0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan2 halaman

Riset Operasi: Optimalisasi Produksi Roti

Diunggah oleh

syelmacristanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan2 halaman

Riset Operasi: Optimalisasi Produksi Roti

Diunggah oleh

syelmacristanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tugas 2 Riset Operasi

Nama : Syelma Cristanti Amta Putri


NIM : 049054432

[Link]. Bogarasa menghasilkan dua macam roti yaitu roti coklat dan roti keju. Setiap
unit produk roti coklat memerlukan bahan baku A = 2 kg dan bahan baku B = 1 kg.
Setiap unit produk roti keju memerlukan bahan baku A = 1 kg dan bahan baku B = 3
kg. Jumlah bahan baku A yang bisa disediakan perusahaan sebanyak 6.000 kg dan
bahan baku B sebanyak 9.000 kg. Sumbangan terhadap laba setiap produk roti coklat
sebesar Rp 3.000 dan setiap produk roti keju Rp 2.000
Saudara tentukan jumlah produk roti coklat, jumlah produk roti keju dan laba
maksimum dengan metode simpleks!

[Link] metode transportasi yang telah Saudara pelajari ada beberapa masalah dan
penyimpangan yaitu kapasitas tidak sama dengan kebutuhan. Agar dapat diselesaikan
dengan metode-metode yang ada, Saudara jelaskan solusinya apabila terjadi:
[Link] kapasitas melebihi kebutuhan
[Link] kebutuhan melebihi kapasitas

Jawab:
1. Kita dapat merumuskan masalah ini ke dalam bentuk program linier sebagai berikut:
Variabel Keputusan:
( x_1 ) = Jumlah produk roti coklat
( x_2 ) = Jumlah produk roti keju
Fungsi Tujuan: Maksimalkan laba ( Z = 1500x_1 + 1000x_2 )
Kendala:Bahan baku A: ( 2x_1 + x_2 \leq 6000 )
Bahan baku B: ( x_1 + 3x_2 \leq 9000 )
Non-negativitas: ( x_1, x_2 \geq 0 )

Penyelesaian dengan Metode Simpleks


Kita akan menyelesaikan masalah ini menggunakan metode simpleks.
Pertama, kita perlumengonversi masalah ke dalam bentuk standar. Kemudian, kita
dapat menggunakan tabelsimpleks untuk menemukan solusi optimal.

Setelah melakukan perhitungan,


= jumlah produk roti coklat yang harus diproduksi adalah 3000 unit
= jumlah produk roti keju yang harus diproduksi adalah 2000 unit
= laba maksimum yang dapat diperoleh adalah Rp 7.500.000

2. Solusi untuk Masalah Kapasitas dan Kebutuhan dalam Metode Transportasi


a. Jumlah Kapasitas Melebihi Kebutuhan
Ketika kapasitas melebihi kebutuhan, berikut adalah beberapa solusi yang dapat
dilakukan:
● Optimasi Kapasitas: Menggunakan metode optimasi untuk memastikan bahwa
kapasitas yang ada digunakan seefisien mungkin. Ini bisa melibatkan penjadwalan
yang lebih baik atau penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi.
● Penyesuaian Kapasitas: Mengurangi kapasitas untuk lebih sesuai dengankebutuhan.
Ini bisa melibatkan pengurangan jumlah kendaraan atau rute, ataupenyesuaian ukuran
kendaraan.
● Pencarian Peluang Baru: Mencari peluang baru untuk menggunakan kapasitas
yangberlebih. Ini bisa melibatkan pengembangan produk atau layanan baru, atau
mencaripasar baru.

b. Jumlah Kebutuhan Melebihi Kapasitas


Ketika kebutuhan melebihi kapasitas, berikut adalah beberapa solusi yang dapat
dilakukan:
● Peningkatan Kapasitas: Menambah kapasitas untuk memenuhi kebutuhan. Ini bisa
melibatkan pembelian kendaraan baru, penambahan rute, atau peningkatan
ukurankendaraan.
● Prioritasi Kebutuhan: Menggunakan metode prioritas untuk menentukan kebutuhan
mana yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Ini bisa melibatkan penilaian
berdasarkanurgensi, pentingnya, atau nilai bagi organisasi.
● Outsourcing: Jika peningkatan kapasitas tidak mungkin atau tidak
efisien,outsourcing bisa menjadi solusi. Ini melibatkan penggunaan pihak ketiga
untukmemenuhi kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi oleh kapasitas [Link]
adalah tabel ringkasan solusi yang dapat dilakukan :

Sumber EKMA4413

Anda mungkin juga menyukai