RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VIII
RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VIII
(RPP)
A. Kompetensi Inti
KI1: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI2: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri,
peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan
perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan
alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak
mata.
KI4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah
abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang teori.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
Terbiasa membaca al-qur’an dengan meyakini bahwa rendah hati, hemat, dan hidup
sederhana adalah perintah agama
Menunjukkan perilaku rendah hati, hemat, dan hidup sederhana sebagai implementasi
pemahaman q.s. al-furqan/25: 63, q.s. al- isra’/17: 26-27 dan hadis terkait
Memahami tentang hukum bacaan mad.
Memahami pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid
Memahami arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
Memahami makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
Mengumpulkan lafal yang mengandung hukum bacaan mad di dalam mushaf al-
Qur’an.
Menyusun arti kataQ.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 menjadi terjemah
secara utuh.
Membaca dan menghafalkan Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
Melakukan koreksi secara berkelompok terhadap hasil pengumpulan lafal yang
mengandung bacaan mad.
Merumuskan, mengoreksi, dan memperbaiki hasil penterjemahan.
Mengklasifikasi lafal yang mengandung hukum bacaan madyang terdapat pada Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
Menyajikan paparan hasil pencarian hukum bacaan mad dalam Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
Menunjukkan / memaparkan hasil diskusi maknaQ.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27.
Menanggapi paparan makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27.
D. Materi Pembelajaran
Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 dan Hadis tentang rendah hati,
hemat dan hidup sederhana
E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Cooperative Learning
Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran
F. Media Pembelajaran
Media :
Worksheet atau lembar kerja (siswa)
Lembar penilaian
Al-Qur’an
Alat/Bahan :
Penggaris, spidol, papan tulis
Laptop & infocus
G. Sumber Belajar
Buku Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII, Kemendikbud, Tahun 2016
[Link]
Buku refensi yang relevan,
LCD Proyektor
Tafsir al-Qur’an dan kitab hadits
Kitab asbabunnuzul dan asbabul wurud
Lingkungan setempat
H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan
YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang
materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu
tajwid
● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
pemberian pada topik materi Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an,
rangsangan) apa manfaat belajar ilmu tajwid dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-
Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid
● Pemberian contoh-contoh materi Hukum bacaan mad dan pentingnya
belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan
membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hukum
bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar
ilmu tajwid
→ Mendengar
Pemberian materi Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-
Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid
COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Hukum bacaan mad dan pentingnya
belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Hukum bacaan mad dan
pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid yang
telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Hukum bacaan mad dan pentingnya
belajar al-Qur’an, apa manfaat belajar ilmu tajwid sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan
diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang
dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid
CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Hukum bacaan mad dan pentingnya belajar al-Qur’an, apa manfaat
belajar ilmu tajwid
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk
mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan
pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
(pengumpulan pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan
membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
pengetahuan dan pemahaman tentang materi Arti Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17:
26-27 yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Arti Q.S. al-
Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang telah disusun dalam daftar
pertanyaan kepada guru.
COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63,
Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang telah diperoleh pada buku catatan dengan
tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan
diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang
dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
→ Mengolah informasi dari materi Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan
sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Arti Q.S. al-
Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Arti Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk
mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan
pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
(pengumpulan pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan
membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
pengetahuan dan pemahaman tentang materi Makna Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru
berkaitan dengan materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S.
al-Isrā’/17: 26-27 yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Makna Q.S. al-
Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang telah disusun dalam daftar
pertanyaan kepada guru.
COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Makna Q.S. al-Furqān/25:
63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27 yang telah diperoleh pada buku catatan
dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan
diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang
dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
→ Mengolah informasi dari materi Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-
Isrā’/17: 26-27 yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan
sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Makna Q.S.
al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Makna Q.S. al-Furqān/25: 63, Q.S. al-Isrā’/17: 26-27
Kebiasaan
Tidak
Serin
Selalu Jarang Perna
No Pernyataan g
h
Skor Skor
Skor 2 Skor 1
4 3
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
2) Arti
a) Jika peserta didik dapat mengartikan dengan benar, skor 100.
b) Jika peserta didik dapat mengartikan dengan benar dan kurang sempurna,
skor 75.
c) Jika peserta didik tidak benar mengartikan, skor 50.
d) Jika peserta didik tidak dapat mengartikan, skor 25.
3) Isi
a) Jika peserta didik dapat menjelaskan dengan benar, skor 100.
b) Jika peserta didik dapat menjelaskan dengan mendekati benar, skor 75.
c) Jika peserta didik dapat menjelaskan dengan tidak benar, skor 50.
d) Jika peserta didik tidak dapat menjelaskan, skor 25.
4) Dan Lain-lain
Guru dapat mengembangkan skor tersebut jika ditemui kriteria penilaian lain
berdasarkan bentuk perilaku peserta didik pada situasi dan kondisi yang
berkembang
3. Penilaian Diskusi
Peserta didik berdiskusi tentang memahami makna .
Aspek dan rubrik penilaian:
1) Kejelasan dan ke dalaman informasi
(a) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan ke dalaman informasi
lengkap dan sempurna, skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman
informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman
informasi kurang lengkap, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut tidak dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman
informasi, skor 25.
Contoh Tabel:
Aspek yang Ketuntasa Tindak
Dinilai n Lanjut
Nama Peserta Jumlah
No. Kejelasan dan Nilai
didik Skor
Kedalaman T TT R R
Informasi
1
Dst.
2) Keaktifan dalam diskusi
(a) Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi, skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut tidak aktif dalam diskusi, skor 25.
Contoh Tabel:
Aspek yang Ketuntasa Tindak
Nama Peserta Dinilai Jumlah n Lanjut
No. Nilai
didik Keaktifan dalam Skor
T TT R R
Diskusi
1
Dst.
4. Remedial
Peserta didik yang belum menguasai materi (belum mencapai ketuntasan belajar) akan
dijelaskan kembali oleh guru. Guru melakukan penilaian kembali dengan soal yang
sejenis atau memberikan tugas individu terkait dengan topik yang telah dibahas.
Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan, contoh: pada
saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah
jam pelajaran selesai).
Sekolah : ........................
Kelas/Semester : ........................
Mat Pelajaran : ........................
Ulangan Harian Ke : ........................
Tanggal Ulangan Harian : ........................
Bentuk Ulangan Harian : ........................
Materi Ulangan Harian : ........................
(KD/Indikator : ........................
KKM : ........................
Nama Indikator Bentuk Nilai
Nilai
No Peserta yang Belum Tindakan Setelah Ket.
Ulangan
Didik Dikuasai Remedial Remedial
1
2
3
4
dst,
5. Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi sebelum
waktu yang telah ditentukan, diminta untuk soal-soal pengayaan berupa pertanyaan-
pertanyaan yang lebih fenomenal dan inovatif atau aktivitas lain yang relevan dengan
topik pembelajaran. Dalam kegiatan ini, guru dapat mencatat dan memberikan
tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan.
Mengetahui
Kepala SMP Terpadu Dawaul Munawar Guru Mata Pelajaran