0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan7 halaman

Jurnal Pendidikan: Analisis dan Temuan

Tugas 4

Diunggah oleh

putrialfina51
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan7 halaman

Jurnal Pendidikan: Analisis dan Temuan

Tugas 4

Diunggah oleh

putrialfina51
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS 3

Mata Kuliah : Metode Penelitian (IDIK4007)


Dosen Pengampu : Dr. Sri Wuryastuti [Link]

Disusun Oleh
Nama : Putri Alfina Damayanti
NIM : 860058331

UNIVERSITAS TERBUKA
2024
1. Dalam jurnal pendidikan yang berjudul “Menumbuhkan Kesadaran dan
Keterlibatan Sosial Mahasiswa: Best Practice Dalam Perkuliahan Mata
Kuliah Filantropi Pendidikan” yang dibuat oleh Novi Andriani, Heru
Sulistya, Sedya Santosa, Adrian

Jurnal pendidikan yang berjudul “Menumbuhkan Kesadaran dan


Keterlibatan Sosial Mahasiswa: Best Practice Dalam Perkuliahan Mata
Kuliah Filantropi Pendidikan” ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa menumbuhkan
keterlibatan sosial mahasiswa melalui model pembelajaran filantropi
pendidikan sangat berpengaruh terhadap perilaku sosial mahasiswa. Hal ini
dikarenakan dengan adanya mata kuliah filantropi pendidikan dengan metode
mini research mahasiswa lebih mengetahui tentang keadaan sosial
masyarakat. Dibuktikan dengan hasil penelitian mahasiswa di NU Care-
Lazis NU DIY bahwa masyarakat masih membutuhkan bantuan dana. Selain
itu mahasiswa prodi MPI juga ikut andil dalam menyalurkan bantuan dana
baik berupa uang, pakaian dan lain-lain. Akan tetapi dalam pengumpulan
hasil laporan mini researchmasih belum tepat waktu

2. Dalam jurnal pendidikan yang berjudul “Analisis Faktor-Faktor Kesiapan


Kerja di Bidang Kuliner pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan” yang
dibuat oleh Nadia Melinia Anggreani dan Siti Mariah mahasiswa Universitas
Sarjanawiyata Tamansiswa
Jurnal pendidikan yang berjudul “Analisis Faktor-Faktor Kesiapan
Kerja di Bidang Kuliner pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan”
merupakan penelitian kuantitatif.
Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa faktor internal
kategori cukup dengan frekuensi relatif 66,67%. Kategori cukup
dikarenakan siswa memiliki minat, sikap, motivasi, dan kepribadian yang
cukup baik dalam menumbuhkan kesiapan kerja di bidang kuliner.
Sedangkan Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa faktor
eksternal dalam kategori cukup dengan frekuensi relatif 52,38%. Kategori
cukup dikarenakan siswa cukup mendapat dukungan dari keluarga,
teman sebaya, dan juga masyarakat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
faktor-faktor kesiapan kerja di bidang kuliner pada siswa kelas XI Sekolah
Menengah Kejuruan Negeri 4 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021 dalam
kategori cukup

3. Dalam jurnal pendidikan yang berjudul “Pengembangan Model Kurikulum


Sekolah Inklusi Berdasarkan Kebutuhan Perseorangan Anak didik” yang
dibuat oleh Melda Fajra, Nizwardi Jalinus, Jalius Jama dan Oskah Dakhi
Jurnal pendidikan yang berjudul “Pengembangan Model Kurikulum
Sekolah Inklusi Berdasarkan Kebutuhan Perseorangan Anak didik”
menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya guru dan kepala
sekolah menilai model kurikulum yang dikembangkan sudah relevan dan
dapat diterapkan, karena memuat kompetensi dasar yang sesuai dengan
tingkat kemampuan siswa-siswa berkebutuhan khusus, bagi ABK ringan
yang mempunyai kendala minimal dalam belajar, kompetensi dasar menyusut
21,1%. Sedangkan ABK dengan tingkat kesulitan sedang, kompetensi dasar
dalam kurikuum menyusut 37,3%, dan kelompok siswa ini membutuhkan
dukungan orang lain yang lebih maksimal. Adapun buku pedoman yang
dikembangkan secara umum dinilai mudah dipahami, dan dari segi fomat
penulisan dan wujud sudah memadai. Dengan demikian dapat dijadikan
sebagai alternatif kurikulum untuk digunakan oleh kalangan yang lebihluas.
4. Dalam jurnal pendidikan yang berjudul “Pengaruh Model Reciprocal
Teaching Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Substansi Materi
Genetik Di Sman 2 Luwu Utara Sulawesi Selatan” yang dibuat oleh Tanti
Rianti, Irmawanty dan Nurul Fadhilah mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Makassar

Jurnal pendidikan yang berjudul “Pengaruh Model Reciprocal


Teaching Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Substansi Materi
Genetik Di Sman 2 Luwu Utara Sulawesi Selatan” menggunakan metode
penelitian kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen (quasi eksperimental
research).
Pada hasil uji deskriptif diperoleh hasil pada kelas eksperimen dengan
perlakuan model reciprocal teaching, memiliki rata-rata hasil belajar pretest
sebesar 50,36 dan posttest 74,29. Pada kelas kontrol dengan perlakuan model
konvensional diperoleh hasil pretest sebesar 49,11 dan posttest 67,71.
Berdasarkan rata-rata hasil belajar tersebut terlihat bahwa peningkatan hasil
belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hal ini
membuktikan bahwa pengimplementasian model pembelajaran reciprocal
teaching mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
Berdasarkan data hasil ketuntasan belajar siswa setelah diberikan tes
pada konsep substansi materi genetik, diperoleh data bahwa pada kelas
eksperimen sebanyak 57% siswa termasuk dalam kategori tuntas dan
43% lainnya tidak tuntas, sedangkan pada kelas kontrol sebanyak 32%
siswa termasuk kategori tuntas dan 68% lainnya tidak tidak tuntas. Hal
ini memberi gambaran bahwa jumlah siswa dengan ketuntasan belajar
pada kelas eksperimen memiliki persentase yang lebih tinggi dari kelas
kontrol. Ketuntasan belajar siswa pada kelas eksperimen yang lebih
tinggi dari kelas kontrol disebabkan karena reciprocal teachingmenuntut
siswa agar mampu belajar mandiri serta memiliki kemampuan dalam
menyelesaikan masalah, sehingga dapat mengasah kemampuan berpikir
siswa.
Sehingga dapat disimpulkan berdasarkan hasil analisis data yang
telah dilakukan bahwa penerapan model pembelajaran reciprocal teaching
berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada konsep substansi materi
genetik pada siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 2 Luwu Utara.

Anda mungkin juga menyukai