0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan123 halaman

Panduan Pemakaian Pertama Sepeda Motor

Diunggah oleh

Fujiwara Takumi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan123 halaman

Panduan Pemakaian Pertama Sepeda Motor

Diunggah oleh

Fujiwara Takumi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PETUNJUK PENTING Ketahanan dan kemampuan sepeda motor

tergantung pada cara perawatan dan


pemakaian yang benar selama periode
PEMAKAIAN PERTAMA SEPEDA MOTOR pemakaian pertama. Hal ini penting untuk
Pemakaian hingga 1.600 km pertama diperhatikan agar terhindar dari pemakaian
merupakan periode pemakaian yang pent- yang melebihi batas, dan dapat mengakibat-
ing dan menentukan daya tahan sepeda kan panas berlebihan pada mesin, sehingga
motor Anda. Pemakaian pertama yang tepat komponen cepat rusak.
hingga pada kilometer tersebut akan meng-
hasilkan daya tahan maksimum dan Bacalah keterangan perihal cara
kemampuan yang tinggi bagi sepeda motor PEMAKAIAN PERTAMA yang benar.
terbaru Anda. Suku cadang SUZUKI dibuat
dari bahan / material yang berkualitas tinggi
dan suku cadang mesin diciptakan sebaik-
baiknya sehingga satu sama lain bersesua-
ian. Pemakaian pertama yang tepat
menyebabkan permukaan komponen mesin
yang bergesekan dan berhubungan dengan
baik satu sama lain dengan lancar.
V PERINGATAN/V PERHATIAN/
HIMBAUAN/CATATAN HIMBAUAN
Baca dan ikuti semua petunjuk pada buku
Menunjukkan potensi bahaya yang dapat
ini dengan seksama, terutama jika ditemu-
mengakibatkan kerusakan sepeda motor,
kan simbol V dan kata-kata PERINGATAN,
keseluruhan atau sebagian.
PERHATIAN, HIMBAUAN dan CATATAN
dengan maksud agar Anda memberikan CATATAN: Menunjukkan informasi khusus
perhatian yang serius pada keterangan atau petunjuk pembersihan untuk memu-
yang ditekankan tersebut: dahkan ketika melakukan perawatan.

V PERINGATAN
Menunjukkan potensi bahaya yang dapat
mengakibatkan kematian atau cedera serius.

V PERHATIAN
Menunjukkan potensi bahaya yang dapat
mengakibatkan cedera kecil atau sedang.
HAK ANDA SEBAGAI PEMILIK
KENDARAAN BARU
• Buku Petunjuk ini adalah hak Anda dan meru-
pakan buku yang sangat berharga saat
sepeda motor SUZUKI ini Anda terima dari
Dealer / Sub Dealer.
• Periksa kelengkapan kupon servis gratis
dalam Buku Servis.
• Pergunakanlah pemeriksaan / servis gratis
dengan menunjukkan lembar kupon servis
gratis ke Bengkel Resmi Suzuki.
• Pergunakanlah kesempatan ini sesuai dengan
jarak tempuh atau waktu, mana yang dicapai
lebih dulu.
• Saat penyerahan sepeda motor SUZUKI ini
Anda diharuskan menandatangani Kartu
Tanda Penyerahan No. : ................ yang telah
diisi oleh Dealer dan diteruskan ke: PT.
SUZUKI INDOMOBIL MOTOR, Jl. P. Dipone-
goro Km 38,2, Tambun - BEKASI 17510,
Telp.(62-21)8807407,8807447 (HUNTNG),
Fax. (62-21) 8807403
E-mail : customerrelation@[Link].
• Hak jaminan / garansi untuk kendaraan baru
Anda.
PENDAHULUAN Karena adanya perbaikan atau perubahan,
mungkin ada beberapa perbedaan antara
Mengendarai sepeda motor memang sung- buku ini dengan sepeda motor Anda. Suzuki
guh menyenangkan dan merupakan olah- berhak melakukan perubahan setiap saat
raga yang menarik. Mengendarai sepeda tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
motor juga memerlukan perhatian khusus
untuk mencegah hal-hal yang dapat mem-
bahayakan pengendara dan penumpang-
nya. Anda harus membaca informasi pada
Buku Petunjuk sebelum sepeda motor Anda
kendarai.
Pedoman perawatan dan pemeliharaan
sepeda motor terdapat pada Buku Petunjuk
ini. Dengan mengikuti petunjuk pada buku
ini Anda akan terbebas dari masalah keru-
sakan pada sepeda motor Anda untuk
waktu yang lama. Bengkel resmi Suzuki
mempunyai mekanik yang berpengalaman
yang sudah dilatih dan siap memperbaiki © HAK CIPTA - PT. SUZUKI INDOMOBIL
MOTOR 2014
sepeda motor Anda dengan pelayanan ter-
baik dan peralatan yang lengkap.
Semua informasi, gambar dan spesifikasi
yang terdapat dalam buku ini berdasarkan
informasi data terbaru pada saat diterbitkan.
DAFTAR ISI
INFORMASI UNTUK KONSUMEN 1
FUNGSI KONTROL 2
BAHAN BAKAR DAN OLI MESIN YANG DIANJURKAN 3
PEMAKAIAN AWAL DAN PEMERIKSAAN SEBELUM BERKENDARA 4
TIPS BERKENDARA 5
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN 6
PERBAIKAN MASALAH 7
PROSEDUR PENYIMPANAN DAN CARA MENCUCI SEPEDA MOTOR 8
SPESIFIKASI
INFORMASI UNTUK KONSUMEN
1
PENGGUNAAN AKSESORIS DAN BEBAN SEPEDA MOTOR ................................................................ 1-2
PETUNJUK PEMBEBANAN ...................................................................................................................... 1-4
INFORMASI TENTANG KESELAMATAN PENGENDARA ....................................................................... 1-5
LABEL ......................................................................................................................................................... 1-6
MODIFIKASI ............................................................................................................................................... 1-7
LOKASI NOMOR SERI ............................................................................................................................... 1-8

1-1
INFORMASI UNTUK
KONSUMEN V PERINGATAN
Kesalahan pemasangan aksesoris atau
PENGGUNAAN AKSESORIS DAN BEBAN modifikasi pada sepeda motor akan
SEPEDA MOTOR mempengaruhi pengendaraan yang
PENGGUNAAN AKSESORIS dapat menyebabkan kecelakaan.
Penambahan aksesoris yang tidak sesuai Jangan menggunakan aksesoris yang
dapat menyebabkan kondisi pengendaraan tidak tepat, dan pastikan dipasang den-
yang tidak aman. Suzuki tidak mungkin gan tepat. Semua part dan aksesoris
melakukan pengetesan pada semua yang dipasang pada sepeda motor
aksesoris berikut kombinasinya yang ada di harus menggunakan aksesoris asli
pasaran. Namun, dealer Anda dapat mem- Suzuki atau yang setara. Pasang dan
bantu Anda memilih aksesoris yang berkual- gunakan sesuai petunjuknya. Bila ada
itas dan memasangnya dengan benar. masalah konsultasikan ke Dealer Suzuki
Perhatikan dengan baik ketika memilih dan terdekat.
memasang aksesoris pada sepeda motor
Anda.

1-2
PETUNJUK PEMASANGAN AKSESORIS • Aksesoris yang dipasang pada kemudi
• Pemasangan aksesoris yang mem- atau daerah garpu depan dapat menim-
pengaruhi aerodinamik seperti, barang bulkan masalah kestabilan pengen-
bawaan, penahan angin, sandaran daraan. Kelebihan berat akan
punggung, kantong sadel dan bagasi menyebabkan sepeda motor kurang
dipasang serendah dan sedekat mung- responsif terhadap kontrol kemudi.
kin dengan titik berat dan tidak mengha- Beban dapat juga menyebabkan ayunan
langi pandangan. Periksa braket, pada ujung depan dan menyebabkan
dudukan dan pengikat lainnya terpasang tidak stabil. Aksesoris yang ditambahkan
dengan kuat. pada kemudi atau garpu depan harus
• Periksa jarak dengan permukaan jalan seringan dan seminimum mungkin.
dan sudut sikunya. Pastikan aksesoris • Pilih aksesoris yang tidak menghalangi
tidak mengganggu kerja suspensi, gerak bebas pengendara.
kemudi atau alat kendali yang lainnya. • Pilih aksesoris kelistrikan yang lebih
kecil dari kapasitas sistem kelistrikan
sepeda motor. Pembebanan yang ber-
lebihan dapat menyebabkan gangguan
pada kabel-kabel dan menimbulkan
bahaya.
• Jangan menarik trailer atau sespan.
Sepeda motor ini tidak dirancang untuk
menarik trailer atau sespan.

1-3
PETUNJUK PEMBEBANAN • Pembebanan yang tidak sesuai dapat
Sepeda motor ini terutama diperuntukkan mengurangi kemampuan Anda untuk
untuk membawa barang-barang kecil ketika menyeimbangkan kemudi. Anda harus
tidak sedang membawa penumpang. Ikuti mengurangi kecepatan berkendaraan
petunjuk berikut jika membawa penumpang kurang dari 130 km/jam, ketika mem-
atau barang: bawa muatan atau ada aksesoris tamba-
han.
• Beban sepeda motor kiri dan kanan
diseimbangkan dan diikat dengan kuat
dan aman.
• Berat barang bawaan harus pada posisi
rendah sedekat mungkin ke titik berat
sepeda motor.
• Jangan mengikat barang besar atau
berat pada kemudi, garpu depan atau
spakbor belakang.
• Periksa tekanan ban depan dan bela-
kang sudah tepat untuk kondisi beban.
Lihat hal.6-41

1-4
INFORMASI TENTANG KESELAMATAN PERLENGKAPAN PENGENDARA
PENGENDARA Mengendarai dengan memakai pakaian
Mengendarai sepeda motor memang sung- yang banyak variasi dapat mengganggu
guh menyenangkan dan merupakan suatu kenyamanan berkendara, bahkan mungkin
jenis olahraga yang menarik. Mengendarai tidak aman. Pakailah perlengkapan yang
sepeda motor juga memerlukan perhatian ringkas sehingga Anda dapat dengan
khusus untuk pencegahan hal-hal yang mudah dan bebas mengendarai.
dapat membahayakan pengendara dan PEMERIKSAAN SEBELUM
penumpangnya. Tindakan pencegahannya BERKENDARA
adalah: Perhatikan petunjuk dalam “PEMERIKSAAN
PAKAILAH HELM WAKTU MENGEMUDI SEBELUM BERKENDARA” dari buku ini.
Perlengkapan utama suatu pengendaraan Jangan lupa mengadakan pemeriksaan
yang aman adalah HELM. secara keseluruhan, khususnya yang
Luka yang paling berbahaya pada suatu menyangkut keselamatan pengendara dan
kecelakaan kendaraan bermotor adalah penumpangnya.
luka dikepala.
Pakailah helm SUZUKI, atau helm dengan
standar SNI, dan alat pelindung mata.

1-5
PAHAMILAH SEPEDA MOTOR ANDA BERKENDARA DENGAN AMAN
Ketrampilan dan pengetahuan adalah dasar Kecelakaan sepeda motor umumnya sering
bagi keselamatan Anda. Belajarlah di tem- terjadi saat kendaraan lain / mobil berada
pat yang bukan jalan umum, Pahamilah didepan pengendara sepeda motor saat
mesin yang Anda kendarai sampai Anda berputar. Jaga sikap berkendara dengan
mahir. Dengan praktek demikian Anda men- aman. Pengendara sepeda motor yang
jadi sempurna. bijaksana mempunyai strategi supaya dapat
KETAHUILAH BATAS-BATAS terlihat oleh pengendara lain, meskipun
KEMAMPUAN ANDA disiang hari. Gunakan pakaian yang terang.
Kendarailah dalam batas-batas ketrampilan Nyalakan lampu utama dan lampu kecil
/ kemampuan yang Anda miliki. Sadari dan setiap saat, bahkan di hari yang cerah untuk
menjaga batas-batas ini akan berguna bagi menarik perhatian pengendara lain. Jangan
Anda agar terhindar dari kecelakaan. mendahului pengendara lain di tempat
gelap.
TINGKATKAN PENGAMANAN DAN
KEWASPADAAN PADA WAKTU HUJAN LABEL
Jalan yang basah sangat berbahaya, diperlu- Baca dan ikuti semua label yang menempel
kan perhatian khusus, ingatlah bahwa jarak pada sepeda motor. Pastikan Anda
pengereman yang efektif adalah dua kali lipat mengerti dan memahami semua label. Jan-
dari biasanya. Hindarilah jalan diatas cat batas gan melepas semua label dari sepeda
jalur jalan, lubang atau kubangan dan rel
kereta api. motor.
Bilamana merasa ragu terhadap kondisi jalan,
kurangi kecepatan!

1-6
MODIFIKASI
Modifikasi pada sepeda motor, atau meng-
ganti perlengkapan asli, dapat membuat
sepeda motor tidak aman atau ilegal untuk
dikendarai. Patuhi semua peraturan berken-
dara yang ada di wilayah Anda.

1-7
LOKASI NOMOR SERI
Nomor rangka atau nomor mesin diperguna-
kan untuk pendaftaran sepeda motor, dan
juga dapat dipergunakan untuk pemesanan
suku cadang atau keperluan informasi
khusus servis.

Nomor rangka 1 tercetak pada plat pegan-


gan belakang. Nomor seri mesin 2 tercetak
pada crankcase.
Tulislah nomor seri sepeda motor Anda
disini untuk arsip Anda.

