INSTRUMEN DALAM PENELITIAN R&D
Disusun Sebagai Salah Satu Tugas Terstruktur Mandiri
Dalam Mengikuti Perkuliahan Metode Penelitian Pendidikan
(Penulisan Tesis)
Mata Kuliah: Metode Penelitian Pendidikan (Penulisan Tesis)
Dosen Pengampu : Prof. Dr. Mardianto, [Link]
Dr. Haidir, [Link]
Disusun Oleh:
Arini Siregar 0331224055
Dwi Indah Handayani 03312240
Siti Nurhaliza 0331224018
Semester III/PAI-B Non Reguler
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA
UTARA MEDAN
2023
KATA PENGANTAR
Ucapan rasa syukur senantiasa dihaturkan kepada Allah SWT, karena-Nya lah
Penulis bisa menyelesaikan tulisan ini diwaktu yang tepat. Sholawat beriringan salam
semoga tetap tercurah kepada Rasulullah SAW. Penulis sangat berterimakasih kepada
semua pihak yang telah berkontribusi dalam hal ini baik berupa sumbangan ide maupun
yang lainnya dalam mempersiapkan makalah ini. Besar harapan Penulis kiranya tulisan
ini mampu menambah wawasan pengetahuan bagi orang yang mendalaminya.
Makalah ini dibuat berdasarkan intruksi silabus mata kuliah Metode Penelitian
Pendidikan (Penulisan Tesis) “Langkah-langkah Research And Development” dengan
tujuan untuk memenuhi salah satu kewajiban sebagai mahasiswa dalam mengikuti
perkuliahan Metode Penelitian Pendidikan (Penulisan Tesis). Karena terbatasnya ilmu
pengetahuan dan pengalaman, Penulis meyakini masih didapati banyak sekali kekurangan
dalam tulisan ini, dari segi materi maupun keterkaitan materi yang satu dengan yang
lainnya. Dengan demikian, Penulis tetap siap menerima kritik dan saran yang bersifat
membangun dari Pembaca untuk menyempurnakan tulisan Penulis dikemudian harinya.
Medan, 28 November 2023
Penulis
2
BAB I
PENDAHULUAN
Kegiatan penelitian adalah suatu cara dalam memperoleh pengetahuan atau
memecahkan permasalahan yang dihadapi, dilakukan secara ilmiah, sistematis dan logis,
dan menempuh langkah-langkah tertentu. Dalam penelitian di bidang apapun pada
umumnya langkah-langkah itu mempunyai kesamaan, walaupun dalam beberapa hal
sering terjadi pelaksanaanya dimodifikasi oleh peneliti yang bersangkutan sesuai dengan
situasi dan kondisi yang dihadapi. Sebagai salahsatu rangkaian modul dalam mata kuliah
Penelitian Pendidikan, modul ini hanya akan menyajikan materi yang berkenaan dengan
instrumen dan pengumpulan data. Oleh karena itu pemahaman dan hasil belajar yang
tuntas pada modul-modul sebelumnya merupakan bekal yang penting bagi Anda untuk
dapat memahami secara baik modul ini. Modul ini berisi dua kegiatan belajar, yaitu:
kegiatan belajar bagian kesatu menyajikan tentang instrumen penelitian dan kegiatan
belajar kedua menyajikan teknik pengumpulan data penelitian. Antara materi yanng
kesatu dan kedua hendaknya disajikan secara berkesinambungan sebab materi yang satu
dengan lainnya saling terkait serta tersusun secara berurutan sehingga materi kedua tidak
bisa disajikan terlebih dahulu.
Menyusun instrumen merupakan langkah penting dalam pola prosedur penelitian.
Instrumen berfungsi sebagai alat bantu dalam mengumpulkan data yang diperlukan.
Bentuk instrumen berkaitan dengan metode pengumpulan data, misal metode wawancara
yang instrumennya pedoman wawancara. Metode angket atau kuesioner, instrumennya
berupa angket atau kuesioner. Metode tes, instrumennya adalah soal tes, tetapi metode
observasi, instrumennya bernama chek-list. Menyusun instrumen pada dasarnya adalah
menyusun alat evaluasi, karena mengevaluasi adalah memperoleh data tentang sesuatu
yang diteliti, dan hasil yang diperoleh dapat diukur dengan menggunakan standar yang
telah ditentukan sebelumnya oleh peneliti.
