0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan3 halaman

Kaidah Ibdal dalam Al-Qur'an

Diunggah oleh

bukanzuniar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan3 halaman

Kaidah Ibdal dalam Al-Qur'an

Diunggah oleh

bukanzuniar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KAIDAH MENGGANTI HURUF

Zuniar Chabibatul Chusna ( 2023080041 )


Zulfatun Nik’mah ( 20230800 )

LATAR BELAKANG
Sebagaimana telah kita ketahui bahwa Al-Qur’an yang diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad
SAW melalui malaikat Jibril AS telah disalin ke dalam bentuk tulisan dan kemudian dibukukan,
bahkan lantas dipersatukan kaidah penulisannya oleh khalifah Utsman bin Affan sehingga mushaf
yang kita pegang pada zaman sekarang benar-benar terjaga orisinalitasnya dari segi bacaan dan
tulisan.
Problematika dan dilema yang dihadapi kaum muslimin menghadapi serangan kaum cendekiawan
orientalis yang menyerang keabsahan rasm Utsmani di antaranya adalah seputar ragam bacaan
(qiraat) yang tidak sepenuhnya terakomodasi oleh satu macam mushaf tersebut. Salah satunya
adalah kaidah ibdal yang memang berbeda penerapannya di antara para imam qiraat. Tapi
bagaimanakah dari segi tulisan? Apakah juga berbeda atau sudah ada satu panduan pokok yang
menyeragamkan dan mengakomodasi semua qiraat? Di sinilah makalah ini mengambil perannya.
Kami sajikan dalam bentuk praktis agar mudah dipahami dan didiskusikan.
PEMBAHASAN
1. Pengertian Ibdal
Kata Ibdal mengandung dua pengertian1, yaitu:
1) Menempatkan huruf Alif, Ya’ dan Wawu sebagai pengganti huruf Hamzah.
2) Menjadikan suatu huruf (untuk bertempat) di tempat huruf yang lain, dengan
pergantian yang sesuai dengan kaidah sima’i dan riwayat.2
Jika merunut pengertian pertama di atas, maka lawan kata dari Ibdal adalah Tahqiq atau Isbat.
Dalam ilmu tajwid dasar, sesuai dengan riwayat hafs ada dua macam ibdal yang digunakan, yaitu:
1) Mad Badal. Berkumpulnya dua hamzah dalam satu kalimat dan kemudian hamzah
kedua diganti huruf mad, sesuai i’lal kalimat dengan tujuan memudahkan pengucapan. Panjang mad
2 harakat / 1 alif.3
Contoh
2) Mad Farq. Yakni mengganti hamzah washal dengan alif mad dengan panjang mad 6
harakat atau 1 alif. Tujuannya adalah membedakan antara kalimat pertanyaan dan berita.4
5‫ آآلن‬،‫ آلله‬،‫ آالذكرين‬:Contoh
Contoh perbandingan penggunaan ibdal dalam Mushaf Qiraat: Qiraat Ashim
Qiraat Al-Kisa’i Riwayat Ad-Duriy6 (Ibdal)
‫ياجوج و ماجوج الذيب موصدة يضهون‬
‫ءآمنتم‬
Qiraat Nafi’ Riwayat Qalun7 (Ibdal)
‫الُّ سفهاء وَل إَّنهم خطبة الِّنساء يو أكننتم‬
 Kategori
Hamzah Mufrad
2 Hamzah dalam 1 kalimat
Kategori
2 Hamzah dalam 2 kalimat
Contoh
(49 :‫( )الكهف‬31،39،31 :‫( )يوسف‬8 :‫)الهمزة‬
(13 :‫)التوبة‬
(94 :‫)الشعراء‬
Contoh
(31 :‫( )البقرة‬512 :‫)البقرة‬
Riwayat Hafs (Tahqiq)
‫يأجوج و مأجوج الذئب مؤصدة يضهئون‬
‫آمنتم‬
Qiraat Ashim Riwayat Hafs (Tahqiq)
‫الُّ سفهاء أَل إَّنهم خطبة الِّنساء أو أكننتم‬
Berbeda dengan definisi yang pertama, pengertian ibdal yang kedua adalah penggantian huruf yang
tak hanya terbatas pada huruf hamzah saja8. Contohnya:
‫ تتلوا‬:’Pada sebagian qiraat, huruf ba’ dibaca ta 2. Kaidah Ibdal/Badal
1Kaidah Ibdal Umum9
a. Alif ditulis wawu karena tafkhim, seperti: ‫ الحياة‬، ‫ الزكاة‬، ‫ الصالة‬selain yang dikecualikan.
b. Alif tertulis ya’ jika:
‫ يا أسفى‬، ‫ يا حسرتى‬، ‫ يتوفاكم‬:Dibalik dari ya’. Contoh )1
َّ
2) Pada kalimat ini: ‫ لدى‬,‫ حَّتى‬,‫ بلى‬,‫ متى‬-‫بمعنى كيف‬- ‫ أَّنى‬,‫ على‬,‫ إلى‬kecuali kalimat
.karena tetap tertulis alif 10‫لدى الباب‬
‫ إذن‬:c. Nun tertulis alif jika nun taukid yang ringan, dan juga pada kalimat
d. Ha’ ta’nits (ta’ marbuthoh) ditulis ta’ maftuhah (ta’ biasa) pada kalimat:
.pada surat Al-Baqarah, Al-A’raf, Hud, Maryam, Ar-Ruum, Az-Zukhruf 1) ‫رحمت‬
,Pada surat Al-Baqarah, Ali Imran, Al-Maidah, Ibrahim, An-Nahl 2) ‫ نعمت‬Luqman, Fathir, At-Thur.
3) ‫لعنة الَّلو‬
.Pada surat Al-Mujadalah 4) ‫معصية‬
‫ بقية الله‬،‫ جنة نعيم‬،‫ قرة عين‬،‫ إن شجرة الزقوم‬:Pada kalimat-kalimat ini )5
‫ امرأة عمران‬yang disandingkan dengan nama suaminya, seperti ‫ امرأة‬Pada kalimat )6
‫امرأة نوح‬،
2- Kaidah Ibdal Khusus Hamzah11
a. Hamzah sukun diganti dengan huruf mad yang sejenis dengan harakat sebelumnya. Imam Abu
‘Amr melakukannya baik ketika hamzah menjadi fa’ fi’il, ‘ain fi’il ataupun lam fi’il.
‫􏰀وامر أ‬12‫ لك‬:Alif jika sebelumnya fathah. Contoh )1
13‫ يومنون‬:Wawu jika didahului dlummah. Contoh )2
-
14‫ جيت‬:Ya’ jika sesudah kasrah. Contoh )3
b. Kecuali jika:
‫􏰀ننسا‬15‫ ا‬:Sukunnya tetap/asli (jazm). Contoh )1
16‫ أرجئو‬:Hamzahnya sebagai bina’. Contoh )2
17‫ تؤوي إليك‬:Meninggalkan hamzah malah memperberat. Contoh )3
18‫ رئيا‬:Khawatir tercampur dengan huruf sesudahnya. Contoh )4
c. Jika hamzahnya hidup (berharakat) maka ulama qiraat sepakat untuk membaca
19‫ يؤده‬:tahqiq. Contoh
D. KESIMPULAN
1. Ibdal adalah Menjadikan suatu huruf (untuk bertempat) di tempat huruf yang lain.
2. Kaidah ibdal ada yang bersifat umum, mencakup bermacam-macam huruf, dan ada yang
bersifat khusus karena hanya mengikat huruf hamzah saja.
DAFTAR PUSTAKA
Al-Qur’an al-Karim
Al-‘Abd, Firyal Zakariya. Tanpa tahun. Al-Mizan fi Ahkam tajwid al-Qur’an. Kairo: Daar al-Imaan. Al-
Dani, Abu Amr Usman bin Sa’id. Tanpa tahun. Al-Muqni’ fi Rasmi Mashahif al-Amshar. Kairo:
Maktabah Al-Kulliyyat Al-Azhariyyah.
Ad-Dusariy, Ibrahim bin Sa’id. 2008. Muhtashar al-Ibarat li Mu’jam Musthalahat al-Qiraat.
Riyadh: Daar al-Hadlarah.
Al-‘Udzriy, Ibnul Qashih Ali bin Utsman. 1954. Siraj al-Qari’ al-Mubtadi. Mesir: Musthafa Al-
Halabi.
Arwani, KH. M. Ulinnuha, dkk. 2010. Thoriqoh Baca Tulis & Menghafal Al-Qur’an: Yanbu’a Jilid
7. Kudus: Bapenu Arwaniyyah.
As-Suyuthi, Abdurrahman bin Abu Bakr. Tanpa tahun. Al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur’an. Kerajaan Arab
Sa’udi.
Az-Zarqaniy, Abdul Adhim. 1995. Manahil al-Irfan fi ‘ulum al-Qur’an. Beirut: Daar al-Kitab al-
Arabiy.
Ismail, Sya’ban Muhammad. Tanpa tahun. Rasm al-Mushaf wa Dlabtuh baina al-Tauqif wa al- Istilahat
al-Hadisah. Tanpa Kota: Daar al-Salam.
Tanpa nama. Tanpa tahun. Ushul Riwayat ad-Duriy ‘an al-Kisa’i. Islamweb Tanpa nama. Tanpa tahun.
Ushul Riwayat Qalun ‘an Nafi’. Islamweb

Anda mungkin juga menyukai