Sistem Informasi Kios Pasar Wanaraja
Sistem Informasi Kios Pasar Wanaraja
SKRIPSI
Karya tulis ilmiah ini dibuat sebagai salah satu syarat untuk
memperoleh gelar Sarjana Komputer
Oleh :
Irfan Rustiana
NIM : 1906146
PROPOSAL SKRIPSI
Oleh :
Irfan Rustiana
1906143
Mengetahui,
Dengan Menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang penulis mengucapkan rasa syukur kepadanya karena berkat Rahmat
dan Hidayah-Nya penulis dapat menyusun skripsi ini. Tak lupa shalawat serta
salam kita limpah curahkan kepada Nabi besar Muhammad SAW tak lupa kepada
saudaranya, para sahabatnya, Tabi’ut dan tabi’in nya sampai kepada kita selaku
umatnya.
Laporan ini disusun sebagai salah satu untuk mendapatkan gelar Sarjana
Komputer program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Garut. pada
penyusunan laporan ini penulis banyak mengucapkan terimakasih buat dorongan,
dukungan, bimbingan dan petunjuk asal berbagai pihak, oleh karena itu penulis
sampaikan terimakasih kepada yang terhormat:
1. Prof. Dr. Hilmi Aulawi, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. selaku Rektor
Institut Teknologi Garut;
2. Dr. Dede Kurniadi, [Link]., [Link]., selaku Ketua Jurusan Ilmu
Komputer Institut Teknologi Garut;
3. Bapak Ridwan Setiawan, S.T., [Link]., selaku Ketua Program Studi
Teknik Informatika;
4. Muh. Rikza Narulloh, S.T., [Link]., selaku pembimbing I yang telah
memberikan bimbingan dan arahan dalam penyusunan skripsi ini;
5. Erwin Gunadhi, M.T., selaku pembimbing II yang telah memberikan
bimbingan dan arahan dalam penyusunan skripsi ini;
6. Kepada orang tua yang sudah memberikan doa dan dukungan.
Penulis menyadari penulisan skripsi ini masih jauh dari kata tepat, untuk
itu penulis sangat terbuka jika terdapat kritik serta saran untuk
mengembangkan skripsi ini menjadi lebih baik lagi.
Garut, 18 November 2024
Penyusun
i
Institut Teknologi Garut
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.............................................................................................i
DAFTAR ISI..........................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR............................................................................................iii
DAFTAR TABEL.................................................................................................iv
DAFTAR LAMPIRAN..........................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1
1.1. Latar Belakang...........................................................................................1
1.2. Rumusan Masalah......................................................................................3
1.3. Tujuan Penelitian.......................................................................................3
1.4. Batasan Masalah........................................................................................3
1.5. Manfaat Penelitian.....................................................................................3
1.6. Sistematika Penulisan................................................................................4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA............................................................................6
2.1. Penelitian Sebelumnya...............................................................................6
2.2. Kesenjangan Penelitian..............................................................................9
2.3. Rancang Bangun Sistem..........................................................................11
2.4. Sistem Informasi......................................................................................11
2.5. Website....................................................................................................11
2.6. Pasar Tradisional......................................................................................12
2.7. Rational Unified Process.........................................................................12
2.8. Unified Modeling Language....................................................................14
2.9. Tahap Perancangan Sistem......................................................................18
2.10. Tools Pendukung..............................................................................19
BAB III METODE PENELITIAN.....................................................................21
3.1. Kerangka Pemikiran.................................................................................21
3.2. Work Breakdown Structure......................................................................23
3.3. Diagram Alur Aktivitas............................................................................24
3.4. Sumber Daya Penelitian...........................................................................27
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................29
DAFTAR LAMPIRAN........................................................................................31
ii
Institut Teknologi Garut
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2. 1. Rational Unified Process (RUP)......................................................13
iii
Institut Teknologi Garut
DAFTAR TABEL
iv
Institut Teknologi Garut
DAFTAR LAMPIRAN
v
Institut Teknologi Garut
BAB I
PENDAHULUAN
1
Institut Teknologi Garut
wilayah, terdiri dari 2 jenis pasar yaitu Pasar yang dikelola Pemerintah Kabupaten
Garut dan Pasar yang dikelola Desa.
