0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan4 halaman

Permohonan Dana Rehabilitasi Musholla

Diunggah oleh

Kang Aef
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan4 halaman

Permohonan Dana Rehabilitasi Musholla

Diunggah oleh

Kang Aef
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DEWAN KEMAKMURAN MASJID

AL-IKHLAS
Dusun Ceper RT. 001/001 Desa Sampora Kec. Pedes Kab. Karawang

Sampora, 20 Desember 2015

Nomor : / /Ds/2021 Kepada Yth :


Sifat : Penting Bp. Sekda Karawang

Lampiran : 1 (satu) berkas proposal Di -


Perihal : Permohonan Dana Bantuan KARAWANG
Rehabilitasi Masjid Al-Ikhlas

Assalamu alaikum Wr. Wb.

Puji dan Syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Sholawat serta salam
semoga tetap dicurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga nya,
sohabatnya dan para pengikut nya sampai hari penghabisan.

Bersama ini kami warga Dusun Ceper Desa Sampora Kecamatan Pedes Kab.
Karawang, memohon bantuan dana hibah untuk melanjutkan pembangunan
Mushola Miftahussa’adah. Adapun jumlah dana yang kami ajukan sebesar Rp.
300.000.000,- (Tigaratus Juta Rupiah).

Demikian permohonan ini kami sampaikan, besar harapan kami semoga ibu
dapat mengabulkan nya.

Wassalamu alaikum Wr. Wb.

Dewan Kemakmuran Masjid Al-Ikhlas

Ketua Sekretaris

OMIN RAHMAT

Mengetahui,
Kepala Desa Sampora

SARMIN
I PENDAHULUAN

Berangkat dari kondisi Musholla Miftahussa’adah saat ini yang memang sudah membutuhkan
banyak perbaikkan dan tidak memadainya kondisi fisik bangunan untuk mendukung kegiatan
ibadah dan pembinaan ke-Islaman masyarakat sekitar. Untuk itu panitia dengan di dukung
segenap masyarakat setempat khususnya ummat Islam sepakat untuk merenovasi
bangunan Musholla Miftahussa’adah

Seperti kita pahami bahwa sejak zaman Rasulullah Muhamad SAW, masjid/musholla bukan
hanya tempat ibadah tetapi merupakan pusat kegiatan berdimensi luas. Ketika Rasulullah
Saw dan para sahabatnya Hijrah dari Mekkah ke Madinah, beliau singgah di suatu tempat
yang dikenal dengan Quba. Disinilah Rasulullah membangun sebuah mesjid yang diberi
nama Mesjid Quba. Begitu juga ketika sampai di Madinah Rasulullah membangun Mesjid
Nabawi. Ini semua menunjukan bahwa mesjid memiki kedudukan yang sangat penting bagi
kaumumuslimin.

Di zaman Rasulullah Saw, mesjid/musholla menjadi sarana untuk memperkokoh iman para
sahabatnya. Disamping itu, mesjid/musholla juga digunakan sebagai sarana peribadatan dan
tempat mengkaji ajaran Islam. Allah berfirman : Hanyalah yang memakmurkan mesjid-
mesjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, dan Hari Kemudian, serta
tetap mendirikan Shalat, menunaikan Zakat, dan tidak takut(kepada siapa pun) selain
kepada Allah maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-
orang yang mendapat petunjuk (QS:At-Taubah:8)
Mesjid/musholla mengajarkan kaum Muslimin banyak hal. Dalam shalat berjamaah
misalnya, banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil. Roh Jama`i dan kebersamaan,
ketaatan kepada pemimpin, tujuan hidup yang satu, kesamaan langkah dan gerak, dan masih
banyak pelajaran lainya bisa kita ambil dari tempat yang suci ini.

Kebersihan juga pelajaran penting yang bisa diambil dari roh dan semangat Mesjid.
Berangkat ke mesjid/musholla dalam keadaan berwudhuk dan melepas alas kaki ketika
memasuki mesjid/musholla. Hal ini mengajarkan kepada setiap pribadi muslim untuk
menjaga kebersihan, Setiap mereka harus memulai pekerjaan sehari-harinya dengan niat yang
bersih.

Rasulullah saw menjadikan mesjid sebagai sentral ilmu pengetahuan. Dari mesjidlah
Rasulullah membina masyarakat baru Madinah. Ahlu Suffah adalah mereka yang banyak
mengambil manfaat dari ajaran Rasulullah. Disamping mereka tinggal dibagian belakang
masjid mereka juga sangat tekun menghafal hadist-hadist Rasullah Saw. Abu Hurairah adalah
salah seorang dari ratusan Ahli Shuffah yang banyak meriwayat hadis dibandingkan sahabat
lainya. Tradisi menjadikan mesjid sebagai pusat ilmu pengetahuan ini diteruskan oleh para
Ulama Muslimin dalam mengembangkan Risalah Islam setelah wafatnya Rasulullah Saw.

Di era modern sekarang ini kita harus mampu memerankan dan memakmurkan
Mesjid/musholla. Memakmurkan Mesjid/musholla mempunyai dua pengertian. Hissi dan
maknawi. Hissi berarti membangun Mesjid/musholla secara fisik, membersihkanya,
melengkapi sarana wudhuk dan yang lainya. Sedangkan memakmurkan Mesjid/musholla
secara Maknawi adalah meramaikan Mesjid/ musholla dengan shalat berjama`ah, membaca
al-quran, i`tikaf, dan ibadah lainya. Dan yang tidak kalah penting adalah menjadikan
II. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan Pembangunan Musholla antara lain :


1. Menyediakan sarana ibadah bagi umat islam pada umumnya dn warga RT.007/10
pada khususnya.
2. Memberikan sarana dalam peningkatan Aqidah ,Aklaqul Karimah serta membina
Ukhuwah Islamiyah
3. Pusat permusyawaratan umum warga
4. Membentengi kepribadian dan fitrah manusia sebagai mahluk yang diciptakan oleh
Alloh SWT sebagai kholifah dimuka bumi ini dengan keimanan dan ketaqwaan kepada
Alloh SWT

III. LOKASI

Lokasi Musholla Al-Hikmah berada di Dusun Ceper RT. 001/001 Desa Sampora Kec. Pedes
Kab. Karawang

IV. SUMBER DANA

1. Shodaqoh dari Jamaah


2. Diharapkan juga bantuan dari pemerintah.

V. GAMBAR
Terlampir

VI. PENUTUP

Demikian Proposal ini kami sampaikan, mohaon maaf atas segala kekurangan, besar harapan
kami semoga ibu dapat mengabulkan nya.

Dewan Kemakmuran Masjid Al-Ikhlas

Ketua Sekretaris

OMIN RAHMAT

Mengetahui,
Kepala Desa Sampora

SARMIN

Anda mungkin juga menyukai