0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan19 halaman

RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VIII

RPP SMP kelas 8 Bab 1

Diunggah oleh

Sidik Muflihin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan19 halaman

RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VIII

RPP SMP kelas 8 Bab 1

Diunggah oleh

Sidik Muflihin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMP Terpadu Dawaul Munawar


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester : VIII / Ganjil
Materi Pokok : Rendah hati, hemat, dan hidup sederhana
Tahun Pelajaran : 2022/2023
Alokasi Waktu : 3 Minggu x 3 Jam Pelajaran @40 Menit

A. Kompetensi Inti
 KI1: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
 KI2: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri,
peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan
perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan
alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
 KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak
mata.
 KI4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah
abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
1.1. Terbiasa membaca al-qur’an  Terbiasa membaca al-qur’an dengan
dengan meyakini bahwa rendah meyakini bahwa rendah hati, hemat, dan
hati, hemat, dan hidup sederhana hidup sederhana adalah perintah agama
adalah perintah agama
2.1. Menunjukkan perilaku rendah  Menunjukkan perilaku rendah hati, hemat,
hati, hemat, dan hidup sederhana dan hidup sederhana sebagai implementasi
sebagai implementasi pemahaman pemahaman q.s. al-furqan/25: 63, q.s. al-
q.s. al-furqan/25: 63, q.s. al- isra’/17: 26-27 dan hadis terkait
isra’/17: 26-27 dan hadis terkait
3.1. Memahami q.s. al-furqan/25: 63,  Memahami tentang hukum bacaan mad.
q.s. al-isra’/17: 26-27 dan hadis  Memahami pentingnya belajar al-Qur’an, apa
terkait tentang rendah hati, hemat, manfaat belajar ilmu tajwid
dan hidup sederhana  Memahami arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27.
 Memahami makna Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
4.1.1. Membaca q.s. al-furqan/25: 63,  Mengumpulkan lafal yang mengandung
q.s. al-isra’/17: 26-27 dengan tartil hukum bacaan mad di dalam mushaf al-
Qur’an.
4.1.2. Menunjukkan hafalan q.s. al-  Menyusun arti kataQ.S. al-Furqān/25: 63,
furqan/25: 63, q.s. al-isra’/17: 26- Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 menjadi terjemah
27 serta hadis terkait dengan secara utuh.
lancar  Membaca dan menghafalkan Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
4.1.3. Menyajikan keterkaitan rendah  Melakukan koreksi secara berkelompok
hati, hemat, dan hidup sederhana terhadap hasil pengumpulan lafal yang
dengan pesan q.s. al-furqan/25: mengandung bacaan mad.
63, q.s. al-isra’/17: 26-27  Merumuskan, mengoreksi, dan memperbaiki
hasil penterjemahan.
 Mengklasifikasi lafal yang mengandung
hukum bacaan madyang terdapat pada Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
 Mendemonstrasikan hafalan Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
 Menyajikan paparan hasil pencarian hukum
bacaan mad dalam Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
 Menunjukkan / memaparkan hasil diskusi
maknaQ.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17:
26-27.
 Menanggapi paparan makna Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.

Karakter Yang Diharapkan :


1. Religius
2. Hidup Sederhana
3. Rendah hati
4. Hemat

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
 Terbiasa membaca al-qur’an dengan meyakini bahwa rendah hati, hemat, dan hidup
sederhana adalah perintah agama
 Menunjukkan perilaku rendah hati, hemat, dan hidup sederhana sebagai implementasi
pemahaman q.s. al-furqan/25: 63, q.s. al- isra’/17: 26-27 dan hadis terkait
 Memahami tentang hukum bacaan mad.
 Memahami pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid
 Memahami arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
 Memahami makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
 Mengumpulkan lafal yang mengandung hukum bacaan mad di dalam mushaf al-
Qur’an.
 Menyusun arti kataQ.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 menjadi terjemah
secara utuh.
 Membaca dan menghafalkan Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
 Melakukan koreksi secara berkelompok terhadap hasil pengumpulan lafal yang
mengandung bacaan mad.
 Merumuskan, mengoreksi, dan memperbaiki hasil penterjemahan.
 Mengklasifikasi lafal yang mengandung hukum bacaan madyang terdapat pada Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
 Menyajikan paparan hasil pencarian hukum bacaan mad dalam Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
 Menunjukkan / memaparkan hasil diskusi maknaQ.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27.
 Menanggapi paparan makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
D. Materi Pembelajaran
 Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 dan Hadis tentang rendah hati,
hemat dan hidup sederhana

E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Cooperative Learning
Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

