Rekap Kegiatan Keperawatan ICU RSUD Komodo
Rekap Kegiatan Keperawatan ICU RSUD Komodo
No Hari/ Tanggal Nama Umur Diagnosa Medis Diagnosa Implementasi Keperawatan Pengembangan
Pasien (RM) Keperawatan Kompetensi
(Inisial)
1. Minggu ,01 [Link] 24 th (06- Acute on chronis Nyeri akut bd agen 1. Melakukan pengkajian keperawatan :
September xx-xx) pankreatitis pencedera DS: pasien mengatakan nyeri di seluruh area perut, apabila pasien bergerak dan miring kiri atau kanan nyeri
2024 fisiologis bertambah
( inflamasi) DO: KU: lemah Kesadaran: CM. Akrab teraba dingin , tampak pasien meringis kesakitan saat mika/ Miki.
TTV TD 150/67 mmhg, HR 119x/mnt, RR 14 x/mnt, S 36,2 0c spo2 97 % dengan O2 NK 2 lpm. Pasien terpasang
infus RL 20 TPM, dan BFluid 14 TPM.
2. Menyusun intervensi keperawatan: Managemen Nyeri
3. Memonitor keluhan Nyeri, melayani th/inj metamizole 1 g/IV
4. Melakukan evaluasi keperawatan:
S: Pasien mengatakan nyeri diseluruh area perut, kaki dan tangan terasa dingin, badan terasa lemah, pusing
O: KU lemah, Kesadaran CM. TTV: TD 136/63 mmhg, HR 89 x/mnt, RR 18 x/mnt, S 36,3 0c spo2 97% dengan O2
NK 3 lpm. Uo/12 jam: 400 cc jernih, BC/12 jam: +1941,2 cc. Pasien terpasang DC
A: Masalah belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi Managemen Nyeri
5. Melakukan dokumentasi keperawatan
2. Sabtu, 07 Tn. YW 41 th (06- CKD st.v, syok Gangguan 1. Melakukan pengkajian keperawatan :
September xx-xx) septik, pertukaran gas bd DS: -
2024 toxoplasmosis, ketidakseimbanga DO: KU: berat Kesadaran: E1V1M1. Pasien tampak napas dalam dan dangkal (sesak), tampak luka decubitus pada
cerebri dd n ventilasi perfusi bokong, mencret 1x, ronki +/+, suara napas grok-grok, pupil isokor 2 mm/2 mm, refleks melambat. TD 123/72
meningitis dd mmhg, HR 98 x/mnt, RR 23 x/mnt, S 37,2 0c spo2 99% dengan O2 NRM 10 lpm. Pasien terpasang DC, NGT, IVFD
encefalopati, D5 ½ 1500 cc/24 jam, NE 150 nano/jam.
edema paru, gagal 2. Menyusun intervensi keperawatan: Pemantauan respirasi dan terapi oksigen
napas, B20. 3. Memonitor frekwensi, irama , kedalaman dan upaya napas, memonitor pola napas, memberikan posisi
semifowler, melakukan suction oral, melayani O2 NRM 10 lpm
4. Melakukan evaluasi keperawatan:
S: -
O: KU: berat Kesadaran: E1V1M1. Pasien tampak napas dalam dan dangkal (sesak), tampak luka decubitus pada
bokong, mencret 1x, ronki +/+, suara napas grok-grok, pupil isokor 2 mm/2 mm, refleks melambat. TTV TD:
131/67 mmhg, N 94x/menit, Rr 36 x/menit, S: 36,70c, spo2 100 % dengan O2 NRM 10 lpm. Uo/12 jam 700 cc, BC/
12 jam -92,5 cc. GDS pukul 17.30 WITA 236 mg/dl. Pasien terpasang DC, NGT, IVFD D5 ½ 1500 cc/24 jam, NE 150
nano/jam.
A: Masalah belum teratasi
P: Lanjutkan pemantauan respirasi dan terapi oksigen
5. Melakukan dokumentasi keperawatan
PEMERINTAHAN KABUPATEN MANGGARAI BARAT
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOMODO
Jl. Raya Labuan Bajo-Ruteng, Desa Golo Bilas, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat, Provinsi NTT
Kode Pos : 86554/ email : rsudkomodo@[Link]
No Hari/ Tanggal Nama Umur Diagnosa Medis Diagnosa Implementasi Keperawatan Pengembangan
Pasien (RM) Keperawatan Kompetensi
(Inisial)
3. Senin, 02 S Tn. AS 56 th (06- STEMI antroseptal, Penurunan curah 1. Melakukan pengkajian keperawatan :
September 2024 xx-xx) AKI dd ACKD jantung b/d DS: pasien mengatakan nyeri dada bagian berkurang, nyeri dirasakan saat tarik napas dalam, sesak tidak ada.
perubahan preload DO: KU: lemah Kesadaran: CM. pasien meringis kesakitan saat buang air kecil warna urine masih kekuningan. TTV
dan afterload TD 115/74 mmhg, HR 76 x/mnt, RR 14 x/mnt, S 36,2 0c spo2 98-99 % dengan O2 NK 2 lpm. Pasien terpasang
furosemide murni 5 mg/jam (0,5 cc/jam) Ns 0,9% 500 cc/24 jam
2. Menyusun intervensi keperawatan: perawatan jantung
3. Memonitor tekanan darah, SPO2, EKG, frekuensi nadi dan kekuatan nadi pasien, memonitor keluhan nyeri dada
pasien, melayani th/inj lovenox 60 mg/jam
4. Melakukan evaluasi keperawatan:
S: Pasien mengatakan nyeri dada kiri berkurang, nyeri kadang masih tembus belakang punngung, sesak berkurang,
seak (-),PUH (-).
