Jurnal KESMAS, Vol. 8, No.
7, November 2019 359
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI
RUMAH SAKIT UMUM BETHESDA TOMOHON
Andinny V. Melo*, Paul A.T. Kawatu*, Ardiansa A.T. Tucunan*
*Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado
ABSTRAK
Stres kerja dapat menjadi risiko bagi kesehatan dan keselamatan pekerja ketika pekerjaan yang dilakukan
melebihi kapasitas, sumber daya dan kemampuan pekerja. Salah satu faktor yang dapat menimbulkan stres
kerja yaitu beban kerja berlebih. Tanda-tanda beban berlebih yaitu mudah tersinggung, kelelahan fisik dan
mental, ketidaktegasan, hilangnya obyektivitas, kecenderungan berbuat salah, kekhilafan dalam ingatan
dan hubungan interpersonal yang tegang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara beban
kerja dengan stres kerja pada perawat di Rumah Sakit Umum Bethesda Tomohon. Penelitian ini
menggunakan rancangan cross sectional study. Dan dilakukan pada bulan April – Agustus 2019. Dan
mengambil sampel sebanyak 90 perawat sebagai responden. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner.
Perawat yang mengalami sangat stres sebanyak (48,9%). Perawat yang merasakan beban kerja sedang
sebanyak (48,9%). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja dan stres kerja
pada perawat di Rumah Sakit Umum Bethesda Tomohon dengan nilai p value 0,004.
Kata Kunci: Beban Kerja, Stres Kerja
ABSTRACT
Work stress can be a risk to the health and safety of workers when work is done beyond capacity, resources
and worker ability. One of the factors that can cause work stress is excess workload. Signs of overload are
irritability, physical and mental fatigue, unyielding, loss of objectivity, wrong tendencies, error in memory
and tense interpersonal relationships. The purpose of this research is to know the relationship between
workloads with work stress on nurses in Bethesda Tomohon General Hospital. This research uses the cross
sectional study draft. And done in April – August 2019. And took a sample of 90 nurses as respondents. The
measuring instrument used is a questionnaire. Nurses who are experiencing much stress (48.9%). Nurses
who feel the workload is being as much as (48.9%). The results of this study showed there was a relationship
between workload and work stress on nurses at Bethesda Tomohon General Hospital with the p value of
0.004.
Keywords: Workload, Work Stress
PENDAHULUAN kesimpulannya yaitu satu juta absensi
Stres merupakan masalah umum yang ditempat kerja berkaitan dengan masalah
terjadi saat ini, termasuk stres yang stres, 27% mengatakan bahwa aspek
berhubungan dengan pekerjaan. Stres kerja pekerjaan menimbulkan stres paling tinggi
dapat menjadi risiko bagi kesehatan dan dalam hidup para pekerja, 46% menganggap
keselamatan pekerja ketika pekerjaan yang tingkat stres kerja sebagai tingkat stres yang
dilakukan melebihi kapasitas, sumber daya sangat tinggi, satu pertiga pekerja berniat
dan kemampuan pekerja dilakukan secara untuk langsung mengundurkan diri karena
berkepanjangan (ILO, 2016). stres dalam pekerjaan dan 70% berkata stres
Menurut Losyk dalam Jojang (2015) kerja telah merusak kesehatan fisik dan
bahwa Northwestern National Life psychiatric pekerja.
Insurance pernah melakukan penelitian Faktor yang dapat menimbulkan
tentang dampak stres di tempat kerja, stres kerja yaitu beban kerja. beban kerja
Jurnal KESMAS, Vol. 8, No. 7, November 2019 360
yang berlebih dapat merangsang terjadinya Berdasarkan penjelasan diatas,
stres akibat kerja. Tanda-tanda beban maka peneliti tertarik untuk melakukan
berlebih yaitu mudah tersinggung, kelelahan penelitian dengan judul Hubungan Antara
fisik dan mental, tidak tegas, hilangnya Beban Kerja dengan Stres Kerja pada
objektivitas, kecenderungan berbuat salah, Perawat di Rumah Sakit Umum Bethesda
kekhilafan dalam ingatan dan hubungan Tomohon.
