RIRIN FAJARIANTI
NISN : 0042717048
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
KANTOR DESA MAMMINASAE
KABUPATEN WAJO
TAHUN 2021
i
LEMBAR PENGESAHAN
HASIL LAPORAN PSG
Disusun dalam Rangka Mengikuti Pendidikan Sistem Ganda
SMKN 3 Wajo
Tahun 2021
Menyetujui, Gilireng, 05 Juli 2021
Guru Pembimbing, Penyusun,
ENDAS, [Link]., [Link] RIRIN FAJARIANTI
NIP. 19821121 200803 2 001
Pimpinan Instansi/DUDI Ketua Jurusan
SUPRIADI HASTOMO,[Link]
Menyetujui:
Kepala UPT SMKN 3 Wajo
MUHAMMAD JAENAL, [Link].,[Link]
NIP 19760405 200502 1 005
ii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah Puji Syukur saya panjatkan kehadiran Allah SWT atas rahmat,
hidayah dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan
Laporan PSG dengan baik dan tepat waktu dimasa Pandemi Covid-19. Laporan
ini dibuat dalam rangka memenuhi Laporan PSG SMKN 3Wajo. Dengan laporan
ini di harapkan dapat memenuhi persyaratan penilaian praktik PSG.
Dalam penyusunan laporan ini kami banyak mendapatkan bantuandari
berbagai pihak, oleh sebab itu kami ingin mengucapkan rasa terima kasih kepada:
1. Bapak Muhammad Jaenal, [Link].,[Link] selaku Kepala UPT SMKN 3Wajo.
2. Ibu Endas, [Link] [Link] selaku Guru Pembimbing.
3. Bapak Supriadi selaku (Pimpinan) Kepala Desa Mamminasae
4. Bapak Hastomo,[Link] selaku Ketua Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak.
5. Ibu Surianti, [Link] selaku pembimbing di Kantor Desa Mamminasae.
6. Bapak dan Ibu pembina SMKN 3 Wajo yang telah mengajar dan membina
penulis.
7. Staf dan pegawai kantor Desa Mamminasae yang telah memberi bimbingan
dan pengarahan.
Saran dan kritik yang bersifat membangun selalu kami harapkan, agar dapat
menjadi koreksi dan menyempurnakan laporan ini.
Gilireng, 05 Juli 2021
Penyusun
Ririn Fajarianti
iii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.............................................................................................i
LEMBAR PENGESAHAN...................................................................................ii
KATA PENGANTAR...........................................................................................iii
DAFTAR ISI.........................................................................................................iv
BAB I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG PENULISAN..............................................1
B. TUJUAN PENULISAN...................................................................3
C. MANFAAT PENULISAN...............................................................4
BAB II. DESKRIPSI TEMPAT PRAKTIK
A. NAMA DAN ALAMAT..................................................................5
B. GAMBARAN UMUM TEMPAT PRAKTIK.................................5
C. URAIAN RINGKASAN TENTANG PEKERJAAN......................9
BAB III. HASIL YANG DIPEROLEH
A. HASIL YANG DIPEROLEH..........................................................12
B. KENDALA/HAMBATAN YANG DITEMUI................................12
C. SOLUSI/PEMECAHAN MASALAH.............................................13
BAB IV. PENUTUP
A. KESIMPULAN................................................................................14
B. SARAN............................................................................................15
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
iv
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pendidikan Sistem Ganda sebagai pranata utama pembagunan sumber
daya manusia, harus secara jelas berperan membentuk peserta didik
menjadi aset bangsa, yaitu menjadi manusia produktif dan berpenghasilan
yang mampu menciptakan produk unggul Industri Indonesia.
Berdasarkan tuntutan tersebut dan mempelajari keadaan sekarang
serta prinsip penguasaan keahlian profesi, Kementrian Pendidikan
Nasional telah menetapkan kebijakan Link and Match melalui pendekatan
Pendidikan Sistem Ganda pada sekolah menengah kejuruan.
