1
BAB II
GAMBARAN UMUM ORGANISASI
2.1. TUGAS, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI SKPD
2.1.1. Tugas
Sekretariat Daerah mempunyai tugas dan kewajiban membantu bupati dalam menyusun
kebijakan dan mengkoordinasikan penyelenggaraan administrasi pemerintahan, administrasi
pembangunan dan pengembangan ekonomi, administrasi kesejahteraan rakyat, hukum,
organisasi, humas, perlengkapan serta memberikan pelayanan administratif kepada seluruh
perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tambrauw.
2.1.2. Fungsi
Sekretariat Daerah dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagaimana dimaksud pada
Peraturaran Bupati Tambrauw Nomor 4 Tahun 2012 Tentang penjabaran tugas pokok dan
fungsi Sekretariat Daerah Kabupaten Tambrauw pasal 6 ayat (1), menyelenggarakan fungsi:
a) Penyusunan kebijakan pemerintah daerah;
b) Pengkoordinasian pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah;
c) Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah;
d) Pembinaan administrasi dan aparatur pemerintah daerah; dan
e) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati sesuai dengan tugas dan fungsi.
2.1.3. Struktur Organisasi Sekretariat Daerah
Sebagaimana diuraikan pada Peraturaran Bupati Tambrauw Nomor 4 Tahun 2012 Tentang
Penjabaran Tugas Pokok Dan Fungsi Sekretariat Daerah Kabupaten Tambrauw, susunan
organisasi Sekretariat Daerah terdiri dari:
a. Sekretariat Daerah
b. Asisten Bidang Tata Praja
1. Bagian Administrasi Pemerintahan terdiri dari:
Sub Bagian Pemerintah Umum dan Otonomi Daerah
Sub Bagian Pertanahan
Sub Bagian Kemasyarakatan
2
2. Bagian Hukum dan Organisasi terdiri dari:
Sub Bagian Perundang-undangan
Sub Bagian Perlindungan Hukum, Dokumentasi dan Penyuluhan Hukum
Sub Bagian Organisasi
c. Asisten Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat
1. Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian terdiri dari:
Sub Bagian Pembangunan
Sub Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam
2. Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat terdiri dari:
Sub Bagian Pendidikan, Agama, Kebudayaan, Tenaga Kerja,Pemuda dan
Olahraga
Sub Bagian Kesehatan, Keluarga Berencana, dan PemberdayaanPerempuan
d. Asisten Administrasi Umum
1. Bagian Umum terdiri dari:
Sub Bagian Tata Usaha dan Santelkom
Sub Bagian Keuangan
Sub Bagian Protokoler dan Perjalanan
Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan
2. Bagian Kepegawaian terdiri dari:
Sub Bagian Data
Sub Bagian Pengadaan dan Pembinaan Karier
Sub Bagian Mutasi
3. Humas dan Protokoler terdiri dari:
Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan
Sub Bagian Publikasi dan Pengolahan Informasi
3
e. Kelompok Jabatan Fungsional
Gambar 2.1. Susunan Organisasi Sekretariat Daerah
2.1.4. Uraian Tugas dan fungsi
Tugas pokok dan fungsi Sekretariat Daerah Kabupaten Tambrauw ditetapkan dalam peraturan
Bupati Tambrauw Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja
Sekretariat Tambrauw adalah unsur staf, yang dipimpin oleh seorang sekretariat daerah, yang
berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada bupati.
Sekretariat Daerah mempunyai tugas dan kewajiban membantu bupati dalam melaksanakan
tugas menyusun kebijakan dan mengkoodinasikan penyelenggaraan administrasi
pemerintahan, administrasi pembagunan dan pengembangan ekonomi, administrasi
kesejahteraan rakyat, hukum, organisasi, humas, perlengkapan serta memberikan pelayanan
administratif kepada seluruh perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten
Tambrauw. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Sekretariat Daerah kabupaten tambrauw
mempunyai fungsi:
1. Penyusunan kebijakan pemerintah daerah;
2. Pengkoodinasian pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah;
3. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah;
4. Pembinaan administrasi dan aparatur pemerintah daerah; dan
5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati sesuai dengan fungsinya.