Pasar wanaraja Garut merupakan salah satu pasar tradisional yang berada
di Jl, Wanaraja, Desa wanamekar kec. Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Pasar ini menjadi pusat perdagangan utama bagi masyarakat setempat, tempat
dimana pedagang dan penyedia jasa menjual berbagai produk dan layanan kepada
[Link], pasar tradisional seperti pasar Wanaraja Garut seringkali
menghadapi tantangan dalam memberikan aksesbilitas, dan kemudahan bagi
pengunjung dan pelaku usaha. Beberapa masalah yang dihadapi oleh pengunjung,
khususnya pengunjung baru pasar Wanaraja Garut adalah kesulitan dalam
menemukan lokasi kios atau penyedia jasa yang diinginkan, Quisioner yang
dilaksanakan di lingkungan Pasar Wanaraja dengan respondennya pengunjung
pasar sebanyak 73 orang yang mana diberikan pertanyaan “Apakah Anda pernah
mengalami kesulitan mencari lokasi pedagang di pasar tradisonal ?” sebanyak
95,9% responden menjawab Ya, selama ini bila pengunjung ingin mencari kios
tertentu maka pengunjung harus bertanya kepada orang orang atau pedagang , hal
ini kurang efektif karena memakan waktu dan tenaga bahkan seringkali harus
berkeliling terlebih dahulu untuk menemukan lokasi kios yang dicari, selain itu
kurangnya informasi mengenai produk dan layanan yang ditawarkan oleh
pedagang atau penyedia jasa tertentu, serta kurangnya informasi terkait dengan
jam operasional dan kontak pedagang atau penyedia jasa setempat.
Oleh karena itu dengan menggunakan teknologi informasi dan
komunikasi, sistem informasi yang dibangun menyediakan fitur-fitur seperti
pencarian kios pedagang dan penyedia jasa berdasarkan kategori produk atau
layanan, informasi mengenai produk dan layanan yang ditawarkan, serta informasi
tentang jam operasional dan kontak yang bisa dihubungi, Diharapkan dengan
adanya sistem informasi ini , pengunjung pasar Wanarajs Garut dapat dengan
mudah menemukan kios yang di cari, mendapatkan informasi yang akurat
mengenai produk dan layaanan yang ditawarkan, serta dapat melakukan ineraksi
dengan pedagang atau penyedia jasa lewat nomor kontak yang bisa dihubungi,
2
Institut Teknologi Garut
sistem ini juga dapat memberikan manfaat kepada UPT pasar Wanaraja dalam
mengelola informasi mengenai kios pedagang.
