0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan28 halaman

Analisis KSP SD Negeri 1 Karya Mulya

Diunggah oleh

arfanmahdi94
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan28 halaman

Analisis KSP SD Negeri 1 Karya Mulya

Diunggah oleh

arfanmahdi94
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LK-1.1.

1: Analisis Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP)

No Komponen KSP Uraian


1. Karakteristik Karakteristik Satuan Pendidikan SD Negeri 1 Karya
Mulya adalah sbb:
Kekuatan: ( Strength )
 SD Negeri 1 Karya Mulya merupakan salah satu
unit Sekolah Dasar yang terletak di Desa Karya
Mulya, Kecamatan Kulisusu Barat, kabupaten
Buton Utara, dan mayoritas siswanya berdomisili
di Desa Karya Mulya sehingga mudah diakses oleh
siswa.
 Sarana dan Prasarana.
 SD Negeri 1 Karya Mulya mudah diakses
karena terletak di tengah-tengah kampung
warga masyarakat Desa Karya Mulya.
 Ruangan Belajar tersedia lengkap dan rapi
disertai ruangan perpustakaan untuk tempat
kegitan literasi peserta didik.
 Ketersediaan WC Siswa sehingga siswa merasa
nyaman di Sekolah.
 Sumber Daya Manusia (SDM)
Kualitas Tenaga pendidik di SD Negeri 1 Karya
Mulya berjumlah 10 Orang dengan rincian 6 Orang
laki-laki dan 4 orang perempuan semuanya
memiliki kualifikasi Ijazah Strata Satu (S1). Selain
itu 80% sudah sertifikasi sesuai dengan jurusan
masing-masing, sehingga mereka dapat
mengoptimalkan bagimana mengajar yang benar
sesuai dengan tujuan yang telah dicantumkan
dalam visi misi Sekolah.
Kelemahan: (Weakness )
 Kurangnya media pembelajaran (LCD Proyektor)
pada lambaga kami sehingga kurang efisien untuk
menampilkan pembelejaran lewat Power
Point/Canva.
 Tenaga Tata Usaha dan Kepala Perpustakaan
belum memiliki ijazah yang sesuai dengan
bidangnya.
 Tidak adanya Mushollah untuk mengembangkan
kompetensi Praktik mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam.
 Jaringan internet masih belum memadai.

Peluang: ( Opportunity )
 Mengikutsertakan dalam pelatihan atau workshop
sebagai tenaga profesional, agar guru dapat lebih
profesional dan mencapai tujuan dalam
pengembangan profesionalitas.
 Keberadaan tenaga pendidik (guru) yang masih
menjalani pendidikan Guru Penggerak memberikan
peluang bagi SD Negeri 1 Karya Mulya untuk
memiliki kompetensi guru yang lebih handal dan
profesional di masa depan.

Ancaman: (Threat )
Sebagian guru di SD Negeri 1 Karya Mulya belum
sepenuhnya menguasai teknologi informasi. Guru-guru
yang kurang familiar dengan IT mungkin menemui
kesulitan dalam memanfaatkan perangkat lunak
pendidikan, aplikasi, atau sumber daya online yang dapat
meningkatkan pengalaman belajar.

2. Keselarasan
a. Visi Terwujudnya siswa Beriman dan Taqwa, Berprestasi,
Berbudaya dan Berwawasan Global
b. Misi  Melaksanakan pembelajaran yang efektif dan efisien
untuk mengoptimalkan pengembangan potensi siswa
demi pencapaian prestasi maksimal.
 Meningkatkan kualitas kinerja tenaga kependidikan
dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
 Menerapkan nilai-nilai 18 karakter secara efisien dalam
budaya sekolah.
 Menyelenggarakan pembelajaran saintifik dan penilaian
autentik sesuai dengan kompetensi dasar masing-
masing mata pelajaran serta mengadakan program
pengayaan dan remedial.
 Melaksanakan kegiatan kesiswaan baik akademik
maupun non-akademik (seperti olahraga, seni, dan
kegiatan keagamaan) dengan maksimal untuk
mengembangkan kemampuan dan minat siswa.

