Melysa Iskandar
borang UKM pemberian vitamin FE atau Tablet Tambah Darah
Tanggal 5 september 2022
pelaksanaan
Nama dr. Linda Yanthy
Pembimbing
Judul Pemberian Tablet FE atau Tablet Tambah Darah ( TTD ) kepada Siswi
Pelaksanaan SMPNegeri 2 Takengon
Kelompok Seluruh Siswi SMPNegeri 2 Takengon Kelas 1, 2 dan 3
sasaran Penerima
Latar Belakang Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat
di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari
balita sampai usia lanjut. Riskesdas 2013 menunjukkan bahwa prevalensi
anemia pada perempuan usia ≥15 tahun sebesar 22,7%
Remaja putri ( rematri ) rentan menderita anemia karena
banyak kehilangan darah pada saat menstruasi, rematri yang memasuki
masa pubertas mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat
besi juga meningkat serta diet yang kadang keliru di kalangan rematri.
Rematri yang menderita anemia berisiko mengalami anemia saat hamil.
Hal ini akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan
perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan
komplikasi kehamilan dan persalinan , bahkan menyebabkan kematian
ibu dan anak. Angka Kematian Ibu ( AKI ) menurut Survei Penduduk Antar
Sensus ( SUPAS ) 2015 sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup dan
penyebab utama kematian ibu adalah pre eklampsia dan eklampsia
(32,4%) serta perdarahan paska persalinan (20,3%) dimana salah satu
faktor risiko terjadinya perdarahan paska persalinan adalah anemia.
Oleh karena itu, terdapat beberapa upaya pencegahan dan
penanggulangan anemia yang dapat dilakukan oleh rematri diantaranya :
1. Meningkatkan asupan sumber makanan sumber zat besi seperti :
hati, ikan, daging, unggas, sayuran berwarna hijau tua dan kacang
– kacangan.
2. Fortifikasi bahan makanan dengan zat besi diantaranya pada
tepung terigu, beras, minyak goring, mentega dan beberapa
snack.
3. Suplementasi zat besi
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Indonesia, maka
pemerintah telah menetapkan kebijakan pemberian Tablet Tambah
Darah (TTD) pada rematri dilakukan setiap 1 kali seminggu. Pemberian
TTD ini diberikan secara blanket approach dimana seluruh rematri
diharuskan meminum TTD untuk mencegah anemia dan meningkatkan
cadangan zat besi dalam tubuh tanpa dilakukan skrining awal terlebih
dahulu.
Suplementasi TTD pada Rematri merupakan salah satu upaya
pemerintah untuk memenuhi asupan zat besi untuk mencegah anemia
yang dapat menyebabkan:
Menurunnnya daya tahan tubuh sehingga mudah terkena
penyakit infeksi
Menurunnya kebugaran dan ketangkasan berpikir karena
kurangnya orksigen ke sel otot dan sel otak.
Menurunnya prestasi belajar.
Dalam jangka panjang jika rematri tersebut menjadi ibu hamil
maka akan menjadi ibu hamil yang anemia juga yang akan
meningkatkan risiko persalinan, kematian ibu dan bayi, serta
infeksi penyakit.
Pemberian TTD dengan dosis yang tepat dapat mencegah
anemia dan meningkatkan cadangan zat besi di dalam tubuh. Pemberian
TTD dilakukan pada remaja putri mulai dari usia 12-18 tahun di institusi
Pendidikan (SMP dan SMA atau yang sederajat) melalui UKS/M. Dosis
pencegahan dengan memberikan satu tablet tambah darah setiap
minggu selama 52 (lima puluh dua) minggu.
Agar konsumsi TTD dapat lebih efektif untuk mencegah anemia :
Harus disertai dengan penerapan asupan makanan bergizi
seimbang, cukup protein dan kaya zat besi.
Minum TTD dengan air putih.
konsumsi buah-buahan sumber vitamin C (jeruk, pepaya, mangga,
jambu biji, dll) untuk meningkatkan penyerapan TTD lebih efektif.
Jangan minum TTD dengan teh, kopi atau susu karena akan
menghambat penyerapan zat besi.
Bila perut terasa perih, mual serta tinja berwarna kehitaman,
tidak perlu khawatir karena tubuh akan menyesuaikan. Untuk
meminimalkan efek samping tersebut, jangan minum TTD dalam kondisi
perut kosong.
Gambaran Guna mewujudkan pelayanan Kesehatan pada remaja putri,
Pelaksanaan Pukesmas Luttawar berupaya untuk meningkatkan keikutsertaan
kegiatan pemberian TTD pada setiap remaja putri yang termasuk dalam
cakupan di seluruh kecamatan Lut Tawar. Hal ini tentu dengan tetap
menerapkan protocol Kesehatan yang telah di tetapkan di era pandemic
covid-19 ini.
Waktu : 05 september 2022
Tempat : SMPNegeri 2 Takengon
Peserta : Seluruh Siswi SMPNegeri 2 Takengon kelas 1 2 dan 3
Metode Pelaksanaan :
Dokter dan Petugas PKM Mengunjungi Sekolah SMPN 2 Takengon
Petugas pukesmas melakukan koordinasi dengan guru
Guru mengumpulkan siswi di ruang UKS masing-masing setiap
kelas bergantian.
Dokter memberikan edukasi tentang apa itu TTD kepada para
siswi yang hadir di ruang UKS
Petugas PKM mendata semua siswa yang hadir dan memberikan
TTD kepada siswi
Dokter melakukan Pengukuran Lila masing masing siswi yang
hadir.
Setelah pemeriksaan Lila dilakukan, TTD Telah dibagikan, semua
siswi di minta meminum TTD bersamaan.
Setelah itu di lakukan observasi 10 menit, jika ada siswi yang
pusing, atau mual setelah meminum TTD.
Petugas pukesma mengarahkan siswi untuk Kembali ke kelas
masing2.
Tanya jawab Siswa dengan Dokter tentang pemberian TTD pada remaja
putri di SMPN 2 Takengon.
Apa Mengkonsumsi TTD tiap minggu berbahaya dok ?
Jawab : Konsumsi zat besi secara terus menerus tidak akan
menyebabkan keracunan karena tubuh mempunyai sifat
autoregulasi zat besi. Bila tubuh kekurangan zat besi, maka
penyerapan zat besi yang dikonsumsi akan banyak, sebaliknya
bila tubuh tidak kekurangan maka penyerapan zat besi hanya
sedikit sehingga aman dikonsumsi sesuai program
Dok abis minum TTD ada efek sampingnya tidak dok ?
Jawab : Konsumsi TTD kadang menimbulkan efek samping berupa
: nyeri/perih di ulu hati, mual muntah dan tinja berwarna hitam.
Hal ini tidak berbahaya dan untuk mengurangi gejala di atas,
sangat dianjurkan minum TTD setelah makan atau malam
sebelum tidur.
Monitoring dan Evaluasi :
Secara keseluruhan kegiatan sudah berjalan dengan baik dengan
menjalankan protocol Kesehatan, namun ada beberapa siswi
yang tidak hadir selama kegiatan tersebut berlangsung.
Meminta bantuan kepada guru atau Pembina uks untuk
membantu menggerakan siswinya untuk mengikuti kegiatan
tersebut.
Perlu dilakukan pemantauan kepada semua siswi yang telah
menerima TTD dan beberapa siswi yang tidak hadir saat
pembagian TTD.
Catatan/ Usulan
dari/ ke
Pendamping