3
Institut Teknologi Garut
1.5. Manfaat Penelitian
Adapun beberapa manfaat penelitian yang diharapkan sebagai berikut:
1. Manfaat Teoritis
a. Bagi penulis diaharapkan dapat menambah wawasan dalam merancang
bangun sistem informasi lokasi kios dan penyedia jasa di pasar
tradisional Wanaraja Garut
b. Bagi UPT Pasar diharapkan mendapat pemahaman dalam
mengoperasikan sistem informasi lokasi pedagang dan penyedia jasa di
pasar Wanaraja Garut
2. Manfaat Praktis
Bagi masyarakat diharapkan dapat mempermudah dalam mendapatkan
informasi lokasi kios pedagang dan penyedia jasa di pasar tradisional di
Kabupaten Garut
4
Institut Teknologi Garut
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN, bagian ini menguraikan
bagaimana hasil penelitian memberikan jawaban terhadap
pertanyaan-pertanyaan penelitian, perbedaan dari studi
sebelumnya, implementasi manfaat yang muncul, serta kontribusi
terhadap bidang penelitian terkait;
5
Institut Teknologi Garut
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
6
Institut Teknologi Garut
yang melakukan transaksi jual beli melalui proses tawar-menawar di suatu
bangunan atau tempat yang terdiri dari kios-kios dan Los, berbagai macam barang
tersedia di Pasar angsa duo kota Jambi titik mulai dari kebutuhan sehari-hari
seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, sayuran, daging, buah-buahan, dan lain
sebagainya titik dalam melakukan observasi pada pasar angsa duo Kota Jambi
terdapat kios-kios dan loss yang sangat luas dan sulitnya mendapatkan suatu
informasi menyebabkan mekanisme pencarian lokasi butuh waktu yang cukup
lama. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas maka perlu
dirancang suatu aplikasi sistem informasi geografis (SIG) sistem informasi
pemetaan kios pada Pasar angsa duo kota Jambi berbasis Android
Penelitian Ketiga yang dilakukan oleh (Aisyah et al, 2019), Sistem
informasi pada Pasar jati Baru Priuk belum memanfaatkan teknologi informasi,
sehingga masyarakat yang ingin berbelanja ke pasar seringkali kesultan mencari
tempat pedagang yang sesuai daftar belanjaan titik selain itu, tidak adanya
informasi kapan toko sudah buka atau masih tutup menjadi masalah karena
masyarakat yang sudah datang jauh-jauh harus menggigit jarinya dan harus
mencari toko lainnya. Hal tersebut dapat memakan waktu yang cukup lama dan
masyarakat pun menjadi kelelahan titik untuk mengatasi masalah tersebut, maka
dikembangkan sistem informasi pasar berbasis website penelitian ini bertujuan
untuk membantu konsumen dalam pencarian informasi yang ada di pasar serta
memudahkan pengelola dalam mengelola para pedagang titik rancangan sistem
tersebut, menggunakan penelitian deskriptif, business model canvas (BMC),
pendekatan berbasis objek dengan unified modeling language (UML) dan
balsamic mockup 3 untuk mendesain prototyping aplikasi. Program tersebut dapat
bermanfaat untuk mengelola pasar, pedagang pasar dan masyarakat umum dalam
pengelolaan data serta pencarian informasi. Sistem informasi akan dirancang
berbasis website dan hanya untuk Pasar jati Baru Priuk, sehingga disarankan
untuk penelitian selanjutnya dapat mengembangkan menjadi aplikasi smartphone
dan dapat digunakan di semua pasar yang ada di Indonesia
7
Institut Teknologi Garut
Penelitian keempat oleh (Ardiansyah et al, 2022), Perkembangan
perekonomian dari suatu kota bergantung pada sistem perdagangan di kota
tersebut. Pasar tradisional dan pasar modern merupakan bagian dari sarana dalam
melakukan aktivitas perekonomian dan perdagangan. Selain hubungan sosial
ekonomis yang terjadi di pasar tradisional seperti tawar-menawar dan jual beli
sistem informasi mengenai tata letak kios-kios di pasar juga mempengaruhi
suasana Pasar tersebut khususnya bagi anak muda titik pasar yang menjadi target
pada Penelitian ini merupakan pasar panorama Palembang. Dibutuhkan solusi
dalam memberikan informasi mengenai tata letak pasar untuk dapat memudahkan
pembeli khususnya anak muda dalam menemukan toko dan berbelanja di pasar
panorama Lembang salah satu caranya berupa perancangan environmental grafik
design dalam kurung egd pada aplikasi yang berisi tata letak pasar secara
