Pengaruh Akuntansi dan SDM pada Laporan Keuangan Desa
Pengaruh Akuntansi dan SDM pada Laporan Keuangan Desa
SKRIPSI
ZURRYATI
NIM. 200420128
SKRIPSI
ZURRYATI
NIM. 200420128
2
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan kemampuan untuk penulis, sehingga dapat membuat skripsi ini.
Kemudian salam dan sejahtera penulis sampaikan kepada baginda Nabi
Muhammad SAW dimana kehadirannya menjadi lentera bagi ummat manusia
secara komprehensif sehingga terciptanya kedamaian dan ketinggian makna ilmu
pengetahuan di dunia ini. Penulisan skripsi ini selesai berkat dukungan dari
berbagai pihak yang telah memberikan bantuan kepada penulis, baik berupa
semangat dan motivasi, saran-saran serta berbagai data-data yang dibutuhkan
dalam penelitian ini. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati perkenankan
penulis untuk memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada:
1. Prof Dr. Ir. Herman Fithra, S.T., M.T.,IPM.,[Link] selaku Rektor
Universitas Malikussaleh.
2. Jullimursyida, S.E., AK., M.M., Ph.D selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Malikussaleh.
3. Dr. Iswadi, S.E., Ak., [Link], Ak, CA selaku Ketua Jurusan AkuntansiFakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh sekaligus sebagai dosen
pembahas pertama yang sudah banyak memberikan masukan dan saran dalam
kesempurnaan proposal skripsi penulis.
4. Dr. Naz’aina, S.E., [Link]., Ak selaku SekretarisProgram Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh.
5. Nurhasanah, S.E., [Link], Ak selaku Koordinator Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh, sekaligus Dosen
Pembimbing yang sudah banyak membantu dan memberikan arahan kepada
penulis mengenai proposal skripsi ini.
6. Razif, S.E., [Link] dosen pembahas kedua yang sudah banyak
memberikan masukan dan saran dalam kesempurnaan proposal skripsi
penulis.
i
7. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh
Lhokseumawe.
8. Teristimewa bagi Ayahanda dan Ibunda yang telah memberikan dorongan dan
semangat serta pengorbanan yang begitu besar kepada penulis.
9. Seluruh teman-teman seperjuangan pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Malikussaleh yang telah memberi semangat dan
bantuan dalam penyelesaian skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa penulisan proposal skripsi ini masih jauh dari
sempurna, untuk itu saran dan kritikan yang sifatnya membangun sangat penulis
butuhkan demi kesempurnaan tulisan ini.
Penulis menyadari bahwa penulisan proposal skripsi ini masih jauh dari
sempurna, untuk itu saran dan kritikan yang sifatnya membangun sangat penulis
butuhkan demi kesempurnaan tulisan ini.
Zurryati
NIM.200420128
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..........................................................................................i
DAFTAR ISI ......................................................................................................iii
DAFTAR TABEL................................................................................................v
DAFTAR GAMBAR..........................................................................................vi
DAFTAR LAMPIRAN.....................................................................................vii
ABSTRAK ........................................................................................................viii
ABSTRACT..........................................................................................................ix
BAB 1 PENDAHULUAN..............................................................................................1
1.1 Latar Belakang Masalah.....................................................................1
1.2 Perumusan Masalah Penelitian.......................................................7
1.3 Tujuan Penelitian..............................................................................7
1.4 Manfaat Penelitian............................................................................8
1.4.1 Manfaat Teoritis ......................................................................8
1.4.2 Manfaat Praktis ......................................................................8
iii
BAB 3 METODE PENELITIAN.................................................................................38
3.1 Objek dan Lokasi Penelitian..........................................................38
3.2 Populasi dan Sampel ......................................................................38
3.2.1Populasi ....................................................................................38
3.2.2 Sampel .....................................................................................38
3.3 Pengukuran Variabel Instrumen ..................................................39
3.4 Definisi Operasional Variabel .......................................................39
3.5 Pengukuran Instrumen Penelitian................................................40
3.5.1Uji Validitas.............................................................................40
3.5.2Uji Reliabilitas.........................................................................41
3.6 Uji Asumsi Klasik...........................................................................41
3.6.1 Uji Normalitas........................................................................41
3.6.2 Uji Heteroskedastisitas...........................................................42
3.6.3 Uji Multikolinearitas..............................................................42
3.7 Metode Analisis Data......................................................................42
3.7.1 Analisis Regresi Linear Berganda .........................................43
3.7.2 Koefisien Determinasi............................................................43
3.8 Pengujian Hipotesis........................................................................44
3.8.1 Uji Parsial ...............................................................................44
iv
BAB 5 PENUTUP.......................................................................................... 61
5.1 Kesimpulan .................................................................................. 61
5.2 Saran .......................................................................................... 61
5.3 Keterbatasan Penelitian ................................................................ 62
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 64
LAMPIRAN ...................................................................................................... 69
v
DAFTAR TABEL
vi
DAFTAR GAMBAR
vii
DAFTAR LAMPIRAN
viii
ABSTRAK
Nama : Zurryati
Program Studi : Akuntansi
Judul : Pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan dan Kompetensi
Sumber Daya Manusia terhadap Peningkatan Kualitas
Laporan Keuangan Desa (Studi Empiris Pada Desa di
Wilayah Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen
ix
ABSTRACT
Name : Zurryati
Study Program : Accounting
Title : The Influence of the Financial Accounting System and
Human Resource Competency on Improving the Quality of
Village Financial Reports (Empirical Study in Villages in
the Peulimbang District, Bireuen Regency
The aim of the research is to determine the influence of the financial accounting
system and human resource competency on improving the quality of village
financial reports in the Peulimbang District, Bireuen Regency. In this research
the author used primary data using quantitative methods with a total number of
respondents, namely 66 respondents. The analysis tool used is SPSS. Based on
tests using quantitative analysis with multiple regression, it is known that the
financial accounting system variable has a positive effect on improving the quality
of village financial reports because the coefficient value is positive, namely 0.673.
This is because the more effective the village financial accounting system is, the
better the quality of financial reports in the village will be. The HR competency
variable influences village financial management because the coefficient value is
positive, namely 1.217. This is because if someone has good human resource
competency in carrying out an activity or acting daily based on correct and
ethical principles in accordance with values and norms, then this will have a good
impact on the finances of the village being managed.
x
BAB 1
PENDAHULUAN
Pada saat otonomi daerah dimulai harapan yang muncul adalah pemerintah
hal penyajian laporan keuangan. Laporan keuangan adalah output dan hasil akhir
dari proses akuntansi. Laporan inilah yang menjadi bahan informasi bagi para
disajikan secara wajar terbebas dari salah saji yang material sehingga tidak
merupakan suatu prosedur dari tahap awal pengumpulan data sampai pelaporan
1
2
sumber ekonomi yang dimiliki desa. Laporan keuangan ada dan disusun untuk
menyediakan informasi yang efektif dan relevan mengenai transaksi keuangan dan
Berkenaan dengan akuntabilitas dana desa yang masih rendah, maka diciptakanlah
sebuah aplikasi atau sistem keuangan berbasis teknologi dan mewajibkan seluruh
salah satu alat bantu dalam penyajian laporan keuangan secara tepat waktu
(Hildagard et al., 2023), dalam hal ini Badan Pengawasan Keuangan dan
keuangan desa secara cepat dan efisien (Wati & Fajar, 2017).
