0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
66 tayangan48 halaman

5R sebagai Dasar Manajemen Abnormalitas

Diunggah oleh

roziqinfahrur13
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
66 tayangan48 halaman

5R sebagai Dasar Manajemen Abnormalitas

Diunggah oleh

roziqinfahrur13
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TOYOTA

INDONESIA

5R Management
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

for Member
(5R Sebagai Dasar
Abnormality Management)

Learning Center Division 2020 1


A. 5 R sebagai dasar Abnormality Management TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Apa yang dimaksud Abnormality Management?

Visualisasi kondisi normal/abnormal disetiap tempat dan


melakukan penanggulangan terhadap abnormality
segera

Mengapa kita implementasi Abnormality Management?

Focus pada me-manage / mengendalikan abnormalitiy


yang menyimpang dari standar
1. Mudah dilihat
2. Mempromosikan Kaizen
3. Efisien
B. 5R → Fondasi Abnormality Management untuk Physical Goods TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

3 Moving item Standar Manajemen


(3 Item yg bergerak) (Peraturan dasar)

Physical Good
(Barang Fisik) 5R/FIFO

Abnormality Man
STZD work
Management (Orang)

Information
Hoshin/Target
Management

Abnormality = Gap antara kondisi aktual dan standar 3


C. Apa itu 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

5R → proses perubahan sikap dengan menerapkan penataan &


kebersihan tempat kerja.

IMPLEMENTASI 5R
”CARA UNTUK MENGEMBANGKAN BUDAYA PERUSAHAAN WORLD CLASS”

5S 5C 5R 5P
Seiri Clear-out Ringkas Pemilahan
Seiton Classify Rapi Penataan
Seiso Cleaning Resik Pembersihan
Seiketsu Conformity Rawat Pemantapan
Shitsuke Custom Rajin Pembiasaan

Terdapat 3 pilar untuk mendukung penerapan aktifitas 5R, yaitu :


1. Memahami sistem 5R sebagai pondasi awal program peningkatan produktifitas / beautiful
power plant
2. Menerapkan 5R sebagai suatu sistem komprehensif yang berorientasi pada pola pendekatan
teknis, manajemen, dan mental
3. Melaksanakan proses pengecekan yang konstruktif dan berkesinambungan
D. Tujuan 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

1. Menciptakan lingkungan (tempat kerja) yang nyaman dan lebih baik untuk kelancaran kerja dan mengurangi
kerja yang berat
2. Melatih individu agar dapat mengatur pekerjaannya masing-masing
3. Membentuk kedisiplinan dalam melaksanakan suatu standar
4. Menciptakan “Visual Factory”
5. Menciptakan image positif dari customer view

Visual Factory adalah kombinasi tanda, grafik dan representasi visual lainnya berisi informasi yang
memungkinkan penyebaran data yang cepat dalam proses lean manufacturing. \
Visual Factory berusaha untuk mengurangi waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengkomunikasikan
informasi yang sama secara lisan atau dalam bentuk tertulis.

Contoh beberapa alat Visual Factory : Visual Board


E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

1. R1 = RINGKAS
Ringkas (Seiri) atau R1 adalah kegiatan pemilahan dan pemisahan serta mengelola barang yang
tidak diperlukan sehingga mampu telusur MEMILIH, MEMILAH, MEMBUANG, MENYINGKIRKAN

SINGKIRKAN / BUANG YANG TIDAK DIPERLUKAN

KEUNTUNGAN RINGKAS :
1. Lokasi / tempat kerja dapat dihemat
2. Gerakan yang tidak bermanfaat berkurang
3. Tenaga / biaya perawatan turun
4. Dead stock / Investasi dapat diturunkan
5. Lebih mudah kontrol

INTI AKTIVITAS :
• Singkirkan barang yang tidak terpakai & belum digunakan
• Menjaga lokasi masing-masing agar bebas dari barang yang tidak jelas status & pemakaiannya
• Membatasi jumlah stock (Maximum & Minimum) tiap material / produk
• Ringkas dimulai dari laci, lemari, meja, dll, yang kita punya sendiri
• Disingkirkan bukan berarti dibuang
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

