0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Analisis Kebutuhan Air Minum dengan EPANET

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Analisis Kebutuhan Air Minum dengan EPANET

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Qmd : Kebutuhan air atau debit aliran (liter/hari)

q : Konsumsi air per orang perhari (liter/orang/hari)


Qpeaks : Kebutuhan air pada jam puncak (liter/hari)
Qmaks : kebutuhan harian maksimum (liter/hari)
Kt : Kekasaran pipa setelah t tahun
Ko : Kekasaran pipa baru

𝛼 : Pertambahan kekasaran 0,0006 – 0,002 mm/tahun


T : Umur pipa (tahun)
C : Koefisien kekasaran pipa
D : Diameter pipa
f : Friction factor
Re : Angka Reynold
Hf : Kehilangan tekanan (m)
Q : Debit aliran dalam pipa (liter/detik)
L : Panjang pipa (m)
C : Kofesien kekasaran pipa dari Hazen William
V : Kecepatan aliran (m/detik)
R : Jari jari pipa (m)
Kebutuhan air minum merupakan suatu kebutuhan pokok dalam
kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perencanaan kebutuhan air
minum dalam suatu wilayah harus dilakukan agar tidak mengganggu
kegiatan manusia yang berada di wilayah tersebut. Kebutuhan air minum
terdiri dari kebutuhan air domestik dan nondomestik. Kebutuhan air
domestik adalah kebutuhan air yang digunakan di dalam rumah, di luar
rumah, dan keran umum. Kebutuhan air non domestik adalah kebutuhan
air selain keperluan rumah tangga dan kran umum berupa kebutuhan air
yang digunakan pada fasilitas-fasilitas yang terdapat pada suatu wilayah

Kebutuhan air minum menjadi suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari hari yang terdiri dari
kebutuhan air domestic dan nondomestic pada suatu wilayah. Untuk memenuhi kebutuhan air minum
tersebut penyelenggaraan sistem penyediaan air minum (SPAM) hadir untuk memenuhi kebutuhan air
minum di masyarakat. Ssitem penyedia air minum terbagi dala tiga komponen yaitu sumber air baku,
unit produksi dan komponen pelayanan.

Pada tahap Analisa dimana dilakukan analisa parameter tekanan air dan kecepatan
air pada model jaringan perpipaan yang dibuat menggunakan EPANET 2.0 dengan
memperhitungan faktor jam puncak, analisa terhadap perbandingan nilai tekanan
hasil simulasi model EPANET dengan pengukuran tekanan air pada kran
pelanggan, serta pembuatan rekomendasi perbaikan sistem jaringan perpipaan
distribusi air bersih dengan menyesuaikan kriteria pipa distribusi berdasarkan
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2007
(Nugroho et al., 2019).
Mulai

Persiapan

Studi Pustaka

Data jumlah pelanggan Peta Jaringan perpipaan

Kebutuhan air

Analisis menggunakan EPANET

Output: Debit aliran, tekanan dan


kehilangan tekanan

Kesimpulan dan saran

selesai

Anda mungkin juga menyukai