Nomor Rangka:

Nomor Mesin:

1-8
FUNGSI KONTROL

LOKASI BAGIAN-BAGIAN ........................................................................................................................ 2-2 2


KUNCI ......................................................................................................................................................... 2-5
SWITCH KUNCI KONTAK .......................................................................................................................... 2-5
PANEL INSTRUMEN .................................................................................................................................. 2-7
KEMUDI KIRI ............................................................................................................................................ 2-10
KEMUDI KANAN ...................................................................................................................................... 2-12
TUTUP TANGKI BAHAN BAKAR ............................................................................................................ 2-13
TUAS KICK STARTER ............................................................................................................................. 2-14
TUAS PEMINDAH GIGI ............................................................................................................................ 2-15
TUAS REM BELAKANG .......................................................................................................................... 2-16
KUNCI TEMPAT DUDUK DAN GANTUNGAN HELM ............................................................................. 2-17
KOTAK BAGASI ....................................................................................................................................... 2-18
PENYANGGA / STANDAR ....................................................................................................................... 2-19

2-1
FUNGSI KONTROL
LOKASI BAGIAN-BAGIAN

1 Switch kemudi kiri


2 Panel Instrumen
3 Tempat penampungan rem depan
4 Switch starter listrik
5 Tuas gas
6 Tuas rem depan
7 Kunci kontak

2-2
FJ115LB FJ115LE

8 Saringan udara D Tuas pemindah gigi


9 Gantungan helm E Saringan oli mesin
0 Battery, peralatan (tool) dan sekring F Standar samping
A Pijakan kaki penumpang G Standar tengah
B Tutup tangki bahan bakar
C Kunci tempat duduk
2-3
FJ115LB FJ115LE

H Tuas kick starter K Tutup lubang pembuangan oli mesin


I Tutup pengisian oli mesin L Tuas rem belakang
J Sekrup udara M Busi

2-4
KUNCI SWITCH KUNCI KONTAK

ON
FF

O
PUSH
LOC

N
IO
IT

K
IG N

Sepedamotor ini dilengkapi dengan sepa-


sang kunci kontak. Simpan kunci cadangan
di tempat yang aman.
Nomor kunci tercetak pada plat yang
menyertai kunci. Nomor ini berguna bila
mengganti kunci. Untuk bahan rujukan dike-
mudian hari, tuliskan nomor kunci pada
kotak di bawah ini.

Nomor kunci:

2-5
Switch kunci kontak mempunyai 3 posisi:
POSISI “OFF” V PERINGATAN
Semua hubungan kelistrikan terputus.
Jangan memutar kunci kontak ke posisi
Mesin tidak dapat dihidupkan. Kunci dapat
“LOCK” ketika sepeda motor masih
dilepas.
bergerak, hal ini sangat berbahaya.
POSISI “ON”
Menjalankan sepeda motor dengan
Hubungan kelistrikan tersambung dan
kemudi yang terkunci juga berbahaya.
mesin dapat dihidupkan. Pada posisi ini
Anda dapat kehilangan keseimbangan
kunci tidak dapat dilepas.
dan jatuh atau sepeda motor Anda ter-
POSISI “LOCK” jatuh.
Untuk mengunci kemudi, belokkan kemudi
Hentikan sepeda motor Anda dan guna-
ke kiri dan masukkan kunci kontak untuk
kan standar tengah sebelum mengunci
mengunci kemudi. Tekan dan putar kunci ke
kemudi. Jangan pernah mencoba untuk
posisi “LOCK” dan lepas kunci. Semua
menjalankan sepeda motor saat kemudi
hubungan kelistrikan terputus.
masih terkunci.

2-6
PANEL INSTRUMEN
V PERINGATAN
Jika sepeda motor terguling karena selip
atau tabrakan, kerusakan tak terduga
dapat terjadi pada sepeda motor yang
menyebabkan mesin tetap hidup, dan
menyebabkan kebakaran atau cedera
karena gerakan roda belakang.
Jika sepeda motor terguling, segera
matikan kunci kontak. Hubungi Bengkel
Resmi Suzuki terdekat untuk pemerik-
saan kerusakan yang tidak terlihat. LAMPU INDIKATOR LAMPU SEIN “· ¸”
1
Ketika lampu sein dinyalakan baik ke kanan
atau ke kiri, lampu indikator akan berkedip.
CATATAN: Bila ada lampu sein tidak meny-
ala karena lampunya putus atau sirkuit kelis-
trikannya bermasalah, lampu indikator akan
berkedip lebih cepat untuk mengingatkan
pengendara akan adanya gangguan.

2-7
FUEL METER “É” 2
Tanda “E” menunjukkan tangki bensin
kosong atau hampir kosong. Tanda “F”
HIMBAUAN
menunjukkan tangki bensin penuh Indikator injeksi akan menyala untuk menun-
jukkan terjadinya masalah pada sistem
CATATAN: Penunjukan fuel meter akan tepat injeksi. Mengendarai sepeda motor dengan
bila sepeda motor pada posisi tegak. indikator injeksi menyala dapat merusak
SPEEDOMETER 3 mesin dan transmisi.
Speedometer menunjukkan kecepatan Jika lampu indikator merah menyala, bawa
sepeda motor yang dihitung dalam satuan sepeda motor Anda segera ke Bengkel Resmi
kilometer per jam. Suzuki terdekat atau mekanik yang berpen-
LAMPU INDIKATOR SISTEM FUEL galaman untuk pemeriksaan sistem bahan
INJECTION “FI” 4 bakar.
Jika sistem injeksi mengalami masalah, CATATAN:
lampu indikator merah 4 akan menyala • JIka lampu indikator menyala terus-
tiba-tiba dengan dua mode; menerus, kendarai sepeda motor Anda
A. Lampu indikator merah 4 menyala terus ke Bengkel Resmi Suzuki.
menerus. • Jika mesin mati, coba hidupkan kembali
B. Lampu indikator merah 4 berkedip- mesin setelah memutar kunci kontak ke
kedip. posisi “OFF” dan “ON”.
• Jika lampu indikator merah menyala dan
Mesin masih tetap dapat hidup pada mode
berkedip cepat, menunjukan tegangan
A, tetapi tidak dapat hidup pada mode B.
baterai lemah. Coba lakukan pengisian
pada baterai.

2-8
LAMPU INDIKATOR LAMPU JAUH “µ” KEMUDI KIRI
5
Lampu indikator berwarna biru akan
menyala ketika lampu jauh dinyalakan.
LAMPU INDIKATOR POSISI “TOP GEAR “
6
Lampu indikator posisi top gear akan
menyala saat transmisi pada posisi “top
gear”.
LAMPU INDIKATOR NETRAL “N” 7
Lampu hijau akan menyala ketika transmisi
pada posisi netral. Lampu akan padam
SWITCH LAMPU 1
ketika Anda memindahkan ke posisi gigi
Posisi “¼”
selain netral.
Lampu utama dan lampu belakang menyala
ODOMETER 8 saat mesin hidup.
Odometer mencatat jarak tempuh yang
Posisi “¹”
telah dilalui.
Semua lampu “OFF”.

2-9
SAKLAR LAMPU DIM 2
Posisi “¶” HIMBAUAN
Lampu dekat dan lampu belakang menyala.
Menempelkan sticker atau meletakkan
Posisi “µ”
sesuatu di bagian depan lampu utama
Lampu jauh dan lampu belakang
dapat menghambat radiasi / pelepasan
menyala.
panas dari lampu tersebut.
Indikator lampu jauh juga menyala.
Jangan menempelkan sticker atau mele-
takkan sesuatu di bagian depan lampu
HIMBAUAN utama.
Menahan saklar lampu DIM di antara
posisi “µ” dan “¶” akan membuat SAKLAR LAMPU SEIN “· ¸” 3
lampu menyala bersamaan. Hal ini akan Bila saklar digeser ke posisi “·” lampu
merusak lampu sepeda motor. sein kiri akan berkedip. Bila saklar digeser
Gunakan saklar DIM hanya pada posisi ke posisi “¸” lampu sein kanan akan
“µ” atau “¶”. berkedip, bersamaan dengan itu, lampu
indikator sein akan berkedip. Untuk
mengembalikan saklar ke posisi normal,
cukup dengan menekan saklar.

2-10
KEMUDI KANAN
V PERINGATAN
Mengabaikan penggunaan lampu sein atau
tidak mematikan lampu sein berbahaya. Pen-
gendara lain dapat salah mengartikan dan
dapat mengakibatkan kecelakaan.

Gunakan selalu lampu sein bila Anda akan


berpindah jalur atau hendak berbelok / ber
putar arah.

Pastikan lampu sein mati setelah selesai ber-


belok atau berpindah jalur. TUAS REM DEPAN 1
TOMBOL KLAKSON “º” 4 Rem depan dapat dioperasikan dengan
Untuk membunyikan klakson, tekan tombol cara meremas tuas rem perlahan menuju
klakson. tuas gas.
Lampu rem akan menyala ketika tuas rem
depan diremas. FJ115LB/LE dilengkapi
dengan sistem rem cakram dan tidak diper-
lukan tekanan berlebihan untuk memper-
lambat mesin.

2-11
TUAS GAS 2 TUTUP TANGKI BAHAN BAKAR
Putaran mesin dikendalikan oleh tuas gas.
Untuk menambah kecepatan, putar tuas gas
ke arah Anda. Untuk mengurangi kecepa-
tan, putar tuas menjauhi Anda.
TOMBOL STARTER ELEKTRIK “¿” 3
Untuk menghidupkan motor starter, tekan
tombol starter elektrik.

HIMBAUAN
Untuk mencegah kerusakan sistem
kelistrikan, jangan mengoperasikan Tangki bensin berada di bawah tempat
motor starter lebih dari lima detik terus duduk. Untuk membuka tutup bensin, putar
menerus. berlawanan arah jarum jam. Untuk menutup
tutup bensin, luruskan tutup bensin dengan
Bila mesin tidak dapat hidup walaupun pengarah slot pada leher lubang pengisian
telah dicoba beberapa kali, periksa paso- dan putar searah jarum jam.
kan bahan bakar dan sistem pengapian.
Ikuti petunjuk “PERBAIKAN MASALAH”
pada buku ini.

2-12
V PERINGATAN
Kesalahan mengikuti petunjuk kesela-
matan ketika mengisi bahan bakar dapat
menyebabkan kebakaran atau dapat
menyebabkan keracunan.
Lakukan pengisian bahan bakar di area
terbuka. Pastikan mesin dalam kondisi
mati dan hindari tumpahan bahan bakar
1 Batas pengisian pada mesin yang panas. Jangan
2 Leher lubang pengisian merokok dan pastikan jauh dari api atau
percikan api. Hindari menghirup uap
bahan bakar. Jauhkan anak-anak dan
V PERINGATAN binatang peliharaan ketika mengisi
bahan bakar sepeda motor Anda.
Bila mengisi bensin berlebihan, bensin
dapat meluap ketika terjadi pemuaian
akibat pemanasan mesin atau matahari.
Tumpahan bensin dapat mengakibatkan
kebakaran.
Jangan mengisi bensin melebihi bagian
bawah leher lubang pemasukan.

2-13
TUAS KICK STARTER Sepeda motor ini dilengkapi dengan tuas
kick starter yang berada di bagian kanan
mesin.

V PERINGATAN
Bila tuas kick starter tidak dikembalikan
ke posisi semula dengan sempurna,
dapat mempengaruhi pengendalian ken-
daraan.
Pastikan tuas kick starter dikembalikan
ke posisi semula dengan sempurna sete-
lah menghidupkan mesin.

2-14
TUAS PEMINDAH GIGI Sepeda motor ini mempunyai 4 gigi trans-
misi yang dapat dioperasikan seperti pada
gambar di atas. Agar perpindahan gigi sem-
purna, tutup tuas gas ketika Anda menekan
tuas pemindah gigi. Untuk pindah ke posisi
gigi yang lebih tinggi, tekan bagian depan
ujung tuas pemindah gigi. Untuk pindah ke
posisi gigi yang lebih rendah, tekan bagian
belakang ujung tuas pemindah gigi.
CATATAN: Gigi transmisi dapat dipindahkan
dari posisi gigi 4 langsung ke posisi netral
ketika sepeda motor dalam kondisi diam.

N 4
1 3
2 2
3 1
4 N

2-15
TUAS REM BELAKANG KUNCI TEMPAT DUDUK DAN
GANTUNGAN HELM
KUNCI TEMPAT DUDUK

Rem belakang dapat dioperasikan dengan


cara menekan tuas rem belakang. Lampu
rem akan menyala saat tuas rem ditekan.
Untuk membuka tempat duduk, masukan
kunci kontak ke dalam lubang kunci dan
putar searah jarum jam.
Untuk mengunci tempat duduk, tekan ke
bawah sampai posisi mengunci.

2-16
GANTUNGAN HELM KOTAK BAGASI

Kapasitas muatan beban kotak bagasi ada-


lah 5 kg. Jangan biarkan air masuk ke
dalam kotak bagasi.

V PERINGATAN
Kelebihan beban pada sepeda motor
akan mengurangi stabilitas berkendara
Gantungan helm terletak di bawah tempat dan dapat menyebabkan kehilangan
duduk. Untuk menggunakannya, buka tem- kontrol.
pat duduk gantungkan helm pada gantun- Jangan melebihi kapasitas beban.
gannya, kemudian tutup tempat duduk.

2-17
CATATAN: STANDAR
• Jangan menyimpan barang-barang yang Sepedamotor ini dilengkapi dengan standar
tidak tahan panas di dalam kotak bagasi. samping dan standar tengah.
• Jangan menyimpan barang-barang
berharga ke dalam kotak bagasi bila
meninggalkan sepeda motor tanpa
pengawasan.
• Tekan bagian belakang tempat duduk
bila tempat duduk tidak dapat dibuka
dengan menggunakan kunci kontak.

STANDAR TENGAH 1
Untuk meletakkan sepeda motor pada stan-
dar tengah, gunakan kaki kanan Anda,
pegang kemudi dengan tangan kiri, semen-
tara tangan kanan pada rel di bagian kursi
penumpang.
Tekan pijakan standar tengah dengan kaki
kanan dan tarik sepeda motor ke arah bela-
kang.

