0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan39 halaman

Karya Seni dan Teknik Pewarnaan Siswa

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan39 halaman

Karya Seni dan Teknik Pewarnaan Siswa

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Ajar Kurikulum Merdeka

MODUL AJAR PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK


KURIKULUM PROTOTIPE
/ KURIKULUM PARADIGMA BARU 2022

SEKOLAH DASAR (SD/MI)

Nama penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]


Nama Sekolah : SD NEGERI 1 TAWING
Mata pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Semester : 2 (Genap)
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]
Instansi : SD NEGERI 1 TAWING
Tahun Penyusunan : Tahun 2022
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 12 : Membuat Model Kota
Alokasi Waktu : 2 kali pertemuan (2x2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mendiskusikan bagaimana keindahan kota mempengaruhi kebahagiaan mereka.
 Siswa membuat model tata letak kota sederhana dengan menggunakan model bangunan yang telah dibuat
sebelumnya
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia : Akhlak kepada alam; Saya
memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan alam sekitar
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru
Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati.
Alat Bahan :
 Model 3 dimensional dari kegiatan sebelumnya (lihat Kegiatan 11)
 Semua peralatan dari kegiatan sebelumnya Perekat (lihat Kegiatan 11)
 Potongan “pita” kertas dalam berbagai ukuran(dibuat oleh guru)
 Alas berupa lembar kardus besar atau area lantai untuk membuat tata kota
 Alat tambahan jika diperlukan : sedotan, ranting, kerikil, lempung, pasir dll
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh
luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
Menciptakan
 C.1 Menggunakan aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses dengan keterampilan, kemandirian dan
keluwesan yang makin meningkat untuk menciptakan atau mengembangkan karyanya.
 C.3 Memilih, menggunakan dan/atau menggabungkan aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses yang
sesuai dengan tujuan karyanya.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 12


 Siswa mengidentifikasi bentuk alami/natural dan bentuk buatan manusia.
 Siswa memahami bahwa dirinya dapat berperan merancang, merawat dan mengembangkan lingkungannya.
 Siswa mampu mengatur model-model 3 dimensional sebuah bangunan menjadi model sebuah lingkungan kota.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka belajar bahwa sebuah model dapat membantu perencanaan bangunan yang sesungguhnya. Mereka dapat
membuat gambar rumah dan model rumah dari karton atau barang daur ulang atau bahan lain yang tersedia
disekitar.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bagian mana dari kota ini yang menurutmu paling menyenangkan? Apa yang membuatmu merasa demikian?
 Apa yang membuatmu meletakkan bangunan A di sebelah bangunan B? (misalnya : Apa yang membuatmu
meletakkan bangunan sekolah di sebelah taman? Mengapa tidak di sebelah rumah sakit?)
 Apakah kamu menyukai kota yang kalian buat?
 Tiap tahun Indonesia memberikan piala Adipura untuk kota terbersih. Bayangkan kota itu pasti bebas sampah.
 Lingkungannya indah dan rapi. Udaranya bersih untuk dihirup. Kota yang bersih adalah kota yang sehat.
 Bagaimana dengan kotamu? Apakah kamu turut menjaga kebersihan kotamu?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Eksplorasi
 Sebisa mungkin ajak siswa untuk mengamati aneka bentuk bangunan di lingkungan sekitar. Ajak mereka
mencari bentuk alami/natural seperti pohon, awan atau bebatuan. Bentuk alami adalah segala bentuk ciptaan
Tuhan. Kemudian, ajak mereka untuk mencari bentuk yang dibangun oleh manusia. Bantu siswa untuk
membedakan antara tempat yang alami (misalnya hutan dan air terjun) dan tempat yang dibangun oleh
manusia (misalnya kebun binatang dan air mancur).
 Ajak siswa untuk melihat aneka bangunan, rambu-rambu dan lampu jalanan atau jembatan sebagai seni.
Mereka dianggap sebagai seni karena manusia merancang setiap garis, bentuk, bidang, warna, tekstur dan
pola perulangannya. Bentuk alami/natural biasanya tidak dianggap sebagai seni karena tidak diciptakan oleh
manusia.
 Rumah, gedung perkantoran, rumah sakit dan rumah ibadah memiliki ciri-ciri dan fungsi yang berbeda. Kota
yang baik adalah kota yang memperhatikan kebutuhan seluruh warganya dan membuat kota tersebut nyaman
untuk ditinggali. Sebagai warga negara yang baik, semua orang memiliki peran untuk merancang, merawat
dan mengembangkan lingkungannya.
 Siswa berdiskusi di kelas tentang model sebuah kota, tentang bagaimana beberapa bangunan di dalam kota
saling berhubungan. Siswa dapat berbagi pengalaman tentang setting kota atau desa yang pernah dialaminya
sendiri atau dilihatnya di dalam film (misalnya Lego Movie).

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa dibagi dalam kelompok @4-5 orang. Mereka kemudian membuat rencana sebuah kota ke dalam
gambar atau dengan menggunakan plastisin. Ajak siswa untuk memperhatikan besar dan kecilnya ukuran
bangunan, jarak antar bangunan, bagaimana
 hubungan bangunan yang satu dengan yang lain, lokasi taman/ ruang terbuka, jalan dan jembatan jika
ada.
 Bagikan model bangunan siswa yang telah diselesaikan di kegiatan sebelumnya. Sediakan waktu sekitar
10 menit bagi para siswa untuk dapat mengatur model bangunan mereka ke dalam denah model kota yang
telah anda sediakan. Bantu siswa untuk dapat menempelkan model bangunannya ke alas yang tersedia.
 Peragakan bagaimana siswa dapat memotong dan menggunakan “pita kertas” yang telah anda sediakan
sebagai pintu, jendela atau ruas jalan.
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya. Anda dapat
langsung memberikan penilaian saat siswa mengerjakan atau sesaat segera setelah selesai.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat dari
proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Gallery walk
Display hasil akhir model kota kelas anda dan ajak siswa untuk memberikan nama bagi model kota karya mereka.
Diskusikan bagaimana kenyamanan kota karya mereka berdasarkan tata letaknya.
Pertanyaan esensial
 Bagian mana dari kota ini yang menurutmu paling menyenangkan? Apa yang membuatmu merasa demikian?
 Apa yang membuatmu meletakkan bangunan A di sebelah bangunan B? (misalnya : Apa yang membuatmu
meletakkan bangunan sekolah di sebelah taman? Mengapa tidak di sebelah rumah sakit?)
 Apakah kamu menyukai kota yang kalian buat?
 Tiap tahun Indonesia memberikan piala Adipura untuk kota terbersih. Bayangkan kota itu pasti bebas sampah.
 Lingkungannya indah dan rapi. Udaranya bersih untuk dihirup. Kota yang bersih adalah kota yang sehat.
 Bagaimana dengan kotamu? Apakah kamu turut menjaga kebersihan kotamu?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam melalui
karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai
dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya
yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa


Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan, menyimpan dan
menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat
meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan mengapresiasi karyanya.
Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil
pengamatan ini dapat digunakan sebagai informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar
menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau eksperimen terhadap
suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam
kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan
dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan suatu
keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum). Audiens dapat
memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai suatu topik atau
peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan menggunakan rubrik yang
mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa yang sudah selesai terlebih dahulu dapat membuat beberapa tambahan seperti model pohon, bangku
taman, lampu, orang, hewan, kendaraan, dsb.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru Seni
Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. GLOSARIUM
Membuat model tata letak kota sederhana dengan menggunakan model bangunan yang telah dibuat sebelumnya.
D. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary and Middle
Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for Children.

MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1


Modul Ajar Kurikulum Merdeka

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]
Instansi : SD NEGERI 1 TAWING
Tahun Penyusunan : Tahun 2022
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 13 : Lebih Jauh Tentang Garis
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengamati aneka garis lurus dan lengkung dalam sebuah karya seni
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan gagasan yang orisinal; Saya dapat menghasilkan gagasan atau ide yang orisinil.
 Kreatif: Menghasilkan karya dan tindakan yang original; Saya mau mencoba dan menggunakan materi baru
dan mencoba teknik baru. Saya mencoba untuk tidak menciptakan hal yang sama dengan cara yang sama
sepanjang waktu.
 Bernalar Kritis : Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan; Saya belajar tentang seniman yang
berbeda dan periode waktu dalam sejarah seni.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru
Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Pensil dan alat pewarna
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh
luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.1 Mengalami, merasakan, merespon dan bereksperimen dengan aneka sumber, termasuk karya seni rupa dari
berbagai budaya dan era.
Menciptakan
 C.2 Merekonstruksi bentuk sesuai dengan makna visual dan makna simbolik karya seni rupa dalam berbagai
aliran, gaya serta visi penciptaan
 C.3 Memilih, menggunakan dan/atau menggabungkan aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses yang
sesuai dengan tujuan karyanya.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 13


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Lengkung, Kurva, Bergelombang, Spiral, Garis
Rangka/Outline.
 Siswa mengidentifikasi garis dan bidang dalam sebuah gambar/lukisan dan alam sekitar.
 Siswa dapat menggunakan garis lengkung dan bidang atau garis lurus dan bidang dalam karyanya.
 Siswa menciptakan karya menggunakan garis lengkung dan garis lurus.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka diminta untuk mengembangkan sebuah garis menjadi bentuk yang mereka inginkan dan mereka dapat
secara singkat menjelaskan bagaimana proses mereka mendapatkan gagasannya.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Jenis garis apakah yang paling kamu suka?
 Bagaimana segitiga/segi empat terbentuk? Bagaimana bentuk bunga ini terjadi?
 Apa bentuk awan yang kamu lihat?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Siswa mencari contoh-contoh garis lurus dan lengkung di sekitar mereka.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Jelaskan bahwa dalam kegiatan kali ini, siswa diminta membuat dua buah gambar. Pada gambar pertama,
siswa menggunakan banyak garis dan bidang lurus (tidak harus menggunakan penggaris). Pada gambar
kedua, siswa menggunakan banyak garis dan bidang lengkung.
 Siswa dapat mengisi beberapa bidang yang terbentuk dengan pola tertentu.
 Peragakan bagaimana siswa sebaiknya menggunakan pewarna mereka dengan efisien dan aman. Mereka
akan menggunakan pewarna tersebut untuk membuat garis kerangka (outline).
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya. Guru dapat
langsung memberikan penilaian saat siswa mengerjakan atau sesaat segera setelah selesai.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat dari
proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Berbagi: Siswa yang menyukai garis lurus akan mempresentasikan karyanya bersama-sama, kemudian bergantian
dengan siswa yang menyukai garis lengkung.
Pertanyaan esensial
 Jenis garis apakah yang paling kamu suka?
 Bagaimana segitiga/segi empat terbentuk? Bagaimana bentuk bunga ini terjadi?
 Apa bentuk awan yang kamu lihat?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam melalui
karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai
dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya
yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan, menyimpan dan
menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat
meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan mengapresiasi karyanya.
Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil
pengamatan ini dapat digunakan sebagai informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar
menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau eksperimen terhadap
suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam
kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan
dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan suatu
keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum). Audiens dapat
memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai suatu topik atau
peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan menggunakan rubrik yang
mencantumkan kriteria sukses yang jelas
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa yang sudah selesai terlebih dahulu dapat mencoba membuat garis dengan menggunakan tangan yang
bukan dominan untuk bekerja (misalnya, jika biasa menggunakan tangan kanan, maka dapat menggunakan
tangan kiri). Apa yang dirasakan saat membuat garis dengan tangan yang bukan dominan?
 Selain kegiatan menggambar/melukis, siswa dapat menggunakan tali, lempung, plastisin atau batang tanaman
rambat yang fleksibel agar bisa dibentuk menjadi garis lurus atau garis lengkung.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru Seni
Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya Paul Klee, Family Walk, 1930
 Karya Joan Miró, Painting,1933
D. GLOSARIUM
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Mereka diminta untuk mengembangkan sebuah garis menjadi bentuk yang mereka inginkan
dan mereka dapat secara singkat menjelaskan bagaimana proses mereka mendapatkan
gagasannya.
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary and Middle
Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for Children.

