SIRNA
RIVAN LUDI AHDA
2210352017
SINOPSIS
Namanya Nakeya, mungil, penghayal dan ceria. Seorang gadis 17 tahun yang harus
meratapi hidupnya yang tidak sesuai dengan anak sepantarannya. Setiap malam dia selalu
bertanya kepada dirinya sendiri mengapa kasih sayang ayahnya harus terhenti padahal
ayahnya masih ada, bukan broken home, bukan juga ditinggalkan, ayah ada tapi kasih
sayangnya tidak ada lagi.
Dimensi Tokoh :
Nakeya : 17 Tahun, rendah hati, baik, ceria
Ibu Nakeya : 40 Tahun, sabar, menerima kenyataan
Ayah Nakeya : 43 Tahun, rajin dalam bekerja namun suka berfoya foya
Anis : 17 Tahun, anak yang manis, kekanak kanakan, ceria, sahabat nakeya
Gunawan : 18 Tahun, cool, orang yang dikagumi satu sekolah
Cinta : 17 Tahun, ketua geng dari 3 ciwi-ciwi cantik (Valen, Angel), centil, mengincar
Gunawan
OPENING
SUASANA SENDU DIDAMPINGI DENGAN RINTIK HUJAN, NAKEYA MENATAP
JUTAAN TETES AIR HUJAN DI BALIK KAMARNYA SEMBARI BERBICARA
DENGAN DIRINYA SENDIRI. (DIIRINGI DENGAN ALUNAN MUSIK)
[Link] : Mengapa sekarang hidupku jadi begini yaa, aku lelah jika seperti ini terus, dulu
hidupku sangat berarti dengan kemewahan yang aku punya. Aku bisa melakukan
apa saja yang aku mau, aku bisa menggapai mimpiku sesuai kemampuanku, dan
aku tidak dikucilkan seperti sekarang. Jika dulu aku tau bagaimana bersikap yang
baik mungkin kesialan ini tidak akan terjadi padaku.
TERDENGAR SUARA LANTANG MEMANGGIL NAMA NAKEYA YANG
MENGHANCURKAN LAMUNAN NAKEYA DI DALAM KAMARNYA (MUSIK
BERHENTI)
[Link] Nakeya : Nakeyaa !! Sini bantu ibu nak di belakang
[Link] : ( dengan suara kaget terbata – bata ) i-i-iyaaa bu sebentar nakeya kesana
ADEGAN 1
SUASANA PAGI YANG CERAH BERLATAR RUANGAN KELAS
[Link] : Terimakasih kepada anak-anakku semuanya yang telah menjalankan ujian
Pada mata kuliah saya, semoga apa yang sudah kalian kerjakan dapat
membuahkan hasil yang baik. Amin. Baik sepertinya itu saja yang dapat saya
sampaikan, Selamat siang. ( sembari berjalan keluar kelas )
5. Para siswa : Terimakasih bu...
6. Anis : Ihhh sebel deh jawabanku yang terakhir tadi kayaknya salah
7. Gunawan : udahhh sihh gausah dibahas, udah selesai juga ujiannya.
8. Anis : ya tapi kan menyesal juga kalo kek gini harusnya bisa dapet lebih bagus
9. Nakeya : hehhh sudah sudahh... apa sih yang diributin, mending kita makan yuk ke
kantin, aku traktir deh.
10. Gunawan : Yaampun Nakeya udah cantik, baik, pinter, ga sombong, suka berbagi, plus
plus banget deh. Aku ini sebagai anak ya-team kan jadi merasa enak kalo
ditraktir.
TIBA TIBA DATANG 3 GADIS SOMBONG YANG MENYAUT OBROLAN MEREKA
BER-EMPAT.
11. Cinta : Helehhhhh alay gitu doang dibangga banggain, gue juga cantik, baik tapi ga
haus pujian tuhhh...
[Link] : Huuuu.... dikira yang pinter, cantik dan baik Cuma nakeya doang apa ya,
coba liat cinta udah cantik, baik, pinter terus kaya lagi, dari pada si dekil itu
paling ntar lulus kuliah cuma bantu- bantu jualan emaknya.
