0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
305 tayangan34 halaman

Lembar Kerja Motorik Halus Anak TK

Diunggah oleh

fira.gita23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
305 tayangan34 halaman

Lembar Kerja Motorik Halus Anak TK

Diunggah oleh

fira.gita23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Keterampilan menggunting merupakan keterampilan motorik halus yang melibatkan banyak

pekerjaan. Membuka dan menutup gunting membutuhkan ketangkasan tangan, dan anak-anak
harus menggunakan koordinasi tangan ke mata untuk melihat garis saat mereka menggunting
perlahan.
L
embar kerja Menebalkan Garis Lengkung ini diharapkan dapat membantu ananda di rumah dan di
sekolah dalam latihan menulis sebagai persiapan untuk menulis pada tahapan selanjutnya.

Hujannya deras sekali. Rintiknya seperti garis lurus. Yuk, kita berlatih menulis garis lurus dari atas ke
bawah. Lembar kerja ini diharapkan dapat membantu ananda di rumah dan di sekolah dalam latihan
menulis sebagai persiapan untuk menulis pada tahapan selanjutnya.
Lihat, mataharinya bersinar cerah. Ayo, bantu tebalkan garis-garis sinar matahari ini. Lembar kerja ini
adalah latihan yang baik untuk meningkatkan keterampilan motorik halus si kecil, dan merupakan
bagian penting dari belajar menulis.

Lembar kerja ini membantu si kecil untuk melatih koordinasi mata dan tangan, memperkuat otot tangan,
dan juga membantu dalam persiapan menulis. Dalam lembar kerja ini, ananda akan diminta untuk
menggunting sesuai garisnya, yaitu garis lengkung, garis lurus, dan zigzag.
Kupu-kupu terbang mencari bunga. Ayo tebalkan garis zig-zag yang menghubungkan kupu-kupu
dengan bunganya. Aktivitas ini melatih koordinasi mata dan tangan serta melatih keterampilan motorik
halusnya.
Melatih keterampilan motorik halus untuk pra-menulis, melalui aktivitas menebalkan garis, dengan narasi membantu
hewan mencapai tujuan masing-masing.
Melatih keterampilan motorik halus untuk pra-menulis, melalui aktivitas menebalkan dan menggambar bentuk.

Melatih kemampuan persepsi visual dan keterampilan motorik halus untuk pra-menulis, melalui aktivitas
menghubungkan titik.

Me
latih kemampuan persepsi visual dan keterampilan motorik harus, melalui aktivitas menelusuri jalur, dengan narasi
membantu kuda nil dan jerapah mencapai tujuan mereka.
Mengembangkan pengetahuan (vokabuler), serta melatih kemampuan diskriminasi visual, dengan mencari dan
melingkari gambar buah.

Mengembangkan pengetahuan vokabuler dan visual, berupa jenis-jenis hewan.


Sebagai pembuka proses belajar, agar pendidik bisa mengetahui suasana hati anak ketika memulai kegiatan belajar
menggunakan buku aktivitas.
Sebagai pembuka proses belajar, agar anak dapat memulai tantangan dengan menganalisis situasi konkret yang ada
di sekitarnya.
Dari ilustrasi di atas, terdapat beberapa topik yang dapat Ibu Bapak bahas bersama anak-anak, antara lain:
 lokasi rumah (pedesaan/pinggir kota),
 mengidentifikasi jenis pohon di halaman belakang (pohon pisang),
 bahan pembuatan tembok rumah (kayu),
 warna tembok rumah, jendela, pagar, atau pohon,
 menghitung jumlah pintu, jendela, bunga atau anak tangga,
 mengidentifikasi waktu dari warna langit (pagi/siang),
 dan sebagainya.
Setelah merangkai rumah, ajak anak-anak berdialog tentang hal-hal yang berkaitan dengan ilustrasi di atas, antara
lain:

 warna rumah (hijau-biru), pagar (ungu), atau bunga (putih),


 mengidentifikasi lokasi rumah (pinggir jalan raya),
 menghitung jumlah jendela, pintu, atau pohon,
 menghitung jumlah bunga pada semak,
 mengidentifikasi waktu dari warna langit (fajar/senja),
Dari ilustrasi di atas, beberapa hal yang dapat menjadi bahan dialog dengan anak-anak, antara lain:
 bahan pembuatan tembok rumah (bata),
 warna tembok, atap, gorden, semak, pohon, atau bunga,
 jumlah jendela, pintu, pagar, atau bunga di pohon,
 mengidentifikasi waktu dari warna langit (pagi/siang),
 mengidentifikasi lokasi rumah (interpretasi bebas),
Meski terkesan seperti permainan yang sederhana, lembar aktivitas ini memiliki beragam manfaat bagi anak-
anak, terutama anak usia dini. Berikut ini langkah dan stimulasi yang terkandung pada aktivitas gunting
tempel gambar rumah:

 Menggunting potongan gambar: integrasi motorik visual, visual focus, visual spatial relationship, kehati-
hatian.
 Memahami petunjuk penyelesaian: kognitif, observasi, persepsi visual.
 Mencari potongan sesuai petunjuk: kognitif, observasi, berpikir kritis, analisis, figure ground perception,
visual discrimination, visual closure, visual tracking, visual focus, visual memory.
 Menempel potongan di tempat yang tepat: pengetahuan, kognitif, pemecahan masalah, visual spatial
relationship, integrasi motorik visual, visual focus, visual memory, visual closure.
 Merangkai gambar rumah hingga utuh: stimulasi kognitif, kecerdasan visual spasial, pengetahuan.
 Menambahkan komposisi pada gambar: seni, kreativitas, imajinasi, integrasi motorik visual.
 Membahas ilustrasi pada lembar aktivitas: kognitif, berpikir kritis, analisis, observasi, kecerdasan verbal
linguistik, kepercayaan diri, kecerdasan interpesonal.
Berkaitan dengan stimulasi di atas, tambahan pengetahuan dapat anak-anak dapatkan, melalui keterlibatan
Ibu Bapak. Beberapa materi terkait rumah yang dapat Ibu Bapak sampaikan sembari menemani anak-anak
beraktivitas, antara lain tentang:

 fungsi rumah,
 bagian-bagian rumah dan fungsinya,
 ragam komponen pada rumah (kaca, kayu, baja, semen, cat, dan sebagainya),
 rumah sebagai salah satu kebutuhan primer manusia (sandang, pangan, papan),
 dan berbagai materi lain yang berkaitan.
Ibu Bapak juga dapat mendukung peningkatan kemampuan persepsi visual anak melalui aktivitas menyusun gambar
a.k.a puzzle. Media belajar ini terbilang komprehensif, karena dapat mengembangkan beberapa aspek sekaligus,
antara lain:

 Diskriminasi visual, dengan membedakan bentuk dan gambar dari masing-masing potongan puzzle.
 Figure-ground perception, ketika anak mencari potongan puzzle yang tepat di antara tumpukan puzzle
lainnya.
 Memori visual, karena harus mengingat gambar utuh puzzle sebelum terpotong, dan menyusunnya kembali.
 Pengurutan visual, terutama dengan menggunakan puzzle yang mencantumkan urutan angka, huruf, dan
kata. Bisa pula mengerjakan puzzle secara berurutan dari bagian tertentu. Misalnya puzzle gambar tema
binatang, dikerjakan dengan memasang ekor dulu, lalu badan, kemudian kepala
 Visual closure, dengan mengidentifikasi gambar pada masing-masing potongan puzzle, sebagai bagian dari
gambar yang utuh.
 Kesadaran visual spasial, ketika menghubungkan potongan-potongan puzzle dan meletakkannya pada posisi
yang tepat dalam lingkup 2D.
 Koordinasi motorik visual, terutama motorik halus, karena anak harus mengambil potongan puzzle, dan
menyusunnya dengan hati-hati.

Petunjuk aktivitas
 Pada halaman ini, Ibu Bapak dapat mengunduh 5 gambar, dengan 13 variasi potongan puzzle.
 Variasi potongan puzzle, terdiri dari jigsaw, kotak, dan random. Ada pula yang mencantumkan urutan angka
dan huruf dalam kata.
 Jumlah dan bentuk potongan puzzle berbeda-beda, agar Ibu Bapak dapat memilih puzzle yang sesuai dengan
kemampuan anak-anak.
 Ada pula gambar yang kami lampirkan tanpa garis bantu, agar Ibu Bapak dapat memotongnya sesuai
keinginan.
 Ibu Bapak dapat mencetak puzzle pada kertas tebal, atau menempelkan gambar yang sudah dicetak pada
karton duplex/kardus, untuk kemudian dipotong menjadi kepingan puzzle.
 Ibu Bapak juga bisa mencetak gambar pada kertas biasa dan menjadikannya sebagai aktivitas menggunting
dan menempel.

Tujuan pembelajaran
 mengasah kemampuan persepsi visual,
 menstimulasi motorik halus,
 merangsang kreativitas,

 meningkatkan motivasi belajar
Pasangkanlah potongan gambar mangga yang tepat agar membentuk gambar buah yang utuh. Lembar
kerja gunting tempel ini bermanfaat untuk melatih motorik halus, kognitif, koordinasi mata dan tangan,
serta melatih konsentrasi si kecil.
Meski terkesan seperti permainan yang sederhana, aktivitas ini memiliki beragam manfaat bagi anak-anak. Berikut ini
langkah dan stimulasi yang tercakup dalam lembar aktivitas gunting-tempel-tulis, dengan tema robot:

 Mengamati dan memahami rupa robot yang sudah dirangkai: observasi, persepsi visual.
 Menggunting potongan gambar: motorik halus, fokus, konsentrasi, kewaspadaan.
 Mencocokkan potongan dengan bagian tubuh robot, yang tertera sebagai petunjuk: observasi, analisis,
persepsi visual.
 Menempel potongan di tempat yang tepat, untuk merangkai gambar robot: motorik halus, analisis, observasi,
pemecahan masalah.
 Menentukan nama untuk robot yang sudah dirangkai: observasi, analisis, berpikir kritis, pengambilan
keputusan, linguistik, kreativitas, pengetahuan.
 Menginterpretasikan tugas/fungsi dari robot yang sudah dirangkai: observasi, analisis, berpikir kritis,
pengambilan keputusan, imajinasi, kreativitas, pengetahuan.
 Mempresentasikan robot yang sudah dirangkai, mencakup visual, nama, tugas/fungsi, dan informasi lain,
sesuai kreativitas dan imajinasi setiap anak: berpikir kritis, analisis, observasi, kepercayaan diri, kecerdasan
verbal linguistik, kecerdasan interpesonal.
Berkaitan dengan stimulasi di atas, tambahan pengetahuan juga dapat anak-anak dapatkan, melalui keterlibatan Ibu
Bapak. Beberapa materi terkait robot yang dapat Ibu Bapak sampaikan, antara lain tentang:

 ilmu robotika,
 definisi dan fungsi robot,
 cara kerja robot,
 kecerdasan buatan,
 teknologi yang ada di sekitar kita,
 manfaat mempelajari teknologi,
 perkembangan teknologi di masa sekarang,
 pengembangan teknologi di masa depan,
 robot-robot canggih yang telah dikembangkan oleh manusia,
 membuat robot sederhana,
 dan sebagainya.
lam menggunakan templat rumah kertas 3D, terdapat 8 langkah yang dapat pendidik dan anak-anak lakukan
untuk mengoptimalkan proses belajar, yaitu:

1. Mengobservasi templat rumah, untuk menentukan garis gunting, garis lipat, dan bidang tempel. Langkah
ini dapat dilakukan oleh pendidik, atau anak yang sudah memahami komponen bangun ruang.
2. Menggunting dan melipat pada garis yang tepat, untuk dapat membentuk rumah. Dapat dilakukan
oleh pendidik, atau anak yang sudah mampu menggunting dengan presisi.
3. Menempel pada bidang yang tepat, untuk menggabungkan setiap sisi dan membentuk rumah yang
utuh. Dapat dilakukan oleh anak, setelah berdiskusi dengan pendidik, mengenai wujud rumah yang akan
dibentuk.
4. Mengobservasi bentuk 3D, dari rumah yang sudah terbentuk, sembari mengenal bagian depan, belakang,
samping kanan, samping kiri, atas, dan bawah.
5. Mengidentifikasi setiap bagian rumah, serta fungsi dari masing-masing bagian.
6. Mengobservasi dan menganalisis setiap rumah, meliputi jumlah jendela, warna dominan, jenis material
pada rumah (seperti kaca, kayu, bata, cat, atau tanaman), dan sebagainya.
7. Membahas pengetahuan terkait rumah, dengan pendidik, misalnya tentang rumah sebagai salah satu
kebutuhan primer, ragam ruangan, kriteria rumah sehat, dan sebagainya.
8. Membuat lingkungan untuk rumah yang terbentuk, seperti menambahkan pohon, semak, jalan,
kendaraan, dan berbagai miniatur lainnya. Setelah itu, aktivitas dapat berlanjut ke presentasi, diskusi,
hingga role play.

Meski bundel aktivitas ini terkesan sederhana dan terkemas laiknya permainan, berikut ini stimulasi yang
terkandung pada aktivitas gunting tempel untuk membuat rumah kertas 3D:

 Menggunting, melipat, dan menempel templat rumah kertas: integrasi motorik visual, visual focus,
visual spatial relationship, kehati-hatian.
 Memahami petunjuk penyelesaian: kognitif, berpikir kritis, observasi, kecerdasan visual-spasial.
 Membentuk rumah yang utuh: kognitif, pemecahan masalah, visual spatial relationship, integrasi motorik
visual, visual focus, visual closure.
 Membuat lingkungan di sekitar rumah: seni, kreativitas, imajinasi, eksplorasi, integrasi motorik visual.
 Menganalisis dan mendiskusikan setiap komponen, serta pengetahuan umum terkait rumah: kognitif,
berpikir kritis, analisis, observasi, kecerdasan verbal linguistik, kepercayaan diri, kecerdasan interpesonal.
Lembar kerja gunting tempel geometri ini membantu ananda belajar tentang bentuk bangun datar
seperti persegi, lingkaran, dan segitiga, serta sebagai salah satu latihan pra menulis. Dengan gambar
kepik yang lucu, belajar geometri sederhana menjadi semakin menyenangkan!

Anda mungkin juga menyukai