disajikan menunjukan informasi yang benar dan jujur. Kualitas laporan keuangan
besar informasi yang disajikan desa bisa berguna bagi pengguna dan bagaimana
desa menyusun laporan keuangan yang ada berdasarkan kerangka konseptual dan
desa dan lain sebagainya. Penggunaan dana desa yang berdasar kualitas laporan
laporan keuangan dapat dikatakan baik adalah apabila informasi yang disajikan
(Emilda, 2019).
sangat menentukan baik atau buruknya keuangan desa, karena dengan kualitas
laporan keuangan yang kompeten, maka akan dihasilkan laporan keuangan yang
tepat waktu, relevan, dan dapat dibandingkan (Animah et al., 2020). Menurut hasil
penelitian yang dilakukan Lestari & indraswarawati (2022) serta Dewi (2022)
pengeluaran anggaran dan desa. Jika dana desa yag dikeluarkan ditulis ataudibuat
tidak sesuai dengan pelaporan keuangan desa, hal ini dapat berdampak pada
kecurangan yang dilakukan di desa. Hasil penelitian Kartika & Gita (2022) serta
Hasanah & Siregar (2021), menyatakan kualitas laporan keuangan desa dapat
dipengaruhi oleh penerapan sistem akuntansi yang baik dan juga komptensi SDM
manusia yang terdiri atas komponen komputer atau komponen manual yang
karena itu, kompetensi sumber daya manusia (SDM), sistem akuntansi penting
yang disusun dapat berkualitas. Fenomena nya tidak semua desa mampu
menerapkan sistem keuangan desa dengan baik, hal ini disebabkan oleh kurang
desa. Bukan hanya dari segi kurang nya pemahaman, penerapan sistem akuntansi
signifikan yang jauh dari kondisi salah saji material yang dapat dilihat dari
kurangnya ilmu akuntansi yang dimiliki oleh pihak desa. Sehingga sistem
akuntansi menjadi tidak berguna sama sekali, padahal desa dapat menghasilkan
laporan keuangan secara teratur dengan bantuan sistem ini. Akan tetapi
akuntansi berjalan tidak bagus dan lemah. Hal ini sejalan dengan penelitian yang
dilakukan oleh Jaeng (2023) dengan hasil penelitian yaitu sistem keuangan desa
terhadap kualitas pelaporan keuangan desa dengan metode analisis data yang
daya manusia (SDM) dalam organisasi atau perusahaan mempunyai arti yang
sumber daya manusia dalam organisasi atau perusahaan, sumber daya manusia
tinggi yang dimiliki oleh sumber daya manusia (SDM) dalam suatu organisasi
atau perusahaan tentu hal ini akan menentukan kualitas sumber daya manusia
(SDM) yang dimiliki yang pada akhitnya akan menentukan kualitas kompetitif
telah dilakukan namun hal tersebut belum berjalan maksimal. Seperti halnya di
Kecamatan Peulimbang, banyak dari operator desa yang belum sama sekali
pelaporan maupun penyajian laporan keuangan pemerintah desa, dan hal ini
yang dilakukan oleh Jaeng (2023) dan Sonia (2016). Perbedaan penelitian
kualitas laporan keuangan desa dengan analisis regresi linear berganda. Penelitian
masalah yaitu:
Bireuen?
Bireuen.
keuangan.
Kabupaten/Kota.
laporan tersebut
KAJIAN PUSTAKA
suatu kontrak dimana satu orang atau lebih (prinsipal) meminta pihak lainnya
tertentu kepada agen (manajer) sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati.
kewajiban sesuai dengan keinginan principal, maka laporan keuangan yang dibuat
oleh manajer dapat diaudit oleh pihak yang independen dan dalam hal ini adalah
sarana yaitu laporan tahunan. Tugas auditor adalah memberikan opini atas laporan
10
11
orang lain. Kedua, manusia memiliki daya pikir terbatas mengenai persepsi masa
Informasi lebih banyak diketahui oleh agen dibandingkan pemilik karena agen
perusahaan. Baik prinsipal maupun agen diasumsikan orang ekonomi rasional dan
2.2 Akuntansi
serta tujuan lainnya. Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya
informasi yaitu laporan keuangan yang dapat digunakan oleh pihak-pihak yang
Kegiatan akuntansi,diantaranya:
pengambilan keputusan.
dihasilkan.
terjadi di perusahaan, baik itu rugi ataupun untung. Akuntansi sangat identik
dengan perhitungan atau keluar masuknya uang di suatu perusahaan, jadi seorang
untuk seorang manager dalam mengambil keputusan apa yang akan dilakukan
atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan
istilah pembukuan.
Informasi akuntansi sangat berguna dan harus dipahami, dokumen terpenting yang
2019).
setiap membuat laporan keuangan harus memenuhi kriteria atau sesuai dengan
aturan yang telah diterapkan supaya laporan keuangan memiliki kualitas yang
dari kegiatan operasi, melaporkan keadaan keuangan dan sumber daya yang
publik dengan tujuan untuk membuat pemerintah yang memiliki tanggung jawab,
untuk membantu dalam pengambilan keputusan politik, sosial, dan alokasi sumber
Desa
perusahaan. Hal serupa juga dinyatakan oleh Bawhede (2018) tentang faktor
mekanisme tata kelola internal perusahaan (seperti: kualitas dewan direksi). Selain
keuangan, mekanisme tata kelola internal dan eksternal perusahaan juga akan
akuntansi pemerintah yang ada. Oleh karena itu, salah satu topikmenarik dalam
itu sendiri. Menurut Chan (2018) dari perspektif riset, teori yang mendasari
penilaian berupa opini dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Ketika BPK
dapat dikatakan bahwa laporan keuangan suatu entitas pemerintah daerah tersebut
disajikan dan diungkapkan secara wajar dan berkualitas (Tawaqal, 2017). Untuk
berikut:
1. Dapat Dipahami
2. Relevan
mengevaluasi peristiwa dimasa lalu, masa kini ataupun peristiwa yang akan
3. Keandalan
Agar laporan keuangan dapat bermanfaat, informasi yang disajikan juga barus
4. Dapat Dibandingkan
dengan laporan keuangan yang terdapat pada entitas lainnya. Ada dua cara
dengan entitas lain yang memiliki kebijakna akuntansi yang sama dengan
entitasnya.