Mengetahui
Kepala SD Negeri 1 Tawing Guru Kelas I

SITI MU’AWANAH,[Link].I SRI WAHYUNI,[Link]


NIP. 19660511 198703 2 006 NIP. 19690604 200801 2 034
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]
Instansi : SD NEGERI 1 TAWING
Tahun Penyusunan : Tahun 2022
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 14 : Tekstur dan Pola
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa diajak untuk mengamati bagaimana setiap benda memiliki tekstur yang berbeda
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Bernalar Kritis: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan: Saya mempelajari berbagai
keterampilan dan teknik seni.
 Bernalar Kritis: Refleksi pemikiran dan proses berpikir; Saya memikirkan strategi agar cara saya belajar dan
berkarya bisa lebih baik.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru
Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Pewarna kering berupa pensil, pensil warna atau krayon.
 Benda apapun yang bertekstur kasar
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh
luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.3 Mengamati, merekam dan mengumpulkan pengalaman dan informasi rupa.
Menciptakan
 C.1 Mempelajari bagaimana menggunakan aneka aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses dengan
keterampilan dan keluwesan yang makin meningkat.
 C.2 Merekonstruksi bentuk sesuai dengan makna visual dan makna simbolik karya seni rupa dalam berbagai
aliran, gaya serta visi penciptaan.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 14


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Tekstur, Kasar, Halus, Bergerigi, Berbulu, Licin.
 Siswa mampu mengenali dan menggunakan tekstur yang didapat dari lingkungan sekitar ke dalam karyanya
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka diminta mencari benda yang memiliki tekstur kasar dan kemudian memindahkan kesan tekstur ke media 2
dimensi tersebut melalui teknik gosok atau membuat tekstur
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Darimana kamu mendapatkan tekstur untuk karyamu?
 Apakah pilihan warnamu dapat memperlihatkan tekstur dengan jelas?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Ajak siswa untuk bermain “Berburu Tekstur”, dengan cara mencari benda-benda dengan tekstur yang
berbeda-beda di sekitarnya. Guru juga dapat menyediakan beberapa pilihan benda seperti batu, ranting, daun
atau benda bertekstur lainnya. Siswa meraba benda-benda tersebut dan mengkategorikannya ke dalam
tekstur kasar atau halus.
 Guru dapat menyediakan lembaran berisi hasil gosokan pada permukaan bertekstur kasar. Misalnya hasil
gosokan koin atau sol sepatunya pada kertas.
 Berikan contoh bagaimana mendapatkan tekstur dengan teknik menggosok tersebut. Letakkan benda
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

bertekstur kasar tepat di bagian bawah gambar yang akan diwarnai. Kemudian warnai bagian tersebut dengan
menggunakan pensil warna atau krayon.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa akan membuat sebuah gambar. Minta mereka untuk membuat gambarnya cukup besar dan berada
di tengah kertas. Tujuannya agar mereka memiliki ruang cukup luas untuk menunjukkan hasil gosokan
teksturnya.
 Setelah menggambar, mereka akan mewarnai bagian yang diinginkan dengan cara menerapkan tekstur
seperti yang telah ditunjukkan sebelumnya.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat dari
proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Gallery walk: Display hasil karya siswa dan berikan kesempatan mereka untuk saling memberikan umpan balik atau
pertanyaan.
Pertanyaan esensial
 Darimana kamu mendapatkan tekstur untuk karyamu?
 Apakah pilihan warnamu dapat memperlihatkan tekstur dengan jelas?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam melalui
karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai
dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya
yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan, menyimpan dan
menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat
meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan mengapresiasi karyanya.
Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil
pengamatan ini dapat digunakan sebagai informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar
menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau eksperimen terhadap
suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam
kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan
dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan suatu
keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum). Audiens dapat
memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai suatu topik atau
peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan menggunakan rubrik yang
mencantumkan kriteria sukses yang jelas
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Untuk kegiatan pendahuluan, siswa dapat melakukan permainan menebak benda. Mereka akan melakukannya
dengan mata tertutup kemudian menebak benda berdasarkan bentuk dan teksturnya.
 Siswa dapat mewarnai kertas secara acak terlebih dahulu, kemudian mengguntingnya menjadi bentuk-bentuk yang
diinginkan dan dirangkai menjadi kolase .

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Apakah kamu dapat menebak tekstur benda-benda berikut ini?
Benda apa yang permukaannya terasa kasar?
Benda apa yang permukaannya terasa halus?
Coba raba benda-benda di sekitarmu.
Bagaimana tekstur mereka?

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru Seni
Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya patung Nyoman Nuarta: Ku Yakin Sampai Di Sini (2012)
 Karya macrame Agnes Hansella
 Karya perhiasan Klar Access
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

D. GLOSARIUM
Mereka diminta mencari benda yang memiliki tekstur kasar dan kemudian memindahkan
kesan tekstur ke media 2 dimensi tersebut melalui teknik gosok atau membuat tekstur
dengan mengulang garis atau bentuk tertentu.
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary and Middle
Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for Children.

Mengetahui
Kepala SD Negeri 1 Tawing Guru Kelas I

SITI MU’AWANAH,[Link].I SRI WAHYUNI,[Link]


NIP. 19660511 198703 2 006 NIP. 19690604 200801 2 034
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]
Instansi : SD NEGERI 1 TAWING
Tahun Penyusunan : Tahun 2022
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 15 : Bentuk Pada Wajah
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengenali bentuk-bentuk dasar yang terdapat dalam fitur yang membedakan wajah seseorang dengan yang
lainnya. Misalnya hidung merupakan gabungan segitiga dan lingkaran
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Bernalar Kritis: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan: Saya mempelajari berbagai
keterampilan dan teknik seni.
 Bernalar Kritis: Refleksi pemikiran dan proses berpikir; Saya memikirkan strategi agar cara saya belajar dan
berkarya bisa lebih baik.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru
Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Pensil dan alat pewarna
 Alternatif : kertas warna, gunting, lem dan kertas
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh
luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
 A.3 Mengamati, merekam dan mengumpulkan pengalaman dan informasi rupa.
Menciptakan
 C.1 Menggunakan aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses dengan keterampilan, kemandirian dan
keluwesan yang makin meningkat untuk menciptakan atau mengembangkan karyanya.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 15


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Wajah, Muka, Rupa, Ekspresi, Karakteristik, Ciri-Ciri.
 Siswa mengenali persamaan dan perbedaan karakteristik wajahnya dan teman-teman sekelasnya.
 Siswa mampu mengenali bentuk dasar geometris/non geometris dan menggunakan garis untuk menggambar
atau membuat kolase untuk membuat potret wajah sendiri atau orang lain.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka menggambar atau membuat kolase untuk membuat potret wajah sendiri atau orang lain
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bagian mana dari badanmu yang paling kamu sukai?
 Apakah yang membedakan wajahmu dengan teman-teman yang lain? Siapakah orang yang karakteristik wajahnya
paling mirip denganmu?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Siswa akan berdiskusi berpasangan. Mereka bergantian menyebutkan ciri fisik dirinya. Siswa hanya boleh
menggunakan kata yang berhubungan dengan garis, bentuk atau bidang dan warna (contoh : saya memiliki
wajah bulat telur, rambut saya ikal, hidung saya lancip/bulat dll). Mereka dilarang menyebutkan kata sifat
seperti bagus, jelek, biasa-biasa saja dll yang bersifat penilaian pribadi.
 Siswa akan berbagi dengan pasangan diskusinya mengenai hal-hal yang mereka sukai dari dirinya sendiri.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

