0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan11 halaman

Silabus Kimia Kelas X Kurikulum 2013

Diunggah oleh

Ahmad Alfarizi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan11 halaman

Silabus Kimia Kelas X Kurikulum 2013

Diunggah oleh

Ahmad Alfarizi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KURIKULUM 2013

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : _______________________________


Kelas / Semester : X (Sepuluh) / 1 & 2

Nama Guru : _______________________________


NIP / NIK : _______________________________

SILABUS
KIMIA
Satuan Pendidikan : SMA/MA
Kelas : X (Sepuluh)
Kompetensi Inti :
 KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
 KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan proaktif sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
 KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, danperadaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
 KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran IPK Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
3.1 Menjelaskan metode Metode ilmiah, hakikat ilmu  Mengamati produk-produk  Mengidentifikasi berbagai Produk, Praktik 32 x 45’  Buku Kimia
ilmiah, hakikat ilmu Kimia, keselamatan dan dalam kehidupan sehari-hari, produk yang mengandung (Penilaian Praktik) Siswa Kelas X,
Kimia, keselamatan keamanan kimia di misalnya: sabun, detergen, bahan kimia dalam kehidupan Kemendikbud,
dan keamanan di laboratorium, serta peran pasta gigi, shampo, kosmetik, sehari-hari. Tahun 2017
laboratorium, serta Kimia dalam kehidupan obat, susu, keju, mentega,  Mengidentifikasi alat-alat  Buku refensi
peran kimia dalam  Metode ilmiah minyak goreng, garam dapur, laboratorium kimia dan yang relevan,
kehidupan  Hakikat ilmu Kimia asam cuka, dan lain lain yang fungsinya  Lingkungan
 Keselamatan dan mengandung bahan kimia.  Mengidentifikasi beberapa setempat
keamanan kimia di  Mengunjungi laboratorium bahan kimia dan sifatnya
laboratorium untuk mengenal alat-alat (mudah meledak, mudah
 Peran Kimia dalam laboratorium kimia dan terbakar, beracun, penyebab
kehidupan fungsinyaserta mengenal iritasi, korosif, dan lain-lain).
beberapa bahan kimia dan  Memahami cara kerja ilmuwan
sifatnya (mudah meledak, kimia dalam melakukan
mudah terbakar, beracun, penelitian dengan
penyebab iritasi, korosif, dan menggunakan metode ilmiah
lain-lain). (membuat hipotesis,
 Membahas cara kerja ilmuwan melakukan percobaan, dan
kimia dalam melakukan menyimpulkan)
penelitian dengan  Merancang percobaan ilmiah,
menggunakan metode ilmiah misalnya menentukan variabel
(membuat hipotesis, melakukan yang mempengaruhi kelarutan
percobaan, dan menyimpulkan) gula dalam air dan
 Merancang dan melakukan mempresentasikan hasil
percobaan ilmiah, misalnya percobaan.
menentukan variabel yang  Menjelaskan hakikat ilmu Kimia
mempengaruhi kelarutan gula  Memahami prosedur standar
dalam air dan tentang keselamatan dan
mempresentasikan hasil keamanan kimia di
percobaan. laboratorium.
 Membahas dan menyajikan  Memahami peran Kimia dalam
hakikat ilmu Kimia penguasaan ilmu lainnya baik
 Mengamati dan membahas ilmu dasar, seperti biologi,
gambar atau videoorang yang astronomi, geologi, maupun
sedang bekerja di laboratorium ilmu terapan seperti
untuk memahami prosedur pertambangan, kesehatan,
standar tentang keselamatan pertanian, perikanan dan
dan keamanan kimia di teknologi.
4.1 Menyajikan hasil laboratorium.  Menyajikan hasil rancangan Tes tertulis 32 x 45’
rancangan dan  Membahas dan menyajikan percobaan ilmiah, misalnya (uraian),
hasilpercobaan ilmiah peran Kimia dalam menentukan variabel yang Penugasan
penguasaan ilmu lainnya baik mempengaruhi kelarutan gula (Lembar kerja)
ilmu dasar, seperti biologi, dalam air dan
astronomi, geologi, maupun mempresentasikan hasil
ilmu terapan seperti percobaan.
pertambangan, kesehatan,  Menyajikan peran Kimia dalam
