebih rendah dari tempat yang diintai agar benda-benda
yang diawasi nampak Jelas.
Awas cakrawala dengan pandangan yang terputus-putus.
Jangan memandang sesuatu benda dimalam hari terlalu lama.
Berusahalah di tempat yang gelap atau yang ada bayangannya.
ISARAT
Adalah penyampai maksud atau bentuk perintah, yang disampaikan secara
tersembunyi/rahasia, baik dengan gerakan lengan tangan, sinar maupun dengan
suara/ledakan atau yang bisa dirasakan.
Syarat dari isarat ini harus dikoordinasikan lebih dulu, bersirat rahasia dan tidak boleh
bocor kepada lawan.
8
MACAM - MACAM ISARAT :
1. ISARAT LENGAN TANGAN
Gerakan dari lengan, sebagai suatu perintah
Misalnya. untuk berkumpul, tiarap, lari (percepat), berhenti dari gerakan.
2. ISARAT BUNYI
Misalnya bunyi pluit, bunyi ledakan, bunyi kentongan, bunyi bel atau lonceng dsb.
3. ISARAT DENGAN SINAR
Misalnya warna dari sinar yang di tembakkan dengan pistol picer atau tongkat
karat, sinar yang di putus-putus dari battery (senter).
4. ISARAT RASA
Misalnya kalau di cubit satu kali berhenti dari gerakan dsb.
SAMARAN ( KAMUPLASE )
Adalah suatu daya upaya untuk mengelabui atau membingungkan pandangan dari
pihak lawan/musuh.
SYARAT -SYARAT :
Harus bisa membingungkan penglihatan lawan.
Harus berubah dari bentuk aslinya.
Cari bahan yang ada dan tahan lama.
Jangan menyamar yang lebih-lebihan.
Adakan pemeriksaan setelah selesai dibuat.
BAHAN - BAHAN
Bahan yang telah ada dialam sekitarnya atau alam sekitarnya atau bahan buatan.
Misalnya : Lumpur, arang, debu dsb.
Usahakan sesuai dengan alam sekitar dan tidak menyebat.
CARA - CARANYA
MENYAMARKAN MUKA:
Siang hari dengan tutul-tutul atau coreng-coreng dengan lumpur.
Malam hari rata / semua di blok.
9
TUTUP KEPALA :
Dengan menggunakan rajut (jaring) helm, dan di selipkan rumput-rumputan yang
warnanya cocok dengan alam sekitar.
RANSEL :
Harus di selipkan daun-daunan yang cukup.
SENJATA :
Dibungkus dengan sobekan - sobekan karung goni atau kain-kain bekas, dengan
sarat tidak mengganggu waktu akan di gunakan.
10