Contoh wawancara
Teh ana :
Baik, sebelum kita mulai, ada hal yang ingin saya bahas mengenai kriteria kandidat. Menurut
saya, kita perlu seseorang yang tidak hanya berpengalaman tapi juga bisa beradaptasi cepat di
lingkungan baru.
Teh Windy : Betul, Bu. Selain itu, kemampuan bekerja sama juga penting, apalagi karena tim kita
banyak terlibat dalam proyek lintas departemen. Saya berharap kandidat punya keterampilan
komunikasi yang baik.
Teh ebi : Saya setuju. Dan dari segi teknis, saya lebih mengutamakan mereka yang
punya latar belakang analisis data atau pengalaman pemasaran digital. Itu akan sangat
membantu dalam meningkatkan produktivitas tim kita.
Teh ana : Kalau begitu, mungkin kita bisa lebih menekankan pertanyaan terkait adaptasi dan kerja
tim nanti, ya. Saya ingin tahu bagaimana mereka menangani tekanan atau
berkomunikasi dalam proyek bersama.
Teh Windi : Baik, saya akan fokus ke keterampilan komunikasi dan pengalaman kolaborasi
mereka. Kalau ada kandidat yang cocok, kita bisa mempertimbangkan mereka untuk
langsung masuk ke beberapa proyek besar.
Teh ebi : Setuju. Saya akan perhatikan sisi teknis mereka. Kalau semua siap, kita mulai saja
wawancaranya.
Sesi wawancara 2 kandidat
Teh Ana :
Selamat pagi, para kandidat. Terima kasih sudah datang untuk wawancara hari ini.
Sebelumnya, kami perkenalkan, saya Ibu Ana sebagai blablabla, dan ini rekan-rekan saya, Ibu
Windy sebagai blablabla dan ibu Febia sebagai blablabla. Kami yang akan melakukan
wawancara dan mengevaluasi profil kalian. Apakah kalian siap?
Dita : Selamat pagi, ibu anna , Ibu windy, ibu febia. Saya siap untuk wawancara ini. Terima kasih
atas kesempatannya.
Rahma : Selamat pagi, ibu anna , Ibu windy, ibu febia. Saya juga siap untuk wawancara ini.
Terima kasih banyak
Ebi : “ Sebelum kita mulai, silahkan kalian memperkenalkan diri masing masing terlebih
dahulu!”
Dita :
“Terima kasih, ibu. Nama saya Andita Rizky Apriliani, biasa dipanggil Dita. Saya lulusan
Manajemen, Universitas Kuningan. Saya memiliki latar belakang di bidang pemasaran digital
dan telah bekerja di industri ini selama tiga tahun. Saya tertarik dengan posisi ini karena saya
merasa dapat memberikan kontribusi yang berarti di sini.”
Teh ebi : Terima kasih, Dita. Sekarang giliran Kandidat kedua.
Rahma : Selamat pagi Bu. Nama saya
Alifya Rahmatin. Biasa dipanggil Rahma, Saya berpengalaman di bidang analisis data selama
dua tahun terakhir. Saya sangat tertarik untuk bergabung karena saya melihat banyak
peluang untuk mengembangkan keterampilan saya di perusahaan ini.”
Teh windy : Baik, terima kasih atas perkenalannya, mba dita dan mba Rahma. Selanjutnya saya
mulai dengan pertanyaan berikutnya untuk mba dita. Bisa jelaskan latar belakang pendidikan
dan pengalaman kerja Anda yang relevan dengan posisi ini?
Dita : Tentu, Bu. Saya memiliki latar belakang di bidang manajemen bisnis. Selama tiga tahun
terakhir, saya bekerja di bidang pemasaran di Perusahaan Y, di mana saya terlibat dalam
pengembangan strategi pemasaran digital. Posisi ini cocok dengan pengalaman saya, terutama
dalam hal analisis pasar dan perencanaan promosi.
Teh ebi : Terima kasih, mba Dita. Sekarang, untuk mba Rahma. menurut Anda apa yang
menjadi kelebihan utama Anda yang bisa membantu perusahaan ini?