PSG adalah suatu cara menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan
kejuruan khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan yang memadukan
kegiatan belajar di sekolah dan kegiatan belajar langsung pada bidang serta
suasana yang sesungguhnya dan relevan di lapangan kerja. Ada Tiga hal
yang perlu di catat dalam pengertian di atas, yaitu:
PSG hanya dapat dilaksanakan dengan melibatkan dua pihak; dunia
pendidikan (SMK) dan pihak dunia kerja (industri).
Dalam PSG, penguasaan kemampuan oleh peserta didik diperoleh
melalui kegiatan belajar-mengajar (learning and teaching prosess)di
sekolah dan melalui kegiatan bekerja langsung (learning by
experience) dilapangan kerja.
Harapan dari kegiatan ini adalah selain dapat meningkatkan keahlian
profesional peserta didik juga melatih diri agar memiliki etos kerja
yang meliputi: kemampuan kerja, motivasi kerja inisiatif, kreatifitas
dan hasil kerja yang berkualitas.
Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda akan menjadi salah satu bentuk
penyelenggaraan pendidikan menengah kejuruan sesuai dengan ketentuan
pada Undang-Undang Nomor 2 / 1989 tentang Sistem pendidikan
1
Nasional, dan peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 1990 tentang
Pendidikan Menengah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 1992
tentang Peranan masyarakat Dalam Pendidikan Nasional, dan
Kepmendikbud Nomor 080 / U / 1993 tenang Kurikulum SMK, sebagi
berikut:
1. “Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan melalui 2 ( dua ) jalur yaitu
jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah”. [ UUSPN,
Bab IV, pasal 10, ayat ( 1 ) ]
2. ”Penyelenggaraan sekolah menengah dapat bekerjasama dengan
masyarakat terutama dunia usaha dan para dermawan untuk
memperoleh sumber daya dalam rangka menunjang penyelenggaraan
dan pengembangan pendidikan”. [ PP 29, Bab XI, pasal 29, ayat ( 1 ) ]
3. ” Pengadaan dan pendayagunaan sumberdaya pendidikan di lakukan
oleh Pemerintah, masyarakat, dan / atau keluarga peserta didik.
[ UUSPN, Bab VIII, pasal 33 ]
4. ”Masyarakat sebagai mitra pemerintah berkesempatan yang seluas-
luasnya untuk berperan serta dalam penyelenggaraan pendidikan
Nasional “. [ UUSPN, Bab XIII, pasal 47, ayat ( 1 ) ]
5. ”Peran serta masyarakat dapat berbentuk pemberian kesempatan untuk
magang dan atau latihan kerja “. [ PP 39, Bab III, pasal 4, butir ( 8 ) ].
6. ”Pemerintah dan Masyarakat menciptakan peluang yang lebih besar
untuk meningkatkan peranserta masyarakat dalam Sistem pendidikan
Nasional “. [ PP 39, Bab VI, pasal 8, ayat ( 2 ) ]
7. ” Pada sekolah menengah dapat dilakukan uji coba gagasan baru yang
di perlukan dalam rangka pengembangan pendidikan menengah “. [ PP
29, Bab XIII, pasal 32, ayat ( 2 ) ]
8. Sekolah Menengah Kejuruan dapat memilih pola penyelenggaraan
pengajaran sebagai berikut:
a. Menggunakan unit produksi sekolah yang beroperasi secara
profesional sebagai wahana pelatihan kejuruan.
b. Melaksanakan sebagian kelompok mata pelajaran keahlian kejuruan
di sekolah, dan sebagian lainnya di dunia usaha atau industri.
2
c. Melaksanakan kelompok mata pelajaran keahlian kejuruan
sepenuhnya di masyarakat, dunia usaha dan industri.
[ Kepmendikbud, No : 080 / U / 1993, Bab IV, butir C.I kurikulum
1994, SMK ]
B. TUJUAN PENULISAN
1. Penyelenggaraan pendidikan dengan sistem ganda bertujuan untuk :
a. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian berkualitas;
yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, ketrampilan
dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan lapangan
kerja.
b. Memperkokoh Link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan
dan dunia kerja.
c. Meningkatkan efisien proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja
yang berkualitas.
d. Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja
sebagai dari proses pendidikan.