4
Sekretariat Daerah mempunyai kewenangan sebagai berikut:
1. Penyelenggaraan urusan pemerintah bidang otonomi daerah, pemerintah umum,
perangkat daerah dan persandian;
2. Koordinasi staf terhadap setiap kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah
dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintahan;
3. Pembinaan pemerintahan, pembagunan dan pembinaan masyarakat dalam arti
mengumpulkan dan menganalisa data, dan memantau perkembangan penyelenggaraan
pemerintah pembagunan dan pembinaan masyarakat;
4. Pembinaan administrasi organisasi dan tata laksana serta memberikan pelayanan
teksnis administrasi kepada seluruh perangkat daerah.
Berikut adalah rincian mengenai tugas pokok dan fungsi dari organisasi di Sekretariat
Daerah:
1) Asisten Bidang Tata Praja
Asisten ini mempunyai tugas melaksanakan sebagaian tugas sekretariat daerah dibidang
pengawasan, penyelenggraan urusan otonomi kabupaten, ketentraman dan ketertiban,
perlindungan masyarakatan, penanggulangan bencana, kependudukan, agraria, kerjasama,
perekonomian dan kesejahteraan [Link] melaksanakan tugas tersebut, Asisten
Bidang Tata Praja menyelenggarakan fungsi:
a. Penyusunan kebijakan pemerintah daerah dibidang pengawasan, penyelenggaraan
urusan otonomi kabupaten, ketentraman dan ketertiban, perlindungan masyarakat,
penanggulangan bencana, kependudukan, agraria,kerjasama, perbatasan hukuman
dan perundang-undangan, organisasi dan tata laksana;
b. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas perngkat daerah dibidang pengawasaan,
penyelenggaraan urusan dan otonomi kabupaten,ketentraman dan ketertiban,
pelindungan masyarakat, penanggulangan bencana, kependudukan, agraria,
kerjasama, perbatasan hukum dan perundang-undangan, organisasi san tata
laksana;
c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah dibidang
pengawasan, penyelenggaraan urusan otonomi kabupaten, ketentraman dan
ketertiban, perlindungan masyarakat, penanggulangan bencana, kependudukan,
agraria, kerjasama, perekonomian dan kesejahteraan rakyat;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
5
I. Bagian Administrasi Pemerintahan
Bagian Administrasi Pemerintahan mempunyai tugas merumuskan pembinaan dan
bimbingan teknis penyelenggaran pemerintahan daerah dibidang pengawasan,
penyelenggaraan urusan otonomi kabupaten, ketertiban, dan perlindungan
masyarakat, penangggulan bencana, kependudukan, agraria, kerjasama dan perbatasan
(batas wilayah).Untuk melaksanakan tugas tersebut, Bagian Administrasi
Pemerintahan menyelenggarakan fungsi:
o Penyiapan bahan perumusan dan pembinaan dibidang pengawasan,
penyelenggaraan orusan otonomi kabupaten, ketentraman dan ketertiban, dan
perlindungan masyarakat, penanggulangan bencana, kependudukan, agraria,
kerjasama dan perbatasan;
o Pembinaan dan evaluasi dibidang pengawasan, penyelenggaraan urusan otonomi
kabupaten, ketentraman dan ketertiban, dan perlindungan masyarakat,
penanggulangan bencana, kependudukan, agraria, kerjasama dan perbatasan;
o Pengkoordinasian dalam rangka penyusunan laporan penyelenggaraan
pemerintahan daerah dan laporan pertanggungjawabanbupati;
o Penyiapan bahan dan data pemekaran wilayah kabupaten dan distrik;
o Pengkoordinasian menyangkut masalah pertanahan dan ganti rugi tanaman
tumbuh;
o Pelaksanaan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya.
