0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan10 halaman

Teknik Problem Solving dalam BK

Diunggah oleh

sindyeggypramesti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan10 halaman

Teknik Problem Solving dalam BK

Diunggah oleh

sindyeggypramesti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH BK KELOMPOK

“Konsep Teknik Problem Solving dalam BK dan Implementasinya”

Dosen Pembimbing : Dr. Hj. Sri Panca Setyawati, [Link].

Disusun Oleh

1. Tria Estu Chasanah (2314010002)


2. Sindy Egy Pramesti (2314010014)
3. Widia Kristanti (2314010029)
4. Dadang Winnata Kusuma (2314010040)
5. Evita Indah Puspitasari (23140100113)

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS KEGURUAN


DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

2024/2025
KATA PENGATAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-Nya, kami
dapat menyelesaikan tugas makalah kelompok yang berjudul "Konsep Teknik Problem
Solving dalam BK dan Implementasinya" dengan tepat waktu. Makalah disusun untuk
memenuhi tugas kelompok Mata Kuliah BK Kelompok. Selain itu, makalah ini bertujuan
untuk menambah wawasan tentang Teknik Problem Solving dalam BK dan Implementasinya
bagi para pembaca dan juga bagi penulis.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr. Hj. Sri Panca Setyawati, [Link].
selaku dosen pembimbing Mata Kuliah BK Kelompok. Kami semua mengucapkan terima
kasih, khususnya kepada anggota kelompok 4 yang sangat berperan penting dalam
penyusunan makalah ini.

Kami berharap makalah ini dapat bermanfaat untuk kedepannya dan bisa menjadi
makalah penelitian. Untuk selanjutnya kami berharap adanya masukan, baik berupa kritik
maupun saran untuk menyempurnakan makalah ini, terima kasih.

Kediri, 5 November 2024

Kelompok 4

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGATAR..................................................................................................................2

DAFTAR ISI..............................................................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN..........................................................................................................4

A. Latar Belakang................................................................................................................4

B. Rumusan Masalah...........................................................................................................4

C. Tujuan Penulisan.............................................................................................................4

BAB II PEMBAHASAN...........................................................................................................5

A. Definisi Teknik Problem Solving....................................................................................5

B. Kelemahan dan Keunggulan Teknik Problem Solving...................................................5

C. Peran Konselor dan Konseli dalam Pelaksanaan Teknik Problem Solving....................6

D. Tahapan Pelaksanaan Teknik Problem Solving..............................................................6

BAB III PENUTUP....................................................................................................................8

A. Kesimpulan.....................................................................................................................8

B. Saran................................................................................................................................8

DAFTAR PUSTAKA................................................................................................................9

iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penerapan layanan Bimbingan dan Konseling dapat menggunakan layanan yang bisa
disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di sekolah. Seperti layanan bimbingan klasikal,
konseling individual, konseling kelompok, bimbingan kelompok, dsb. Layanan tersebut bisa
digunakan oleh guru BK dengan menggunakan teknik yang bisa diterapkan.

Makalah ini berfokus pada layanan bimbingan kelompok yang di dalamnya


membahas tentang teori bimbingan kelompok. Menurut Romlah (2006) mendifinisikan
bahwa bimbingan kelompok merupakan salah satu teknik bimbingan yang berusaha
membantu individu agar dapat mencapai perkembangannya secara optimal sesuai dengan
kemampuan, bakat, minat, serta nilai-nilai yang dianutnya dan dilaksanakan dalam situasi
kelompok. Teknik dalam bimbingan kelompok ada berbagai macamnya, namun dalam
makalah ini penulis akan lebih fokus pada teknik penyelesaian masalah (problem solving).
Teknik ini biasa digunakan oleh guru BK dalam memberikan layanan kepada siswa di
sekolah.

B. Rumusan Masalah
1. Apa definisi konsep teknik problem solving ?
2. Apa saja kelemahan dan keunggulan teknik problem solving ?
3. Bagaimana peran konselor dan konseli dalam pelaksanaan teknik problem solving ?
4. Bagaimana tahapan dalam pelaksanaan teknik problem solving ?

C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui definisi konsep teknik problem solving.
2. Untuk mengetahui kelemahan dan keunggulan teknik problem solving.
3. Untuk mengetahui peran konselor dan konseli dalam pelaksanaa teknik problem
solving.
4. Untuk mengetahui tahapan pelaksanaan teknik problem solving.

iv
v
BAB II
PEMBAHASAN

A. Definisi Teknik Problem Solving


Problem solving merupakan merupakan salah satu teknik dalam pelayanan bimbingan
dan konseling yang memberikan peluang luas kepada siswa untuk melakukan proses
berpikir secara kritis dan kreatif dalam upaya mencari solusi yang diinginkan.
Menurut Agustina (2017) problem solving adalah metode pemecahan masalah bukan
hanya sekedar metode mengajar, tetapi juga merupakan suatu metode berpikir, sebab
dalam problem solving dapat menggunakan metode-metode lainnya yang dimulai dengan
mencari data sampai menarik kesimpulan.
Teknik ini digunakan karena menurut Piaget (Santrock, 2003) menjelaskan bahwa
remaja pada usia 11 sampai 15 tahun sudah mampu membayangkan situasi rekaan dan
mencoba mengolahnya dengan pemikiran logis, dan memungkinkan remaja tersebut
terampil dalam menentukkan penyelesaian masalahnya sendiri tanpa bergantung pada
orang lain. Hal tersebut dapat dilakukan dengan terbiasanya siswa dalam memecahkan
permasalahan yang dialami sehingga siswa tersebut mampu membentuk suatu konsep
pemikiran positif yang dapat dijadikan sebagai suatu patokan dalam membangun
kemampuan penyesuaian dirinya dengan baik.