2. R2 = RAPI
Rapi (Seiton) atau R2 adalah kegitan mengatur dan menyusun tata letak barang yang
diperlukan ditempat kerja, sehingga aman dan selalu siap pada saat diperlukan.
LETAKKAN BARANG SESUAI DENGAN TEMPATNYA DAN MUDAH DIAMBIL

KEUNTUNGAN RAPI
1. Menghindari pekerjaan mencari
2. Mudah terlihat bila terjadi penyimpangan
3. Mempercepat / mempermudah pengambilan
4. Mempermudah inventory / kontrol

INTI AKTIVITAS :
• Membuat standarisasi tempat / lokasi dan identifikasi tiap - tiap barang
• Menjaga penempatan barang sesuai dengan standar yang telah dibuat
• Memperbaiki penempatan barang yang sulit diambil
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

3. R3 = RESIK
Resik (Seiso) atau R3 adalah kegiatan membersihkan juga merupakan evaluasi terhadap lingkungan atau
fasilitas kerja agar tetap terawat dan terjaga kebersihannya. MEMBERSIHKAN & MENGHILANGKAN
SUMBER KOTORAN.
MEMBERSIHKAN TEMPAT, ALAT DAN SARANA DARI KOTORAN DAN DEBU

KEUNTUNGAN RESIK
1. Resik / bersih berarti sehat
2. Mesin , alat dan sarana lainnya menjadi awet
3. Mengurangi resiko kecelakaan kerja
4. Tempat kerja menjadi menyenangkan .

INTI AKTIVITAS :
• Bebaskan / bersihkan dari kotoran dan debu ( Alat ,lantai ,mesin ,dll )
• Membersihkan berarti menghilangkan kotoran & debu
• Jangan menunda aktivitas resik , lakukan saat itu juga
• Buat schedule perencanaan resik secara berkala, khusus untuk barang yang tidak bisa dibersihkan diwaktu
proses produksi
• Libatkan semua anggota untuk aktif menjaga kebersihan
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

4. R4 = RAWAT
Rawat (Seiketsu) atau R4 adalah kegiatan memelihara kondisi Ringkas (R1), Rapi (R2), dan Resik (R3)
melalui identifikasi dan pencegahan sumber penyebab masalah.

MERAWAT TEMPAT KERJA AGAR TETAP RINGKAS, RAPI, RESIK

KEUNTUNGAN RAWAT
1. Aktivitas 4R akan semakin ringan
2. Menjaga kondisi tempat kerja, tetap cerah & menyenangkan
3. Mesin , alat dan sarana lainnya selalu bersih
4. Aktivitas dapat maju ke aktivitas berikutnya

INTI AKTIVITAS :
• Membuat standarisasi dan melaksanakan secara konsisten
• Aktif melakukan perbaikan dan mengatasi penyimpangan
• Menjaga yang sudah baik , agar tetap terjaga dan berjalan dengan baik
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

5. R5 = RAJIN
Rajin (Shitsuke) atau R5 adalah kegiatan peningkatan disiplin dan kesadaran terhadap masalah ditempat
kerja secara konsisten dan terus menerus.
DISIPLIN ATAS DASAR KESADARAN DIRI TERHADAP PROSES R1, R2, R3, R4 DAN PERATURAN
PENDUKUNG PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERUSAHAAN.

MEMBENTUK KARYAWAN UNTUK DISIPLIN 5R YANG BAIK SECARA MANDIRI

Evaluasi hasil kerja Apa salah ku Contoh keteladanan

X OK
- Pagi
- Siang
- Sore
- Malam

- Pengendalian pelaksanaan “visual kontrol” di tempat kerja


- Mempertahankan Rawat di tempat kerja
- Pencegahan Kesalahan berulang
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

8. Standardisasi
& Rencana 1. Identifikasi
Kegiatan 4Area Kegiatan
Mandiri

7.
R5 2. Melakukan
R1
Evaluasi
Hasil A Pemilahan

R4
Perbaikan
C
P
6.
Memperbaiki
D 3. Menetapkan
Sumber R3 R2 Pengelolaan &
Penyebab Tata Letak
Barang

5. Melakukan 4. Identifikasi
Pemilahan Sumber
Jenis Penyebab
Penyebab Masalah
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
E. Tahapan dalam 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
F. Peran GL dalam Implementasi 5R TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

1. Membuat budaya 5R mengakar

Apakah ada barang yang tidak dibutuhkan di tempat kerja ?


