Nama : Firdatul Aini
Nim : 045219183
Matkul : Riset Operasi
Riset operasi
1. Untuk menentukan karakteristik sistem operasi ini, kita perlu menghitung beberapa parameter
penting, yaitu:
Intensitas kedatangan nasabah (1) dalam satu jam.
Waktu pelayanan rata-rata per pelanggan (1/µ).
Intensitas Kedatangan Nasabah (λ):
Dalam kasus ini, tingkat kedatangan nasabah adalah 4 nasabah per jam berdasarkan distribusi
Poisson. Intensitas kedatangan (1) dalam satu jam adalah 4 nasabah. λ = 4 nasabah/jam
Waktu Pelayanan Rata-rata per Nasabah (1/µ):
Petugas menghabiskan waktu rata-rata 12 menit untuk setiap nasabah yang ingin membuka rekening
baru. Waktu pelayanan rata-rata per pelanggan adalah 12 menit atau 12/60 jam. μ = 1 / (12/60) =
5/12 jam per nasabah
Dengan mengetahui kedua parameter tersebut, kita dapat menghitung karakteristik sistem operasi
ini:
Rata-rata jumlah nasabah dalam sistem (L): L = λ / (μ-λ) = 4/((5/12) -4) = 4/(5/12-48/12) = 4/(-43/12)
= -48/43 nasabah
Rata-rata waktu tunggu dalam sistem (W): W = L/A = (-48/43)/4 = -12/43 jam per nasabah
Rata-rata waktu tinggal dalam sistem (T): T = W + (1/μ) = (-12/43) + (1/(5/12)) -12/43+12/5 =
168/215 jam per pelanggan
2. Untuk mengalokasikan tugas/pekerjaan ke mesin yang paling efisien berdasarkan matriks biaya
alokasi, kami dapat mencari nilai minimum dari setiap kolom dalam tabel. Berikut adalah alokasi
tugas/pekerjaan ke mesin berdasarkan nilai minimum dari setiap kolom:
Tugas/pekerjaan A -> Mesin D
Tugas/pekerjaan B -> Mesin A
Tugas/pekerjaan C -> Mesin A
Tugas/pekerjaan D -> Mesin A
Tugas/pekerjaan E -> Mesin B
Dengan alokasi tersebut, berikut adalah matriks biaya alokasi untuk setiap tugas/pekerjaan
Tugas/pekerjaan A -> Mesin D -> Rp4,00 (ribuan)
Tugas/pekerjaan B -> Mesin A -> Rp6,00 (ribuan)
Tugas/pekerjaan C -> Mesin A -> Rp5,00 (ribuan)
Tugas/pekerjaan D -> Mesin A -> Rp4,00 (ribuan)
Tugas/pekerjaan E -> Mesin B -> Rp2,00 (ribuan)
3. Untuk meminimalkan biaya transportasi, kita dapat menggunakan metode metode biaya paling
rendah. Berikut adalah langkah-langkahnya:
A. Metode Biaya Terkecil:
A) Identifikasi sel-sel dengan biaya terkecil dalam tabel pasokan-kebutuhan. Dalam kasus ini, kami
mencari sel-sel dengan biaya terkecil dari D1, D2, D3, dan D4 ke 01, 02, dan 03.
Biaya terkecil dari D1 ke 01 adalah 5.
Biaya terkecil dari D1 ke 02 adalah 15.
Biaya terkecil dari D1 ke O3 adalah 30.
Biaya terkecil dari D2 ke 01 adalah 10.
Biaya terkecil dari D2 ke 02 adalah 20.
Biaya terkecil dari D2 ke O3 adalah 25.
Biaya terkecil dari D3 ke 01 adalah 15.
Biaya terkecil dari D3 ke 02 adalah 12.
Biaya terkecil dari D3 ke 03 adalah 30.
Biaya terkecil dari D4 ke 01 adalah 25.
Biaya terkecil dari D4 ke 02 adalah 22.
Biaya terkecil dari D4 ke O3 adalah 40.
B) Mulai dengan alokasi terkecil di sel-sel yang memiliki biaya terkecil. Dalam kasus ini, kita akan
memulai dengan alokasi 5 di sel D1 -> 01.
C) Kurangi pasokan dan kebutuhan di sel tersebut dengan jumlah alokasi. Jadi, suplai di D1 menjadi
40-535, dan kebutuhan di O1 menjadi 5-5 = 0.
D) Pindah ke sel berikutnya dengan biaya terkecil (D1 -> O2 dengan biaya 15).