5. Konsistensi
Dalam penyajian laporan keuangan, metode atau prinsip yang digunakan oleh
suatu entitas harus sama dari periode ke periode selanjutnya dan tidak
yang digunakan dalam penelitian ini adalah dapat dipahami, relevan, keandalan,
Laporan Realisasi APBDes semua desa (BPKP, 2015). Dalam upaya mengawal
terlihat sangat sederhana namun sangat baik untuk digunakan. Bisa menggunakan
jaringan internet dan juga tidak. Aplikasi ini dibuat sudah menyesuaikan dengan
proses dan tahap laporan keuangan dan dokumendokumen yang ada hanya akan di
input saja karena sudah tertata dengan baik. Dalam penggunaan aplikasi siskeudes
lebih baik lagi dalam mengelola pemerintahan dan berbagai sumber daya alam
menggunakan komputer.
yaitu:
keuangan yang lengkap, cermat, dalam bentuk dan waktu yang tepat yang
dan akurat sehingga dapat menyajikan laporan keuangan yang andal, dapat
keuangan dan pembangunan desa dapat dilaksanakan dengan baik pada tingkatan
belanja dalam kurun waktu tertentu di masa yang akan datang. Perencanaan
keuangan desa dilakukan setelah tersusunnya RPJM Desa dan RKP Desa yang
melaksanakan APBDes dalam satu tahun anggaran yang dimulai dari 1 Januari
anggaran biaya (RAB) untuk setiap kegiatan yang menjadi dasar pengajuan
Buku Kas Pembantu Kegiatan, dan Perubahan APBDes adalah kegiatan yang
berhubungan dengan hasil pekerjaan yang telah dilakukan selama satu periode
atas tugas dan wewenang yang diberikan Laporan merupakan suatu bentuk
Musyawarah Desa.
Aplikasi Sistem keuangan desa adalah alat bantu untuk meningkatkan efektifitas
suditabel.
dimaksud dengan aplikasi sistem keuangan desa adalah aplikasi yang dibuat untuk
membantu pemerintahan desa dalam pengolahan keuangan desa yang cukup besar
(2019) adalah:
adalah sekumpulan perilaku spesifik yang dapat diamanati dan dibutuhkan oleh
seseorang untuk sukses dalam melakukan peran dan mencapai target perusahaan.
untuk menunjukan perannya dalam organisasi secara efektifitas dan kinerja yang
tujuannya secara efektif dan efisiens Kapasitas harus dilihat sebagai kemampuan
meliputi:
1. Pengembangan diri
2. Profesional
3. Penguasaan teknologi
4. Jenjang pendidikan
5. Keahlian
efisien.
M. Spencer (1993) dalam Winanti (2018) bahwa faktor yang membentuk sebuah
1. Motif adalah sesuatu yang secara konsisten dipikirkan atau dikehendaki oleh
2. Karakter pribadi yaitu karakteristik fisik dan reaksi atau respon yang
3. Konsep diri adalah perangkap sikap, sistem, nilai, atau citra yang dimiliki
seseorang.
spesifik tertentu.
daya manusia. Fikri et al., (2019) bahwa kompetensi aparatur pemerintah daerah
oleh kualitas dan kemampuan sumber daya manusia yang berada di dalamnya.
Melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki baik pada
daerah khususnya bagian akuntansi yang mampu melaksanakan tugas dan fungsi
mempunyai kesamaan atau pernah di teliti oleh peneliti terdahulu yang diuraikan
sebagai berikut:
pemerintah dan sistem akuntansi keuangan daerah sebagai faktor penting yang
sistem pengendalian intern. Populasi penelitian ini adalah pegawai yang bekerja di
secara komprehensif.
yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian
laporan keuangan.
Daerah (Studi Pada Pemerintah Kota Magelang). Penelitian ini bertujuan untuk
keuangan pemerintah daerah. Dari Responden dalam penelitian ini adalah kepala
dan staf subbagian akuntansi dan keuangan pada penatausahaan skpd kota
magelang provinsi jawa tengah. Nomor Responden dalam penelitian ini berjumlah
kota semarang dalam memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Sampel
Kota Semarang untuk unit analisisnya adalah Kepala SKPD dan Kepala Bagian
Keuangan & Akuntansi pada SKPD. Berdasarkan hasil uji regresi berganda
keuangan.
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda
Metode analisis data menggunakan analisis uji selisih nilai mutlak dengan
software SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi
Tabel 2.1
Penelitian Terdahulu
Nama/ Judul Persamaan dan
Hasil Penelitian
Tahun Penelitian Perbedaan
Jauhari et Pengaruh Sistem Hasil penelitian ini Persamaan
al., (2021) Akuntansi menyatakan bahwa, penelitian yaitu
Keuangan secara parsial sistem pada variabel
Daerah, dan akuntansi keuangan yang digunakan,
Standar daerah dan standar metode
Akuntansi akuntansi pemerintah penelitian.
Pemerintah berpengaruh signifikan Perbedaannya
Terhadap dan sistem terdapat pada
Kualitas Laporan pengendalian internal model analisis
Keuangan tidak memoderasi yang digunakan.
Pemerintah pengaruh antara sistem
akuntansi keuangan
daerah dan standar
akuntansi pemerintah
terhadap kualitas
laporan keuangan.
Nama/ Judul Persamaan dan
Hasil Penelitian
Tahun Penelitian Perbedaan
Hoesada The Effect of Hasil penelitian Persamaan
(2020) Government menunjukkan bahwa penelitian yaitu
Accounting standar akuntansi pada variabel
Standards, pemerintahan dan yang digunakan,
Internal Control manusia kompetensi metode
System, sumber daya tidak penelitian.
Competenceof mempengaruhi kualitas Perbedaannya
Human laporan keuangan. terdapat pada
Resources, and Sistem pengendalian variabel
Use of internal dan independen
Information penggunaannya
Technology teknologi.
Kartika & Pengaruh Hasil pengujian pada Persamaan
Amalia Kapasitas Sumber Masing-masing variabel penelitian yaitu
(2018) Daya Manusia, independen pada variabel
Pemanfaatan menunjukkan kapasitas yang digunakan,
Teknologi sumber daya manusia metode
Informasi dan yang dimilikinya penelitian.
Pengendalian pengaruhnya terhadap Perbedaannya
Intern Akuntansi informasi pelaporan terdapat pada
Terhadap Nilai keuangan pemerintah variabel
Informasi kota magelang. independen yang
Pelaporan Sedangkan pemanfaatan lebih dari 2
Keuangan teknologi informasi dan variabel.
Pemerintah pengendalian akuntansi
Daerah (Studi internal belum ada
Pada Pemerintah pengaruh informasi
Kota Magelang) terhadap pelaporan
keuangan pemerintah
Kota Magelang.
Muthaher Government Berdasarkan hasil uji Persamaan
(2018) Accounting regresi berganda penelitian yaitu
Standard, human diperoleh hasil bahwa pada variabel
Capacity, variabel Standar yang digunakan,
Internal Control Akuntansi Keuangan, metode
System, and Kapabilitas SDM, penelitian.
Financial Sistem Pengendalian Perbedaannya
Supervision As A Intern dan Pengawasan terdapat pada
Quality Analysis Keuangan Daerah variabel yang
Of Government berpengaruh positif digunakan
Financial signifikan terhadap dimana pada
Statement kualitas kinerja laporan penelitian
positif signifikan
Nama/ Judul Persamaan dan
Hasil Penelitian
Tahun Penelitian Perbedaan
Faridasa & Of Standard Of terhadap kualitas metode
Khafid The Quality Of laporan keuangan. penelitian.