2. Pendidikan di SMK bertujuan untuk :
a. Mempersiapkan peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang
pendidikan yang lebih tinggi dan memperluas pendidikan dasar.
b. Meningkatkan kemampuan peserta didik sebagai anggota
masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan
lingkungan sosial budaya dan sekitarnya.
c. Meningkatakan kemampuan peserta didik untuk dapat
pengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu
pengetahuan, teknologi dan kesenian.
d. Menyiapkan peserta didik untuk memasuki lapangan kerja dan
mengembangkan sikap profesional.
3
C. MANFAAT PENULISAN
a. Meningkatakan, memperluas dan memantapkan keterampilan yang
dimiliki peserta didik sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja yang
di pilih sehingga tidak merasa canggung bila terjun ke dunia kerja.
b. Agar peserta didik mengetahui dan mengenal lapangan kerja yang
sebenarnya.
c. Peserta didik mampu berusaha yang potensial dalam lapangan kerja
antara lain struktur dunia usaha, asosiasi usaha, jenjang karir dan
manajemen usaha.
d. Melatih mental dan kepribadian, inisiatif dalam menghadapi segala
keadaan yang ada dalam masyarakat dan dunia kerja.
e. Meningkatkan, memperluas proses penyerapan teknologi baru di
lapangan kerja kesekolah atau sebaliknya.
f. Melatih disiplinitas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
g. Memperoleh masukan dan umpan balik guna memperbaiki dan
mengembangkan kesesuaian pendidikan kejurusan
4
BAB II
DESKRIPSI TEMPAT PRAKTIK
A. NAMA DAN ALAMAT
Nama Istansi :Kantor Desa Mammminasae.
Alamat :Dusun lurae, Kecamatan Gilireng, Kebupatan Wajo, Provinsi
Sulawesi Selatan.
B. GAMBARAN UMUM TEMPAT PRAKTIK
1. SEJARAH SINGKAT DAN GEOGRAFI TEMPAT PRAKTIK
Sejarah Singkat
Nama Desa Mamminasae mampunyai makna tersendiri.
Mamminasae artinya segala sesuatu yang baik dilaksanakan
secara turun temurun yang dapat di jadikan pedoman hidup
masyarakat.
Desa Mamminasae merupakan salah satu desa yang ada
dikecamatan Gilireng Kebupaten Wajo yang telah dibentuk dari
pemekaran desa Poleonro ditetapkan sehingga baik secara facto
maupun de jure desa Mamminasae telah diberikan kewenangan
untuk menyelenggarakan Pemerintah desa secara otonomi asli
maupun kewenangan dan tugas pembentukan serta urusan
Kebupaten Wajo.
Namun Demikian desa Mamminasae yang dulunya gabung
dengan desa Polenro akan dimekarkan desa Gilireng yang terdiri
dari 3 Dusun yaitu Dusun Laresang, Dusun Laputeng Dusun Lurae.
Setelah pemekaran desa dari desa Gilireng maka dusun
Laresang manjadi desa Mamminasae. Namun pemekaran Dusun
Laresang adalah dinamakan desa Mamminasae karena disinilah
merupakan Areal Pemukiman penduduk yang ditempati
masyarakat-masyarakat Dulu,oleh karena itu ada kesepakan
5
sehingga kampung Laresang itu dapat dinamakan desa
Mamminasae. Setelah manjadi desa Mamminasae maka terjadi lagi
3 Dusun yaitu Dusun Lurae, Dusun Laresang, Dusun Laputeng.
Kondisi Geografi Desa Mamminasae
Desa Mamminasae secara geografi terletak antara 3,39’–
4,16 LS dan 199,52’– 120,27 BT,dengan batas-batas wilayah yaitu :
Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Alausalo
Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Sakkoli
Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Liu
Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Abbatireng
2.1. Gambar Peta Desa Mamminasae
Desa Mamminasae memiliki luas15,14 km² dari luas
Kecamatan Gilireng yang terdiri dari 3 dusun, dan 7 RT.
FOTO TEMPAT PSG
6
2.2. Gambar tempat PSG
2.
2.3. Ruang kerja staf Desa Mamminasae
7
3. JUMLAH PEGAWAI DAN STAF
Pengawai dan staf Kantor Desa Mamminasae ada 9 aparat desa
sebagaimana yang tertera pada struktur.