interpersonal yang tegang (Munandar,
2004). METODE
Penelitian yang dilakukan oleh Jenis penelitian ini menggunakan metode
Pongantung (2018) dengan judul Hubungan observasional analitik dan desain yang
antara beban kerja dan stres kerja dengan digunakan adalah cross sectional study
kelelahan kerja pada perawat Rumah Sakit (studi potong lintang). Penelitian ini
GMIM Kalooran Amurang menunjukkan dilaksanakan pada bulan April-Agustus
adanya hubungan antara beban kerja dengan 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah
stres kerja dengan hasil 78,9% perawat yang seluruh perawat yang bekerja di Rumah
memiliki beban kerja berat dan 90,8% Sakit Umum Bethesda Tomohon yang
perawat yang memiliki stres kerja berat. berjumlah 116 perawat. Sampel yang
Rumah Sakit Umum Bethesda diambil berdasarkan teknik probability
Tomohon terletak di pusat kota Tomohon sampilng; simple random sampling, dimana
dan rumah sakit ini menyediakan pelayanan peneliti memberikan peluang yang sama
BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan bagi setiap anggota populasi (perawat) untuk
Sosial) yang memungkinkan banyak pasien dipilih menjadi sampel yang dilakukan
yang datang untuk berobat dengan berbagai secara acak tanpa memperhatikan strata
jenis penyakit yang berbeda-beda. Dengan yang ada dalam populasi itu sendiri. Adapun
banyaknya pasien yang datang perawat penelitian ini menggunakan rumus Slovin
dituntut untuk selalu siap siaga dalam Sampel yang menjadi responden dalam
melakukan tindakan keperawatan. Pada saat penelitian ini disesuaikan menjadi 90 orang.
observasi awal peneliti berkomunikasi Instrumen yang digunakan dalam penelitian
langsung dengan beberapa perawat, ini adalah kuesioner stres kerja dan
didapatkan bahwa perawat tidak dapat kuesioner beban kerja. Analisis data yang
berkonsentrasi dengan baik, sering merasa digunakan dalam penelitian ini adalah
pusing, lelah, emosi yang tidak terkontrol analisis univariat dan bivariat dengan
antara sesama perawat maupun perawat menggunakan uji korelasi Chi-square.
dengan pasien, serta kurangnya istirahat
akibat beban kerja terlalu tinggi.
Jurnal KESMAS, Vol. 8, No. 7, November 2019 361
HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Distribusi Responden Berdasarkan
Analisis Univariat Stres Kerja.
Berdasarkan hasil distribusi karakteristik Stres Kerja n %
Kurang 11 12,2
responden, di dapatkan responden dengan Cukup 35 38,9
jenis kelamin perempuan lebih banyak Sangat 44 48,9
Total 90 100
dibandingkan dengan responden yang
berjenis kelamin laki-laki. Jumlah Tabel 1 diatas menunjukkan bahwa
responden yang berjenis kelamin perempuan responden paling banyak merasakan sangat
berjumlah 80 orang (88,9%) dan yang stres dengan jumlah 44 orang (48,9%),
berjenis kelamin laki-laki berjumlah 10 dibandingkan dengan responden yang
orang (11,1%). Berdasarkan kriteria umur, merasa cukup stres sebanyak 35 orang
jumlah responden yang berumur 30-39 (38,9%), dan responden yang merasa kurang
tahun lebih banyak yaitu berjumlah 34 orang stres sebanyak 11 orang (12,2%).
(37,8%) dibandingkan dengan responden
dengan umur 20-29 tahun dengan jumlah 31 Tabel 2. Distribusi Responden Berdasarkan
orang (34,4%), responden dengan umur 40- Beban Kerja
49 tahun berjumlah 14 orang (15,6%) dan Beban Kerja n %
ringan 9 10,0
responden dengan umur >50 tahun dengan sedang 44 48,9
jumlah 11 orang (12,2%). Berdasarkan berat 37 41,1
Total 90 100
tingkat pendidikan, jumlah responden
dengan tingkat pendidikan D3 lebih banyak Tabel 2 menunjukkan bahwa responden
yaitu berjumlah 62 orang (68,9%), profesi yang merasakan beban kerja sedang
nurse sebanyak 15 orang (16,7%), S1 sebanyak 44 orang (48,9%) dibandingkan
sebanyak 9 orang (10,0%) dan SPK dengan responden yang merasa beban kerja
sebanyak 4 orang (4,4%). Berdasarkan berat sebanyak 37 orang (41,1%) dan beban
kriteria masa kerja, menunjukan bahwa kerja ringan sebanyak 9 orang (10,0%).
responden dengan masa kerja 6-15 tahun
lebih banyak yaitu sebanyak 37 orang
(41,1%), dibandingkan dengan responden
dengan masa kerja 1-5 tahun sebanyak 30
orang (33,3%), dan masa kerja >15 tahun
sebanyak 23 orang (25,6%).