(2017) Financial Sedangkan penerapan Perbedaannya
standar akuntansi tidak terdapat pada
Statement with
berpengaruh terhadap variabel moderasi
Control System kualitas laporan
As A Moderating keuangan. Sistem
Variable pengendalian
internalmampu
memoderasi pengaruh
kompetensi sumber
daya manusia terhadap
kualitas laporan
keuangan.
Sumber : Hasil diolah, 2024
secara tegas dijelaskan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun
yang ada, melakukan analisis atas resiko yang telah diidentifikasi pada sebuah
keuangan dan melakukan analisis atas resiko yang telah diidentifikasi pada sebuah
daerah harus dimasukkan sebagai unsur yang melekat dalam berbagai sistem
akuntansi yang akan dirancang. Sesuai dengan Permendagri nomor 13 tahun 2006
berpedoman pada prinsip pengendalian intern. Hal ini sejalan dengan penelitian
Jauhari et al., (2021), penelitian Kartika dan Amalia (2018) dan juga penelitian
hal yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan, dimana
meningkatnya kualitas laporan keuangan suatu desa tidak terlepas dari tata cara
menerapan sistem akuntansi yang baik oleh pihak pengelolaan keuangan di desa.
kesalahan serta membuat sebuah pekerjaan menjadi efisien, serta dengan adanya
sistem pengendalian yang baik sehingga pegawai setiap potensi masalah dapat
diminimalisasi.
Hal ini sejalan dengan penelitian Faridasa dan Khafid (2017) yang
terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini juga sejalan dengan hasil penelitian
daerah. Hal ini disebabkan kondisi sub bagian akuntansi/tata usaha keuangan yang
sudah mencukupi baik dari sisi jumlah maupun kualifikasinya, selain itu uraian
tugas dan fungsi sub bagian akuntansi/tata usaha keuangan yang ada sudah
terspesifikasi dengan jelas. Fungsi dan proses akuntansi dapat dilaksanakan oleh
sumber daya manusia adalah tingkat kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki
oleh seseorang guna melakukan suatu kegiatan dalam rangka untuk memenuhi
tinggi juga kualitas kompetensi sumber daya manusianya. Sehingga hal ini
berdampak pada bagus tau tidak nya perekapan laporan keuangan di desa.
penelitian ini yaitu mengenai penerapan sistem akuntansi keuangan Desa dan
keuangan desa. Dimana antar variabel mempunyai pengaruh satu sama lain,
hal ini sesuai dengan penelitian Jauhari (2021) yang menyatakan bahwa sistem
kualitas laporan keuangan. Begitu juga dengan variabel kompetensi sumber daya
Variabel Independen
Gambar 2.1
Kerangka Konseptual
METODE PENELITIAN
3.2.1 Populasi
atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang
ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari. Populasi dalam penelitian ini adalah
aparat desa dalam 22desa di Kecamatan Peulimbang yang terdiri dari kepala desa,
22 desa = 66 responden.
3.2.2 Sampel
digunakan adalah metode sensus (sampling jenuh), yaitu penarikan sampel yang
38
39
berjumlah 66responden.
Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau
variabel. Penelitian yang dilakukan nantinya akan menggunakan alat bantu berupa
Tabel 3.2
Definisi Operasinal Variabel
Skala
No Variabel Definisi Operasional Indikator
Likert
Kemampuan informasi 1. Dapat Dipahami
Peningkatan dalam meningkatkan 2. Relevan
1. Kualitas pengetahuan dan 3. Keandalan Skala
Laporan keyakinan pemakai 4. Dapat Dibandingkan Ordinal
5. Konsistensi
Skala
No Variabel Definisi Operasional Indikator
Likert
Keuangan dalam pengambilan (Hery, 2018)
Desa (Y keputusan.
Suatu sistem akuntansi 1. Kesesuaian dengan
2. Sistem yang meliputi proses Standar Akuntansi
Akuntansi pencatatan, Pemerintah
Keuangan penggolongan, 2. Prosedur Pencatatan
(X1) penafsiran, Akuntansi
peringkasan transaksi berdasarkan Standar Skala
atas kejadian Pencatatan yang Ordinal
keuangan serta laporan Berlaku
keuangannya dalam 3. Pembuatan Laporan
rangka pelaksanaan Keuangan secara
APBD, dilaksanakan Periodik
sesuai dengan prinsip- (Permadi, 2019)
prinsip akuntansi
Potensi yang 1. Pengembangan diri
3 Kompetensi terkandung dalam diri 2. Profesional
SDM manusia yang adaptif 3. Penguasaan teknologi
(X2) dan transformatif yang 4. Jenjang pendidikan
mampu mengelola 5. Keahlian Skala
dirinya sendiri serta (Wiguna, 2017) Ordinal
seluruh potensi yang
terkandung d alam
menuju dalam tatanan
yang seimbang dan
berkelanjutan
Uji validitas digunakan untuk mengetahui sah atau valid tidaknya suatu
(2018) instrumen yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan
data (mengukur ) itu valid. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk
masing-masing skor item dengan skor total. Skor total adalah penjumlahan dari
mengungkap apa yang ingin diungkap Valid. Jika r hitung > r tabel (dengan sig.
skor total (dinyatakan valid). Sebaliknya jika r hitung < r tabel (dengan sig. 0,05)
reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten
reliabilitas dengan uji statistik Cronbach Alpha(α). Suatu konstruk atau variabel
normal. Uji asumsi ini akan menguji data variabel bebas (X) dan menguji data
variabel terikat (Y) pada persamaan regresi yang dihasilkan apakah terdistribusi
normal atau [Link] regresi dikatakan baik jika mempunyai data variabel
bebas dan variabel terikat terdistribusi mendekati normal atau tidak normal.
suatu pengamatan yang lain. Jika terdapat varians maka dijumpai gejala
heteroskedastisitas.
regresi linear berganda yang baik tidak memiliki hubungan diantara variabel-
nilai varians [Link] dari tolerance value di atas 0.10 atau nilai VIF dibawah
10.
Metode analisis data dalam peneitian ini yaitu menggunakan uji Regresi
Analisis Regresi Linear berganda digunakan oleh peneliti dengan maksud untuk
penelitian lebih dari satu (minimal dua variabel independen) (Ghozali, 2018).
adalah:
Y= a + b1X1 + b2X2 +e
Dimana:
a = Konstanta
X2 = Kompetensi SDM
e = Error Term
koefisisen determinasi adalah antara nol dan [Link] nilai R 2 kecil berarti
(Ghozali, 2018).
signifikan atau tidak signifikan masing-masing nilai koefisien regresi (X 1 dan X2)
secara sendiri-sendiri terhadap variabel terikat (Y). Hipotesis yang diuji dengan
1. Jika nilai t hitung < nilai t tabel atau nilai probabilitas signifikan lebih besar
2. Jika nilai t hitung > nilai t tabel atau nilai probabilitas signifikan lebih kecil
BAB 4
umum,
undangan,
umum,
Kecamatan,
45
Program Studi Akuntansi
46
undangan;
tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja, dengan
dan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Sesuai dengan Peraturan Bupati
tersebut.
sumber daya manusia terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan desa, maka
kelamin laki-laki.
antara 31-36 tahun, 46 responden (69,7%) mempunyai usia antara 37-45 tahun.
