0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan5 halaman

Pengertian dan Strategi Pemasaran Efektif

Diunggah oleh

dymaaprilia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan5 halaman

Pengertian dan Strategi Pemasaran Efektif

Diunggah oleh

dymaaprilia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA
1. Pengertian Pemasaran
Pemasaran merupakan aktivitas penting bagi perusahaan dan merupakan
sistem keseluruhan dari kegiatan usaha. Pemasaran tidak hanya berorientasi pada
kegiatan menjual produk saja namun pemasaran memiliki tujuan yang lebih luas
yaitu untuk merencanakan produk, menentukan harga, mempromosikan, dan
menditribusikan barang atau jasa. Pemasaran merupakan ujung tombak
keberhasilan perusahaan dalam mendapatkan laba melalui aktivitas penjualan
barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan.
Fandy Tjiptono (2002:7) memberikan definisi pemasaran adalah: “Suatu
proses sosial dan manajerial dimana individu atau kelompok mendapatkan apa yang
mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran
segala sesuatu yang bernilai dengan orang atau kelompok lain.
Menurut Darmanto pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang
perlu dilaksanakan oleh perusahaan dalam menjalankan usahanya. Bagi suatu
perusahaan, aktivitas pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting, karena
aktivitas pemasaran diarahkan untuk menciptakan pertukaran yang memungkinkan
perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan hidup. Selain itu aktivitas
pemasaran dilakukan untuk pencapaian tujuan perusahaan yang sesuai dengan
harapan. Pendapat para ahli mengenai pengertian pemasaran sebagai berikut:
a. Direksi dari American Marketing Association (AMA) Pemasaran
adalah proses mengatur aktivitas organisasi untuk menciptakan,
mengkomunikasikan, dan menawarkan produk atau jasa yang
memiliki nilai bagi pelanggan, mitra, dan masyarakat pada umumnya.
b. Philip Kotler Pemasaran adalah seni dan ilmu mengeksplorasi,
menciptakan, dan memberikan nilai untuk memenuhi kebutuhan
pasar yang keuntungan. Pemasaran mengidentifikasi kebutuhan dan
keinginan yang tidak terpenuhi. Mendefinisikan, mengukur dan
mengkuantifikasi ukuran pasar dan mengidentifikasi potensi
keuangan.
c. Renee Blodgett – Chief Executive Officer Pemasaran adalah
komunikasi pertukaran berkelanjutan dengan pelanggan dengan cara
yang mendidik, menginformasikan dan membangun hubungan dari
waktu ke waktu, dengan kepercayaan, komunitas membangun
organik sekitar produk dan jasa dan para pelanggan menjadi
bersemangat tentang produk. Pembeli menjadi pendukung,
pelanggan tetap dan sering melakukan pembelian ulang. Pemasaran
adalah cara yang hebat untuk mengidentifikasi apa yang akan dicapai
orang dan membuat mereka bersemangat tentang merek.
d. Jeff Cutler–Executive Vice President and General Manager, [Link]
Pemasaran adalah usaha untuk menarik pelanggan, mitra, investor,
karyawan dan orang lain langsung berinteraksi dengan membantu
pengguna memutuskan apakah mereka akan memakai barang dan
jasa baik untuk dimiliki atau diperlukan.
Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pemasaran bukan
hanya kegiatan berjualan atau memindahkan produk dari produsen kepada
konsumen atau satu pihak ke pihak lainnya. Pemasaran suatu proses sosial dan
manajerial dari individu atau kelompok untuk memenuni kebutuhan manusia melalui
serangkaian proses mulai dari identifikasi kebutuhan konsumen, penciptaan barang
atau jasa, pengembangan barang dan jasa, penentuan harga, promosi, dan distribusi.
Sehingga dengan dilaksanakannya proses pemasaran yang tepat diharapkan adanya
proses pertukaran nilai (transaksi jual beli) dan memperoleh keuntungan. Dengan ini
perusahaan harus tanggap terhadap kebutuhan dan keinginan konsumen tanpa
tercapainya kepuasan (satisfaction), maka kegiatan marketing dikatakan belum
berhasil, jadi paling penting dalam kegiatan pemasaran yaitu harus berhubungan
dengan adanya pemindahan hak milik secara memuaskan.
2. Strategi
Strategi berasal dari kata Yunani strategos, yang berarti Jenderal. Oleh karena
itu kata strategi secara harfiah berarti “Seni dan Jenderal”. Kata ini mengacu pada
apa yang merupakan perhatian utama manajemen puncak organisasi.
Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan
gagasan, perencanaan, daneksekusi, sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu. Di
dalam strategi yang baik terdapat kordinasi tim kerja, memiliki tema
mengidentifikasi faktor pendukungnya sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan
gagasan secara rasional, efesiensi dalam pendanaan dan memiliki taktik untuk
mencapai tujuan secara efektif.
Secara khusus, strategi adalah penempatan misi perusahaan, penetapan
sasaran organisasi dengan mengikat kekuatan eksternal dan internal, perumusan
kebijakkan dan strategi tertentu mencapai sasaran dan memastikan
implementasinya secara tepat, sehingga tujuan dan sasaran utama organisasi akan
tercapai. Beberapa definisi menurut para ahli :
Menurut Alfred Chandler strategi adalah penetapan sasaran dan arahan
tindakan serta alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
