Arduino Raspberry Pi
Tipe Board Mikrokontroler Mini PC
Arduino umumnya menggunakan
Raspberry Pi menggunakan SoC
mikrokontroler AVR 8-bit yang
berarsitektur ARM 64-bit yang
simple dan mudah dioperasikan.
dapat melakukan tugas yang lebih
Clockspeed yang dihasilkan relatif
Prosesor kompleks. Clockspeed yang dimiliki
rendah namun sudah cukup untuk
pun jauh lebih tinggi dibanding
menunjang performa
mikrokontroler (Contoh: BCM2837
mikrokontroler (contoh:
@ 1.2 GHz).
ATMega328P @ 16 MHz)
Arduino pada umumnya tidak
dilengkapi modul wired atau
wireless secara built-in, tapi Anda
bisa menambahkan modul add-on Raspberry Pi memiliki konektifitas
Konektifitas untuk memberikan kemampuan wifi, bluetooth, dan ethernet yang
tersebut. (Namun beberapa tipe sudah tertanam secara built-in
Arduino tertentu menyediakan fitur
ethernet, bluetooth, dan wifi on-
board)
Arduino memiliki beberapa pin I/O
analog dan digital yang dapat Raspberry Pi memiliki 40 pin GPIO
digunakan untuk menghubungkan yang dapat digunakan sebagai pin
berbagai perangkat I/O. Jumlah pin I/O digital. Raspberry Pi tidak
Pin I/O
I/O berbeda-beda di tiap tipe dilengkapi pin analog input untuk
Arduino (Contoh: Arduino Mega menghubungkan sensor-sensor
2560 memiliki 54 pin digital dan 16 analog.
pin analog)
Arduino dilengkapi tiga jenis
Raspberry Pi dilengkapi memori
memori, yaitu flash, SRAM,
RAM berkapasitas 1 GB (Raspberry
dan EEPROM. Kapasitas memori
Pi 3 2B/3B/3B+). Untuk menginstal
Memori tersebut berbeda beda di tiap tipe
OS dan menyimpan file, Anda harus
Arduino. (Contoh: Arduino Mega
menambahkan micro SD secara
memiliki 256 KB flash, 8 KB SRAM,
terpisah.
dan 4 KB EEPROM)
Pada saat idle, Raspberry Pi
Pada saat idle, Arduino hanya
Daya mengkonsumsi daya lebih dari 700
mengkonsumsi daya sekitar 50 mA
mA
Pada Arduino disediakan port USB Raspberry Pi memiliki port USB
Port untuk mengupload program dan host, HDMI, CSI, DSI, audio jack,
header ICSP untuk debugging. dan ethernet port.
Arduino tidak memiliki sistem
Rapberry Pi menyediakan beberapa
operasi, board ini hanya dilengkapi
Sistem pilihan sistem operasi berbasis
Arduino IDE untuk membuat,
Operasi Linux, seperti Raspbian, Ubuntu
compile dan upload program ke
Mate, OSMC, LibreELEC, dsb.
mikrokontroler.
Arduino sangat mudah untuk
Raspberry Pi relatif lebih rumit,
dioperasikan, kita cukup
karena kita harus menginstal
menulis program, compile, lalu
Pengoperasia software, mengimport library, dan
upload program ke chip
n mengerti command list pada Linux.
Perbandingan Arduino dan Raspberry Pi
Menentukan Pilihan Antara Arduino dan
Raspberry Pi
Berdasarkan beberapa perbandingan fitur yang telah kita ulas di atas, baik Arduino
maupun Raspberry Pi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Berikut beberapa kesimpulan yang dapat Anda jadikan referensi dalam memilih
penggunaan Arduino ataupun Raspberry Pi untuk project yang akan Anda buat
kedepannya.
Jika Anda ingin membuat projectsederhana yang tidak membutuhkan
banyak resource, Arduino adalah pilihan yang tepat.
Jika Anda ingin menggunakan komputer mini bersistem operasi Linux,
Raspberry Pi adalah pilihan yang tepat.
Jika Anda ingin membuat projectyang lebih kompleks
seperti database, image processing, AI, dan sebagainya, Raspberry Pi
adalah pilihan yang tepat karena didukung sistem operasi dan
spesifikasi hardware yang jauh lebih mumpuni.
Jika Anda ingin menggunakan sensor-sensor analog, Arduino adalah
pilihan yang tepat, karena pada Raspberry Pi tidak disediakan fitur
tersebut secara default.
Jika Anda ingin membuat projectbertenagakan baterai dengan konsumsi
daya yang rendah, Arduino adalah pilihan yang tepat.
Jika Anda familiar dengan bahasa C/C++, Arduino adalah pilihan yang
tepat, jika Anda familiar dengan Linux dan PythonRaspberry Pi adalah
pilihan yang tepat.
Jika Anda membutuhkan konektifitason-board (wifi, bluetooth, ethernet),
Raspberry Pi adalah pilihan yang tepat.
Jika Anda ingin menekan biaya pada projectAnda, Arduino adalah pilihan
yang tepat karena Arduino memiliki harga yang relatif lebih murah
dibanding Raspberry Pi.
Jika Anda ingin membuat project plug-and-play, Arduino adalah pilihan
yang tepat.
Jika Anda ingin membuat project yang membutuhkan kapasitas memori
besar, Raspberry Pi adalah pilihan yang tepat.