Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
MODUL AJAR
BAB II : STRUKTUR DAN FUNGSI
TUBUH MAKHLUK HIDUP
INFORMASI UMUM
IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : Fitri Handayani, [Link]
Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Cot Girek
Kelas / Semester : VIII/Ganjil
Mata Pelajaran : IPA
Elemen Mapel : Pemahaman Sains
Alokasi Waktu : 20 JP
Tahun Penyusunan : 2024
Fase : D
Materi : Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Capaian :
Pembelajaran
Pemahaman IPA : Peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda
berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan
karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta
memisahkan campuran sederhana.
Peserta didik dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit
terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun
makhluk hidup, mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan serta
melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ
dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada
sistem organ tertentu (system pencernaan, sistem peredaran darah,
sistem pernafasan dan sistem reproduksi).
Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan
lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya mencegah dan
mengatasi pencemaran dan perubahan iklim.
Peserta didik mengidentifikasi pewarisan sifat dan penerapan
bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang
mereka temui dan memanfaatkan ragam gerak dan gaya (force),
memahami hubungan konsep usaha dan energi, mengukur besaran
suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus
dapat membedakan isolator dan konduktor kalor.
Peserta didik memahami gerak, gaya dan tekanan, termasuk pesawat
sederhana. Peserta didik memahami getaran dan gelombang,
pemantulan dan pembiasan cahaya termasuk alatalat optik sederhana
yang sering dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik dapat membuat rangkaian listrik sederhana, memahami
gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan
atau masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari- hari.
Peserta didik mengelaborasikan pemahamannya tentang posisi relatif
bumi-bulan-matahari dalam sistem tata surya dan memahami struktur
lapisan bumi untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi dalam
rangka mitigasi bencana.
Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat
serta menggunakannya untuk mengelompokkan materi (asam-basa
berdasarkan pH nya). Dengan pemahaman ini peserta didik mengenali
sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan organisme
serta pelestarian lingkungan.
Peserta didik memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang
benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan
dirinya dan lingkungan.
Ketrampilan : 1. Mengamati
Proses Menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan
pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari objek yang
diamati.
2. Mempertanyakan dan memprediksi Secara mandiri
Pesert didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk
memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang
penyelidikan ilmiah.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Peserta didik merencanakan dan melakukan langkah-langkah
operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab
pertanyaan. Dalam penyelidikan, peserta didik menggunakan berbagai
jenis variabel untuk membuktikan prediksi.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi
Menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta
menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data
secara digital atau non digital. Mengumpulkan data dari penyelidikan
yang dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta menggunakan
pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan dan menarik
kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.
5. Mengevaluasi dan refleksi
Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang
ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan
efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi.
6. Mengomunikasikan hasil
Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang
dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks
penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format
yang ditentukan.
KOMPETENSI AWAL
Mengetahui tentang kalori, nutrien, zat aditif, diet sehat, tabel informasi nilai gizi, dan sistem
pencernaan manusia
Menghitung besaran kalori yang dibutuhkan
Mengidentifikasi jenis-jenis vitamin
Menganalisa makanan yang dibutuhkan
Mengklasifikasikan makanan
Mengaplikasikan tabel informasi nilai gizi untuk memilih makanan yang tepat
Menganalisa grafik mengenai tingkat pencernaan protein
Mengetahui tentang struktur dan fungsi organ-organ peredaran darah, penyakit-penyakit yang
berhubungan dengan sistem peredaran darah, dan bagaimana cara memelihara sistem peredaran
darah
Menganalisa grafik mengenai laju darah
Mengetahui fungsi dan struktur organ-organ pernapasan, bahaya rokok, perokok pasif, serta
penyakit-penyakit akibat merokok
Mendeskripsikan proses manusia bernapas dan proses pertukaran gas
Menganalisa grafik mengenai kandungan karbon monoksida dalam darah perokok
Mengetahui tentang struktur, fungsi, dan peranan sistem ekskresi
Menganalisa dan menghitung kandungan di dalam urin melalui grafik
Mengumpulkan informasi mengenai penyakit yang berhubungan dengan sistem tubuh manusia
Mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membuat suatu panduan pola hidup sehat untuk
memperingan penyakit tersebut
MODA PEMBELAJARAN
Tatap Muka
KATA KUNCI
• Pencernaan • Respirasi Sel
• Peredaran Darah • Eksresi
• Pernapasan • Paru-Paru
KOMPETENSI INTI
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengetahui tentang kalori, nutrien, zat aditif, diet sehat, tabel informasi nilai
gizi, dan sistem pencernaan manusia
Peserta didik mampu menghitung besaran kalori yang dibutuhkan
Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis vitamin
Peserta didik mampu menganalisa makanan yang dibutuhkan
Peserta didik mampu mengklasifikasikan makanan
Peserta didik mampu mengaplikasikan tabel informasi nilai gizi untuk memilih makanan yang tepat
Peserta didik mampu menganalisa grafik mengenai tingkat pencernaan protein
Peserta didik mampu mengetahui tentang struktur dan fungsi organ-organ peredaran darah,
penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sistem peredaran darah, dan bagaimana cara
memelihara sistem peredaran darah
Peserta didik mampu menganalisa grafik mengenai laju darah
Peserta didik mampu mengetahui fungsi dan struktur organ-organ pernapasan, bahaya rokok,
perokok pasif, serta penyakit-penyakit akibat merokok
Peserta didik mampu mendeskripsikan proses manusia bernapas dan proses pertukaran gas
Peserta didik mampu menganalisa grafik mengenai kandungan karbon monoksida dalam darah
perokok
Peserta didik mampu mengetahui tentang struktur, fungsi, dan peranan sistem ekskresi
Peserta didik mampu menganalisa dan menghitung kandungan di dalam urin melalui grafik
Peserta didik mampu mengumpulkan informasi mengenai penyakit yang berhubungan dengan
sistem tubuh manusia
Peserta didik mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membuat suatu panduan pola
hidup sehat untuk memperingan penyakit tersebut
V. LANGKAH KEGIATAN
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan peserta didik,
memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, kerapihan posisi, dan tempat duduk peserta didik.
2. Mengatur posisi duduk peserta didik dan mengondisikan kelas agar proses pembelajaran
berlangsung menyenangkan.
3. Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pemebelajaran
4. Guru mempersiapan segala peralatan yang akan digunakan pembelajaran
5. Guru melakukn apersepsi dapat mengajak peserta didik mengingat objek-objek mengesankan yang
pernah mereka lihat dan dan menanyakan hal-hal penting yang mereka ingat dari objek yang
menarik.
