Tinjauan Pustaka Penelitian Pemasaran Beras
Tinjauan Pustaka Penelitian Pemasaran Beras
TINJAUAN PUSTAKA
terdahulu penulis tidak menemukan penelitian dengan judul yang sama seperti
6
Pemasaran Dalam deskriptif dan menghasilkan strategi yang paling
Meningkatkan menggunakan dominan digunakan untuk
Volume Penjualan analisis meningkatkan volume penjualan
Beras Pada PO. SWOT beras yaitu strategi SO dan ST. Dari
Sinar Rezeki di hasil perhitungan analisis SWOT
Pesawaran (Efriyanti yang dimana menghasilkan nilai
dan Febriyasari, strength 2,05, weakness 0,90,
2020) opportunity 1,40 dan threat 0,90.
Berdasarkan hasil dari analisis
SWOT tersebut menunjukan posisi
PO. Sinar Rezeki berada di kuadran I
yaitu growth, dimana pada kuadran
ini PO. Sinar Rezeki memiliki
peluang dan kekuatan sehingga dapat
memanfaatkan peluang yang ada.
4 Analisis Strategi Analisis Hasil kombinasi matrik SWOT yang
Pemasaran Untuk SWOT dan berpengaruh yaitu strategi SO dan
Meningkatkan Matriks BCG ST yang dapat diterapkan guna
Penjualan Beras meningkatkan penjualan.
Pada Pabrik Berdasarkan hasil analisis BCG,
Penggilingan yang diperoleh nilai tingkat
Sumber Gede pertumbuhan pasar 0,186%,
(Narundana, dkk., sedangkan hasil perhitugan pangsa
2021) pasar relatif 1,29% atau 0,0129%
kali. Dari hasil perhitungan
menunjukan bahwa Pabrik
Penggilingan Sumber Gede berada
pada kuardan I, yaitu Daerah Tanda
Tanya ( Question Mark) , bagian
kuardan I yang memiliki posisi
pangsa pasar relative rendah, tapi
memiliki tingkat pertumbuhan
pangsa pasar yang tinggi.
5 Penerapan Strategi Analisis Data Strategi yang dapat diterapkan adalah
Kekuatan dan IE (IFAS dan strategi agresif yaitu dengan cara
Peluang Usaha EFAS) mempertahankan mutu dan kualitas
Dalam Upaya Analisis produk, meningatkan keterampilan
Meningkatkan SWOT administrasi, perbaikan dalam proses
Volume Penjualan penggilingan dan menciptakan
Beras Medium lembaga pemberdayaan petani.
(Studi Kasus UD. Lancar bisa memanfaatkan
Penggilingan Padi peluang yang ada dengan baik dan
UD. Lancar) mendukung kebijakan pertumbuhan
(Handayati dan yang agresif, yaitu mempertahankan
Susanti, 2019). mutu atau kualitas produk agar
konsumen tetap memilih beras
7
medium dibandingkan beras
premium Serta metode pendekatan
Antara pemasok (petani) dengan
pengusaha penggilingan padi.
6 Strategi Pemasaran Analisis Kelompok tani Banjarsari berada
Beras Organik di SWOT pada kuadran I (strategi agresif)
Desa Bareng yaitu menunjukkan situasi yang
Kecamatan Bareng sangat menguntungkan bagi
Kabupaten Jombang kelompok tani Banjarsari karena
(Solehah, dkk., memiliki peluang dan kekuatan
2021) sehingga dapat memanfaatkan
kesempatan yang ada. Dengan
adanya penelitian ini diharapkan
kelompok tani Banjarsari dapat
memperluas pangsa pasar, menjaga
kualitas beras organic dan
memperbaiki kemasan produk.
7 Strategi Pemasaran Analisis Posisi pemasaran dengan analisis
Beras Organik di SWOT dan matrik IE dengan hasil berada pada
Kelompok Tani Matrix kuadran IV artinya pada kuadran
Pangudi Bogo Desa QSPM tersebut kelompok tani Pangudi
Dlingo Kecamatan Bogo dalam pemasaran beras
Mojosongo organik perlu strategi tumbuh dan
Kabupaten Boyolali membangun (Build and Growh) dari
(Ramadhani, dkk., hasil analisis QSPM menunjukkan
2019) prioritas strategi yang dapat di
terapkan adalah memperbaiki
kualitas SDM dengan pelatihan
pemasaran atau pemanfaatan
teknologi komunikasi (social
media) untuk pemasaran yang
mengikutsertakan pemuda.