2-18
STANDAR SAMPING 2
Untuk meletakkan sepeda motor pada stan-
dar samping, letakkan kaki kanan Anda
HIMBAUAN
pada ujung standar samping dan dorong ke Parkir sepeda motor Anda pada bidang
bawah standar samping sepenuhnya. yang rata agar tidak jatuh.
Bila Anda harus memarkir sepeda motor
V PERINGATAN pada bidang miring, arahkan bagian
depan sepeda motor Anda ke bagian
Berkendara dengan posisi standar atas dan letakkan dengan standar
samping yang tidak sempurna dapat tengah, karena bila menggunakan stan-
mengakibatkan kecelakaan ketika Anda dar samping sepeda motor dapat tergu-
berbelok ke arah kiri. ling.
Pastikan standar samping telah dikem-
balikan ke posisi awal dengan sempurna
sebelum menghidupkan mesin.

2-19
2-20
BAHAN BAKAR DAN OLI MESIN YANG DIANJURKAN

BAHAN BAKAR .......................................................................................................................................... 3-2


OLI MESIN .................................................................................................................................................. 3-3
3

3-1
BAHAN BAKAR DAN OLI
MESIN YANG DIANJURKAN HIMBAUAN
BAHAN BAKAR Tumpahan bensin yang mengandung
Gunakan bensin tanpa timbal dengan kadar alkohol dapat merusak permukaan cat
oktan 88 atau yang lebih tinggi (Menurut sepeda motor Anda.
metoda riset). Saat mengisi bensin sebaiknya jangan
Bensin tanpa timbal akan memperpanjang sampai tumpah. Bersihkan tumpahan
umur pakai busi dan komponen knalpot. bensin segera.
Bahan bakar beroksigen dengan oktan mini-
mum dan persyaratan yang diuraikan di
bawah ini dapat digunakan pada sepeda HIMBAUAN
motor Anda dan tidak menggugurkan Jangan menggunakan bensin yang
garansi kendaraan baru. mengandung timbal.
CATATAN: Bahan bakar beroksigen adalah Penggunaan bensin bertimbal
bahan bakar yang mengandung oksigen yang menyebabkan catalytic converter tidak
mengikat zat aditif seperti alkohol. berfungsi.

3-2
OLI MESIN Viskositas oli mesin SAE
Suzuki menyarankan untuk menggunakan Suzuki menyarankan untuk menggunakan
oli mesin sesuai standar Suzuki. Bila tidak oli mesin SAE 10W-40. Bila SAE 10W-40
tersedia, pilih alternatif lain sesuai diagram tidak tersedia, pilih alternatif lain sesuai
dibawah ini. diagram dibawah ini.
Kualitas oli sangat mempengaruhi performa
dan keawetan mesin. Pilihlah selalu oli
berkualitas baik. Gunakan oli dengan API
berklasifikasi SG atau yang lebih tinggi
dengan JASO berklasifikasi MA.

SAE API JASO


SG atau lebih MA
10W-40
tinggi

API: American Petroleum Institute


JASO: Japanese Automobile Standards
Organization

3-3
JASO T903 Konservasi Energi
JASO T903 adalah oli mesin standar untuk Suzuki tidak menyarankan menggunakan oli
sepeda motor 4-tak dan mesin ATV. Pelu- dengan “ENERGY CONSERVING” atau
masan kopling dan roda gigi transmisi pada “RESOURCE CONSERVING”. Beberapa oli
sepeda motor dan mesin ATV mengguna- mesin yang memiliki klasifikasi API SH atau
kan oli mesin. Spesifikasi JASO T903 lebih tinggi memiliki “ENERGY CONSER
memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan VING” atau “RESOURCE CONSERVING”
kopling dan transimisi untuk sepeda motor yang ditandai dengan simbol API Servis
dan ATV. “Donut”. Oli ini dapat mempengaruhi umur
Tesedia dalam dua jenis, MA dan MB. Pada mesin dan kinerja clutch.
tempat oli terlihat klasifikasi sebagai berikut.

1 Nomor kode dari produsen penjual oli


2 Klasifikasi oli

3-4
API SG atau lebih tinggi

Disarankan
API dari SH ke SM API SN atau lebih tinggi

Tidak disarankan

3-5
PEMAKAIAN AWAL DAN PEMERIKSAAN SEBELUM
BERKENDARA

JALANKAN SEPEDA MOTOR ANDA PADA KECEPATAN YANG BERBEDA ....................................... 4-2
PEMAKAIAN AWAL BAN BARU ............................................................................................................... 4-3
HINDARI PEMAKAIAN KECEPATAN RENDAH TETAP / KONSTAN ..................................................... 4-4
BIARKAN OLI MESIN BERSIRKULASI SEBELUM BERKENDARA ....................................................... 4-4
PERHATIKAN SERVIS PERTAMA DAN TERPENTING ........................................................................... 4-4 4
PEMERIKSAAN SEBELUM BERKENDARA ............................................................................................. 4-5

4-1
PEMAKAIAN AWAL DAN JALANKAN SEPEDA MOTOR ANDA
PEMERIKSAAN SEBELUM PADA KECEPATAN YANG BERBEDA
BERKENDARA Kecepatan mesin harus berubah-ubah dan
jangan bertumpu pada kecepatan tetap /
konstan.
Kata Pengantar menjelaskan betapa Hal ini akan membuat komponen “terbebani”
pentingnya pemakaian awal untuk memaksi- oleh tekanan kemudian berubah tanpa
malkan umur pakai dan daya tahan sepeda beban, sehingga komponen mesin dapat
motor Anda. Pedoman berikut menjelaskan saling menyesuaikan. Jangan memberi
prosedur pemakaian awal yang tepat. beban berlebihan pada mesin.
PENGOPERASIAN MAKSIMUM TUAS
YANG DISARANKAN
Tabel ini memperlihatkan pengoperasian
maksimum tuas yang disarankan selama
periode pemakaian awal.

Kurang dari 1/2 tarikan


Awal 800 km
gas
Sampai Kurang dari 3/4 tarikan
1600 km
dengan gas

4-2
PEMAKAIAN AWAL BAN BARU Pada 160 km pertama, hindari percepatan
Ban baru membutuhkan cara pemakaian maksimum, berbelok terlalu tajam dan
awal yang benar untuk mendapatkan unjuk pengereman mendadak
kerja maksimum seperti pada mesin.
Jalankan sepeda motor dengan kemiringan
yang bervariasi hingga 160 km pertama
V PERINGATAN
sebelum mencoba unjuk kerja maksimum- Mengabaikan cara pemakaian awal ban
nya. baru dapat mengakibatkan ban selip dan
kehilangan pengendalian.
Perhatikan dengan benar saat berken-
dara dengan ban baru. Lakukan cara
pemakaian awal ban baru yang benar
seperti yang dijelaskan pada bagian ini,
hindari percepatan maksimum, berbelok
terlalu tajam dan melakukan pengere-
man mendadak pada 160 km pertama.

4-3
HINDARI PEMAKAIAN KECEPATAN REN- PERHATIKAN SERVIS PERTAMA DAN
DAH TETAP / KONSTAN TERPENTING
Menjalankan mesin pada kecepatan rendah Servis pertama (500 km) adalah servis yang
/ tetap / konstan (dengan beban ringan) terpenting yang harus dilakukan.
dapat mengakibatkan komponen mesin Selama masa pemakaian awal, semua kom-
tidak saling bersesuaian dengan sempurna. ponen mesin akan sedikit terkikis dan akan
Biarkan kecepatan mesin bertambah sesuai saling bersesuaian.
gigi yang digunakan, dan tidak melebihi Pada servis pertama ini dilakukan penyete-
batas kecepatan maksimum yang dianjur- lan kembali, bagian-bagian yang perlu
kan. Jangan membuka gas penuh pada dikencangkan akan dikencangkan kembali
1.600 km pertama. dan oli kotor diganti.
Melakukan servis 500 km pertama tepat
BIARKAN OLI MESIN BERSIRKULASI
waktu membuat mesin lebih awet dan unjuk
SEBELUM BERKENDARA kerjanya optimal.
Beri waktu yang cukup setelah mesin
dihidupkan sebelum diberi beban atau CATATAN: Servis pada 500 km pertama
menaikkan kecepatan mesin. harus benar-benar dilakukan sebagai
Hal ini untuk memberikan kesempatan agar bagian yang paling penting dari keseluruhan
oli mesin dapat mencapai bagian komponen jadwal perawatan yang tertera pada buku
yang kritis. ini. Perhatikan tanda-tanda “PERINGATAN”
dan “PERHATIAN” pada bagian “JADWAL
PERAWATAN”.

4-4
PEMERIKSAAN SEBELUM BERKENDARA
V PERINGATAN
V PERINGATAN Bila Anda mengoperasikan sepeda
Mengabaikan pemeriksaan dan perawa- motor dengan ban aus atau tekanan ban
tan sepeda motor Anda akan mengaki- tidak sesuai atau menggunakan ban
batkan kecelakaan atau rusaknya yang tidak sesuai akan mengurangi
peralatan sepeda motor Anda. kestabilan. Ini akan dan dapat mengaki-
batkan kecelakaan. Ini akan meningkat-
Lakukan selalu pemeriksaan setiap kan resiko kecelakaan.
sebelum berkendara. Lihat tabel di hala-
man selanjutnya untuk mengetahui Gunakan selalu ban dengan ukuran dan
bagian-bagian yang harus diperiksa. tipe yang sesuai spesifikasi pada buku
Untuk keterangan lebih lanjut, lihat petunjuk ini. Ikuti semua instruksi pada
bagian PEMERIKSAAN DAN PERAWA- bagian PEMERIKSAAN DAN PERAWA-
TAN. TAN pada buku ini.
Sebelum mengendarai sepeda motor,
periksa bagian-bagian berikut. Jangan
memandang rendah terhadap pemeriksaan
ini, Lakukan semuanya sebelum berken-
daraan.

4-5
V PERINGATAN BAGIAN YANG
DIPERIKSA
KONDISI PEMERIKSAAN:

Memeriksa bagian-bagian yang memer- Kemudi • Kehalusan / kelancaran gera-


kan
lukan perawatan saat mesin hidup dapat • Pergerakannya tidak terhalang
berbahaya. Anda bisa terluka serius bila komponen lain
tangan atau baju terjepit di antara kom- • Tidak longgar
ponen yang bergerak. Rem • Setelan tuas dan pedal benar
Matikan mesin ketika melakukan peme- (: 6-33) • Ketinggian minyak rem diatas
garis batas “LOWER”
riksaan, kecuali ketika memeriksa • Jarak main tuas sudah benar
lampu-lampu dan tuas gas. • Tidak berjamur
• Tidak ada kebocoran
• Kampas rem/sepatu rem tidak
aus
• Tidak seret
Rantai Peng- • Kekendoran atau ketegangan-
gerak nya tepat
(: 6-27) • Pelumasan cukup
• Tidak ada keausan atau keru-
sakan
Ban • Tekanan angin ban sudah
(: 6-41) benar
• Kedalaman gurat ban cukup
• Tidak retak atau sobek
Bahan bakar Bensin cukup sesuai jarak yang
(: 2-8) ditempuh

4-6
Lampu • Semua lampu dan indikator
(: 2-7, 2-9, 2- berfungsi dengan baik
11)
Klakson Berfungsi baik
(: 2-11)
Oli mesin Cukup
(: 6-21)
Tuas gas • Jarak main tuas gas sudah
(: 6-19) benar
• Pergerakannya halus dan
lancar dan dapat kembali ke
posisi semula dengan baik

4-7
TIPS BERKENDARA

MENGHIDUPKAN MESIN .......................................................................................................................... 5-2


MEMULAI MENJALANKAN KENDARAAN ............................................................................................... 5-3
MENGGUNAKAN TRANSMISI ................................................................................................................... 5-5
MENGENDARAI DI PERBUKITAN ............................................................................................................ 5-6
MENGHENTIKAN DAN MEMARKIR KENDARAAN ................................................................................. 5-6

5-1
TIPS BERKENDARA Saat mesin dingin:
1. Remas tuas rem depan.
2. Tutup tuas harus dalam keadaan
MENGHIDUPKAN MESIN tertutup saat tombol starter elektrik
Pindahkan transmisi pada posisi gigi netral. ditekan atau saat mengengkol dengan
Letakkan sepeda motor pada standar sam- tuas kick starter.
ping atau standar tengah. 3. Setelah mesin dihidupkan, biarkan
Masukkan kunci kontak ke dalam saklarnya hingga mesin cukup hangat.
kemudian putar ke posisi “ON”.
CATATAN: Bila tuas gas dibuka sebelum
menghidupkan mesin dapat mengakibatkan
V PERINGATAN mesin sulit dihidupkan. Jangan membuka
tuas gas sebelum menghidupkan mesin.
Cara menghidupkan mesin yang salah
dapat menimbulkan bahaya. Menghidup- Saat mesin hangat:
kan mesin ketika standar tengah tidak 1. Remas tuas rem depan.
dipergunakan (posisi terjepit) akan 2. Tutup tuas gas dan tekan tombol starter
mengakibatkan sepeda motor bergerak elektrik atau engkol tuas kick starter.
segera setelah mesin dihidupkan. Saat mesin hangat tetapi sulit dihidup-
Sebelum menghidupkan mesin, letak- kan:
kan sepeda motor pada standar tengah 1. Remas tuas rem depan.
dan jangan melepas (melipat) standar 2. Buka tuas gas 1/8 - 1/4 putaran, tekan
tengah hingga putaran mesin idle. tombol starter elektrik atau engkol tuas
kick starter.

5-2
MEMULAI MENJALANKAN KENDARAAN
V PERINGATAN
Emisi gas buang mengandung karbon V PERINGATAN
monoksida, gas yang tidak berwarna Mengendarai sepeda motor pada kece-
dan tidak berbau yang dapat mengaki- patan berlebihan dapat mengurangi
batkan kematian atau luka serius. pengendalian sepeda motor. Hal ini
Jangan menghidupkan mesin di dalam dapat mengakibatkan kecelakaan.
ruangan atau di area tanpa ventilasi Berkendaralah sesuai dengan keahlian
yang cukup. Anda, kemampuan sepeda motor dan
kondisi jalan.
HIMBAUAN
Menghidupkan mesin terlalu lama tanpa
menjalankannya akan mengakibatkan
mesin menjadi panas berlebihan / over-
heat. Overheat dapat merusak kom-
ponen bagian dalam mesin dan dapat
menghitamkan knalpot.
Matikan mesin bila Anda tidak ingin
segera mengendarainya.