Bagaimana perubahan 5R area ?
2. Memeriksa kondisi fisik barang

Apakah jumlah part sesuai dan tool yang dibutuhkan sesuai ?


F1. Peran ke-1: Membuat budaya 5R Mengakar TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

5R = Budaya tempat kerja di Toyota


Pekerjaan GL: Membuat budaya 5R
mengakar
Safety level
Level 5R Quality level
di tempat kerja
Human resources level
F1. Peran ke-1: Membuat budaya 5R Mengakar TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Barang yg dibutuhkan, Area yg ditentukan, Jumlah max/min, Diberikan Label

1. 5R = Cleaning (Membersihkan)
2. 5R = 4 Kata (SEIRI;Ringkas, SEITON;Rapi, SEISOU;Resik, SEIKETSU;Rawat)
3. 5R = 4 Kata+Arti masing-masing (Seiri, Seiton, Seiso, dan Seiketsu)
4. 5R = Membuat abnormality physik barang terlihat
Memahami Level
Kata”5R” 5. 5R = 5R adalah alat Kaizen ”Abnormality ⇒ kaizen”

Peraturan Level management Aktivitas anggota


Tempat kerja Level supervisor Bangga pada tempat kerja

5R adalah langkah pertama pengembangan shop dan HRD


Case Study 5R TOYOTA
INDONESIA
Identifikasi abnormality dan memanfaatkan itu
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

sebagai salah satu alat kaizen


Untuk penyimpanan sementara,
informasi berikut harus diindikasikan
Basic Rule 5R =>Barang yg dibutuhkan, 5. Tgl. kadaluarsa
Area yg ditentukan, Jumlah max/min, Posted/Berlabel 6. Penanggung jawab
Melebihi jumlah
maksimum 3. Minimum kebutuhan
Kondisi
xxxxx
4. Dengan berlabel
Abnormal Item yang tidak
Nama part : File300
ditetapkan Part # : 12345-90
Max .4 Min. 1
Di luar area Tujuan : Repair
yang ditentukan

2. Area yang
ditentukan
1. Barang
diperlukan
Case Study 5R TOYOTA
INDONESIA
Identifikasi abnormality dan memanfaatkan itu
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

sebagai salah satu alat kaizen

Produksi dengan sistem konveyor=


Apakah material untuk produksi mengalir mengikuti peraturan FIFO dan JIT ?
Jumlah Pemberian label
Peraturan dasar untuk rak part maksimum Nama Part, Part#
Maks/Min, Rak#

×Melebihi maksimum
Jumlah
○Aliran part
minimum
Part Over Flow

Pemberian label ×Over flow


Nama Part, Part# Jumlah maksimum berubah ×Tidak ada flow
Maks/Min, Rak# sesuai jumlah produksi (Tidak FIFO)
F2. Peran ke 2: Memeriksa physical good & memberikan TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

petunjuk untuk merespon abnormality

Memberikan petunjuk untuk mengamati kondisi 5R area yang menjadi tanggung


jawab anda dan mempersiapkan part, alat-alat dan supply material untuk
keperluan line start.

Pengamatan
Part
habis Mengisi part

Kalau anda mendeteksi


adanya abnormalitas,

Tanggulangi
segera
Memeriksa
Kanban
Mengisi oil
Case Study: Tanpa Label, tak boleh ada storage (Penyimpanan) TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

★ 工 程 内 在 庫 ★ 置 き 場 表 示
In-Process Stock Store
品 名 品 名
Part Name (Mate rial) Part Name (Mate rial)
品 番 品 番
Part Nu mbe r Part Nu mbe r
目 的 目 的
A-10 B-5 C-10 D-3
Pu rpose Pu rpose
数量( 最大・ 最小) 数量( 最大・ 最小) 1
0 A

