Kala IV dimulai dari lahirnya plasenta selama 1-2 jam atau kala/fase setelah
plasenta dan selaput ketuban dilahirkan sampai dengan 2 jam post partum. Kala ini
terutama bertujuan untuk melakukan observasi karena perdarahan postpartum
paling sering terjadi pada 2 jam pertama. Darah yang keluar selama perdarahan
harus ditakar sebaik-baiknya. Kehilangan darah pada persalinan biasanya
disebabkan oleh luka pada saat pelepasan plasenta dan robekan pada serviks dan
perineum. Rata-rata jumlah perdarahan yang dikatakan normal adalah 250 cc,
biasanya 100-300 cc.
1. Jenis-Jenis Persalinan
Menurut (Kusumawardani, 2019) jenis-jenis persalinan dibagi menjadi tiga,
diantaranya :
a. Persalinan spontan adalah suatu proses persalinan secara langsung
menggunakan kekuatan ibu sendiri.
b. Persalinan buatan adalah proses persalinan yang berlangsung dengan bantuan
atau pertolongan dari luar seperti: ekstraksi forcep vaccum atau dilakukan opersai
sectin caesaerea (SC).
Persalinan anjuran adalah persalinan yang terjadi ketika bayi sudah cukup mampu
bertahan hidup diluar Rahim atau siap dilahirkan. Tetapi dapat muncul kesulitan
dalam proses persalinan, sehingga membutuhkan bantuan rangsangan dengan
pemberian Pitocin atau prostaglandin (Kusumawardani, 2019)