RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI SURABAYA
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI SURABAYA
NOMOR 032/SK_DIR/RSIA_IBI/IX/2024 TAHUN 2024
TENTANG
PERUBAHAN SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR NOMOR -- TAHUN 2024 TENTANG
PENETAPAN KOMITE REKAM MEDIS
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI SURABAYA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI SURABAYA
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka pelaksanaan peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang
sesuai dengan standar pelayanan dan menunjang kelancaran
penyelenggaraan rekam medis, maka perlu dibentuk komite yang disebut
sebagai Komite rekam medis;
b. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam butir a
perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak
IBI Surabaya;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran;
2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;
3. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
4. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
5. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1996 tentang Wajib Simpan
Rahasia Kedokteran;
8. Peraturan Kementrian Kesehatan Nomor 269/Menkes/Per/III/2008
tentang Rekam Medis;
9. Keputusan Direktur Jendral Pelayanan Medis Nomor
78/Yanmed/RS/Umdik/YMN1/1991 tentang Penyelenggaraan Rekam
Medis di Rumah Sakit;
10. Keputusan Direktur Jendral Pelayanan Medis Nomor YM [Link].1996
tentang Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia;
MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI SURABAYA
TENTANG PERUBAHAN SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR NOMOR 8
TAHUN 2018 TENTANG PEMBENTUKAN KOMITE REKAM MEDIS
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI SURABAYA
KESATU : Menetapkan Komite Rekam Medis Rumah Sakit Ibu dan Anak IBI Surabaya
sebagaimana tercantum dalam lampiran I keputusan ini;
KEDUA : Uraian Tugas dan wewenang Komite rekam medis sebagaimana tercantum
dalam lampiran II keputusan ini;
KETIGA : Struktur Organisasi Komite rekam medis sebagaimana tercantum dalam
lampiran III keputusan ini;
KEEMPAT : Tata Hubungan Kerja Komite rekam medis sebagaimana tercantum dalam
lampiran IV keputusan ini;
KELIMA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, apabila kemudian hari
ditemukan kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di Surabaya
pada tanggal 05 September 2024
DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI
SURABAYA
Dr. Ramli Tarigan
NIP.
Lampiran I : Keputusan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak IBI
Surabaya
Nomor : 032/SK_DIR/RSIA_IBI/IX/2024
Tanggal : 05 September 2024
KOMITE REKAM MEDIS
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI SURABAYA
NO Jabatan Nama
1 Ketua - Dr. Achmad Aziz
2 Sekretaris - Sylvia Agustin, [Link]
3 Anggota - Andri Trijulyanto, [Link]
- Mochammad Taufik Hidayatulloh, [Link]
- M. Charis Firdaus, [Link]
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI
SURABAYA
Dr. Ramli Tarigan
NIP.
Lampiran II : Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah
Sawah Besar
Nomor : 032/SK_DIR/RSIA_IBI/IX/2024
Tanggal : 05 SeptemberURA
2024
STRUKTUR ORGANISASI KOMITER REKAM MEDIS
DIREKTUR RSIA IBI
SURABAYA
dr. Ramli Tarigan
KETUA KOMITE
REKAM MEDIS
Dr. Achmad Aziz
SEKRETARIS KOMITE
REKAM MEDIS
ANGGOTA ANGGOTA ANGGOTA
DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI
SURABAYA
Dr. Ramli Tarigan
Lampiran III : Keputusan
[Link] Rumah Sakit Ibu dan Anak IBI
Surabaya 196512071990112001
Nomor : 032/SK_DIR/RSIA_IBI/IX/2024
Tanggal : -- Agustus 2024
DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI
SURABAYA
Dr. Ramli Tarigan
NIP.
Lampiran IV : Keputusan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak IBI
Surabaya
Nomor : 032/SK_DIR/RSIA_IBI/IX/2024
Tanggal : 05 September 2024
URAIAN TUGAS
KOMITE REKAM
MEDIS
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI SURABAYA
1. TUGAS POKOK
a. Mengadakan pertemuan satu bulan sekali.
b. Mempelajari Rekam Medis pasien dengan fokus perhatian dengan menitikberatkan
pada perbaikan mutu, terutama kasus-kasus tanpa diagnosa, perbedaan pendapat
tentang penulisan atau singkatan-singkatan pada diagnosa dan sebab-sebab kematian
pada rekam medis pasien yang
telah keluar dari rumah sakit dalam sebulan terakhir.
c. Melakukan penyeragaman bentuk dan ukuran/ format rekam medis dan
mengurangi lembar rekam medis yang dianggap tidak perlu.
d. Pembuatan Jadwal Penilaian Rekam Medis secara rutin.
e. Penilaian Medical Review dilakukan setiap satu bulan sekali dengan
menggunakan sampling / random berkas rekam medis yang masih di rawat.
f. Penilaian Analisa Kelengkapan dan keterbacaan pengisian berkas rekam
medis dilakukan setiap bulan.
g. Analisa Kelengkapan dan keterbacaan rekam medis dengan menggunakan
Sampling / Random berkas rekam medis rawat jalan, igd yang telah kembali ke ruang
rekam medis per harinya,
h. Sedangkan Analisa Kelengkapan dan keterbacaan rekam medis Untuk Rawat
inap menggunakan rekam medis rawat inap yang telah kembali.
i. Petugas Rekam Medis menyerahkan hasil laporan monitoring Pengisian kelengkapan,
keterbacaan, daftar singkatan dan Medical Record Review yang tidak lengkap pada
Komite rekam medis untuk di evaluasi.