 Guru akan memandu pengarahan mengenai diskusi sebelumnya. Apa yang menjadikan seseorang unik,
berbeda dengan yang lainnya? Semua orang diciptakan Tuhan sempurna apa adanya. Bahkan jika ada
kemampuan yang berbeda dari yang lainnya, misalnya tidak dapat melihat, mendengar atau berjalan seperti
kebanyakan orang. Guru dapat meminta 2-3 siswa untuk berbagi mengenai hal-hal yang mereka sukai dari
dirinya sendiri

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa menggambar atau membuat kolase untuk membuat potret wajah sendiri atau orang lain.
 Siswa dapat memulai dari bentuk wajah mereka. Apakah bulat? Oval? Sedikit persegi atau berbentuk
seperti hati?
 Siswa diminta menggambarkan wajahnya sendiri dan/atau anggota keluarganya.
 Siswa menambahkan detail dan mewarnai gambarnya.
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya. Anda dapat
langsung memberikan penilaian saat siswa mengerjakan atau sesaat segera setelah selesai.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat dari
proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Gallery walk: Display hasil karya siswa dan berikan kesempatan mereka untuk saling memberikan umpan balik atau
pertanyaan.
Pertanyaan esensial
 Bagian mana dari badanmu yang paling kamu sukai?
 Apakah yang membedakan wajahmu dengan teman-teman yang lain? Siapakah orang yang karakteristik
wajahnya paling mirip denganmu?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam melalui
karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai
dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya
yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan, menyimpan dan
menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat
meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan mengapresiasi karyanya.
Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil
pengamatan ini dapat digunakan sebagai informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar
menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau eksperimen terhadap
suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam
kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan
dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan suatu
keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum). Audiens dapat
memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai suatu topik atau
peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan menggunakan rubrik yang
mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat menggunakan teknik kolase untuk membuat bentuk-bentuk dalam wajah. Mereka akan menggunting
kertas lipat dengan warna yang berbeda-beda untuk setiap bagian wajah.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Bagaimana Perasaanmu Hari ini?
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

C. GLOSARIUM
 Karya lukisan Barli Sasmitawinata: Gadis Desa (1998)
 Karya lukisan Jeihan Sukmantoro: Wajah
 Karya lukisan Frida Kahlo: Self-Portrait with Thorn Necklace and Hummingbird (1940)
 Karya kolase Ernest Crichlow: Woman in Yellow Dress (1980)
D. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Mereka menggambar atau membuat kolase untuk membuat potret wajah sendiri atau orang lain
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary and Middle
Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for Children.

Mengetahui
Kepala SD Negeri 1 Tawing Guru Kelas I

SITI MU’AWANAH,[Link].I SRI WAHYUNI,[Link]


NIP. 19660511 198703 2 006 NIP. 19690604 200801 2 034
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]
Instansi : SD NEGERI 1 TAWING
Tahun Penyusunan : Tahun 2022
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 16 : Observasi Hewan dan Tanaman
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mendiskusikan mengenai hewan kesayangan mereka. Apa ciri khas fisik hewan-hewan tersebut yang
membuatnya berbeda dengan hewan lain?
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia : Akhlak kepada alam; Saya
memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan alam sekitar. Saya ikut berperan dalam menjaga dan
melestarikan alam sebagai ciptaan Tuhan.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru
Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Pensil dan alat pewarna
 Alternatif : plastisin, lempung/tanah liat atau adonan playdough dari tepung dan minyak.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh
luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.3 Mengamati, merekam dan mengumpulkan pengalaman dan informasi rupa.
Menciptakan
 R.1 Menghargai dan memahami pengalaman estetik dan pembelajaran artistik.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 16


 Siswa mengamati dan mengenali karakteristik hewan tertentu.
 Siswa mampu menuangkan pengalaman, pengamatan atau hasil tiruan bentuk ke dalam karya.
 Siswa mampu mengenali bentuk dasar geometris/non geometris dan menggunakan garis untuk membuat karya
2 atau 3 dimensi.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka menggambar atau melukis atau membentuk hewan kesayangan mereka dengan menggunakan media
yang dipilih.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apakah hewan favoritmu? Apa yang membuatmu menyukainya?
 Apa ciri-ciri hewan tersebut?
 Dimana hewan tersebut hidup?

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Kegiatan ini memungkinkan untuk didesain sebagai Integrasi Seni dan Sains.
 Ajak siswa untuk menyebutkan sebanyak-banyaknya hewan berkaki dua dan berkaki empat yang mereka
ketahui. Diskusikan dengan siswa apa saja ciri-ciri hewan berkaki dua dan berkaki empat yang telah mereka
sebutkan. Apa saja persamaan dan perbedaan keduanya? Apakah ada perbedaan diantara sesama hewan-
hewan yang berkaki dua atau berkaki empat itu sendiri? Apakah siswa memiliki hewan peliharaan atau hewan
yang mereka sukai? Apakah yang membuatnya menyukai hewan tersebut? Apakah warnanya? Bentuknya?
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

 Siswa juga dapat bermain tebak hewan dengan menyebutkan ciri-cirinya.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa membuat sebuah karya 2 dimensi (gambar atau lukisan) atau 3 dimensi (menggunakan plastisin)
tentang hewan yang mereka sukai.
 Siswa dapat menambahkan gambar latar belakang tempat dan waktu di karya 2 dimensi mereka. Mereka
dapat mewarnainya dengan jenis pewarna yang mereka sukai.
 Jika guru memilih membuat karya 3 dimensi, sebaiknya dibuat dalam ukuran kecil (A5) agar memudahkan
siswa untuk bekerja cepat. Gunakan bahan kardus agar kertas mampu menahan beban plastisin/lempung
dan cat. Mintalah siswa untuk menggunakan celemek atau kaos bekas untuk menjaga kebersihan seragam
mereka.
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya. Guru dapat
langsung memberikan penilaian saat siswa mengerjakan atau sesaat segera setelah selesai.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat dari
proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Gallery walk: Display hasil karya siswa dan berikan kesempatan mereka untuk saling memberikan umpan balik atau
pertanyaan.
Pertanyaan esensial
 Apakah hewan favoritmu? Apa yang membuatmu menyukainya?
 Apa ciri-ciri hewan tersebut?
 Dimana hewan tersebut hidup?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam melalui
karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai
dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya
yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan, menyimpan dan
menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat
meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan mengapresiasi karyanya.
Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil
pengamatan ini dapat digunakan sebagai informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar
menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau eksperimen terhadap
suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam
kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan
dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan suatu
keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum). Audiens dapat
memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai suatu topik atau
peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

