0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan21 halaman

Peran UMKM dalam Kesejahteraan Masyarakat

contoh proposal penelitian

Diunggah oleh

Husrin Akuntansi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan21 halaman

Peran UMKM dalam Kesejahteraan Masyarakat

contoh proposal penelitian

Diunggah oleh

Husrin Akuntansi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL

PERAN UMKM DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN


MASYARAKAT
“STUDI KASUS PELAKU UMKM DI SEKITARAN KALI KADIA”

Mata Kuliah : Praktek dan Semonar Koperasi


Dosen Pengampu : Dr. Muliha Halim S. Pd, [Link]

Oleh:
NAMA : RATY
NIM : A1A121092

JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI
2024
KATA PENGANTA

Alhamdulillahirobbil'alamin. Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT.


karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan proposal dengan judul "PENGARUH PERTUMBUHAN USAHA
MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI
DI KALI KADIA”

Maksud dan tujuan dari penyusunan proposal penelitian ini adalah untuk
memenuhi tugas mata kuliah Praktek dan Seminar Koperasi. Dalam penyusunan
proposal ini, penulis banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi
dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Olehnya itu,
penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak
yang telah membantu dalam penyusunan proposal ini, semoga bantuannya
mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT.

Penulis menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari kesempurnaan baik
dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca
sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan proposal selanjutnya. Akhir kata
semoga proposal ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.

Kendari, 31 Maret 2024

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kegiatan bisnis adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kekuatan dan

tingkat kehidupan masyarakat walaupun berisiko tinggi yang dapat mengakibatka

n kerugian, masyarakat melihat peluang bertambahnya percepatan pertumbuhan e

konomi kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan masy

arakat maka diperlukan lapangan pekerjaan yang mampu memanfaatkan kekayaan

alam. Indonesia sebagai negara yang utuh dengan sumber daya alam, tetapi belum

mampu memaksimalkan potensi yang ada.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha yang mempuny

ai peranan penting dalam perekonomian negara Indonesia, baik dari sisi lapangan

kerja yang tercipta Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Ke

sejahteraan Perekonomian Negara dan Masyarakat maupun dari sisi jumlah usaha

nya. UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Pada

dasarnya, UMKM adalah arti usaha atau bisnis yang dilakukan oleh individu, kelo

mpok, badan usaha kecil, maupun rumah tangga Indonesia sebagai negara berkem

bang menjadikan UMKM sebagai pondasi utama sektor perekonomian masyaraka

t, hal ini dilakukan untuk mendorong kemampuan kemandirian dalam berkemban

g pada masyarakat khususnya dalam sektor ekonomi (Gramedia Blog, 2020).


Sebutan UMKM merujuk pada kegiatan usaha yang dibentuk oleh warga

negara, baik berupa usaha pribadi ataupun badan usaha (Wilantara, 2016). Usaha

mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ialah bagian yang cukup besar dalam perek

onomian negara, karena sangat berperan untuk meningkatkan perekonomian masy

arakat. Keberadaan UMKM sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi negara s

erta dapat bermanfaat dan mendistribusikan pendapatan masyarakat. Usaha Mikro,

Kecil, dan Menengah (UMKM) telah lama menjadi tulang punggung perekonomi

an di banyak negara, termasuk Indonesia.

UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, meng

gerakkan pertumbuhan ekonomi, dan memperbaiki kesejahteraan rakyat. Dalam k

onteks ini, peningkatan sektor UMKM memiliki potensi besar untuk memberikan

dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Pada dasarnya, UMKM adalah bis

nis kecil yang dimiliki dan dioperasikan oleh individu atau kelompok kecil. Merek

a sering kali beroperasi dalam skala lokal, menghasilkan produk dan jasa yang ber

variasi, mulai dari produksi tradisional hingga teknologi modern. Keunikan UMK

M terletak pada fleksibilitas, kreativitas, dan adaptabilitas mereka dalam menjawa

b kebutuhan pasar. Salah satu cara utama UMKM dapat meningkatkan kesejahtera

an rakyat adalah dengan menciptakan lapangan kerja. UMKM sering menjadi pen

ghasil lapangan kerja terbesar di banyak negara, terutama di sektor informal. Deng

