0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan3 halaman

Panduan Resusitasi Jantung Paru UGD

Diunggah oleh

siti saryaningsih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan3 halaman

Panduan Resusitasi Jantung Paru UGD

Diunggah oleh

siti saryaningsih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RESUSITASI JANTUNG PARU

Dokumentasikan tindakan
003/05.S
Bagan Alir
SOP No. : OP Unit
Dokumen
UGD/
PKM.T/
II/2017
No. Revisi : 00
Tanggal : Februari 2017
Terbit
Halaman : 1/3
UPTD PUSKESMAS Ahmad, SKM
TANJUNG NIP. 197801012000031001
1. Pengertian Resusitasi jantung paru adalah tindakan untuk
mengembalikan fungsi pernafasan dan jantung guna
kelangsungan hidup pasien
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam
melakukan resusitasi jantung paru untuk
mengembalikan fungsi jantung dan fungsi paru
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Tanjung No.
004/[Link]/PKM.T/II/2017 tentang Jenis Pelayanan
Yang Tersedia di UPTD Puskesmas Tanjung
4. Referensi Emergency Medical Training 911, Basic Trauma Cardio
Life Support.
5. Prosedur/ a. Persiapan alat dan bahan
Langkah-langkah 1) Masker, handscoen
2) Trolly emergency ( Suction, resuscitator, OVA)
b. Petugas yang melaksanakan
1) Dokter
2) Perawat
3) Bidan
c. Langkah– Langkah
1) Petugas memperhatikan keamanan lingkungan
2) Petugas menggunakan APD
3) Petugas membuka baju bagian atas pasien
4) Petugas mengatur posisi pasien tidur terlentang di
tempat datar dan alas yang keras
5) Petugas mengecek kesadaran pasien dengan
cara memanggil nama, pastikan bahwa korban
tidak sadar seperti dengan mengguncang-
guncang bahu.
6) Petugas meminta tolong untuk memperoleh
bantuan
7) Petugas mengecek nadi karotis selama 5 detik, 5
detik selanjutnya untuk melihat tanda-tanda
kehidupan seperti pergerakan dinding dada,
pergerakan bulu mata, pergerakan ujung
ektremitas atas dan bawah.
8) Petugas melakukan RJP
Untuk dewasa :
a) Posisi petugas berlutut setinggi bahu
penderita sebelah kanan
b) Petugas meletakkan tangan 2 inci diatas
prosesus xifoideus dan jari–jari kedua tangan
dirangkum
c) Petugas melakukan kompresi dengan
perbandingan kompresi ventilasi 30 : 2 baik
untuk 1 atau 2 penolong dengan kedalaman 5-
6 cm
d) Pada 30 kompresi pertama dengarkan suara
nafas tambahan, jika terjadi sumbatan jalan
nafas maka lakukan pembebasan jalan yaitu :
dengan teknik head tilt chin lift, jaw – thrust
maneuver (curiga cedera servikal), cross
finger dan finger swab atau suction jika ada.
Untuk anak :
a) Posisi tangan simetris dengan putting susu.
Kompresi dilakukan dengan 1 tangan
perbandingan 30 : 2 untuk 1 orang penolong
dan 15 : 2 untuk 2 orang penolong dengan
kedalaman kompresi 5 cm.
Untuk bayi :
a) Posisi tangan simetris dengan putting susu
Kompresi dilakukan dengan ujung jari telunjuk
dan jari tengah, dengan perbandingan 30 : 2
untuk 1 orang penolong dan 15 : 2 untuk 2
orang penolong
9) Evaluasi nadi dilakukan setelah 5 siklus dengan
waktu yang digunakan selama 5 detik.
10) RJP berhenti dilakukan ketika ada tanda-tanda
keberhasilan dan petugas capek.
11) Petugas mendokumentasikan tindakan yang
sudah dilakukan
Posisi px tidur
terlentang Gunakan APD,
buka baju bagian
atas px

6. Hal-hal yang Perhatikan


a. RJP jangan berhenti lebih dari 5 detik tanpa keamanan
alasanlingk
perlu diperhatikan apapun
b. Tidak perlu memindahkan penderita ketempat yang
lebih baik kecuali sudah stabil
c. Jangan menekan pada ujung tulang dada karna
dapat berakibat robeknya hati
d. Diantara tiap kompresi, tangan harus melepas
tekanan tetapi melekat pada sternum
e. Jari-jari jangan menekan iga korban
f. Hindarkan gerakan yang menyentak. Kompresi
harus lembut, teratur dan tidak terputus
g. Perhatikan komplikasi yang mungkin karena RJP
7. Unit Terkait a. UGD
b. Ruang Bersalin
c. Pustu
d. Polindes
8. Dokumen Terkait
9. Rekaman Historis No Yang diubah Isi Tanggal Mulai
Perubahan Perubahan diberlakukan

Anda mungkin juga menyukai