LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
KELOMPOK BERMAIN BUSTANUL ULUM
DESA ARJOWINANGUN KECAMATAN PURING
KABUPATEN KEBUMEN
Alamat : Dukuh Kebongkotan 2 / 2 Arjowinangun Puring 54383
Laporan Perkembangan Anak Didik
Nama sekolah KB Bustanul Ulum Kelas Mawar (4-5 Tahun)
Nama siswa Faris Khoirul Anam Fase Fondasi
NISN 3191073951 TB 96 Cm
Semester / TA 1 / 2023/2024 BB 13,9 Kg
Nilai Agama dan Budi Pekerti
Alhamdulillah di semester ini ananda Faris mulai mengenali
dan mulai menerapkan nilai-nilai dalam agama Islam. Saat kegiatan
shalat bersama, ia dengan mulai menyiapkan diri, melakukan wudlu
dan mengambil perlengkapan shalatnya sendiri, sudah mulai
melafalkan bacaan shalat. Ananda mulai bisa berdo’a sebelum
kegiatan belajar dimulai. Ananda juga mulai dapat mengucapkan
kalimat syahadat, do’a harian (sebelum dan sesudah makan,
sebelum dan sesudah tidur, do’a untuk orang tua, do’a keselamtan)
serta mulai hafal surat-surat pendek (Al-Ikhlas, An-Nas, Al-Ashr).
Ananda mau memimpin berdoa dan berbaris.
Ananda juga menunjukkan sikap mau membantu teman dan
bergotong royong pada saat temannya mengalami kesulitan seperti
tidak dapat membuka jajan,ananda akan mengambilkan gunting
untuk teman. bersama- sama membereskan mainan, antri ketika
bermain laptop dan cuci tangan, bergantian ketika bermain. Ia juga
berusaha menjaga dan merawat lingkungan sekitarnya dengan
membuang kemasan makanan/minuman di tempat sampah,
bergotong royong membersihkan lingkungan, menyapu, memilah
sampah dan membuang sampah pada tempatnya, serta memiliki
sikap peduli dengan sesama terlihat saat ananda melakukan amal
berbagi snack kepada teman-teman.
Di semester depan, saya akan membantu ananda untuk
mengenal dan melafalkan surat-surat pendek. Ananda juga akan
saya ajak untuk lebih memiliki kesempatan bekerjasama dan
bergotong royong dengan teman dalam melakukan kegiatan
bermain yang berbentuk projek. Kepeduliannya pada lingkungan
dan sesama teman akan saya tingkatkan dengan melakukan
kegiatan belajar yang lebih menarik pada semester depan.
Di rumah, ayah dan bunda dapat membantu ananda
menerapkan kebiasaan beribadah wajib (shalat 5 waktu) dan
mengucapkan do’a bersama-sama dalam kegiatan harian di rumah.
Ayah dan bunda diharapkan mendukung kegiatan belajar ananda
dirumah, mengulas kembali belajar ananda ketika di sekolah,
mendukung pemahaman yang sudah didapatkan serta menambah
pengetahuan baru bagi ananda yang belum diketahuinya. Ayah dan
bunda bisa memberikan dukungan berupa keleluasaan untuk
melakukan kegiatan belajar yang disukainya, seperti menggunakan
benda-benda yang ada di rumah untuk belajar serta bekerjasama
dalam berkegiatan sehari-hari, contoh melibatkan anak dalam
kebersihan rumah, memasak, merawat lingkungan dan aktifitas
lainya. Membiasakan ananda untuk menggunakan bahasa yang
santun, dan mengajaknya melakukan kegiatan positif adalah hal
yang baik untuk pembiasaan ananda di rumah.
Foto Kegiatan Anak
Jati Diri
Ananda Faris mulai menunjukkan kemampuannya untuk
berpartisipasi aktif dalam kegiatan fisik di sekolah. Ia mulai antusias
mengikuti kegiatan senam, bermain dengan alat permainan di
halaman seperti memanjat di permainan luar dan bermain di
playground. Ananda bisa menggunakan kedua tanganya untuk
memilin plastisine, menirukan gerakan garis datar, garis lurus dan
garis miring, menirukan gaya penjual makanan dan koki, Ia sudah
menunjukkan kemampuan menggambar secara baik. Menggunting
dengan baik. Mulai Mengenal berbagai huruf dan angka.
Saat ada teman lain yang bergabung ikut bermain, ia mulai
tidak menunjukkan sikap marah atau kesal,sudah mau mengajak
temannya untuk bermain bergantian. Ananda juga mulai bersikap
santun saat berinteraksi dengan orang lain. Ia mulai mengucapkan
minta tolong saat memerlukan bantuan dan berterima kasih
sesudah dibantu serta meminta maaf ketika berbuat salah.
Pemberani dan rasa tanggungjawab sudah dimunculkan dengan
mau merapihkan mainan yang digunakannya.
Di semester depan, saya akan meningkatkan kemampuan
ananda dalam menjaga keselamatan diri saat bermain di halaman
serta mengenalkan mengonsumsi makanan dan minuman sehat dan
bergizi, membiasakan karakter gemar menabung sejak usia dini,
membiasakan mandiri, percaya diri dan terampil sejak usia dini.
Ayah Bunda diharapkan dapat mendukung perkembangan
ananda dengan memberikan kesempatan pada ananda untuk aktif
berkegiatan fisik di rumah dan mengajaknya untuk membiasakan
mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat, cuci tangan
sebelum dan sesudah melakukan kegiatan. Ayah dan bunda dapat
mengenalkan bahasa Jawa dengan mengajaknya bercakap-cakap
menggunakan bahasa jawa yang baik dalam kegiatan sehari-hari,
sehingga ananda nantinya bisa fasih dalam berbahasa jawa.