Rahma : Saya memiliki kemampuan analisis data yang kuat dan berorientasi pada
detail. Dalam pekerjaan sebelumnya, saya berhasil meningkatkan efisiensi kerja tim dengan
mengotomatiskan beberapa proses, sehingga waktu pengerjaan berkurang hingga 20%. Saya
percaya, dengan keahlian ini, saya dapat membantu meningkatkan produktivitas di sini.
Teh Ana :
Mba Dita bagaimana cara Anda menghadapi tekanan atau tenggat waktu yang ketat dalam
pekerjaan?
Dita : Saat bekerja di Perusahaan Y, saya terbiasa dengan tenggat waktu yang ketat. Saya
cenderung mengatur prioritas tugas dan bekerja dengan tim untuk menyelesaikan proyek
tepat waktu. Jika terjadi kendala, saya tidak ragu untuk berdiskusi dengan atasan dan mencari
solusi bersama.
Teh Windi : Mba Rahma , apakah Anda lebih suka bekerja secara mandiri atau dalam tim? Coba
Jelaskan apa alasannya.
Rahma : Saya nyaman bekerja dalam tim maupun mandiri. Namun, dalam beberapa
proyek besar, bekerja dalam tim memberi saya inspirasi dari perspektif orang lain dan
mempercepat penyelesaian proyek. Di sisi lain, dalam tugas analisis, saya sering
bekerja mandiri untuk fokus.
Teh ebi : baik mba dita dan mba rahma, jika Anda terpilih, apa yang ingin Anda capai dalam
enam bulan pertama, boleh dijawab mba dita terlebih dahulu !
Dita : Jika terpilih, dalam enam bulan pertama, saya ingin memahami kultur
perusahaan, mempelajari sistem kerja, dan memberikan kontribusi signifikan dalam proyek-
proyek pemasaran. Target saya adalah memperbaiki strategi digital perusahaan agar dapat
meningkatkan jumlah pelanggan.
Teh ebi : oke baik, selanjutnya mba Rahma !
Rahma ; Target saya dalam enam bulan pertama adalah meningkatkan efisiensi tim dengan
menerapkan sistem kerja yang lebih efektif, sambil beradaptasi dengan
kebijakan perusahaan. Saya juga ingin memahami detail proyek yang sedang berjalan agar bisa
memberikan kontribusi lebih besar.
Teh Windy : mba dita dan mba rahma, untuk memahami lebih lanjut mengenai
ekspektasi kalian, bolehkah kami tahu berapa kisaran gaji yang kalian harapkan untuk posisi
ini?”
Dita :
“Baik, Bu. Berdasarkan pengalaman saya di bidang pemasaran digital dan standar
industri, harapan gaji saya ada di kisaran Rp10 juta hingga Rp12 juta per bulan. Namun, saya
terbuka untuk berdiskusi lebih lanjut sesuai dengan kebijakan perusahaan.”
Rahma : Dari riset yang saya lakukan mengenai posisi ini, saya merasa kisaran gaji Rp9 juta
hingga Rp11 juta per bulan sesuai dengan pengalaman saya dalam analisis data. Tapi, tentu
saja, saya fleksibel dan siap menyesuaikan dengan kompensasi serta benefit yang ditawarkan
perusahaan.”
Teh ebi :
“Terima kasih atas jawabannya. Kisaran yang kalian berikan akan menjadi bahan
pertimbangan kami. Kami akan pastikan untuk membahasnya lebih lanjut saat proses
rekrutmen berlanjut.”
Teh ana :
Terima kasih, mba dita dan mba rahma, atas jawaban dan waktu kalian. Kami akan meninjau
lebih lanjut dan menghubungi kalian dalam waktu dekat.
PERCAKAPAN ANTARA MANAGER, HRD !!
HRD: Selamat pagi, terima kasih telah meluangkan waktu untuk bertemu hari ini. Saya ingin
mendiskusikan kandidat yang kita wawancarai kemarin, yaitu Alif dan Andita.
Manajer : Selamat pagi. Tentu, saya juga ingin membahasnya. Apa pendapat Anda tentang Keduanya?