c. Tujuan 1. Membangun budaya religius di sekolah melalui kegiatan


keagamaan.
2. Setiap kelas menerapkan pendekatan pembelajaran
aktif untuk semua mata pelajaran.
3. Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses
pembelajaran di kelas yang berorientasi pada pendidikan
karakter bangsa.
4. Mengadakan berbagai kegiatan sosial sebagai bagian
dari pendidikan karakter bangsa.
5. Bekerja sama dengan lembaga lain untuk
merealisasikan program sekolah.
6. Menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang mendukung
pembelajaran berbasis TIK.
d. Refleksi 1. Menanamkan Keimanan, Melalui kegiatan keagamaan
Terhadap yang diselenggarakan, sekolah berupaya memperkuat
keselarasan iman siswa serta membangun budaya religius di
visi, misi dan lingkungan sekolah.
tujuan pada 2. Melaksanakan Pembelajaran dan Bimbingan yang
satuan Efektif, Untuk mencapai tujuan ini, sekolah menerapkan
pendidikan pendekatan pembelajaran aktif di semua mata
pelajaran, dengan harapan dapat melibatkan siswa
secara langsung dalam proses pembelajaran.
3. Mewujudkan Prestasi di Bidang Sains dan Teknologi,
Sekolah memfokuskan diri pada pengembangan prestasi
siswa dalam sains dan teknologi, yang diwujudkan
melalui program-program khusus serta usaha untuk
meningkatkan kemampuan siswa di bidang ini.
4. Membudayakan Akhlak Baik dalam Segala Hal, Sekolah
bertujuan membangun akhlak yang baik pada siswa
dengan pendekatan pendidikan karakter bangsa. Ini
meliputi kegiatan-kegiatan yang melibatkan siswa
dalam kegiatan sosial dan pengembangan nilai-nilai
positif.
3. Analisis Kondisi Analisis lingkungan pada satuan pendidikan dalam
Lingkungan penyusunan KSP dapat dilakukan dengan
pada satuan mempertimbangkan sejumlah faktor penting. Berikut
pendidikan adalah langkah-langkah yang dapat diambil dalam
dalam melakukan analisis tersebut:
menyusun KSP  Identifikasi Lingkungan Fisik: Melakukan peninjauan
fisik terhadap lingkungan sekolah guna mengidentifikasi
faktor-faktor seperti lokasi, bangunan, fasilitas,
aksesibilitas, dan keamanan. Ini meliputi pemeriksaan
kondisi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang
olahraga, serta fasilitas lainnya yang ada di sekolah.
 Evaluasi Sumber Daya Manusia: Menilai keberadaan
dan kualifikasi sumber daya manusia yang terlibat
dalam operasional satuan pendidikan, seperti kepala
sekolah, guru, staf administrasi, dan tenaga pendukung
lainnya. Pertimbangkan faktor-faktor seperti kualifikasi
pendidikan, pengalaman, kompetensi, dan kecukupan
jumlah tenaga pengajar.
 Tinjauan Program dan Kurikulum: Mengevaluasi
program dan kurikulum yang diterapkan dalam satuan
pendidikan. Tinjau apakah kurikulum tersebut sudah
sesuai dengan standar nasional dan apakah program
yang ada mendukung pengembangan siswa dalam
berbagai aspek, seperti intelektual, sosial, dan
emosional.
 Melibatkan Pemangku Kepentingan: Mengumpulkan
input dari pemangku kepentingan, termasuk siswa,
guru, orang tua, dan masyarakat setempat. Hal ini dapat
dilakukan melalui wawancara, survei, atau forum
diskusi. Pendapat mereka dapat memberikan gambaran
yang lebih komprehensif mengenai kondisi lingkungan
pendidikan.
 Menganalisis Kebutuhan dan Tantangan:
Mengidentifikasi kebutuhan serta tantangan yang
dihadapi oleh institusi pendidikan. Contohnya,
terbatasnya anggaran, infrastruktur yang kurang
memadai, atau masalah sosial yang mempengaruhi
proses pembelajaran. Dalam analisis ini, penting juga
untuk mengenali peluang yang ada guna
mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.
 Menyusun Rencana Tindakan: Berdasarkan hasil
analisis, mengembangkan rencana tindakan yang
komprehensif dan realistis untuk mengatasi masalah
yang telah diidentifikasi serta memanfaatkan peluang
yang ada. Rencana ini harus mencakup langkah-langkah
konkret yang bisa diambil untuk meningkatkan kondisi
lingkungan pendidikan.

Nama Mahasiswa,

Muhamad Rifan Basuki


NIM. 241700190
LK-1.1.2: Pengorganisasian Pembelajaran (Satu Semester)

Jumlah
Sem Stru Keterangan
kt JP
ur Juli Agt Sep Okt Nop Des
t
Intraku 1. Pendidikan Agama dan
9 JP 12 JP 12 JP 9 JP 12 JP 3 JP
rikuler Budi Pekerti (3 JP)

