0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan28 halaman

Rencana Tindak Pengendalian RSUD Lubuk Sikaping

Diunggah oleh

fitriya rahmadini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan28 halaman

Rencana Tindak Pengendalian RSUD Lubuk Sikaping

Diunggah oleh

fitriya rahmadini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sebagai kelanjutan reformasi birokrasi di bidang keuangan negara dengan


mengacu kepada Undang‐Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2004 tentang
Perbendaharaan Negara, UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan
Keuangan Negara dan UU Nomor 17 Tahun 2004 tentang Keuangan Negara, serta
untuk menciptakan goodgovernance sesuai UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang
Penyelenggaraan Negara yang Bebas KKN, maka diperlukan sistem pengendalian
intern dalam mengelola keuangan negara/ daerah. Mengingat pentingnya sistem
pengendalian intern, selanjutnya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008
tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang merupakan turunan
dari UU Nomor 1 Tahun 2004 mewajibkan setiap pimpinan instansi pemerintah
untuk menyelenggarakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).
RSUD Lubuk Sikaping sebagai bagian dari lembaga penyelenggara
pemerintahan, menyadari sepenuhnya akan pentingnya menyelenggarakan SPIP.
Didorong oleh kesadaran tersebut, RSUD Lubuk Sikaping telah, sedang, dan akan
selalu menyelenggarakan SPIP. Agar sistem pengendalian intern yang dibangun
efektif dan efisien diperlukan suatu rancangan yang tepat. Untuk itu, diperlukan
suatu rencana tindak pengendalian yang akan menjadi penentu arah
penyelenggaraan SPIP yang terintegrasi dalam setiap tindakan dan kegiatan di
lingkungan RSUD Lubuk Sikaping dalam rangka mengamankan upaya pencapaian
tujuan yang telah ditetapkan.

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 1


B. Dasar Hukum

1. Undang‐undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.


2. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian
Intern Pemerintah.
3. Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Nomor 4 Tahun 2016 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2016-2022.
4. Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2011 tentang Sistem Pengendalian Intern
Pemerintah.
5. Peraturan Bupati Nomor 43 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan
Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja RSUD Lubuk Sikaping.

C. Maksud dan Tujuan

1. Tujuan disusunya Rencana Tindak Pengendalian (RTP) sebagai dokumen yang


berisi gambaran dari efektifitas, struktur, kebijakan, dan prosedur organisasi
dalam mengendalikan risiko, perbaikan pengendalian yang ada/terpasang serta
pengomunikasian dan pemantauan pelaksanaan perbaikannya. Dokumen ini
merupakan rencana tindak pengendalian atas pelaksanaan tugas pokok RSUD
Lubuk Sikaping sehingga diharapkan dapat memperoleh keyakinan memadai
bahwa tujuan SKPD yang telah ditetapkan dapat tercapai.
2. Rencana Tindak Pengendalian (RTP) dimaksudkan untuk memberikan acuan
bagi pimpinan dan para pegawai di lingkungan RSUD dalam rangka
membangun pengendalian yang diperlukan untuk mencegah kegagalan/
penyimpangan dan/atau mempercepat keberhasilan pencapaian tujuan.

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 2


D. Ruang Lingkup

Rencana tindak pengendalian ini fokus kepada pengendalian atas kegiatan‐


kegiatan pokok dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan di tingkat
OPD RSUD Lubuk Sikaping. Pelaksanaan rencana tindak pengendalian melibatkan
seluruh jajaran di unit kerja RSUD Lubuk Sikaping. Realisasi atas Rencana Tindak
Pengendalian diharapkan dalam tahun 2022 dapat terlaksana secara maksimal.

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 3


BAB II

SEKILAS TENTANG SPIP

A. Pengertian

Menurut Ketentuan Umum PP Nomor 60 Tahun 2008, Sistem Pengendalian Intern


(SPI) didefinisikan sebagai proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang
dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk
memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui
kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan
assetnegara,dan ketaatan terhadap peraturan perundang‐undangan. Sistem
Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) didefinisikan sebagai Sistem Pengendalian
Intern (SPI) yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan pemerintah
pusat dan pemerintah daerah.

Definisi SPI dan SPIP di atas dipahami oleh SKPD RSUD Lubuk Sikaping sebagai
suatu mekanisme pengendalian yang ditetapkan oleh pimpinan dan seluruh
pegawai serta diintegrasikan dengan proses kegiatan sehari‐hari dan dilaksanakan
secara berkesinambungan guna mencapai tujuan organisasi. Pencapaian tujuan
organisasi tersebut harus dapat diraih dengan cara menjaga dan mengamankan aset
negara/ daerah yang diamanatkan kepada Badan Keuangan Daerah, menjamin
tersedianya laporan manajerial yang handal, mentaati ketentuan yang berlaku,
mengurangi dampak negatif keuangan/kerugian, penyimpangan termasuk
kecurangan/fraud, dan pelanggaran aspek kehati‐hatian, serta meningkatkan
efektivitas organisasi dan meningkatkan efisiensi biaya.

