SOAL UTS GRADING
NAMA : FADELA (base size S)
NIM : 23077046
PRODI : D3 TATA BUSANA
NAMA UKURAN UKURAN
S M L XL XXL XXL
Lingkar leher 35 36 37 38 39 40
Lingkar badan 86 90 94 98 102 104
Lingkar pinggang 68 72 76 80 84 88
Panjang punggung 36 37 38 39 40 41
Lingkar punggung 32 34 36 38 40 42
Lebar muka 30 32 34 36 36 38
Panjang bahu 12 12,5 13 13,5 14 14,5
Tinggi dada 14 14,5 15 15,5 16 16,5
Lebar dada 17 18 19 20 21 22
1. Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan grading pola busana,jelaskan dan cari
referensi
2. Uraikanlah syarat-syarat pola yang dijadikan master pattern
3. Uraikanlah Teknik-teknik dalam grading pola busana(cari referensi ) grading
manual,pattern shifting,cut and spriding,grad dengan computer
4. Buatlah grade pola badan muka dan belakang,dan buatlah langkah-langkah detail
menggrade nya sesuai dengan ukuran base size yang ditentukan.
JAWABAN
1. Maksud dari grading pola busana
Grading merupakan teknik mengubah ukuran pola yang sering digunakan di dunia
industry, Grading berasal dari kata “Grade” yang artinya tingkatan. Dalam istilah
busana Grading adalah proses penambahan dan pengurangan ukuran menurut
perbandingan tertentu dari pola yang dijadikan ukuran standar. Penambahan dan
pengurangan ukuran ini dilakukan secara proporsional sesuai dengan pengembangan
bentuk tubuh. suatu proses membesarkan atau mengecilkan pola yang dijadikan
standar (master pattern) secara proporsional dan sesuai dengan perkembagan bentuk
tubuh.
Menurut Wikipedia “Pattern Grading is the process of turning base size or sample
size patterns into additional sizes using a size specification sheet or grading
increments”.Grading pola busana adalah suatu kegiatan mengubah ukuran dasar atau
pola standar menjadi ukuran lain dengan menggunakan ukuran tertentu atau
penambahan sesuai dengan tingkatannya.
Refernsi : modul grading pola busana oleh ZULHELMI MAYU RETTA
2. Syarat-syarat pola yang dijadikan master pattern
Syarat-syarat pola yang dijadikan Master pattern, terutama dalam konteks desain
tekstil dan rekayasa perangkat lunak, memiliki standar dan proses yang berbeda.
Berikut adalah uraian syarat-syarat pola dalam kedua konteks tersebut:
a. Pola Dasar Textil (Master Pattern)
D alam konteks tekstil, master pattern (polo dasar) harus memenuhi beberapa
syarat agar dapat digunakan secara efektif dan efisien dalam produksi busana.
Beberapa syarat utama adalah :
Standarisasi Ukuran:
Pola harus dibuat berdasarkan ukuran standard seperti ukuran badan,
pinggang, dan pinggul untuk memastikan pasangan yang optimal.
Akurasi Garis:
Garis-garis pada pola harus akurat ,jelas dan luwes untuk mempermudah
proses konstruksi busana.
Kontruksi Badan Atas dan Bawah:
Pola harus mencakup semua bagian tubuh seperti badan atas, lengan, dan rok
untuk memastikan keseluruhan bentuk busana.
Test dan Validasi:
Proses test dan validasi pola sangat penting untuk memastikan bahwa pola
dapat digunakan dalam praktik dan tidak ada kesalahan dalam desain.
Flexibility dan Comfort:
Pola harus direncanakan untuk memberikan ruang gerak yang normal dan
nyaman bagi penggunanya.
b. Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)
Dalam konteks rekayasa perangkat lunak, master pattern (pattern design)
berhubungan dengan desain algoritma dan metodologi software development.
Syarat-syarat pola dalam rekayasa perangkat lunak meliputi:
Spesifikasi Kebutuhan:
Pola harus didasarkan pada analisis kebutuhan yang teliti untuk memastikan
bahwa aplikasi yang dikembangkan memenuhi kebutuhan penggunanya.
Metodologi Desain:
Pola harus direncanakan menggunakan metodologi desain yang sistematis
seperti Agile Methodology, OOAD (Object-Oriented Analysis and Design),
dan SDLC (Software Development Life Cycle).