Kegiatan Guru meminta pelajar untuk mengingat makanan yang pelajar makan pada saat
Inti sarapan, dan membandingkan dengan Gambar 2.2 yang berisi penjelasan jumlah
kalori yang terdapat pada makanan sarapan khas Indonesia. Jika makanan yang
dimakan pelajar tidak sesuai dengan gambar tersebut, pelajar dapat mencarinya
melalui internet.
Pelajar menganalisis makanan yang mereka makan saat sarapan, apakah mencukupi
untuk kebutuhan belajar dan berpikir dalam satu hari. Belajar membutuhkan 90
Kalori, dan berpikir membutuhkan sekitar 320 Kalori. Jika makanan yang mereka
konsumsi mencukupi kebutuhan untuk belajar dan berpikir, maka pelajar bisa
langsung mempresentasikannya di dalam kelas, dan menjelaskan alasan makanan
tersebut mencukupi kebutuhan mereka. Jika makanan yang mereka konsumsi kurang
mencukupi kebutuhan tersebut, maka pelajar memberikan alternatif sarapan yang
sesuai beserta penjelasannya.
Setelah pelajar selesai mempresentasikan analisis mereka, guru meminta pelajar
membuat refleksi mengenai pengetahuan atau keterampilan baru yang mereka dapat
dari aktivitas tersebut. pelajar dapat menaruhnya di Tabel T-I-S
Aktivitas pembelajaran “Ayo kita identifikasi jenis vitamin di bawah ini” yang terdapat
pada buku siswa halaman 38-39 bertujuan agar pelajar mengingat dan
mengidentifikasikan jenis-jenis vitamin yang dapat disimpan tubuh atau tidak.
Sebelumnya pelajar membaca penjelasan mengenai vitamin yang ada pada buku siswa
halaman 37-38.
Pelajar diajak untuk bekerja sama dengan teman sebangku mereka untuk
mendiskusikan serta menganalisis suatu kasus mengenai seorang remaja laki-laki
aktif yang membutuhkan menu makan siang tepat sehingga untuk menunjang
aktivitasnya.
Pelajar dapat mencari melalui internet berapa banyak kalori yang dibutuhkan seorang
remaja laki-laki untuk melakukan aktivitas padat di hari itu, seperti: Mengikuti les
tambahan matematika di sekolah, pertandingan sepak bola di sore hari, dan berjalan
kaki sejauh 5 km untuk pulang ke rumah.
Pelajar menyusun menu makan yang tepat sesuai jumlah kalori yang dibutuhkan
remaja laki-laki tersebut berdasarkan jenis makanan dan kalori yang mereka telah
pelajari di buku siswa halaman: 28-40.
Pelajar menjelaskan pilihan menu makanan mereka apakah sudah dapat menunjang
aktivitas remaja laki-laki tersebut, dan kemudian mempresentasikannya di dalam
kelompok yang terdiri dari 4-6 orang.
Setelah pelajar mempelajari metode “Piring Makan Saya”, guru mengajak pelajar
untuk mengklasifikasikan makanan yang mereka makan berdasarkan metode
tersebut.
Pada halaman 45, meminta pelajar untuk mengingat-ingat makanan yang telah
mereka makan kemarin siang atau malam. Setelah itu pelajar mengklasifikasikan
makanan mereka berdasarkan metode “Piring Makan Saya”.
pelajar diminta untuk melakukan tiga perubahan pada menu makan mereka untuk
menyesuaikan porsi dan pengelompokkan makanan dengan metode “Piring Makan
Saya”. Pelajar juga diminta untuk menjelaskan alasan perubahan yang mereka lakukan
dan pengaruhnya terhadap asupan makanan mereka.
Pada halaman 45-47 ini menekankan pada keterampilan pelajar untuk memilih
makanan berdasarkan informasi nilai gizi. Pelajar membandingkan dua makanan dan
kemudian memilih makanan yang sehat. Dengan aktivitas ini diharapkan pelajar dapat
memilih makanan yang baik, sehat, dan mencukupi kebutuhan kalori per harinya.
dengan kalori yang dibutuhkan per harinya.
Pelajar membandingkan makanan A dan makanan B, kemudian menganalisisnya
berdasarkan tabel informasi nilai gizi serta persentase maksimal nutrisi. Pelajar
mempresentasikan jawaban dan analisis mereka di depan kelas. Jawaban: Makanan
yang lebih sehat adalah makanan A karena jumlah kalori, energi dari lemak, dan lemak
total yang lebih sedikit dibandingkan makanan B.
Setelah pelajar membandingkan dua makanan yang ada di buku siswa, di pertemuan
berikutnya pelajar dapat bekerjasama dengan teman sebangkunya untuk membawa
dua jenis makanan kemasan yang berbeda. Lalu mereka menganalisis makanan mana
yang lebih sehat dikonsumsi, serta memberikan alasan mengapa makanan yang satu
lebih sehat dibanding makanan yang lain.
telah itu pelajar dengan teman sebangkunya membuat poster perbandingan
komposisi hingga infomasi nilai gizi dari kedua makanan tersebut
Guru dapat menggunakan rubrik berikut untuk menilai produk yang dibuat pelajar
Pada halaman 52 ini bertujuan untuk mengasah keterampilan pelajar menganalisis
grafik. Grafik yang ditunjukkan berupa grafik garis mengenai hasil eksperimen yang
mengukur tingkat pencernaan protein, yaitu putih telur yang dicerna oleh enzim
pepsin dan HCL. Pelajar diminta untuk menganalisis persentase dari putih telur yang
dicerna selama 8 jam dan 20 jam di dalam lambung. Pelajar juga diminta untuk
menjelaskan berdasarkan grafik, apakah semua protein yang dimakan akan dicerna
ketika berada di dalam lambung?
Penutup (10 Menit)
1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian
proses pembelajaran dan perbaikan.
3. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar
dan diakhiri dengan berdoa.
Pertemuan Ke-5 - 7
Pendahuluan (10 Menit)
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan peserta didik,
memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, kerapihan posisi, dan tempat duduk peserta didik.
2. Mengatur posisi duduk peserta didik dan mengondisikan kelas agar proses pembelajaran
berlangsung menyenangkan.
3. Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pemebelajaran
4. Guru mempersiapan segala peralatan yang akan digunakan pembelajaran
5. Guru melakukn apersepsi dapat mengajak peserta didik mengingat objek-objek mengesankan yang
pernah mereka lihat dan dan menanyakan hal-hal penting yang mereka ingat dari objek yang
menarik.
Kegiatan Pada halaman 71 ini, mengajak pelajar untuk memprediksi kandungan karbon
Inti monoksida dalam darah seorang perokok melalui data dari grafik batang.
