0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan2 halaman

Somasi Kedua untuk Adi Suyatna

Somasi

Diunggah oleh

bellyhatorangan80
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan2 halaman

Somasi Kedua untuk Adi Suyatna

Somasi

Diunggah oleh

bellyhatorangan80
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nomor : 013/HA.

ADV/VIII/2024
Lamp : -
Perihal : Somasi Kedua dan Terakhir

Kepada Yth,
Adi Suyatna
Jl. Jomas RT.002/005
Kel. Meruya Utara, Kembangan Jakbar

Dengan Hormat Kami BELLY HATORANGAN, S.H dan SURANTO, SE., SH.,
[Link]. Kantor Hukum HENI SUSANTI, SH.,[Link]. & PARTNERS sebagai
Advokat dan konsultan Hukum berkantor di Bekasi, Jl. Kramat 09, Jati Kramat, Jati Asih.
Dengan nomor Handphone: 08211142487, berdasarkan Surat Kuasa Khusus dari HENI
SUSANTI yang beralamat , Jl. Kramat 09, Jati Kramat, Jati Asih. Berdasarkan Surat kuasa
Khusus Nomor: 026/SK/XI.024.

Bahwa menindaklanjuti surat Somasi kami ber No. 012/[Link]/VIII/2024, tertanggal 18


Oktober 2024, yeng belum juga ada tindaklanjut Pembayaran dan Penyelesaian terhitung 3
Hari setelah surat somasi tersebut kami sampaikan, maka kami kembali menyampaikan surat
Somasi kedua dan Terakhir.

Sehubungan dengan klien kami yang bernama HENI SUSANTI, bahwa klien kami HENI
SUSANTI memberikan pinjaman sebesar Rp. 422.000.000 (empat ratus dua puluh dua juta )
kepada Saudara. ADI SUYATNA. Dengan jaminan rumah yang telah sepakat di buat dalam
PPJB Dimana kuasa tersebut dalam PPJB telah di kuasakan kepada HENI SUSANTI dan
dapat dimiliki pada saat wanprestasi.

1. Pak ADI SUYATNA telah dengan sengaja memberikan Cek Kosong untuk
pengembalian pembayaran Utang Piutang.

2. Terjadi Wan prestasi yang sering di ulangi dan dilakukan oleh Pak ADI SUYATNA.

3. Memanipulasi data Bank untuk sebagai SPK dan memakai Pihak lain dalam alasan
peminjaman uang tersebut.

4. Pengingkaran kesepakatan-kesepatan perjanjian pengembalian uang dan hasil usaha.

5. Membuat cerita yang palsu untuk penundaan tagihan dengan mengatas namakan
pihak lain sebagai alasan.

Dengan hal yang telah Kami sebutkan diatas, Saudara. ADI SUYATNA kami berikan batas
waktu sampai tanggal 26 Oktober 2024, untuk SEGERA melunasi kewajiban kepada Klien
kami Ibu HENI SUSANTI, apabila dalam waktu yang telah kami berikan tersebut belum
juga dilakukan pembayaran dan pelunasan, maka tanah dan bangunan yang dianggap sebagai
jaminan akan kami kosongkan dan akan kami kuasai.

Jakarta, 24 Oktober 2024

Kuasa Hukum
BELLY HATORANGAN, S.H SURANTO, SE., SH.,
[Link].

Anda mungkin juga menyukai