7) Penilaian Pribadi atau Kelompok


Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan menggunakan rubrik yang
mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat menggunakan tahapan berkarya yang sama dengan mengganti objeknya menjadi tanaman. Akan
lebih baik jika siswa bisa melakukan observasi langsung dengan melihat, meraba, mencium tanaman tersebut.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Bacaan Guru
Observasi Hewan dan Tanaman
Beberapa spesies satwa liar terancam punah setiap harinya. Tidak kurang dari 500 spesies
hewan liar diperkirakan akan punah dalam satu sampai dua dekade ke depan. Meski tidak
pernah bersinggungan langusng dengan satwa-satwa tersebut dalam kehidupan sehari-hari,
sesungguhnya kepunahan satu spesies memiliki efek domino dalam ekosistem. Punahnya satu
spesies akan memengaruhi kualitas hidup atau bahkan keberlangsungan hidup spesies lainnya.
Tercatat 782 satwa dari berbagai spesies termasuk dalam kategori dilindungi karena
populasinya yang kurang dari 1000 atau bahkan kurang dari 250 ekor. Penyebab utama
kepunahan satwa umumnya adalah rusaknya habitat satwa akibat pengalihan fungsi hutan,
eksploitasi ataupun polusi. Berikut adalah beberapa hewan yang dilindungi oleh Pemerintah
Indonesia melalui Peraturan Pemerintah no.7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan
dan Satwa :
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL


 Karya Shirley Sherwood: Plant Portraits from the Shirley Sherwood Collection of Contemporary Botanical Art
 Karya Albert Louis Van den Berghen: Bronze Relief of a Buffalo (1893)
 Karya Irsam: Anak Gembala (1981)
 Karya-karya dari Indonesian Society of Botanical Artists
D. GLOSARIUM
 Mereka menggambar atau melukis atau membentuk hewan kesayangan mereka dengan menggunakan media
yang dipilih.
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary and Middle
Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for Children.

Mengetahui
Kepala SD Negeri 1 Tawing Guru Kelas I

SITI MU’AWANAH,[Link].I SRI WAHYUNI,[Link]


NIP. 19660511 198703 2 006 NIP. 19690604 200801 2 034

MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]
Instansi : SD NEGERI 1 TAWING
Tahun Penyusunan : Tahun 2022
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 17 : Warna Primer dan Warna Sekunder
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengidentifikasi warna primer dan sekunder
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan karya dan tindakan yang original: Saya mencoba untuk tidak menciptakan hal yang
sama dengan cara yang sama sepanjang waktu; Saya mengklarifikasi dan mempertanyakan banyak hal.
 Bergotong Royong: Kolaborasi: Saya berpartisipasi dalam diskusi kelas.
 Bergotong Royong: Berbagi: Saya menggunakan alat bahan bersama dengan benar dan menyimpannya
kembali pada tempatnya; Saya berbagi materi dengan teman sekelas saya; Saya berbagi informasi tentang
riset saya tentang seni.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

 Ruang kelas yang cukup luas


Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru
Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Krayon minyak (Oil Pastel)
 Pewarna makanan dengan warna merah, kuning dan biru
 Botol-botol kaca (seperti bekas selai) untuk wadah eksperimen mencampur warna.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh
luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media danproses.
 A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
Menciptakan
 C.3 Memilih, menggunakan dan/atau menggabungkan aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses yang
sesuai dengan tujuan karyanya.
Merefleksikan
 R.1 Menghargai dan memahami pengalaman estetik dan pembelajaran artistik.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 17


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Campur, Warna Primer. Warna Sekunder.
 Siswa dapat menggunakan krayon minyak dengan krayon dalam posisi tidur dan posisi berdiri.
 Siswa dapat mengeksplorasi proses pencampuran warna dan menemukan berbagai macam warna sebagai
hasilnya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka mempelajari prosedur pencampuran warna dengan menggunakan media kering seperti krayon minyak dan
media basah seperti cat atau pewarna makanan.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apakah ada hubungannya antara Warna Primer, Sekunder, Warna Panas, Warna Dingin dan Warna Netral?
 Darimana kamu mendapatkan idemu? Apa atau siapa yang menjadi inspirasimu?
 Apa yang bisa dianggap sebagai keberhasilan dari karya ini? Apa yang belum?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Ajak siswa untuk memperhatikan diagram warna. Minta mereka untuk memperhatikan sekeliling mereka dan
menyebutkan jenis warna yang mereka lihat.
 Guru mempersiapkan botol-botol kaca dan membagi siswa ke dalam kelompok kecil @4-5 orang. Minta
mereka untuk mencoba mencampur warna primer untuk mendapatkan warna sekunder. Bangun diskusi untuk
menekankan pentingnya eksperimen dan observasi. Siswa dapat mengemukakan pendapatnya secara
bergiliran dan temannya bisa menyatakan setuju atau tidak setuju.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Guru memberikan model bagaimana menggunakan krayon dalam posisi tidur dan posisi berdiri.
 Pada kertas yang dibagikan, siswa menggunakan krayon dalam posisi tidur dan membubuhkan warna
primer ke dalam 3 baris seperti yang diilustrasikan di gambar A. Setelah itu siswa akan menumpuk warna
dengan warna primer ke dalam 3 kolom seperti yang diilustrasikan di gambar B.
 Ajak siswa untuk memperhatikan proses yang mereka lakukan. Jika semua siswa menggunakan warna
primer yang sama, apakah setiap orang kemudian akan mendapatkan warna sekunder yang sama?
Mengapa?
 Siswa dapat mengulang proses ini beberapa kali. Kemudian mereka dapat menggunting kotak-kotak warna
tersebut dan mengelompokkannya. Apa yang bisa diobservasi saat warna-warna tersebut dikelompokkan?