II. Bagian Hukum dan Organisasi
Bagian Hukum dan Organisasi menpunyai tugas merumuskan rancangan peraturan
perundang-undagan, menyiapkan bahan pertimbangan dan bantuan hukum,
pembinaan kesadaran hukum, melaksankan dokumentasi dan publikasi produk-produk
hukum serta melaksanakan penyuluhan [Link] melaksankan tugas tersebut,
Bagian Hukum dan Organisasi meyelenggarakan fungsi:
o Penyiapan bahan perumusan, penyusunan dan pembinaan dibidangperaturan
perundang-undangan;
o Pengkoordinasian penyusunan peraturan daerah dan produk-produk hukum
yang dikeluarkan oleh bupati;
o Pelaksanaan dokumentasi dan pemeliharaan serta pelayanan kepustakaan produk
hukum daerah;
6
o Penyiapan bahan dan upaya bantuan hukum bagi pemerintahan daerah dan
aparatur dalam hubungan kedinasan;
o Pembinaan dan penyuluhan hukum kepada masyarakat;
o Pelaksanaan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya;
o Mengumpulkan bahan telaahan dan bahan untuk kajian penataan kelembangaan
pemerintahan kabupaten;
o Menyiapkan bahan dan data dalam rangka menyusunan produk hukum/rancangan
peraturan daerah dibidang kelembagaan;
o Melakukan evaluasi produk hukum dibidang kelembagaan dalam rangka
mengembangkan organisasi pemerintahan kabupaten;
o Melakukan analisis jabatan dan formasi jabatan;
o Menyiapkan pedoman dan petunjuk teknis sosialisasi tata naskah dinas kabupaten;
2) Asisten Bidang Pembangunan, Perekonomian dan kesejahteraan Rakyat
Asisten Bidang Pembangunan, Perekonomian dan kesejahteraan Rakyat mempunyai
tugas melaksanakan sebagian tugas sekretaris daerah dibidang pembangunan,
perekonomian, sumber daya alam dan kesejahteraan [Link] melaksanakan tugas
tersebut, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat menyelenggarakan
fungsi:
a. Perumusan kebijakan dalam pembinaan pembangunan;
b. Perumusan kebijakan teknis pengembangan ekonomi dan usaha daerah;
c. Perumusan kebijakan teknis pembinaan peningkatan kesejahteraan rakyat;
d. Pengkoordinasian pembinaan teknis pengelolaan/pelaksanaan program
pembangunan;
e. Pelaksanaan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya;
I. Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian
Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian mempunyai tugas merumuskan
bahan kebijakan dan mengkoordinasikan pembinaan teknis kegiatan pembangunan
dan pengembangan ekonomi yang meliputi bidang perencanaan, pembangunan,
perhubungan, pekerjaan umum, budaya, pariwisata, pertanian, perikanan, kelautan,
pertambangan, lingkungan hidup, kehutanan, koperasi, penanaman modal,
perindustrian dan perdagangan serta badan usaha [Link] melaksanakan tugas
tersebut, Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian menyelenggarakan
fungsi:
7
o Penyiapan bahan perumusan dan pembinaan dibidang pembangunan, sumber daya
alam dan pengembangan perekonomian;
o Pembinaan dan evaluasi dibidang pengawasan, penyelenggaraan pembangunan,
sumber daya alam dan perkembangan perekonomian;
o Pengkoordinasian dalam rangka pembinaan pembangunan, sumber daya alam dan
pengembangan perekonomian;
o Penyelenggaraan administrasi perizinan tempat usaha;
o Pelaksanaan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya.
II. Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat
Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai tugas merumuskan bahan
kebijakan dan mengkoordinasikan pembinaan tenis kegiatan pembinaan kesejahteraan
rakyat yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja dan
transmigrasi, pemberdayaan perempuan, keluarga berencana dan [Link]
melaksanakan tugas tersebut, Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat
menyelenggarakan fungsi:
o Penyiapan bahan perumusan dan pembinaan dibidang kesejahteraan rakyat
meliputi pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja dan transmigrasi,
pemberdayaan perempuan, keluarga berencana dan agama;
o Pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan pembinaan kesejahteraan rakyat;
o Pengkoordinasian kegiatan dalam rangka penyusunan peningkatan kesejahteraan
rakyat;
o Pelaksanaan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya.