Pelajar diminta untuk menggambar ulang grafik tersebut dan memprediksi apa yang
terjadi jika seseorang merokok lebih banyak dari 2 pak. Diharapkan dengan aktivitas
ini, pelajar mampu menganalisis dan memprediksi data.
Pelajar juga ditantang untuk menganalisis kenapa seseorang yang tidak merokok, di
dalam darahnya juga terkandung karbon monoksida. Dalam kegiatan ini pelajar diajak
kembali mengingat bahasan di sistem peredaran darah yang ada di subbab
sebelumnya.
Mengenai “Ayo kita berikan solusi” merupakan curahan hati seorang remaja yang
merupakan seorang perokok pasif. Hal ini dirasa cukup dekat dengan kehidupan para
pelajar, karena bisa jadi orang tua atau kakek nenek mereka juga seorang perokok. Di
sini pelajar diminta untuk memberikan solusi kepada remaja perokok pasif tersebut.
Berharap solusi itu dapat mereka terapkan ke lingkungan mereka sendiri.
Penutup (10 Menit)
1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian
proses pembelajaran dan perbaikan.
3. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar
dan diakhiri dengan berdoa.
Pertemuan Ke-8 - 10
Pendahuluan (10 Menit)
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan peserta didik,
memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, kerapihan posisi, dan tempat duduk peserta didik.
2. Mengatur posisi duduk peserta didik dan mengondisikan kelas agar proses pembelajaran
berlangsung menyenangkan.
3. Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pemebelajaran
4. Guru mempersiapan segala peralatan yang akan digunakan pembelajaran
5. Guru melakukn apersepsi dapat mengajak peserta didik mengingat objek-objek mengesankan yang
pernah mereka lihat dan dan menanyakan hal-hal penting yang mereka ingat dari objek yang
menarik.
Kegiatan Pada halaman 77 ini yaitu “Ayo kita analisis data, sekali lagi memperkenalkan pelajar
Inti tentang tipe-tipe grafik yang berbeda. Kali ini tipe grafik yang disajikan berupa “pie
chart”. Di aktivitas utama ini juga pelajar dituntut untuk menganalisa hubungan antara
pengaruh persentase air terhadap kondisi kesehatan seseorang melalui data.
Penutup (10 Menit)
1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian
proses pembelajaran dan perbaikan.
3. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar
dan diakhiri dengan berdoa.
VI. ASESMEN/PENILAIAN
1. Penilaian Pertemuan Ke-1
a. Mencipta: Rubrik untuk Poster Analisis Informasi Nilai Gizi
Sesuai Sedang
Melebihi Ekspektasi
Ekspektasi Berkembang
Penjelasan pelajar mampu pelajar mampu pelajar berusaha
mengenai menjelaskan secara menjelaskan menyebutkan
makanan detail mengenai mengenai komposisi bahan
(komposisi) komposisi bahan komposisi bahan makanan, serta
beserta makanan, serta makanan, serta informasi nilai gizi
informasi informasi nilai gizi yang informasi nilai gizi yang sesuai untuk
nilai gizi sesuai untuk kebutuhan yang sesuai untuk kebutuhan remaja.
remaja. kebutuhan remaja.
Produk yang pelajar mampu pelajar mampu pelajar berusaha
ditampilkan menghasilkan produk menghasilkan menghasilkan
yang menarik, rapi dan produk yang produk yang
terstruktur, lengkap sesuai, terstruktur sesuai, walau
dengan kutipan dan lengkap dengan masih banyak
daftar pustaka daftar pustaka kekurangan dari
segi struktur
maupun
penampilan
produk
Guru juga meminta pelajar untuk saling menilai poster buatan teman-temannya dengan
menggunakan rubrik di atas.
Jawaban:
Letak ventrikel adalah B dan D, bagian yang miskin oksigen pada saat darah memasuki
jantung adalah bagian A
Memprediksikan
2. Beberapa bayi lahir dalam keadaan terdapat lubang pada bagian kiri dan kanan atriumnya.
Bagaimana kondisi jantung ini mempengaruhi kemampuan sistem peredaran darah mereka
dalam mengantarkan oksigen ke sel tubuh mereka? jelaskan!
Jawaban:
Darah yang mengandung sedikit oksigen (miskin oksigen) yang berasal dari atrium kanan
dapat mengalir ke bagian atrium kiri dan tidak menuju paru-paru, akibatnya darah
bercampur antara yang miskin dan kaya oksigen. Dengan darah yang tidak mengalir ke
paru-paru, maka darah yang diedarkan adalah yang miskin oksigen. Untuk menyelamatkan
bayi tersebut harus dilakukan operasi untuk menutup lubang tersebut.
Membandingkan
3. Buatlah suatu paragraf yang membandingkan sistem peredaran darah manusia dengan
sistem transportasi/ angkutan di jalan raya. Apa persamaan dan perbedaan keduanya!
Jawaban:
Untuk menilai soal ini, harus menggunakan rubrik
Rubrik
Nilai 4 Nilai 3 Nilai 2 Nilai 1
Penilaian
Penjelasan Pelajar mampu Pelajar mampu Pelajar mampu Pelajar
mengenai memberikan mendeskripsik mendeskripsika mendeskrip
sistem deskripsi yang an secara dasar n bagian dari sikan sistem
peredaran detail tentang perbandingan sistem peredaran
darah persamaan dan antara sistem peredaran darah, darah
dengan perbedaan peredaran tetapi tidak namun tidak
sistem antara sistem darah dengan secara tepat membandin
transportasi peredaran sistem membandingkan gkannya
/ angkutan darah dengan transportasi nya dengan dengan
di jalan raya sistem jalan raya sistem sistem
transportasi transportasi transportasi
jalan raya jalan raya jalan raya
Menjelaskan
4. Beri dua alasan mengapa pilihan makanan sangat berpengaruh terhadap kesehatan sistem
peredaran darah manusia!
Jawaban:
Makanan sangat berpengaruh terhadap kesehatan sistem peredaran darah manusia karena
makanan yang tinggi lemak dan kolesterol dapat menyebabkan aterosklerosis. Makanan
yang tinggi kandungan garam juga dapat menyebabkan hipertensi.
5. Mengapa orang yang tidak cukup zat besi dalam makanannya mengalami kondisi yang
disebut anemia, dimana darah tidak bisa mengangkut oksigen secara maksimal?
Jawaban:
Zat besi merupakan mineral untuk menghasilkan komponen yaitu hemoglobin. Hemoglobin
bertugas untuk mengikat oksigen. Jadi jika hemoglobin tidak terbentuk, maka kadar
oksigen dalam darah pun akan menurun.
Jawaban:
Urin mengalir dari ginjal, menuju saluran yang bernama ureter.