N0 Bagian Jumlah
1 Kepala Desa 1
2 Sekretaris Desa 1
3 Kepala urusan umum dan perencanaan 1
4 Kepala urusan keuangan 1
5 Kepala seksi keuangan 1
6 Kepala seksi kesejahteraan dan pelayanan 1
8
7 Kepala dusun Laresang 1
8 Kepala dusun Laputeng 1
9 Kepala dusun Lurae 1
4. PEMBAGIAN TUGAS PESERTA PSG
1. RIRIN FAJARIANTI
- Bagian pelayanan masyarakat
2. ASNIDAR
- Bagian pelayanan masyarakat.
3. INDO AKE
- Bagian pelayanan masyarakat.
C. URAIAN RINGKASAN TENTANG PEKERJAAN
Kegiatan pekerjaan yang saya lakukan selama PSG, di kantor Desa
Mamminasae, yaitu :
- Mengisi formulir pendataan keluarga 2021 BKKBN (Badan
Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasiona) Dusun Lurae.
- Melengkapi laporan LPPD (Laporan Penyelenggaraan Pemerintah
Daerah).
- Pasang baliho sekertaria PPKD(Pelaksanaan Pengelolaan Keuangan
Desa).
- Mengisi formulir pendataan keluarga 2021 BKKBN (Badan
Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Dusun Laputeng RT
002.
- Mengetik daftar nama-nama yang menyediakan buka Puasa di Mesjid
AL-ITTIHAD.
- Memasang daftar nama-nama yang menyediakan buka puasa di Mesjid
AL-ITTIHAD.
9
- Memprint dan menfotocopy SDGs (Sustainable Development Goals)
Desa untuk individu dan kartu keluarga.
- Mengambil dokumentasi penggilingan padi dan tenun.
- Pengarsipan KTP (Kartu Tanda Penduduk) warga setiap dusun.
- Membuat surat keterangan belum memiliki rumah.
- Memprint daftar nama pemilih sementara Desa Mamminasae.
- Membuat surat keterangan kelahiran.
- Membantu masyarakaat mengisi daftar hadir penerima penerima BLT
(Bantuan Langsung Tunai).
- Mendampingi masyarakat penerima BST (Bantuan Sosial Tunai)
dikantor kecamatan.
- Mengganti struktur pokja Desa.
- Membuat surat keterangan pindah.
- Membuat surat ketarangan BBM(Bahan Bakar Minyak).
- Membuat surat keterangan domisili.
- Mengagenda surat keluar.
- Membuat surat keterangan usaha.
- Membuat kartu konrol penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap
2 bulan Februari Tahun 2021.
- Membuat surat pengantar KTP (Kartu Tanda Penduduk).
- Membuat surat pernyataan tidak memiliki buka nikah.
- Membuat surat keterangan bepergian.
- Memprint SK (Surat Keputusan penetapan penitia) TPS (Tempat
Pemungutan Suara) 01 dan 02.
- Menyusun undangan pemilih PILKADES (Pemilihan Kepala Desa)
untuk Dusun Laputeng.
- Membuat surat pengantar Rapid Test.
- Membuat surat pengantar berkelakuan baik.
- Memfotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk).
- pendataan keluarga 2021 BKKBN (Badan Kependudukan dan
Keluarga Berencana Nasional).
10
- Menggandakan berita acara PILKADES (Pemilihan Kepala Desa).
- Pembangian masker,sarung tangan dan Hand Sanitizer kepada pemilih
PILKADES (Pemilihan Kepala Desa) di TPS (Tempat Pemungutan
Suara) 02.
- Membuat surat keterangan hilang.
- Menginput pendataan keluarga 2021 BKKBN (Badan) Kependudukan
dan Keluarga Berencana Nasional.
- Membantu kader mengukur tinggi badan dan lingkar kepala bayi dan
balita di posyandu.
- Mengganti bulan kartu penyerahan BLT (Bantuan Langsung Tunai).
- Membuat sampul arsip kartu keluarga.
- Memprint daftar hadir dan kwitansi penerima BLT Dana desa tahap 5
Bulan 5 tahun 2021
- Jumat bersih di Mesjid IL-ITTIHAD.