B. Tujuan SPIP

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 4


SPIP bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai terhadap empat hal,
yaitu :

1. Tercapainya efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan


pemerintahan negara
2. Keandalan pelaporan keuangan
3. Pengamanan aset negara
4. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Tujuan tersebut mengisyaratkan bahwa jika dilaksanakan dengan baik dan benar,
SPIP akan memberi jaminan dimana seluruh penyelenggara negara, mulai dari
pimpinan hingga pegawai di instansi pemerintah, akan melaksanakan tugasnya
dengan jujur dan taat pada peraturan. Akibatnya, tidak akan terjadi penyelewengan
yang dapat menimbulkan kerugian negara. Ini dapat dibuktikan, misalnya, melalui
laporan keuangan pemerintah yang andal dan mendapat predikat Wajar Tanpa
Pengecualian.

Penyelenggaraan SPIP juga bertujuan untuk memberikan keyakinan memadai atas


tercapainya tujuan [Link] keyakinan tersebut dicapai melalui
kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset
negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang‐undangan.

C. Unsur‐unsur SPIP

Penyelenggaraan SPIP meliputi unsur‐unsur sistem pengendalian intern sebagai


berikut.

1. Lingkungan Pengendalian

Lingkungan pengendalian adalah kondisi suatu instansi pemerintah yang


mempengaruhi efektivitas pengendalian intern. Membangun lingkungan
pengendalian memiliki arti membangun dan menciptakan suatu “atmosfir”
yang kondusif yang mendorong terimplementasinya sistem pengendalian
SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 5
intern secara efektif. Lingkungan pengendalian yang baik merupakan
kuncikeberhasilan penyelenggaraan pengendalian intern di lingkungan RSUD
Lubuk Sikaping. Lingkungan pengendalian akan efektif bila suatu lingkungan
dengan orang‐ orang yang berkompeten memahami tanggung jawab dan
batasan kewenangannya, memiliki pengetahuan yang memadai, memiliki
kesadaran yang penuh dan komitmen untuk melakukan apa yang benar dan
yang seharusnya dengan mematuhi kebijakan dan prosedur organisasi berikut
standar etika dan perilaku. Peranan pimpinan dalam mewujudkan suatu
lingkungan pengendalian yang baik sangat penting karena pimpinan berperan
sebagai tone at the top (penentu “irama” organisasi).

2. Penilaian Risiko
Penilaian risiko merupakan bagian integral dalam proses pengelolaan risiko
dalam pengambilan keputusan pada tindakan dan kegiatan melalui tahapan
identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko. Penilaian risiko merupakan
pencerminan dari pelaksanaan prinsip kehati‐hatian dalam penyelenggaraan
tugas dan fungsi RSUD Lubuk Sikaping.

3. Kegiatan Pengendalian
Kegiatan pengendalian adalah tindakan yang diperlukan untuk mengatasi
risiko serta penetapan dan pelaksanaan kebijakan dan prosedur untuk
memastikan bahwa tindakan mengatasi risiko telah dilaksanakan secara efektif.
Kegiatan pengendalian merupakan pencerminan dari aktualisasi penerapan
kebijakan SPIP oleh RSUD Lubuk Sikaping untuk mencapai tujuan‐tujuan
pengendalian yang telah ditetapkan. Karakterisitik kegiatan pengendalian yang
ditetapkan pada RSUD Lubuk Sikaping sekurang‐kurangnya telah
memperhatikan bahwa kegiatan pengendalian :
a. Diutamakan pada kegiatan/tujuan pokok RSUD Lubuk Sikaping
b. Dikaitkan dengan proses penilaian risiko;
c. Disesuaikan dengan sifat khusus SKPD
d. Ditetapkan dengan kebijakan dan prosedur secara tertulis;
e. Dilaksanakan sesuai dengan yang telah ditetapkan;

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 6


f. Dimonitor dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan eksistensi
kegiatan pengendalian.

4. Informasi dan Komunikasi


Informasi dan komunikasi yang diselenggarakan RSUD Lubuk Sikaping dalam
rangka penyelenggaraan SPIP merupakan proses pengumpulan dan pertukaran
informasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan, mengelola, dan
mengendalikan kegiatan instansi. Informasi dan komunikasi mencakup
pengumpulan dan penyajian informasi kepada pegawai agar mereka dapat
melakukan tanggung‐jawabnya, termasuk pemahaman akan peran dan
tanggung‐jawabnya sehubungan dengan pengendalian intern.