HRD: Saya merasa Alif memiliki potensi yang baik. Dia menunjukkan motivasi yang tinggi dan
menjelaskan dengan jelas alasan mengapa dia ingin bergabung dengan perusahaan kita. Dia
menyebutkan bahwa dia ingin memajukan kariernya di bidang ini dan merasa bahwa posisi ini adalah
langkah alami dalam perkembangan kariernya.
Penilaian terhadap Dita : Saya merasa Dita juga memiliki potensi yang baik. Dia menunjukkan
keseriusan dan tekadnya dalam bekerja, teapi dalam kasus ini kita memerlukan kandidat yang memiliki
pengetahuan lebih dibidang Analist SEO, jadi saya rasa itulah alasannya kenapa kita lebih
mempertimbangkan Alif.
Manajer: Itu menarik. Apakah ada aspek lain dari wawancaranya yang menonjol?
HRD: Ya, dia juga menyampaikan bahwa dia tertarik untuk mengambil lebih banyak tanggung jawab
dan berkontribusi pada tim kami. Selain itu, dia memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan
posisi ini.
Manajer: Bagaimana dengan pengalaman kerjanya? Apakah dia memiliki latar belakang yang relevan?
HRD: Meskipun Alif baru saja lulus, dia telah melakukan magang di perusahaan lain di mana dia
mendapatkan pengalaman praktis yang relevan. Dia mampu menjelaskan proyek-proyek yang telah
dikerjakannya selama magang tersebut dengan baik.
Manajer: Itu bagus untuk didengar. Apakah Anda melihat adanya kekurangan atau area di mana dia
perlu berkembang?
HRD: Setiap kandidat pasti memiliki area untuk berkembang. Dalam hal ini, saya rasa Alif perlu
meningkatkan keterampilan komunikasi dalam situasi formal, tetapi saya percaya bahwa dengan
pelatihan dan bimbingan yang tepat, dia dapat berkembang pesat.
Manajer: Baiklah, saya setuju bahwa kita harus memberikan kesempatan kepada Alif. Mari kita
lanjutkan proses perekrutan dan tawarkan posisi ini kepadanya.
HRD: Setuju! Saya akan segera menghubungi Alif dan memberi tahu hasilnya.
Staf….. telpon..
DITERIMA
“Halo Alif Rahmatin dengan saya (Nama) dari PT. Makmur Sejahtera Semoga Anda dalam
keadaan baik.”
“Saya sangat senang untuk memberi tahu Anda bahwa kami telah memutuskan untuk
menawarkan Anda posisi Staff Analis SEO di perusahaan kami.”
“Kami terkesan dengan keahlian dan pengalaman yang Anda tunjukkan selama proses
wawancara, terutama dibidang [ Data analist ].”
“Kami akan mengirimkan detail lebih lanjut mengenai tawaran kerja, termasuk gaji dan
manfaat, serta langkah-langkah selanjutnya untuk bergabung dengan tim kami.”
“Terima kasih atas waktu dan usaha yang telah Anda luangkan dalam proses ini. Kami sangat
menantikan untuk bekerja sama dengan Anda!”
Terimakasih selamat siang
DITOLAK
“Halo selamat siang Andita Rizky Apriliani, dengan saya [Nama] dari PT. Makmur Sejahtera,
Semoga Anda dalam keadaan baik.”
“Saya ingin memberi tahu bahwa sayangnya kami tidak dapat melanjutkan proses seleksi Anda
untuk posisi [Analis SEO ].”
“Kami sangat menghargai keahlian dan usaha yang telah Anda tunjukkan selama wawancara,
khususnya dibidang [digital marketing].”
“Kami memutuskan untuk memilih kandidat lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan posisi
saat ini.”
“Terima kasih atas waktu dan usaha yang telah Anda luangkan untuk mengikuti wawancara.
Kami berharap yang terbaik untuk perjalanan karier Anda di masa depan.”
“Semoga kita bisa bertemu lagi di kesempatan lain, dan semoga sukses selalu menyertai
Anda!”
Terimakasih dan selamat siang