0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan3 halaman

Perbandingan Nilai Sebelum dan Sesudah

Paired Samples Statistics

Diunggah oleh

Ashley Tidale
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan3 halaman

Perbandingan Nilai Sebelum dan Sesudah

Paired Samples Statistics

Diunggah oleh

Ashley Tidale
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Paired Samples Statistics

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean


Pair 1 Nilai Sebelum 67.77 22 6.332 1.350
Nilai Sesudah 85.55 22 3.582 .764

Paired T-Test merupakan uji parametrik pada dua data berpasangan. Uji ini melihat apakah
terdapat perbedaan rata-rata antara dua sampel yang saling berpasangan. Karena berpasangan,
maka data dari kedua sampel harus memiliki jumlah yang sama atau berasal dari sumber yang
sama dalam hal ini terdapat data berpasangan berupa nilai sebelum dan nilai sesudah adanya
intervensi pelayanan kesehatan.

Dari output ini, didapatkan nilai rata-rata atau mean nilai sebelum adalah 67.77 dengan std.
deviasi 6.332 sedangkan mean untuk nilai sesudah adalah 85.55 dengan std. deviasi 3.582

Paired Samples Correlations


N Correlation Sig.
Pair 1 Nilai Sebelum & Nilai 22 -.162 .471
Sesudah

Nilai signifikansi yaitu 0.471. Sebagaimana dalam pengambilan keputusan suatu uji korelasi
yaitu 0.05. Karena pada data tersebut lebih besar dari 0.05 maka disimpulkan tidak terdapat
hubungan nilai sebelum dan nilai sesudah.

Paired Samples Test


Paired Differences

Std. 95% Confidence Interval


Std. Error of the Difference Sig. (2-
Mean Deviation Mean Lower Upper t df tailed)
Pair 1 Nilai -17.773 7.764 1.655 -21.215 -14.330 -10.737 2 .000
Sebelum - 1
Nilai
Sesudah
Dari output ketiga ini, dasar pengambilan keputusan ditentukan oleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar
0.000 dimana berada di range 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan dengan adanya intervensi pelayanan kesehatan dilihat dari nilai sebelum dan nilai
sesudah diberikan intervensi.

Normalitas Data dengan Shapiro Wilk

Case Processing Summary


Cases
Valid Missing Total
N Percent N Percent N Percent
Nilai Sebelum 22 100.0% 0 0.0% 22 100.0%
Nilai Sesudah 22 100.0% 0 0.0% 22 100.0%

Descriptives
Statistic Std. Error
Nilai Sebelum Mean 67.77 1.350
95% Confidence Interval for Lower Bound 64.97
Mean Upper Bound 70.58
5% Trimmed Mean 67.91
Median 68.50
Variance 40.089
Std. Deviation 6.332
Minimum 56
Maximum 77
Range 21
Interquartile Range 11
Skewness -.369 .491
Kurtosis -.888 .953
Nilai Sesudah Mean 85.55 .764
95% Confidence Interval for Lower Bound 83.96
Mean Upper Bound 87.13
5% Trimmed Mean 85.51
Median 85.50
Variance 12.831
Std. Deviation 3.582
Minimum 80
Maximum 92
Range 12
Interquartile Range 7
Skewness -.042 .491
Kurtosis -.952 .953

Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Nilai Sebelum .133 22 .200* .945 22 .250
*
Nilai Sesudah .121 22 .200 .948 22 .291
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction

Nilai signifikansi > 0.05 mengindikasikan bahwa data penelitian ini sudah terdistribusi dengan
normal sehingga, uji Paired T Test dapat dilakukan pada penelitian ini.

Anda mungkin juga menyukai