Sarjana.
skala likert dan kesemuanya diberikan nilai skor 1 (sangat tidak setuju), 2(tidak
3 item pernyataan, dimana item dengan nilai mean tertinggi didapatkan pada item
ke-3 yaitu sebesar 3,88, sedangkan item terendah didapatkan pada item ke-2 yaitu
sebesar 3,62.
pernyataan, dimana item dengan nilai mean tertinggi didapatkan pada item ke-2
yaitu sebesar 3,95, sedangkan item terendah didapatkan pada item ke-1 yaitu
sebesar 3,61.
pernyataan, dimana item dengan nilai mean tertinggi didapatkan pada item ke-1
yaitu sebesar 3,98, sedangkan item terendah didapatkan pada item ke-3 yaitu
sebesar 3,61.
dinyatakan tidak valid (tidak layak) dan harus diganti dengan pertanyaan/
pernyataan memiliki nilai pearson correlation lebih besar dari r-tabel. Dimana
setiap item indikator dinyatakan valid dikarenakan r hitung > r tabel. Nilai r
dapat dilihat pada tabel r Product Moment, urutan yang ke 63, yang berasal dari
66-3 = 63 responden. Nilai r tabel adalah 0,244. Hal ini berarti bahwa r hitung dari
dimana suatu instrumen dikatakan reliabel bila nilai alpha Cronbach > 0,6,
(Ghozali, 2018).
Reliabel apabila hasil Cronbach Alpha > 0,60. Dan dari hasil perhitungan
menggunakan SPSS maka diperoleh hasilnya bahwa nilai Cronbach Alpha dari
masing-masing variabel adalah > 0,60, yaitu untuk X 1 sebesar 0,651, X2 sebesar
variabel terikat, variabel bebas atau keduanya mempunyai distribusi normal atau
tidak. Pengujian normalitas dalam penelitian ini digunakan dengan melihat normal
pada sekitar garis diagonal dan model, berada tepat di atas garis normal. Hal ini
berarti bahwa seluruh data yang diperoleh sudah terdistribusi secara normal dan
varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika varians dari
rasidual (SRESID).
dan di bawah angka 0 pada sumbu Y. Ini menunjukan bahwa varians dari rasidual
satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap. Hasilnya diketahui bahwa model
Ghozali (2018) uji ini bertujuan untuk menguji suatu model apakah dalam
Kedua ukuran ini menunjukan bahwa setiap variabel bebas manakah yang
dijelaskan oleh variabel bebas lainnya. Nilai toleransi yang rendah sama dengan
nilai VIF tinggi (karena VIF = 1/toleransi) dan menunjukan adanya kolonieritas
yang tinggi. Nilai cut off yang dipakai adalah nilai toleransi diatas 0,1 atau sama
prediktor model regresi menunjukkan nilai VIF yang cukup kecil, dimana
semuanya berada di bawah 10 atau nilai VIF yaitu 5,205 < 10. Hal ini berarti
terjadinya multikolinieritas.
Dari tabel 4.12 dibawah ini adalah hasil pengujian data dengan
menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil output tersebut
dapat terlihat dalam lampiran dan ringkasan, hasilnya dapat dilihat pada tabel
dibawah ini:
2. Nilai b1 (nilai koefisien regresi X1) bernilai positif sebesar 0,673 mempunyai
3. Nilai b2 (nilai koefisien regresi X2) bernilai positif sebesar 1,217 mempunyai
arti bahwa jika variabel kompetensi SDM (X2) semakin meningkat, maka
keuangan mempunyai nilai signifikansi nya lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,002 dan
koefisien sebesar 0,673 yang menunjukkan arah positif, maka dapat disimpulkan
Keuangan
SDM lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 dan koefisien sebesar 1.217 yang
korelasi adalah sebesar 0,871. Yang berarti bahwa hubungan yang terjadi antara
kualitas laporan keuangan desa adalah sebesar 87,1%. Maka dapat disimpulkan
bahwa hubungan yang terjadi antara sistem akuntansi keuangan dan kompetensi
Sedangkan nilai koefesien determinasi (R2) adalah sebesar 0,752. Hal ini
75,2%. Sedangkan sisanya sebesar 24,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang
4.7 Pembahasan
desa. Dari hasil uji regresi linear berganda yang dilakukan, terlihat bahwa :
akuntansi keuanganmempunyai nilai signifikansi nya lebih kecil dari 0,05 dan
koefisien sebesar 0,673 yang menunjukkan arah positif, maka dapat disimpulkan
penelitian Kartika dan Amalia (2018) dan juga penelitian Husna et al., (2017)
laporan keuangan suatu desa tidak terlepas dari tata cara menerapan sistem
akuntansi yang baik oleh pihak pengelolaan keuangan di desa. Hasil penelitian
penulis juga sesuai dengan teori Mulyadi (2018) yang menyatakan bahwa sistem
pengendalian intern. cara menerapan sistem akuntansi yang baik oleh pihak
lebih kecil dari 0,05 dan koefisien sebesar 1,217 yang menunjukkan arah positif,
Hal ini sejalan dengan penelitian Faridasa dan Khafid (2017) yang
terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini juga sejalan dengan hasil penelitian
daerah.
Hal ini disebabkan kondisi sub bagian akuntansi/tata usaha keuangan yang
sudah mencukupi baik dari sisi jumlah maupun kualifikasinya. Dan sesuai dengan
manusianya. Sehingga hal ini berdampak pada bagus atau tidak nya perekapan
harus dimasukkan sebagai unsur yang melekat dalam berbagai sistem akuntansi
yang dimiliki oleh seseorang guna melakukan suatu kegiatan dalam rangka untuk
semakin bagun pencapaian suatu daerah dalam sistem akuntansi keuangan dan
komptensi SDM, maka semakin bagus kualitas laporan keuangan daerah tersebut.
dijabarkan diatas, maka apabila sistem akuntansi keuangan dan komptensi SDM
mampu memberikan penilaian yang baik bagi kualitas laporan keuangan desa.
kecurangan pada penggunaan dana desa, anggaran desa dan menerapkan anggaran
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
berikut:
yaitu 0,673. Hal ini dikarenakan semakin efektif sistem akuntansi keuangan
dikarenakan nilai koefisiennya adalah positif yaitu 1,217. Hal ini diebabkan
dan etis sesuai dengan nilai dan norma, maka hal tersebut akan berdampak
5.2 Saran
61
62
akuntansi desa.
dan bervariasi dengan menambah variabel independen lain, baik itu ukuran-
beberapa keterbatasan yang dialami dan dapat menjadi beberapa faktor yang agar
dapat untuk lebih diperhatikan bagi peneliti-peneliti yang akan datang dalam lebih
hal ini terjadi karena kadang perbedaan pemikiran, anggapan dan pemahaman
diharapkan adanya penelitian yang lebih lanjut mengenai citra, kepuasan pasien
dan juga kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien dengan metode penelitian
yang berbeda, sampel yang lebih luas, dan penggunaan instrument penelitian
DAFTAR PUSTAKA
Aini, N., Prayudi, M. A., & Diatmika, P. G. (2017). Pengaruh Perspektif Fraud
Diamond Terhadap Kecenderungan Terjadinya Kecurangan (Fraud)
Dalam Pengelolaan Keuangan Desa (Studi Empiris Pada Desa Di
Kabupaten Lombok Timur). E-Jurnal Akuntansi Universitas Pendidikan
Ganesha, Vol. 8, No.2
Estikasari, I.P., & Adi, P. (2019). Ketaatan akuntansi, kontrol atasan, budaya etis
organisasi, penegakan hukum dan kecurangan akuntansi. Jurnal Riset
Akuntansi Dan Perpajakan, 6(2).