5-3
Pindahkan gigi dengan cara ini hingga men-
V PERINGATAN capai gigi yang paling tinggi.

Lepas tangan atau kaki saat men-


jalankan kendaraan adalah berbahaya. V PERINGATAN
Bahkan bila Anda hanya melepas satu Angin yang tiba-tiba muncul dari sam-
tangan/kaki sekalipun, dapat mengu- ping yang mungkin timbul saat didahului
rangi kemampuan Anda dalam mengen- kendaraan yang lebih besar atau di area
dalikan sepeda motor. berbukit dapat mempengaruhi pengen-
dalian Anda.
Jagalah agar kedua tangan Anda selalu
berada pada kemudi dan kedua kaki Kurangi kecepatan dan waspadalah
Anda pada pijakan kaki selama berken- terhadap angin dari samping.
dara.
Dengan membuka tuas gas ke arah anda,
sepedamotor akan bergerak ke depan.
Masukkan gigi satu dengan cara menekan
ujung tuas pemindah gigi ke bawah. Putar
tuas gas ke arah Anda. Sepedamotor akan
bergerak ke depan.
Untuk memindahkan gigi ke gigi selanjut-
nya, tambahkan kecepatan, kemudian tutup
tuas gas dan tekan bagian ujung depan tuas
pemindah gigi untuk memindah gigi selan-
jutnya.
5-4
MENGGUNAKAN TRANSMISI
Transmisi ini disediakan untuk menjaga agar VPERINGATAN
mesin dapat beroperasi dengan lancar
dalam kisaran kecepatan pengoperasian Memindahkan gigi transmisi saat meni-
normal. Rasio gigi telah dipilih dengan cer- kung akan mengakibatkan roda bela-
mat untuk memenuhi karakteristik mesin. kang selip dan kehilangan pengendalian.
Pengendara harus selalu memilih gigi yang Kurangi kecepatan dan pindahkan gigi
paling cocok disesuaikan dengan kondisi. transmisi ke gigi yang lebih rendah
sebelum menikung.
VPERINGATAN
Memindahkan gigi transmisi ke gigi yang HIMBAUAN
lebih rendah pada saat kecepatan tinggi, Pengoperasian tuas transmisi yang tidak
akan mengakibatkan: tepat dapat merusak transmisi.
• Roda belakang selip dan kehilangan
traksi seiring meningkatnya pengere- • Jangan menyandarkan kaki Anda pada
man mesin sehingga dapat mengaki- tuas pemindah gigi.
batkan kecelakaan atau • Jangan memaksa memindahkan gigi.
• Akan memaksa mesin berputar ekstra
tinggi sehingga dapat mengakibatkan
kerusakan mesin.
Kurangi kecepatan sebelum memindah-
kan gigi transmisi.

5-5
MENGENDARAI DI PERBUKITAN MENGHENTIKAN DAN MEMARKIR
• Saat menanjak (misalnya daerah per- KENDARAAN
bukitan), sepeda motor akan berjalan 1. Putar tuas gas ke arah depan agar gas
semakin pelan dan tenaga mesin tertutup sepenuhnya.
berkurang. Anda harus segera memin- 2. Pada saat yang sama, gunakan rem
dahkan posisi gigi ke gigi yang lebih ren- depan dan rem belakang.
dah sehingga putaran mesin sesuai.
Pindahkan posisi gigi secepatnya
sehingga Anda tidak kehilangan V PERINGATAN
momentum.
Pengendara yang belum berpengalaman
• Dijalanan menurun, putaran mesin dapat
cenderung tidak dapat menggunakan
digunakan untuk memperlambat laju
rem depan dengan baik. Hal ini akan
sepeda motor dengan cara memindah-
membuat jarak pengereman semakin
kan posisi gigi ke gigi yang lebih rendah.
panjang sehingga dapat menimbulkan
• Berhati-hatilah, jangan biarkan putaran
tabrakan. Bilamana hanya menggunakan
mesin berlebihan.
rem depan atau rem belakang saja,
dapat menimbulkan selip dan kehilangan
pengendalian.
Pada saat yang sama, gunakan rem
depan dan rem belakang.

5-6
V PERINGATAN V PERINGATAN
Pengereman yang berlebihan saat ber- Bila mengikuti kendaraan lain dan terlalu
putar arah dapat mengakibatkan roda dekat, dapat mengakibatkan terjadinya
tergelincir dan kehilangan pengendalian. tabrakan. Semakin bertambah kecepatan
Lakukan pengereman sebelum Anda kendaraan, akan semakin bertambah
berputar arah. pula jarak pengereman.
Pastikan Anda mempunyai jarak pember-
hentian yang aman antara Anda dengan
V PERINGATAN kendaraan di depan Anda.
Pengereman yang berlebihan pada kon-
disi jalan yang basah, bergelombang, HIMBAUAN
rusak atau permukaan jalan yang licin
dapat mengakibatkan tergelincirnya roda Menahan sepeda motor berhenti di tanja-
dan hilangnya pengendalian. kan dengan mengoperasikan throttle
Lakukan pengereman secara perlahan dan tuas kopling dapat merusak kopling
dan hati-hati bila melewati jalan licin sepeda motor.
atau rusak. Gunakan rem saat sepeda motor ber-
henti di tanjakan.

5-7
3. Parkir sepeda motor pada permukaan
yang datar, dimana sepeda motor tidak
mungkin terguling.
V PERHATIAN
Knalpot panas dapat membakar kulit
CATATAN: Bila FJ115LB/LE parkir dengan
Anda. Setelah mesin dimatikan, knalpot
standar samping pada tempat yang menan-
masih cukup panas dalam beberapa
jak, bagian ujung depan sepeda motor
menit sehingga dapat membakar kulit.
harus menghadap ke atas untuk menghin-
dari sepeda motor terguling ke depan. Parkir sepeda motor Anda di tempat
yang aman dari jangkauan anak-anak
4. Untuk mematikan mesin, putar kunci
atau lalu-lalang pejalan kaki.
kontak ke posisi “OFF.
5. Untuk mengunci kemudi, tekan dan
putar kunci kontak ke posisi “LOCK”.
6. Lepaskan kunci kontak dari saklar.
CATATAN: Bila Anda memasang kunci tam-
bahan anti pencuri, pastikan untuk melepas
terlebih dahulu sebelum menjalankan
sepeda motor.

5-8
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN

JADWAL PERAWATAN ............................................................................................................................. 6-2


PERKAKAS / TOOL ................................................................................................................................... 6-5
BAGIAN-BAGIAN YANG DILUMASI ......................................................................................................... 6-5
BATERAI ..................................................................................................................................................... 6-7
BUSI .......................................................................................................................................................... 6-11
SARINGAN UDARA ................................................................................................................................. 6-14
PENYETELAN PUTARAN MESIN LANGSAM ........................................................................................ 6-18
JARAK MAIN KABEL GAS ...................................................................................................................... 6-19
SELANG BAHAN BAKAR ........................................................................................................................ 6-20 6
OLI MESIN ................................................................................................................................................ 6-21
RANTAI PENGGERAK ............................................................................................................................. 6-27
REM ........................................................................................................................................................... 6-33
REM DEPAN ............................................................................................................................................. 6-34
REM BELAKANG ..................................................................................................................................... 6-37
KEKENCANGAN MUR JARI-JARI (FJ115LB) ........................................................................................ 6-40
BAN ........................................................................................................................................................... 6-41
MENGGANTI BOLA LAMPU .................................................................................................................... 6-46
SEKRING .................................................................................................................................................. 6-52
CATALYTIC CONVERTER ....................................................................................................................... 6-54
PEMASANGAN PLAT NOMOR DEPAN .................................................................................................. 6-56

6-1
PEMERIKSAAN DAN Resmi Suzuki atau oleh mekanik yang ber-
pengalaman.
PERAWATAN
JADWAL PERAWATAN V PERINGATAN
Tabel perawatan ini menunjukkan interval Cara perawatan yang salah atau mengabai-
perawatan berkala dalam kilometer dan kan aturan perawatan yang dianjurkan dapat
bulan. Pada akhir setiap interval, pastikan mengakibatkan kecelakaan atau rusaknya
untuk memperhatikan hasil pemeriksaan, sepeda motor.
pelumasan dan perawatan sesuai arahan. Ikutilah selalu petunjuk pemeriksaan dan
Bila sepeda motor Anda sering dipakai pada perawatan dan jadwal perawatan berkala
kondisi tekanan tinggi seperti menjalankan yang tertera dalam buku ini. Hubungi Beng-
sepeda motor dengan gas penuh, atau pada kel Resmi Suzuki atau mekanik yang ber-
kondisi jalan berdebu, perawatan harus pengalaman untuk melakukan perawatan
lebih sering dilakukan untuk memastikan pada bagian yang diberi tanda (*). Anda dapat
kemampuan mesin seperti yang telah mengerjakan sendiri bagian-bagian yang
dijelaskan pada bagian perawatan. tidak diberi tanda (*) dengan mengikuti
petunjuk yang terdapat pada bagian ini bila
Bengkel Suzuki Anda dapat membantu Anda mempunyai pengalaman sebagai meka-
mengarahkan untuk hal tersebut. nik.
Komponen kemudi, suspensi dan roda ada- Bila Anda tidak yakin, serahkan pekerjaan
lah bagian penting yang perlu mendapat tersebut kepada Bengkel Resmi Suzuki atau
perhatian khusus. mekanik yang berpengalaman.
Untuk kepentingan keamanan, kami
menyarankan agar bagian-bagian tersebut
diperiksa dan dirawat hanya di Bengkel
6-2
V PERINGATAN HIMBAUAN
Asap knalpot mengandung karbon monok- Menangani part kelistrikan dengan kunci
sida, zat yang tidak berwarna dan tidak ber- kontak posisi “ON” dapat merusak part
bau dan dapat mengakibatkan kematian atau kelistrikan ketika terjadi sirkuit korslet.
luka serius.
Off-kan kunci kontak sebelum
Jangan menghidupkan mesin di dalam menangani part kelistrikan untuk
ruangan dengan sedikit / tanpa ventilasi. menghindari sirkuit korslet.
CATATAN: TABEL PERAWATAN berikut
HIMBAUAN hanya menunjukkan kebutuhan minimum
perawatan sepeda motor. Bila Anda meng-
Menggunakan komponen pengganti
gunakan sepeda motor pada kondisi medan
yang tidak berkualitas akan mengakibat-
yang berat, pemeriksaan / perawatan harus
kan sepeda motor Anda lebih cepat aus /
lebih sering dilakukan. Bila Anda ingin ber-
rusak dan akan memperpendek umur
tanya lebih lanjut tentang interval perawa-
pakai.
tan, hubungi Bengkel Resmi Suzuki atau
Gunakan selalu suku cadang asli Suzuki kepada mekanik yang berpengalaman.
atau yang setara kualitasnya.

6-3
TABEL PERAWATAN
Waktu yang digunakan adalah jumlah kilometer (pada odometer) atau bulan, tergantung
mana yang dicapai lebih dulu.
Interval km 500 2500 7500
Item bulan 1 3 9
– P P
Saringan udara (: 6-14)
Ganti setiap 10.000 km atau bila elemen telah berubah warna
* Mur dan baut knalpot K – K
* Kerenggangan katup P P P
Busi (: 6-11) – P G
Selang bahan bakar (: 6-20) – P P
Oli mesin (: 6-21) G G G
Saringan oli mesin (: 6-21) G – G
Jarak main kabel gas (: 6-19) P P P
Idle speed (: 6-18) P P P
P P P
Rantai penggerak (: 6-27)
Bersihkan dan lumasi setiap 1000 km
Rem (: 6-33) P P P
– P P
Selang rem (: 6-33)
* Ganti setiap 4 tahun
– P P
Minyak rem (: 6-34)
* Ganti setiap 2 tahun
Ban (: 6-41) – P P
* Kemudi P – P
* Garpu depan – – P
* Suspensi belakang – – P
* Baut-baut dan mur-mur rangka K K K

CATATAN: P= Periksa dan bersihkan, setel, ganti atau lumasi bila perlu; G= Ganti; K= Kencangkan

6-4
PERKAKAS BAGIAN-BAGIAN YANG HARUS DILUMASI
Pelumasan sangat penting untuk menjaga
kehalusan dan kelancaran komponen-
komponen yang bergerak dan untuk mem-
perpanjang umur pakai disamping untuk
keamanan berkendara. Pelumasan diperlu-
kan terutama setelah sepeda motor dipakai
untuk perjalanan jauh dan berat, setelah
kehujanan atau setelah sepeda motor
dicuci. Di bawah ini ditunjukkan bagian-
bagian yang utama harus mendapatkan
pelumasan.
Untuk keperluan perawatan berkala, terse-
dia satu set perkakas / tool yang terletak di
dalam kotak bagasi. HIMBAUAN
1 Obeng (+, –) Switch dapat rusak bila dilumasi.
2 Kunci busi (16 mm)
Jangan mengoleskan gemuk dan oli
pada switch.

6-5
1....As penyangga samping dan pegasnya
2....As penyangga tengah dan pegasnya
3....Kabel speedometer
4....Rantai penggerak
5....Dudukan tuas rem depan
6....Kabel gas
7....As pedal rem
8....As tuas kick starter

Å .....Gemuk
D .....Pelumas rantai penggerak

6-6
BATERAI
Baterai yang digunakan pada sepeda motor V PERINGATAN
ini adalah jenis baterai tertutup dan tidak
memerlukan perawatan baik ketinggian Asam sulfat dari baterai dapat
cairan maupun berat jenis. menyebabkan kebutaan atau luka bakar.
Bagaimanapun, periksa kondisi baterai Gunakan alat pelindung mata dan
secara teratur sarung tangan. Bilas mata atau badan
dengan air secukupnya dan segera bawa
Standar pengisian (charging) adalah 0.3A × ke dokter untuk mendapatkan perawatan
5 sampai 10 jam dan maksimum pengisian jika terkena asam sulfat. Jauhkan baterai
adalah 3.0A × 30 menit. Jangan melebihi dari jangkauan anak-anak.
batas maksimum pengisian yang diijinkan.

