0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan1 halaman

Pengertian dan Manfaat Filsafat

pengertian filsafat

Diunggah oleh

psycheelea111
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan1 halaman

Pengertian dan Manfaat Filsafat

pengertian filsafat

Diunggah oleh

psycheelea111
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

APA ITU FILSAFAT?

Kata Filsafat atau Philosophy sendiri berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata Philia
yang berarti Love atau cinta dan Sophia yang berarti wisdom atau bijaksana. Dimana Filsafat
berarti “love of wisdom” atau dalam hal ini ‘cinta ’ yang dimaksud adalah keinginan yang
kuat terhadap suatu objek dan ‘kebijaksanaan’ yang dimaksud adalah penerapan ilmu
pengetahuan yang tepat.
Dalam Filsafat kita mempelajari tentang makhluk-makhluk dalam sebab-sebab utamanya,
alasan, dan prinsip melalui akal manusia itu sendiri (material atau non-material). Contoh
material seperti benda, alam dan manusia, non-material seperti Tuhan, Jiwa, dan roh. Kita
beranggapan bahwa ilmu Filsafat menggunkan akal sebagai alat yang dapat diekspresikan
dalam berbagai bentuk seperti kemampuan untuk merefleksikan pertanyaan,
mengartikulasikan pemikiran seseorang dan menganalisis fenomena atau peristiwa tertentu
dalam filsafat singkat. Serta upaya untuk memahami sesuatu dengan cara yang kritis dan
logis. Akan tertapi berbeda pendapat dengan para filsuf seperti Karl Jaspers, seorang filsuf
ternama asal Jerman yang memahami filsafat sebagai sesuatu yang disiplin ilmu dimana
pertanyaan lebih penting dari jawaban karena sebuah jawaban dapat menjadi suatu
pertanyaan.
Pada dasarnya filsafat terbagi menjadi empat bagian yaitu, metafisika, epistemologi, logis,
dan etika metafisika. Metafisika sendiri merupakan ilmu yang mepelajari hal-hal yang
bersifat diluar fisik yaitu konsep-konsep atau hal yang tidak dapat dialami seperti kebebasan,
tuhan dan jiwa. Lazimnya metafisika dipahami sebagai landasan filsafat, Aristotles
menyebutnya sebagai filsafat pertama.
Dalam metafisika dibagi menjadi dua bagian yaitu general metaphysics/ontologi atau
metafisika umum dan spesial metaphysics atau metafisika khusus yang terdiri dari psikologi,
kosmologi atau antropologi, teologi alam atau teodisi. Disebutkan sebelumnya bahwa
metafisika umum atau yang dikenal dengan istilah ontologi yang mepelajari tentang prinsip
utama dari segala hal. Sedangkan dalam metafisika khusus termasuk ilmu psikologi yang
mepelajari tentang jiwa atau pikiran, psikologi juga ditafsirkan secara luas sebagai ilmu yang
mempelajari tentang sifat dan dinamika pikiran seseorang dan cara seseorang tersebut
sberperilaku.
Adapun manfaat dalam mempelajari ilmu filsafat yang pada umumnya menjadikan manusia
lebih bijaksana. Bijaksana artinya memahami pemikiran yang ada dari sisi mana peikiran itu
disimpulkan. Memahami dan menerima sesuatu yang ada darimana keadaan itu ada. Dengan
memahami konsep yang mendasari kelahiran pemikiran filsafat, diharapkan dapat
menjadikannya sebagai pandangan hidup manusia secara tital dan sentral dengan hakikat
manusia sebagai makhluk monodualisme yaitu manusia secara kodrat terdiri atas jiwa dan
raga.

Anda mungkin juga menyukai