0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan14 halaman

Evaluasi Efektivitas Pembelajaran Proyek

Diunggah oleh

miudaps77
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan14 halaman

Evaluasi Efektivitas Pembelajaran Proyek

Diunggah oleh

miudaps77
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

MENGEVALUASI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN


PROYEK

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah;

Model dan Strategi Pembelajaran

Dosen pengampu:

Khoiruzzaim Kurniawan, [Link].

DISUSUN OLEH:

Muhammad Fauzan Al Hakim (2331319250150)

PRODI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH


FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM FAQIH ASY’ARY
2024 / 2025

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat allah swt. Atas segala rahmatnya
sehingga makalah ini yang berjudul: MENGEVALUASI EFEKTIVITAS
MODEL PEMBELAJARAN PROYEK dapat terselesaikan dengan tepat waktu.
Tidak lupa kami mengucapkan terimaksih kepada Bpk. Koiruzzaim Kurniawan
[Link] dosen pengampu mata kuliah MODEL DAN STRATEGI
PEMBELAJARAN dan pembelajarannya yang telah memberikan materi sekaligus
penialian untuk kami, serta teman – teman yang memeberikan bantuan pikiran
demi terselesaikannya makalah ini.

Kami menyadari sepenuhnya bahwa penulisan makalah ini jauh dari kata
kesempurnaan, sehingga kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bisa
membangun demi kesempurnaan dari pembaca agar kami bisa menyempurnakan
lagi pada makalah selanjutnya.

Kediri, 2 November 2024.

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................... ii

DAFTAR ISI .................................................................................................. iii

BAB I................................................................................................................1

PENDAHULUAN.............................................................................................1

A. Latar belakang .......................................................................................1

B. Rumusan Masalah………………………………………………………...2

C. Tujuan Penulisan……………………………………………………........2

BAB II ..............................................................................................................3

PEMBAHASAN ...............................................................................................3

A. Bagaimna yang di maksud pembelajaran berbasis proyek. ....................3

B. Bagaimana karakteristik model pembelajaran proyek ………………….3

C. Apa saja sintaks pembelajaran model pembelajaran proyek……...……4

D. Apa saja keunggulan dan kelemahan model pembelajaran proyek……6

BAB III……………………………………………………………………..……..8

PENUTUP………………………………………………………………………..8

A. Kesimpulan…………………………………………………………………8

B. Saran-Saran…………………………………………………………………9

C. Daftar Pustaka……………………………………………………….……10

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang
semakin pesat, dunia pendidikan dihadapkan pada tuntutan untuk
menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan
berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta mampu memecahkan
masalah secara mandiri. Model pembelajaran yang selama ini
konvensional mulai dirasa kurang efektif dalam mengakomodasi
kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, berbagai model pembelajaran
inovatif mulai diterapkan di berbagai jenjang pendidikan, salah
satunya adalah model pembelajaran berbasis proyek atau Project-
Based Learning (PBL).
Model pembelajaran proyek menekankan pada proses
pembelajaran yang berpusat pada siswa, di mana siswa berperan
aktif dalam proses pencarian solusi atas permasalahan nyata
melalui penyelesaian proyek. Melalui model ini, diharapkan siswa
tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga
dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Selain itu,
model pembelajaran proyek dapat melatih kemampuan siswa
dalam bekerja secara kolaboratif, mengembangkan keterampilan
manajemen waktu, serta meningkatkan rasa tanggung jawab dan
disiplin.
Namun, meskipun pembelajaran berbasis proyek
menawarkan berbagai manfaat, evaluasi mengenai efektivitasnya
masih perlu dikaji lebih lanjut. Setiap konteks pendidikan memiliki
karakteristik yang berbeda-beda, baik dari segi tingkat pendidikan,
materi pelajaran, fasilitas yang tersedia, maupun latar belakang
siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
efektivitas model pembelajaran proyek dalam berbagai konteks,

1
guna mengetahui sejauh mana model ini dapat meningkatkan hasil
belajar siswa dan kompetensi-kompetensi lain yang relevan dengan
tuntutan dunia kerja.
Penelitian ini akan mengulas konsep dasar pembelajaran
berbasis proyek, keunggulan, dan kekurangannya, serta
mengevaluasi penerapannya dalam berbagai konteks pendidikan.
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan
bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dan
relevan dengan kebutuhan masa kini.
B. Rumusan Masalah
Kami telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam
makalah ini sebagai batasan dalam pembahasan daftar isi. Beberapa masalah
tersebut antaralain:

1. Bagaimna yang di maksud pembelajaran berbasis proyek.


2. Bagaimana karakteristik model pembelajaran proyek
3. Apa saja sintaks pembelajaran model pembelajaran proyek.
4. Apa saja keunggulan dan kelemahan model pembelajaran proyek.
C. Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dari penulisan
makalah ini adalah :
1. Mengetahui tujuan pembelajaran berbasis proyek
2. Mengetahui model pembelajaran proyek
3. Mengetahui tata cara dalam menyusun kata atau mengatur kata dalam
pembelajaran proyek
4. Mengetahui keunggulan dan kelemahan pembelajaran proyek.

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)


Sani (2014: 172) mengatakan project based learning dapat
didefinisikan sebagai sebuah pembelajaran dengan aktifitas jangka panjang
yang melibatkan siswa dalam merancang, membuat dan menampilkan
produk untuk mengatasi permasalahan dunia nyata. Dengan demikian
model pembelajaran project based learning dapat digunakan sebagai
sebuah model pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan peserta
didik dalam membuat perencanaan, berkomunikasi, menyelesaikan
masalah dan membuat keputusan yang tepat dari masalah yang dihadapi.
Menurut Kosasih (2014: 96) project based learning adalah model
pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai
tujuannnya. Pembelajaran difokuskan dalam pemecahan masalah yang
menjadi tujuan utama dari proses belajar sehingga dapat memberikan
pembelajaran yang lebih bermakna karena dalam belajar tidak hanya
mengerti apa yang dipelajari tetapi membuat peserta didik menjadi tahu
apa manfaat dari pembelajaran tersebut untuk lingkungan sekitarnya
Berdasarkan pendapat maupun defenisi yang telah disampaikan di
atas, dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Berbasis Proyek
(Project Based Learning) merupakan model pembelajaran yang berpusat
pada peserta diidk, dengan aktivitas berbagai pemecahan masalah
menggunakan proyek untuk dapat meningkatkan kemampuan berfikir
kreatif, kritis dan peduli terhadap lingkungan sekitar. 1
B. Karakteristik Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based
Learning)
Pembelajaran berbasis proyek memiliki karakteristik sebagai
berikut:
1) Peserta didik membuat keputusan tentang sebuah kerangka kerja.
1
Handayani, L. Jurnal Paedagogy : Jurnal Paedagogy : Jurnal Pedagogy

3
2) Adanya permasalahan atau tantangan yang diajukan kepada peserta
didik.
3) Peserta didik mendesain proses untuk menentukan solusi atas
permasalahan atau tantangan yang diajukan.
4) Peserta didik secara kolabiratif bertanggungjawab untuk
mengakses dan mengelola informasi untuk memecahkan
permasalahan.
5) Proses evaluasi dijalankan secara kontinyu.
6) Produk akhir aktivitas belajar akan dievaluasi secara kualitatif.
7) ituasi pembelajaran sangat toleran terhadap kesalahan dan
perubahan (Jauhariyyah, 2017) .
Karakteristik model Project-based Learning diantaranya yaitu
peserta didik dihadapkan pada permasalahan konkret, mencari solusi, dan
mengerjakan projek dalam tim untuk mengatasi masalah tersebut. Pada
model PJBL peserta didik tidak hanya memahami konten, tetapi juga
menumbuhkan keterampilan pada peserta didik bagaimanan berperan di
masyarakat. Pada pembelajaran berbasis proyek, guru memberikan
kesempatan kepada peserta didik untuk lebih aktif dan kreatif dalam
mengonstruksikan konsep pengetahuannya sehingga penyeimbangan
pengetahuan dan sikap tanggung jawab ilmiah dapat terealiasikan2
C. Sintaks Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)
Berikut ini ada beberapa sintaks model pembelajaran berbasis
proyek
1) Sintak pembelajaran project based learning adalah Praproyek.
Tahapan ini merupakan kegiatan yang dilakukan guru di luar jam
pelajaran. Pada tahap ini guru merancang deskripsi proyek,
menentukan landasan pijakan proyek, menyiapkan media dan
berbagai sumber belajar, dan menyiapkan kondisi pembelajaran.