V PERINGATAN V PERINGATAN
Kutub-kutub pada baterai, terminal- Gas hidrogen yang dihasilkan baterai
terminalnya, dan aksesoris terkait men- dapat meledak bila diletakkan di dekat
gandung timbal dan senyawanya. api atau percikan api.
Timbal berbahaya bagi kesehatan Anda Jauhkan api dan percikan api dari bate-
jika masuk ke aliran darah Anda. rai. Jangan merokok ketika bekerja di
Cucilah tangan Anda setelah memegang dekat baterai.
komponen yang mengandung timbal.

6-7
MELEPAS BATERAI
HIMBAUAN Untuk melepas baterai, ikuti prosedur di
bawah ini:
Umur pakai baterai akan berkurang bila
1. Letakkan sepeda motor pada standar
pengisian melebihi batas maksimum.
tengah.
Jangan melebihi batas maksimum pengi- 2. Buka tempat duduk dengan mengacu
sian yang diijinkan. pada bagian “KUNCI TEMPAT DUDUK
DAN GANTUNGAN HELM”.

V PERINGATAN
Membersihkan baterai dengan kain
kering dapat menyebabkan terbakar
yang disebabkan percikan api listrik
statis.
Bersihkan baterai dengan kain yang lem-
bab untuk menghindari timbulnya listrik
statis.

3. Lepas sekrup dari sepeda motor.


4. Lepas penutup kotak baterai 1.

6-8
HIMBAUAN
Sistem pengisian dan baterai dapat
rusak bila posisi kabel tertukar.
Kabel merah harus dipasang di terminal
positif + dan kabel hitam (atau hitam
bergaris putih) harus dipasang di termi-
nal negatif -.

5. Cabut terminal negatif - terlebih dahulu


2.
6. Lepaskan penutupnya. Lepas terminal
positif + 3.
7. Lepas baterai 4.
Untuk memasang baterai:
1. Memasang baterai adalah kebalikan dari
cara melepasnya.
2. Hubungkan terminal baterai dengan
aman.

6-9
V PERINGATAN
Baterai mengandung zat-zat beracun
seperti asam sulfat dan timah yang
mempunyai potensi konsekuensi negatif
bagi lingkungan dan kesehatan manusia.
Baterai bekas harus dibuang atau di
daur ulang sesuai peraturan pemerintah
setempat dan tidak dicampur dengan
Pb
sampah lainnya. Pastikan baterai tidak
dibalikkan ketika melepasnya dari Simbol seperti di atas A tercantum pada
sepeda motor. Bila tidak, cairan asam label baterai, menunjukkan baterai bekas
sulfat dapat tumpah dan dapat melukai harus dipisahkan dari sampah rumah
Anda. tangga.
Simbol kimia “Pb” B menunjukkan baterai
CATATAN: mengandung timbal lebih dari 0.004%.
• Saat mengganti baterai MF pilih dengan
tipe yang sama.
• Recharge / stroom kembali baterai
setiap satu bulan sekali bila sepeda
motor tidak digunakan dalam waktu
yang lama.

6-10
Dengan memusnahkan baterai atau didaur BUSI
ulang dengan benar, Anda telah membantu
mencegah potensi dampak negatif bagi ling-
kungan dan kesehatan manusia yang dapat
ditimbulkan dari penanganan baterai yang
salah. Material daur ulang akan turut mem-
bantu konservasi sumber daya alam. Untuk
informasi lebih lanjut cara membuang atau
daur ulang baterai bekas, konsultasikan
dengan dealer Suzuki.

0.8 – 0.9 mm
Setel celah busi pada 0,8 – 0,9 mm dengan
menggunakan thickness gauge. Busi harus
diganti secara berkala.

6-11
Panduan penggantian busi
HIMBAUAN NGK DENSO KETERANGAN
Busi yang tidak sesuai spesifikasi mung- CPR7EA-9 U22EPR9 Standar
kin tidak dapat dipasang atau tingkat
panasnya tidak sesuai. Hal ini dapat Untuk melepas busi, ikuti prosedur berikut:
merusak mesin dan tidak termasuk
dalam garansi.
Gunakan salah satu busi yang terdapat
pada daftar berikut.
Bila tidak yakin dengan busi pilihan
Anda, tanyakan pada Bengkel Resmi
Suzuki atau mekanik yang sudah ber-
pengalaman.

1. Lepas tutup busi.


2. Lepas busi dengan kunci busi.

6-12
Pemasangan
HIMBAUAN
HIMBAUAN Kotoran yang masuk ke dalam mesin
Pemasangan busi yang tidak benar melalui lubang busi dapat menyebabkan
dapat merusak sepeda motor Anda. Bila kerusakan.
alur busi tidak sesuai atau terlalu ken- Tutup lubang busi ketika busi dilepas.
cang akan merusak ulir alumunium pada
kepala silinder.
Masukkan busi dengan tangan terlebih
dahulu hingga masuk ke alurnya.
Untuk busi baru kencangkan dengan
kunci busi (setelah dikencangkan
dengan tangan) sekitar 1/2 putaran lagi.
Tetapi bila Anda menggunakan kembali
busi lama, kencangkan dengan kunci
busi 1/8 putaran.

6-13
SARINGAN UDARA
Bila elemen saringan udara tersumbat debu, HIMBAUAN
lubang pemasukan udara akan terhambat
sehingga tenaga mesin berkurang dan kon- Periksa filter udara lebih sering bila
sumsi bahan bakar bertambah. sepeda motor digunakan pada tempat
Bila berkendara dalam kondisi berdebu, ele- berdebu, kondisi basah atau berlumpur
men saringan udara harus lebih sering dapat merusak sepeda motor Anda.
dibersihkan. Dalam kondisi ini elemen filter udara
Periksa dan bersihkan elemen saringan dapat tersumbat, dan dapat merusak
udara sesuai prosedur berikut. mesin.
Selalu periksa elemen filter udara sesu-
dah berkendara pada kondisi parah. Ber-
V PERINGATAN sihkan atau ganti elemen bila perlu. Bila
Menghidupkan mesin tanpa elemen filter air masuk ke dalam kotak filter udara,
udara dapat mengakibatkan masuknya bersihkan segera kotak filter udara dan
kembali percikan api dari mesin ke sari- elemen.
ngan udara, atau kotoran dapat masuk
ke mesin. Hal ini dapat mengakibatkan
kebakaran atau kerusakan mesin.
Jangan menghidupkan mesin tanpa ele-
men filter udara terpasang dengan
benar.

6-14
Untuk melepas elemen saringan udara, ikuti
prosedur berikut. 2. Lepas ke 5 buah sekrup. Lepaskan
pengaitnya. Lepas tutup saringan udara
1. Letakkan sepeda motor pada standar 1.
samping.

6-15
3. Lepas elemen saringan udara 2. 4. Periksa kondisi elemen saringan udara.
Ganti elemen saringan udara secara
berkala.

HIMBAUAN
Udara bertekanan dapat merusak ele-
men saringan udara.

Jangan menyemprot elemen saringan


udara dengan udara bertekanan.

6-16
5. Cara memasang kembali elemen yang
sudah dibersihkan atau elemen baru
adalah kebalikan dari cara melepasnya.
HIMBAUAN
Pastikan elemen berada di posisi yang Pemasangan elemen saringan udara yang
benar dan sudah ditutup dengan sem- salah dapat mengakibatkan masuknya debu.
purna. Hal ini dapat merusak mesin.
Pastikan, elemen saringan udara terpasang
dengan benar.
HIMBAUAN
CATATAN: Jangan menyemprotkan ke
Elemen saringan yang sudah sobek dapat
mengakibatkan masuknya debu ke dalam dalam box saringan udara ketika member-
mesin dan dapat merusak mesin. sihkan sepeda motor.
Periksa dengan benar elemen saringan udara
saat dibersihkan bila ada bagian yang sobek.
Bila ada bagian yang sobek, ganti dengan
yang baru.

6-17
Penutup lubang pembuangan saringan PENYETELAN PUTARAN MESIN
udara LANGSAM

1. Hidupkan mesin dan biarkan mesin ber-


Lepas penutup lubang pembuangan dan putar sampai hangat.
buang air dan oli secara berkala. Penutup 2. Setelah mesin cukup hangat, putar
lubang pembuangan saringan udara terletak sekrup penyetel 1 ke dalam atau keluar
di bawah kotak saringan udara. sehingga putaran mesin mencapai 1300
– 1500 r/min.
CATATAN: Bila Anda mempunyai tachome-
ter, Anda dapat melakukan penyetelan
dengan mengikuti prosedur diatas. Bila
tidak, tanyakan ke Bengkel Resmi Suzuki
terdekat atau mekanik berpengalaman
untuk penyetelan tersebut.
6-18
JARAK MAIN KABEL GAS Untuk menyetel jarak main kabel gas:
1. Lepas boot 1.
2. Kendurkan mur pengunci 2.
3. Putar penyetel 3 hingga jarak main tuas
gas 2.0 – 4.0 mm.
4. Kencangkan mur pengunci 2.
5. Ganti boot 1.

V PERINGATAN
Jarak main kabel gas yang sudah tidak
benar akan mengakibatkan kecepatan
putaran mesin menaik secara mendadak
ketika Anda memutar kemudi. Hal ini
akan mengakibatkan pengendara
kehilangan pengendalian.
Setel jarak main kabel gas dengan benar
2.0 – 4.0 mm sehingga kecepatan putaran mesin tidak
menaik ketika kemudi digerakkan.

6-19
Boot Kabel Gas SELANG BAHAN BAKAR
1. Buka tempat duduk ikuti petunjuk yang
terdapat pada bagian KUNCI TEMPAT
DUDUK DAN GANTUNGAN HELM.

Boot

Kabel gas dilengkapi boot. Periksa boot ter-


pasang dengan baik.
Jangan memberi air langsung pada boot
saat mencuci. Bersihkan kotoran pada boot
dengan kain basah.

6-20
OLI MESIN
Keawetan mesin banyak ditentukan oleh
kualitas oli dan perawatan berkala.
Memeriksa ketinggian oli setiap hari dan
ganti oli sesuai jadwal perawatan berkala
adalah dua hal yang paling penting yang
harus dilakukan.
PERIKSA KETINGGIAN OLI MESIN

2. Periksa selang bahan bakar dari kerusa-


F
kan dan kebocoran bahan bakar. Jika
ditemukan kerusakan, ganti selang
bahan bakar.
L

Periksa ketinggian oli mesin dengan batang


pengukur. Batang pengukur berfungsi seka-
ligus sebagai penutup lubang pengisian oli
seperti gambar diatas.

6-21
Ketinggian oli yang ditunjukkan batang CATATAN: Saat memeriksa ketinggian oli
pengukur harus berada di antara garis “L” mesin jangan mengencangkan tutup pengi-
(Low) dan “F” (Full). sian oli.
Pemeriksaan ketinggian oli harus sesuai
kondisi berikut:
1. Letakkan sepeda motor pada standar
HIMBAUAN
tengah. Menghidupkan sepeda motor dengan oli
2. Hidupkan mesin dan biarkan hingga tiga mesin tidak sesuai ukuran (kurang atau
menit. terlalu banyak) dapat merusak mesin.
3. Matikan mesin dan tunggu hingga tiga
menit. Letakkan sepeda motor pada bidang
4. Tahan sepeda motor pada posisi tegak datar. Periksa ketinggian oli pada jen-
lurus dan periksa ketinggian oli mesin. dela periksa oli mesin setiap sebelum
berkendara. Pastikan ketinggian oli
mesin selalu diatas garis “L” (low) dan
jangan melebihi garis “F” (full).

6-22
PENGGANTIAN OLI MESIN DAN FILTER
OLI
Ganti oli mesin dan filter oli sesuai jadwal
perawatan berkala.
Oli mesin harus diganti saat mesin hangat
sehingga oli lama dapat terkuras seluruhnya
dari dalam mesin.
Ikuti prosedur berikut:
1. Letakkan sepeda motor pada standar
tengah atau standar samping.
4. Lepas penutup lubang pembuangan oli
2 dan gasket 3 dengan menggunakan
kunci pas dan keluarkan oli lama selu-
ruhnya sementara sepeda motor pada
posisi tegak lurus.

V PERHATIAN
Knalpot yang panas dapat mencederai
Anda beberapa saat setelah berhenti.
2. Lepas penutup lubang pengisian oli 1. Tunggu hingga knalpot cukup dingin
3. Letakkan baskom di bawah lubang pem- untuk menghindari cedera.
buangan oli.

6-23
V PERINGATAN
Anak-anak dan binatang peliharaan
dapat cedera jika menelan oli baru atau
bekas. Bila sering terkena kulit dapat
mengakibatkan kanker kulit. Kontak
langsung dengan oli dapat menimbulkan
iritasi pada kulit.
Jauhkan oli baru dan bekas dari jang-
kauan anak-anak atau binatang peli-
haraan. 5. Lepaskan baut 4 yang mengikat penu-
Gunakan baju lengan panjang dan tup saringan 5 pada tempatnya.
sarung tangan tahan air.
Bila oli terkena kulit, bersihkan segera
dengan sabun.
Cuci pakaian atau kain bila basah
dengan oli.
CATATAN: Buanglah oli bekas pada tempat
pembuangan yang benar.

6-24
HIMBAUAN
Mesin dapat rusak bila menggunakan fil-
ter oli dengan bentuk / desain ulir yang
berbeda.
Gunakan filter oli asli SUZUKI atau yang
setara.

HIMBAUAN
Bila salah memasukkan elemen baru,
akan merusak mesin. Oli tidak dapat
mengalir bila pemasangannya terbalik.
Masukkan saringan oli baru dengan
bagian yang terbuka mengarah ke
mesin.