5. Pemantauan Berkelanjutan
Pemantauan atas pengendalian intern di lingkungan RSUD Lubuk Sikaping
pada dasarnya, dilaksanakan untuk memastikan apakah sistem pengendalian
intern pada suatu instansi pemerintah telah berjalan sebagaimana yang
diharapkan dan apakah perbaikan‐perbaikan yang perlu dilakukan telah
dilaksanakan sesuai dengan perkembangan yang terjadi.

D. Pernyataan Tanggung Jawab (Statement of Responsibilities)


Peraturan Pemerintah nomor 8 tahun 2006 mengamanatkan
Menteri/PimpinanLembaga/Gubernur/Bupati/Walikota/Kepala Satuan Kerja
Perangkat Daerah untuk memberikan pernyataan bahwa pengelolaan APBD telah
diselenggarakan berdasarkan Sistem Pengendalian Intern yang memadai dan
akuntansi keuangan telah diselenggarakan sesuai dengan Standar Akuntansi
Pemerintah (SAP). Pernyataan ini dibuat setiap tahun bersamaan dengan
penyusunan laporan keuangan.
Pernyataan sebagaimana dikehandaki peraturan tersebut membawa konsekuensi
perlunya dukungan fakta bahwa sistem pengendalian intern memang sudah
diselenggarakan secara memadai. Untuk meyakini keandalan sistem pengendalian
intern yang ada, RSUD Lubuk Sikaping memandang perlu menjalankan siklus
penyelenggaraan SPIP setiap tahun, mulai dari identifikasi sasaran/tujuan sampai

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 7


dengan pemantauan penyelenggaraan pengendalian, serta melakukan evaluasi atas
efektifitas penyelenggaraan SPIP tersebut.
Rencana Tindak Pengendalian merupakan sarana untuk mendukung
penyelenggaraan SPIP dan pernyataan pimpinan mengenai kondisi SPIP. Hal ini
disebabkan sejauh mana realisasi atas Rencana Tindak Pengendalian
menunjukan sejauh mana pengendalian telah dijalankan.

BAB III

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 8


PENCIPTAAN LINGKUNGAN PENGENDALIAN YANG DIHARAPKAN

A. Tujuan Penciptaan Lingkungan Pengendalian yang Baik


Unsur lingkungan pengendalian merupakan fondasi dari unsur‐unsur pengendalian
intern lainnya sehingga unsur lingkungan pengendalian memiliki pengaruh yang
sangat signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern
Pemerintah (SPIP). Lingkungan pengendalian yang baik/buruk menentukan
keberhasilan/kegagalan penerapan unsur SPIP lainnya. Oleh karena itu, secara
umum pembangunan lingkungan pengendalian bertujuan untuk menciptakan
“atmosfir” yang kondusif yang mendorong terimplementasinya sistem
pengendalian intern secara efektif di lingkungan RSUD Lubuk Sikaping, bertujuan
untuk:
1. Tegaknya integritas dan nilai‐nilai etika;
2. Terciptanya komitmen terhadap kompetensi;
3. Terciptanya kepemimpinan yang kondusif;
4. Terwujudnya struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan;
5. Terwujudnya pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang tepat;
6. Terwujudnya kebijakan yang sehat tentang pembinaan sumber daya manusia;
7. Terwujudnya kegiatan yang efektif; dan
8. Terwujudnya hubungan kerja yang baik antar unit kerja terkait.

B. Kondisi Lingkungan Pengendalian Saat Ini

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 9


Berdasarkan hasil penilaian terhadap lingkungan pengendalian di lingkungan
RSUD Lubuk Sikaping diperoleh gambaran sebagai berikut:
No. Sub Unsur/Kondisi Lingkungan Pengendalian Status
1 2 3
I Penegakan Integritas dan Nilai Etika
Para pegawai mendapatkan pesan integritas & nilai etika Memadai
1 secara lisan dari pimpinan instansi tetapi belum
dituangkan secara tertulis
2 Kode etik belum disusun dalam bentuk Perbup Tidak Memadai
Kode etik belum ada sehingga belum dimutakhirkan Tidak Memadai
3
secara rutin
4 Pendapatan pegawai belum berbasis kinerja Tidak Memadai
Sistem Penggajian/Remunerasi pejabat belum ada Tidak Memadai
5 sehingga belum dapat mendorong peningkatan integritas
& nilai
Peraturan tentang Kode etik belum ada sehingga Tidak Memadai
Dokumen Pernyataan belum dapat disosialisasikan
6
kepada seluruh pegawai dan belum dapat
diinformasikan kepada pihak ketiga
Belum adanya peraturan tentang kode etik sehingga Tidak Memadai
Media organisasi (majalah/buletin internal, papan
7
pengumuman, situs resmi, dan lain-lain) belum dapat
menginformasikan tentang pelaksanaan kode etik
Belum adanya aturan tentang kode etik sehingga Tidak Memadai
Seluruh pegawai belum menandatangani /membaca
8
/memahami /mengikuti pernyataan kode etik /aturan
perilaku
Adanya seksi informasi dan penanganan pengaduan Memadai
dalam struktur organisasi dan adanya kotak pengaduan
9
yang menampung aspirasi masyarakat tentang kualitas
pelayanan
10 Belum adanya aturan tentang kode etik yang Kurang Memadai