Ureter membawa urin dan menyimpannya di kandung kemih, sampai saatnya urin
dilepaskan melalui uretra.
Jawaban:
Kandung kemih
Menjelaskan
3. Bagaimanakah ginjal mampu menjaga homeostasis?
Jawaban:
Ginjal menyesuaikan banyaknya air yang diserap kembali selama ekskresi untuk mengatur
banyaknya kadar air di dalam tubuh
Memprediksi
4. Mengapa adanya gula di dalam urin kita menunjukkan ada sesuatu yang tidak beres dalam
tubuh kita?
Jawaban:
Ginjal menyaring material dari darah yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Adanya gula di
dalam urin menandakan banyaknya gula di dalam darah kita, dan tubuh kita tidak
menggunakan gula tersebut dengan baik.
Menghitung
5. Pada hari sabtu yang cerah, Kiki sedang bersantai di rumah. Dia meminum 2000 mililiter
air, dan memproduksi 1500 milliliter urin. Keesokan harinya dia berolahraga di taman. Kiki
meminum 2200 mililiter air dan menghasilkan 1100 mililiter urin. Coba hitung persentase
air yang berubah menjadi urin setiap harinya. Jelaskan apa yang menyebabkan perbedaan
persentase dari urin yang dihasilkan di kedua hari tersebut!
Jawaban:
Pada hari Sabtu: 1500 2000 = 0.75 = 75%
Pada hari Minggu: 1100 2200 = 0.5 = 50%
Sistem ekskresi membantu tubuh untuk menjaga homeostasis. Di Hari sabtu, Kiki tidak
banyak beraktivitas, jadi hanya sedikit air yang kembali ke darahnya, dan banyak air yang
dibuang dalam bentuk urin. Pada hari Minggu, Kiki sangat aktif, sehingga banyak air yang
diserap kembali ke darah, dan sedikit air yang dibuang oleh ginjalnya.
Gunakan tabel di bawah ini untuk menjawab pertanyaan no 6.
Rata-Rata Air yang Hilang Perharinya
di dalam Tubuh Manusia (mililiter)
Olahraga yang
Sumber Cuaca Normal Cuaca Panas
cukup berat
Paru-Paru 350 250 650
Urin 1400 1200 500
Keringat 450 1750 5350
Sampah/Sisa 200 200 200
Pencernaan
6. Berapakah total air yang hilang pada saat cuaca panas dan pada saat berolahraga berat?
Jawaban:
Pada saat cuaca panas: 3.400 mL, dan pada saat berolahraga 6.700 mL
Tugas Akhir Bab pada halaman 81-82 dapat dijadikan sebagai penilaian sumatif. Berikut rubrik
yang bisa dipakai untuk penilaian sumatif tersebut
PENILAIAN SUMATIF
Kelas :8
Topik : Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Tema : Pola Hidup Sehat
Manusia terserang berbagai macam penyakit karena pola hidup yang tidak sehat. Makan sembarangan,
tidur yang tidak cukup, malas berolahraga dan merokok menjadi penyebab mereka terkena penyakit-
penyakit itu. Sebagai seorang yang telah belajar mengenai pola makan dan hidup yang sehat, bantulah
orang-orang yang menderita penyakit di bawah ini, dengan memberikan panduan hidup yang sehat
termasuk pola makan, tipe olahraga ataupun aktivitas untuk mereka.
Instruksi:
Pilihlah satu penyakit di bawah ini
Diabetes tipe 1 atau tipe 2 Stroke
Aterosklerosis Batu empedu
GERD/ maag Darah tinggi
Obesitas
Produk bisa berupa buku panduan hidup sehat, essay, poster, ataupun infografik. Di dalam produk
tersebut harus berisi
1. Penjelasan mengenai penyakit yang dipilih
2. Tipe diet/makanan yang justru memperparah penyakit yang diderita
3. Buatlah menu diet selama satu hari yang mampu menurunkan resiko penyakit tersebut. Carilah
info tentag jumlah kalori yang dibutuhkan oleh penderita penyakit tersebut. Menu makanan yang
dibuat juga harus menyertakan berapa banyak kalori per porsinya.
4. Diskusikan dan analisislah efek dari diet dan pola hidup sehat yang kalian buat berdasarkan
faktor- faktor di bawah ini: budaya, lingkungan, ekonomi, dan faktor sosial (bisa dipilih salah
satu) berdasarkan pertanyaan-pertanyaan pemandu berikut
a. Apakah manfaat yang kalian/penderita ambil dari diet dan pola hidup sehat yang telah
kalian buat?
b. Apa kerugian atau kekurangan yang bisa disebabkan dari diet dan pola hidup yang kalian
buat?
c. Berdasarkan manfaat dan kerugian yang kalian sebutkan, buatlah kesimpulan, apakah diet
dan pola hidup sehat yang kalian buat merupakan solusi terbaik dari penyakit tersebut?
Ingatlah:
1. Untuk memparafrase informasi yang kalian dapat baik dari buku ataupun internet, ataupun dari
tenaga ahli
2. Cantumkan setidaknya 3 sumber yang terpercaya
3. Lengkapi dengan daftar pustaka di akhir produk
a. Bagaimana Sains berdampak untuk kehidupan
Level
Deskripsi Diindikasikan dengan
pencapaian
Sangat Pelajar dapat Pelajar mampu mendeskripsikan
mahir (9- Mendeskripsikan informasi yang didapat, yang
10) bagaimana Sains digunakan berhubungan dengan penyakit yang
untuk menyelesaikan suatu disebutkan di atas, tipe makanan
masalah atau isu khusus yang memperparah kondisi
Mendiskusikan dan penyakit, kalori yang dibutuhkan,
menganalisis bagaimana serta tipe diet yang mampu
implikasi penggunaan Sains menurunkan resiko penyakit
berdampak untuk tersebut, berikut kalori dari tipe
memecahkan masalah atau diet/ menu makan yang dibuat.
isu yang berhubungan Pelajar mampu mendiskusikan
dengan suatu faktor yang dan menganalisis dengan detail
telah dipilih (kesehatan, seluruh pertanyaan pemandu dan
lingkungan, sosial, ekonomi, bagaimana menjelaskan efek positif
moral, etika, dan budaya) dan negatif dari pola hidup/metode
Secara konsisten diet yang dihubungkan dengan salah
menggunakan terminologi satu faktor yang disebutkan di atas.
sains dalam • Pelajar menggunakan terminologi
mengkomunikasikan sains secara konsisten dan jelas
informasi yang didapat dalam produk mereka.
secara jelas dan terperinci Pelajar menggunakan terminologi
Secara konsisten sains secara konsisten dan jelas
mendokumentasikan dalam produk mereka.
sumber yang didapat secara Pelajar menyediakan gambar atau
terperinci diagram yang relevan untuk
mendukung isi produk sebagai
representasi visual.