Jurnal KESMAS, Vol. 8, No. 7, November 2019 362
Analisis Bivariat
Tabel 3. Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stres Kerja
Beban Kerja Stres Kerja Total P Value
Kurang Cukup Sangat
n % n % n % n %
Ringan 3 3,3 5 5,5 1 1,1 9 10
Sedang 6 6,6 21 23,3 17 18,8 44 48,9 0,004
Berat 2 2,2 9 10 26 28,9 37 41,1
Total 11 12,2 35 38,9 44 48,9 90 100
Jurnal KESMAS, Vol. 8, No. 7, November 2019 363
Berdasarkan tabel 3 diatas menunjukan juga dilakukan oleh Indah (2015),
bahwa terdapat hubungan antara beban kerja didapatkan bahwa ada hubungan antara
dengan stres kerja pada perawat di Rumah beban kerja dengan stres kerja pada perawat
Sakit Umum Bethesda Tomohon. Hasil ini di Unit Rawat Inap RSUD Kraton
berdasarkan pada uji chi-square di dapatkan Kabupaten Pekalongan dengan nilai p value
p value sebesar 0,004 dengan nilai α = 0,05 (0,040) yang berarti bahwa nilai p<0,05.
(p< 0,05). Nilai p value (0,004) lebih kecil
dibandingkan dengan nilai α (0,05), maka H 0 KESIMPULAN
ditolak dan H1 diterima yaitu terdapat Dari hasil penelitian yang dilakukan di
hubungan antara beban kerja dengan stres Rumah Sakit Umum Bethesda Tomohon,
kerja. Penelitian yang dilakukan pada dapat disimpulkan bahwa:
perawat di Rumah Sakit Umum Bethesda 1. Perawat di Rumah Sakit Umum
Tomohon didapatkan bahwa banyak perawat Bethesda Tomohon mengalami stres
yang merasa sangat stres diakibatkan karena kerja.
terlalu banyak pekerjaan yang diberikan 2. Perawat di Rumah Sakit Umum
sehingga perawat merasa letih, capek, kaku Bethesda Tomohon mengalami
pada bagian leher dan tidak dapat beban kerja.
berkonsentrasi dengan baik serta bingung 3. Terdapat hubungan antara beban
dalam menghadapi pekerjaan. Perawat kerja dengan stres kerja pada
sering merasakan ketegangan saat perawat Rumah Sakit Umum
menghadapi pasien yang sedang dalam Bethesda Tomohon.
keadaan yang kritis karena belum terlalu SARAN
banyak pengalaman dalam melakukan 1. Diharapkan perawat di Rumah Sakit
pekerjaan keperawatan. Perawat juga sering Umum Bethesda Tomohon dapat
merasa sakit kepala dan kesal karena memperhatikan kondisi saat
mendengar keluhan dari pasien maupun dari bekerja, sehingga terhindar dari
keluarga pasien. Penelitian ini sejalan stres berat dan dapat memberikan
dengan penelitian yang dilakukan oleh Tisa pelayanan kesehatan yang baik bagi
(2017) pada perawat di Rumah Sakit Umum pasien.
Daerah Bitung, berdasarkan hasil analisis 2. Pimpinan Rumah Sakit Umum
data terhadap hubungan antara beban kerja Bethesda Tomohon agar dapat
dengan stres kerja didapatkan nilai p value memberikan tugas keperawatan
0,000 yang berarti bahwa nilai p<0,05 jadi sesuai dengan kemampuan perawat
terdapat hubungan antara beban kerja dengan perintah atau arahan yang
dengan stres kerja. Penelitian yang sama jelas.
Jurnal KESMAS, Vol. 8, No. 7, November 2019 364
Mei 2019,
<[Link]
DAFTAR PUSTAKA
.php/jkm/article/view/22997>
Permenkes RI, 2016, Keselamatan dan
Kesehatan Kerja Rumah Sakit 2016, UU Kesehatan No.36 tahun 2009, Tentang
Jakarta, Permenkes RI, dilihat 5 Mei Kesehatan, dilihat 9 Mei 2019,
2019, <[Link]
<[Link] s/download/general/UU%20Nomor
documents/PMK_No._66_ttg_Kese %2036%20Tahun2%20009%20tent
lamatan_dan_Kesehatan_Kerja_Ru ang%[Link]>
mah_Sakit_.pdf> Wungow, I G 2018, ‘Hubungan Antara
Waluyo, M 2015, Manajemen Psikologi Beban Kerja Dengan Stres Kerja
Industri, Jakarta, PT Indeks Pada Perawat Rumah Sakit Jiwa
Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang’,
ILO, 2016, Workplace stress: a collective Jurnal Kesmas, vol. 7, no. 4, hh. 23-
challenge, dilihat 5 Mei 2019, 25.