3
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN INSTRUMEN PENELITIAN
Instrumen penelitian adalah komponen penting dalam penelitian ilmiah karena
menutup kemungkinan instrumen dari suatu penelitian dapat digunakan kembali oleh
penelitian lain yang memiliki keterkaitan dan kebutuhan yang sama. Artinya instrumen
penelitian dapat menjadi aset ilmiah bagi seorang peneliti yang mengembangkannya.
Pengembangan instrumen dapat dilakukan dengan mengikuti metode penelitian dan
pengembangan. Peneliti dapat mengikuti semua langkah-langkah kerja yang ditawarkan
atau memodifikasi langkah kerja sesuai instumen adalah alat yang digunakan dalam
mengumpulkan data penelitian, pengukuran dan penilaian. Jika instrumen memiliki
keandalan yang tinggi tidak kebutuhan penelitiannya. Instrumen penilaian kinerja dosen
yang dikembangkan menjadi produk penelitian pengembangan, yang dapat digunakan
untuk melaksanakan pengukuran dan penilaian kinerja dosen pada sebuah program atau
lembaga.
Instrument penelitian adalah alat yang membantu peneliti untuk mengumpulkan
data. Kualitas instrument akan menentukan kualitas data yang dikumpulkan. Sehingga,
menyiapkan instrument untuk kegiatan penelitian merupakan salah satu Langkah
terpenting yang harus dipahami dengan baik oleh peneliti. Menurut (Notoatmodjo, 2010),
Instrumen penelitian merupakan peralatan yang dipakai untuk memperoleh data, dengan
menggunakan kuesioner, lembar observasi dan lembar pencatatan data. Penelitian ini
membutuhkan data yang valid, sehingga data yang didapatkan harus bisa
dipertanggungjawabkan.
Arikunto (2016) berpendapat bahwa instrument penelitian merupakan peralatan
yang digunakan peneliti dalam memproses pendataan agar memudahkan pekerjaan dan
menghasilkan data yang lebih baik, akurat, lengkap dan konsisten, sehingga proses
pengolahan data juga menjadi lebih mudah. Menurut (Indrawan & Yaniawati, 2017),
Instrumen penelitian adalah perangkat ukur yang termasuk faktor terpenting dalam
mengumpulkan data, sehingga data yang diperoleh sesuai dengan harapan dari penelitian
tersebut.
4
B. INSTRUMEN DALAM PENELITIAN R&D
Metode research & Development yang biasa disingkat (R&D) sama maknanya
dengan metode penelitian pengembangan. Menurut Borg and Gall (1983:772)
Educational Research and development (R&D) is a process used to develop and validate
educational products. Sukmadinata (2008) Research & Development adalah pendekatan
penelitian untuk menghasilkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang
sudah ada. Menurut Sugiyono (2009: 407) metode research & Development adalah
metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan sebuah produk tertentu, dan
menguji keefektifan produk tersebut.
Berdasarkan beberapa pengertian ahli di atas penulis menyimpulkan bahwa
Metode Research & Development (R&D) adalah metode penelitian yang menghasilkan
sebuah produk dalam bidang keahlian tertentu, yang diikuti produk sampingan tertentu
serta memiliki efektifitas dari sebuah produk tersebut. Produk yang dimaksud dapat secara
kongkret seperti tabel di bawah ini.(Budiyono Saputro: 2010)
Tabel 2.1 Produk Metode Research & Development (R&D)
No Bidang Research Contoh Produk
1 Manajemen Pendidikan Model Manajemen Pelatihan IPA
Terpadu
2 Pendidikan IPA Buku Materi IPA Terpadu
3 Komputer Software
Instrument yang dipakai untuk menguji coba kelayakan produk yang dihasilkan
yaitu dengan menggunakan instrument yang meliputi: (Yudi Hari:2020)
1) Lembar validasi isi
2) Lembar validasi rencana pelaksanaan pembelajaran
3) Lembar validasi tes penguasaan materi
4) Lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran
5) Lembar observasi aktivitas mahasiswa
6) Lembar angket respon mahasiswa
7) Hasil tes penguasaan materi
5
C. Langkah Pengembangan Instrumen
Meskipun banyak instrumen tersedia yang dihasilkan oleh para peneliti sebelumnya, namun
ada kalanya peneliti harus mengembangkan sendiri intrumen penelitiannya. Beberapa langkah
dasar yang dapat dilakukan oleh peneliti dalam mengembangkan intrumen antara lain:
a) Terlebih dahulu harus memahami pendekatan yang dapat digunakan untuk mengukur sifat
atau perilaku yang menjadi objek penelitian;
b) Melakukan kajian bahan bacaan terkait topik penelitian kemudian melakukan diskusi
dengan teman sebaya (peer review) yang membahas pendekatan yang akan dilakukan untuk
mengukur masing-masing variabel penelitian;
c) Bertanya pada beberapa orang yang ahli (profesional) dibidang yang akan dikaji untuk
meninjau item yang dibuat, mulai dari keterbacaan, pemaknaan, tingkat kebiasan, dan
tingkat kerumitan;
d) Menentukan sampel kecil yang sama dengan sampel yang akan digunakan dalam penelitian
sebenarnya, kemudian ujicobakan. Sehingga dapat diketahui validitas dan reliabilitas
instrumennya.