Pelajar menyertakan kutipan
maupun daftar pustaka, dari
sumber yang dipakai secara
konsisten.
Mahir (7- Pelajar dapat: Pelajar mampu meringkas
8) Meringkas bagaimana Sains informasi yang didapat, yang
digunakan untuk berhubungan dengan penyakit yang
menyelesaikan suatu disebutkan di atas, tipe makanan
masalah atau isu khusus yang memperparah kondisi
Mendeskripsikan implikasi penyakit, kalori yang dibutuhkan,
penggunaan Sains untuk serta tipe diet yang mampu
memecahkan masalah atau menurunkan resiko penyakit
isu yang berhubungan tersebut, berikut kalori dari tipe
dengan suatu faktor yang diet/ menu makan yang dibuat
telah dipilih (kesehatan, Pelajar mampu mendeskripsikan
lingkungan, sosial, ekonomi, seluruh pertanyaan pemandu dan
moral, etika, dan budaya) bagaimana menjelaskan efek positif
Terkadang menggunakan dan negatif dari pola hidup/metode
terminologi sains dalam diet yang dihubungkan dengan salah
Level
Deskripsi Diindikasikan dengan
pencapaian
mengkomunikasikan satu faktor yang disebutkan di atas.
informasi yang didapat Pelajar menggunakan sebagian
secara jelas dan terperinci. besar terminologi sains dalam
Terkadang produk mereka.
mendokumentasikan Pelajar menyediakan gambar atau
sumber yang didapat secara diagram untuk mendukung isi
terperinci produk sebagai representasi visual.
Pelajar menyertakan baik kutipan
maupun daftar pustaka, dari sumber
yang dipakai secara konsisten
dengan sedikit kesalahan
Pelajar mampu membuat
kerangka informasi yang
berhubungan dengan penyakit yang
disebutkan di atas, tipe makanan
yang memperparah kondisi
penyakit, kalori yang dibutuhkan,
serta tipe diet yang mampu
menurunkan resiko penyakit
tersebut, berikut Kalori dari tipe
diet/ menu makan yang dibuat.
Cukup pelajar dapat: Pelajar mampu membuat kerangka
mahir (4- Membuat kerangka seluruh pertanyaan pemandu dan
6) bagaimana Sains digunakan bagaimana efek positif dan negatif
untuk menyelesaikan suatu dari pola hidup/metode diet yang
masalah atau isu khusus. dihubungkan dengan salah satu
Membuat kerangka faktor yang disebutkan di atas.
implikasi penggunaan Sains Pelajar cukup jarang menggunakan
untuk memecahkan masalah sebagian besar terminologi sains
atau isu yang berhubungan dalam produk mereka.
dengan suatu faktor yang Pelajar menyediakan gambar atau
telah dipilih (kesehatan, diagram yang tidak relevan dengan
lingkungan, sosial, ekonomi, isi produk.
moral, etika, dan budaya) Pelajar hanya menyertakan
Cukup jarang kutipan atau daftar pustaka, dari
menggunakan terminologi sumber yang dipakai dengan sedikit
sains dalam kesalahan.
mengkomunikasikan
informasi yang didapat
Terkadang
mendokumentasikan
sumber yang didapat
pelajar dapat (dengan segala Pelajar mencoba menyebutkan
keterbatasan) informasi yang berhubungan
Menyebutkan bagaimana dengan penyakit yang disebutkan di
Sains digunakan untuk atas, tipe makanan yang
menyelesaikan suatu memperparah kondisi penyakit,
masalah atau isu khusus. kalori yang dibutuhkan, serta tipe
Menyebutkan implikasi diet yang mampu menurunkan
penggunaan Sains untuk resiko penyakit tersebut, berikut
memecahkan masalah atau kalori dari tipe diet/ menu makan
isu yang berhubungan yang dibuat.
dengan suatu faktor yang Pelajar mencoba menyebutkan
telah dipilih (kesehatan, seluruh pertanyaan pemandu dan
lingkungan, sosial, ekonomi, bagaimana efek positif dan negatif
moral, etika, budaya) dari pola hidup/metode diet yang
dihubungkan dengan salah satu
faktor yang disebutkan di atas.
Level
Deskripsi Diindikasikan dengan
pencapaian
Berusaha Tidak menggunakan Pelajar tidak menggunakan atau
(1-3) terminologi sains dalam sangat sedikit sekali menggunakan
mengkomunikasikan terminologi sains dalam produk
informasi yang didapat mereka.
Tidak mendokumentasikan Pelajar mencoba menyediakan
sumber yang didapat gambar atau diagram yang tidak
relevan dengan isi produk.
Pelajar hanya menyertakan
kutipan atau daftar pustaka, dari
sumber yang dipakai dan tidak
sesuai dengan konvensi yang
disepakati.
Tidak pelajar tidak mencapai standar Tidak membuat produk yang sesuai
mengerjak yang dideskripsikan di atas. dengan kriteria
an/ sangat
terbatas
2. Remedial
Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian kompetensi dasarnya (KD)
belum tuntas
Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas
Guru akan memberikan tugas kepada peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, belajar tutor sebaya bagi
peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai analisis penilaian.
A. Refleksi Guru:
1. Apakah kegiatan pembelajaran berlangsung dengan baik?
2. Apa momen paling berkesan saat proses kegiatan pembelajaran?
3. Apa tantangan yang dihadapi saat proses kegiatan pembelajaran?
4. Bagaimana cara mengatasi tantangan tersebut?
b. Orang tua/wali dapat membantu dengan mendampingi pelajar saat mencari informasi melalui
internet, bahkan jika orang tua, atau keluarga dan kerabat memahami atau memiliki profesi relevan
atau menjadi pelaku pola hidup sehat, merka dapat menjadi sumber informasi bagi pelajar dalam
aktivitas ini.
X. LAMPIRAN
Lampiran 1 : Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
2. Mineral adalah nutrien yang tidak dapat dibuat oleh makhluk hidup
Menarik Kesimpulan
3. Jelaskan bagaimana aktivitas fisik seseorang mempengaruhi kebutuhan kalorinya?
Jawaban:
Semakin aktif seseorang, maka semakin banyak kebutuhan kalori yang dibutuhkan per
harinya.
Menghitung
4. Pada suatu hari, ibu kalian memakan 250 kalori dari protein dan mengkonsumsi total 1.800
Kalori per harinya. Hitunglah apakah ibu kalian mengkonsumsi cukup protein pada hari itu?
Berikan penjelasan kalian.
Jawaban:
250 Kalori. 1800 Kalori = 13.8%. Persentase kebutuhan protein orang dewasa sekitar 10-
35%. Ibu sudah cukup mengkonsumsi protein.