F. Media Pembelajaran
Media :
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 Lembar penilaian
 Al-Qur’an

Alat/Bahan :
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Laptop & infocus

G. Sumber Belajar
 Buku Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII, Kemendikbud, Tahun 2016
 [Link]
 Buku refensi yang relevan,
 LCD Proyektor
 Tafsir al-Qur’an dan kitab hadits
 Kitab asbabunnuzul dan asbabul wurud
 Lingkungan setempat

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan
YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang
materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu
tajwid
● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
pemberian pada topik materi Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an,
rangsangan) apa manfaat belajar ilmu tajwid dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-
Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid
● Pemberian contoh-contoh materi Hukum bacaan mad dan pentingnya
belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan
membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hukum
bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar
ilmu tajwid
→ Mendengar
Pemberian materi Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-
Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,


mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaan/ sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
identifikasi disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk
mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan
pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
(pengumpulan pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang
sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan
membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
pengetahuan dan pemahaman tentang materi Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang
sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar
al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Hukum bacaan mad
dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid
yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Hukum bacaan mad dan pentingnya
belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang
telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Hukum bacaan mad dan pentingnya
belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan
diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang
dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid

→ Mengolah informasi dari materi Hukum bacaan mad dan pentingnya


belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang sudah
dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil
dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang
sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada
lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Hukum
bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar
ilmu tajwid
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama


membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan) → Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid berupa
kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi,
kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan
sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag


materi Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa
manfaat belajar ilmu tajwid dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang
dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Hukum bacaan mad dan


pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang
telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Hukum
bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar
ilmu tajwid yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang
telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa
terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-
Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid berlangsung, guru mengamati sikap siswa
dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri,
berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu,
peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Hukum bacaan
mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu
tajwid
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid kepada kelompok yang
memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
2. Pertemuan Ke-2 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan
YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang
materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
pemberian pada topik materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
rangsangan) dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
● Pemberian contoh-contoh materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media
interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan
membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Arti Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Arti Q.S. al-
Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
→ Mendengar
Pemberian materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,


mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaan/ sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
identifikasi disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk
mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan
pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
(pengumpulan pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan
membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
pengetahuan dan pemahaman tentang materi Arti Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17:
26-27 yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Arti Q.S. al-
Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang telah disusun dalam daftar
pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang telah diperoleh pada buku catatan dengan
tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan
diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang
dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

→ Mengolah informasi dari materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan
sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Arti Q.S. al-
Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama


membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan) → Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Arti Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 berupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag


materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang dilakukan dan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.


al-Isrā’/17: 26-27 yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Arti Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Arti Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu
untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap:
nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Arti Q.S. al-
Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Arti Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
3. Pertemuan Ke-3 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan
YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang
materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
pemberian pada topik materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
rangsangan) dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17:
26-27
● Pemberian contoh-contoh materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27 untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media
interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan
membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Makna Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Makna Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
→ Mendengar
Pemberian materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-
27 oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,


mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaan/ sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
identifikasi disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk
mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan
pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
(pengumpulan pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan
membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
pengetahuan dan pemahaman tentang materi Makna Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Makna Q.S. al-
Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang telah disusun dalam daftar
pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Makna Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang telah diperoleh pada buku catatan
dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan
diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang
dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

→ Mengolah informasi dari materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan
sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Makna Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama


membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan) → Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Makna Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 berupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag


materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang dilakukan dan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63,


Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Makna
Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang akan selesai
dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Makna Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu
untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap:
nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Makna Q.S. al-
Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Makna Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27 kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Skala Sikap
Berilah tanda “centang” (√) yang sesuai dengan kebiasaan kamu terhadap pernyataan-
pernyataan yang tersedia!

Kebiasaan
Tidak
Serin
Selalu Jarang Perna
No Pernyataan g
h
Skor Skor
Skor 2 Skor 1
4 3
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Nilai akhir = Jumlah skor yang diperoleh peserta didik× 100


skor tertinggi 4

2. Penilaian “Membaca dengan Tartil”


Rubrik Pengamatannya sebagai berikut:
Aspek yang Jumla Ketuntasa Tindak
No Nama Peserta Nila
dinilai h n Lanjut
. Didik i
1 2 3 4 Skor T TT R P
1
2
Ds
t
Aspek yang dinilai : 1. Kelancaran Skor 25 → 100
2. Artinya Skor 25 → 100
3. Isi Skor 25 → 100
4. Dan lain-lain Skor dikembangkan
Skor maksimal…. 100

Rubrik penilaiannya adalah:


1) Kelancaran
a) Jika peserta didik dapat membaca sangat lancar, skor 100.
b) Jika peserta didik dapat membaca lancar, skor 75.
c) Jika peserta didik dapat membaca tidak lancar dan kurang sempurna, skor 50.
d) Jika peserta didik tidak dapat membaca , skor 25

2) Arti
a) Jika peserta didik dapat mengartikan dengan benar, skor 100.
b) Jika peserta didik dapat mengartikan dengan benar dan kurang sempurna,
skor 75.
c) Jika peserta didik tidak benar mengartikan, skor 50.
d) Jika peserta didik tidak dapat mengartikan, skor 25.

