0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

Penilaian Kinerja dan Manajemen Karyawan

Diunggah oleh

edis abdul jabbar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

Penilaian Kinerja dan Manajemen Karyawan

Diunggah oleh

edis abdul jabbar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2.1.

2 Penilaian Kinerja

Bekerja merupakan kegiatan manusia untuk mengubah keadaan tertentu dari suatu lingkungan.
Perubahan yang dilakukan, pada dasarnya adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup, mempertahankan
hidup, dan memenuhi tujuan hidup. Pada dasarnya kebutuhan hidup manusia tidak hanya berupa
material, tetapi juga bersifat nonmaterial. Dalam proses memenuhi kebutuhan hidupnya itulah manusia
mungkin melakukan hal-hal yang tidak pernah dilakukan sebelumnya sehingga menumbuhkan
pengalaman bekerja dan peningkatan dalam hidupnya. Melalui proses bekerja itulah, seseorang dapat
dilihat kinerjanya.

Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu
dalam melaksanakan tugasnya. Jika dilihat dari asal katanya, kata kinerja adalah terjemahan dari kata
performance, yang menurut The Scribner – Bantam English Dictionary, berasal dari kata “to perform”
dengan beberapa “entries” yaitu: (1) melakukan, menjalankan, melaksanakan; (2) memenuhi atau
melaksanakan kewajiban suatu niat; (3) melaksanakan atau menyempurnakan tanggung jawab; (4)
melakukan suatu yang diharapkan oleh seseorang atau mesin. Berikut adalah pengertian kinerja
menurut beberapa pakar.

1. Kinerja merupakan seperangkat yang hasil yang dicapai dan merujuk pada tindakan pencapaian
serta pelaksanaan sesuatu pekerjaan yang diminta (Stolovitch and Keeps: 1992).
2. Kinerja merupakan merupakan salah satu kumpulan total dari kerja yang ada pada diri pekerja
(Griffin: 1987).
3. Kinerja dipengaruhi oleh tujuan (Mondy and Premeaux: 1993).
4. Kinerja merujuk kepada pencapaian tujuan karyawan atas tugas yang diberikan (Casio: 1992).
5. Pencapaian tujuan yang telah ditetapkan merupakan salah satu tolok ukur kinerja individu. Ada
tiga kriteria dalam melakukan penilaian kinerja individu, yakni: (a) tugas individu; (b) perilaku
individu; dan (c) ciri individu (Robbin: 1996).

Sistem manajemen kinerja merupakan sebuah proses yntuk mengidentifikasi, mengukur, dab
mengevaluasi kinerja karyawan dalam perusahaan. Perusahaan perlu menerapkan sistem manajemen
kinerja yang baik agar para karyawan merasa adil dan nyaman melaksanakan pekerjaannya. Kinerja
karyawan dapat dijadikan sebagai dasar dalam peningkatan pekerjaan (promosi), kenaikan kompensasi,
mutase, dan pemberhentan kerja. Melalui proses penilaian kinerja dapat diketahui hasil dari
organisasional tersebut, tercapai atau tidaknya tujuan organisasi.
Strategi Manajemen Penilaian Akibat Tujuan
Operasional Kinerja Kinerja Penilaian Organisasion
Kinerja al

Gambar Error! No text of specified style in document.-1 Hubungan antara Strategi Organisasional dengan Sistem Manajemen
Kinerja, Penilaian Kinerja, dan Tujuan Organisasional.

Penilaian kinerja adalah proses yang dilakukan organisasi untuk mengevaluasi atau menilai keberhasilan
karyawan dalam melaksanakan tugasnya. Penilaian dapat dilakukan dengan membandingkan hasil kerja
yang dicapai karyawan dengan standar pekerjaan. Bila hasil kerja karyawan lebih dari standar karyawan,
maka dapat dikatakan kinerja seorang karyawan termasuk pada kategori baik. Bagi suatu perusahaan
penilaian kinerja memiliki berbagai manfaat antara lain, evaluasi antar individu dalam organisasi,
pengembangan dalam diri individu, pemeliharaan sistem, dan dokumentasi.

Anda mungkin juga menyukai