pertanian, perikanan dan penguasaan ilmu lainnya baik
teknologi. ilmu dasar, seperti biologi,
astronomi, geologi, maupun
ilmu terapan seperti
pertambangan, kesehatan,
pertanian, perikanan dan
teknologi.
3.2 Menganalisis Struktur Atom dan Tabel  Menyimak penjelasan bahwa  Memahami bahwa atom Produk, Praktik 32 x 45’
perkembangan model Periodik atom tersusun daripartikel tersusun dari partikel dasar, (Penilaian Praktik)
atom dari model atom  Partikel penyusun atom dasar, yaitu elektron, proton, yaitu elektron, proton, dan
Dalton, Thomson,  Nomor atom dan nomor dan neutron serta proses neutron serta proses
Rutherford, Bohr, dan massa penemuannya. penemuannya.
Mekanika  Isotop  Menganalisis dan  Menganalisis dan
Gelombang  Perkembangan model menyimpulkan bahwa nomor menyimpulkan bahwa nomor
atom atom, nomor massa, dan atom, nomor massa, dan isotop
isotop berkaitan dengan jumlah berkaitan dengan jumlah
 Konfigurasi elektron dan partikel dasar penyusun atom. partikel dasar penyusun atom.
diagram orbital  Menyimak penjelasan dan  Menggambarkan model-model
 Bilangan kuantum dan menggambarkan model-model atom menurut Dalton,
bentuk orbital. atom menurut Dalton, Thomson, Rutherford, Bohr,
 Hubungan Konfigurasi Thomson, Rutherford, Bohr, dan mekanika kuantum.
elektron dengan letak dan mekanika kuantum.  Menjelaskan penyebab benda
unsur dalam tabel  Membahas penyebab benda memiliki warna yang berbeda-
periodik memiliki warna yang berbeda- beda berdasarkan model atom
 Tabel periodik dan sifat beda berdasarkan model atom Bohr.
4.2 Menjelaskan keperiodikan unsur Bohr.  Menjelaskan fenomena alam Tes tertulis 32 x 45’
fenomena alam atau  Membahas prinsip dan aturan atau hasil percobaan (uraian),
hasil percobaan penulisan konfigurasi elektron menggunakan model atom Penugasan
menggunakan model dan menuliskan konfigurasi (Lembar kerja)
atom elektron dalam bentuk diagram
orbital serta menentukan
3.3 Menjelaskan bilangan kuantum dari setiap  Menjelaskan prinsip dan aturan Produk, Praktik 32 x 45’
konfigurasi elektron elektron. penulisan konfigurasi elektron (Penilaian Praktik)
dan pola konfigurasi  Mengamati Tabel Periodik  Menuliskan konfigurasi elektron
elektron terluar untuk dalam bentuk diagram orbital
Unsur untuk menunjukkan
setiap golongan bahwa unsur-unsur dapat  Menentukan bilangan kuantum
dalam tabel periodik dari setiap elektron.
disusun dalam suatu tabel
berdasarkan kesamaan sifat  Menjelaskan perkembangan
unsur. sistem periodik unsur dikaitkan
 Membahas perkembangan dengan letak unsur dalam
sistem periodik unsur dikaitkan Tabel Periodik Unsur
dengan letak unsur dalam berdasarkan konfigurasi
Tabel Periodik Unsur elektron.
4.3 Menentukan letak berdasarkan konfigurasi  Menyimpulkan letak unsur Tes tertulis 32 x 45’
suatu unsur dalam elektron. dalam tabel periodik (uraian),
tabel periodik  Menganalisis dan berdasarkan konfigurasi Penugasan
berdasarkan mempresentasikan hubungan elektron (Lembar kerja)
konfigurasi elektron antara nomor atom dengan
3.4 Menganalisis sifat keperiodikan unsur (jari-  Menunjukkan bahwa unsur- Produk, Praktik 32 x 45’
kemiripan sifat unsur jari atom, energi ionisasi, unsur dapat disusun dalam (Penilaian Praktik)
dalam golongan dan afinitas elekton, dan suatu tabel berdasarkan
keperiodikannya keelektronegatifan) kesamaan sifat unsure melalui
berdasarkan data sifat Tabel Periodik Unsur.
keperiodikan unsur.  Menganalisis hubungan antara
 Menyimpulkan letak unsur nomor atom dengan sifat
dalam tabel periodik keperiodikan unsur (jari-jari
berdasarkan konfigurasi atom, energi ionisasi, afinitas
elektron dan memperkirakan elekton, dan
sifat fisik dan sifat kimia unsur keelektronegatifan)
tersebut. berdasarkan data sifat
 Membuat dan menyajikan keperiodikan unsur.
karya yang berkaitan dengan  Memperkirakan sifat fisik dan
model atom, Tabel Periodik sifat kimia unsur.
Unsur, atau grafik keperiodikan