Mengaplikasikan
5. Pernahkah kalian tersedak pada saat makan? Jelaskan apa yang terjadi ketika kalian
tersedak. Deskripsikan bagaimana caranya agar seseorang tidak tersedak pada saat makan.
Jawaban:
Di bagian belakang mulut manusia terdapat dua saluran, yang pertama adalah yang menuju
saluran napas, disebut dengan tenggorokan, berfungsi untuk membawa udara ke paru-paru.
Saluran lainya menuju saluran cerna yang disebut dengan kerongkongan. Ketika makan,
katup yang disebut epiglotis akan menutup tenggorokan sehingga mencegah makanan
masuk ke dalam saluran napas. Ketika makan sambil berbicara, maka epiglotis akan terbuka,
dan membuat makanan masuk ke dalam saluran napas tersebut. Cara agar tidak tersedak
adalah menuntaskan makan terlebih dahulu, baru berbicara.
a. Berapa gelas susu rendah lemak yang harus diminum untuk memenuhi kebutuhan
kalsium harian sebesar 100% per harinya?
Jawaban:
3 gelas
b. Berasal dari kelompok apakah makanan-makanan di atas? Dan berapa banyak kita
mengkonsumsinya perhari?
Jawaban:
Makanan-makanan di atas berasal dari kelompok susu dan turunannya. Setidaknya
kita bisa mengkonsumsi 3 gelas per harinya. (1 gelas berkisar 250 mL).
Memprediksikan
2. Beberapa bayi lahir dalam keadaan jantung yang berlubang pada bagian kiri dan kanan
atriumnya. Apakah kondisi jantung seperti ini mempengaruhi kemampuan sistem peredaran
darah mereka dalam mengantarkan oksigen ke sel tubuh mereka? Jelaskan!
Membandingkan
3. Buatlah suatu paragraf yang membandingkan sistem peredaran darah manusia dengan
sistem transportasi/angkutan di jalan raya. Jelaskan persamaan dan per bedaan keduanya.
Menjelaskan
4. Beri dua alasan mengapa pilihan makanan sangat berpengaruh terhadap kesehatan sistem
peredaran darah manusia!
5. Mengapa orang yang tidak cukup zat besi dalam makanannya mengalami kondisi yang
disebut anemia, yaitu ketika darah tidak bisa mengangkut oksigen secara maksimal?
2. Penyakit yang disebabkan karena rusaknya alveolus pada paru-paru, sehingga menyebabkan
kesulitan bernapas adalah:
a. Emfisema c. Bronkitis
b. Aterosklerosis d. Asma
Menjelaskan
5. Jelaskan proses pertukaran gas di paru-paru Membandingkan
6. Silia dan lendir bekerjasama untuk menyaring udara yang kita hirup. Bandingkanlah
persamaan dan perbedaan dari keduanya?
Menjelaskan
3. Bagaimanakah ginjal mampu menjaga homeostasis?
Memprediksi
4. Mengapa kadar gula di dalam darah kita menunjukkan sesuatu yang tidak beres dalam tubuh
kita?
Menghitung
5. Pada hari sabtu yang cerah, Kiki sedang bersantai di rumah. Dia meminum 2.000 mililiter air,
dan memproduksi 1.500 milliliter urin. Keesokan harinya dia berolahraga di taman. Kiki
meminum 2.200 mililiter air dan menghasilkan 1.100 mililiter urin. Coba hitung persentase
air yang berubah menjadi urin setiap harinya. Jelaskan apa yang me nyebabkan perbedaan
persentase dari urin yang dihasilkan di kedua hari tersebut!
6. Berapakah total air yang hilang saat cuaca panas dan saat berolahraga berat?
Nutrien adalah zat yang terkandung dalam makanan yang berisi energi ataupun bahan mentah yang
dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan seluruh proses penting yang menunjang kehidupan. Nutrien
dapat dibagi menjadi 6 kategori yaitu: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
1. Karbohidrat
Fungsi dari karbohidrat ini tentu saja untuk memberikan energi bagi tubuh kalian. Karbohidrat
juga berperan sebagai bahan dasar untuk beberapa bagian dari sel tubuh. Sekitar 50% dalam
kalori harian yang kalian makan harus berasal dari karbohidrat. Tetapi ingat, jangan sampai
berlebihan dalam mengkonsumsi karbohidrat, karena akan berdampak buruk pada kesehatan
tubuh kalian. Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat dapat mengakibatkan tingginya gula
darah dalam tubuh yang bisa memicu penyakit diabetes. Kelelahan, pusing, selalu merasa haus,
mood yang buruk, perut kembung, serta jerawat juga merupakan tanda bahwa kalian terlalu
banyak mengkonsumsi karbohidrat. Karbohidrat sendiri dibagi menjadi karbohidrat sederhana
dan karbohidrat kompleks.
a. Karbohidrat sederhana
Karbohidrat sederhana biasa kita sebut “gula”. Gula merupakan sumber pendongkrak
energi instan, artinya begitu kalian mengkonsumsi gula, tubuh kalian akan merasa
berenergi. Glukosa adalah salah satu contoh gula yang merupakan sumber energi yang
dibutuhkan oleh sel tubuh kalian. Nasi yang kalian makan akan dipecah dalam sistem
pencernaan kalian menjadi bentuk sederhana yaitu glukosa.
b. Karbohidrat kompleks
Karbohidrat kompleks merupakan rantai panjang molekul gula. Contoh karbohidrat
kompleks adalah pati (starch). Nasi, kentang, ubi, roti, dan jagung adalah contoh-contoh
makanan yang mengandung pati. Pati merupakan sumber energi yang tahan lama. Contoh
lain dari karbohidrat kompleks adalah serat. Serat merupakan bahan baku dinding sel pada
sel tumbuhan. Serat sangat penting untuk tubuh kita karena mempermudah kinerja sistem
pencernaan
2. Protein
Tubuh kalian terbentuk dari protein, mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut. Sel sampai DNA
kalian pun terbentuk dari protein. Oleh sebab itu protein disebut sebagai nutrien yang berfungsi
untuk membangun tubuh atau pembentuk struktur tubuh. Manusia bisa tumbuh besar dan
memperbaiki sel tubuh yang rusak dengan protein. Protein yang harus kita konsumsi paling
sedikit 10% - 35% dari kalori harian kita. Remaja seperti kita membutuhkan 2.000 kalori per
harinya, berarti kita harus mengkonsumsi setidaknya 200 kalori untuk protein.