8 Strategi Pemasaran Analisis Strategi pemasaran beras organik
Beras Organik di SWOT dengan menggunakan analisis
Tempek Gunungsari SWOT yaitu: Strategi SO, menjaga
Pada Subak kualitas produk dengan bertujuan
Jatiluwih (Dewi, meraih hati pelanggan dan
2021) memanfaatkan peluang yang ada
merupakan salah satu cara yang bisa
mengalahkan pesaing. ST, menjaga
harga beras organik yang lebih
terjangkau dari pesaing sehingga
tetap menjaga kestabilan harga dari
komoditi yang lain. WO,
meningkatkan sosialisasi dan
promosi beras organik agar selalu
8
menarik perhatian terhadap para
konsumen. WT, meningkatkan
kualitas sumber daya manusia agar
mampu menciptakan daya saing
yang tinggi, dengan berinovasi
menciptakan produk untuk
mengalahkan produk pesaing
lainnya.
9 Analisis Strategi Analisis Alternatif strategi penetrasi dan
Pemasaran Beras SWOT pengembangan pasar diantaranya: 1)
Merek Ciberang di mempererat kemitraan antar petani
Kabupaten Lebak padi dengan membentuk koperasi, 2)
(Mubarok, dkk., berpartisipasi pada kegiatan
2021) pameran-pameran untuk
memperkenalkan produk beras
merek Ciberang kepada masyarakat
luas, 3) menjajaki peluang pemasok
beras di instansi pemerintah daerah,
4) Meningkatkan anggaran untuk
kegiatan promosi, 5) memasarkan
produk melalui teknologi internet
dan media sosial, 6) menambah
agen/distributor di luar daerah dan
ritel setempat, 6) merekrut SDM
terampil dalam administrasi
keuangan dan pemasaran online.
10 Strategi Pemasaran Analisis Faktor internal yang berpengaruh
Beras Pada SWOT adalah memanfaatkan kualitas
Agroindustri di produk dengan citra rasa yang enak
Kabupaten dan lokasi yang strategis serta
Bojonegoro (Darsan menambah varian kemasan untuk
dan Dawud, 2021) mengembangkan pemasaran beras
sedangakan faktor eksternal adalah
mengganti teknologi manual menjadi
teknologi automatis yang efesien
guna meningkatkan kualitas
produksi. Alternatif strategi yang
baik yang dapat dilakukan untuk
pengembangan pemasaran beras
pada agroindustri beras adalah
strategi Agresif, dimana
memanfaatkan kekuatan yang ada
untuk memanfaatkan peluang.
9
2.2. Landasan Teori
Sugiyono (2017) mengatakan bahwa landasan teori adalah alur logika atau
disusun secara sistematis. Suatu penelitian baru tidak bisa terlepas dari penelitian
(Abidin 2015).
bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Beras adalah butir padi yang telah dibuang
kulit luarnya atau sekamnya menjadi dasar dedak kasar. Dedak halus berasal dari
beberapa sel biji yang terlepas waktu proses penggilingan. Dedak kasar biasanya
dapat dimanfaatkan untuk bahan bakar atau digunakan sebagai campuran pakan
Beras merupakan salah satu komoditas penting dari sendi kehidupan sosial
Indonesia yang sangat penting karena lebih dari 90% masyarakat Indonesia
10
Indonesia adalah sebagai makanan pokok karena hampir seluruh produk Indonesia
sumber nutrisi penting dalam struktur pangan, sehingga aspek penyediaan menjadi
hal yang sangat penting mengingat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar.
utama, saat ini telah terbiasa dengan konsumsi nasi dalam keseharian mereka.
Begitu pula dengan masyarakat Maluku, Sulawesi Utara, Madura, dan sebagainya
(Astawan, 2004).
Secara umum, beras adalah bahan makanan yang dapat memenuhi nutrisi
dalam tubuh. Beras banyak mengandung vitamin, mineral dan protein yang
diperlukan oleh tubuh. Secara umum beras dibagi menjadi tiga jenis, yaitu beras
putih merupakan jenis beras yang ditanak menjadi nasi untuk di konsumsi secara
merupakan sumber warna merah atau ungu. Beras ketan adalah jenis beras yang
tidak dikonsumsi secara rutin, beras ketan bisa dijadikan bahan pembuat kue
Pemasaran (Marketing) adalah suatu sistem total total dari kegiatan bisnis
kepada para konsumen saat ini maupun konsumen potensial. Dalam perusahaan
11
bisnis pemasaran menghasilkan pendapatan yang dikelola oleh orang-orang
tertentu tanpa melupakan tanggung jawab sosial (Abdullah dan Tantri, 2012).
pemasaran adalah ”Suatu proses sosial dengan mana individu dan kelompok
mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan
dan kebutuhan konsumen. Konsep pemasaran tersebut dapat dicapai dengan usaha
12
kebijaksanaan produk, harga, promosi dan distribusi yang tepat sesuai dengan
1. Kebutuhan
perlindungan, keamanan, hak milik, harga diri dan beberapa hal lain untuk bisa
hidup.