3. Kegiatan Penutup
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat dari
proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Model Rotasi Stasiun
Saat siswa sedang melakukan proses kreatifnya, minta siswa untuk bergantian berkeliling kelas dan mengobservasi
apa yang sedang dilakukan temannya. Mereka dapat memberikan pujian yang spesifik. Minta siswa untuk tidak
memberikan komentar negatif, tapi mereka perlu memberikan pertanyaan untuk mengklarifikasi apa yang mereka lihat.
Pertanyaan Esensial:
 Apakah ada hubungannya antara Warna Primer, Sekunder, Warna Panas, Warna Dingin dan Warna Netral?
 Darimana kamu mendapatkan idemu? Apa atau siapa yang menjadi inspirasimu?
 Apa yang bisa dianggap sebagai keberhasilan dari karya ini? Apa yang belum?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam melalui
karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai
dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya
yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan, menyimpan dan
menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat
meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan mengapresiasi karyanya.
Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil
pengamatan ini dapat digunakan sebagai informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar
menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau eksperimen terhadap
suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam
kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan
dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan suatu
keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum). Audiens dapat
memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai suatu topik atau
peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan menggunakan rubrik yang
mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa kemudian dapat menggunakan potongan-potongan kertas warna tersebut menjadi kolase yang imajinatif.
Mereka dapat melengkapi kolase tersebut dengan alat gambar lain yang mereka miliki.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru Seni
Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)

C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL


 Karya lukisan Robert Delaunay: Rhythm (1912)
 Karya lukisan Bunga Yuridespita: Space and Memories (2017)

D. GLOSARIUM
Mereka mempelajari prosedur pencampuran warna dengan menggunakan media kering seperti krayon minyak dan
media basah seperti cat atau pewarna makanan.

E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary and Middle
Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for Children.

Mengetahui
Kepala SD Negeri 1 Tawing Guru Kelas I
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

SITI MU’AWANAH,[Link].I SRI WAHYUNI,[Link]


NIP. 19660511 198703 2 006 NIP. 19690604 200801 2 034

MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]
Instansi : SD NEGERI 1 TAWING
Tahun Penyusunan : Tahun 2022
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 18 : Membuat Campuran Warna Gelap dan Warna Terang
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengidentifikasi warna gelap dan terang dalam sebuah karya seni
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan karya yang orisinal: Saya dapat menghubungkan gagasangagasan yang ada dalam
merespon dan membuat karya seni.
 Bernalar Kritis: Memproses informasi dan gagasan: Saya menunjukkan rasa ingin tahu dan dapat bertanya
untuk membantu pemahaman saya dalam seni.
 Mandiri: Regulasi diri: Saya dapat bersabar, karena saya memahami bahwa karya seni yang berkualitas
memerlukan waktu untuk menyelesaikannya.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru
Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Krayon minyak (Oil Pastel)
 Pewarna makanan dengan warna merah, kuning dan biru
 Botol-botol kaca (seperti bekas selai) untuk wadah eksperimen mencampur warna.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

E. TARGET PESERTA DIDIK


 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh
luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media dan proses.
 A.3 Mengamati, merekam dan mengumpulkan pengalaman dan informasi rupa.
Menciptakan
 C.2 Memilih, menggunakan dan/atau menerapkan aneka media yang sesuai dengan tujuan tertentu.
Merefleksikan
 R.1 Menghargai dan memahami pengalaman estetik dan pembelajaran artistik.
Berpikir dan Bekerja Artistik
 BBA.2 Memiliki kepekaan untuk merespon dan menyambut tantangan dan kesempatan di lingkungannya.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 18


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Lukisan, Warna Terang, Warna Gelap, Outline (garis tebal
yang memperjelas sebuah bentuk)
 Siswa dapat melihat dan merasakan berbagai gradasi warna.
 Siswa dapat membuat sebuah lukisan yang didominasi dengan warna terang, dan menggunakan warna gelap
untuk detail bagian.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka mempelajari prosedur pencampuran untuk menciptakan warna gelap dan terang dengan menggunakan
media kering (krayon atau pensil warna) ataupun basah (cat atau pewarna makanan).
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bagaimana sikap ini juga bisa diaplikasikan di area pelajaran lain dan juga di dalam kehidupan sehari-hari.?

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Tunjukkan beberapa karya seni yang bisa dijadikan referensi bagi siswa. Diskusikan di kelas. Apakah kamu
melihat warna terang? Jika ada, apakah fungsi garis hitam tebal pada lukisan tersebut?
 Persiapkan siswa untuk bekerja dengan pewarna basah. Jelaskan karakteristik pewarna yang akan digunakan
(lihat bagian pengenalan alat dan bahan di bagian awal panduan khusus). Siapkan akses pada air untuk
kegiatan membersihkan diri setelah kegiatan.
 Guru memberikan contoh bagaimana mencampur warna menjadi warna lebih gelap (lihat langkah-langkahnya
pada gambar). Proses ini juga bisa dilakukan secara berlawanan. Dimulai dengan memilih satu warna, lalu
menambahkan warna putih sedikit-sedikit.
 Ajak siswa untuk berani mencoba mencampur warna sendiri dan membuat koleksi warna pada kertasnya.
Apakah warnanya menjadi lebih terang? Atau terlalu terang? Apa yang perlu disesuaikan?
 Ingatkan siswa untuk menjaga agarnya kuasnya dibersihkan terlebih dahulu sebelum mengambil warna cat
yang lain. Air di dalam wadah air pun harus selalu bersih.
 Siswa dapat menciptakan warna favoritnya dan memberi nama yang unik padanya atau memberi keterangan
tentang apa yang ia asosiasikan dengan warna favorit tersebut (lihat ilustrasi).