3) Isi
a) Jika peserta didik dapat menjelaskan dengan benar, skor 100.
b) Jika peserta didik dapat menjelaskan dengan mendekati benar, skor 75.
c) Jika peserta didik dapat menjelaskan dengan tidak benar, skor 50.
d) Jika peserta didik tidak dapat menjelaskan, skor 25.

4) Dan Lain-lain
Guru dapat mengembangkan skor tersebut jika ditemui kriteria penilaian lain
berdasarkan bentuk perilaku peserta didik pada situasi dan kondisi yang
berkembang

3. Penilaian Diskusi
Peserta didik berdiskusi tentang memahami makna .
Aspek dan rubrik penilaian:
1) Kejelasan dan ke dalaman informasi
(a) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan ke dalaman informasi
lengkap dan sempurna, skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman
informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman
informasi kurang lengkap, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut tidak dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman
informasi, skor 25.

Contoh Tabel:
Aspek yang Ketuntasa Tindak
Dinilai n Lanjut
Nama Peserta Jumlah
No. Kejelasan dan Nilai
didik Skor
Kedalaman T TT R R
Informasi
1
Dst.
2) Keaktifan dalam diskusi
(a) Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi, skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut tidak aktif dalam diskusi, skor 25.
Contoh Tabel:
Aspek yang Ketuntasa Tindak
Nama Peserta Dinilai Jumlah n Lanjut
No. Nilai
didik Keaktifan dalam Skor
T TT R R
Diskusi
1
Dst.

3) Kejelasan dan kerapian presentasi/ resume


(a) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan sangat jelas
dan rapi, skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan jelas dan rapi,
skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan sangat jelas
dan kurang rapi, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan kurang jelas
dan tidak rapi, skor 25.
Contoh Tabel:
Aspek yang Ketuntasa Tindak
Dinilai n Lanjut
Nama Peserta Jumlah
No. Kejelasan dan Nilai
didik Skor
Kerapian T TT R R
Presentasi
1
Dst.

4. Remedial
Peserta didik yang belum menguasai materi (belum mencapai ketuntasan belajar) akan
dijelaskan kembali oleh guru. Guru melakukan penilaian kembali dengan soal yang
sejenis atau memberikan tugas individu terkait dengan topik yang telah dibahas.
Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan, contoh: pada
saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah
jam pelajaran selesai).

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ........................
Kelas/Semester : ........................
Mat Pelajaran : ........................
Ulangan Harian Ke : ........................
Tanggal Ulangan Harian : ........................
Bentuk Ulangan Harian : ........................
Materi Ulangan Harian : ........................
(KD/Indikator : ........................
KKM : ........................
Nama Indikator Bentuk Nilai
Nilai
No Peserta yang Belum Tindakan Setelah Ket.
Ulangan
Didik Dikuasai Remedial Remedial
1
2
3
4
dst,

5. Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi sebelum
waktu yang telah ditentukan, diminta untuk soal-soal pengayaan berupa pertanyaan-
pertanyaan yang lebih fenomenal dan inovatif atau aktivitas lain yang relevan dengan
topik pembelajaran. Dalam kegiatan ini, guru dapat mencatat dan memberikan
tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan.

6. Interaksi Guru dengan Orang Tua


Interaksi guru dengan orang tua perlu dilakukan, salah satunya adalah, guru meminta
peserta didik memperlihatkan kolom “Membaca dengan Tartil” dalam buku teks
peserta didik kepada orang tuanya dengan memberikan komentar dan paraf.
Dapat juga dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua tentang
perubahan perilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau
berkomunikasi langsung, dengan pernyataan tertulis atau lewat telepon tentang
perkembangan kemampuan terkait dengan materi.

Tasikmalaya, 11 Juli 2022

Mengetahui
Kepala SMP Terpadu Dawaul Munawar Guru Mata Pelajaran

AKWAN WIJANTORO, [Link] SIDIK MUFLIHIN, [Link]


NIP.- NIP.-

Anda mungkin juga menyukai