Protein terbentuk dari unit yang kita sebut asam amino. Ada sekitar 20 asam amino yang
dibutuhkan tubuh kita, 11 di antaranya dapat diproduksi oleh tubuh sementara 9 lainnya tidak
diproduksi tubuh dan harus didapatkan dari makanan. Sembilan macam asam amino tersebut
disebut asam amino esensial. Sumber-sumber protein ada di dalam telur, daging merah, daging
ayam atau unggas, kacang-kacangan, dan ikan. Protein yang berasal dari tumbuhan, tidak
mengandung asam amino esensial lengkap seperti yang berasal dari hewan.
3. Lemak
Lemak juga berfungsi sebagai isolator untuk mempertahankan panas tubuh, mem bantu
memelihara kesehatan kulit dan rambut, serta mem bentuk sel membran pada tubuh makhluk
hidup.
Tipe-tipe lemak
Lemak dibagi menjadi 3 jenis yaitu lemak jenuh, lemak tak jenuh, dan lemak trans. Lemak
jenuh terdapat pada makanan seperti daging-dagingan, santan, dan produk olahan susu. Jika kita
berlebihan mengkonsumsinya, maka kadar kolesterol akan meningkat dan bisa membahayakan
tubuh. Penyakit jantung serta diabetes tipe dua merupakan contoh penyakit yang diakibatkan
terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh. Lemak tak jenuh bisa
dikatakan “lemak baik”. Contoh sumber makanan yang mengandung lemak tak jenuh adalah
seperti minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan. Fungsi dari lemak tak jenuh adalah untuk
mengontrol kadar kolesterol dalam darah, bahkan berdasarkan penelitian, jenis lemak ini mampu
mengontrol kadar insulin dan kadar gula dalam darah sehingga menurunkan resiko penyakit
diabetes tipe dua. Lemak trans bersumber dari makanan yang digoreng. Tingginya kadar lemak
trans dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang dapat meningkatkan resiko
terkena penyakit jantung. Oleh karena itu, mari kita batasi konsumsi gorengan. Jumlah lemak
trans jangan sampai melebihi 2% dari jumlah kalori harian. Total lemak yang kita konsumsi
harus kurang dari 30% dari jumlah total kalori harian kita.
Jenis lemak lainnya adalah kolesterol. Fungsi kolesterol adalah untuk membentuk bagian sel
membran. Kolesterol yang diproduksi di hati cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, jadi
sebenarnya kita tidak membutuhkan makanan yang mengandung kolesterol. Tingginya kadar
kolesterol dalam darah dapat menyumbat pembuluh darah sehingga memicu terjadinya penyakit
jantung dan tekanan darah tinggi.
4. Vitamin
Beberapa vitamin dapat diproduksi sendiri di dalam tubuh, seperti vitamin D yang dibuat di kulit
ketika terkena paparan sinar matahari. Vitamin sendiri dibagi menjadi dua tipe, yaitu:
a. Vitamin yang larut dalam lemak
Beberapa vitamin dapat larut dalam lemak, maksudnya mereka dapat menyatu atau larut
dalam lemak dan disimpan di jaringan lemak dalam tubuh manusia. Tubuh kalian dapat
merilis vitamin-vitamin ini jika tubuh membutuhkannya. Contoh vitamin jenis ini adalah A,
D, E, dan K.
b. Vitamin yang larut dalam air
Jenis vitamin ini larut dalam air dan tidak disimpan di dalam tubuh. Ingat kalian harus
mengkonsumsi jenis vitamin ini setiap harinya karena tubuh sangat membutuhkannya.
Contoh vitamin jenis ini adalah vitamin C serta vitamin B dan turunannya. Di bawah ini
adalah tabel yang menunjukkan jenis-jenis vitamin serta makanan yang menjadi
sumbernya.
5. Mineral
Nutrisi yang tidak dibuat oleh makhluk hidup disebut mineral (Pearson). Sama seperti vitamin,
mineral juga tidak menghasilkan energi, tetapi tubuh kalian tetap membutuhkan mineral, meski
dalam jumlah sedikit, untuk melakukan seluruh proses kimia di dalam tubuh. Contoh mineral
besi yang dibutuhkan oleh sel darah merah agar berfungsi, kalsium untuk membentuk dan
memperkuat tulang dan gigi.
6. Air
Air merupakan nutrisi yang paling penting, dikarenakan 70% dari tubuh kita terdiri dari air.
Seluruh aktivitas penting tubuh terjadi di dalam air. Air membantu untuk mengatur suhu normal
tubuh dan untuk membantu pembuangan sampah sisa metabolisme. Untuk menjaga agar organ
tubuh kita berfungsi dengan baik, dalam keadaan normal sebaiknya kita mengkonsumsi 2 liter air
per harinya.
Zat aditif
Zat aditif adalah segala jenis bahan yang ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan dengan
tujuan untuk menambah dan memperkuat rasa, membuat warna yang lebih menarik, mengawetkan,
memberi aroma, mengentalkan, dan mengemulsi bahan makanan.
Sistem Pencernaan
Pencernaan adalah suatu proses ketika makanan yang kalian makan dipecah hingga menjadi nutrisi
nutrisi yang kecil. Pencernaan dibagi menjadi dua yaitu pencernaan secara kimiawi dan pencernaan
secara mekanik. Pencernaan secara kimiawi, adalah pengolahan makanan yang dibantu oleh suatu zat
kimia yang disebut enzim. Sementara pencernaan mekanik adalah proses pemecahan makanan menjadi
bentuk yang lebih kecil. Pencernaan mekanik biasanya terjadi di dalam mulut dan lambung serta
melibatkan per gerakan fisik yaitu otot. Sementara pencernaan kimiawi terjadi di beberapa bagian
dalam sistem pencernaan, seperti di mulut, lambung, dan usus halus. Di dalam lambung juga ada enzim
yang membantu mencerna makanan yang kalian makan secara kimiawi. Enzim tersebut adalah: enzim
pepsin yang merubah protein menjadi asam amino. HCL yang membantu kerja enzim pepsin dan juga
bertugas membunuh kuman-kuman yang masuk bersama makanan.
2. Esofagus
Di bagian belakang mulut kalian terdapat dua saluran, yang pertama adalah yang menuju saluran
napas, yang disebut dengan tenggorokan dan berfungsi membawa udara ke paru-paru, serta satu
saluran lainya menuju saluran cerna dan disebut kerongkongan. Ketika kalian makan, maka
katup yang disebut epiglotis akan menutup tenggorokan untuk mencegah makanan masuk ke
dalam saluran napas. Makanan akan masuk ke dalam esofagus yaitu suatu saluran berotot yang
menghubungkan antara mulut dengan lambung.
3. Lambung
Setelah makanan masuk ke lambung, terjadilah pencernaan secara mekanik dan kimiawi.