2. Keinginan
3. Permintaan
permintaan apabila didukung oleh daya beli. Banyak orang yang menginginkan
berbagai macam produk dengan harga sangat mahal, hanya sedikit orang yang
mengukur tidak hanya berapa orang menginginkan produknya, tetapi yang lebih
13
4. Produk
kebutuhan atau keinginan. Pentingnya suatu produk fisik bukan terletak pada
kepemilikannya, tetapi pada jasa yang yang dapat diberikannya, jasa juga
diberikan oleh sarana lain seperti orang, tempat, kegiatan, organisasi atau gagasan.
Karena itu istilah produk meliputi produk fisik, produk jasa, dan saran lain yang
menggunakan istilah lain untuk produk seperti penawaran, pemuas atau sumber
daya.
tawaran yang dianggap memberikan nilai yang paling banyak. Nilai dapat dilihat
terutama sebagai kombinasi mutu, jasa dan harga (QSP: quality, service, price),
yang disebut tiga serangkai nilai pelanggan. Nilai meningkat jika mutu dan
layanannya meningkat serta menurun jika harga meningkat. Lebih khusus lagi
satu dari cara orang mendapatkan produk yang mereka inginkan (Kotler, 2012).
14
Transaksi adalah perdagangan nilai antara dua pihak. Transaksi adalah satuan
dasar pertukaran. Transaksi yang menyangkut beberapa dimensi, paling tidak dua
hal yang bernilai, kondisi yang disepakati, waktu kesepakatan dan tempat
kesepakatan.
7. Pasar
kebutuhan atau keinginan. Jadi ukuran pasar tergantung pada banyaknya orang
yang memiliki kebutuhan, mempunyai sumber daya yang menarik bagi orang lain,
dan ingin menawarkan sumber daya ini sebagai ganti apa yang mereka inginkan.
Pada mulanya istilah pasar berarti tempat dimana pembeli dan penjual berkumpul
untuk saling menukar barang mereka, seperti lapangan di desa-desa. Para ahli
ekonomi menggunakan istilah pasar untuk merujuk pada suatu kumpulan pembeli
dan penjual yang mentransaksikan produk dan kelas produk tertentu. Tetapi
Hubungan antara industri dan pasar ditunjukkan pada gambar 2.1. Penjual dan
Pembeli dihubungkan oleh empat arus. Penjual mengirim barang dan jasa dan
15
Komunikasi
Barang/Jasa
Industri (Sekumpulan Pasar (Sekumpulan
Penjual) Pembeli)
Uang
Informasi
Pemasar adalah seseorang yang mencari sumber daya dari orang lain dan
mau untuk menawarkan sesuatu yang berharga dalam pertukaran. Dalam situasi
normal, pemasar adalah perusahaan yang melayani pasar pemakain akhir yang
juga berhadapan dengan para pesaing. Setelah memeriksa konsep-konsep ini, kita
tangan produsen ke tangan konsumen. Berbagai jenis kegiatan dan proses yang
sebagai berikut:
16
1. Fungsi Pertukaran; Fungsi pemasaran jenis pertukaran meliputi:
a. Pembelian
dalam pemasaran itu perlu dimengerti proses atau kegiatan apa yang
b. Penjualan
penjualan tidak ada tanpa pembelian. Di dalam pembelian dan penjualan itu
a. Transportasi
dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Proses ini menciptakan kegunaan
tempat (place utility). Dalam kegiatan dan proses pemindahan ini dipersoalkan
bagaimana caranya, apakah menggunakan mobil, pesawat, truk, kereta api, kapal
laut atau dibawa perseorangan dan lain sebagainya. Bagaimana cara-cara memuat
b. Pergudangan (storage)
selesai diproduksi atau dibeli sampai saat dipakai atau dijual di masa yang akan
datang. Pergudangan menciptakan kegunaan waktu (time utility), dan dapat terjadi
17
di mana pun juga sepanjang arus antara produsen dan konsumen. Jadi dapat
a. Standardisasi
b. Pembelanjaan (financing)
Dalam kegiatan atau proses pemasaran terdapat banyak risiki seperti risiko
hilang, risiko lepas kepemilikan, lepas pengawasan, turun harga, rusak, terbakar
dan lain sebagainya. Agar risiko itu dapat dihindarkan atau diperkecil maka
18
d. Penerangan pasar (market information)
kesempatan dan peluang yang ada dalam pemasaran, sehinga posisi perusahan di
harga penawaran pada konsumen. Para produsen yang memperhatikan harga yang
konsumen tentang barang atau jasa yang diproduksi oleh suatu perusahaan
(Manap, 2016).