keseluruhan, ikon yang menggambarkan kategori toko, serta direktori wi-fi ending
dan waist showing menuju toko dan fasilitas lainnya. Perancangan sistem
informasi pada penelitian ini juga termasuk pembuatan maps dan guidelines
mengenai informasi pasar berupa panel informasi yang dipasang di sekitar pasar
Penelitian Kelima oleh (Puspitasari, 2017) Pasar tradisional adalah tempat di
mana penjual dan pembeli mengadakan tawar-menawar dalam melakukan
pembelian barang kebutuhan pokok secara langsung. Pasar kubu merupakan salah
satu pasar tradisional yang terletak di kabupaten Grobogan. Sistem informasi
manajemen di pasar kubu yang digunakan masih bersifat manual sehingga
kesulitan dalam menyebarkan informasi terkait dengan pasar, pencarian data kios
yang belum membayar uang retribusi, lokasi kios yang masih kosong, serta letak
lokasi kios pedagang yang tidak tertata dengan rapi yang menyebabkan calon
pembeli kesulitan ketika ingin berkunjung ke kios yang ingin dituju titik tujuan
dari penelitian adalah mempermudah petugas dalam mengolah sistem informasi
dan lokasi kios dengan menggunakan website titik metode penelitian
menggunakan metode waterfall meliputi analisis kebutuhan, desain sistem,
implementasi sistem, pengujian sistem, penerapan dan pemeliharaan. Sistem
informasi manajemen pasar tradisional online di Pasar Kuwu dapat
mempermudah penyampaian informasi terkait pasar kubu dan memudahkan
8
Institut Teknologi Garut
petugas pengelola dalam mengelola sistem informasi manajemen retribusi dan
lokasi kios secara online.
2.2. Kesenjangan Penelitian
Adapun kesenjangan pada penelitian saat ini dengan penelitian rujukan adalah
sebagai berikut :
Tabel 2. 1. Tabel Kesenjangan Penelitian
9
Institut Teknologi Garut
No Peneiti Judul Penelitian Hasil Penelitian Kesenjangan
3 (Aisyah Perancangan Menghasilkan Pada Perancangan
et al, Sistem Informasi Perancangan Sistem informasi
2019) Pasar Jati Baru Sistem Informasi Pasar Jati Baru Priuk
Priuk Berbasis Pasar Jati Baru pengunjung dapat
Website Priuk Berbasis melihat informasi
Website letak kios serta
memberi rating pada
kios tersebut,
Sedangkan pada
penelitian pengunjung
hanya dapat melihat
informasi yang
disajikan serta
petunjuk arah ke
lokasi kios yang dituju
10
Institut Teknologi Garut
2.3. Rancang Bangun Sistem
Rancang bangun aplikasi adalah program yang menentukan aktifitas
pemrosesan informasi yang dibutuhkan untuk penyelesaian tugas-tugas khusus
dari pemakai atau pengguna komputer (Christian et al., 2018). Selain itu, rancang
bangun aplikasi merupakan suatu program komputer yang dibuat untuk
mengerjakan dan melaksanakan tugas khusus dari pengguna dalam merangkai
kegiatan atau perintah yang dieksekusi oleh komputer (Al Faruq, 2015).
Berdasarkan dua pendapat tersebut maka Rancang Bangun Aplikasi adalah
suatu program komputer yang dibuat dengan tujuan untuk mengerjakan tugas-
tugas tertentu dari penngunanya
2.4. Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang
mepertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manjerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan (Julianti et al, 2019).
Sistem Informasi merupakan data yang dikumpulkan, dikelompokkan dan diolah
sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah satu kesatuan informasi yang saling
mendukung sehingga menjadi informasi yang berharga bagi penerimanya
(Heriyanto, 2018)
Berdasarkan dua pendapat tersebut maka sistem informasi merupakan suatu
sistem yang mengelola, mengelompokkan, dan diolah sedemikian rupa menjadi
informasi yang lebih berharga bagi suatu organisasi maupun individu
2.5. Website
Pengertian Website adalah kumpulan dari halaman web yang sudah
dipublikasikan di jaringan internet dan memiliki domain/URL (Uniform Resource
Locator) yang dapat diakses semua pengguna internet dengan cara mengetikan
alamatnya. Hal ini dimungkinkan dengan adanya teknologi World Wide Web
(WWW)(Nofyat et al., 2018). Website merupakan kumpulan informasi yang
11
Institut Teknologi Garut
terdiri dari halaman web yang saling terhubung satu sama lain yang disediakan
secara peroangan, kelompok, atauapun organisasi ( Rochmawati 2019).