Menurut Kenneth Andrew strategi adalah pola sasaran, maksud atau tujuan
kebijakan serta rencana. Rencan penting untuk mencapai tujuan itu yang dinyatakan
dengan cara seperti menetapkan bisnis yang dianut dan jenis atau akan menjadi apa
jenis organisasi tersebut.
Menurut Buzzel dan Gale strategi adalah kebijakan dan keputusan kunci yang
digunakan untuk manajemen, yang memiliki dampak besar pada kinerja keuangan.
Kebijakan dan keputusan ini biasanya melibatkan sumber daya yang penting dan
tidak dapat diganti dengan mudah.
Menurut Konichi Ohinea strategi bisnis adalah keunggulan bersaing
satusatunya maksud perencanaan memperoleh, seefesien mungkin, kedudukan
paling akhir yang dapat dipertahankan dalam menghadapi pesaing-pesaingnya.
Jadi, strategi perusahaan merupakan upaya mengubah kekuatan perusahaan
yang sebanding dengan kekuatan pesaing-pesaingnya, dengan cara yang paling
efesien.
3. Strategi Pemasaran
Dalam perkembangan suatu usaha seorang pemimpin dan tenaga pemasar
sangat menekankan pentingnya peranan strategi pemasaran dalam suatu
perusahaan. Selain merincikan strategi dalam setiap rencananya, mereka
mengadakan pemahaman yang lebih dalam menetapkan strategi pemasaran yang
akan dijalankan, suatu perusahaan harus melihat situasi dan kondisi pasar serta
menilai kedudukan atau posisi perusahaan di pasar.
Strategi pemasaran merupakan strategi untuk melayani pasar atau segmen
pasar yang di jadikan target oleh perusahaan. Definisi strategi pemasaran adalah
sebagai berikut:“strategi pemasaran adalah logika pemasaran yang digunakan oleh
perusahaan dengan harapan agar unit bisnis dapat mencapai tujuan
perusahaan”(Kotler, 2001: 76).
a. Langkah-Langkah Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran dapat direncanakan sedemikian rupa
sehingga dapat berhasil sebagaimana yang diharapkan. Langkah-
langkah perencanaan strategi pemasaran adalah:
1) Teliti situasi marketing saat ini.
Situasi marketing saat ini sangat dipengaruhi oleh pengalaman
masa lalu, tingkat persaingan, serta analisis kekuatan dan
kelemahan.
2) Analisis lingkungan eksternal.
Lingkungan eksternal yang mempengaruhi bisnis adalah kondisi
ekonomi makro; tingkat bunga, inflasi, pengangguran, dan
pendapatan perkapita, lingkungan alam, berkurangnya
pasokan bahan baku, keadaan musim, banjir, dan hujan.
Demikian pula dengan adanya social and cultural trends ketika
adakalanya muncul budaya yang tidak menyukai produk atau
perlu promosi lebih gencar untuk merekrut konsumen terkait
faedah produk.
3) Analisis peluang dan arahan untuk mencapai peluang.
Bisnis yang sukses adalah yang selalu memperhatikan peluang
yang ada, misalnya bagaimana menjual produk lebih banyak
pada pasar yang ada, bagaimana mencari pasar baru,
bagaimana membuat produk baru untuk pasar yang ada, dan
bagaimana membuat produk baru untuk pasar baru.
4) Desain pemasaran.
Langkah strategi pemasaran ini dapat dikembangkan dengan
mempertimbangkan segmentasi pasar, target bisnis pasar,
positioning produk, dan bauran pemasaran yang akan
digunakan.
b. Alat Pencapaian Strategi Marketing
Agar investasi atau bisnis yang akan dijalankan dapat berhasil dengan
baik, maka sebelumnya perlu dilakukan strategi bersaing yang tepat.
Unsur strategi persaingan ini adalah menentukan segmentasi pasar
(Segmentation), menetapkan pasar sasaran (targeting), dan
menentukan posisi pasar (positioning), atau sering disebut dengan
STP (Segmentation, Targeting,Positioning).
1) Segmentasi Pasar (Market Segmentation)
Segmentasi pasar artinya membagi pasar menjadi beberapa
kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin memerlukan
produk atau marketing mix yang berbeda [Link]
pasar perlu dilakukan mengingat di dalam suatu pasar terdapat
banyak pembeli yang berbeda keinginan dan kebutuhannya.
Oleh karena setiap perbedaan memiliki potensi untuk menjadi
pasar tersendiri. Untuk melakukan segmentasi pasar terdiri
dari beberapa variabel yang harus diperhatikan. Tujuannya
adalah agar segmentasi yang telah dilakukan tepat sasaran.
2) Pasar Sasaran (Market Targeting)
Setelah segmentasi pasar selesai dilakukan, maka terdapat
beberapa segmen yang layak untuk digarap karena dianggap
paling potensial. Secara umum pengertian menetapkan pasar
sasaran adalah mengevaluasi keaktifan setiap segmen,
kemudian memilih salah satu dari segmen pasar atau lebih
untuk dilayani.
Kegiatan menetapkan pasar sasaran meliputi :
 Evaluasi segmen pasar (ukuran dan pertumbuhan
segmen, struktural segmen yang menarik dilihat dari
segi profitabilitas, sasaran dan sumber daya
perusahaan).
 Memilih segmen, yaitu menentukan satu atau lebih
segmen yang memiliki nilai tinggi bagi perusahaan,
menentukan segmen mana dan berapa banyak yang
dapat dilayani.
3) Posisi Pasar (Market Positioning)
Menentukan posisi pasar yaitu menentukan posisi yang
kompetitif untuk produk atau suatu pasar. Kegiatan ini
dilakukan setelah menentukan segmen mana yang akan
dimasuki, maka harus pula menentukan posisi mana yang
diinginkan untuk ditempati dalam segmen tersebut.
Strategi penentuan posisi pasar terdiri dari :
 Atas dasar atribut (harga murah atau mahal)
 Kesempatan penggunaan
 Menurut kelas pengguna
 Langsung menghadapi pesaing
 Tingkatan/kelas produk