<[Link]
/publications/WCMS_466547/lang- Donsu, 2017, Psikologi Keperawatan,
-en/[Link]> Yogyakarta, Pustaka Baru Press.
Munandar, A S 2008, Psikologi Industri dan
Organisasi, Jakarta, Universitas Notoatmodjo, S 2012, Metodologi
Indonesia. Penelitian Kesehatan, Jakarta,
Pongantung, M 2018, ‘Hubungan Antara Rineka Cipta.
Beban Kerja Dan Stres Kerja Mohune, P B 2018, ‘Hubungan Antara
Dengan Kelelahan Kerja Pada Beban Kerja Dengan Stres Kerja
Perawat Rumah Sakit GMIM Pada Pekerja Unit Airport Rescue
Kalooran Amurang’, Jurnal And Fire Fighting Bandar Udara
Kesmas, vol. 7, no. 5, dilihat 9 Mei International Sam Ratulangi
2019, Manado’, Jurnal Kesmas, vol. 6, no.
<[Link] 4, hh. 29-32
php/kesmas/article/view/22149/218
50> Lombogia, T V 2018, ‘Hubungan Antara
Beban Kerja Dan Kepuasan Kerja
Anonim, 2008, Exposure to Stress, National Dengan Stres Kerja Pada Perawat
Institute for Occupational Safety Di Rumah Sakit Umum Bitung’,
and Health. Jurnal Kesmas, vol. 6, no. 4, hh. 28-
Pang, G A 2017, ‘Hubungan Antara Beban 31.
Kerja Dan Kepuasan Kerja Dengan Mahardhika, T S 2017, ‘Hubungan Antara
Stres Kerja Pada Perawat di Rumah Masa Kerja Dengan Stres Kerja
Sakit Umum Bethesda Tomohon’, Pada Tenaga Kerja Bagian Winding
Jurnal Kesmas, vol. 6, no. 4, hh. 20- Di PT. Iskandar Indah Printing
23 Textile Surakarta’, Jurnal
Tarwaka, 2015, Ergonomi Industri, Kesehatan Masyarakat, vol. 7, no.
Surakarta, Harapan Press Solo. 2, dilihat 10 Mei 2019,
<[Link]
Amir, J 2019, ‘Hubungan Kebisingan, ASKAH%[Link]>
Kelelahan Kerja Dan Beban Kerja
Mental Terhadap Stres Kerja Pada Mauritz, L S K 2010, Selintas Tentang
Pekerja Bagian Body Rangka PT. X. Kelelahan Kerja, Yogyakarta,
Diponegoro’, Jurnal Kesehatan Amara Books.
Masyarakat, vol. 7, no. 1, dilihat 10
Jurnal KESMAS, Vol. 8, No. 7, November 2019 365
Saribuh, S D 2012, ‘Hubungan Beban Kerja
dengan Stres Kerja Perawat
Pelaksana Di Ruang IGD dan ICU
RSUD Haji Abdul Manan
Simatupang Kisaran’, Jurnal
Kesehatan Masyarakat, vol. 7, no.1,
dilihat 10 Mei 2019,
<[Link]
123456789/33834>
Artadi, F F 2015, ‘Pengaruh Kepuasan Kerja
Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja
Karyawan Pada PT. Merapi Agung
Lestari’, Jurnal Kesehatan
Masyarakat, vol. 7, no. 2, dilihat 10
Mei 2019,
<[Link]
Fahamsyah, D. 2017. Analisis Hubungan
Beban Kerja Mental dengan Stres
Kerja. The Indonesian Journal of
Occupational Safety and Health 6
(1): 107-115.
Suratmi, 2014, ‘Hubungan Beban Kerja
Dengan Stres Kerja Perawat
Pelaksana Di Ruang IGD RSUD
DR. Soegiri Lamongan’, Jurnal
Keperawatan, vol. 6, no. 4, hh.
115-117.
Sopiah, 2008, Perilaku Organisasional,
Yogyakarta, ANDI OFFSET.
Sugiono, 2010, Metode Penelitian
Kuantitatif dan R&D, Bandung,
Alfabeta.