Ghazali, I. (2014). Aplikasi Analisi Multivariate dengan Program IBM SPSS 19.
Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Ghazali, I. (2018). Aplikasi Analisi Multivariate dengan Program IBM SPSS 25.
Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Giovano, A., W, A. S., & Yanuarisa, Y. (2020). Pengaruh love of money dan
religiusitas terhadap kecenderungan fraud accounting dana desa dengan
gender sebagai variabel moderasi pada desa di kecamatan Katingan
Tengah. Jurnal Media Informasi Akuntansi dan Keuangan, 12(02), 11- 24.
Pakkawaru, I., Ermawati, E., Husaini, A., & (2020). Pengaruh Penggunaan Media
Sosial Terhadap Keputusan Pembelian Kuota Internet Pada Mahasiswa
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palu. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan
Bisnis Islam, 2(1), 36–58. [Link]
Saputra, K., dkk. (2019). Praktek akuntabilitas dan kompetensi sumber daya
manusia untuk pencegahan fraud dalam pengelolaan dana desa. Jurnal
KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 10(2).
Widjaja, H. (2012). Otonomi Desa merupakan Otonomi yang Bulat dan Utuh.
Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Lampiran 3
KUISIONER PENELITIAN
A. Petunjuk Pengisian
Kuesioner ini dimaksudkan untuk penulisan skripsi sebagai prasyarat tugas
akhir pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas
Malikussaleh. Tujuannya adalah untuk membuat karya tulis ilmiah dan tidak
untuk di publikasikan. Terima kasih atas kesediaan Saudara/i untuk berpartisipasi
untuk mengisi dan menjawab seluruh pertanyaan yang ada dalam kuesioner ini.
Saudara/i dimohon untuk memberikan tanda (√) pada salah satu jawaban yang
telah tersedia. Kesediaan Saudara/i mengisi kuesioner ini saya ucapkan terima
kasih.
B. Identitas Responden
1. Nomor Responden :
2. Jenis Kelamin : Laki-laki / Perempuan (*pilih salah satu)
3. Umur : ......................
4. Status : Lajang/ Menikah(*pilih salah satu)
5. Kategori Pendidikan :
( ) SMU ( ) Strata satu (S1)
( ) Diploma ( ) Pasca Sarjana
6. Jabatan di Desa : ...............................
DAFTAR PERTANYAAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DESA (Y)
Jawaban Responden
No Uraian
STS TS N S SS
Penyajiannya laporan keuangan harus
disajikan dengan cara yang dapat dipahami
1 oleh penggunanya sehingga pengguna laporan
keuangan tersebut dapat mengerti informasi
apa yang disampaikan di dalamnya
Penyajian laporan keuangan harus dapat
mempengaruhi keputusan penggunanya,
2
dengan cara membantu penggunanya untuk
mengevaluasi peristiwa dimasa lalu
Informasi pengguna laporan keuangan harus
3 disajikan dengan sebenar-benarnya dan
terbebas dari kesalahan
Laporan keuangan harus dapat dibandingkan
dengan laporan keuangan yang telah disajikan
4 dari sebelumnya atau dibandingkan dengan
laporan keuangan yang terdapat pada entitas
lainnya.
Dalam penyajian laporan keuangan ini
diharapkan dapat menjaga konsistensinya
5
agar laporan keuangan yang disajikan dapat
tetap akurat.
Jawaban Responden
No Uraian
STS TS N S SS
Sistem akuntansi keuangan dibuat sesuai
1
dengan standar akuntansi pemerintahan
Setiap transaksi yang terjadi dilakukan
2
analisis dan harus disertai bukti transaksi.
Laporan keuangan disusun dengan tujuan
untuk menyediakan informasi yang relevan
3
mengenai kondisi keuangan sebagai bentuk
pertanggungjawaban pemerintah desa
Jawaban Responden
No Uraian
STS TS N S SS
Pemerintah desa melakukan perubahan
1 dalam kemampuan mengembangkan diri,
supaya lebih bisa mengatur keuangan desa
Pemerintah desa bekerja secara profrsional
2
dalam melakukan pencatatan keuangan desa
Pemerintah desa mengembangkan komptensi
3
dalam penguasaan teknologi yag baik
Pemerintah desa menempatkan mereka yang
4 lulusan akuntansi dalam merekap laporan
keuangan desa
Pemerintah desa menempatkan mereka yang
5 mempunyai keahlian dalam penggunaan
sistem akuntansi keungan
Lampiran 2.
Struktur Organisasi
Tabel Responden
Keurani
No Desa Keuchik Kaur Keuangan
Gampong
1 Garap Dahri Sayed Fitrah Muammar
2 Keude Peulimbang Syukran Mahmud Reza Halim Ahmad Yani
3 Jambo Dalam Muhammad Ilyas Syahkubat Izan Aulia
4 Kuta Trieng Saiful Bahri Hendra Faddhal
5 Seunebok Nalan Zulfahmi Amin Yakup Agus Hanafiah
6 Seunebok Plimbang Ikhsan Hidayat Muchtar Bainan Husain
7 Seunebok Aceh Amru Zabina Zainuddin Ikmal
8 Kreung Baro Muchlisin Yasir Fahmi Anjas Asmara
9 Lancok Bungo Wasiilin Aulia Mirza Ridwan
10 Matang Kule Zakaria Furqan Saiful Anwar
11 Padang Kasap Ilham Syahputra Zainal Abidin Zulfitra
12 Teupin Panah Agani Is Saiful Amri Imamul Miftah
13 Seunebok Seumawe Asri, ST Zulkarnaen Kahirul Azmi
14 Puuek Husaini Khaiul Mahdi Zainal Abidin
15 Paloh Pupu M. Arif Kaisar Syukri Ali Mahkam Amsar
16 Seunebok Punti Ismail Adami Mauzul Fikra Tami Aulia
17 Rambong Payong Ilyas Saputra Yasri Agani Ikram
Mursalin
18 Seunebok Tengeh Anwar Mahdi Ananda Zilfa
19 Balee Daka Salahuddin Saifullah Syaukan Amri
20 Cot Geulempang [Link] Rifat Basri Rusli
21 Uten Rengkom Muzakkir Jalaluddin Rahmad Syah
22 Uten Sikumbong Muntaha Rayyan Ilham Muzammil
Lampiran 3.