B C


C
A
10 B 10

Qu an tity (Amou n t) Qu an tity (Amou n t)
3 1 5
管理責任者 管理責任者 DD


E EF
10

Re spon sibility Re spon sibility 3 2 5


G HI I
G H
連絡先 連絡先 3 2 5

Short Short Short

Con tac t with Con tac t with Age


4/21

Age
4/25
L M
Age
4/29

例 工程内バッファー在庫、ライン内仕掛け粗材、店開き完成品在庫、安全在庫 例 置き場を決めて持つ粗材、資材、部品
Example In-process buffer, Raw material in line, Final completion Part ,Safety Inventory Example Raw Material, Operation Material, Parts ,

★ 標 準 手 持 ち 暫 定 置 き 場
Standard In-Process Stock Temporary Store
品 名 品 名
Part Name (Mate rial) Part Name (Mate rial)
品 番 M/C#2 品 番
Part Nu mbe r “5” Part Nu mbe r
目 的 目 的
Pu rpose Pu rpose
数量( 最大・ 最小) 期 間
Qu an tity (Amou n t) Te rm
管理責任者 数量( 最大・ 最小)
Re spon sibility Qu an tity (Amou n t)
QC“1”
連絡先 管理責任者
Con tac t with Re spon sibility
例 標準作業を成立させるための最少手持ち、品質チェック用、標準作業用 連絡先
Example Minimum Stock for STZD Work, For Quality Check, Ror STZD Work Con tac t with 26
Case Study: “Apakah Abnormality Physical goods terlihat?” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

NORMAL atau ABNORMAL?

Bagaimana menilai normal dan


abnormal XX-123 XX-123 XX-123

Tool XX-123 XX-123 XX-123

Storage
Basic Rule M/C No.:SP-1234
RS-123 X

Bagaimana membuat
Abnormality tampak menonjol
Setelah dilihat sekilas

27
Case Study: Bisa tahu jumlah parts setelah melihat sekilas TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Fluktuasi Kanban
Tinggi box Over
Over Max
Tinggi box over
Over Flow

Part Name Part # # of Box


Bolt 6mm 12345-67899 200/box Manajemen Shop Floor di Toyota :
Half
Count ①Abnormality tampak menonjol setelah melihat sekilas
Shelf Add Max/Box Min/Box Box Height
12A 5 Box 1 Box 1 Box ②Sekilas bisa menghitung jumlah physicals dalam unit 1 piece

Berapa banyak parts? Jika tak ada Abnormality 5 Box = 4.5 X 200=90028pieces
Case Study: “Basic Rules untuk kekurangan Part” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standar) Line Name
Operation
Job Title History MGR AM GL Originator
Flow rack Storage Issued Date
Issued Date

②Normal Stock-hijau ③Over Max. Warning-kuning


①Safety Stock-merah Normal jumlah 1 Delivery Kanban Fluctuation
Jumlah Minimum

⑥pasang Part Label


④Box # Label
⑤pasang Part Label

⑦tinggi Box
Part Name Part # # of Box
⑧Part Label Bolt 6mm 12345-67899 200/box Half
Half Count Shelf Add Max/Box Min/Box Box Height Count
12A 4 Box 1 Box 1 Box

Part Name Part # # of Box


⑨Part Label Plate 12345-67899 20/box Actual
Actual Count Shelf Add Max/Box Min/Box Box Height Count
12D 4 Box 1 Box 1 Box

29
Case Study: “Basic Rules untuk kekurangan Part” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standar) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
Safety Inventory Control Issued Date
(Build Ahead / Excess part Issued Date

2007/July Safety Inventory Control Board JK123

Prod/Shift Issued Kanban


O/T Current Inventory
350 20

Inventory H Unit / 1Kanban 0~ Kan Kan Kan Kan Kan


0.5 ban ban ban ban ban
4.0 H 12

Inventory Needed Kanban


Kan
175/12 1.0 ban
175 unit 108 96 84 72
=15

No Use Kanban
2.0
20-15 60 48 36 24 12
45
Keep =5
Current Inventory is 84
30
Case Study: Std. IN-Process Stock & Buffer Stock In Line TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standard) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
STD in-process Stock / Buffer in Line Issued Date
Issued Date

Work Piece & M/C Layout

Buffer M/C#1 M/C#2 M/C#3 M/C#4 M/C#5 Buffer


“8” “3” “5” “3” “5” “2” “8”

QC“1” QC“1” QC“1” QC“1” QC“1”

Full Work No Work


STD in-process stock
STD in-process stock
3+5+3+5+2+1+1+1+1+1=23
3+5+3+5+2+1+1+1+1+1=23 23
39 Buffer stock
Buffer stock
0
8+8=16

Fiscal Inventory dalam 5 min.