Berdasarkan dua pendapat tersebut maka Website adalah kumpulan informasi
dari halman web yang sudah memiliki domain dan dapat diakses oleh semua
pengguna internet
12
Institut Teknologi Garut
Gambar 2. 1. Rational Unified Process (RUP)
13
Institut Teknologi Garut
2.8. Unified Modeling Language
Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa spesifikasi standar yang
dipergunakan untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan dan membanngun
perangkat lunak. UML merupakan metodologi dalam mengembangkan sistem
berorientasi objek dan juga merupakan alat untuk mendukung pengembangan
sistem. Alat bantu yang digunakan dalam perancangan berorientasi objek
berbasiskan UML adalah sebagai berikut:
1. Use Case Diagram
Use case diagram merupakan pemodelan untuk kelakuan
(behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use case digunakan untuk
mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sIstem informasi dan siapa
saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut. Simbol-simbol
yang digunakan dalam use case diagram yaitu:
14
Institut Teknologi Garut
Gambar Keterangan
15
Institut Teknologi Garut
Gambar Keterangan
true atau false
Swimlane, pembagian activity diagram
untuk menunjukkan siapa melakukan
apa
Sumber : (Hendini, 2016)
3. Diagram Urutan (Sequence Diagram)
Sequence Diagram menggambarkan kelakuan objek pada use case
dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan pesan yang dikirimkan
dan diterima antar objek. Simbol-simbol yang digunakan dalam sequence
diagram yaitu:
Tabel 2. 4 Tabel Simbol – Simbol Dalam Sequence Diagram
Gambar Ketarangan
Entity Class, merupakan bagian dari
sistem yang berisi kumpulan kelas
berupa entitas-entitas yang
membentuk gambaran awal sistem dan
menjadi landasan untuk menyusun
basis data
Boundary Class, berisi kumpulan
kelas yang menjadi interfaces atau
interaksi antara satu atau lebih aktor
dengan system.
Control class, suatu objek yang berisi
logika aplikasi yang tidak memiliki
tanggung jawab kepada entitas.
Message, simbol mengirim pesan antar
class
Recursive, menggambarkan
pengiriman pesan yang dikirim untuk
dirinya sendiri
16
Institut Teknologi Garut
Gambar Ketarangan
Activation, mewakili sebuah eksekusi
operasi dari objek, panjang kotak ini
berbanding lurus dengan durasi
aktivasi sebuah operasi
17
Institut Teknologi Garut
No Gambar Nama Keterangan
5 Realization Operasi yang sebenarnya
dilakukan oleh objek.
6 Dependency Hubungan antar kelas dalam
arti ketergantungan antar
kelas.
7 Association Relasi antarkelas dengan
makna yang umum.
Sumber : (Hendini, 2016)
18
Institut Teknologi Garut
Pada tahap ini dilakukan pengujian sistem beserta fungsionalitasnya, untuk
memastikan bahwa sistem bekerja dengan baik dan sesuai dengan
kebutuhan pengguna; dan
6. Deployment
Pada tahap ini dilakukan penyerahan sistem informasi kepada pihak instansi
terkait setelah sistem informasi berjalan sesuai dengan yang diinginkan
2.10. Tools Pendukung
Adapun beberapa perangkat keras dan perangkat lunak pendukung untuk
menngerjakan penelitian ini. Perangkat keras yang diperlukan yaitu komputer atau
laptop dengan kemampuan atau spesifikasi yang mampu menjalakan perangkat
lunak yang akan dipakai diantaranya MySQL, XAMPP, Visual Studio Code, Web
Browser, dan [Link]
19
Institut Teknologi Garut
untuk debugging, control git yang tertanam dan GitHub, penyorotan
sintaksis, penyelesaian kode cerdas, snippet, dan refactoring [Link]
sangat dapat disesuaika, memungkinkan pengguna untuk mengubah tema,
pintasan keyboard, preferensi, dan menginstal ekstensi yang menambah
fungsionalitas tambahan (Agustini et al 2019).