2. PPKn (4 JP) 12 JP 16 JP 12 16 16 JP 4 JP
JP JP
3. Bahasa Indonesia (6 JP) 18 JP 24 JP 18 24 24 JP 6 JP
JP JP
4. Matematika (5 JP) 15 JP 20 JP 15 20 20 JP 5 JP
JP JP
5. Ilmu Pengetahuan Alam
20 JP 20 JP 20 JP 20 JP 20 JP 5 JP
dan
Sosial (5 JP)
6. Seni Rupa (3 JP) 9 JP 12 JP 9 JP 12 12 JP 3 JP
JP
7. (PJOK) (3 JP) 9 JP 12JP 9 JP 12JP 12JP 3 JP
8. Muatan lokal (Bahasa
6 JP 8JP 6 JP 8JP 8JP 2 JP
Kulisusu) (2 JP)

9. Bahasa Inggris (2 JP) 6 JP 8JP 6 JP 8JP 8JP 2 JP


Ko- Literasi Pagi (1 JP) 3 JP 4 JP 3 JP 4 JP 4 JP 1 JP
Kurikul Kewirausahaan 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP
er P5
Kearifan Lokal 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP
dan
Sholat dhuha Berjamaah
PPRA 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP
(1
JP)
Ekstrak BTQ (3 JP X 4) 12 JP 12 JP 12 JP 12 12 12
urikule JP IP JP
r Pramuka (2 JP x 4)
8 JP 8 JP 8 JP 8 JP 8 JP 8 JP

Nama Mahasiswa,

Muhamad Rifan Basuki


NIM. 241700190
LK-1.2.1: Komponen Capaian Pembelajaran (CP)

Komponen Uraian (Gunakan Redaksi Menurut Mahasiswa)


Rasionalitas Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti memiliki
Mata Pelajaran beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Berikut ini
Pendidikan adalah beberapa penjelasan mengapa materi
Agama Islam pembelajaran khusus ini memiliki rasionalitas yang
dan Budi kuat:
Pekerti  Peningkatan pemahaman agama: Pembelajaran
Agama Islam membagikan peluang kepada siswa buat
menekuni prinsip- prinsip, nilai- nilai, serta ajaran-
ajaran agama Islam. Ini berarti sebab agama Islam
ialah bagian integral dari bukti diri budaya serta
spiritualitas sebagian besar warga Muslim. Lewat
mata pelajaran ini, siswa bisa memperdalam uraian
mereka tentang agama Islam, dan mendapatkan
pengetahuan tentang aplikasi ibadah, etika, serta
moralitas yang terpaut.
 Pembentukan nilai-nilai dan etika: Pembelajaran
Agama Islam serta Budi Pekerti bertujuan buat
membentuk kepribadian yang baik serta sikap yang
moral. Mata pelajaran ini mangulas nilai- nilai
semacam kejujuran, toleransi, keadilan, silih
menghormati, kasih sayang, serta tanggung jawab
sosial. Dalam konteks ini, siswa belajar tentang
berartinya berperilaku baik serta jadi orang yang
bertanggung jawab dalam kehidupan tiap hari, baik
dalam ikatan dengan Tuhan, diri sendiri, sesama
manusia, serta area.
 Pengembangan sikap terbuka dan toleransi: Lewat
pendidikan Pembelajaran Agama Islam, siswa
diajarkan buat mempunyai perilaku terbuka serta
toleran terhadap perbandingan. Mereka belajar
menghargai keanekaragaman agama serta
kepercayaan, dan menghormati hak- hak orang buat
beribadah cocok dengan kepercayaan tiap- tiap.
Perihal ini berarti dalam membangun harmoni sosial
serta kurangi konflik antaragama di warga.
 Pembentukan moralitas dan akhlak: Mata pelajaran
Pembelajaran Agama Islam serta Budi Pekerti
menolong dalam membentuk moralitas serta akhlak
siswa. Mereka diajarkan buat mengidentifikasi
perbandingan antara benar serta salah, baik serta
kurang baik, dan diberikan pedoman etis buat
mengambil keputusan yang pas. Lewat refleksi,
dialog, serta riset permasalahan, siswa bisa
meningkatkan pemahaman moral yang kokoh serta
mengaplikasikannya dalam kehidupan tiap hari.
 Menyediakan dasar nilai dan prinsip dalam
kehidupan: Pembelajaran Agama Islam serta Budi
Pekerti membagikan bawah nilai serta prinsip yang
bisa digunakan siswa selaku panduan dalam
mengalami tantangan serta pengambilan keputusan
dalam kehidupan. Siswa belajar tentang hak serta
kewajiban mereka selaku orang, anggota warga, serta
masyarakat negeri. Mereka pula diajarkan tentang
berartinya membangun ikatan yang baik dengan Allah
SWT, keluarga, sahabat, serta area.
Tujuan Mata Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi
Pelajaran Pekerti ditujukan untuk:
Pendidikan 1. memberikan bimbingan kepada peserta didik agar
Agama Islam mantap spiritual, berakhlak mulia, selalu
dan Budi menjadikan kasih sayang dan sikap toleran
Pekerti sebagai landasan dalam hidupnya;
2. membentuk peserta didik agar menjadi pribadi
yang memahami dengan baik prinsip-prinsip
agama Islam terkait akhlak mulia, akidah yang
benar (‘aqīdah ṣaḥīḥah) berdasar paham ahlus
sunnah wal jamā`ah, syariat, dan perkembangan
sejarah peradaban Islam, serta menerapkannya
dalam kehidupan sehari-hari baik dalam
hubungannya dengan sang pencipta, diri sendiri,
sesama warga negara, sesama manusia, maupun
lingkungan alamnya dalam wadah NKRI.
3. membimbing peserta didik agar mampu
menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam berfikir