31

Apa anda tahu jumlah work piece di line tanpa menghitung aktual? (Fiscal Inventory)
Case Study:“Basic Rules untuk Part Storage” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standard) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
Buffer Stock Issued Date
Issued Date

Repair Area / Buffer Stock

32
Apa anda tahu jumlah work piece di buffer tanpa menghitung aktual? (Fiscal Inventory)
Case Study:“Basic Rules untuk Part Storage” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standard) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
Buffer Stocs Issued Date
Issued Date

Store
Part List
Part A max 10
A-10 B-5 C-10 D-3 Part B max 5
Part C max 10
Part D max 3
1 5 1
0 A 0 C
A 10 B B C 10

3 1 5
DD 0
E E F F
3 10 5 P
A-10 B-5 C-10 D-3
3 2 5
G H I
G H I
3 2 5
Short
Short
Age
Short
Age Age A=10+7=17
4/21

4/25
L M
4/29
B=5+3=8
C=10+5=15
D=3+1=4
33

Apa anda tahu jumlah materials / spare parts di shelf secara sekilas?
Case Study:“Basic Rules untuk Part Storage” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standard) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
Indirect material Stock Issued Date
Issued Date

Glover-30

Tak bisa lihat


dalamnya
中が見えない

Berantakan
Marker-10+10

Marker-10+10

34
Apa anda tahu jumlah Indirect materials di cabinet secara sekilas
(pisahkan yg baru & yg sedang digunakan)
Case Study:“Basic Rules untuk Part Storage” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standard) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
Consumable Tools Stock Issued Date
Issued Date


1 1
Imp Wrench1+1 Imp. Wrench 1
1
1 1

Socket 1+1 Wrench 1



Tq Wrench 1 Magnet base 1



Hammer 1 Radio pliers1

Apa anda tahu jumlah tools di cabinet secara sekilas (hanya 1 Storage)
35
Case Study:“Basic Rules untuk Part Storage” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standard) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
Issued Date
Documents Cabinet Issued Date

Label
ラベル

Apa anda bisa mengambil suatu dokumen & mengembalikannya dengan cepat?
36
Case Study:“Basic Rules untuk Part Storage” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standard) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
Issued Date
Oil Store Issued Date

Oil Store
Jumlah sisa di Oil A Oil B
Oil C Oil D
Drum Oil E

Oil B Oil C Oil D Oil E


DrumOil A

Oli baru
Sedang digunakan

Oil pot

Apakah oil store sesuai 5R (pemisahan kaleng oli baru & yg sedang digunakan)?

37
Case Study:“Basic Rules untuk Part Storage” TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Tools,Parts,Jigs harus diletakkan di posisi yg ditentukan 1 demi 1 untuk STZD work

Posisi obeng utk


STZD Work

P1 P2

Jika obeng ditaruh di tray,


posisi start.
Kerja akan berubah setiap kali

38
Case Study: Flow production material sesuai FIFO & JIT rules TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Shop
Basic Rule (Standard) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
Floor Storage (FIFO) Issued Date
Issued Date

Floor Stock Semua physicals ber-label


Part name Part Sub Assy
Part # 12345-67890
Supply Max. 8 Min. 1 Box
pakai
Start end Purpose Safety Inventory

1Lot Supply Wall side Stocking (Top View)

Sedang
dipakai A-1
A-1 B C D

A-2
A-2 B C D

pakai Supply A-3


A-4 B C D

A-4 A-3
Baru / spare lot

Wall side stocking harus 1 baris


39
6. 5R di Break Area (Area Istirahat) TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Mengapa 5R di break area adalah yg terpenting?。


Shop
Basic Rule (Standard) Line Name
Operation
History MGR AM GL Originator
Issued Date
Break Area Issued Date

Apa tujuan break area?