4. Web Browser adalah aplikasi perangkat lunak yang digunakan untuk
mengambil dan menyajikan sumber informasi web. Sumber informasi web
di identifikasikan dengan Uniform Resource Locator yang terdiri dari
halaman web, video,gambar ataupun konten lainnya (Sorang et al 2020).
5. [Link] adalah aplikasi yang didesain khusus untuk menggambarkan
sebuah diagram. [Link] juga memberikan kemudahan untuk membuat
diagram tanpa batasan jumlah diagram yang [Link] ini juga
menyediakan layanan penyimpanan milik google yaitu Google Drive dan
dapat juga di eksport dalam file PNG/JPG/SVG/XML (Josafat et al
2020).
20
Institut Teknologi Garut
BAB III
METODE PENELITIAN
Pada penelitian ini dalam merancang sistem informasi sistem informasi
lokasi kios dan penyedia jasa di pasar tradisional Wanaraja Garut menggunakan
metodologi pengembangan sistem Rational Unified Sistem (RUP) dengan tahapan
Inception, Elaboration , Construction, dan Transition.
21
Institut Teknologi Garut
Gambar 3. 1. Kerangka Penelitian
Pada Gambar 3.1 di atas merupakan alur kerja penelitian, mulaidari
kerangka sebelah kira adalah proses input yang akan dilakukan , kemudian bagian
tengah merupakan proses yang sedang dilakukan dan bagian kanan merupakan
output dari proses tersebut.
22
Institut Teknologi Garut
3.2. Work Breakdown Structure
23
Institut Teknologi Garut
Metodologi sistem yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode
Rational Unified Process (RUP), seperti tergambar dalam Work Breakdown
Structure. Tahapan yang pertama pada metode RUP adalah inception, pada
tahapan yang pertama ini yaitu melakukan identifikasi proses bisnis, menentukan
spesifikasi sistemdan spesifikasi actor, Elaboration, tahap kedua merancang Use
Case Diagram, merancang Activity ,Diagram merancang Sequence Diagram ,
merancang Class Diagram, dan Merancang Interface, Construction, pada tahapan
ketiga implementasi kedalam bahasa pemrograman dan pengujian sistem , dan
tahapan terakhir yaitu Transition yang merupakan tahapan penyerahan aplikasi
kepada klien.
24
Institut Teknologi Garut
Tujuan Work Breakdown Structure dalam penelitian ini adalah untuk
menghasilkan pengembangan desain aplikasi Daily Report. Tahap pertama pada
WBS ini yaitu Specify The Context Of Use, dimana pada tahapan ini pengembang
desain akan menentukan identifikasi terhadap pengguna produk aplikasi dengan
tahapan identifikasi pengguna. Tahapan kedua yaitu Specify Requirements,
dimana pada tahapan ini peneliti akan menentukan kebutuhan desain pengguna
dengan tahapan mementukan kebutuhan pengguna, membuat dan merancang user
flow. Tahapan ketiga yaitu Produce Design Solution dimana pada tahapan ini
peneliti akan melakukan perancangan desain sesuai dengan kebutuhan pengguna
dengan tahapan perancangan wireframe, perancangan prototype dan implementasi
prototype. Tahapan keempat yaitu Evaluate Design dimana tahapan ini
perancangan yang sudah dibuat akan diuji kepada pengguna dengan tahapan
pengujian desain.
25
Institut Teknologi Garut
1. Aktivitas pada tahapan pertama ( Specify The Context Of Use ), pada
tahap ini merupakan tahapan inisiasi projek dan pengumpulan
kebutuhan pengembangan desain. Dalam tahapan ini dilakukan
beberapa aktivitas yaitu melakukan identifikasi pengguna dan persona
dengan cara melakukan analisa pengguna yang menggunakan aplikasi.