Foto Kegiatan Anak
Dasar Literasi dan STEAM
Ananda Faris selalu menyimak cerita yang dibacakan guru atau
cerita yang ditayangkan pada televisi/proyektor, beberapa kali
melontarkan pertanyaan yang berkaitan dengan cerita itu dan mau
bercerita kepada guru tentang kisahnya dirumah. Setelah
mendengarkan cerita, ananda mulai mau menceritakan kembali
dengan kata-katanya sendiri. Ekspresi wajahnya pun bisa
menggambarkan karakter dalam cerita. Ia menunjukkan wajah sedih
saat mendengarkan cerita sedih dan bertepuk tangan gembira saat
mendengar akhir cerita yang menggembirakan. Saat berkegiatan
main di sekolah, ananda tertarik untuk memegang dan mengamati
benda-benda yang menarik minatnya. Ia mencoba membentuk atau
menggunakan benda-benda itu dalam kegiatan bermainnya
termasuk membentuk rumah dari stik, membentuk kata dari bahan
loosepart, menyusun kata dari kartu huruf. Ia juga berusaha
memecahkan masalah dengan cara yang kreatif menggunakan
benda atau alat-alat yang ada di sekitarnya, contoh ketika anda
membuat imajinasi kereta, ia menggunakan bahan yang ada
disekitarya untuk membentuk kereta, serta membuat kandangnya
dengan memanfaatkan aneka bahan alam yang tersedia. Ananda
mulai mengenal konsep bilangan dengan , mulai bisa hafal urutan
angka, mulai melakukan penjumlahan dan pengurangan sederhana,
mulai mengetahui lambang bilangan penjumlahan (+) pengurangan
(-).
Ananda mulai mengenal konsep geometri dengan baik, terlihat
saat ananda mengambil benda yang ada didalam kelas dan
menyebutkan nama bentuk geometri lingkaran,persegi dan segitiga,
ananda mengenal konsep panjang pendek, tinggi rendah, banyak
sedikit, ia juga mulai hafal berbagai warna dalam bahasa inggris,
meskipun dengan dibantu bunda.
Ananda mampu menggunakan teknologi sederhana ketika
belajar, menggunakan kompor untuk memasak, menggunakan pisau
dan gunting secara benar, dalam kegiatan mencoba memencet
laptop ananda sudah mau mencoba.
Di semester depan saya akan menyediakan beragam benda-
benda konkrit (nyata) yang dapat mendorong ananda untuk
mengamati dan mencoba menggunakannya, menghadirkan berbagai
buku cerita variatif untuk mendorong anak gemar membaca.
Ananda sudah menunjukkan ketertarikan ketika menemukan
kosa kata baru, oleh karena itu kedepanya Ayah dan Bunda dapat
mendampingi perkembangan anak dengan memberikan keleluasaan
untuk memanfaatkan benda maupun buku cerita yang ada di rumah
untuk menstimulasi pengenalan keaksaraan ananda supaya
semakin berkembang. Untuk menumbuhkan kemampuan berpikir
kritis anak, ayah dan bunda perlu memberikan tantangan pada
ananda saat bermain dan belajar dengan mengajukan pertanyaan
pemantik seperti bagaimana supaya hasilnya bisa lebih bagus ?
mengapa benda ini bisa lebih besar ? kapan kita bisa membuat
kegiatan ini ? dll, dengan membiasakan memberikan pertanyaan
pemantik ananda akan terbiasa berpikir kritis.
Foto Kegiatan Anak
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Semester ini ananda Faris melakukan projek mengenal makanan
modern yaitu membuat jasuke dengan harapan mampu membangun
tiga dimensi Profil Pelajar Pancasila, yakni Mandiri, Bernalar kritis
dan kreatif. Melalui projek ini, diharapkan anak menyukai
makanan/jajanan sebagai makanan khas yang harus dilestarikan,
mampu melakukan kegiatan sendiri, memperoleh dan mengolah
informasi, serta menentukan pilihan dan mengambil keputusan di
kehidupan sehari-hari dengan berbagai cara kreatif. Saat
melaksanakan kegiatan projek, Ananda bisa melakukan kegiatan
praktik secara mandiri. Semester ini juga sudah mengenalkan projek
cinta tanah air dengan belajar berupacara, mendengarkan lagu
indonesia raya, bagimu negri dan garuda pancasila.
Ananda juga dapat memenuhi rasa ingin tahunya melalui
bertanya, memberikan informasi kepada teman-temannya serta
menjelaskan alasan saat menentukan sebuah pilihan. Tampak saat
ananda menanyakan cara membuat membuat mainan seperti
gedung-gedung yang tinggi.
Foto Kegiatan Anak
Refleksi Guru
Keberhasilan pembelajaran yang optimal bagi anak usia dini
adalah bersatunya guru, orang tua dan juga anak dalam
memberikan pembelajaran yang berkesinambungan, guru
menstimulasi di sekolah, orang tua melanjutkan stimulasi di rumah
secara konsisten, kerjasama yang baik akan membuat
perkembangan dan pertumbuhan ananda menjadi optimal sesuai
dengan usianya.
Refleksi Orang Tua
………………………………………………………………………………………
………………..
………………………………………………………………………………………
………………..
………………………………………………………………………………………
………………..
………………………………………………………………………………………
………………..
………………………………………………………………………………………
………………..
………………………………………………………………………………………
……………….
………………………………………………………………………………………
……………….
TINGKAT KEHADIRAN
Sakit Izin Tanpa Keterangan
Mengetahui, Arjowinangun, 15 Desember 2023
Orangtua / walimurid Guru
…………………………… ISTIQOMAH
Kepala KB BUSTANUL ULUM
NURUL CHOTIMAH,[Link]