Validasi Model:
Validasi model sangat penting untuk memastikan bahwa pola yang digunakan
dapat diimplementasikan dengan baik dalam proyek software.
Iterative Process:
Rekayasa kebutuhan harus dilakukan secara iteratif untuk memenuhi
perubahan-perubahan yang terjadi selama proses pembangunan aplikasi.
3. Teknik-teknik dalam grading pola busana (cari referensi) grading manual,pattern
shifting,cut and spriding,grad dengan computer.
1. Grading manual.
Grading pola secara manual melibatkan perbandingan langsung antara ukuran
standar dan uuran spesifik yang ingin dicapai
Langkah-langlahnya seperti :
Perbandigan ukuran standar yaitu dengan melibatkan perbandingan langsung
ukuran tertentu seperti S,M,L,XL,XXl,XXl
Penentu besaran grading yaitu dengan menghitung selisih ukuran untuk
menetapkan besaran grading contohnya denga membandingkan ukuran S-M-
L-xl,maka selisih ukuran ini digunakan sebagai patokan
2. Pattern shifting
Menggrade pola dengan teknik "pattern shifting"yaitu proses menyesuaikan
ukuran pola standar untuk beberapa ukuran lainnya (seperti S, M, L, XL), yang
melibatkan pemindahan atau pergeseran elemen-elemen pola tanpa mengubah
struktur utama pola tersebut. Teknik ini umum digunakan dalam membuat pola
shift, yaitu pola yang memiliki motif ulang-ulang yang sama tetapi dengan
perubahan orientasi atau lokalisasi unsur-unsurnya.
3. Grade 2 Dimensi
Grade 2 dimensi melibatkan perubahan ukuran tanpa mempertimbangkan
ketebalan atau kedalaman pola.
Prosedur: Perluasan atau penyusutan ukuran garis-garis pola tanpa memindahkan
titik-titik kontrol.
Contoh: Mengubah panjang lengan atau lebar bahu tanpa memodifikasi kontur
tubuh.
4. Grade 3 Dimensi
Grade 3 dimensi melibatkan perubahan ukuran yang mempertimbangkan
ketebalan dan kedalaman pola.
Prosedur: Perluasan atau penyusutan ukuran garis-garis pola bersamaan dengan
perubahan ketebalan dan kedalaman.
Contoh: Mengubah profil kerung leher atau menggandakan ketebalan pinggang
5. Cut and spriding
Teknik menggrade dengan cut dan spreading dalam industri garmen melibatkan
beberapa tahapan yang sistematis untuk mendapatkan hasil yang optimal. Berikut
adalah ringkasan tentang teknik-teknik tersebut:
Marking
Tujuan: Membuat pola yang akurat untuk proses pemotongan.
Cara:
Pola dikopikan setelah proses grading.
Pola disusun sesuai kebutuhan untuk menentukan panjang dan
lebar marker.
Marker disusun menggunakan aplikasi komputer untuk
mengetahui ukuran dan jumlah kain yang diperlukan.
Spreading
Tujuan:Memperlancar proses cutting dengan komponen-komponen
yang telah ditentukan.
Cara:
Manual: Kain dilemparkan selembar demi selembar di atas
meja potong, setiap lembar permukaan kain diratakan dengan
kayu panjang.
Jumlah lapisan tidak boleh lebih dari tiga ratus, tergantung pada
tinggi kain dan ketebalan kain.
Cutting
Tujuan:Memotong kain mengikuti pola yang terdapat pada kertas
marka atau kain.
Cara
Menyiapkan Alat dan Bahan: Marker diletakkan di atas
tumpukan kain yang digelar, sehingga kain siap untuk
dipotong.
Proses Pemotongan:
- Tahap pertama: Pemotongan komponen besar dan kecil
menggunakan mesin potong vertikal.
- Tahap kedua: Pemotongan komponen kecil dengan kain
digelar lapis demi lapis di atas meza dengan ketinggian
tertentu, kemudian dipotong menjadi bentuk potongan
garmen atau pola yang kemudian dipisahkan.