1. Berbagi informasi
2. Membuat konsensus

3. Break area adalah dojo HRD ⇒ base camp penanaman budaya 5R


40
Case Study: 5R di break area atau board TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia


attendance Label


attendance
Target

この休憩所の5R問題は Berapa banyak “masalah 5R” yg anda lihat?

③ ④
41
Case Study: 5R di break area atau board TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia


attendance Label


attendance
Target

この休憩所の5R問題は Berapa banyak “masalah 5R” yg anda lihat?

③ ④
42
Cara Assessment 5 R : Zona Pejalan Kaki TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Area yang Buruk Normal Baik Sangat Baik


Poin Sangat Buruk (Level 1)
dicek (Level 2) (Level 3-Bronze) (Level 4-Silver) (Level 5-Gold)
Jalur pejalan Ringkas Tidak ada garis pembatas, Garis terhapus, barang Ada garis tetapi ada Garis yang lama sudah Mudah berjalan, di atas
kaki barang diletakkan tidak dilantai. sebagian sisa garis yg benar-benar tidak ada. jalur jalan tidak ada
beraturan lama. Tidak ada kotoran. apapun yang
menghalangi.

Rapi Jalur alat angkut dan jalur Jalur simpang siur karena Jalur alat angkut dan jalur Ada tanda untuk berhenti Ada indikasi petunjuk
jalan orang saling ada part dll yg diletakkan jalan orang sudah sebentar, menunjuk kiri arah, sehingga tidak
berpotongan. secara sementara. dipisahkan sesuai kanan, gambar kaki saat bingung / tidak ragu.
standar. menyebrang, dll.

Resik Jalur pejalan kaki kotor oleh Ada sampah atau kotoran, Tidak ada kotoran, garis Garis tidak kotor ( bersih) Jalur pejalan kaki,
part, sampah/kotoran, oli, garis ada yang terhapus. tidak ada yang terhapus / lantai, dan garis selalu
pasir, dll. terkelupas. bersih.

Tempat cuci Ringkas Ada kain lap, sarung Digunakan untuk mencuci Tidak tersimpan barang Disediakan peralatan Eye washer dan alat
tangan tangan, dll tergeletak. part yang terkena oli. yang tidak diperlukan. seperti sikat, spon, dll. kumur dikontrol.

Rapi Tidak ada alat pembersih, Ada kain lap pengganti Ada kain lap dll, dan Penanggung jawab untuk Disiapkan alat pencair
tidak ada aktivitas seperti kain wex, dll. bersih. mengontrol sudah parafin, dll.
membersihkan. ditentukan.

Resik Sink (basin) kotor oleh air Lantai sekitar sink kotor Tidak ada kebocoran dari Menjaga kondisi Eye washer dan alat
liur, riak, dan oli. oleh air. kran, dan kondisinya kebersihan, termasuk alat kumur selalu terjaga
terjaga dengan baik. pemanas air. bersih.

43
Cara Assessment 5 R : Line Produksi TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Area yang Buruk Normal Baik Sangat Baik


Poin Sangat Buruk (Level 1)
dicek (Level 2) (Level 3-Bronze) (Level 4-Silver) (Level 5-Gold)
Ringkas Tergeletak barang pribadi Ada barang yang tidak Hanya menyimpan Tempat penyimpanan Ditempatkan dengan
dan barang yang tidak diperlukan. barang yang diperlukan. sudah jelas dan rapih, bersih di
diperlukan. diletakkan dengan rapih. tempat yang telah
ditentukan.
Rapi Barang terletak Barang yang diperlukan Tidak ada barang yang Barang yang diperlukan Ada label / indikasi,
Area kerja berserakan. dan barang yang tidak tidak diperlukan, masih diletakkan dengan rapih. dan rapih.
diperlukan disimpan agar berantakan.
secara terpisah.
Resik Kotor oleh oli, sampah, Tidak ada sampah tetapi Ada schedule cleaning ( Schedule pembersihan Lantai selalu bersih.
pasir, dll. masih agak kotor. pembersihan ), masih dilakukan sesuai rencana,
agak kotor. dan tidak ada yang kotor.
Ringkas Peralatan tambahan Kain lap dan baut Ada pengajuan ijin Cover yang sudah dilepas Rapih, bersih, dan
seperti cover dll terlepas berserakan. untuk melepas cover. ditempatkan dengan mematuhi batas
dan tergeletak. rapih dan bersih. waktu yang telah
ditentukan.
Peralatan Rapi Kabel wiring, air hose ( Ada wiring dan piping Wiring masih terikat Wiring dikumpulkan / Wiring dimasukkan di
produksi selang udara ) tergeletak sementara. sementara. disatukan dengan rapih. ducting / box.
di lantai.
Resik Kotor karena kebocoran Ada kotoran karena Masih ada sedikit kotor Selalu dilakukan Selalu terjaga
coolant dan kebocoran kiriko dan oli. karena oli, tetapi ada pembersihan, dan kebersihannya.
oli. bekas dibersihkan. kondisinya bersih.