sifat unsur.
4.4 Menyajikan hasil  Mempresentasikan hubungan Tes tertulis 32 x 45’
analisis data-data antara nomor atom dengan (uraian),
unsur dalam sifat keperiodikan unsur (jari- Penugasan
kaitannya dengan jari atom, energi ionisasi, (Lembar kerja)
kemiripan dan sifat afinitas elekton, dan
keperiodikan unsur keelektronegatifan)
berdasarkan data sifat
keperiodikan unsur.
3.5 Membandingkan Ikatan Kimia, Bentuk  Mengamati sifat beberapa  Mengidentifikasi sifat beberapa Produk, Praktik 32 x 45’
ikatan ion, ikatan Molekul, dan Interaksi bahan, seperti: plastik, keramik, bahan, seperti: plastik, keramik, (Penilaian Praktik)
kovalen, ikatan Antarmolekul dan urea. dan urea.
kovalen koordinasi,  Susunan elektron stabil  Mengamati proses perubahan  Menjelaskan proses perubahan
dan ikatan logam  Teori Lewis tentang garam dan gula akibat garam dan gula akibat
serta kaitannya ikatan kimia pemanasan serta pemanasan serta
dengan sifat zat  Ikatan ion dan ikatan membandingkan hasil. membandingkan hasil.
kovalen  Menyimak teori Lewis tentang  Memahami teori Lewis tentang
 Senyawa kovalen polar ikatan dan menuliskan struktur ikatan dan menuliskan struktur
dan nonpolar. Lewis Lewis
 Bentuk molekul  Menyimak penjelasan tentang  Memahami perbedaan sifat
 Ikatan logam perbedaan sifat senyawa ion senyawa ion dan senyawa
 Interaksi antarpartikel dan senyawa kovalen. kovalen.
 Membandingkan proses  Membandingkan proses
pembentukan ikatan ion dan pembentukan ikatan ion dan
ikatan kovalen. ikatan kovalen.
 Membahas dan membandingkan  Membandingkan proses
proses pembentukan ikatan pembentukan ikatan kovalen
kovalen tunggal dan ikatan tunggal dan ikatan kovalen
kovalen rangkap. rangkap.
 Membahas adanya molekul  Memahami adanya molekul
yang tidak memenuhi aturan yang tidak memenuhi aturan
oktet. oktet.
 Membahas proses pembentukan  Membahas proses
ikatan kovalen koordinasi. pembentukan ikatan kovalen
 Membahas ikatan kovalen polar koordinasi.
dan ikatan kovalen nonpolar  Membahas ikatan kovalen
sertasenyawa polar dan polar dan ikatan kovalen
senyawa nonpolar. nonpolar sertasenyawa polar
 Merancang dan melakukan dan senyawa nonpolar.
4.5 Merancang dan percobaan kepolaran beberapa  Merancang percobaan untuk Tes tertulis 32 x 45’
melakukan senyawa dikaitkan dengan menunjukkan karakteristik (uraian),
percobaan untuk perbedaan senyawa ion atau senyawa Penugasan
menunjukkan keelektronegatifanunsur-unsur kovalen berdasarkan beberapa (Lembar kerja)
karakteristik senyawa yang membentuk ikatan. sifat fisika
ion atau senyawa  Membahas dan memperkirakan  Melakukan percobaan untuk
kovalen berdasarkan bentuk molekul berdasarkan menunjukkan karakteristik
beberapa sifat fisika teori jumlah pasangan elektron senyawa ion atau senyawa
di sekitar inti atom dan kovalen berdasarkan beberapa
hubungannya dengan kepolaran sifat fisika
senyawa.
3.6 Menerapkan Teori  Membuat dan memaparkan  Memahami bentuk molekul Produk, Praktik 32 x 45’
Pasangan Elektron model bentuk molekul dari berdasarkan teori jumlah (Penilaian Praktik)
Kulit Valensi bahan-bahan bekas, misalnya pasangan elektron di sekitar inti
(VSEPR) dan Teori gabus dan karton, atau atom dan hubungannya
Domain elektron perangkat lunak kimia. dengan kepolaran senyawa.
dalam menentukan  Mengamati kekuatan relatif paku  Memperkirakan bentuk
bentuk molekul molekul berdasarkan teori
dan tembaga dengan diameter
yang sama dengan cara jumlah pasangan elektron di
membenturkan kedua logam sekitar inti atom dan
tersebut. hubungannya dengan
 Mengamati dan menganalisis kepolaran senyawa.
sifat-sifat logam dikaitkan  Menerapkan Teori Pasangan
dengan proses pembentukan Elektron Kulit Valensi (VSEPR)
ikatan logam. dan Teori Domain elektron
 Menyimpulkan bahwa jenis dalam menentukan bentuk
ikatan kimia berpengaruh molekul
4.6 Membuat model kepada sifat fisik materi.  Membuat model bentuk Tes tertulis 32 x 45’