an mempekerjakan penduduk lokal, UMKM membantu mengurangi tingkat penga

ngguran, mengurangi ketimpangan ekonomi, dan memberikan akses ekonomi kep

ada mereka yang kurang beruntung. Dalam beberapa kasus, UMKM juga member

ikan peluang kerja bagi kelompok-kelompok marginal atau terpinggirkan seperti p


erempuan, kaum muda, atau komunitas adat. Selain itu, UMKM juga mendorong

pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dalam banyak negara, UMKM merupakan s

umber pendapatan yang signifikan bagi masyarakat. Melalui usaha mereka, UMK

M menciptakan nilai tambah dalam perekonomian dengan menghasilkan produk d

an jasa, serta berkontribusi pada pembayaran pajak dan pengembangan infrastrukt

ur.

Peningkatan pendapatan ini dapat memperkuat daya beli masyarakat, men

dorong konsumsi domestik, dan menciptakan lingkaran ekonomi yang berkelanjut

an. Selanjutnya, UMKM juga memberikan kesempatan bagi individu untuk berino

vasi, menciptakan dan mengembangkan keterampilan, serta memperluas jaringan

bisnis.

UMKM sering kali menjadi wadah bagi kreativitas dan pemikiran inovatif.

Mereka mendorong pengusaha untuk mencari solusi baru, merespons perubahan p

asar, dan meningkatkan daya saing. Dalam hal ini, UMKM berperan sebagai katal

isator pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak positif terhadap k

ualitas hidup masyarakat Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, penti

ng bagi pemerintah dan berbagai pihak terkait untuk memberikan dukungan dan f

asilitas yang tepat kepada UMKM. Ini dapat mencakup akses ke pembiayaan yang

terjangkau, pelatihan dan pendidikan bisnis, pemberdayaan teknologi informasi, a

kses pasar yang lebih luas, serta kebijakan yang mendukung regulasi yang ramah

UMKM. Dalam kesimpulannya, UMKM memainkan peran penting dalam mening

katkan kesejahteraan rakyat. Dengan menciptakan lapangan kerja, mendorong pert


umbuhan ekonomi inklusif, dan memfasilitasi inovasi serta keterampilan, UMKM

dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Oleh karena itu, upaya untuk memperkuat sektor UMKM harus terus didor

ong, baik oleh pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat umum, guna mew

ujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Peran masyar

akat dalam pembangunan nasional, utamanya dalam pembangunan ekonomi adala

h Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Posisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

(UMKM) dalam perekonomian nasional memiliki peran yang penting dan strategi

s. Kondisi tersebut sangat memungkinkan karena keberadaan UMKM sangatlah b

anyak dalam perekonomian Indonesia.

Dengan alasan adalah usaha mikro dan kecil memiliki keunggulan dalam b

idang yang memanfaatkan sumber daya alam dan padat karya, utamanya pada sekt

or pertanian tanaman pangan perkebunan, peternakan, perikanan, perdagangan, da

n rumah makan/restoran. Selain itu, UMKM juga lebih dominan dalam sisi penyer

apan tenaga kerja hingga kontribusinya terhadap pendapatan nasional. Dengan ber

dirinya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa mempermudah meningk

atkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Badrudin (2012) kesejahteraan masyara

kat ialah keadaan yang memperlihatkan mengenai kondisi kehidupan masyarakat

yang bisa dilihat dari standar hidup masyarakat. Menurut Badan Pusat Statistik (2

005) ada delapan indikator yang dapat digunakan guna melihat tingkat kesejahtera

an masyarakat, yaitu pemasukan, makanan, kondisi rumah, fasilitas rumah, keseha

tan, fasilitas memperoleh layanan kesehatan, fasilitas anak di jenjang pendidikan,

dan keringanan memperoleh fasilitas transportasi.


Maka oleh sebab itu penulis tertarik mangangkat judul “ Peran UMKM dal

am meningkatkan kesejahteran masyarakat Studi kasus pelaku Usaha UMKM di k

ali kadia “

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat diambil rumusan masalah sebaga

i berikut:

1. Apakah ada peran UMKM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat

study kasus pelaku usaha di kali kadia?

2. Jika, terdapat peran maka seberapa besar peran tersebut ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

1. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah:

1. Apakah ada peran UMKM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat

study kasus pelaku usaha di kali kadia?