44
Cara Assessment 5 R : Line Produksi (Lanjutan) TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Area yang Buruk Normal Baik Sangat Baik


Poin Sangat Buruk (Level 1)
dicek (Level 2) (Level 3-Bronze) (Level 4-Silver) (Level 5-Gold)
Ringkas Tergeletak barang pribadi Barang yang tidak diperlukan Tidak menyimpan barang Barang diletakkan dengan Di atas meja kerja tidak
dan barang yang tidak dan barang pribadi diletakkan yang tidak diperlukan. dijelaskan tujuan ada apa-apa.
diperlukan. berjajar. pemakaiannya.
Meja Peralatan Rapi Barang terletak Barang yang sudah dipakai Tidak ada barang yang tidak Ditempatkan dengan rapih Ada indikasi / penanda,
Produksi berserakan. tidak dirapihkan. diperlukan, tetapi masih dan bersih. dan ditempel dengan
agak kotor. rapih.
Resik Kotor oleh oli, sampah, Ada barang pribadi seperti Tidak ada barang pribadi, Dibersihkan dan bersih. Selalu terjaga
pasir, dll. kue, dll. tetapi masih agak kotor. kebersihannya.
Ringkas Tergeletak barang pribadi Ada barang yang rusak, barang Tidak ada barang yang tidak Barang yang diperlukan Address penempatan
dan barang yang tidak yang tidak bisa dipakai, dan diperlukan. ditempatkan dengan rapih barang jelas dan pasti.
diperlukan. barang yang tidak diperlukan. dan bersih.
Penempatan Rapi Tidak jelas apa dan Ada tempat penyimpanan Lokasi penyimpanan sudah Ada list untuk mencegah Tools yang tepat dapat
master jig &
tersimpan di mana. tetapi peletakannya tidak jelas terindikasi. hilang. segera digunakan kapan
tool
teratur. saja.
Resik Ada karat, kotor, dll. Ada kotoran, oli. Tidak ada sampah dan Terawat dan bersih. Berada dalam kondisi
kotoran. yang dapat digunakan
kapan saja.
Ringkas Ada dokumen lama dan Ada dokumen yang miring dan Hanya terpasang dokumen Terpasang dengan lurus dan Selalu terjaga dan
dokumen yang kotor. sobek. yang diperlukan. rapih. terkontrol dalam kondisi
yang baik.
Rapi Tergeletak dalam kondisi Dokumen yang sudah tidak Beberapa jenis dokumen Dipasang di tempat yang Mematuhi batas waktu
Notifikasi di
dalam line bertumpuk dan sulit valid masih terpasang. tercampur dan terpasang. telah ditentukan. pemasangannya.
dilihat.
Resik Area penempelan tidak Billboard dan dinding kotor. Ada sedikit kotor, tetapi PIC ditentukan dengan jelas, Selalu terjaga kebersihan
ditentukan. dibersihkan. dan selalu mengontrol. dan keindahannya.
45
Cara Assessment 5 R : Zona Break Area (Oasis) TOYOTA
INDONESIA
Area yang Buruk Normal Baik Sangat Baik
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Poin Sangat Buruk (Level 1)