bentuk molekul  Mengamati dan menjelaskan molekul dari bahan-bahan (uraian),
dengan perbedaan bentuk tetesan air di bekas, misalnya gabus dan Penugasan
menggunakan atas kaca dan di atas kaca yang karton, atau perangkat lunak (Lembar kerja)
bahan-bahan yang kimia.
ada di lingkungan dilapisi lilin.  Memaparkan model bentuk
sekitar atau  Membahas penyebab air di atas molekul dari bahan-bahan
perangkat lunak daun talas berbentuk butiran. bekas, misalnya gabus dan
komputer  Membahas interaksi antar karton, atau perangkat lunak
molekul dan konsekuensinya kimia.
3.7 Menghubungkan terhadap sifat fisik senyawa.  Memahami kekuatan relatif Produk, Praktik 32 x 45’
interaksi antar ion,  Membahas jenis-jenis interaksi paku dan tembaga dengan (Penilaian Praktik)
atom dan molekul antar molekul(gaya London, diameter yang sama dengan
dengan sifat fisika zat interaksi dipol-dipol, dan ikatan cara membenturkan kedua
hidrogen) serta kaitannya logam tersebut.
dengan sifat fisik senyawa.  Menganalisis sifat-sifat logam
dikaitkan dengan proses
pembentukan ikatan logam.
 Menyimpulkan bahwa jenis
ikatan kimia berpengaruh
kepada sifat fisik materi.
 Menjelaskan perbedaan bentuk
tetesan air di atas kaca dan di
atas kaca yang dilapisi lilin.
 Menganalisis penyebab air di
atas daun talas berbentuk
butiran.
 Menjelaskan interaksi antar
molekul dan konsekuensinya
terhadap sifat fisik senyawa.
 Memahami jenis-jenis interaksi
antar molekul(gaya London,
interaksi dipol-dipol, dan ikatan
hidrogen) serta kaitannya
dengan sifat fisik senyawa.
4.7 Menerapkan prinsip  Menerapkan prinsip interaksi Tes tertulis 32 x 45’
interaksi antar ion, antar ion, atom dan molekul (uraian),
atom dan molekul dalam menjelaskan sifat-sifat Penugasan
dalam menjelaskan fisik zat di sekitarnya (Lembar kerja)
sifat-sifat fisik zat di
sekitarnya
3.8 Menganalisis sifat Larutan Elektrolit dan  Mengamati gambar binatang  Menjelaskan kejadian tentang Produk, Praktik 32 x 45’
larutan berdasarkan Larutan Nonelektrolit yang tersengat aliran listrik binatang yang tersengat aliran (Penilaian Praktik)
daya hantar listriknya  Konsep dan Sifat larutan ketika banjir listrik ketika banjir
elektrolit  Merancang dan melakukan  Menganalisis sifat elektrolit
 Pengelompokan larutan percobaan untuk menyelidiki beberapa larutan yang ada di
berdasarkan daya hantar sifat elektrolit beberapa larutan lingkungan dan larutan yang
listriknya yang ada di lingkungan dan ada di laboratorium
 Jenis ikatan kimia dan larutan yang ada di  Mengelompokkan larutan ke
sifat elektrolit suatu zat laboratorium serta melaporkan dalam elektrolit kuat, elektrolit
 Fungsi larutan elektrolit hasil percobaan. lemah, dan nonelektrolit
dalam tubuh manusia  Mengelompokkan larutan ke berdasarkan daya hantar
dalam elektrolit kuat, elektrolit listriknya.
lemah, dan nonelektrolit  Menganalisis jenis ikatan kimia
berdasarkan daya hantar dan sifat elektrolit suatu zat
listriknya. serta menyimpulkan bahwa
 Menganalisis jenis ikatan kimia larutan elektrolit dapat berupa
dan sifat elektrolit suatu zat senyawa ion atau senyawa
serta menyimpulkan bahwa kovalen polar.
larutan elektrolit dapat berupa  Menyimpulkan fungsi larutan
senyawa ion atau senyawa elektrolit dalam tubuh manusia
kovalen polar. serta cara mengatasi
 Membahas dan menyimpulkan kekurangan elektrolit dalam
fungsi larutan elektrolit dalam tubuh.
4.8 Membedakan daya tubuh manusia serta cara  Merancang dan melakukan Tes tertulis 32 x 45’
hantar listrik berbagai mengatasi kekurangan elektrolit percobaan untuk menyelidiki (uraian),
larutan melalui dalam tubuh. sifat elektrolit beberapa larutan Penugasan
perancangan dan yang ada di lingkungan dan (Lembar kerja)
pelaksanaan larutan yang ada di
percobaan laboratorium serta melaporkan
hasil percobaan.
 Membedakan daya hantar
listrik berbagai larutan melalui
perancangan dan pelaksanaan
percobaan