2. Jika, terdapat peran maka seberapa besar peran tersebut ?

2. Manfaat Penelitian

Manfaat yang didapat dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Manfaat Teoritis
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan sebagai pen

gembangan ilmu pengetahuan tentang usaha micro, kecil, dan menengah d

an juga pertumbuhan ekonomi.

2. Manfaat Praktis

a. Bagi Badan Pusat Statistik

Hasil penelitian ini bisa menjadi kontribusi kepada Badan Pusat Statistik u

ntuk lebih memperhatikan bahwa Usaha Micro, Kecil , dan Menengah ber

pengaruh terhadap Petumbuhan Ekonomi.

b. Bagi Akademik

Hasil penelitian ini dapat menambah kepustakaan Universitas Halu Oleo u

ntuk dijadikan referensi yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh kalangan ak

ademisi, baik dosen maupun mahasiswa pada umumnya dan bagi mahasis

wa jurusan Ekonomi pada khususnya.

c. Bagi peneliti yang akan datang

Hasil penelitian ini bisa menjadi literatur atau rujukan untuk para peneliti s

elanjutnya yang ingin meneliti tentang pertumbuhan perekonomian dengan

adanya UMKM di Tulungagung.


BAB II

TELAAH PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN

A. Telaah Pustaka

Sebagai salah satu bahan acuan dari penelitian ini adalah penelitian yang

sudah dilakukan sebelumnya. Adapun penelitian yang menjadi referensi penyus

un adalah sebagai berikut:

1. Zubairi dan Yoyok Soesetyo yang judul penelitiannya Pengaruh Pertumbuhan U

saha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), dan Pengangguran terhadap Pertum

buhan Ekonomi Kabupaten Sampang dengan menggunakan metode penelitian k

uantitatif dengan pendekatan asosiatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui p

engaruh pertumbuhan UMKM dan pengangguran terhadap pertumbuhan ekono

mi yang ada di Kabupaten Sampang. Hasil dari penelitian ini meliputi Pertumbu

han UMKM berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupat

en Sampang pada tahun 2005-2014 dan Pengangguran berpengaruh tidak signifi

kan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sampang pada tahun 2005-20

14. Perbedaan penelitian saya dengan penelitian Zubairi dan Yoyok Soesetyo di

mana di dalam penelitian saya menggunakan 2 variabel, yaitu variabel X pertum

buhan UMKM dan variabel Y pertumbuhan ekonomi. Di dalam penelitiannya m

nggunakan 3 variabel meliputi X1 pertumbuhan UMKM, X2 nya pengangguran

dan Y nya adalah pertumbuhan ekonomi. Sedangkan persamaannya terdapat pad

a variabel X pertumbuhan UMKM berpengaruh signifikan terhadap variabel Y p

ertumbuhan ekonomi.
2. Pradnya Paramita Hapsari, Abdul Hakim, Saleh Soeaidy yang judul penelitianny

a Pengaruh Pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) terhadap Pertumbuhan

Ekonomi Daerah (Studi di Pemerintah Kota Batu) dengan menggunakan metode

penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksplorator. Tujuan penelitia

n ini untuk mengetahui Pengaruh Pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) t

erhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Pemerintah Kota Batu. Hasil dari pen

elitian ini pengujian regresi panel secara bersama-sama ditemukan bahwa Pemb

erdayaan UKM berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi d

aerah di Kota Batu. Dan dari hasil pengujian secara parsial variabel jumlah UK

M dan tenaga kerja UKM tidak ditemukan pengaruh yang signifikan terhadap pe

rtumbuhan ekonomi di Kota Batu, sedangkan untuk variabel Modal UKM dan L

aba UKM ditemukan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan Ekonomi

di Kota Batu. Perbedaan penelitian saya dengan penelitian Pradnya Paramita Ha

psari, Abdul Hakim, Saleh Soeaidy terdapat pada variabel X nya, dimana dalam

penelitian saya variabel X pertumbuhan UMKM, sedangkan variabel X nya pem

berdayaan UMKM. Persamaan penelitian ini terdapat pada variabel X nya pertu

mbuhan UMKM dan variabel Y nya pertumbuhan ekonomi.