dicek (Level 2) (Level 3-Bronze) (Level 4-Silver) (Level 5-Gold)
Ringkas Tergeletak barang Terdapat pakaian kerja Barang pribadi, snack Information board, kursi, Sama sekali tidak ada
pribadi dan barang yang kotor, sarung tangan, tersimpan dengan rapih meja tersusun dengan barang yang tidak
yang tidak diperlukan. dll. dan teratur. rapih. diperlukan.
Tempat Rapi Tools, kue, dll diletakan Ada koran, majalah, dll
istirahat Disediakan kotak untuk Barang perusahaan dan Tidak ada peletakan
dalam waktu yang diletakkan secara
menaruh barang pribadi. barang pribadi terpisah, sementara.
(Oasis) lama. sementara.
Resik Kaca, lemari, dan dinding Ada pengaturan piket Pelaksanaan bersih-bersih
Lantai kotor karena oli. Meja kotor karena kopi, dll.
agak kotor. untuk bersih-bersih. terlaksana dengan baik.
Ringkas Tergeletak barang Tidak ada penempatan Menempatkan hanya
Billboard dan materi yang Tidak ada barang yang
pribadi dan barang sementara seperti sarung barang yang diperlukan
dikontrol tidak dipisahkan. tidak diperlukan.
yang tidak diperlukan. tangan, dll. dengan rapih.
Sekitar meja Rapi Dokumen tersimpan
Dokumen bertumpuk Dokumen tersimpan Ada title untuk dokumen Dokumen bisa langsung
GL dengan rapih di atas
tidak teratur. secara terpisah & terpilah. dan file. diambil tanpa mencari-cari.
meja.
Resik Topi dan meja GL kotor Pesawat telepon dan PC Ada sedikit kotor, tetapi Dibersihkan secara Sekitar meja FM bersih
oleh oli. kotor. terlihat bekas dibersihkan. berkala (rutin). dan rapih.
Ringkas Dokumen dan barang- Ada barang selain dokumen Di lemari ada dokumen Tidak ada dokumen yang Tidak meletakkan dokumen
barang tergeletak tidak yg diletakkan secara yang tidak jelas apakah tidak diperlukan. yang tidak diperlukan,
teratur. sementara. diperlukan atau tidak kapanpun juga.
Rak Rapi Tidak jelas ada barang Title / judul hanya tertulis di Ada title dan label di Dokumen ditempatkan Jika ada dokumen yang
penyimpana apa dan tersimpan dokumen saja. dokumen dan lemari. dengan diklasifikasikan per hilang, langsung bisa
n dokumen dimana. genre. terlihat.
Resik File cabinet kotor oleh File cabinet kotor oleh Dibersihkan oleh orang Ada giliran membersihkan Lemari, kabinet selalu
oli, kotoran dan debu. kotoran dan debu. yang melihat / mengetahui. lemari, & dilakukan dengan terlihat bersih dan rapih.
bersih.
46
Cara Assessment Level Rajin TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Sangat Buruk Buruk Normal Baik Sangat Baik


Poin
(Level 1) (Level 2) (Level 3-Bronze) (Level 4-Silver) (Level 5-Gold)
Member Sama sekali tidak Tidak tahu secara Member memahami 5R Diterapkan dengan baik Diantara member saling
tahu mengenai 5R. mendalam mengenai arti berdasarkan kartu agar siapa saja member memberikan improvement
5R. pemahaman safety untuk yang ditanya dapat yang sesuai mengenai hal-
pekerjaan umum. menjawab dengan tepat hal yang masih kurang
mengenai arti 5R. tentang 5R.

Pimpinan Atasan / penanggung Hanya memberi instruksi Ada planning untuk 5R dilakukan secara Kesadaran member
Kerja jawab tidak peduli secara lisan untuk melakukan 5R secara pasti dan terencana, mengenai 5R sudah tinggi,
dengan 5R. melakukan 5R. kapan, siapa, apa dan sesuai dengan mapping, meskipun tidak
bagaimana, serta ada giliran, dll, diperintahkan, mampu
sistem nya. serta ada petunjuk. menjaga 5R dan bisa
membimbing.

47
TOYOTA
INDONESIA
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

TERIMAKASIH

48

Anda mungkin juga menyukai