11
BAB III
HASIL YANG DIPEROLEH
A. HASIL YANG DIPEROLEH
Selama saya melaksanakan PSG di Kantor Desa Mamminasae,
Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan tepatnya
di bagian Pelayanan Masyarakat, Saya mendapatkan banyak pelajaran
yang mungkin tidak akan saya dapatkan di Sekolah, Disana saya
mendapatkan banyak pengalaman dunia kerja, salah satunya tingkat
disiplin yang benar-benar harus dipatuhi atau ditaati selama saya berada di
dunia usaha atau tempat PSG.
Adapaun hasil yang saya peroleh antara lain :
1. Saya sudah dapat megoperasikan Microsoft Word dengan baik
2. Saya sudah mampu mengoperasikan print dan fotocopy dengan baik
3. Dapat membuat surat domisili
4. Bisa membuat surat keterangan usaha .
5. Mampu membuat kartu control BLT
6. Dapat membuat surat pengantar kartu keluarga
7. Bisa membuat surat pengantar KTP
8. Mampu membuat surat keterangan lahir
9. Bisa membuat surat keterangan hilang
10. Mendapatkan pengalaman di dunia kerja
B. KENDALA/HAMBATAN YANG DITEMUI
Dalam pelaksannakan PSG di kantor Desa Mamminasae ada
beberapa hambatan yang ditemui di antaranya adalah :
1. Lambatnya komputer yang digunakan untuk mengedit surat
2. Printer tiba-tiba eror
3. Data masyarakat kurang lengkap
4. kurangnya pengalaman
12
C. SOLUSI/PEMECAHAN MASALAH
Selama saya PSG di Kantor Desa Mamminasae, Kecamatan Gilireng,
mungkin saya melakukan kesalahan dan beberapa hambatan yang
ditemui, untuk menyelesaikan hambatan tersebut agar pekerjaan yang saya
lakukan dapat berjalan dengan baik dan hasil yang memuaskan,cara yang
kami lakukan yaitu :
1. Pada saat saya pertama datang ke tempat PSG, saya menemui banyak
hambatan salah satunya harus beradaptasi dan bersosialisasi dengan
tempat kerja, karyawan, dan alat yang ada. Cara saya menangani hal
tersebut dengan cara banyak bertanya dengan hal hal yang
berhubungan tempat dan alat-alat yang ada di tempat PSG saya.
2. Pada saat saya kurang mengerti cara membuat kop surat dan saya
langsung bertanya kepada aparat yang ada.
13
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Sebagai kesimpulan laporan akhir berikut ini adalah :
Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) pada dasarnya
merupakan suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian
professional yang memadukan secara sistematik dan sinkron program
pendidikan di sekolah dan program penguasaan keahlian yang diperoleh
melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu
tingkat keahlian professional. Dengan kegiatan PSG ilmu yang didapat
selama dibangku sekolah dapat diterapkan di dunia industri.
Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) adalah kegiatan rutin
sekolah menengah kejuruan yang merupakan syarat kenaikan kelas dan
mengikuti Ujian Nasional. Pelaksanaan PSG dilakukan selama lima(5)
bulan, 1 bulan persiapan awal, 3 bulan di tempat PSG dan 1 bulan
persiapan pelaporan PSG.
Pelaksanan PSG di Kantor Desa Mamminasae meskipun hanya
terlaksana kurang lebih 3 bulan, tapi saya merasa mendapatkan
pengalaman yang sangat berharga karena mendapatkan pelajaran baru dan
pengalaman kerja di dunia kerja yang sebenarnya. Saya dapat mengetahui
yang sebenarnya atas hasil yang diperoleh dari sekolah serta pengetahuan
tentang teori, praktek dan bahan atau benda yang belum pernah dipelajari
di sekolah. Disamping itu saya juga dapat mengetahui bagaimana
pengalaman bekerja di industri. Mempraktikkan secara langsung
bagaimana sistem kerja di dunia usaha (Lembaga Pemerintahan).