Pencernaan secara mekanik dilakukan oleh otot halus yang melapisi dinding lambung, sedangkan
pencernaan secara kimiawi dibantu oleh cairan pencernaan. Cairan pencernaan ini mengandung
enzim pepsin, yang mencerna protein menjadi asam amino. Cairan pencernaan juga mengandung
Asam Klorida (HCl), yang membunuh kuman-kuman yang masuk bersama makananan yang
kalian makan. Makanan yang telah dicerna disimpan sekitar dua jam atau lebih di dalam lambung.
4. Usus Halus
Tahukah kalian bahwa usus halus kalian panjangnya sekitar enam meter? Tetapi diameternya
hanya sekitar 2 sampai 3 centimeter, oleh karena itu disebut sebagai usus halus atau usus kecil.
Di tempat inilah terjadi proses pencernaan kimiawi paling lama di antara organ-organ
pencernaan lainnya. Ketika sampai ke dalam usus halus, makanan kembali dicerna secara
kimiawi. Hati dan pankreas mengirimkan zat-zat kimia untuk membantu proses pencernaan
tersebut. Hati membuat empedu yang berfungsi untuk memecah lemak yang kita makan menjadi
butiranbutiran kecil. Setelah dibuat, empedu akan disimpan di dalam kantung empedu dan
dikeluarkan ketika makanan mencapai usus halus. Pankreas terletak di antara lambung dan
bagian awal usus halus.
7. Usus Besar
Saat makanan mencapai usus halus, semua nutrisi telah diserap, yang tersisa hanyalah air dan
sisa-sisa makanan yang tidak dapat dicerna, seperti serat atau biji-bijian. Air dan sisa-sisa
makanan tersebut dibawa ke usus besar. Di dalam usus besar terjadi proses penyerapan air,
sementara sisa-sisa makanan siap untuk dikeluarkan. Panjang usus besar sekitar 1,5 meter. Usus
besar mengandung bakteri baik yang membantu pembentukan Vitamin K. Akhir dari usus besar
adalah rektum, tempat sisa-sisa makanan ditekan menjadi bentuk padat. Sisa makanan ini
kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui anus.
B. Sistem Peredaran Darah
1. Struktur dan Fungsi Organ-Organ Peredaran Darah
a. Jantung
Jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.
Tanpa jantung, darah tidak akan beredar, nutrisi dari makanan yang kalian makan pun
tidak akan mampu diedarkan ke seluruh tubuh kalian. Jantung manusia terdiri dari empat
ruang, yaitu dua serambi dan dua bilik. Serambi atau yang biasa disebut Atrium berfungsi
untuk menerima darah ke dalam jantung, sementara bilik atau yang biasa disebut
Ventrikel berfungsi untuk memompa darah keluar dari jantung.
b. Pembuluh Darah
Pembuluh darah berfungsi mengantarkan darah ke seluruh tubuh. Pembuluh darah dibagi
menjadi tiga yaitu arteri, vena, dan kapiler. Arteri merupakan pembuluh darah besar yang
tebal dan berotot yang berfungsi untuk membawa darah keluar dari jantung ke seluruh
tubuh. Vena merupakan pembuluh darah yang besar namun tipis, dan berfungsi untuk
membawa darah dari tubuh kembali ke jantung. Sementara Kapiler adalah pembuluh
darah yang sangat tipis, tempat terjadinya pertukaran antara materi yang berguna untuk
tubuh dengan sisa metabolisme yang akan dibuang.
c. Darah
Darah berfungsi untuk mengantarkan oksigen, nutrisi dari makanan, hormon, atau bahkan
sisa-sisa sampah hasil metabolisme tubuh kita. Darah terdiri dari empat komponen, yaitu
plasma darah, sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah atau yang biasa disebut
trombosit.
b. Stroke
Stroke merupakan penyakit yang disebabkan karena salah satu pembuluh darah di otak
tersumbat atau bahkan pecah sehingga otak kekurangan oksigen. Penyakit ini dapat
menyebabkan kelumpuhan, kerusakan otak, bahkan kematian. Stroke sangat erat kaitannya
dengan aterosklerosis.
c. Hipertensi atau darah tinggi
Hipertensi adalah suatu penyakit ketika tekanan darah seseorang sama atau di atas
140/90. Hipertensi menyebabkan jantung bekerja lebih keras. Hipertensi juga
mengakibatkan pecahnya pembuluh darah. Seringkali hipertensi ini tanpa gejala, sehingga
penderitanya merasa baik-baik saja.
C. Sistem Pernapasan
1. Fungsi Dari Sistem Pernapasan atau Respirasi
Respirasi seluler adalah suatu proses yang terjadi di dalam sel, saat glukosa dari makanan yang
kalian makan dipecah dengan bantuan oksigen sehingga menghasilkan energi. Selama proses
respirasi seluler, karbondioksida dan air menjadi sisa hasil respirasi sel yang dibuang ketika
kalian menghembuskan napas. Energi yang dihasilkan digunakan oleh kalian untuk beraktivitas.
b. Aterosklerosis
Beberapa zat kimia yang ada di dalam rokok dapat masuk ke dalam sistem peredaran darah
manusia. Zat-zat tersebut mengiritasi pembuluh darah. Iritasi tersebut ikut berkontribusi
dalam penyumbatan lemak pada pembuluh darah.
c. Kanker paru-paru
Penyebab dari kanker paru-paru adalah kebiasaan buruk merokok. Ada sekitar 50 zat di
dalam rokok yang menyebabkan kanker. Sel kanker tumbuh dan mengambil alih tempat di
paru-paru yang dipergunakan untuk pertukaran gas. Akibatnya pertukaran gas antara
oksigen dan karbon dioksida menjadi tidak maksimal.
d. Emfisema
Emfisema adalah penyakit yang merusak bagian paru-paru yaitu alveolus, sehingga
penderita penyakit ini tidak dapat mengambil oksigen maupun mengeluarkan
karbondioksida secara maksimal, akibatnya penderita memiliki nafas yang pendek.
Penyakit ini bersifat permanen, bahkan jika seorang perokok berhenti merokok sekalipun.
7. Perokok pasif
Tidak hanya perokok saja yang mendapatkan efek buruk dari merokok, orang di sekitarnya juga.
Orang di sekitar perokok yang mendapatkan efek buruk dari seorang perokok disebut perokok
pasif. Mereka juga menghirup asap rokok serta kandungan bahan kimianya secara tidak sengaja,
sehingga mereka pun dapat terpapar penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas. Berikut
adalah risiko yang didapat oleh perokok pasif.
Lampiran 3 : Glosarium
Pencernaan, Peredaran Darah, Pernapasan, Respirasi Sel, Eksresi, Paru-Paru