2. Aktivitas pada tahap kedua ( Specify Requirements ), pada tahap ini
merupakan aktivitas penentuan kebutuhan sistem. Dalam tahapan ini
dilakukan beberapa aktivitas, yaitu mementukan kebutuhan pengguna
dengan cara mendefinisikan kebutuhan pengguna yang ingin diterapkan
dalam desain.
3. Aktivitas pada tahap ketiga ( Produce Design Solution ), pada tahap ini
merupakan aktivitas pembuatan desain yaitu :
a. Perancangan wireframe, melakukan perancangan kerangka desain
b. Perancangan prototype, menterjemahkan kerangka desain yang
dibuat kedalam prototype.
c. Implementasi prototype, mengimplementasikan desain prototipe ke
dalam aplikasi.
4. Aktivitas pada tahap ke empat ( Evaluate Design ), pada tahap ini
merupakan aktivitas pengujian desain yaitu pengujian desain, dimana
pada tahapan ini desain yang sudah dikembangkan akan diuji kepada
pengguna.
Berdasarkan alur aktivitas pada gambar 3.3, dibuatlah penjelasan yang dapat
dilihat pada tabel 3.1
Tabel 3. 1. Detail Activity
No Aktivitas Masukan Proses Keluaran
1 Studi Buku, jurnal Kesenjangan Informasi yang
literatur dan artikel penelitian dan berkaitan dengan
penelitian referensi teori yang penelitian serta
terkait metodologi yang
akan digunakan pada
penelitian
26
Institut Teknologi Garut
No Aktivitas Masukan Proses Keluaran
2 Wawanca Masalah Pengamatan dan Rumusan masalah
ra penelitian Menganalisis
27
Institut Teknologi Garut
No Aktivitas Masukan Proses Keluaran
9 Merancan Berdasarkan Membuat gambaran Gambar
g struktur use case, menu dari aplikasi rancang
menu activity, yang akan dibuat dan Struktur menu
sequence dan tampilan aplikasi
class diagram tersebut
28
Institut Teknologi Garut
No Aktivitas Manusia Perangkat
pasar Wanaraja
3. Identifikasi proses bisnis Penulis Laptop dan Alat Tulis
4. Menentukan spesifikasi Tim Peneliti Laptop dan Alat Tulis
system
5. Merancang use case Tim Peneliti Laptop dan [Link]
diagram
6. Merancang activity Tim Peneliti. Laptop dan [Link]
diagram
7. Merancang squence Tim Peneliti. Laptop dan [Link]
diagram
8. Merancang class Tim Peneliti Laptop dan [Link]
diagram
9. Merancang struktur Tim Peneliti Laptop dan [Link]
menu
10. Merancang interface Tim Peneliti Laptop dan [Link]
11. Implementasi kedalam Tim Peneliti Laptop, Visual Studio
Bahasa pemrograman Code, XAMPP dan
Google Chrome
12 Pengujian alpha test Tim Peneliti Laptop dan Google
(black box) Chrome
13 Deployment Tim Peneliti dan Laptop dan Google
Disperindag Chrome
14 Pengujian beta testing Penulis Laptop dan Google
Chrome
29
Institut Teknologi Garut
DAFTAR PUSTAKA
Adiansyah, F. N., Agusta, A., & Dewanto, I. S. (2022). Perancangan Sistem
Informasi Berbasis Aplikasi Di Pasar Panorama Lembang Untuk Dewasa
Awal. 1-20.
Aisyah, E. S., Haryanto, & Nissa, N. K. (2019). Perancangan Sistem Informasi
Pasar Jati Baru Priuk Berbasis Website. Jurnal Maklumatika, 182-193.
