Sebuah perusahaan memproduksi tiga jenis produk X1, X2, X3.
Perusahaan ingin memaksimalkan keuntungan
yang dinyatakan oleh fungsi objektif:
Minimalkan Z=2X1+3X2+4X3
Subjek pada kendala:
1. X1+X2+X3 ≥ 20
2. 2X1+X2+3X3 ≥ 30
3. X1, X2, X3 ≥ 0
Langkah pertama Mengubah ke bentuk standar
Karena ini adalah masalah minimasi dengan tanda ≥, tambahkan variabel surplus (S1, S2) dan variabel buatan
(A1, A2)
X1 + X2 + X3 − S1 + A1=20
2X1 + X2 + 3X3 − S2 + A2=30
Fase 1 = W=A1 + A2
Tabel Awal Simpleks Fase 1
Basis X1 X2 X3 S1 S2 A1 A2 RHS
A1 1 1 1 -1 0 1 0 20
A2 2 1 3 0 -1 0 1 30
w -3 -2 -4 1 1 -1 -1 -50
Fase 2 = Setelah variabel buatan (A1, A2 ) keluar dari basis, gunakan fungsi objektif asli:
Z=2X1 + 3X2 + 4X3
Tabel Akhir Fase Kedua (Solusi Optimal)
Basis X1 X2 X3 S1 RHS
X1 1 0 0 -0.5 10
X3 0 0 1 0.5 10
z 0 0 0 0 40
Variabel X1 dan X3 menjadi bagian dari basis, dengan nilai masing-masing X1 = 10 dan X3 = 10.
Variabel X2 dan S1 tidak termasuk dalam basis, sehingga nilainya X2 = dan S1 = 0
Fungsi Objektif = Nilai Z = 40, menunjukkan biaya minimum tercapai.
Semua nilai Cj − Zj ≥ 0 menandakan bahwa solusi optimal telah ditemukan.
Hasil Akhir
Nilai optimal: Z=40 pada X1 = 10,X2 = 0,X3 =10
Artinya, untuk mencapai biaya minimum sebesar 40, perusahaan perlu mengalokasikan sumber daya sehingga
10 unit X1 dan 10 unit X3 diproduksi, sementara X2 tidak diproduksi.