6. Ganti saringan oli 6 dan “O” ring 7


dengan yang baru.

6-25
8. Ganti tutup saringan oli dan kencangkan
bautnya perlahan dan jangan terlalu
kencang.
9. Ganti gasket 3 dengan yang baru.
Pasang kembali penutup lubang pem-
buangan oli 2 dan gasket 3. Kencang-
kan bautnya perlahan dan jangan terlalu
kencang. Masukkan oli baru melalui
lubang pengisian oli. Dibutuhkan sekitar
800 ml.
CATATAN: Penggantian oli saja (tanpa peng-
7. Sebelum memasang kembali penutup gantian saringan oli) hanya membutuhkan
saringan oli, pastikan untuk memeriksa 650 ml.
pegas 8 dan “O” ring 9 sudah ter-
pasang dengan benar.
CATATAN: Pasang “O” ring baru setiap kali HIMBAUAN
mengganti elemen saringan oli. Mesin dapat rusak bila Anda mengguna-
kan oli yang tidak sesuai spesifikasi.
Gunakan oli dengan spesifikasi yang
dijelaskan di bagian BAHAN BAKAR
DAN OLI MESIN YANG DIANJURKAN.

6-26
10. Kencangkan penutup lubang pengisian. RANTAI PENGGERAK
11. Hidupkan mesin dan biarkan dalam Sebelum berkendara, kondisi dan setelan
putaran idle selama tiga menit. rantai penggerak harus diperiksa setiap
12. Periksa ketinggian oli mesin sesuai hari. Untuk pemeriksaan dan perawatan
dengan prosedur pemeriksaan oli mesin. rantai, ikuti petunjuk berikut.
CATATAN: Periksa jika ada kebocoran dari
tutup saringan oli. V PERINGATAN
Berkendara dengan kondisi rantai yang
buruk atau penyetelan yang tidak sem-
purna dapat mengakibatkan kecelakaan.
Periksa, setel dan rawatlah rantai sebe-
lum berkendara sesuai penjelasan pada
bagian ini.

6-27
MEMERIKSA RANTAI PENGGERAK Bila rantai rusak biasanya sprocket juga
Saat memeriksa rantai perhatikan hal-hal rusak. Periksa kondisi sprocket:
berikut:
• Pin kendor Baik Aus
• Roller rusak
• Mata rantai kering atau berkarat
• Mata rantai kaku atau terjepit
• Aus / usang
• Setelan rantai tidak sempurna
Bila Anda menemukan kelainan pada kon-
disi atau setelan rantai, perbaikilah bila
Anda tahu caranya.
· Arah putaran
Bila perlu, tanyakan pada Bengkel resmi
Suzuki terdekat atau mekanik berpengala-
man.

Klip pengunci

• Gigi sprocket aus


• Gigi sprocket patah atau rusak
• Mur-mur pengikat sprocket kendor

6-28
Bila ada masalah dengan sprocket, konsul- MEMBERSIHKAN DAN MELUMASI
tasikan dengan Bengkel resmi Suzuki ter- RANTAI PENGGERAK
dekat atau mekanik berpengalaman 1. Hilangkan kotoran dan debu dari rantai
CATATAN: Bila perlu, kedua buah sprocket penggerak.
diperiksa kondisinya ketika memasang ran- 2. Bersihkan rantai penggerak dengan
tai baru. pembersih rantai penggerak khusus
seal, atau air dan deterjen netral.

HIMBAUAN HIMBAUAN
Pemasangan klip pengunci yang tidak
sempurna dapat mengakibatkan klip ter- Mencuci rantai penggerak yang salah
lepas dari rantai dan mengakibatkan ran- dapat merusak seal ring dan rantai
tai keluar jalur atau terselip di dalam pengerak.
mesin. Hal ini akan mengakibatkan • Jangan menggunakan pelarut yang
rusaknya mesin. mudah menguap seperti thinner cat,
minyak tanah dan bensin.
Pasanglah klip pengunci dengan bagian • Jangan menggunakan pelarut teka-
ujung yang terbuka berlawanan arah nan tinggi untuk membersihkan rantai
dengan arah putaran mesin. penggerak.
• Jangan menggunakan sikat kawat
untuk membersihkan rantai peng-
gerak.

6-29
3. Gunakan sikat yang lembut untuk mem- PENYETELAN RANTAI PENGGERAK
bersihkan rantai penggerak.
4. Bersihkan / Lap air dan deterjen netral.
5. Lumasi dengan pelumas rantai peng-
gerak khusus seal sepeda motor atau oli
dengan viskositas tinggi (#80 – 90).
6. Lumasi kedua plat rantai penggerak
depan dan belakang. 20 – 30 mm
7. Bersihkan / lap pelumas yang ber-
ceceran setelah melumasi sekeliling ran- Periksa kelenturan (jarak main) rantai peng-
tai penggerak. gerak diantara dua sprocket. Rantai harus
lebih sering disetel tergantung situasi / kon-
disi pemakaian.

6-30
V PERINGATAN
Bila jarak main terlalu besar, rantai dapat
keluar dari gigi sprocket, sehingga dapat
mengakibatkan kecelakaan atau kerusa-
kan serius pada sepeda motor.
Periksa dan setel jarak main rantai setiap
sebelum digunakan.

Untuk menyetel rantai, ikuti petunjuk berikut:

V PERHATIAN
Muffler / knalpot yang masih panas,
dapat membakar kulit Anda.
Tunggulah beberapa saat (setelah mesin
dimatikan) hingga knalpot dingin untuk
mencegah terbakarnya kulit Anda.

6-31
1. Letakkan sepeda motor dengan standar 7. Kencangkan mur as 1 sesuai spesi-
tengah. fikasi kekencangannya.
2. Kendorkan mur as 1. 8. Bila perlu, periksa kembali jarak main
3. Kendorkan mur penyetel rem belakang rantai setelah pengencangan dan
2 dan mur torque link belakang 3. penyetelan.
4. Kendorkan mur penyetel rantai kanan 9. Kencangkan mur penyetel rantai 4.
dan kiri 4. 10. Kencangkan mur torque link belakang 3
5. Setel jarak main mur penyetel rantai 4 sesuai spesifikasi kekencangannya.
ke kanan atau kiri sampai mendapatkan 11. Setel kembali jarak main tuas rem bela-
jarak rantai 20 – 30 mm pertengahan kang sesuai petunjuk pada bagian
kekenduran antara sprocket mesin dan PENYETELAN TUAS REM BELA-
sprocket belakang. KANG.
6. Sementara dilakukan penyetelan, Torsi pengencangan as roda belakang:
sprocket belakang dengan sprocket 54 N·m (5.4 kgf-m, 39.0 lbf-ft)
depan harus dalam keadaan lurus untuk
membantu Anda melakukan prosedur Torsi pengencangan mur torque link:
[Link] tanda 5 pada swing- 16 N·m (1.6 kgf-m, 11.5 lbf-ft)
arm (lengan ayun) dan setiap penyetel
rantai yang harus segaris satu dengan
yang lainnya dan sama, baik bagian kiri
maupun bagian kanan.

6-32
REM PEMERIKSAAN SELANG REM
Sistem pemakaian rem yang benar adalah Periksa selang rem dan sambungan selang
hal yang sangat penting untuk keamanan dari retak, rusak atau kebocoran minyak
berkendara. Pastikan Anda melakukan rem. Jika ditemukan ada kerusakan, bawa
pemeriksaan rem secara berkala oleh ke Bengkel Resmi Suzuki agar selang rem
Bengkel Resmi Suzuki. diganti dengan yang baru.
SISTEM REM

V PERINGATAN
Mengabaikan pemeriksaan rem dan
perawatan yang benar dapat mengaki-
batkan kecelakaan.
Periksa sistem rem setiap akan dipergu-
nakan sesuai petunjuk pada bagian
PEMERIKSAAN SEBELUM BERKEN-
DARA. Untuk perawatan sistem rem,
ikuti JADWAL PERAWATAN BERKALA.

6-33
REM DEPAN
V PERINGATAN
MINYAK REM
Menggunakan minyak rem selain DOT3
atau DOT4 dari wadah tertutup dapat
LOWER
merusak sistem rem dan mengakibatkan
kecelakaan.
Bersihkan tutup pengisian sebelum
melepasnya. Gunakan minyak rem DOT3
atau DOT4 dari kaleng yang masih tertu-
tup rapat. Jangan menggunakan atau
mencampurnya dengan minyak rem
jenis lain.

Periksa ketinggian minyak rem di bagian


depan reservoir. Bila ketinggiannya kurang
dari batas lower, periksa keausan kanvas
rem dan kebocoran.

6-34
PAD REM / KANVAS REM
V PERINGATAN
Minyak rem berbahaya, dan fatal bila
tertelan atau terkena kulit/mata. Larutan
yang beracun untuk binatang.
Jika tertelan, jangan dimuntahkan
segeralah pergi ke dokter. Bila minyak
rem mengenai mata, basuhlah dengan
air dan segera ke dokter. Bersihkan
dengan seksama setelah menggunakan
minyak rem. Minyak rem ini beracun bagi
binatang. Jauhkan dari jangkauan anak-
anak dan binatang.

HIMBAUAN
Tumpahan minyak rem dapat merusak
permukaan cat dan komponen plastik.
Saat mengisi reservoir sebaiknya jangan
sampai tumpah.
Bersihkan tumpahan minyak rem segera.

6-35
Periksa kanvas rem depan dan belakang
apakah keausannya telah mencapai garis
batas A. Bila telah mencapai garis batas,
V PERINGATAN
kanvas harus diganti dengan yang baru di Jika Anda mengendarai sepeda motor
Bengkel Resmi Suzuki atau mekanik yang setelah perbaikan sistem rem atau peng-
berpengalaman. gantian pad rem tanpa memompa tuas/
pedal rem, dapat mengakibatkan
buruknya kinerja pengereman dan dapat
V PERINGATAN mengakibatkan kecelakaan.
Mengabaikan jadwal pemeriksaan, pera- Setelah perbaikan sistem rem atau peng-
watan dan penggantian pad rem dapat gantian pad rem, pompa tuas /pedal rem
mengakibatkan kecelakaan. berkali-kali sampai pad rem dapat men-
Bila Anda perlu mengganti pad rem, cengkeram piringan rem dan jarak main
bawa sepeda motor Anda ke Bengkel tuas/ pedal rem cukup.
resmi Suzuki untuk penggantiannya. CATATAN: Jangan meremas tuas/ pedal rem
Periksa dan rawat pad rem sesuai yang ketika pad rem tidak pada posisinya. Piston
dianjurkan. akan sulit di dorong kembali dan dapat ter-
jadi kebocoran minyak rem.

6-36
REM BELAKANG
V PERINGATAN PENYETELAN REM BELAKANG
Mengganti salah satu pad rem dapat
mengakibatkan pengereman tidak V PERINGATAN
merata dan kemungkinan kecelakaan.
Bila jarak main pedal rem belakang ter-
Penggantian pad rem harus satu set. lalu besar, dapat mengakibatkan
berkurangnya kinerja pengereman dan
dapat mengakibatkan kecelakaan. Bila
terlalu kecil, akan menekan kanvas rem
hingga terus menerus menempel pada
tromol, sehingga kanvas rem dan tromol
bisa rusak.
Untuk penyetelan pedal rem belakang,
ikuti langkah berikut.
Posisi pedal rem belakang dan jarak main-
nya harus disetel dengan sempurna. Setel
pedal rem dengan cara sebagai berikut:

6-37
BATAS PEMAKAIAN KANVAS REM
Sepeda motor ini dilengkapi dengan indika-
tor batas pemakaian kanvas rem yang ter-
dapat pada panel rem. Untuk memeriksa
keausan kanvas rem lakukan prosedur beri-
kut:
1. Periksa apakah sistem rem sudah dise-
tel dengan sempurna.
Jangkauan Indikator

Fig.A Perpanjangan garis indikator berada


di dalam batas jangkauan.
Setel jarak mainnya 20 – 30 mm dengan
cara memutar mur penyetel rem 1 ke
dalam atau keluar.

6-38
2. Saat melakukan pengereman penuh,
periksa perpanjangan garis dari indika-
tor, apakah di dalam batas jangkauan
V PERINGATAN
seperti pada gambar A. Berkendara dengan kanvas rem yang
Indikator Jangkauan sudah aus akan mengurangi kinerja
pengereman dan berakibat kecelakaan.
Periksa keausan kanvas rem setiap akan
digunakan.
Tanyakan ke Bengkel Resmi Suzuki atau
mekanik berpengalaman untuk meng-
ganti kanvas rem bila kanvas telah men-
capai batas pemakaian.

Fig.B Perpanjangan garis indikator berada


di luar batas jangkauan.
3. Bila perpanjangan garis berada di luar
jangkauan seperti gambar B, kanvas
rem harus diganti di Bengkel Resmi
Suzuki.

6-39
SWITCH LAMPU REM BELAKANG KEKENCANGAN MUR JARI-JARI
(FJ115LB)

Switch lampu rem belakang berada di


bawah rangka sebelah kanan. Periksa tegangan jari-jari untuk mengetahui
Untuk menyetel, putar bodi ke atas atau ke kekencangan mur jari-jari.
bawah sehingga lampu rem menyala saat Tegangan jari-jari dapat diperiksa dengan
pedal rem ditekan. cara meremas dengan jari-jari tangan.
Bila mur jari-jari kendor, jari-jari lebih
melengkung dari pada yang lain.
Ketegangan jari-jari juga dapat di periksa
dengan cara memukulkan sebatang besi
kecil.
Bila mur jari-jari kendor, bunyinya tidak
nyaring.