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 10


meyebabkan Pimpinan instansi belum mendapatkan
informasi atas kepatuhan etika organisasi sehingga
pelanggaran kode etik belum dapat ditindaklanjuti
Strategi dan perencanaan kompetensi pegawai cukup Kurang Memadai
11
dikomunikasikan
SDM yang tersedia kurang memadai untuk Kurang Memadai
melaksanakan strategi dan perencanaaan organisasi
12
Belum semua aparatur struktural dapat dinilai Kurang Memadai
13 kompetensinya dikarenakan tidak tersedianya anggaran
dalam mendukung kinerja
Proses seleksi pegawai dilakukan kurang Kurang Memadai
14 mempertimbangkan kompetensi yang tepat untuk
jabatan yang diisi
15 Kompetensi SDM kurang dipantau secara efektif Kurang Memadai
II Komitmen Terhadap Kompetensi
Kurang memadainya Strategi perencanaan pelatihan dan kurang memadai
16
Pelatihan sebelum pegawai menduduki posisi penting
Kurang memadainya Prosedur untuk menilai kurang memadai
17
kompetensi pegawai
III Kepemimpinan Yang Kondusif
Gaya dan "tone" kepemimpinan yang kurang kondusif kurang memadai
18
dirasakan baik di dalam maupun di luar organisasi
Pembentukan Struktur Organisasi Yang Sesuai
IV
dengan Kebutuhan
Risiko yang muncul dari keberadaan struktur kurang memadai
19 organisasi kurang diperhitungkan pimpinan instansi

Pendelegasian Wewenang dan Tanggung Jawab


V
Yang Tepat
diskusi pengawasan yang tepat selalu dilakukan pada Cukup memadai
20
saat rapat pimpinan

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 11


Pembatasan wewenang belum dilakukan secara tepat Cukup memadai
21 dikarenakan belum mengertinya pimpinan sehingga
belum dapat direviu secara periodik
Penyusunan dan Penerapan Kebijakan Yang Sehat
VI
tentang Pembinaan SDM
Setiap SDM yang direkrut cukup memenuhi Cukup memadai
22 kebutuhan posisi yang ada dan posisi kunci pergantian
jabatan cukup memadai
Perwujudan Peran Aparat Pengawasan Intern
VII
Pemerintah Yang Efektif
APIP telah melaksanakan kegiatan pengawasan secara Memadai
23
periodic

C. Rencana Perbaikan Lingkungan Pengendalian


Atas kelemahan lingkungan pengendalian yang ada saat ini, langkah‐langkah
perbaikan yang diperlukan dan merupakan prioritas untuk segera dilaksanakan
adalah sebagai berikut.
No. Unsur/Rencana Tindak Perbaikan
1 2
I Penegakan Integritas dan Nilai Etika
Segera dibuat Keputusan tentang Penegakan integritas dan nilai etika
1
kepada Pegawai.
Segera mengusulkan penyusunan Perbup kode etik/aturan perilaku ke
2
BKPSDM Kab Pasaman
Segera disusun Perbup tentang aturan Perilaku dan dimutakhirkan
3
secara rutin
Segera Mengusulkan penyusunan Perbup tentang Pendapatan Pegawai
4
berbasis kinerja
5 Segera mengusulkan sistem remunerasi kepada Pemerintah Daerah
Segera disusun Perbup tentang kode etik sehingga dokumen pernyataan
6 kode etik dapat disosialisasikan kepada seluruh pegawai dan
diinformasikan kepada pihak ketiga