Tabulasi Data Responden
Sistem Akuntansi Peningkatan Kualitas
Komptensi SDM
No Keuangan Laporan Keuangan
X1.1 X1.2 X1.3 X2.1 X2.2 X2.3 X2.4 X2.5 Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Y1.5
1 3 4 5 4 4 5 4 4 4 2 4 4 2
2 3 3 3 4 4 4 4 2 5 2 4 4 4
3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 3 3 5
4 5 5 5 4 4 3 3 4 3 2 4 4 4
5 3 3 3 2 2 3 1 3 4 2 3 2 1
6 5 3 3 4 4 5 4 4 5 2 5 4 5
7 4 3 4 2 3 3 4 3 3 1 3 2 3
8 4 3 5 4 3 4 3 3 3 1 4 4 4
9 5 5 4 5 4 4 4 2 4 2 4 5 5
10 3 2 3 4 4 5 4 4 4 2 4 4 4
11 3 3 3 1 3 2 2 5 3 2 3 1 3
12 3 3 3 5 5 5 5 5 5 2 5 5 3
13 3 4 4 3 5 5 5 5 5 2 5 3 3
14 3 3 3 4 4 4 4 4 4 2 4 4 2
15 4 4 4 5 4 5 5 5 5 2 4 5 4
16 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 5 4 3
17 5 4 4 3 3 5 5 3 4 1 3 3 3
18 5 5 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3
19 4 4 4 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4
20 5 4 4 3 4 4 4 4 4 2 4 3 4
21 4 4 4 3 4 4 4 4 4 2 4 3 4
22 4 4 4 2 4 4 4 4 4 2 4 4 3
23 4 4 5 2 4 4 4 3 3 2 4 4 4
24 4 4 5 5 3 4 4 4 4 2 5 5 3
25 3 3 3 4 3 4 4 3 4 2 5 4 4
26 3 3 3 3 3 4 4 4 3 2 3 3 3
27 5 5 5 4 3 3 3 3 4 2 4 4 4
28 4 4 3 5 3 5 5 4 4 2 4 5 3
29 4 4 3 3 3 3 4 3 3 2 2 3 5
30 3 2 2 5 3 4 5 3 3 2 5 5 4
31 3 3 3 4 3 4 4 3 3 2 3 4 3
32 4 4 3 3 4 4 3 4 4 2 3 3 3
33 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 3 3
34 3 3 3 5 4 5 5 3 3 1 5 5 4
35 3 4 4 5 5 4 5 5 5 2 5 5 5
36 3 3 3 4 5 3 4 3 3 2 5 4 4
37 3 2 2 3 3 5 4 5 4 1 5 3 4
38 4 3 3 4 4 5 3 5 3 2 3 4 4
39 5 5 5 4 5 5 5 5 4 2 5 4 3
40 3 3 4 4 3 4 5 5 5 2 3 4 4
41 2 2 2 3 3 3 3 4 5 2 3 3 3
42 3 4 5 5 5 3 4 4 5 2 4 5 4
43 3 3 3 5 5 5 5 5 5 2 5 5 4
44 3 3 3 4 3 3 5 3 5 2 3 4 4
45 5 5 5 3 3 5 5 5 4 2 5 3 3
46 3 3 3 4 3 5 5 4 4 2 5 4 4
47 5 3 3 5 4 5 5 5 4 2 5 5 4
48 4 3 4 4 5 5 5 5 5 2 5 4 3
49 4 3 5 4 3 3 3 3 5 2 5 4 3
50 5 5 4 3 5 3 4 4 5 2 3 3 5
51 3 2 3 3 3 4 4 4 3 2 4 3 4
52 3 3 3 5 5 4 4 4 4 2 4 5 4
53 3 3 3 4 5 4 4 4 5 2 5 4 4
54 3 4 4 3 3 3 5 5 5 2 3 3 3
55 3 3 3 4 4 3 3 3 3 2 3 4 4
56 4 4 4 3 3 3 3 3 3 1 4 3 3
57 4 4 4 3 2 3 3 4 4 2 4 3 4
58 5 4 4 3 3 3 4 4 3 2 4 3 3
59 5 5 4 3 3 3 3 3 3 2 4 3 4
60 4 4 4 3 3 4 4 4 4 2 4 3 4
61 5 4 4 4 4 3 3 3 3 2 3 4 5
62 4 4 4 4 4 2 3 4 5 2 4 4 4
63 4 4 4 4 4 5 4 4 4 1 3 4 3
64 4 4 5 4 4 3 4 5 3 2 4 4 4
65 4 4 5 3 3 3 3 3 2 2 4 3 5
66 3 3 3 3 3 4 4 1 2 2 4 3 3
Lampiran 4.
Jenis Kelamin
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Laki-Laki 66 100.0 100.0 100.0
Status
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Lajang 24 36.4 36.4 36.4
Menikah 42 63.6 63.6 100.0
Total 66 100.0 100.0
Pendidikan
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid SMU 36 54.5 54.5 54.5
Diploma 13 19.7 19.7 74.2
Strata-1 17 25.8 25.8 100.0
Total 66 100.0 100.0
Umur
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid 31-36 20 30.3 30.3 30.3
37-45 46 69.7 69.7 100.0
Total 66 100.0 100.0
indikator 1
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Sangat Tidak Setuju 1 1.5 1.5 1.5
Tidak Setuju 4 6.1 6.1 7.6
Netral 24 36.4 36.4 43.9
Setuju 25 37.9 37.9 81.8
Sangat Setuju 12 18.2 18.2 100.0
Total 66 100.0 100.0
indikator 2
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Tidak Setuju 3 4.5 4.5 4.5
Netral 30 45.5 45.5 50.0
Setuju 21 31.8 31.8 81.8
Sangat Setuju 12 18.2 18.2 100.0
Total 66 100.0 100.0
indikator 3
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Tidak Setuju 2 3.0 3.0 3.0
Netral 22 33.3 33.3 36.4
Setuju 24 36.4 36.4 72.7
Sangat Setuju 18 27.3 27.3 100.0
Total 66 100.0 100.0
Statistics
indikator 1 indikator 2 indikator 3 indikator 4 indikator 5
N Valid 66 66 66 66 66
Missing 0 0 0 0 0
Mean 3.61 3.95 3.92 3.65 3.64
indikator 1
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Sangat Tidak Setuju 3 4.5 4.5 4.5
Tidak Setuju 7 10.6 10.6 15.2
Netral 18 27.3 27.3 42.4
Setuju 23 34.8 34.8 77.3
Sangat Setuju 15 22.7 22.7 100.0
Total 66 100.0 100.0
indikator 2
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Tidak Setuju 1 1.5 1.5 1.5
Netral 20 30.3 30.3 31.8
Setuju 26 39.4 39.4 71.2
Sangat Setuju 19 28.8 28.8 100.0
Total 66 100.0 100.0
indikator 3
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Sangat Tidak Setuju 1 1.5 1.5 1.5
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Sangat Tidak Setuju 1 1.5 1.5 1.5
Tidak Setuju 4 6.1 6.1 7.6
Netral 24 36.4 36.4 43.9
Setuju 25 37.9 37.9 81.8
Sangat Setuju 12 18.2 18.2 100.0
Total 66 100.0 100.0
indikator 5
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Tidak Setuju 3 4.5 4.5 4.5
Netral 30 45.5 45.5 50.0
Setuju 21 31.8 31.8 81.8
Sangat Setuju 12 18.2 18.2 100.0
Total 66 100.0 100.0
Statistics
indikator 1 indikator 2 indikator 3 indikator 4 indikator 5
N Valid 66 66 66 66 66
Missing 0 0 0 0 0
Mean 3.98 3.88 3.61 3.95 3.92
indikator 1
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Tidak Setuju 1 1.5 1.5 1.5
Netral 16 24.2 24.2 25.8
Setuju 32 48.5 48.5 74.2
Sangat Setuju 17 25.8 25.8 100.0
Total 66 100.0 100.0
indikator 2
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Tidak Setuju 2 3.0 3.0 3.0
Netral 22 33.3 33.3 36.4
Setuju 24 36.4 36.4 72.7
indikator 3
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Sangat Tidak Setuju 3 4.5 4.5 4.5
Tidak Setuju 7 10.6 10.6 15.2
Netral 18 27.3 27.3 42.4
Setuju 23 34.8 34.8 77.3
Sangat Setuju 15 22.7 22.7 100.0
Total 66 100.0 100.0
indikator 4
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Tidak Setuju 1 1.5 1.5 1.5
Netral 20 30.3 30.3 31.8
Setuju 26 39.4 39.4 71.2
Sangat Setuju 19 28.8 28.8 100.0
Total 66 100.0 100.0
indikator 5
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Sangat Tidak Setuju 1 1.5 1.5 1.5
Tidak Setuju 1 1.5 1.5 3.0
Netral 17 25.8 25.8 28.8
Setuju 30 45.5 45.5 74.2
Sangat Setuju 17 25.8 25.8 100.0
Total 66 100.0 100.0
Lampiran 4.
Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha Based on
Cronbach's Standardized
Alpha Items N of Items
.651 .679 3
Item-Total Statistics
Squared Cronbach's
Scale Mean if Scale Variance Corrected Item- Multiple Alpha if Item
Item Deleted if Item Deleted Total Correlation Correlation Deleted
indikator 1 7.52 1.700 .482 .232 .329
indikator 2 7.53 2.130 .338 .134 .555
indikator 3 7.29 2.054 .357 .152 .528
Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha Based on
Cronbach's Standardized
Alpha Items N of Items
.646 .665 5
Item-Total Statistics
Squared Cronbach's
Scale Mean if Scale Variance Corrected Item- Multiple Alpha if Item
Item Deleted if Item Deleted Total Correlation Correlation Deleted
indikator 1 15.17 6.110 .292 .279 .703
indikator 2 14.82 5.720 .534 .419 .535
indikator 3 14.85 5.638 .522 .455 .537
indikator 4 15.12 5.431 .525 .312 .531
indikator 5 15.14 6.550 .283 .134 .644
Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha Based on
Cronbach's Standardized
Alpha Items N of Items
.638 .641 5
Item-Total Statistics
Squared Cronbach's
Scale Mean if Scale Variance Corrected Item- Multiple Alpha if Item
Item Deleted if Item Deleted Total Correlation Correlation Deleted
indikator 1 15.36 7.466 .435 .437 .745
indikator 2 15.47 4.530 .729 .718 .409
indikator 3 15.74 5.333 .270 .140 .666
indikator 4 15.39 4.981 .621 .696 .475
indikator 5 15.42 5.233 .501 .439 .531
Lampiran 5.
Hasil Regresi
Model Summaryb
Coefficientsa
Unstandardized Standardized Collinearity
Coefficients Coefficients Statistics
SAK
.673 .207 .458 3.244 .002 .192 5.205
KSDM
1.217 .136 1.259 8.928 .000 .192 5.205
Lampiran 6
Tabel R
N R N r N r N r N r N r
1 0.997 41 0.301 81 0.216 121 0.177 161 0.154 201 0.138
2 0.95 42 0.297 82 0.215 122 0.176 162 0.153 202 0.137
3 0.878 43 0.294 83 0.213 123 0.176 163 0.153 203 0.137
4 0.811 44 0.291 84 0.212 124 0.175 164 0.152 204 0.137
5 0.754 45 0.288 85 0.211 125 0.174 165 0.152 205 0.136
6 0.707 46 0.285 86 0.210 126 0.174 166 0.151 206 0.136
7 0.666 47 0.282 87 0.208 127 0.173 167 0.151 207 0.136
8 0.632 48 0.279 88 0.207 128 0.172 168 0.151 208 0.135
9 0.602 49 0.276 89 0.206 129 0.172 169 0.15 209 0.135
10 0.576 50 0.273 90 0.205 130 0.171 170 0.15 210 0.135
11 0.553 51 0.271 91 0.204 131 0.17 171 0.149 211 0.134
12 0.532 52 0.268 92 0.203 132 0.17 172 0.149 212 0.134
13 0.514 53 0.266 93 0.202 133 0.169 173 0.148 213 0.134
14 0.497 54 0.263 94 0.201 134 0.168 174 0.148 214 0.134
15 0.482 55 0.261 95 0.2 135 0.168 175 0.148 215 0.133
16 0.468 56 0.259 96 0.199 136 0.167 176 0.147 216 0.133
17 0.456 57 0.256 97 0.198 137 0.167 177 0.147 217 0.133
18 0.444 58 0.254 98 0.197 138 0.166 178 0.146 218 0.132
19 0.433 59 0.252 99 0.196 139 0.165 179 0.146 219 0.132
20 0.423 60 0.25 100 0.195 140 0.165 180 0.146 220 0.132
21 0.413 61 0.248 101 0.194 141 0.164 181 0.145 221 0.131
22 0.404 62 0.246 102 0.193 142 0.164 182 0.145 222 0.131
23 0.396 63 0.244 103 0.192 143 0.163 183 0.144 223 0.131
24 0.388 64 0.242 104 0.191 144 0.163 184 0.144 224 0.131
25 0.381 65 0.24 105 0.19 145 0.162 185 0.144 225 0.13
26 0.374 66 0.239 106 0.189 146 0.161 186 0.143 226 0.13
27 0.367 67 0.237 107 0.188 147 0.161 187 0.143 227 0.13
28 0.361 68 0.235 108 0.187 148 0.16 188 0.142 228 0.129
29 0.355 69 0.234 109 0.187 149 0.16 189 0.142 229 0.129
30 0.349 70 0.232 110 0.186 150 0.159 190 0.142 230 0.129
31 0.344 71 0.23 111 0.185 151 0.159 191 0.141 231 0.129
32 0.339 72 0.229 112 0.184 152 0.158 192 0.141 232 0.128
33 0.334 73 0.227 113 0.183 153 0.158 193 0.141 233 0.128
34 0.329 74 0.226 114 0.182 154 0.157 194 0.14 234 0.128
35 0.325 75 0.224 115 0.182 155 0.157 195 0.14 235 0.127
36 0.32 76 0.223 116 0.181 156 0.156 196 0.139 236 0.127
37 0.316 77 0.221 117 0.18 157 0.156 197 0.139 237 0.127
38 0.312 78 0.22 118 0.179 158 0.155 198 0.139 238 0.127
39 0.308 79 0.219 119 0.179 159 0.155 199 0.138 239 0.126
40 0.304 80 0.217 120 0.178 160 0.154 200 0.138 240 0.126