Darmanto dan Sri Wardaya, Manajemen Pemasaran (Untuk Mahasiswa, Usaha Mikro, Kecil
dan Menengah), (Yogyakarta: Deepublish, 2016), hlm. 1-4.
[Link]
[Link]
Syafi’i Antonio, Bank Syariah dari Teori ke Praktek, Cet. 1 (Jakarta: GemaInsani, 2001), hal:
153-157
Fandi Tjiptono, Strategi Pemasaran, Cet. Ke-II (Yogyakarta: Andi,2000) hal: 17
Agustinus Sri Wahyudi. Manajemen Strategi, (Jakarta: Binarupa Aksara,1996) hal:19
[Link]
Idri, Hadis Ekonomi: Ekonomi dalam Perspektif Hadis Nabi, Edisi 1, Cetakan ke-1, (Jakarta:
Prenadamedia Group, 2015), hal 280-281
Abdul Ghafur Anshori, Gadai Syariah diIndonesia: konsep, implementasi, dan
institusionalisasi (edisi revisi) ,(Yogyakarta: Gadjah Mada Universiti Press, 2011), hal. 153.
Ninda ardiani, Muhammad Nafik H.R, “gadai emas alternatif tambahan modal usaha mikro
kecil dan menengah pada lembaga keuangan syariah”,JESTT Vol. 2 No. 8 Agustus 2015, 692.
27 Ibid., Sutoyo S., hal 181.
[Link]

Anda mungkin juga menyukai