2
Rifai, S. S.. Model project based learning ( PjBL. JIPVA (Jurnal Pendidikan IPA
Veteran, (2019)

4
Untuk materi pembelajaran bisa disesuaikan dengan kondisi yang
ada, karena tidak semua konten dalam materi dilakukan dalam
laboratorium.
2) Fase 1, sintak pembelajaran project based learning adalah
Mengidentifikasi Masalah. Pada tahap ini siswa melakukan
pengamatan terhadap objek tertentu. Berdasarkan pengamatannya
tersebut siswa mengidentifikasi masalah dan membuat rumusan
masalah dalam bentuk pertanyaan. Dalam materi ekologi, hampir
semua uraianmateri yang bisa diamati siswa pada lingkungan
sekitar tempat tinggal mereka seperti konsep ekosistem, aliran
energi, piramida ekologi dan daur biogeobiologi. Kesemua
uraianmateri tersebut bisa diidentifikasi oleh siswa dalam
kehidupan keseharianmereka. Aktivitas ini setara dengan
melakukan “kajian teoritis” dalam pendekatan saintifik.
3) Fase 2, sintak pembelajaran project based learning adalah
Membuat desain dan Jadwal Pelaksanaan Proyek. Pada tahapan ini,
siswa secara kolaboratif baik dengan anggota kelompok ataupun
dengan guru mulai merancang proyek yang akan mereka buat,
menentukan penjadwalan pengerjaan proyek, dan melakukan
aktivitas persiapan lainnya.
4) Fase 3, sintak pembelajaran project based learning adalah
Melaksanakan Penelitian. Pada tahap ini siswa melakukan kegiatan
penelitian awal sebagai model dasar bagi produk yang akan
dikembangkan. Berdsarkan kegiatan penelitian tersebut siswa
mengumpulkan data dan selanjutnya menganalisis data tersebut
sesuai dengan teknik analisis data yang relevan dengan penelitian
yang dilakukan.
5) Fase 4, sintak pembelajaran project based learning adalah
Menyusun Draf/Prototipe Produk. Pada tahap ini siswa mulai
membuat produk awal sebagaimana rencana dan hasil pengamatan
yaang telah dilakukan.

5
6) Fase 5, sintak pembelajaran project based learning adalah
Mengukur, Menilai, dan Memperbaiki Produk Pada tahap ini siswa
melihat kembali produk awal yang dibuat, mencari
kelemahan/kekurangan dan meperbaikinya. Dalam praktiknya,
idealnya kegiatan mengukur dan menilai produk ini dapat
dilakukan dengan meminta pendapat atau kritik dari anggota
kelompok lain ataupun pendapat guru.
7) Fase 6, sintak pembelajaran project based learning adalah
Finalisasi dan Publikasi Produk. Pada tahap ini siswa melakukan
finalisasi tahap akhir produk. Setelah diyakin seuai dengan
perencanaan dan harapan maka produk bisa dipunlikasikan.
8) Sintak pembelajaran project based learning adalah Pascaproyek
Pada tahap ini guru menilai, memberikan penguatan, masukan, dan
saran perbaikan atas produk yang telah dihasilkan siswa. Guru dan
siswa dapat melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek
yang sudah dijalankan. Siswa juga dapat diminta untuk
mengungkapkan perasaan dan pengalamannya selama
menyelesaikan proyek 3
D. Keunggulan dan Kelemahan Model Pembelajaran Berbasis Proyek
(Project Based Learning)
Model pembelajaran berbasis proyek (project based learning)
dimana siswa merancang sebuah masalah dan mencari penyelesaiannya
sendiri. Model pembelajaran berbasis proyek (project based learning)
memiliki keunggulan dari karakteristiknya yaitu membantu siswa
merncang proses untuk menentukan sebuah hasil, melatih siswa
bertanggung jawab dalam mengelola informasi yang dilakukan pada
sebuah proyek yang dan yang terakhir siswa yang menghasilkan sebuah

3
Izati. (2018). Project Based Learning Berbasis Literasi untuk Meningkatkan
Hasil Belajar Tematik. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan
Pengembangan,

