0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Metode Simpleks untuk Optimasi Linear

Diunggah oleh

Deny
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Metode Simpleks untuk Optimasi Linear

Diunggah oleh

Deny
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Pendahuluan

• Metode Simpleks adalah prosedur matematis untuk menyelesaikan masalah optimasi linear
(Linear Programming), terutama jika jumlah variabel keputusan lebih dari dua.

• Dikembangkan oleh George B. Dantzig pada tahun 1947.

• Metode ini didesain untuk:

o Memaksimalkan atau meminimalkan fungsi tujuan.

o Mengatasi kendala berupa persamaan atau pertidaksamaan.

o Menggunakan pendekatan iteratif untuk mencapai solusi optimal.

Manfaat Metode Simpleks

1. Mempermudah penyelesaian masalah optimasi kompleks yang memiliki banyak variabel.

2. Memberikan solusi optimal dalam alokasi sumber daya yang terbatas.

3. Dapat diterapkan di berbagai bidang, seperti logistik, produksi, pemasaran, dan manajemen
proyek.

2. Komponen Utama dalam Linear Programming

1. Fungsi Tujuan:

o Menentukan tujuan optimasi, seperti maksimalkan keuntungan atau minimalkan biaya.

o Contoh:

2. Kendala:

o Batasan yang mengatur sumber daya atau kondisi tertentu.

o Contoh:

3. Variabel Keputusan:

o Variabel yang nilainya dicari untuk memenuhi fungsi tujuan dan kendala.
o Contoh:

3. Langkah-Langkah Metode Simpleks

Langkah 1: Formulasi Masalah

• Tentukan fungsi tujuan, kendala, dan variabel keputusan.

• Contoh:

o Fungsi tujuan: (maksimalkan).

o Kendala:

Langkah 2: Ubah ke Bentuk Standar

• Tambahkan variabel slack (SSS) untuk kendala ≤\leq≤ atau surplus (S′S'S′) untuk kendala ≥\geq≥.

• Contoh:

Langkah 3: Buat Tabel Simpleks Awal

• Tabel ini mencakup:

o Variabel dasar (basis).

o Koefisien fungsi tujuan (ZZZ).

o Kendala, variabel slack, dan nilai di ruas kanan (RHS).

• Contoh tabel awal:


Langkah 4: Pilih Pivot

• Kolom Pivot: Nilai negatif terbesar di baris fungsi tujuan (ZZZ).

• Baris Pivot: Rasio terkecil antara nilai RHS dan elemen pivot kolom.

Langkah 5: Iterasi

• Lakukan operasi baris untuk:

o Mengubah nilai pivot menjadi 1.

o Membuat elemen lain di kolom pivot menjadi 0.

• Ulangi hingga tidak ada nilai negatif di baris fungsi tujuan.

Langkah 6: Interpretasi Hasil

• Nilai variabel dasar memberikan solusi optimal.

• Contoh hasil akhir:

4. Studi Kasus

Kasus 1: Produksi Meja dan Kursi

1. Deskripsi Masalah:
o Perusahaan furnitur memproduksi meja (x1) dan kursi (x2).
o Kendala:
▪ Tukang kayu:

▪ Finishing:

o Keuntungan:
2. Tabel Simpleks Awal:

3. Hasil Akhir:
o x1 = 40, x2 = 20, keuntungan maksimum Z = 3800 (memaksimalkan).

Kasus 2: Produksi Kue Panada dan Bola-Bola Ragout

1. Deskripsi Masalah:
o CV Irah Sidarasa memproduksi dua jenis kue:
▪ Panada (x1): Rp 2000/kue
▪ Bola-bola ragout (x2): Rp 1000/kue.
o Kendala:

▪ Tepung:

▪ Telur:

o Fungsi tujuan: .
o

2. Hasil Akhir:
o x1 = 40, x2 = 50, keuntungan maksimum Z = 140000.

Anda mungkin juga menyukai