Seperti yang kita ketahui strategi pemasaran adalah himpunan asas yang
secara tepat dan layak dilaksanakan oleh perusahaan guna mencapai sasaran pasar
yang dituju dalam jangka panjang, dalam strategi pemasaran terdapat beberapa
19
acuan pemasaran yang menetapkan komposisi terbaik dari kempat komponen atau
memberi petunjuk tentang arah tujuan dari berbagai usaha yang penting untuk
perusahaan akan dampak dari berbagai aktivitas atau program pemasaran terhadap
permintaan produk atau lini produknya di pasar sasaran tertentu. Perusahaan bisa
menggunakan dua atau lebih program pemasaran secara bersamaan, sebab setiap
sejalan dan terintegrasi dengan sinergistik. Mekanisme ini disebut sebagai strategi
untuk produknya. Atas dasar ini maka dapatlah dikatakan bahwa tujuan dan
20
yang perlu diselesaikan untuk melakukan perencanaan yang efektif. Perusahaan
promosi mereka dengan yang dilakukan oleh para pesaing dekatnya. Dengan cara
pemasaran ada suatu sisi yang perlu diperhatikan yaitu budaya. Bahwa
saja itu telah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan perilaku
(Sedarmayanti, 2014).
Kesalah pahaman tidak hanya pada praktek penjualan tetapi juga pada struktur
organisasi perusahaan. pada hakekatnya kedua istilah tersebut memiliki arti dan
21
ruang lingkup yang berbeda. Pemasaran memiliki arti yang lebih luas meliputi
pemasaran itu sendiri. Dengan demikian penjualan adalah tidak sama dengan
daya manusia, riset dan pengembangan dan seterusnya sehingga tidak mungkin
penjualan produk maupun jasa tidak dikelola dengan baik maka secara langsung
diharapkan tidak tercapai dan pendapatan pun akan berkurang. Defenisi penjualan
sangat luas. Beberapa ahli menyebutkan sebagai ilmu dan beberapa yang lain
Menjual adalah Ilmu dan Seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan oleh penjual
untuk mengajak orang lain agar bersedia membeli barang atau jasa yang
22
Aktifitas penjualan banyak dipengaruhi oleh faktor tertentu yang dapat
kemampuan penjual (skill), kondisi pasar, modal, kondisi dan iklim organisasi
sehingga arah dan tujuan dan perusahaan dapat dicapai dengan jelas dan dapat
perusahaan (kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman). Hal ini disebut dengan
analisis situasi dengan model yang paling populer adalah Analisis SWOT
(Rangkuti, 2006).
23
Dalam bisnis, analisis SWOT adalah pusat untuk mengembangkan strategi
ancaman. SWOT posisi kekuatan dan kelemahan internal yang sama untuk
melihat peluang dan ancaman yang terkait dengan masalah eksternal. Dalam
format ini sumber daya dan kemampuan yang cocok untuk lingkungan yang
Strategi) dari perusahaan. Cara mengetahui posisi kinerja perusahaan apakah pada
kuadran I, II, III atau IV adalah mengkobinasikan dengan pertemuan antara garis
analisis SWOT:
Peluang
Kelemahan Kekuatan
Ancaman
24
Keterangan :
diversifikasi.
defensive.
Matriks SWOT ini dapat menghasilkan empat sel kemungkinan alternatif strategi.
25
(Weakness-Threathness) menitikberatkan pada upaya meminimalkan kelemahan
peluang sebesar-besarnya.
d. Strategi WT Strategi ini didasarkan pada kegiatan yang bersifat defensive dan
perusahaan adalah matiks SWOT. Matriks ini dapat menggambarkan secara jelas
26
Tentukan faktor-faktor kekuatan Ciptakan strategi yang Ciptakan strategi yang
eksternal menggunakan meminimalkan
kekuatan untuk kelemahan untuk
mengatasi ancaman menghindari ancaman
maupun jasa bergerak dengan bebas. Persaingan antar perusahaan akan lebih
dituntut untuk mengembangkan usaha agar menjadi lebih baiknuntuk waktu yang
persaingan dalam usaha. Keadaan tersebut memaksa pengelola usaha untuk lebih
pemasaran produk beras mulai banyak diminati oleh pelaku usaha pada
masyarakat. Oleh sebab itu, perlu bagi perusahaan melakukan analisis SWOT
pemasaran. Dimana analisis ini terdiri dari dua variabel analisis, yaitu analisis
faktor inertnal yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan, dan analisis eksternal
yang terdiri dari peluang dan ancaman. Analisis yang dilakukan ini
27
Dari penjelasan di atas peniliti ingin melakukan pengamatan pada
kekuatan internal dan eksternal perusahaan maka dapat dilihat posisi perusahaan
Penggilingan Beras
UD. Putra Tunggal
Lingkungan/Analisi
Analisis SWOT
Strategi Pemasaran
Peningkatan Penjualan
28