B. Kelemahan dan Keunggulan Teknik Problem Solving


Kelemahan metode problem solving sebagai berikut :
1. Jika siswa tidak memiliki minat atau tidak mempunyai kepercayaan bahwa masalah
yang dipelajari sulit untuk dipecahkan, maka mereka akan merasa enggan untuk
mencoba.
2. Keberhasilan strategi pembelajaran melalui problem solving membutuhkan cukup
waktu untuk persiapan.
3. Tanpa pemahaman mengapa mereka berusaha untuk memecahkan masalah yang
sedang dipelajari, maka mereka tidak akan belajar apa yang mereka ingin pelajari.
4. Proses belajar mengajar dengan metode ini sering memerlukan waktu yang cukup
banyak dan sering terpaksa mengambil waktu pelajaran lain.
5. Mengubah kebiasaan siswa belajar dengan mendegarkan dan menerima informasi dari
guru menjadi belajar banyak berpikir sendiri atau berkelompok.

vi
Keunggulan metode problem solving sebagai berikut :
1. Membantu siswa mengembangkan pengetahuan barunya dan bertanggung jawab
dalam pembelajaran yang dilakukan.
2. Membantu siswa untuk menantang kemampuan siswa serta memberikan kepuasan
untuk menemukan pengetahuan baru.
3. Melatih siswa untuk mendesain suatu penemuan, berpikir dan bertindak kreatif,
memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis.
4. Mengembangkan nilai dan tindakan yang sesuai dengan realita yang ada dalam
kelompok.
5. Mengindentifikasi dan melakukan penyelidikan, menafsirkan dan mengevaluasi hasil
pengamatan, dan merangsang perkembangan kemajuan berpikir siswa untuk
menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat.

C. Peran Konselor dan Konseli dalam Pelaksanaan Teknik Problem Solving


Peran konselor untuk meningkatkan keyakinan konseli dalam pengembangan karir
diperlukan suatu layanan yaitu bimbingan dan konseling. Menurut Mirawati (2018) dalam
konteks bimbingan dan konseling yang tepat diberikan adalah bimbingan kelompok.
Bimbingan kelompok merupakan suatu upaya pemberian bantuan kepada individu dengan
menggunakan dinamika kelompok untuk mendapatkan informasi agar mampu menyusun
rencana dan mengambil keputusan yang tepat serta dapat mengembangkan potensi dirinya
secara optimal dalam pengembangan karir masa depan.

D. Tahapan Pelaksanaan Teknik Problem Solving


Teknik pengambilan keputusan dalam problem solving memerlukan keterampilan
yang harus dimiliki. Pengambilan keputusan merupakan ilmu dan seni yang harus dicari,
dipelajari, dimiliki secara mendalam oleh setiap orang. Dikatakan seni adalah karena
kegiatannya selalu dihadapkan pada sejumlah peristiwa yang memiliki karakteristik dan
keunikan tersendiri. Sedangkan dikatakan ilmu adalah karena aktivitasnya memiliki
sejumlah cara, metode yang bersifat teratur dan sistematis.
Menurut Majid (2011) penggunaan metode ini dengan mengikuti langkah-langkah
dan prosedur tertentu. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Adanya masalah yang jelas untuk dipecahkan. Masalah ini harus tumbuh dari siswa
sesuai dengan taraf kemampuannya.
2. Mencari data yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut. Seperti
dengan berdiskusi, membaca buku, dan lain-lain.

vii
3. Menetapkan jawaban sementara dari masalah tersebut
4. Menguji kebenaran jawaban sementara tersebut. Dalam langkah ini siswa harus
berusaha memecahkan masalah sehingga yakin bahwa jawaban tersebut tepat.
5. Menarik kesimpulan. Artinya siswa harus sampai kepada kesimpulan terakhir tentang
jawaban dari masalah tadi.

viii
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Bimbingan kelompok dengan teknik problem solving merupakan suatu proses melatih
siswa untuk berpikir ilmiah, siswa diajak untuk menilai perubahan-perubahan yang ada
pada diri dan lingkungannya dan membuat pilihan-pilihan baru, keputusan-keputusan,
atau penyesuaian yang selaras dengan tujuan-tujuan dan nilai hidupnya.

Prosedur dari teknik problem solving dimulai dari ketersediaan masalah yang akan
dibahas. Teknik problem solving bisa membuat siswa menjadi lebih relevan terhadap
kehidupan di luar. Siswa juga bisa lebih terampil dalam menyelesaikan masalahnya dan
mereka bisa lebih kreatif serta mencari solusi dari masalahnya.

B. Saran
Kami sebagai penulis makalah ini menyadari jika dalam penyusunan makalah masih
banyak kesalahan serta jauh dari kata sempurna. Adapun nantinya kami sebagai penulis
akan segara melakukan perbaikan susunan makalah itu dengan menggunakan pedoman
dari beberapa sumber dan kritik yang bisa membangun dari para pembaca.

ix
DAFTAR PUSTAKA

Prayitno & Amti, E. 2004. Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta:RinekaCipta.

Romlah, T. 2013. Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. Malang: UM Malang

Juntika, A. 2012. Strategi Layanan Bimbingan & Konseling. Bandung: PT Refika Aditama.

Wibowo, M.E. 2019. Konseling Kelompok Perkembangan. Semarang: Unnes Press

Alian (2003). Self Efficacy Karir melalui Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem
Solving- SMKN 1 Alian.

Anda mungkin juga menyukai