13. Anis : Dihh apaan si ni para kuda laut, siapa sih yang ngajak kalian bertiga
ngobrol sama kita, dateng dateng main nyauttt aje tu mulut. ( dengan tatapan
sinis )
14. Angel : Yaaa suka suka kita lah, mulut mulut kita, repot bangettt nihh, emang bener
kan... Nakeyaaaaa ini paling juga jualan sama maknya.
16. Gunawan : ( merangkul veren dan menyuruhnya duduk ) Nakeya bantu jualan ibunya
kan pekerjaan yang halal, daripada jual diri kan malu. ( suara lirih berbisik di
telinga Veren dan meninggalkannya )
17. Veren : Heh kalau ngomong dijaga ya!!
18. Nakeya : Heh kalian ni ngributin apa sih ! sudah ! anis, gunawan ayo keluar. ( keluar
kelas dengan wajah kesal )
19. Angel : Dihhh dasar para manusia dekil aneh!
MEREKA SEMUA SAMA SAMA MENINGGALKAN RUANGAN DAN NAKEYA
DENGAN ANIS DAN JUGA GUNAWAN MENUJU ARAH KANTIN
20. Anis : Mereka punya masalah apa sih sebenernya sama lo? Sampe orang tua lo
dibawa bawa, kayak gaada topik lain aja buat jadi bahan ejekan.
21. Gunawan : iya lo, mulut trio macan tu pedes” banget. Sampek omongan tetangga aja
kalah
pedes sama mulut mereka.
22. Nakeya : Ceritanya panjang.... nanti ku ceritain. Tapi ga disini.
ADEGAN 2
DI SORE HARI YANG SEJUK DENGAN BERLATAR BELAKANG HALAMAN
RUMAH YANG DI KELILINGI OLEH POHON-POHON TINGGI, TEMPAT INI
MERUPAKAN RUMAH NAKEYA YANG BIASA DIJADIKAN BASE CAMP OLEH
ANIS DAN GUNAWAN
23. Gunawan : Rumah Nakeya ni emang cocok banget buat healing – healing tau, mata tu
rasanya seger banget jadi lebih plong.
24. Anis : (keluar dari dalam rumah nakeya) Heleh bilang aja lo kesepian dan mau
makan
gratis kan makanya lo bilang gituu.... peresss lu (mendorong lengan
gunawan)
25. Gunawan : Aduhh jangan dorong – dorong dong nanti ketampanan gua rontok...
26. Anis : tampan apanya sih ?? orang botak klimis kek gitu tampan tampan
27. Gunawan : lohh namaku ini Gunawan yang artinya Gundul nan menawan, lihatlah sangat
terlihat nyata sekali ketampananku ini.
28. Nakeya : (tertawa kecil) kalian berdua ini berantem terus, ga capek kah?
29. Anis : auu nih gundul satu nih....eh eh btw otw busway... katanya kemarin waktu di
sekolah lo mau cerita tentang geng trio macan itu. Ada apa sih sebenernya ?
30. Gunawan : Iya nih kepo banget demi, sampe sebegitunya gitu lohhh....
31. Nakeya : Sebenernya juga bukan masalah serius sih, Cuma salah satu dari mereka tu
Sebenernya temen gua waktu smp di kampung dulu, dan dia lumayan kenal
lah
Sama gua, dan gua gatau juga kita dipertemukan disini.
32. Anis : hah gimana gimana maksudnya ? jadi salah satu personil trio macan adalah
temen lo waktu smp di kampung, terus disini jadi musuh lo gitu ?
33. Nakeya : Jadi gini....
ADEGAN 3
DENGAN LATAR SUASANA TAHUN 2017 DI SEBUAH RUMAH MEWAH. SITUASI
YANG AWALNYA HARMONIS NAMUN DIKACAUKAN OLEH SATU ORANG
YANG TIBA TIBA HADIR DALAM KEHIDUPAN MEREKA.
34. Nakeya : Ayah!!! Siapa perempuan ini ? Mana ibu ?!
35. Ayah : Nakeya.. Nakeyaaa... Jangan teriak teriak nak.
36. Nakeya : Apa maksud ayah tiba tiba membawa perempuan yang sama sekali ga aku
kenal ke dalam rumah ini ? Apa ibu tau tentang ini semua ?