6-40
Untuk kesempurnaan pengencangan mur BAN
jari-jari, samakan kekencangannya dengan
menggunakan kunci torsi.
Mur jari-jari yang terlalu kendur atau terlalu
V PERINGATAN
kencang akan mengakibatkan tegangan Mengabaikan peringatan ini dapat mengaki-
jari-jari tidak sama / merata sehingga lingkar batkan kecelakaan sehubungan dengan
roda bisa melengkung. buruknya kondisi ban. Ban pada sepeda
Untuk memperbaikinya, hubungi Bengkel motor Anda adalah media penghubung yang
Resmi Suzuki terdekat. sangat penting antara sepeda motor Anda
dengan permukaan jalan. Ikuti petunjuk beri-
kut:
• Periksa kondisi dan tekanan ban dan atur-
lah tekanannya sebelum berkendara.
• Hindari pembebanan berlebihan pada
sepeda motor Anda.
• Ganti ban bila telah mencapai batas
pemakaian atau bila ditemukan kerusakan
seperti terpotong atau retak.
• Gunakan selalu ban dengan ukuran dan
jenis yang sesuai spesifikasi seperti
yang tertera di buku ini.
• Setelah ban dipasang, balancing semua
roda.
• Bacalah dengan cermat bagian ini.

6-41
TEKANAN ANGIN BAN DAN BEBAN
V PERINGATAN Tekanan ban dan muatan / beban yang
sesuai adalah faktor yang sangat penting.
Mengabaikan cara pemakaian awal ban Muatan / beban yang berlebihan dapat
baru dapat menimbulkan terjadinya selip merusak ban dan sepeda motor akan kehi-
dan hilangnya pengendalian. langan kendali.
Berhati-hatilah saat berkendara dengan Sebelum berkendara, periksa tekanan ban
ban baru. Lakukan pemakaian awal setiap hari.
dengan cara yang benar sesuai petunjuk Pastikan tekanan ban dan bebannya sesuai
pada buku ini. Hindari pengereman men- dengan tabel di bawah ini.
dadak pada 160 km pertama.
Tekanan ban baru diperiksa dan diatur
hanya pada saat sebelum berkendara.
Pada saat berkendara, temperatur ban akan
bertambah panas sehingga tekanan ban
akan naik.

6-42
Tekanan ban saat dingin KONDISI DAN JENIS BAN

SENDIRI BONCENGAN

200 kPa 200 kPa


DEPAN 2.00 kgf/cm2 2.00 kgf/cm2
29 psi 29 psi
225 kPa 225 kPa
BELAKANG 2.25 kgf/cm2 2.25 kgf/cm2
33 psi 33 psi

Bila tekanan ban kurang, akan menyulitkan


saat berbelok dan ban akan cepat aus.
Bila tekanan ban berlebihan, bidang kontak
ban dengan permukaan jalan mengecil, Kondisi dan jenis ban yang Anda pakai
sehingga sepeda motor mudah tergelincir mempengaruhi kinerja sepeda motor. Ban
dan kehilangan kendali. yang sudah tergores atau retak dapat
mengakibatkan sepeda motor kehilangan
kendali.
Ban yang sudah aus akan mudah bocor dan
akibatnya sepeda motor kehilangan ken-
dali. Akibat pemakaian ban dapat merubah
bentuk / profil ban, sehingga dapat merubah
karakter pengendalian sepeda motor.

6-43
Periksa kondisi ban setiap hari sebelum Bila mengganti ban, gunakan ban sesuai
berkendara. Ganti ban bila ditemukan ukuran dan jenis ban pada tabel berikut.
adanya gejala kerusakan, seperti retak atau
tergores, atau bila kedalaman gurat ban
kurang dari 1,6 mm untuk ban depan, dan
1,6 mm untuk ban belakang.

CATATAN: Tanda “ ” menunjukkan tempat


dimana potongan keausan (wear bar) pada
ban terbentuk. Batas pemakaian ini akan
tercapai sebelum tanda “ ” keausan yang
terletak pada ban menyentuh permukaan
jalan.

6-44
Bila Anda menggunakan ban dengan Setelah perbaikan (misalnya: menambal
ukuran dan jenis yang berbeda akan mem- ban) atau penggantian ban baru, ban harus
pengaruhi pengendalian sehingga dapat di-balancing dengan benar untuk menganti-
mengakibatkan sepeda motor kehilangan sipasi berbagai macam permukaan jalan
pengendalian. dan untuk menghindari terjadinya keausan
ban sebelum waktunya.
DEPAN BELAKANG
UKURAN 70/90-17M/C 38P 80/90-17M/C 44P V PERINGATAN
TIPE DUNLOP TT900 DUNLOP TT900
Perbaikan, pemasangan atau balancing
yang tidak benar akan mengakibatkan
hilangnya pengendalian atau dapat
memperpendek umur pakai ban.
• Untuk perbaikan, penggantian mau-
pun balancing, bawalah sepeda motor
Anda ke Bengkel resmi SUZUKI atau
mekanik yang sudah berpengalaman
karena dibutuhkan peralatan yang
khusus dan pengalaman.
• Pasanglah ban sesuai arah putaran
yang ditunjukkan dengan tanda panah
disisi samping setiap ban.

6-45
MENGGANTI BOLA LAMPU Lampu utama 12V 32/32W
Daya listrik masing-masing lampu tercantum
pada tabel di bawah ini. Lampu sein depan 12V 10W × 2
Bila mengganti lampu, gantilah dengan daya Lampu sein belakang 12V 10W × 2
(watt) yang sama. Lampu rem/Lampu belakang 12V 18/5W
Penggunaan bola lampu yang tidak sesuai
spesifikasi akan mengakibatkan sistem
kelistrikan kelebihan beban atau bola lampu
cepat putus.

HIMBAUAN
Penggunaan bola lampu yang tidak
sesuai spesifikasi akan mengakibatkan
sistem kelistrikan kelebihan beban atau
bola lampu cepat putus.
Gunakan hanya bola lampu yang sesuai
pada tabel di bawah ini.

6-46
LAMPU UTAMA DAN LAMPU SEIN Lampu utama
DEPAN
Untuk mengganti lampu utama dan lampu
sein depan, ikuti prosedur di bawah ini:
Melepas lampu utama

Lepas sekerup kanan dan kiri 1, baut


penyetel lampu jauh 2 dan lampu utama
3.
1. Lepas penutup karet 1. Tekan ke dalam
socket 2, putar ke kiri, dan tarik keluar.

6-47
2. Tarik keluar bohlam 3.
3. Pasang bohlam baru.
4. Untuk memasang kembali lampu utama,
adalah kebalikan dari cara melepasnya.

HIMBAUAN
Minyak dari jari-jari Anda dapat merusak
bola lampu utama atau dapat memper-
pendek umur pakai.
Saat mengganti bola lampu utama, hati-
hati saat memegang bola lampu.
Peganglah bola lampu baru dengan kain
yang bersih.
CATATAN: Pasang proyeksi bohlam 4 ke
alur penahan bola lampu 5.

6-48
Lampu sein depan
Untuk mengganti bohlam sein depan ikuti
prosedur di bawah ini:

2. Tarik keluar bohlam dari socket.


3. Pasang bola lampu baru.

1. Putar socket berlawanan arah jarum jam


dan lepaskan.

6-49
PENYETELAN LAMPU JAUH Bila perlu, setel lampu jauh ke atas dan ke
bawah. Kendorkan baut penyetel 1. Untuk
menyetel lampu jauh, gerakkan lampu
utama ke depan atau ke belakang.

6-50
LAMPU SEIN BELAKANG DAN
LAMPU REM/LAMPU BELAKANG
Untuk mengganti bola lampu sein belakang
/ lampu rem / lampu belakang, ikuti prosedur
di bawah ini:

Bola lampu sein belakang


2. Tarik keluar bohlam lampu sein belakang
2 dari socket.
3. Pasang bohlam baru.
Lampu rem/Bohlam lampu belakang
1. Lepas sekrup-sekrup. Lepas lensa 1. 2. Tekan ke dalam bohlam lampu rem /
bohlam lampu belakang 3, putar ke kiri,
kemudian tarik keluar.
3. Untuk mengganti bohlam, tekan ke
dalam dan putar ke kanan sambil dite-
kan.

6-51
SEKRING
HIMBAUAN Bila sistem kelistrikan tidak berfungsi pada
sepeda motor Anda, hal pertama yang Anda
Bila terlalu kencang mengencangkan periksa adalah sekring. Sekring akan
sekrup akan mengakibatkan lensa melindungi sirkuit kelistrikan dari kelebihan
pecah. beban.
Berhati-hatilah saat mengencangkan Bila sekring putus, periksa dan perbaiki
sekrup. sistem kelistrikan sebelum mengganti
sekring yang putus dengan yang baru. Kon-
sultasikan dengan Bengkel Resmi Suzuki
untuk pemeriksaan dan perbaikan.

Masukkan lensa mengacu pada ilustrasi.

6-52
V PERINGATAN
Mengganti sekring dengan kapasitas
yang tidak sesuai, atau menggunakan
alumunium foil atau kabel dapat meru-
sak sistem kelistrikan dan mungkin ter-
bakar. Gantilah selalu sekring yang
putus dengan jenis dan kapasitas yang
sama.
Bila sekring baru cepat putus, konsulta-
sikan dengan Bengkel Resmi Suzuki Sekering terletak di dalam kotak baterai.
atau mekanik yang berpengalaman. Dilengkapi dengan sekering 10A. Sekering
ini dirancang untuk dapat bekerja (putus)
ketika sirkuit kelistrikan kelebihan beban.
Bila ada sistem kelistrikan yang tidak ber-
fungsi, sekering harus diperiksa. Sebuah
sekering cadangan 10A disediakan dalam
tempat vinyl.

6-53
CATALYTIC CONVERTER
Fungsi catalytic converter adalah untuk HIMBAUAN
mengurangi polutan berbahaya di dalam
gas buang sepeda motor Anda. Penggu- Pengoperasian sepeda motor yang tidak
naan bahan bakar bertimbal pada sepeda benar dapat menyebabkan katalis atau
motor yang dilengkapi dengan catalytic con- sepeda motor rusak.
verter dilarang, karena timbal menonaktif- Untuk menghindari kerusakan katalis
kan komponen sistem katalis yang atau komponen terkait lainnya, Anda
mereduksi polutan. harus mengikuti tindakan pencegahan
Converter dirancang untuk menjaga berikut:
keawetan sepeda motor pada penggunaan • Perhatikan mesin dalam kondisi baik.
normal dengan bahan bakar tanpa timbal. • Bila mesin tidak berfungsi, terutama
Converter tidak memerlukan perawatan bila mesin macet atau kehilangan
khusus. Namun demikian, sangat penting kinerjanya, berhenti mengendarai
untuk menjaga setelan mesin yang tepat. sepeda motor dan matikan mesin dan
Mesin salah pengapian yang disebabkan bawa sepeda motor ke Bengkel Resmi
oleh penyetelan mesin yang tidak tepat Suzuki terdekat.
dapat menyebabkan katalis panas berlebi- • Jangan mematikan mesin atau meng-
han. Hal ini dapat mengakibatkan kerusa- ganggu kunci kontak saat transmisi
kan permanen pada katalis dan komponen masuk gigi dan sepeda motor
sepeda motor lainnya. bergerak.

6-54
• Jangan mencoba menghidupkan
mesin dengan mendorong sepeda V PERINGATAN
motor atau dengan meluncur menu- Jika Anda memarkir atau menggunakan
runi bukit. sepeda motor di daerah dimana terdapat
• Jangan men-stasionerkan mesin bahan yang mudah terbakar seperti rum-
dengan kabel busi tidak terhubung put kering atau daun, bahan ini dapat
atau dilepas, selama tes diagnostik. masuk dan bersentuhan dengan cata-
• Jangan menghidupkan sepeda motor lytic converter atau komponen gas
terlalu lama pada saat mesin langsam buang yang panas. Hal ini dapat
jika terdengar bunyi kasar atau ada menyebabkan kebakaran.
kerusakan lainnya.
• Jangan biarkan tangki bahan bakar Hindari memarkir dan menggunakan
kosong. sepeda motor Anda di tempat dimana
terdapat bahan yang mudah terbakar.

6-55
PEMASANGAN PLAT NOMOR DEPAN

A 275 mm
B 32.5±5 mm
C 82.5±9 mm
D 110 mm
Bor lubang 1 seperti pada gambar ketika
pemasangan plat nomor depan.

6-56
PERBAIKAN MASALAH

PERIKSA SISTEM BAHAN BAKAR .......................................................................................................... 7-2


PEMERIKSAAN SISTEM PENGAPIAN ..................................................................................................... 7-3
MESIN TIBA-TIBA MATI ............................................................................................................................ 7-4

7-1
PERBAIKAN MASALAH PERIKSA SISTEM BAHAN BAKAR
Jika indikator injeksi menyala “FI”, menun-
Panduan ini disediakan untuk membantu jukkan adanya masalah pada sistem injeksi.
Anda menemukan penyebab beberapa Bawa sepeda motor Anda ke Bengkel
masalah yang umum dikeluhkan. Resmi SUZUKI terdekat. Lihat bagian
“PANEL INSTRUMEN” sistem injeksi untuk
lebih jelasnya.
HIMBAUAN
Perbaikan atau penyetelan yang tidak
sesuai dapat merusak sepeda motor.
Kerusakan ini tidak masuk dalam jami-
nan.
Jika Anda ragu, konsultasikan masalah-
nya ke Bengkel Resmi Suzuki terdekat.
KELUHAN: Mesin susah dihidupkan atau
tidak dapat hidup.

7-2
PEMERIKSAAN SISTEM PENGAPIAN
1. Lepas busi, kemudian pasang ke tutup V PERINGATAN
busi.
2. Tempelkan busi pada mesin, putar Cara pemeriksaan busi yang salah dapat
mesin dengan menggunakan kick starter berbahaya. Bila Anda tidak memahami
sementara kunci kontak pada posisi prosedur ini, Anda dapat dikejutkan arus
“ON”. Bila sistem pengapian tidak listrik yang besar.
bermasalah, akan timbul bunga api pada Jangan melakukan pemeriksaan ini bila
celah busi. Bila tidak timbul bunga api, Anda tidak memahami prosedurnya.
konsultasikan ke Bengkel Resmi Suzuki Pada saat pemeriksaan, jangan menem-
terdekat untuk perbaikan. pelkan busi ke dekat lubang busi.