3. Mahardea Puspa Senja yang judul penelitiannya Analisis Pengaruh Jumlah UM

KM, Jumlah Tenaga Kerja UMKM, Ekspor UMKM dan Investasi UMKM Terh

adap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Penelitian ini menggunakan regresi data

panel dengan metode fixed effect. Data yang digunakan dalam penelitian ini ada

lah data sekunder yang difokuskan pada 3 sektor ekonomi, yaitu 1) Pertanian, P

eternakan, Kehutanan dan Perikanan, 2) Pertambangan dan Penggalian, serta 3)


Industri Pengolahan, dalam kurun waktu 10 tahun. Variabel bebas yang digunak

an dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai variabel

terikat, sedangkan jumlah unit UMKM, tenaga kerja UMKM, nilai ekspor UMK

M dan nilai investasi UMKM sebagai variabel bebas. Usaha mikro, kecil, dan m

enengah (UMKM) di Indonesia merupakan industri terbesar dalam jumlah dan k

emampuannya dalam menyerap tenaga kerja. Meskipun dalam ukuran sumbang

an terhadap PDB belum cukup tinggi, sektor ini dapat tetap menjadi tumpuan ba

gi stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh jumlah un

it UMKM, tenaga kerja UMKM, nilai ekspor UMKM dan nilai investasi UMK

M terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode tahun 2003-2012. Hasil pe

rhitungan regresi data panel dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel j

umlah unit UMKM dan nilai investasi UMKM mempunyai pengaruh yang posit

if dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sedangkan variab

el tenaga kerja UMKM dan nilai ekspor UMKM tidak berpengaruh terhadap per

tumbuhan ekonomi di Indonesia.

4. Ade Raselawati yang judul penelitiannya Pengaruh Perkembangan UKM Terha

dap Pertumbuhan Ekonomi Pada Sektor UKM di Indonesia. Pada penelitian ini

digunakan metode data panel dengan fixed effect model. Data yang digunakan a

dalah data sekunder berupa nilai pdb ukm, tenaga kerja ukm, ekspor ukm, jumla

h unit ukm, investasi ukm dari th 2000-2009. Peranan usaha kecil menengah dal

am mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi sangat penting. Hal ini dapat

dilihat dari kontribusi terhadap neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor dan

mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak yaitu 70 persen dari total te
naga kerja di indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pe

rkembangan usaha kecil menengah terhadap pertumbuhan ekonomi pada sektor

ukm di indonesia. Hasil analisis dengan menggunakan metode regresi data panel

menunjukan bahwa ekspor ukm, jumlah unit ukm, dan investasi ukm berpengar

uh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi opada sektor ukm. Sed

angkan variabel genaga kerja ukm tidak berpengaruh signifikan terhadap pertum

buhan ekoniomi pada sektor ukm karena tenaga kerja yang diserap tidak sebandi

ng dengan nilai tambah yang dihasilkan.

5. Lutfiyah yang judul penelitiannya Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Usaha

Mikro Kecil Menengah (Umkm) Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Pad) Di Ka

bupaten Bangkalan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi d

alam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi, Usaha Mikro Kecil Menengah

(UMKM) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangkalan. Sampel pe

nelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMK

M) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2004-2013. Jenis pengambilan sa

mpel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sample. Adapun me

tode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Sedangkan

metode analisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Penelitian i

ni bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap Pend

apatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bangkalan, menganalisis pengaruh UM

KM terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bangkalan, mengan

alisis pengaruh pertumbuhan ekonomi dan UMKM terhadap Pendapatan Asli D

aerah (PAD) di Kabupaten Bangkalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sec


ara parsial pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan a

sli daerah Kabupaten Bangkalan. Usaha mikro kecil menengah tidak berpengaru

h signifikan terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Bangkalan. Sedangkan

secara simultan pertumbuhan ekonomi dan usaha mikro kecil menengah berpen

garuh signifikan terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Bangkalan. Kata K

unci: Pertumbuhan Ekonomi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pendapat

an Asli Daerah Kabupaten Bangkalan.