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 12


Segera disusun Perbup tentang kode etik sehingga dapat diinformasikan
7
melalui media organisasi
Segera disusun Perbup tentang kode etik sehingga Seluruh pegawai
8 dapat menandatangani /membaca /memahami/mengikuti pernyataan
kode etik/aturan perilaku tersebut
Lebih disosialisasikan tentang adanya kotak pengaduan kepada
9
masyarakat
Segera disusun Perbup tentang kode etik sehingga pimpinan instansi
10 mendapatkan informasi atas kepatuhan etika organisasi dan dapat
menindaklanjuti jika ada pelanggaran kode etik
Memaksimalkan proses perencanaan keuangan (dibahas dalam rapat,
11
evaluasi rutin proses perencanaan keuangan)
Diusulkan formasi fungsional umum sesuai kebutuhan (seperti : tenaga
12 IT) ke BKPSDM
13 Penyediaan anggaran berbasis kinerja yang memadai
Diusulkan ke BKPSDM untuk dibuat alat ukur dalam mengevaluasi
14
kinerja dan kompetensi pegawai
Diusulkan ke BKPSDM untuk dibuat alat ukur (prosedur) dalam
15
menilai kompetensi SDM
II Komitmen Terhadap Kompetensi
Diusulkan ke BKPSDM untuk mengoptimalkan perencanaan pelatihan
16
pegawai sebelum menduduki posisi penting
Diusulkan ke BKPSDM untuk menyusun prosedur penilaian
17
kompetensi pegawai
III Kepemimpinan Yang Kondusif
18 Diusulkan ke BKPSDM untuk dilakukan Bimtek bagi pimpinan
Pembentukan Struktur Organisasi Yang Sesuai dengan
IV
Kebutuhan
19 Segera disusun standar penilaian resiko
V Pendelegasian Wewenang dan Tanggung Jawab Yang Tepat
20 Selalu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap setiap kegiatan

21 Diusulkan agar dibuat nota dinas dan SOP tentang pendelegasian

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 13


wewenang
Penyusunan dan Penerapan Kebijakan Yang Sehat tentang Pembinaan
VI
SDM
Diusulkan ke BKPSDM untuk memenuhi ketersediaan pegawai sesuai
22
kompetensi yang dibutuhkan
VII Perwujudan Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Yang Efektif

Diusulkan ke inspektorat untuk tetap melaksanakan kegiatan


23
pengawasan seperti audit, reviu dan evaluasi secara priodik

Isi dengan:
a. Memadai
b. Cukup Memadai
c. Kurang Memadai
d. Tidak Memadai

BAB IV
RESIKO DAN KEGIATAN PENGENDALIAN

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 14


A. Pernyataan Tujuan

Penyelenggaran SPIP dimaksudkan untuk memberikan keyakinan memadai atas


tercapainya tujuan organanisasi. Pemberian keyakinan tersebut dicapai melalui
kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan
barang milik dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Dalam Tahun
2022 Rencana Tindak Pengendalian yang disusun RSUD Lubuk Sikaping
diprioritaskan untuk mencapai tujuan-tujuan sebagai berikut:

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 15


N Bidang/Program/ Tujuan /Sasaran
Penjelasan
o Kegiatan Aktual Formal Terkonfirmasi
1 2 3 4 5 6

Pengadaan obat dan Tersedianya obat dan Tersedianya obat dan Tersedianya obat dan
1 perbekalan kesehatan BMHP Masyarakat BMHP Masyarakat BMHP Masyarakat

Pelaksanaan Badan Peningkatan dan perbaikan Peningkatan dan


2 Layanan Umum Daerah sarana dan prasarana RS perbaikan sarana dan Peningkatan dan perbaikan
(BLUD) prasarana RS sarana dan prasarana RS

Rehabilitasi Bangunan Penyempurnaan bangunan Rehabilitasi Ruang Penyempurnaan bangunan


3 RS RS yang sesuai standar Isolasi RS yang sesuai standar

Pelaksanaan Kegiatan Tersedianya Alat Kesehatan Tersedianya Alat


4 DAK Bidang pelayanan dan Bangunan RS yang Terlaksananya Kegiatan Kesehatan dan Bangunan
rujukan sesuai standar DAK
RS yang sesuai standar

B. Risiko-risiko

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 16


Level risiko pada RSUD Lubuk Sikaping Kab Pasaman
Program/
Tujuan/Sasaran
Kegiatan Skor Prior
Program/Kegiat Dampak pada Probabilitas Skor Total Peta
N yang Penyebab Risiko C/ Pemilik Prob itas
an Pernyataan Risiko Pencapaian Terjadinya Dampa Risik Risik
o Mendukung (Sumber Risiko) UC Risiko abilit Risi
(Output/Outco Tujuan Risiko k o o
Renstra/Re as ko
me)
nja
1 2 3 T 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1. Administra Tersusunnya 1 Terlambatnya Peralatan yang tidak terlambatnya Jarang 1,5 2.55 1
si Administrasi proses memadai ( Teknologi pemenuhan sekali 0
Keuangan Keuangan penyusunan Informasi) ketersediaan 1.70
Perangkat Perangkat Administrasi obat di RS
Bidang
Daerah Daerah yang Keuangan
C Pelayanan
mendukung
Medis
kelancaran
tugas dan
fungsi SKPD

2 Terlambatnya Kurangnya informasi Jarang 1,2 1.70 2


proses mengenai persediaan Bidang Komplain sekali 5 1.36
pembayaran barang yang C Pelayanan tenaga medis
Tunjangan dibutuhkan Medis