Ilmu yang saya dapatkan di tempat PSG sangat bermanfaat bagi
saya, bukan hanya nilai yang saya dapatkan tapi ilmu serta keterampilan
yang tak ternilai banyaknya dan bimbingan yang sangat luar biasa yang
diberikan oleh pembimbing DU/DI. Selain itu, saya juga bisa belajar
14
berinteraksi dengan karyawan Kantor Desa Mamminasae serta masyarakat
luas dan saya mengerti akan pentingnya komunikasi dalam suatu dunia
usaha.
B. SARAN
Berikut adalah beberapa saran penulis untuk
perusahaan/instansi/sekolah maupun untuk tiap-tiap jurusan yaitu:
Perusahaan/instansi
- Tingkatkan motivasi kerja, displin Waktu, dan Proses kerja
lebihditingkatkan, melakukan yang terbaik dalam segala hal.
- Kualitas yang baik atau bermutu akan mendatangkan banyak
pelanggan/konsumen
Sekolah
- Tingkatkan motivasi belajar,Proses belajar lebih ditingkatkan, dan
displin waktu.
- Menjadikan peserta didik/i SMK yang mempunyai kualitas dalam
bekerja.
- Melakukan yang terbaik dalam segala hal.
15
LAMPIRAN – LAMPIRAN
1. Jurnal kegiatan
2. Foto-foto kegiatan
16
Foto-foto kegiatan
Mengisi formulir pendataan BKKBN (Badan
Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional)
Dusun Lurae.
Melengkapi laporan LPPD (Laporan Penyelenggaraan
Pemerintah Daerah).
Pasang baliho sekertaria PPKD (Pelaksanaan
Pengelolaan Keuangan Desa).
17
Mengisi formulir pendataan keluarga 2021 BKKBN
(Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional) Dusun Laputeng
Mengetik daftar nama-nama yang menyediakan
bukaPuasa di Mesjid AL-ITTIHAD.
Memasang daftar nama-nama yang menyediakan
buka puasa di Mesjid AL-ITTIHAD
18
Memprint dan fotocopy blanko SDGs (Sustainable
Development Goals) Desa untuk Individu.
Mengambil Dokumentasi penggilingan padi dan
tenun.
19
Pengarsipan KTP (Kartu Tanda Penduduk) warga
setiap dusun.
Membuat surat keterangan belum memiliki rumah.
20
Memprint daftar nama pemilih sementara Desa
Mamminasae.
Membuat surat keterangan kelahiran.
Membantu masyarakaat mengisi daftar hadir
penerima BLT (Bantuan Langsung Tunai).
21
Mendampingi masyarakat penerima BST (Bantuan
Sosial Tunai) dikantor Kecamatan.
Memprint KTP (Kartu Tanda Penduduk) untuk arsip.
Mengganti struktur pokja Desa.
22
Membuat surat keterangan pindah.
Membuat surat ketarangan BBM (Bahan Bakar
Minyak).
Membuat surat keterangan domisili.
23
Mengagenda surat keluar.
Membuat surat keterangan usaha.
Membuat kartu konrol penerima Bantuan Langsung
Tunai (BLT) tahap 2 bulan Februari Tahun 2021.
24
Membuat surat pengantar KTP (Kartu Tanda
Penduduk).
Membuat surat pernyataan tidak memiliki buka nikah.
Membuat surat keterangan bepergian.
25
Memprint SK (Surat Keputusan penetapan penitia)
TPS (Tempat Pemungutan Suara) 01 dan 02.
Menyusun Undangan pemilih PILKADES (Pemilihan
Kepala Desa) untuk Dusun Laputeng.
Membuat surat pengantar Rapid Test.
26
Membuat surat pengantar berkelakuan baik.
Menfotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Menggandakan berita acara PILKADES (Pemilihan
Kepala Desa).
27
Pembangian masker,sarung tangan dan Hand Sanitizer
kepada pemilih PILKADES (Pemilihan Kepala Desa)
di TPS (Tempat Pemungutan Suara) 02.
Membuat surat keterangan hilang.
Membantu kader mengukur tinggi badan dan lingkar
kepala bayi dan balita di posyandu.
28
Membuat sampul arsip kartu keluarga.
Jumat bersih di Mesjid IL-ITTIHAD
Pengantaran ketempat PSG
29
Kunjungan pembimbing PSG di Lokasi PSG
Penarikan peserta PSG dari lokasi PSG
30
Foto bersama staf
31