Bila Anda sakit jantung atau mengguna-


kan alat pacu jantung, jangan melakukan
pemeriksaan busi ini.

7-3
MESIN TIBA-TIBA MATI
1. Periksa pasokan bahan bakar pada
tangki bensin.
2. Jika indikator injeksi menyala, menun-
jukkan terjadinya masalah pada sistem
injeksi. Bawa sepeda motor Anda ke
Bengkel Resmi SUZUKI terdekat. Lihat
bagian “PANEL INSTRUMEN” sistem
injeksi untuk lebih jelasnya.
3. Periksa sistem pengapian bila bunga api
pada busi tidak konstan.
4. Periksa putaran mesin langsam. Kece-
patan putaran langsam 1.300 – 1.500
rpm.

7-4
PROSEDUR PENYIMPANAN DAN CARA MENCUCI
SEPEDA MOTOR

PROSEDUR PENYIMPANAN ..................................................................................................................... 8-2


PROSEDUR PENGGUNAAN KEMBALI SEPEDA MOTOR ...................................................................... 8-3
PENCEGAHAN TERHADAP KARAT / KOROSI ....................................................................................... 8-4
MEMBERSIHKAN SEPEDA MOTOR ......................................................................................................... 8-5
PEMERIKSAAN SETELAH PEMBERSIHAN ............................................................................................. 8-7

8-1
PROSEDUR PENYIMPANAN BAHAN BAKAR
1. Isi bahan bakar sampai penuh dengan
DAN CARA MENCUCI SEPEDA dicampur bahan bakar stabilizer yang
MOTOR direkomendasikan oleh produsen stabi-
lizer.
PROSEDUR PENYIMPANAN 2. Hidupkan mesin beberapa menit sampai
Bila sepeda motor akan ditinggalkan / disim- bahan bakar stabilizer mengisi sistem
pan dalam jangka waktu lama, diperlukan injeksi.
penanganan khusus yang membutuhkan BATERAI
material, peralatan dan keahlian. 1. Lepas baterai dari sepeda motor dengan
Oleh karena itu, Suzuki menyarankan agar mengacu pada bagian BATERAI.
Anda mempercayakan perawatannya 2. Bersihkan bagian luar baterai dengan
kepada Bengkel Resmi Suzuki. Bila Anda menggunakan sabun deterjen dan ber-
ingin merawat sendiri, ikuti petunjuk umum sihkan karat-karat dari terminal baterai
di bawah ini: dan sambungan kabel.
SEPEDA MOTOR 3. Simpan baterai di ruangan dengan suhu
Bersihkan keseluruhan sepeda motor. di atas beku.
Letakkan sepeda motor pada standar ten-
gah di atas bidang datar sehingga sepeda
motor tidak mungkin jatuh. Putar kemudi
penuh kearah kiri, kemudian kunci dan
lepas anak kuncinya.

8-2
BAN PROSEDUR PENGGUNAAN KEMBALI
Tekanan angin pada ban harus sesuai SEPEDA MOTOR
spesifikasi. • Bersihkan sepeda motor secara menye-
BAGIAN LUAR luruh.
• Semprotkan bagian pengawet pada • Pasang kembali baterai sesuai petunjuk
material-material vinyl dan karet. pada bagian BATERAI.
• Semprotkan anti karat pada permukaan • Atur tekanan ban sesuai petunjuk pada
yang tidak dicat. bagian BAN.
• Lindungi / lapisi permukaan yang dicat • Lumasi bagian-bagian yang harus dilu-
dengan wax (lilin pelindung). masi sesuai petunjuk pada buku ini.
PROSEDUR SAAT PENYIMPANAN • Lakukan hal-hal yang disarankan pada
Sekali sebulan, baterai harus di charge bagian PEMERIKSAAN SEBELUM
ulang dengan arus (ampere) sesuai spesi- BERKENDARA yang terdapat pada
fikasi. Standar pengisian (charge) ulang buku ini.
adalah 0,3A × 5 sampai 10 jam.

8-3
PENCEGAHAN TERHADAP KARAT / APA YANG DILAKUKAN UNTUK
KOROSI MENCEGAH KOROSI
Penanganan yang benar pada sepeda • Cuci sepeda motor Anda secara teratur,
motor penting dilakukan untuk mencegah sekurangnya sekali dalam sebulan.
terjadinya korosi / karat sehingga sepeda Jagalah sepeda motor Anda agar tetap
motor Anda tetap kelihatan seperti baru. bersih dan kering.
• Buanglah segera semua endapan
Informasi penting perihal korosi / karat kotoran yang tertinggal. Kotoran seperti
Korosi seringkali diakibatkan oleh: halnya garam, bahan kimia, tar atau oli,
• Akumulasi garam, kotoran, kelemba- getah pohon, kotoran burung dan limbah
ban, atau bahan kimia pada bagian yang industri dapat merusak sepeda motor
sulit dijangkau. Anda. Bila sulit dibersihkan, mungkin
• Lecet, tergores, dan bagian permukaan dibutuhkan cairan pembersih tamba-
logam yang rusak atau permukaan yang han. Ikuti petunjuk produsen pembuat
dicat akibat kecelakaan kecil atau cairan pembersih saat menggunakan
dampak dari benturan batu dan kerikil. pembersih khusus.
Garam, air laut, polusi industri dan kelemba- • Perbaiki permukaan yang rusak
ban yang tinggi dapat menyebabkan ter- sesegera mungkin. Periksa dengan
jadinya korosi. seksama segala kerusakan pada permu-
kaan yang dicat. Bila Anda menemukan
bagian cat yang terkelupas atau
tergores, perbaikilah sesegara mungkin
untuk mencegah terjadinya korosi. Bila
kerusakan terlalu parah, perbaiki di
Bengkel Resmi Suzuki.

8-4
• Simpanlah sepeda motor Anda di tem- MEMBERSIHKAN SEPEDA MOTOR
pat yang kering dengan ventilasi udara Mencuci sepeda motor
yang cukup. Bila Anda sering mencuci Bila mencuci sepeda motor, ikuti petunjuk di
sepeda motor di dalam garasi atau bawah:
sering memarkir sepeda motor saat 1. Bersihkan kotoran dan lumpur dengan
masih dalam keadaan basah, garasi menggunakan air dingin yang mengalir.
Anda dapat menjadi lembab. Kelemba- Anda dapat menggunakan busa lunak
ban yang tinggi dapat mempercepat atau kuas. Jangan menggunakan bahan
korosi. Sepeda motor yang masih dalam keras yang dapat menggores permu-
keadaan basah bisa berkarat walau kaan cat.
disimpan di ruangan yang dengan 2. Cucilah sepeda motor dengan sabun
pemanas jika ventilasi udara tidak deterjen atau sabun pembersih menggu-
memadai. nakan busa atau kain halus. Busa atau
• Tutuplah sepeda motor Anda. Bila kain tersebut harus sering direndam
langsung terkena sinar matahari dapat dalam sabun.
merusak warna cat komponen plastik
dan instrumen lainnya. Tutuplah sepeda CATATAN: Bersihkan sepeda motor
motor Anda dengan bahan pelindung sesegera mungkin bila telah dipakai di jalan
yang berkualitas yang dapat memberi bergaram atau setelah perjalanan jauh
perlindungan dari sengatan sinar UV dengan air dingin.
dari matahari dan mengurangi Pastikan untuk menggunakan air dingin
masuknya debu dan polusi udara. karena air hangat dapat mempercepat
proses korosi.

8-5
CATATAN: Hindari menyemprotkan air ke 3. Setelah dibersihkan dari kotoran, bilas
bagian-bagian berikut: dengan air.
• Switch kunci kontak 4. Setelah dibilas, keringkan dengan kain
• Busi bersih dan biarkan hingga mengering.
• Tutup tangki bansin 5. Periksa dengan seksama kerusakan
• Sistem injeksi permukaan yang dicat. Bila ditemukan
• Master cylinder rem kerusakan, perbaiki menggunakan cat
• Boot kabel gas dengan mengikuti prosedur di bawah ini:
a. Bersihkan bagian yang rusak dan
keringkan.
HIMBAUAN b. Perbaiki bagian (kecil) permukaan cat
Pencucian dengan air bertekanan dapat yang rusak dengan menggunakan
merusak komponen sepeda motor. kuas kecil.
Menyebabkan karat, korosi dan kendur. c. Biarkan cat hingga kering.
Part cleaner juga dapat merusak kom- CATATAN: Lensa lampu utama dapat
ponen sepeda motor. berembun setelah sepeda motor dicuci atau
Jangan menyemprotkan air bertekanan dikendarai dalam cuaca hujan dan akan
untuk membersihkan sepeda motor. hilang dengan sendirinya saat lampu utama
Jangan menggunakan part cleaner di di posisi ON. Untuk menghilangkan embun,
bagian throttle body dan sensor-sensor hidupkan mesin agar baterai tidak habis.
sistem injeksi.

8-6
PEMERIKSAAN SETELAH PEMBERSIHAN
HIMBAUAN Untuk memperpanjang umur pakai sepeda
motor Anda, lumasi bagian yang perlu
Membersihkan sepeda motor dengan sesuai penjelasan di ‘BAGIAN-BAGIAN
menggunakan alkaline atau cairan asam, YANG HARUS DILUMASI”.
bensin, minyak rem, atau pembersih
lainnya, dapat merusak komponen
sepeda motor. V PERINGATAN
Bersihkan hanya dengan menggunakan Rem yang basah dapat mengurangi
kain halus dan air hangat berikut deter- kinerja pengereman dan mengakibatkan
jen ringan. kecelakaan. Hindari kemungkinan
kecelakaan dengan cara menambah
Melapis sepeda motor
jarak pengereman setelah Anda mencuci
Setelah sepeda motor dicuci, disarankan
sepeda motor.
dipoles menggunakan wax untuk melindungi
permukaan cat. Lakukan pengereman beberapa kali agar
• Gunakan wax dan pemoles berkualitas. kanvas rem menjadi hangat dan kering.
• Saat menggunakannya perhatikan cara
pemakaian yang dikeluarkan oleh pabrik Ikuti prosedur di bagian “PEMERIKSAAN
pembuatnya. SEBELUM BERKENDARA” untuk
memeriksa permasalahan sepeda motor
Anda.

8-7
SPESIFIKASI
DIMENSI DAN BERAT
Panjang keseluruhan............................................................ 1910 mm
Lebar keseluruhan................................................................ 670 mm
Tinggi keseluruhan ............................................................... 1000 mm
Jarak antara dua roda .......................................................... 1220 mm
Jarak terendah ke tanah....................................................... 145 mm
Ketinggian tempat duduk...................................................... 765 mm
Berat kosong ........................................................................ 94 kg ... FJ115LB
96 kg ... FJ115LE
MESIN
Jenis ..................................................................................... 4-langkah, pendingin udara, OHC
Jumlah silinder ..................................................................... 1
Diameter silinder .................................................................. 51.0 mm
Panjang langkah................................................................... 55.4 mm
Isi silinder ............................................................................. 113 cm3
Perbandingan kompresi........................................................ 9.4 : 1
Sistem bahan bakar ............................................................. Sistem injeksi
Filter udara ........................................................................... Elemen kertas
Sistem starter ....................................................................... Elektrik and kick
Sistem pelumasan................................................................ Wet sump
SISTEM PENGGERAK
Kopling.................................................................................. Kanvas basah, otomatis, jenis centrifugal
Transmisi .............................................................................. 4-percepatan
Perpindahan gigi .................................................................. Semua ke bawah
Perbandingan reduksi awal .................................................. 3.285 (69/21)
Perbandingan gigI, Rendah.................................................. 3.000 (33/11)
Kedua ............................................................. 1.812 (29/16)
Ketiga ............................................................. 1.368 (26/19)
Top.................................................................. 1.095 (23/21)
Perbandingan reduksi akhir.................................................. 2.642 (37/14)
Rantai penggerak ................................................................. RK420SL, 102 mata
RANGKA
Suspensi depan.................................................................... Teleskopik, pegas lingkar, peredam oli
Suspensi belakang ............................................................... Jenis swingarm, pegas lingkar, peredam oli
Panjang langkah garpu depan ............................................. 90 mm
Lintasan roda belakangl ....................................................... 81 mm
Caster................................................................................... 26.5°
Trail....................................................................................... 66 mm
Sudut kemudi ....................................................................... 45° (kanan dan kiri )
Radius putar ......................................................................... 1.9 m
Rem depan........................................................................... Rem cakram
Rem belakang ...................................................................... Rem tromol
Ukuran ban depan................................................................ 70/90-17M/C 38P
Ukuran ban belakang ........................................................... 80/90-17M/C 44P
KELISTRIKAN
Jenis pengapian ................................................................... Pengapian Elektronik (Transistor)
Busi ...................................................................................... NGK CPR7EA-9 atau DENSO U22EPR9
Baterai .................................................................................. 12V 10.8 kC(3 Ah)/10HR
Generator ............................................................................. Single-phase [Link]
Sekring ................................................................................. 10A
Lampu utama ....................................................................... 12V 32/32W
Lampu rem/lampu belakang................................................. 12V 18/5W
Lampu sein depan................................................................ 12V 10W × 2
Lampu sein belakang ........................................................... 12V 10W × 2
Lampu speedometer ............................................................ 12V 1.7W
Lampu indikator lampu jauh ................................................. 12V 1.7W
Lampu indikator lampu sein ................................................. 12V 1.7W
Lampu indikator posisi top gear ........................................... 12V 1.7W
Lampu indikator neutral........................................................ 12V 1.7W
Lampu indikator sistem injeksi ............................................. 12V 1.7W
KAPASITAS
Tangki bensin ....................................................................... 3.7 L
Oli mesin, tanpa penggantian filter oli ............................... 650 ml
dengan penggantian filter oli ............................ 800 ml
overhaul............................................................ 1000 ml

Anda mungkin juga menyukai