0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan7 halaman

Jenis Saklar dan Lampu Penerangan

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan7 halaman

Jenis Saklar dan Lampu Penerangan

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tugas Rancangan Instalasi Penerangan

NAMA : ASLIM FAWWAZ NES DELEO

KELAS : 1 LISTRIK A

NIM : 431-0005

HARI/TANGGAL : Jum’at/08 - 09 – 2023

I. Jenis – Jenis Saklar


A. Saklar Tunggal

Saklar tunggal berfungsi untuk menghidupkan atau mematikan satu buah lampu
(beban) atau lebih dari suatu tempat. Umum dijumpai pada rumah, apartemen, hotel,
ataupun industri.

Simbol saklar tunggal Diagram Pengawatan saklar tunggal


B. Saklar Seri

Saklar seri merupakan dua saklar tunggal yang dihubungkan secara seri, berfungsi
untuk menghidupkan dua atau lebih lampu dari suatu tempat secara bersamaan atau
bergantian.

Simbol saklar seri Diagram Pengawatan saklar seri

C. Saklar Tukar

Untuk menghidupkan atau mematikan sebuah lampu dari dua tempat berbeda. Saklar
tukar biasa ditemui di lorong-lorong, gudang atau rumah bertingkat, saklar tukar juga biasa
dikenal denal sebutan saklar hotel.

Simbol saklar tukar Diagram Pengawatan saklar tukar


D. Saklar Silang

Untuk menghidupkan atau mematikan satu lampu (beban) atau lebih dari minimal 3
tempat, penggunaannya dibantu dengan dua saklar tukar.

Simbol saklar silang

II. Jenis – Jenis lampu


A. Lampu Pijar (Lampu incandenscent)

Lampu ini akan memancarkan cahaya ketika ada arus listrik melewati flamen kawat
pijar pada lampu dan kemudian memanasi flamen tersebut.

B. Lampu Halogen
1) Terlihat gas halogen diantara gas-gas lainnya dalam lampu halogen. Secara kimia,
gas halogen (butir merah) akan bereaksi dengan uap tungsten (butir hitam) yang
kemudian menghasilkan halida tungsten.
2) Pada saat filamen tungsten membara, tungsten akan menguap.
3) Gas halogen mengikat uap tungsten tadi menjadi tungsten halida. Ketika halida
tersebut menyentuh tungsten filamen yang sedang membara, senyawa tersebut
kembali terpecah dimana gas halogen kembali terlepas sementara tungsten kembali
melekat pada filamen.
4) Siklus ini berulang terus menerus yang menghasilkan cahaya lampu yang stabil dan
umur lampu yang panjang.
C. Lampu TL (Floresen)

Lampu ini bekerja menggunakan gas flour untuk menghasilkan cahaya, dimana energi
listrik akan membangkitkan gas di dalam lampu sehingga akan timbul sinar ultraviolet.

D. Lampu Sodium Tekanan Rendah (SOX) dan Lampu Sodium Tekanan Tinggi
(SON)
Prinsip Kerja : Yaitu berdasarkan terjadinya pelepasan elektron (electron discharge)
dalam tabung gas (arc tube). Tujuan dibuatnya lampu sodium tekanan rendah adalah untuk
mencapai efficacy yang setinggi-tingginya, yaitu sampai 200 lm/watt. Dan lampu sodiu,
tekanan tinggi mempunyai tekanan gas di dalam tabung kira-kira 1/3 atmosper (250mm
merkuri), dibandingkan dengan tekanan gas dalam lampu sodium tekanan rendah yang
kira-kira hanya 10-3 mm merkuri.
E. Lampu Light Emitting Diode (LED)
Jenis lampu yang menggunakan komponen elektronika LED sebagai sumber
pencahayaannya.

F. Lampu Mercury

Prinsip kerja lampu merkuri yaitu cahaya yang dihasilkan berdasarkan terjadinya
loncatan elektron (electron discharge) didalam tabung lampu. Terdiri dari tabung dalam
(aictube) dan tabung luar atau bohlam (bulb). Cocok digunakan untuk penerangan bidan
kerja di industri dimana situasi kerja berdebu.

III. Jenis – Jenis Kabel


A. Kabel NYA

Kabel jenis NYA adalah kabel dengan inti yang terbuat dari bahan tembaga tunggal dan
dilapisi bahan isolator PVC satu lapis. Kabel jenis ini biasanya berfungsi untuk instalasi di
perumahan dan instalasi kabel udara. Jika Anda ingin menggunakan kabel NYA, sebaiknya
dilengkapi dengan pelindung seperti pipa PVC.
B. Kabel NYAF

Jenis kabel ini memiliki inti tembaga berserabut, dengan inti tunggal berisolasi bahan
isolator PVC satu lapis. Ini adalah kabel yang memiliki sifat fleksibilitas yang tinggi karena
inti tembaganya berbentuk serabut.

C. Kabel NYYHY

Jenis NYYHY merupakan kabel yang didesain dengan satu atau lebih lapisan inti. Kabel
ini juga menggunakan konduktor yang terbuat dari tembaga berserabut serta memiliki lapisan
isolator yang terbuat dari PVC.

D. Kabel NYMHY

Kabel NYMHY memiliki lebih dari satu inti dan juga memiliki lapisan isolator yang
berlapis-lapis. Jadi kabel ini memiliki 3 bagian, yaitu lapisan inti, lapisan pelindung dalam
dan juga lapisan isolator sebagai pelindung luar.
E. Kabel NYM

Jenis kabel NYM merupakan kabel yang memiliki 1, 2, 3 sampai dengan 4 inti. Kabel ini
terdiri dari konduktor dan juga 2 lapisan isolator yang terbuat dari bahan PVC

F. Kabel NYY

Kabel NYY merupakan kabel yang memiliki inti lebih dari satu. Jadi, kabel tersebut
memiliki 2, 3, atau 4 inti di dalamnya. Dibanding kabel NYM, jenis NYY memiliki lapisan
isolator dengan kekuatan yang cukup memadai. Jadi, tipe kabel yang satu ini memiliki
lapisan pelindung lebih dari satu sehingga tingkat keamanannya pun menjadi jauh lebih kuat.
Selain itu, lapisan pelindung kabel tersebut juga terbuat dari bahan yang tidak disukai tikus.
Hal ini membuat tingkat atau potensi kerusakannya menjadi relatif rendah.

Anda mungkin juga menyukai