3 Gagalnya Perusahaan yang Tidak Sekali 1,2 1.70 1


Pengadaan mengikuti tender tersedianya sekali 5 1.36
Barang Milik hanya 1 (satu) Bidang obat/BHP yang
Daerah perusahaan saja UC Pelayanan dibutuhkan
Penunjang Medis
Urusan

4 Ketidaksesuaia Kesalahan dstributor C Bidang penambahan Jarang 2.21 1


n Barang yang dalam pengiriman Pelayanan waktu untuk sekali 1.35 1,75
dipesan barang Medis pengadaan obat
dengan Barang
yang datang

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 17


2. Pelaksanaa 5 Gagal nya Penyelenggara SSW 1. Jarang 1.94 2
n Badan dalam proses melakukan perubahan Bertambahnya sekali 1.55 1,64
Bidang
Layanan tender jadwal terhadap pengeluaran
UC Keperawata
Umum pengadaan kegiatan seminar biaya tiket
n
Daerah belanja Modal pesawat
(BLUD)
2. Pertukaran Jarang 2.21 2
peserta SSW sekali 1.35 1,90
yang akan
mengikuti
Seminar
6 Kerusakan Kurang terjaminnya Terlambatnya Jarang 1.91 1
Alat dalam pengamanan dalam proses sekali 1.36 1,55
Bidang
pengadaan pengiriman barang pengadaan
C Keperawata
Belanja Modal
n
peralatan dan
mesin
3. Program Tersedianya 1 Tidak Kelalayan pihak Terlambatnya Jarang 2.21 2
Pemenuhan Program lengkapnya Perusahaan / Rekanan dalam proses Sekali 1.35 1,75
Upaya Pemenuhan dokumentasi dalam melengkapi pengadaan Obat
Kesehatan Upaya Perusahaan Dokumen Perusahaan dan Vaksin
Perorangan Kesehatan
C RSUD
Dan Upaya Perorangan
Kesehatan Dan Upaya
Masyarakat Kesehatan
Masyarakat

4. Pelaksanaa Tersedianya 1 Kenaikan Adanya Kenaikan Kurangnya Jarang 2.09 1


n Kegiatan Alat Harga Mata Uang Asing/kurs Efektifitas sekali 1,64
DAK Kesehatan Distributor Dolar Pelayanan 1.55
UC RSUD
Bidang yang sesuai kepada
pelayanan standar Masyarakat
rujukan

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 18


Berdasarkaan hasil penilaian resiko yang mengancam pencapain tujuan, terdapat risiko-risiko yang menjadi prioritas untuk ditangani. Risiko-risiko
dimaksud meliputi risiko yang terindentifikasi berdasarkan permasalahan yang ditemukan oleh pihak auditor dan risiko yang terindentifikasi melalui
diskusi manajamen yaitu :

Proses Kegiatan yang


No Misi Tujuan Strategis Sasaran Program/Kegiatan mendukung capaian
tujuan/sasaran
1 2 3 4 5
Menyelenggarakan Meningkatnya Derajat Meningkatnya Derajat Kesehatan Pelayanan dan Peralatan
pelayanan yang Kesehatan Masyakarat Masyakarat yang memadai
1 bermutu, profesional
dengan mengutamakan
keselamatan pasien
Menjadikan Rumah Terujudnya proses Terujudnya proses pelayanan yang Pengembangan
Sakit yang bersih, pelayanan yang berkualitas pelayanan di Rumah
2 nyaman dan berkualitas Sakit
berwawasan
Lingkungan
Menciptakan budaya Terujudnya Karyawan Terujudnya Karyawan produktif dan Mengadakan pelatihan
petugas yang ramah dan produktif dan berkomitmen Service Exelent terhadap
murah senyum serta berkomitmen Karyawan
3 dapat memberikan
informasi yang sesuai
kebutuhan pasien

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 19


Meningkatkan dan Terwujudnya proses Terwujudnya proses pelaporan dan Pemeliharaan rutin
memelihara sarana pelaporan dan akses akses informasi yang cepat dan sarana dan Prasarana
prasarana dan peralatan informasi yang cepat akurat
4 disertai ketersediaan dan akurat
petugas yang kompeten
di bidangnya