e) Melakukan revisi, pengurangan, perubahan dan bahkan penambahan item jika diperlukan,
tergantung hasil dari uji coba instrumen.
Research and Development dalam upaya pengambangan model bidang kependidikan
merupakan jenis penelitian multi tahap, dimana setidaknya peneliti harus melakukan tiga
jenis penelitian dalam satu periode penelitian. Beberapa instrumen yang dapat digunakan
oleh peneliti berdasarkan tahapan penelitiannya:
a) Penelitian pendahuluan; dalam studi ini instrumen yang dapat digunakan oleh peneliti
antara lain: angket, wawancara dan dokumentasi.
6
b) Pengembangan model konseptual; dalam mengembangkan model konseptual, peneliti
harus melalui beberapa tahap seperti: pengembangan model, serta validasi model.
Instrumen penelitian diperlukan oleh peneliti pada fase validasi model. Instrumen yang
dapat digunakan oleh peneliti dalam validasi model antara lain: angket atau daftar
pertanyaan dalam kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) dan wawancara terstruktur.
c) Uji Coba Model; dalam kegiatan uji coba model, peneliti harus mempersiapkan
beberapa instrumen untuk mengevaluasi proses dan hasil eksperimen yang dilakukan.
Dalam evaluasi proses peneliti dapat menggunakan angket (kuantitatif) jika peneliti
bermaksud menggali lebih dalam tentang informasi dalam evaluasi proses
(triangulation mixed method) maka peneliti dapat juga melakukan triangulasi dengan
wawancara dan bahkan observasi partisipan.
D. Langkah-Langkah Penyusunan Instrumen
Ada beberapa langkah umum yang biasa ditempuh dalam menyususn instrumen
penelitian (Sugiyono, 2013). Langkah-langkah tersebut adalah: 1. Analisis Variabel
Penelitian Menganalisis setiap variabel menjadi subvariabel kemudian
mengembangkannya menjadi indikator-indikator merupakan langkah awal sebelum
instrumen itu dikembangkan. 2. Menetapkan Jenis Instrumen Jenis instrumen dapat
ditetapkan manakala peneliti sudah memahami dengan pasti tentang variabel dan
indikator penelitiannya. Satu variabel mungkin hanya memerlukan satu jenis instrumen
atau meungkin memerlukan lebih dari satu jenis instrumen. 3. Menyusun Kisi-Kisi atau
Layout Instrumen Kisi-kisi instrumen diperlukan sebagai pedoman dalam merumuskan
item instrumen. Dalam kisi-kisi itu harus mencakup ruang lingkup materi variabel
penelitian, jenis-jenis pertanyaan, banyaknya pertanyaan, serta waktu yang dibutuhkan.
Selain itu, dalam kisi-kisi juga harus tergambarkan indikator atau abilitas dari setiap
variabel. Misalnya, untuk menentukan prestasi belajar atau kemampuan subjek penelitian,
diukur dari tingkat pengetahuan, pemahaman, aplikasi, dan sebagainya. 4. Menyusun Item
Instrumen Berdasarkan kisi-kisi yang telah disusun, langkah selanjutnya adalah menyusun
item pertanyaan sesuai dengan jenis instrumen yang akan digunakan. 5. Mengujicobakan
Instrumen Uji coba instrumen perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat reabilitas dan
validitas serta keterbacaan setiap item. Mungkin saja berdasarkan hasil uji coba ada
sejumlah item yang harus dibuang dan diganti dengan item yang baru, setelah mendapat
7
masukkan dari subjek uji coba.
8
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
B. SARAN
9
DAFTAR PUSTAKA
Hari Rayanto, Yudi. Sugianti. 2020. Penelitian Pengembangan Model ADDIE dam R2D2 :
Teori dan [Link]:Lembaga Academic & research institute
Saputro. [Link] Penelitian Pengembangan (Research &
Development) Bagi penyusun Tesis dan [Link]:Aswaja Pressindo
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R
& D. Bandung: Alfabeta
10