3.9 Mengidentifikasi Reaksi Reduksi dan  Mengamati reaksi oksidasi  Memahami reaksi oksidasi Produk, Praktik 32 x 45’
reaksi reduksi dan Oksidasi serta Tata nama melalui perubahan warna pada melalui perubahan warna pada (Penilaian Praktik)
oksidasi Senyawa irisan buah (apel, kentang, irisan buah (apel, kentang,
menggunakan  Konsep Reaksi Reduksi pisang) dan karat besi. pisang) dan karat besi.
konsep bilangan dan Oksidasi  Menyimak penjelasan  Memahami penentuan bilangan
oksidasi unsur  Bilangan oksidasi unsur mengenai penentuan bilangan oksidasi unsur dalam senyawa
dalam senyawa atau ion oksidasi unsur dalam senyawa atau ion.
 Perkembangan reaksi atau ion.  Menjelaskan perbedaan reaksi
reduksi-oksidasi  Membahas perbedaan reaksi reduksi dan reaksi oksidasi
 Tata nama senyawa reduksi dan reaksi oksidasi  Mengidentifikasi reaksi reduksi
 Mengidentifikasi reaksi reduksi dan reaksi oksidasi.
dan reaksi oksidasi.  Mereaksikan logam
 Mereaksikan logam magnesium magnesium dengan larutan
dengan larutan asam klorida asam klorida encer di dalam
encer di dalam tabung reaksi tabung reaksi yang ditutup
yang ditutup dengan balon. dengan balon.
 Mereaksikan padatan natrium  Mereaksikan padatan natrium
hidroksida dengan larutan asam hidroksida dengan larutan
klorida encer di dalam tabung asam klorida encer di dalam
reaksi yang ditutup dengan tabung reaksi yang ditutup
balon. dengan balon.
 Membandingkan dan  Membandingkan dan
menyimpulkan kedua reaksi menyimpulkan kedua reaksi
tersebut. tersebut.
 Membahas penerapan aturan  Menjelaskan penerapan aturan
tata nama senyawa anorganik tata nama senyawa anorganik
dan organik sederhana menurut dan organik sederhana
aturan IUPAC. menurut aturan IUPAC.
 Menentukan nama beberapa  Menentukan nama beberapa
senyawa sesuai aturan IUPAC. senyawa sesuai aturan IUPAC.
4.9 Menganalisis  Menganalisis beberapa reaksi Tes tertulis 32 x 45’
beberapa reaksi berdasarkan perubahan (uraian),
berdasarkan bilangan oksidasi yang Penugasan
perubahan bilangan diperoleh dari data hasil (Lembar kerja)
oksidasi yang percobaan dan/ atau melalui
diperoleh dari data percobaan
hasil percobaan dan/
atau melalui
percobaan
3.10 Menerapkan hukum- Hukum-hukum Dasar Kimia  Mengamati demonstrasi reaksi  Memahami reaksi larutan Produk, Praktik 32 x 45’
hukum dasar kimia, dan Stoikiometri larutan kalium iodida dan kalium iodida dan larutan (Penilaian Praktik)
konsep massa  Hukum-hukum dasar larutan timbal(II) nitrat yang timbal(II) nitrat yang ditimbang
molekul relatif, kimia ditimbang massanya sebelum massanya sebelum dan
persamaan kimia,  Massa atom relatif (Ar) dan sesudah reaksi. sesudah reaksi.
konsep mol, dan dan Massa molekul  Menyimak penjelasan tentang  Memahami hukum-hukum