B. Kerangka Konseptual

Gambar 2.1 Kerangka Konseptual

Perkembangan UMK
M (X)

Kesejahteraan masya
rakat (Y)

X : UMKM

Y : Kesejahteraan masyarakat

C. Hipotesa Penelitian

Supranto mengemukakan hipotesis adalah penjelasan sementara yang haru

s diuji kebenarannya mengenai masalah yang diteliti, dimana hipotesis selalu d

irumuskan dalam bentuk pernyataan yang menghubungkan dua variabel atau l

ebih. Hipotesis merupakan jawaban sementara dari masalah yang diteliti.


Berdasarkan latar belakang dan landasan teori yang diuraikan diatas, maka

dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut:

H1 : perkembangan UMKM berpengaruh terhadap Kesejahteraan pelaku

UMKM di Kali Kadia.

BAB III

METODE PENELITIAN
A. Pendekatan dan Jenis Penelitian

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Me

tode kuantitatif yaitu penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digun

akan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data, meng

gunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistic denga

n tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.

1 Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (Field Research). yaitu pe

nelitian yang bertujuan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang

keadaan sekarang dan interaksi lingkungan suatu unit sosial baik individu, kelo

mpok, lembaga, atau masyarakat.

2 Penelitian ini menggali data yang bersumber dari instansi yang terkait yaitu Din

as Koperasi dan UMKM Kota kendari kali kadia dan Badan Pusat Statistik

Kota Kendari. Jika dari sifatnya, penelitian ini bersifat deskriptif analisis yang b

ertujuan untuk mendeskripsikan apa-apa yang sedang berlaku, di dalamnya terda

pat upaya mendeskripsikan, mencatat, analisis, dan menginterprestasikan kondis

i-kondisi yang sekarang ini terjadi atau ada.

B. Populasi dan Sampel

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang

mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan peneliti untuk d

ipelajari dan ditarik kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini adalah data yan

g dikumpulkan berdasarkan jangka waktu yaitu data laporan tahunan survey p


ertahun Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tulungagung yang telah di ter

bitkan oleh BPS Kota kendari dan wawancara Sampel merupakan bagian dari

jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sampel adalah h

impunan bagian dari populasi yang anggotanya disebut sebagai subyek sedang

kan anggota populasi adalah elemen populasi. Sampel adalah bagian dari popu

lasi yang akan diteliti..

C. Sumber Data

Data merupakan keterangan-keterangan tentang suatu hal, dapat berupa ses

uatu yang diketahui atau yang dianggap atau anggapan. Atau suatu fakta yang

digambarkan lewat angka, simbol, kode dan lain-lain. Sedangkan yang dimaks

ud sumber data dalam penelitian yaitu dari mana data tersebut diperoleh. Untu

k penelitian ini menggunakan sumber data [Link] sekunder adalah su

mber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui me

dia perantara.

Data sekunder ini peneliti mengambil data dari jurnal, buku dan internet ya

ng terkait dengan permasalahan yang akan di teliti. Data sekunder dalam penel

itian ini antara lain adalah sejarah atau latar belakang UMKM dan perkemban

gan perekonomian di tulungagung. Data sekunder itu dimaksudkan data yang

sudah ada, tidak dikumpulkan (digali) sendiri oleh peneliti. Jika peneliti melak

ukan wawancara, atau menyebarkan angket, atau melakukan observasi, atau m

engetes, maka data yang dihasilkan (terkumpul) itu disebut data primer, data ta

ngan pertama (tangan peneliti). Data sekunder tidak dikumpulkan sendiri oleh
peneliti. Data itu sudah dikumpulkan oleh orang lain, atau sudah didokumenta

sikan dan atau dipublikasikan oleh orang lain. Data sekunder itu dapat dibedak

an menjadi dua macam. Pertama data hasil penelitian (orang lain), dan kedua,

data administratif kelembagaan.

Data penelitian merupakan data yang dihasilkan oleh sesuatu penelitian, bi

sa penelitian orang lain, bisa penelitian sendiri. Data administratif kelembagaa

n dimaksudkan data yang dikumpulkan oleh sesuatu lembaga, misalnya sekola

h atau Dinas Pendidikan, yang berupa data-data administratif semisal daftar ca

lon murid yang mendaftar dan diterima sekolah, data lengkap murid baru, data

kelulusan, data nilai hasil ujian, data kepegawaian dan sebagainya. Data sekun

der, seperti juga data primer, bisa bersifat “kuantitatif” (berupa bilangan), misa

lnya statistik murid, guru dan pegawai, bisa pula “kualitatif” (bukan berupa bil

angan), misalnya peraturan, hasil wawancara penelitian, rekaman video, berita

surat kabar, artikel majalah, dan sebagainya.