Arnita, V., M, E. E., & Nst, D. A. (2018). Pengaruh Pasar Tradisional Terhadap
Perkembangan Pendapatan Asli Daerah Di Pulau Samosir Danau Toba .
RAK (Riset Akuntansi Keuangan), 50-60.
Heriyanto, Y. (2018). Perancangan Sistem Informasi Rental Mobil Berbasis Web
Pada PT Apm Rent Car. Intra-Tech, 64-77.
Julianti, M., Dzulhaq, M. I., & Subroto, A. (2019). Sistem Informasi Pendataan
Alat Tulis Kantor Berbasis Web Pada PT Astari Niagra Internasional.
Sispotek Global, 92-97.
Puspitasari, D. (2017). Sistem Informasi Manajemen Pasar Tradisional Online.
Rahmenda , A., Awaluddin, M., & Nugraha, A. L. (2017). Pemetaan Aplikasi
Sebaran Lokasi Kos Berbasis Webgis Menggunakan Google Map API.
Geodesi Undip, 12-20.
Rizky, K., & Adil, A. (2018). Implementasi Google Maps API Berbasis Android
Untuk Lokasi Fasilitas Umum Di Kabupaten Sumbawa. Matrik, 34-44.
Rohadi, & Purnamasari, S. D. (2019). Sistem Informasi Geografis (GIS)
Pemetaan Pasar Tradisional Di Kota Palembang. Bina Darma Conference
On Computer Science, 1111-1118.
Shiddiq, I., Nugraha, A. L., & Suprayogi, A. (2019). Desain Aplikasi Sistem
Informaso Geografis Pedagang Pasar Menggunakan Visual Basic Dan Don
Spatial (Studi Kasus: Studi Kasus Pasar Bintaro Kabupaten Demak).
Jurnal Gwodesi Undip, 446-445.
Trisnanda, A. (2020). Perancangan Aplikasi Sistem Informasi Pemetaan Kios
Pada Pasar Angsa Duo Kota Jambi Berbasis Android. Universitas
Dinamika Bangsa.
Udariansyah, D. (2018). Sistem Informasi Lokasi Pasar Tradisional Di Kota
Palembang Berbasis Android. Konferensi Nasional Sistem Informasi 2018,
782-786.
Verliana, V. (2018). Analisis Pengaruh Revitalisasi Pasar Tradisional Terhadap
Pendapatan Pedagang Pasar Dalam Perspektifekonomi Islam.
Al Faruq, U. (2015). Rancang Bangun Aplikasi Rekam Medis Politeknik
30
Institut Teknologi Garut
Universitas Trilogi. Chemosphere, 9(1), 1–12.
Christian, A., Hesinto, S., & Agustina. (2018). Rancang Bangun Website Sekolah
Dengan Menggunakan Framework Bootstrap ( Studi Kasus SMP Negeri 6
Prabumulih ). Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi Dan Komputer), 7(1), 22–
Hendini, A. (2016). Pemodelan Uml Sistem Informasi Monitoring Penjualan Dan
Stok Barang (Studi Kasus: Distro Zhezha Pontianak). Communications of the
ACM, 15(2), 107–116.
Nofyat, Ibrahim, A., & Ambarita, A. (2018). Sistem Informasi Pengaduan
Pelanggan Air Berbasis Website Pada PDAM Kota Ternate. IJIS -
Indonesian Journal On Information System, 3(1).
S A, R., & Shalahuddin, M. (n.d.). Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur Dan
Berorientasi Objek.
31
Institut Teknologi Garut
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran A : Kartu Bimbingan
32
Institut Teknologi Garut
33
Institut Teknologi Garut
Lampiran B : Berita Acara Wawancara
34
Institut Teknologi Garut
Lampiran C : Kuisioner
35
Institut Teknologi Garut
Lampiran D: Denah Kios Pasar Wanaraja
36
Institut Teknologi Garut
Lampiran E : Catatan Perbaikan Proposal Skripsi
37
Institut Teknologi Garut
38
Institut Teknologi Garut