Referensi
5TahapProsesCuttingdiIndustriGarmen-Fitinline
[Link]
Teknik Cutting Industri - [Link] [Link]
cutting-industri/
s
6. Digital Grading Pola
Proses grading digital menggunakan software khusus seperti Optitex, Accumax
Gerber, Lectra Kaledo, Pad System, Style CAD, dan Gemini CAD,Richpeace
evaluation.
a. Optitex
Menggrade pola dengan Optitex adalah proses mempersiapkan pola pakaian
untuk dibuat dalam berbagai ukuran, seperti S, M, L, XL, dan [Link]
dilakukan dengan menggunakan software Optitex yang memungkinkan
pengguna untuk meningkatkan atau mengecilkan ukuran pola secara digital.
Teknik menggrade pola dengan menggunakan software Optitex melibatkan
langkah-langkah spesifik untuk meningkatkan ketepatan dan keseragaman
ukuran pola pakaian. Berikut adalah detailnya:
Persiapan
Buka Optitex: Mulailah dengan membuka aplikasi Optitex dan
memilih file pola yang akan di-grade.
Pilih Menu Grading: Navigasikan ke menu "Grading" dan klik tombol
"Table of Size". Isikan kolom ukuran yang diinginkan, contohnya S,
M, L, XL, dan seterusnya
Atur Selisih Ukuran
Isikan Kolom DX/DY: Untuk setiap titik pada pola, atur selisih ukuran
(DX/DY) sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, untuk selisih panjang
(DY), kamu dapat menginput 1 cm setiap ukuran, dan untuk selisih
lebar (DX), input 2 cm setiap ukuran.
Melakukan Grading pada Pola Bagian Depan
Bloklah Titik pada Pola: Blok semua titik pada pola bagian depan
dengan selisih yang telah ditentukan. Misalkan, blokkalah titik dengan
selisih DY = 1 cm dan DX = 2 cm setiap ukuran. Tekan Enter untuk
konfirmasi.
Copy-Paste Grading
Salin grading yang telah dilakukan pada titik awal ke titik lainnya yang
mirip. Gunakan fungsi Copy dan Paste untuk memastikan keseragaman
gradasi
Perhatikan Toolbar Grading
Pastikan toolbar grading aktif. Jika belum aktif, centangi opsi toolbar
grading agar dapat digunakan.
Terapkan Grading pada Bagian-Bagian Spesifik
Untuk bagian bahu, pastikan selisih ukuran 1 cm. Copypaste titik bahu
kanan ke kiri dan balik lagi untuk memastikan kesimbangan
Untuk bagian lengan blus, gunakan selisih DY = 1 cm dan DX = 2 cm.
Lakukan copypaste pada semua titik lengan blus.
Belahan Lengan: Untuk belahan lengan, gunakan selisih 0,5 cm per
ukuran.
Simpan File Hasil Grading
Setelah semua titik pada pola blus telah di-grade, simpan file hasil
grading dengan cara klik File > Save.
Referensi :
Begini Cara Grading Pola Blus Menggunakan Sistem Optitex
[Link]
menggunakan-sistem-optitex/
Cara Membuat Pola Dasar Blus dengan Sistem Optitex
[Link]
dengan-sistem-optitex/
b. Richpeace evaluation.
Menggrading dengan Richpeace Evaluation menggunakan software CAD
(Computer Aided Design) dari Richpeace melibatkan beberapa langkah
penting. Pertama, pengguna harus mengaktifkan*Grade Table*untuk
menentukan variasi ukuran [Link] seperti*Copy Grading*dan*Paste
Grading* digunakan untuk menyalin dan menempel angka pola [Link]
ini juga mencakup pengaturan koordinat menggunakan fungsi seperti *Equal
X* dan *Equal Y* untuk memastikan konsistensi ukuran. Pelatihan dengan
Richpeace menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan keterampilan dalam
pembuatan pola dan grading, serta efisiensi dalam penggunaan kain.
Referensi
PATTERN, GRADING DAN MARKER DENGAN CAD (RICHPEACE)
[Link]
(DOC) RESUME MATA KULIAH [Link] | L- Claire - [Link]
[Link]
x
4. langkah-langkah detail menggrade nya sesuai dengan ukuran base size yang
ditentukan.
a. Grade pola belakang.