O: KU lemah, Kesadaran CM. TTV: TD 105/48 mmhg, HR 79 x/mnt, RR 18 x/mnt, S 36,3 0c spo2 96% dengan O2
NK 3 lpm. Uo/6 jam: 950 cc jernih, BC/6jam: -489,5 cc. Pasien terpasang DC
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi perawatan jantung
5. Melakukan dokumentasi keperawatan
4. Rabu, 11 Ny. YFD 35 th (06- Post sC, MOW, Nyeri akut b/d 1. Melakukan pengkajian keperawatan :
September 2024 xx-xx) preeclamsia, Hellp agens pencedera DS: pasien mengatakan merasa pusing sedikit, nyeri skala 3 di bagian luka operasi, merasa haus dan lapar, lain-
syndrome, acute fisiologis lain tidak ada keluhan
renal failure, post DO: KU: lemah Kesadaran: CM. pasien tampak, meringis kesakitan saat kaki digerakkan, luka post op tertutup
SC spinal kassa tidak ada rembesan. TTV TD 145/75 mmhg, HR 55 x/mnt, RR 14 x/mnt, S 36 0c spo2 100 % dengan O2 NK
2 lpm. Pasien terpasang DC, IVFD RL 500 cc/24 jam,. Pasien terpasang nicardipine 10 mg/jam, MgsO4 5 gr/8 jam.
2. Menyusun intervensi keperawatan: manajemen nyeri
3. Mengidentifikasi nyeri dengan OPQRSTUV, memonitoring efek samping penggunaan analgetic, memberikan
Teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri, melayani th/ inj ketorolac 30 mg/iv, PCT 1 gr/IV.
4. Melakukan evaluasi keperawatan:
S: Pasien mengatakan nyeri luka bekas operasi, nyeri skala 3, nyeri saat gerak kanan dan kiri.
O: KU sedang, Kesadaran CM. akral teraba hangat, tampak luka operasi tertuttup kassa, rembesan luka (-), PPV (-),
peristaltic usus (+) TTV: TD 134/63 mmhg, HR 65 x/mnt, RR 17 x/mnt, S 36,2 0c spo2 99% dengan O2 NK 3 lpm.
Uo/ jam: 650 cc jernih, BC/6 jam: -63 cc. Pasien terpasang DC.
A: Masalah belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi manajemen nyeri
5. Melakukan dokumentasi keperawatan
5. Kamis, 12 Tn. SP 80 th th Syok kardiogenik, Penurunan curah 1. Melakukan pengkajian keperawatan :
September 2024 (05-xx-xx) CRT tipe I-tipe III, jantung b/d DS: -
ACKD post AKI, perubahan preload DO: KU: berat Kesadaran: somnolent. Pasien kadang mengerang, tampak oedema ekstermitas, wajah sembab
ensefalopati dan afterload berkurang, bula di tangan kanan (kompres NaCl 0,9%) luka mengering di tangan kiri, akral teraba hangat, CRT <3
uremik dd [Link] TD 105/64 mmhg, HR 76 x/mnt, RR 14 x/mnt, S 36,2 0c spo2 98-99 % dengan O2 NRM 10 lpm. Pasien
hipoksia, terpasang NE 50 nano/jam, dobutamine 10 mcg/jam, DC, NGT, IVFD D5 % 500 cc/24 jam
trombositopenia 2. Menyusun intervensi keperawatan: perawatan jantung
sekunder 3. Memonitor tekanan darah, SPO2, EKG, frekuensi nadi dan kekuatan nadi pasien, memonitor keluhan nyeri dada
proevaluasi, post pasien, melayani th/inj lovenox 60 mg/jam
melena 4. Melakukan evaluasi keperawatan:
S: -
O: KU: berat Kesadaran: somnolent. Pasien kadang mengerang, tampak oedema ekstermitas, wajah sembab
berkurang, bula di tangan kanan (kompres NaCl 0,9%) luka mengering di tangan kiri, akral teraba hangat, CRT <3
detik, tampak bula di tumit kaki [Link] TD 105/64 mmhg, HR 76 x/mnt, RR 14 x/mnt, S 36,2 0c spo2 98-99 %
PEMERINTAHAN KABUPATEN MANGGARAI BARAT
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOMODO
Jl. Raya Labuan Bajo-Ruteng, Desa Golo Bilas, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat, Provinsi NTT
Kode Pos : 86554/ email : rsudkomodo@[Link]
No Hari/ Tanggal Nama Umur Diagnosa Medis Diagnosa Implementasi Keperawatan Pengembangan
Pasien (RM) Keperawatan Kompetensi
(Inisial)
dengan O2 NRM 10 lpm. Pasien terpasang NE 50 nano/jam, dobutamine 10 mcg/jam, DC, NGT, IVFD D5 % 500