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Jelaskan pada siswa bahwa mereka akan berbagi warna di dalam kelompoknya. Jelaskan juga pada siswa
bahwa ia perlu bersabar untuk menunggu warna yang sebelumnya kering, sebelum ia bisa mewarnai
warna selanjutnya yang bersisian dengan warna pertama. Sisa bisa menggunakan buku atau kipas untuk
mengipasi karyanya agar cepat kering.
 Minta siswa untuk menggunakan warna-warna terang dalam membuat lukisannya. Mereka bisa
menentukan sendiri topiknya. Ia juga bisa memilih untuk tidak memiliki topik, sehingga ia akan bermain
dengan bentuk-bentuk yang berdampingan dan berbeda warna pada karya yang dibuatnya.
 Setelah seluruh bagian kertas tertutup warna, biarkan sampai seluruh bagian kertas mengering. Setelah itu
siswa bisa mengakses cat warna hitam untuk menggambarkan detail-detail bagian pada lukisannya,
dengan menggunakan kuas yang kecil agar lebih mudah dikontrol.
 Ajak siswa untuk bekerja sama membersihkan area kerjanya, jangan ada air yang tertinggal di lantai untuk
menghindari kejadian terpeleset.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat dari
proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Dalam bekerja dengan cat untuk menghasilkan karya seni, siswa belajar untuk meluangkan waktu cukup dan tidak
terburu-buru, agar hasil akhirnya nanti bisa berkualitas baik. Diskusikan dengan siswa, bagaimana sikap ini juga bisa
diaplikasikan di area pelajaran lain dan juga di dalam kehidupan sehari-hari.
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam melalui
karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai
dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya
yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan, menyimpan dan
menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat
meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan mengapresiasi karyanya.
Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil
pengamatan ini dapat digunakan sebagai informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar
menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau eksperimen terhadap
suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam
kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan
dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan suatu
keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum). Audiens dapat
memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai suatu topik atau
peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan menggunakan rubrik yang
mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat mencoba membuat gradasi warna dimana ia dapat membuat batas antara warna menjadi kabur.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru Seni
Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya lukisan Paul Klee: Park Near Lucerne (11938)
 Karya lukisan Eddie Hara: Joyful Rites of Spring I (2017)
 Karya lukisan Restu Taufik Akbar: Invisible Forest: Crossing To the Truth (2017)
 Karya lukisan Pablo Picasso: Girl Before a Mirror (1932)
D. GLOSARIUM
 Mempelajari prosedur pencampuran untuk menciptakan warna gelap dan terang dengan menggunakan media
kering (krayon atau pensil warna) ataupun basah (cat atau pewarna makanan).
 Mencoba membuat gradasi warna dimana ia dapat membuat batas antara warna menjadi kabur
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary and Middle
Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for Children.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Mengetahui
Kepala SD Negeri 1 Tawing Guru Kelas I

SITI MU’AWANAH,[Link].I SRI WAHYUNI,[Link]


NIP. 19660511 198703 2 006 NIP. 19690604 200801 2 034

MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]
Instansi : SD NEGERI 1 TAWING
Tahun Penyusunan : Tahun 2022
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 19 : Keindahan Dedaunan
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa diajak untuk menyadari begitu banyak karya seni dibuat berdasarkan wimba dari alam sekitar. Siswa
mendiskusikan aneka bentuk dedaunan yang ada di alam dan fitur fisik sehelai daun
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia : Akhlak kepada alam; Saya
memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan alam sekitar; Saya ikut berperan dalam menjaga dan
melestarikan alam sebagai ciptaan Tuhan.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru
Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Daun aneka bentuk
 Alat pewarna basah (cat air, cat poster, pewarna makanan, pewarna alami)
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh
luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
Menciptakan
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

 C.1 Menggunakan aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses dengan keterampilan, kemandirian dan
keluwesan yang makin meningkat untuk menciptakan atau mengembangkan karyanya.
Berpikir dan Bekerja Artistik
 BBA.1 Menghasilkan, mengembangkan, menciptakan, mereka ulang/merekonstruksi dan mengkomunikasikan
ide dengan menggunakan dan menghubungkan hasil proses Mengalami, Menciptakan dan Merefleksikan.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 19


 Siswa memahami perbedaan antara bentuk natural dan bentuk buatan manusia.
 Siswa mampu menuangkan pengalaman, pengamatan atau hasil imitasi bentuk ke dalam karya.
 Siswa mampu membuat karya cetak dengan menggunakan pewarna basah dan bentuk natural dari dedaunan
yang mereka pilih.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka mempelajari prosedur pencampuran untuk menciptakan warna gelap dan terang dengan menggunakan
media kering (krayon atau pensil warna) ataupun basah (cat atau pewarna makanan).
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa nama daun yang kamu petik? Apa karakteristik daun ini yang menarik perhatianmu?
 Bagaimana cara kamu memetik daun tersebut?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Siapkan siswa sejak pekan sebelumnya agar mereka membawa 3-4 helai daun yang berbeda jenis atau
ukuran. Siapkan juga siswa agar membawa celemek/jas hujan plastik atau kaos bekas untuk menjaga
kebersihan seragam mereka.
 Persiapkan siswa untuk bekerja dengan pewarna basah. Jelaskan karakteristik pewarna yang akan digunakan
(lihat bagian pengenalan alat dan bahan di bagian awal panduan khusus). Siapkan akses pada air untuk
kegiatan membersihkan diri setelah kegiatan.
 Siswa akan mengamati bentuk dan ukuran daun yang dibawanya. Mereka diberikan waktu untuk mengatur
komposisi daunnya dan memutuskan warna yang akan digunakan.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa akan mengatur komposisi atau tata letak daun pada kertasnya.
 Setelah menentukan komposisi atau tata letak daun pada kertas, siswa akan mewarnai daun dengan
menggunakan pewarna basah. Untuk cat, siswa dapat menggunakan kuas. Cat cukup digunakan sebesar
ibu jari dan dioleskan tipistipis saja. Untuk pewarna makanan atau pewarna alami, dapat diteteskan sedikit
saja pada cawan/piring/mangkuk. Pegang ujung daun, kemudian tempelkan satu sisi daun pada pewarna.
Setelah itu, segera tempelkan dan tekan daun dengan lembut pada kertas. Angkat cepat agar tidak
bergeser.
 Sehelai daun dapat digunakan lebih dari sekali. Jika ingin menggunakan warna yang berbeda, sebaiknya
daun tersebut dilap terlebih dahulu menggunakan lap basah kemudian lap kering.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat dari
proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Kosa Kata: Cap, Stempel, Cetak/Print
Gallery walk: Display hasil karya siswa dan berikan kesempatan mereka untuk saling memberikan umpan balik atau
pertanyaan.
Pertanyaan esensial
 Apa nama daun yang kamu petik? Apa karakteristik daun ini yang menarik perhatianmu?
 Bagaimana cara kamu memetik daun tersebut?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam melalui
karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai
dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya
yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan, menyimpan dan
menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat
meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan mengapresiasi karyanya.
Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil
pengamatan ini dapat digunakan sebagai informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar
menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau eksperimen terhadap
suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam
kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan
dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan suatu
keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum). Audiens dapat
memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai suatu topik atau
peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan menggunakan rubrik yang
mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat menggunakan teknik airbrush sederhana dengan menggunakan cairan pewarna makanan/cat air.
Siswa akan mengatur letak daunnya kemudian mereka memerciki kertas dengan pewarna. Siswa menggosokkan
sikat gigi yang telah dicelupkan pada pewarna pada sisir. Siswa juga dapat menggosokkan ibu jari pada kuas/ sikat
gigi yang telah dicelup pewarna untuk memercik. Setelah percikan kering dan daun diangkat, mereka akan
mendapatkan bentuk daun tersebut.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