Mengoptimalkan Terwujudnya proses Terwujudnya proses pelaporan dan Pengembangnan Sumber


manajemen Rumah pelaporan dan akses akses informasi yang cepat dan daya manusia
Sakit dengan informasi yang cepat akurat
5 pengelolaan dan akurat
administrasi yang cepat,
akurat, dan sesuai
standar
Mengembangkan Terwujudnya Rumah Terwujudnya Rumah Sakit sebagai Pembinaan terhadap
Potensi, kompetensi, Sakit sebagai jejaring jejaring pelayanan pendidikan dan SDM
etos dan budaya kerja pelayanan pendidikan penelitian
6
SDM Rumah sakit yang dan penelitian
selalu siap menghadapi
perubahan
Menyediakan Meningkatnya kwalitas Meningkatnya kualitas dan Melengkapi fasilitas
lingkungan kerja yang dan terintekgrasinya terintegrasinya proses pelayanan yang nyaman bagi
7 aman, efisien sehingga proses pelayanan kepada pelanggan karyawan
staf puas kepada pelanggan

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 20


Hasil analisis atas risiko-risiko dimaksud memperlihatkan peta risiko sebagai
berikut :

C. Kegiatan Pengendalian Terpasang


Sejauh ini dalam mengendalikan risiko, RSUD Lubuk Sikaping telah
membangun berbagai pengendalian. Beberapa pengendalian dinilai efektif
namun beberapa lainnya dinilai kurang efektif mengatasi risiko dalam upaya
pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 21


Beberapa pengendalian yang telah ada atau yang telah terpasang sebagai
berikut :
1 Pelaksanaan percepatan proses pengadaan
2 Mencari Informasi mengenai ketersediaan Obat
3 Menyebarkan Undangan Ke beberapa Perusahaan
4 Menginformasikan kembali obat yang dipesan kepada Penyedia
5 Mempersiapkan diri untuk jadwal berikutnya
6 Memastikan Jasa pengiriman Barang yang Akurat
7 Menginformasikan kelengkapan Administrasi kepada Perusahaan
8 Menukar/merobah spesifikasi barang

D. Kegiatan Pengendalian yang Masih Dibutuhkan


Dalam rangka meningkatkan efektifitas penanggan risiko, beberapa kegiatan
pengendalian yang sudah ada perlu ditingkatkan dan beberapa kegiatan
pengendalian baru perlu dibangun. Pembangunan kegiatan pengendalian

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 22


didasarkan kepada upaya untuk mengurangi kemungkinan munculnya penyebab
risiko dan upaya untuk mengurangi dampak apabila risiko benar-benar terjadi.
Beberapa kegiatan pengedalian yang perlu ditingkatkan dan dibangun antara lain
:
1 Mengoptimalkan sosialisasi dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat
dan pelaku usaha yang ada
2 Mencari Informasi mengenai barang yang akan dipesan
3 Memberi Informasi kepada Perusahaan yang mengikuti tender
4 Mencari Informasi mengenai pesanan
5 Mempersiapkan Peserta yang akan mengikuti SSW
6 Memastikan Jasa pengiriman Barang yang Akurat
7 Mengimformasikan kelengkapan Administrasi kepada Perusahaan
8 Menukar/merobah spesifikasi barang

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 23


BAB V
INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Dalam rangka mendukung berjalannya pengendalian yang sudah dibangun, diperlukan


informasi dan komunikasi yang perlu diselenggarakan terkait dengan pengendalian yang
dibangun sesuai dengan Rencana Tindak lanjut yang meliputi :
1 Mengoptimalkan sosialisasi dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan
pelaku usaha yang ada
2 Membuat MOU dengan perusahaan tentang kewajibannya terhadap dampak yang
timbul atas aktivitas yang dilakukan
3 Pelatihan berkesinambungan bagi yang belum mengikuti pelatihan
4 SOP, Meningkatkan kegiatan promosi
5 Mengusulkan penambahan aparatur yang menguasai IT ke BKPSDM
6 Merekrut tenaga IT untuk mengelola web, jaringan, server, dsb
7 Mensosialisasikan cara pengadaan e- Catalog kepada masyarakat
8 Mengoptimalkan pelaksanaan survey sekaligus memberikan pemahaman kepada
masyarakat dalam proses pengadaan
9 Mengusulkan penambahan aparatur kepada BKPSDM

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 24


BAB VI
PEMANTAUAN DAN EVALUASI

Pemantauan dan evaluasi atas pengendalian intern pada dasarnya ditujukan untuk
meyakinkan apakah pengendalian intern yang terpasang telah berjalan dengan efektif
untuk mengatasi risiko dan apakah tindakan perbaikan yang diperlukan sudah
dilaksanakan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Pemantauan dan evaluasi yang
dilaksanakan meliputi :