cc/24 jam. Uo/24 jam: 950 cc jernih, BC/24 jam: -489,5 cc. Pasien terpasang DC
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi perawatan jantung
5. Melakukan dokumentasi keperawatan
6. Senin, 16 Tn. SP 80 th th Syok kardiogenik, Penurunan curah 1. Melakukan pengkajian keperawatan :
September 2024 (05-xx-xx) CRT tipe I-tipe III, jantung b/d DS: -
ACKD post AKI, perubahan preload DO: KU: berat Kesadaran: somnolent. Pasien kadang mengerang, tampak oedema ekstermitas, wajah sembab
ensefalopati dan afterload berkurang, bula di tangan kanan (kompres NaCl 0,9%) luka mengering di tangan kiri, akral teraba hangat, CRT <3
uremik dd [Link] TD 105/64 mmhg, HR 76 x/mnt, RR 14 x/mnt, S 36,2 0c spo2 98-99 % dengan O2 NRM 10 lpm. Pasien
hipoksia, terpasang NE 50 nano/jam, dobutamine 10 mcg/jam, DC, NGT, IVFD D5 % 500 cc/24 jam
trombositopenia 2. Menyusun intervensi keperawatan: perawatan jantung
sekunder 3. Memonitor tekanan darah, SPO2, EKG, frekuensi nadi dan kekuatan nadi pasien, memonitor keluhan nyeri dada
proevaluasi, post pasien, melayani th/inj lovenox 60 mg/jam
melena 4. Melakukan evaluasi keperawatan:
S: -
O: KU: berat Kesadaran: somnolent. Pasien kadang mengerang, tampak oedema ekstermitas, wajah sembab
berkurang, bula di tangan kanan (kompres NaCl 0,9%) luka mengering di tangan kiri, akral teraba hangat, CRT <3
detik, tampak bula di tumit kaki [Link] TD 105/64 mmhg, HR 76 x/mnt, RR 14 x/mnt, S 36,2 0c spo2 98-99 %
dengan O2 NRM 10 lpm. Pasien terpasang NE 50 nano/jam, dobutamine 10 mcg/jam, DC, NGT, IVFD D5 % 500
cc/24 jam. Uo/24 jam: 950 cc jernih, BC/24 jam: -489,5 cc. Pasien terpasang DC
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi perawatan jantung
5. Melakukan dokumentasi keperawatan
7. Rabu, 18 Tn. SP 80 th th Syok kardiogenik, Penurunan curah 1. Melakukan pengkajian keperawatan :
September 2024 (05-xx-xx) CRT tipe I-tipe III, jantung b/d DS: -
ACKD post AKI, perubahan preload DO: KU: berat Kesadaran: Somnolent. Pasien kadang mengerang, tampak oedema ekstermitas, wajah sembab
ensefalopati dan afterload berkurang, bula di tangan kanan (kompres NaCl 0,9%) luka mengering di tangan kiri, akral teraba hangat, CRT <3
uremik dd [Link] TD 130/65 mmhg, HR 78 x/mnt, RR 14 x/mnt, S 36 0c spo2 98-99 % dengan O2 NRM 10 lpm. Pasien
hipoksia, terpasang NE 250 nano/jam, dobutamine 10 mcg/jam, DC, NGT, IVFD D5 % 500 cc/24 jam
trombositopenia 2. Menyusun intervensi keperawatan: perawatan jantung
sekunder 3. Memonitor tekanan darah, SPO2, EKG, frekuensi nadi dan kekuatan nadi pasien, memonitor keluhan nyeri dada
proevaluasi, post pasien, melayani th/inj lovenox 60 mg/jam
melena 4. Melakukan evaluasi keperawatan:
S: -
O: KU: berat Kesadaran: somnolent. Pasien kadang mengerang, tampak oedema ekstermitas, wajah sembab
berkurang, bula di tangan kanan (kompres NaCl 0,9%) luka mengering di tangan kiri, akral teraba hangat, CRT <3
detik, tampak bula di tumit kaki [Link] TD 114/53 mmhg, HR 76 x/mnt, RR 14 x/mnt, S 36,2 0c spo2 98-99 %
dengan O2 NRM 10 lpm. Pasien terpasang NE 50 nano/jam, dobutamine 10 mcg/jam, DC, NGT, IVFD D5 % 500
cc/24 jam. Uo/24 jam: 1950 cc jernih, BC/24 jam: +417 cc. Pasien terpasang DC
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi perawatan jantung
5. Melakukan dokumentasi keperawatan
PEMERINTAHAN KABUPATEN MANGGARAI BARAT
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOMODO
Jl. Raya Labuan Bajo-Ruteng, Desa Golo Bilas, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat, Provinsi NTT
Kode Pos : 86554/ email : rsudkomodo@[Link]