1. Pertama siapkan terlebih dahulu pola yang akan dijadikan base size
2. Selanjutnya porvect pola yang akan di grade
3. Setelah di porvec tentukan base size pola
4. Setelah itu hilangkan kampuh poa menggunakan tools add seam
5. Setelah itu tentukan zero point pola yaitu pada titik pinggang Tengah belakang.
6. Selanjutnya grade Panjang punggung dengan mengukur selisih Panjang punggung
tiap size dari titik awal, dengan tools select pattern control point dengan
memposisikan titiknya pada titik Panjang punggung kemudian ambil grade
table,untuk Panjang punggung table yang diisi adalah dy,setelah itu tinggal
memasukkan selisih Panjang punggung yang didapatkan
7. Selanjutnya grade lingkar leher yang diukur dari selisih 1/6 lingkar leher +1
Caranya yang pertama letakkan select pattern control point pada garis lingkar leher
tertinggi,setelah itu pilih grade table,setelah itu copy dulu penambahan Panjang
punggung ke garis leher menggunakan copy grade kemudian klik y.
8. Setelah itu copykan dari titik Panjang punggung ke garis leher,setelah itu dari garis
leher ke bahu terndah,selanjutnya masukkan selisih angka dari 1/6 lingkar leher ke
table dy,setelah dimasukkan karena angka nya tidak sama maka ditekan x non equale
grad lalu di neg y kan supaya pola sesuai.
9. Selanjutnya copy angka x ke ujung bahu
10. Setelah itu grade Panjang bahu dengan menambahkan selisih Panjang bahu dengan
selisih 1/6 lingkar leher pada table dx
11. Setelah itu grade lingkar badan,yang pertama letakkan select control point pada garis
lingkar badan,karena pergeseran nya kekiri maka pada bagian tabl dx ditulis – jika
kekanan maka akan positif,karena selisih nya tidak sama maka dipilih x non equel
grade
12. Selanjutnya grade Panjang sisi,yang didapat dari selisih ½ Panjang punggung,selisih
nya diisikan pada bagian dy,karena selisih angka nya tidak sama maka kli y non
equele gradelalu klik neg y agar pergeseran pola tidak terbalik.
13. Selanjutnya grde lingkar pinggang dari selisih ¼ lingkar pinggang +3-1,selisih ini
dimasukkan pada table dx,karena pergeseran ke kiri maka nilai nya jadi
negative,karena tidak sama selisihnya maka yang di klik adalah x non equal grading
14. Selanjutnya grade kup pinggang dari selisih 1/10 lingkar pinggang pada titik dx,untuk
tinggi kup sama dengan dy pada garis lingkar [Link] pergeseeran nyam akin
kekiri maka nilainy menjadi negative.
15. Untuk titik kupnat sebelahnya cukup gunakan copy grading dan centang pada x
16. Untuk tinggi kup cukup paste kan titik lingkar badan ke titi ujung kupnat
menggunakan copy grade dengan menglkik y.
17. Pola belakang sudah berhasil di grade
b. Grade pola bagian belakang
1. Siapkan terlebih dahulu pola bagian depan
2. Setelah itu sejajarkan pola depan dengan porvec terlebih dahulu setelah itu klik
tools pattern flip,lanjut dengan menhilangkan kampuh dengan tools add seam
3. Lankah pertama copy bagian Panjang punggung denga copy grade dengan cara
angka 1 pada pola belakang dan 2 pada bagian depan
4. Selanjutnya hal yang sama,tapi pada bagian garis leher
5. Selanjutnya copy pada tititk bahu terendah pola belakang ke titi bahu terendah
pola depan
6. Setelah itu pada Panjang sisi pola belakang ke garis Panjang sisi pola depan
7. Setelah itu titik lingkar pinggang pola belakang ke titik lingkar pinggang pola
depan
8. Setelah lingkar pinggang,lanjut pada titik kupnat pola belakang ke titik kupnat
pola depan
9. Untuk kupnat sebelahnya cukup copy dari bagian titik kupnat pola yang
sama,tinngi kupnat juga di copy dari titik pola beakang
10. Untuk kupnat sisi di copy dari titik sisi atas sampi titik atas dan titi bawah pada
bagian sisi
11. Pola depan selesai di grade
Hasil grade pola depan dan belakang