1. Pemantauan Berkelanjutan.
Pemantauan berkelanjutan dilaksanakan atas pengendalian kunci untuk meyakinkan
bahwa pengendalian tersebut dijalankan sebagaimana seharusnya. Masing masing OPD
memiliki risiko membangun dan melaksanakan pemantauan yang berkelanjutan.
Beberapa pemantauan berkelanjutan antara lain sebagai berikut :
1 Mengoptimalkan sosialisasi dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan
pelaku usaha yang ada
2 Membuat MOU dengan perusahaan tentang kewajibannya terhadap dampak yang
timbul atas aktivitas yang dilakukan
3 Pelatihan berkesinambungan bagi yang belum mengikuti pelatihan
4 SOP, Meningkatkan kegiatan promosi
5 Mengusulkan penambahan aparatur yang menguasai IT ke BKPSDM
6 Merekrut tenaga IT untuk mengelola web, jaringan, server, dsb
7 Mensosialisasikan cara pengadaan e- Catalog kepada masyarakat
8 Mengoptimalkan pelaksanaan survey sekaligus memberikan pemahaman kepada
masyarakat dalam proses pengadaan
9 Mengusulkan penambahan aparatur kepada BKPSDM

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 25


2. Evaluasi Terpisah.
Inspektorat kabupaten Pasaman melaksanakan evaluasi atas penyelenggaraan SPIP pada
OPD strategis pada akhir [Link] bertujuan untuk meyakinkan apakah
pengendalian intern yang terpasang telah berjalan efektif.
Evaluasi terpisah juga dilakukan oleh APIP apabila terjadi Penyimpangan/Kecurangan.
Adapun bentuk Evaluasi Terpisah yaitu dengan melakukan Koordinasi dengan APIP
jika terjadiPenyimpangan/Kecurangan.

3. Pelaksanaan Tindak lanjut.


Sebagai bagian dari penyelenggaan dan perbaikan SPIP, atas setiap rekomendasi hasil
audit/evaluasi/reviu dari auditor eksternal maupun internal, setiap unit kerja OPD
melaksanakan tindak lanjutnya.

4. Pemantauan atas Pelaksanaan RTP.


Setiap OPD memberikan laporan atas pelaksanaan RTP sesuai tanggung jawabnya
secara berkala kepada tim pemantau. Hasil pemantauan tim pemantau dilaporkan
kepada Bupati Pasaman.

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 26


BAB VII
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan analisis dan pembahasan pada bab sebelumnya dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut:
1. Dari analisis data kuisioner sistem pengendalian intern dapat diketahui bahwa
secara umum kondisi lingkungan pengendalian di RSUD Lubuk Sikaping
berada pada kriteria cukup. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak
kelemahan dan sangat diperlukan perbaikan guna mendukung terlaksananya
SPIP yang baik di RSUD Lubuk Sikaping.
[Link] unsur yang paling berpengaruh dalam membangun lingkungan
pengendalian yang kondusif pada RSUD Lubuk Sikaping adalah sub unsur
penegakan integritas dan nilai etika serta kepemimpinan yang kondusif.
[Link] beberapa hambatan-hambatan yang dihadapi oleh RSUD Lubuk
Sikaping dalam penyelenggaraan SPIP seperti adanya keterbatasan biaya
dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi SPIP kepada semua pegawai
dilingkungan RSUD Lubuk Sikaping, adanya keterbatasan biaya dalam
pelaksanaan SPIP, sumber daya manusia, serta waktu dalam melakukan
pemetaan SPIP dan kegiatan penilaian resiko 90 sehingga pemetaan SPIP dan
penilaian resiko yang telah dilaksanakan hanya dilakukan terhadap beberapa
Bidang terpilih.

B. Saran
Pada penelitian ini penulis menyarankan agar RSUD Lubuk Sikaping benar-
benar melaksanakan Pengendalian Intern yang pada penerapannya mengacu
pada ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2008 tentang
Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Untuk itu diperlukan Komitmen yang
tegas dari Direktur RSUD Lubuk Sikaping selaku pucuk pimpinan dengan
dukungan dan juga komitmen sepakat oleh seluruh jajaran pejabat beserta staf
pada RSUD Lubuk [Link] ini juga terkait dengan penyediaan anggaran

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 27


untuk peningkatan sumberdaya manusia seluruh pegawai khususnya dalam hal
pemahaman terhadap SPIP.
Bagi penelitian selanjutnya sebaiknya keterbatasan penelitian di atas dilengkapi
dengan memperbanyak jumlah informan sehingga informasi yang diperoleh
lebih menggambarkan kondisi lingkungan pengendalian dalam penerapan
Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di RSUD Lubuk Sikaping.
Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menggunakan skala pengukuran
lain dalam penilaian sub unsur Lingkungan Pengendalian pada Sistem
Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Demikian Rencana Tindak Pengendalian Sistem Pengendalian Intern Pemerintah


RSUD Lubuk Sikaping ini dibuat, sebagai bahan pijakan untuk mengatasi
pengendalian risiko.

DIREKTUR RSUD LUBUK SIKAPING

Dr. Yong Marzuhaili


NIP. 19742809 200604 1 009

SPIP RSUD Lubuk Sikaping 2022 28

Anda mungkin juga menyukai