37. Ayah : Nakeya tolong hentikan semua ini ! (dengan nada berteriak)
IBU NAKEYA YANG SEDANG DI BELAKANG RUMAH SERONTAK TERKEJUT
DENGAN TERIAKAN ITU DAN MENGHAMPIRI MEREKA.
38. Ibu : Ada apa ini ? kenapa teriak teriak seperti di hutan saja.
39. Nakeya : Ibuuu! Ini apa yang sebenarnya terjad, ibu tau siapa ini ? ( dengan menunjuk
perempuan yang bersama ayahnya )
40. Ibu : Nakeyaa sudah ya... nanti ibu jelaskan semuanya.
41. Nakeya : Jadi ibu tau apa semua ini ?
42. Ayah : Nakeyaa! Semua ayah berikan kepada kamu, ayah selalu memberikan kasih
sayang yang tulus untuk kamu. Namun untuk ini ayah tidak mau kamu ikut
campur.
43. Nakeya : Apa dengan ayah memberikan semuanya untuk nakeya, nakeya ikhlas
melihat ayah seperti ini?? Apa yahhh... yang kurang dari keluarga ini? Ibu
selalu memberikan kasih sayang yang tulus sama kita yahh... Cuma ayah yang
kami punyaa, semua harta yang ada disini ga ada gunanya kalau keluarga kita
seperti ini. ( Menghela napas ) Untuk mbaknya juga, apa sih yang mbak dapet
dari melakukan seperti ini? Dapat uang kah dari ayah saya ? Mau apa ?
Harta ?
44. Ayah : Nakeya cukup! Ayo kita pergi dari sini ( menarik perempuan itu )
TAMPAK DARI DEPAN RUMAH TERNYATA ADA TEMAN TEMAN NAKEYA
YANG TAK SENGAJA JUGA MELIHAT AYAH NAKEYA PERGI BERSAMA WANITA
ITU.
45. Tina : eh cin.. cin.. itu ayahnya nakeya kan? Lah tapi kan itu bukan ibunya, tapi
kokk digandeng gitu sihh tanganya... ga mungkin kalo kakaknya nakeya kan
nakeya anak tunggal, tapi kalo sodaranya.. hmmm
46. Cinta : ehhh iya.. kita foto dulu kita foto dulu lah merekaa... kita viralin biar tranding
ye kann..
47. Tina : iya cepat cepatlahhh... kita buat heboh satu sekolah...
ADEGAN 4
KEMBALI PADA LATAR 2022 DENGAN BERLATARKAN HALAMAN RUMAH
NAKEYA DENGAN ANIS DAN JUGA GUNAWAN YANG AKHIRNYA TAU SIAPA
YANG MENJADI BIANG KEROKNYA SAMPAI SEKARANG.
48. Anis : Oh jadi tu si cinta biang keroknya
49. Nakeya : Nahh begitu.. Tapi sekarang ayahku sudah tidak begitu lagi kok, meskipun
kami sekarang hidup sederhana namun kami tetap bersama. Hadapi apapun
susah, senang selalu bertiga... jadi meskipun cinta and the geng itu masih
mikir kalau ayahku seperti itu dan kalau akan terjadi kejadian seperti dulu, ya
kita lihat saja siapa yang akan jatuh akhirnya.
50. Gunawan : apa kita perlu mencegahnya sebelum ini akan mulai lagi ??
51. Nakeya : Tidak, tidak perlu.... biar ini jadi rahasia kami saja. Yang sudah tau ya
biarlah. Yang tau tau aja hahahaha
TIBA TIBA AYAH DAN IBU NAKEYA MUNCUL DARI DALAM RUMAH TAK
SENGAJA MENDENGAR NAKEYA BERCERITA DAN MEMELUK NAKEYA
52. Ayah nakeya : Terimakasih ya anis, gunawan sudah menjadi teman baik nakeya
53. Anis&Gunawan :: sama sama om... dengan senang hati
TAMAT