3) Asisten Administrasi Umum
Asisten Administrasi Umum mempunyai tugas-tugas melaksanakan sebagian tugas
sekretaris daerah dibidang aparatur, keuangan, pendapatan, perlengkapan, aset daerah,
humas dan protokoler, kearsipan, perpustakaan serta menyelenggarakan kegiatan
dibidang [Link] melaksanakan tugas tersebut, Asisten Administrasi Umum
menyelenggarakan fungsi:
a. Penyiapan bahan perumusan dan pembinaan dibidang aparatur, keuangan,
pendapatan, perlengkapan, aset daerah, humas dan protokoler, kearsipan,
perpustakaan serta menyelenggarakan kegiatan dibidang ketatausahaan;
8
b. Pembinaan dan evaluasi kegiatan dibidang aparatur, keuangan, pendapatan,
perlengkapan, aset daerah, humas, dan protokuler, kerarsipan, perpustakaan serta
menyelenggarakan kegiatan dibidang ketatausahaan;
c. Pengkoordinasian dalam rangka penyusunan penyelenggaraan aparatur, keuangan,
pendapatan, perlengkapan, aset daerah, humas dan protokoler, kerarsipan,
perpustakaan serta bidang ketatausahan;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya.
I. Bagian Umum
Bagian umum mempunyai tugas melaksankan kegiatan ketatausahaan,kepengawaian
dan menyelenggarakan dan mengatur perjalanan dan protokoler, rumah tangga
sekretariat daerah serta menerima sandi dan berita-berita [Link]
menyelenggarakan tugas tesebut, Bagian Umum menyelengarakan fungsi:
o Pengelolahan administrasi surat menyurat dan tata naskah dinas lainnya;
o Pembinaan dan pengelolahan administrasi kepegawaian;
o Pembinaan dan pengelolahan administrasi keuangan;
o Pengaturan dan pengelolahan rumah tangga sekretariat daerah;
o Pengelolahan penyelenggaran persandian dan telekomunikasi;
o Penyelenggaraan protokoler dan perjalanan pimpinan;
o Pengkoordinasian ketatausahan pimpinan;
o Pelaksanaan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai tugas dan
fungsinya.
II. Bagian Kepegawaian
Bagian Kepegawaian mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan pembinaan
dibidang kepegawaian meliputi pengadaan, pembinaan karier serta mutasi
kepegawaian. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bagian
Kepegawaian menyelenggarakan fungsi:
o Pengumpulan bahan telaahan dan bahan untuk kajian pembinaan kepegawaian;
o Penyiapan bahan dan data dalam pembinaan pegawai negeri sipil yang meliputi
data base, pengadaan, pembinaan karier, mutasi dan pemberian pensiun;
o Penyelenggaraan pengadaan pegawai negeri sipil;
o Pelaksanaan proses mutasi kepegawaian pegawai negeri sipil;
9
[Link] Humas dan Protokoler
Bagian Humas dan Protokoler mempunyai tugas menyiapkan data dan informasi,
mengolah serta mempublikasikan informasi tentang pembangunan, kebijakan
pemerintah dan kegiatan [Link] melaksananakan tugas, Bagian Humas
dan Protokoler menyelenggarakan fungsi:
o Penyiapan bahan kebijakan pembinaan dan pengembangan hubungan masyarakat;
o Penyelenggaraan hubungan timbal balik antara pemerintah kabupaten dengan
lembaga-lembaga pemerintah, swasta, masyarakat umum dan organisasi sosial
politik;
o Pelaksanaan hubungan dengan satuan organisasi dilingkungan pemerintah
kabupaten untuk memberikan pengertian dan penjelasan tentang kebijakan dan
kegiatan pemerintah kabupaten;
o Pelaksanaan inventarisasi dan dokumentasi pemberitaan dan peristiwa, penertiban,
serta melaksanakan penyebarluasan bahan informasi tentang berbagai kebijakan
pemerintah dan pemerintah kabupaten;
o Pelaksanaan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya.
4) Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian kegiatan dinas
secara profesional sesuai dengan kebutuhan dan tugas tersebut akan diatur sendiri dengan
keputusan bupati sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2.2. SUMBER DAYA SKPD
2.2.1. Kepegawaian
Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2012 Tentang Pembentukan Organisasi Dan
Tata Kerja Sekretariat Daerah, terdapat 30 jabatan struktural serta jabatan staf dan jabatan
fungsional pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tambrauw, yakni:
10
Tabel 2.1. Eselonisasi Sekretariat Daerah
No. Eselon Jabatan Jumlah Persentase
1. II a Sekretariat daerah 1 1,54
2. IIb Asisten 3 3,07
3. IIb Staf Ahli 6 6,15
4. IIIa Kepala Bagian 7 9,23
5. IVa Kepala Sub Bagian 19 24,61
6. Non eselon Staf 31 47,69
7. Honorer Staf 50 7,69
Jumlah 117 100,00
Sumber: Bagian Kepegawaian Setda Kabupaten Tambrauw
Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Sekretariat Daerah Kabupaten Tambrauw
didukung oleh aparatur perincian menurut golongan sebagai berikut:
Tabel 2.2. Kepangkatan Pegawai Sekretariat Daerah
No. Golongan Kepangkatan Jumlah Persentase
1. Golongan IV 10 15,38
2. Golongan III 33 50,77
3. Golongan II 17 26,15
4. Golongan I
5. Honorer 5 7,69
Jumlah 65 100,00
Sumber: Bagian Kepegawaian Setda Kabupaten Tambrauw
Sedangkan kondisi pengawai Sekretariat Daerah Kabupaten Tambrauw menurut tingkat
pendidikan dapat dilihat sebagai berikut:
Tabel 2.3. Rincian Tingkat Pendidikan Aparatur
No. Tingkat Pendidikan Jumlah Persentase
1. SD
2. SMP
3. SMA 17 26,15
4. Diploma 4 6,15
5. Sarjana Strata 1 35 53,84
6. sarjana strata 2 9 13,84
7. Sarjana strata 3
Jumlah 65 100,00
Sumber: Bagian Kepegawaian Setda Kabupaten Tambrauw
Jumlah pengawai yang telah mengikuti diklat perjenjangan adalah sebagai berikut:
11
Tabel [Link] Diklat Penjenjangan PNS
No. Tingkat Pendidikan Jumlah Presentasi
1. Diklat PIM IV 4 66,67
2. Diklat PIM III 2 33,33
3. Diklat PIM II
4. Diklat PIM I
Jumlah 6 100,00
Sumber: Bagian Kepegawaian Setda Kabupaten Tambrauw
2.2.2. Peralatan
Volume Kondisi Barang
No. Nama Barang
(Unit/Ha) B RR RB
1. Tanah 1.00 B
2. Alat-alat angkutan
- Motor
- Mobil 3 3
3. Alat-alat kantor dan rumah tangga 180 91 1 88
4. Alat-alat studio dan komunikasi 26 17 0 9
2.3. KINERJA PELAYANAN SKPD
a) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Pencapaian kinerja program pelayanan administrasi perkantoran adalah terlaksananya
kegiatan penyediaan jasa surat menyurat, penyediaan jasa komunikasi, sumberdaya air
dan listrik, penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional,
penyediaan jasa kebersihan kantor, penyediaan alat tulis kantor, penyediaan barang
cetakan dan penggandaan, penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor, penyediaan
bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan, penyediaan makanan dan minuman
serta rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah dan ke luar daerah.
b) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Pencapaian kinerja program peningkatan sarana dan prasarana aparatur adalah
terlaksananya kegiatan pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor, pemeliharaan
12
rutin/berkala kendaraan dinas/operasional dan pemeliharaan rutin/berkala peralatan
kantor.
c) Program Peningkatan dan Pengembangan SDM
Pencapaian kinerja program peningkatan dan pengembangan SDM adalah tercapainya
peningkatan pengetahuan/ketrampilan PNS dengan mengikuti pelatihan, pendidikan dan
seminar serta penyelenggaraan bintek perencanaan.
2.4. TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN PELAYANAN SKPD
Peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan tidak lepas dari meningkatnya kapasitas
kelembagaan daerah meliputi kapasitas SDM, sarana dan prasarana serta sistem perencanaan,
monitoring dan pelaksanaan pembangunan daerah sesuai dengan peraturan perundangan yang
berlaku meliputi:
1. Peningkatan kapasitas SDM baik melalui pendidikan formal maupun diklat
fungsional;
2. Tersedianya hasil-hasil kajian/penelitian yang mendukung penyusunan perumusan
kebijakan perencanaan pembangunan daerah;
3. Meningkatnya koordinasi, integrasi dan sinkronisasi penyelenggaraan pemerintahan
dan pembangunan daerah;
4. Pemanfaatan teknologi informasi dalam penyusunan program, pengolahan data dan
informasi berbasis web untuk pengolahan data Musrenbang dan penyusunan prioritas
dan plafon anggaran sementara.
13