BACAAN GURU

Gunakan kertas koran sebagai alas agar lantai tidak kotor, kemudian kain digelar di atasnya.
Letakkan daun yang anda pilih di atas kain. Posisi yang disarankan adalah tulang daun (bagian
bawah daun) bersentuhan dengan kain.
Letakkan daun di atas kain. Jika ingin memunculkan efek cermin, maka lipatlah kain
menutupi daun. Pola akan tambah pada bagian kain di bawah daun dan di atas daun. Namun,
apabila hanya ingin di satu sisi, gunakan potongan kain lain untuk menutupi daun sebelum
diketuk agar pola terbentuk dengan baik.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

C. GLOSARIUM
 Membuat karya cetak dengan menggunakan pewarna basah dan dedaunan yang mereka pilih.
D. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary and Middle
Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for Children.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Mengetahui
Kepala SD Negeri 1 Tawing Guru Kelas I

SITI MU’AWANAH,[Link].I SRI WAHYUNI,[Link]


NIP. 19660511 198703 2 006 NIP. 19690604 200801 2 034

MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : SRI WAHYUNI,[Link]
Instansi : SD NEGERI 1 TAWING
Tahun Penyusunan : Tahun 2022
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 20 : Temukan Inspirasi Karya Senimu
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mendiskusikan mengenai keindahan yang mereka lihat atau bisa dikerjakan selama liburan
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan gagasan yang orisinal: Saya dapat menghubungkan gagasan-gagasan yang ada dalam
merespon dan membuat karya seni, Saya mencari inspirasi untuk membantu memunculkan ide-ide saya
sendiri.
 Kreatif: Menghasilkan karya dan tindakan yang original: Saya merencanakan, membuat sketsa, dan
memikirkan tentang apa yang akan saya lakukan sebelum saya mulai membuat karya seni baru.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru
Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas/ kanvas/ kaos/ sepatu dll.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

 Alat pewarna yang diminati atau yang sesuai dengan media yang digunakan.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh
luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Merefleksikan
 R.1 Menghargai dan memahami pengalaman estetik dan pembelajaran artistik.
 R.2 Mengamati, memberikan penilaian dan membuat hubungan antara karya pribadi dan orang lain sebagai
bagian dari proses berpikir tingkat tinggi dan bekerja artistik.
Berdampak
 D.1 Memilih, menganalisa dan menghasilkan karya yang berdampak pada pembentukan karakter dan
kepribadian diri sendiri maupun orang lain.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 20


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Mixed Media (Media Campuran).
 Siswa mampu menuangkan pengalaman, pengamatan atau hasil tiruan bentuk ke dalam karya.
 Siswa mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajarinya untuk membuat karya
berdasarkan minat atau ketersediaan bahan di sekitarnya.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka membuat karya yang terinspirasi oleh liburan mereka
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa saja kegiatan seni yang sudah kita lakukan tahun ini?
 Apa kegiatan seni rupa yang paling kamu sukai tahun ini? Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan tersebut?
 Apa kegiatan seni rupa yang paling tidak kamu sukai tahun ini? Apa yang membuatmu tidak menyukainya? Apakah
kegiatan itu terlalu sulit atau terlalu mudah?
 Apa keahlian baru yang kamu kuasai dalam seni rupa?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Ajak siswa untuk memilih 1-5 karya terbaiknya pada tahun ajaran ini. Minta mereka untuk mengisi lembar
penilaian diri yang sudah anda siapkan (lihat panduan umum bagian C.3.2).
 Diskusikan dengan siswa mengenai kegiatan yang paling mereka sukai dan mengapa mereka menyukainya?
 Diskusikan juga mengenai perkembangan pengetahuan dan keterampilan seni rupa mereka. Apa saja hal
baru yang kini mereka mulai atau sudah kuasai lebih baik dari sebelumnya? Ceritakan juga mengenai
perkembangan pengetahuan dan keterampilan seni rupa anda kepada mereka. Apresiasi diri anda dan
mereka untuk semua pencapaian dan kerja keras anda bersama di tahun ajaran ini.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa membuat rencana karya seni rupa yang ingin mereka buat selama masa liburan sekolah. Mereka
akan membuat gambar rencana pada buku gambar mereka. Mereka dapat menambahkan keterangan
bahan, warna atau teknik yang akan mereka gunakan. Jika siswa belum lancar menulis, minta mereka
menceritakannya secara lisan.
 Anda dapat menunjukkan atau menyampaikan gagasan contoh-contoh karya yang dapat dibuat selama
liburan seperti membuat kartu ucapan, komik, lukisan, patung dengan menggunakan bahan daur ulang
atau membuat bentuk-bentuk dari adonan kue misalnya. Ajak mereka untuk mencari ide unik dengan
memanfaatkan bahan yang tersedia di sekitar mereka.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat dari
proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Berpikir & Bekerja Artistik


Diskusi dan apresiasi: Siswa memilih karya terbaiknya untuk dibawa pulang atau disimpan/didisplay di sekolah. Guru
dapat membuat Hari Penghargaan Seni bagi siswa.
Pertanyaan esensial
 Apa saja kegiatan seni yang sudah kita lakukan tahun ini?
 Apa kegiatan seni rupa yang paling kamu sukai tahun ini? Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan tersebut?
 Apa kegiatan seni rupa yang paling tidak kamu sukai tahun ini? Apa yang membuatmu tidak menyukainya?
Apakah kegiatan itu terlalu sulit atau terlalu mudah?
 Apa keahlian baru yang kamu kuasai dalam seni rupa?

F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan siswa dalam melalui
karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai
dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya
yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan, menyimpan dan
menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan gambar. Guru dan orangtua dapat
meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan mengapresiasi karyanya.
Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil
pengamatan ini dapat digunakan sebagai informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar
menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau eksperimen terhadap
suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam
kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan
dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan suatu
keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum). Audiens dapat
memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai suatu topik atau
peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan menggunakan rubrik yang
mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat membuat Enikki, buku harian bergambar untuk menceritakan keseharian mereka selama liburan. Jika
dimungkinkan, guru dan siswa bisa merencanakan kunjungan ke museum seni rupa atau studio seorang seniman
seni rupa di daerah masing-masing.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru Seni
Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. GLOSARIUM
 Membuat karya yang terinspirasi oleh liburan mereka
D. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary and Middle
Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for Children.

Mengetahui
Kepala SD Negeri 1 Tawing Guru Kelas I

SITI MU’AWANAH,[Link].I SRI WAHYUNI,[Link]


NIP. 19660511 198703 2 006 NIP. 19690604 200801 2 034

Anda mungkin juga menyukai