2. TANGGUNG JAWAB
a. Merencanakan, memonitoring dan melakukan evaluasi pelaksanakan rekam medis;
b. Membantu Diklat penyelenggaraan penyuluhan/ pembinanaan penerapan sistem
rekam medis
c. Memberikan arahan dalam tanggung jawab, hak dan kewajiban instalasi rekam
medis
d. Menerapkan Tindakan – tindakan ke arah perbaikan rekam medis yang tidak
memuaskan
e. Membantu penyelenggaraan rekam medis di rumah sakit untuk
meningkatkan mutu pelayanan rekam medis
f. Mengevaluasi Pengisian dan cara penulisan berkas rekam medis yang lengkap dan
jelas
g. Memberikan saran/ pertimbangan dalam penyimpanan Rekam Medis dan menjamin
bahwa semua informasi dicatat sebaik- baiknya dan menjamin tersedianya data yang
diperlukan untuk menilai pelayanan kepada pasien
h. Penyelenggaraan rekam Medis yang bermutu
i. Menjamin bahwa telah dijalankan filling, indeksing, penyimpanan dan tersedianya
Rekam Medis bagi semua pasien
j. Mengajukan usulan - usulan kepada direktur tentang perubahan isi format rekam
medis.
k. Membina kerjasama dengan penasehat hukum dalam hal hubungan keluar dan
pengeluaran data.
l. Memberikan saran/ pertimbangan dalam penyimpanan Rekam Medis dan menjamin
bahwa semua informasi dicatat sebaik - baiknya dan menjamin tersedianya data yang
diperlukan untuk menilai pelayanan kepada pasien
m. Terciptanya Indikator Mutu Rekam Medis yang baik
3. TUGAS INTI
a. Melakukan kajian mengenai isi (substansi) rekam medis dan bentuk (format)
formulir rekam medis.
b. Melakukan evaluasi tentang kelengkapan isi rekam medis
c. Menjaga dan meningkatkan mutu rekam medis
4. FUNGSI
a. Memberikan penilaian akhir terhadap kualitas pengisian data klinis
b. Menolak rekam medik yang tidak memenuhi standar
c. Menerapkan tindakan-tindakan ke arah perbaikan rekam medik yang tidak
memuaskan.
d. Melaporkan hasil pengisian rekam medis, kepada Direktur, Kasie
Keperawatan dan Penunjang Medis, Kasie Yanmed dan Komite medik.
5. URAIAN TUGAS
Ketua : 1) Bertanggung jawab kepada Kepala Rumah Sakit.
2) Mengkoordinasikan anggota Komite dalam mengawasi
pelaksanaan penyelenggaraan rekam medik di Rumah Sakit Ibu
dan Anak IBI Surabaya.
3) Menyusun program kerja.
4) Menyusun dan menandatangani laporan kegiatan Komite Rekam
Medis
5) Memimpin rapat antar anggota Komite Rekam Medis dalam
membahas prosedur kerja, memecahkan permasalahan yang timbul
dan pertimbangan-pertimbangan untuk perbaikan.
6) Memutuskan dan menetapkan perubahan prosedur kerja untuk
kelancaran pelayanan dan melaporkan kepada Kepala Rumah Sakit
Ibu dan Anak IBI Surabaya.
Sekretaris : 1) Bertanggung jawab kepada Ketua Komite Rekam Medis
2) Menyiapkan bahan yang akan dibahas dalam rapat antar anggota
Komite Rekam Medis
3) Membuat notulen rapat, menggandakan, mendistribusikan kepada
anggota Komite dan unit terkait.
4) Membantu ketua dan wakil ketua dalam menyusun program kerja
dan laporan kegiatan.
5) Mewakili ketua jika berhalangan dalam rapat antar anggota Komite
dan melaporkan hasilnya kepada Ketua Komite.
Anggota : 1) Bertanggung jawab kepada Ketua Komite.
2) Menginventarisir dan melaporkan kepada Ketua Komite bila ada
pelaksanaan prosedur kerja yang tidak sesuai dengan standar.
3) Membantu ketua menyusun program kerja.
4) Menghadiri rapat antar anggota untuk membahas/ mengevaluasi
prosedur kerja yang tidak sesuai.
DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBI
SURABAYA
Dr. Ramli Tarigan
NIP. --