D. Teknik Pengumpulan Data `

Teknik pengumpulan data adalah bagian instrumen pengumpulan data yan

g menentukan berhasil atau tidaknya suatu penelitian. Beberapa metode pengu

mpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dokumentasi.

Dokumentasi digunakan untuk pengumpulan data berupa data tertulis yan

g mengandung keterangan atau penjelasan serta pemikiran tentang fenomena y

ang masih aktual dan sesuai dengan masalah penelitian.


DAFTAR PUSTAKA

Abdul Aziz, Mtthammad. 2009. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

Konsumsi Masyarakat di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2003-2007, Skripsi: Un

iversitas Sebelas Maret Surakarta.


Adisasmita, Rahardjo. 2013. Teori-Teori Pembangunan Ekonomi, Pertumbuha

n Ekonomi dan Pertumbuhan wilayah: cetakon Pertama. yogyakarta: Graha Il

mu.

Amalia, Lia.2007 . Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: Graha Irmu.

Amir, Amri. 2013. Analisis Pertumbuhan Ekonomi, Investasi, dan Inflasi di In

donesia. Jurnal Kajian Ekonomi,Vol. 1, No. 02.

Anoraga ,Pandji. 2UA. Ekonomi Islam Kajian Malcro dan Milvo. Yogyakarta:

PT. Dwi Chandra Wacana.

Ismayanti. 2010. Pengantar Pariwisata. Jakarta: PT Grafindo.

Arsyad, Lincolin. 2AI5. Ekonomi Pembangunan Edisi 5. Yogyakarta: UPP ST

IM YKPN.

Arsyad, Lincolin. Ekonomi Pembangunan. Edisi 5.

Dumairy. I996. Perekonomian Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SP,SS.

Semarang: Universitas Diponegoro.

Suliyanto. 2011. Ekonometrika Trepan Teori dan Aptikasi dengan SPSS. Yog

yakarta: Andi Offset.

Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. S

emarang: Universitas Diponegoro.

Hadi, Sutrisno. 1989. Metodologi Research Jilid II. Yogyakarta: Andi offse. '
Hasan, Iqbal. 2004. Analisis Data Penelitian Dengan Statistik. Jakarta: Bumi

Aksara.

Jhingan, M.L. penerjemah Guritno D. 2014. Ekonomi Pembangunan dan Pere

ncanaan. Jakarta: Rajawali.

Muhammad. Metode Peneliti an Ekonomi Islam.....

Partomo, Tiktik Sartika & Soejoedono, Abd. Rachman. 2A04. Ekonomi Skala

Kecil/Menengah dan Koperasi. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Priyatno, Dwi.2002. Mandiri Belajar SPSS. Yogyakarta: Mediakom

Resalawati, Ade. 2011. Pengaruh perkembangan usaha kecil menengah terhad

ap pertumbuhan ekonomi pada sektor UKM Indonesia. Skripsi: Fakultas Ekon

omi dan Bisnis, Universitas. Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ridwan. 2010. Skala Pengukuran Variabel-vqriabel Penelitian. Bandung: Alfa

beta. Sukirno, Sadono. 1985. Ekonomi Pembangunan, Proses, Masalah dan Da

sar Kebijaksanaan. Jakarta: UI, LPFE.

Sukirno, Sadono. 20A7. Ekonomi Pembangunan (Proses, Masalah dan Kebija

kan), Jakarta: Kencana Prenada.

Supranto, J. 2001 . Statistik: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Erlangga.

Sugiono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandu

ng: Alfabeta.
Suryabrata,Sumadi. 1998. Metodologi Penelitian. Jakarta : Raja Grafindo Pers

ada.

Sugiyono. 2A15. Metode Penelitian Kombinasi: Mixed Methods. Bandung: Al

fabeta.

Suharso, Puguh. 2009. MetodePenelitian Kuantitat:if untuk Bisnis: Pendekata

n Filosofi dan Praktis. Jakarta: Indeks.

Anda mungkin juga menyukai