6
produk nyata hasil siswa itu sendiri yang kemudian dipresentasikan dalam
kelas
Sebagai salah atu model pembelajaran yang sudah dikenal lama
dan diakui kemampuannya dalam mengembangkan kompetensi siswa,
banyak ahli di bidang pendidikan yang mengemukakan keunggulannya
salah satunya menurut McDonnel (2007) yang menyatakan keunggulan
metode Project Based Learning (PjBL) yang diyakini dapat meningkatkan
kemampuan siswa dalam :
1) mengajukan pertanyaan, mencari informasi dan
menginterpretasikan informasi (visual dan tekstual) yang mereka
lihat, dengar, atau baca.
2) membuat rencana penelitian, mencatat temuan, berdebat,
berdiskusi, dan membuat keputusan.
3) bekerja untuk menampilkan dan mengkonstruksi informasi secara
mandiri.
4) berbagi pengetahuan dengan teman (orang lain), bekerja sama
untuk mencapai tujuan bersama, dan mengakui bahwa setiap orang
memiliki keterampilan tertentu yang berguna untuk proyek yang
sedang dikerjakan.
5) menampilkan semua disposisi intelektual dan sosial yang penting,
yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah di dunia nyata

Selain memiliki kelebihan, model pembelajaran berbasis proyek (Project


Based Learning) juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:

1) Membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan masalah dan


menghasilkan produk.
2) Membutuhkan biaya yang cukup besar jika dibandingkan dengan
model pembelajaran konvensional
3) Membutuhkan guru yang terampil, kreatif dan inovatif
4) Membutuhkan fasilitas, peralatan, dan bahan pembelajaran yang
memadai

7
5) Sulit diterapkan untuk peserta didik yang mudah menyerah dan
tidak memiliki pengetahuan serta ketrampilan yang dibutuhkan.
6) Kesulitan melibatkan semua peserta didik dalam kerja kelompok. 4

4
Umar, M. A. (2017). Penerapan Pendekatan Scientifik dengan Metode
Pembelajaran berbasis Proyek (Project Based Learning) dalam Materi
Ekologi. Bionatural.

8
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)
merupakan model pembelajaran yang berpusat pada peserta diidk,
dengan aktivitas berbagai pemecahan masalah menggunakan proyek
untuk dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif, kritis dan peduli
terhadap lingkungan sekitar.
Karakteristik model Project-based Learning diantaranya yaitu
peserta didik dihadapkan pada permasalahan konkret, mencari solusi,
dan mengerjakan projek dalam tim untuk mengatasi masalah tersebut.
Pada model PJBL peserta didik tidak hanya memahami konten, tetapi
juga menumbuhkan keterampilan pada peserta didik bagaimanan
berperan di masyarakat.
Kelebihan dan kelemahan dari model based learning yaitu:
1) Dapat meningkatkan kreativitas, motivasi, dan sikap ilmiah
peserta didik
2) Peserta didik menjadi lebih paham terhadap materi
pembelajaran, karena memahami konsep dan penerapannya
didalam kehidupan sehari-hari
3) Peserta didik menjadi mandiri dalam menyelesaikan
berbagai masalah
4) Dapat berdiskusi dengan teman, terkait pemecahan suatu
masalah

Sedangkan kelemahan dari model problem based learning yaitu:

1) Membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan masalah


dan menghasilkan produk.
2) Membutuhkan biaya yang cukup besar jika dibandingkan
dengan model pembelajaran konvensional

9
3) Membutuhkan guru yang terampil, kreatif dan inovatif 4.
Membutuhkan fasilitas, peralatan, dan bahan pembelajaran yang
memadai
4) Sulit diterapkan untuk peserta didik yang mudah menyerah dan
tidak memiliki pengetahuan serta ketrampilan yang dibutuhkan.
6. Kesulitan melibatkan semua peserta didik dalam kerja
kelompok
B. Saran
Sebagai seorang calon guru hendaknya selalu strategi perencanaan
pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan, situasi dan kondisi peserta
didik agar tercipta pembelajaran yang bermakna, efektif dan efisien.

10
DAFTAR PUSTAKA

Handayani, L. (2020). Jurnal Paedagogy : Jurnal Paedagogy : Jurnal Pedagogy,


7(3),

Izati. (2018). Project Based Learning Berbasis Literasi untuk Meningkatkan Hasil
Belajar Tematik. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan,

Nurfitriyanti, M. (2016). Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap


Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Jurnal Formatif, 6(2),

Rifai, S. S.. Model project based learning ( PjBL. JIPVA (Jurnal Pendidikan IPA
Veteran, (2019)

Umar, M. A. (2017). Penerapan Pendekatan Scientifik dengan Metode


Pembelajaran berbasis Proyek (Project Based Learning) dalam Materi
Ekologi. Bionatural.

11

Anda mungkin juga menyukai