kadar zat untuk relatif (Mr) hukum-hukum dasar Kimia dasar Kimia (hukum Lavoisier,
menyelesaikan  Konsep mol dan (hukum Lavoisier, hukum hukum Proust , hukum Dalton,
perhitungan kimia hubungannya dengan Proust , hukum Dalton, hukum hukum Gay Lussac dan hukum
jumlah partikel, massa Gay Lussac dan hukum Avogadro).
molar, dan volume molar Avogadro).  Menganalisis data untuk
 Kadar zat  Menganalisis data untuk menyimpulkan hukum
 Rumus empiris dan menyimpulkan hukum Lavoisier, Lavoisier, hukum Proust ,
rumus molekul. hukum Proust , hukum Dalton, hukum Dalton, hukum Gay
 Persamaan kimia hukum Gay Lussac dan hukum Lussac dan hukum Avogadro.
 Perhitungan kimia dalam Avogadro.  Menentukan massa atom relatif
suatu persamaan reaksi.  Menentukan massa atom relatif dan massa molekul relatif.
 Pereaksi pembatas dan dan massa molekul relatif.  Menentukan hubungan antara
pereaksi berlebih.  Menentukan hubungan antara mol,jumlah partikel, massa
 Kadar dan perhitungan mol,jumlah partikel, massa molar,dan volume molar gas.
kimia untuk senyawa molar,dan volume molar gas.  Menghitung banyaknya zat
hidrat.  Menghitung banyaknya zat dalam campuran (persen
dalam campuran (persen massa, persen volume, bagian
massa, persen volume, bagian per juta, kemolaran, kemolalan,
per juta, kemolaran, kemolalan, dan fraksi mol).
dan fraksi mol).  Menghubungkan rumus empiris
 Menghubungkan rumus empiris dengan rumus molekul.
dengan rumus molekul.  Menyetarakan persamaan
 Menyetarakan persamaan kimia.
kimia.  Menentukan jumlah mol,massa
 Menentukan jumlah mol,massa molar, volume molar gas dan
molar, volume molar gas dan jumlah partikel yang terlibat
jumlah partikel yang terlibat dalam persamaan kimia.
dalam persamaan kimia.  Menentukan pereaksi
 Menentukan pereaksi pembatas pembatas pada sebuah reaksi
pada sebuah reaksi kimia. kimia.
 Menghitung banyaknya molekul  Menghitung banyaknya molekul
air dalam senyawa hidrat. air dalam senyawa hidrat.
 Melakukan percobaan  Memahami penggunaan
pemanasan senyawa hidrat konsep mol untuk
dan menentukan jumlah menyelesaikan perhitungan
molekul air dalam sebuah kimia.
4.10 Menganalisis data senyawa hidrat.  Melakukan percobaan Tes tertulis 32 x 45’
hasil percobaan  Membahas penggunaan konsep pemanasan senyawa hidrat (uraian),
menggunakan mol untuk menyelesaikan dan menentukan jumlah Penugasan
hukum-hukum dasar perhitungan kimia. molekul air dalam sebuah (Lembar kerja)
kimia kuantitatif senyawa hidrat.
 Menganalisis data hasil
percobaan menggunakan
hukum-hukum dasar kimia
kuantitatif

…………………, ………………
Mengetahui
Kepala SMA/MA……………… Guru Mata Pelajaran

………………………………….. …………………………………..
NIP. NIP.

Anda mungkin juga menyukai