sehingga benar, tepat, dan arif dalam


menyimpulkan sesuatu dan mengambil
keputusan.
4. mengkonstruksi kemampuan nalar kritis peserta
didik dalam menganalisa perbedaan pendapat
sehingga berperilaku moderat (wasa ṫ iyyah) dan
terhindar dari radikalisme ataupun liberalisme
5. membimbing peserta didik agar menyayangi
lingkungan alam sekitarnya dan menumbuhkan
rasa tanggung jawabnya sebagai khalifah Allah di
bumi. Dengan demikian dia aktif dalam
mewujudkan upaya-upaya melestarikan dan
merawat lingkungan sekitarnya; dan
6. membentuk peserta didik yang menjunjung tinggi
nilai persatuan sehingga dengan demikian dapat
menguatkan persaudaraan kemanusiaan
(ukhuwwah basyariyyah), persaudaraan seagama
(ukhuwwah Islāmiyyah), dan juga persaudaraan
sebangsa dan senegara (ukhuwwah wa ṫ aniyyah)
dengan segenap kebinekaan agama, suku dan
budayanya.

Karakteristik Karakteristik CP Mapel Pendidikan Agama Islam dan


Mata Pelajaran Budi Pekerti
Pendidikan
Agama Islam Al-Qur’an-Hadis
dan Budi
Pekerti
Capaian Pembelajaran PAI pada kurikulum merdeka
di elemen Al-Qur’an dan Hadits sebagai berikut:
PAI dan Budi Pekerti menekankan kemampuan baca
dan tulis Al-Qur’an dan hadis dengan baik dan benar.
Ia juga mengantar peserta didik dalam memahami
makna secara tekstual dan kontekstual serta
mengamalkan kandungannyadalam kehidupan
sehari-hari. PAI dan Budi Pekerti juga menekankan
cinta dan penghargaan tinggi kepada Al-Qur’an dan
Hadis Nabi sebagai pedoman hidup utama seorang
muslim.
Akidah
Capaian Pembelajaran PAI pada kurikulum merdeka

di elemen Akidah sebagai berikut:

Berkaitan dengan prinsip kepercayaan yang akan


mengantarkan peserta didik dalam mengenal Allah, para
malaikat, kitab-kitab Allah, para Nabi dan Rasul, serta
memahami konsep tentang hari akhir serta qadā’ dan qadr.
Keimanan inilah yang kemudian menjadi landasan dalam
melakukan amal saleh, berakhlak mulia dan taat hukum

Akhlak
Capaian Pembelajaran PAI pada kurikulum merdeka di
elemen Akhlak sebagai berikut:
Ialah sikap yang jadi buah dari ilmu serta keimanan.
Akhlak hendak jadi mahkota yang memberi warna totalitas
elemen dalam Pembelajaran Agama Islam serta Budi
Pekerti. Ilmu akhlak membawakan partisipan didik dalam
menguasai berartinya akhlak mulia individu serta akhlak
sosial, serta dalam membedakan antara sikap baik(
maḥmūdah) serta tercela( mażmūmah). Dengan menguasai
perbandingan ini, partisipan didik dapat menyadari
berartinya menjauhkan diri dari sikap tercela serta
mendisiplinkan diri dengan sikap mulia dalam kehidupan
tiap hari baik dalam konteks individu ataupun sosialnya.
Peserta didik didik pula hendak menguasai berartinya
melatih( riyāḍah), disiplin( tahżīb) serta upaya sungguh-
sangat dalam mengatur diri( mujāhadah). Dengan akhlak,
partisipan didik menyadari kalau landasan dari
perilakunya, baik buat Tuhan, dirinya sendiri, sesama
manusia serta alam sekitarnya adalah cinta (mahabbah)
Pendidikan Akhlak juga mengarahkan mereka untuk
menghormati dan menghargai sesama manusia sehingga
tidak ada kebencian atau prasangka buruk atas perbedaan
agama atau ras yang ada.
Elemen akhlak ini harus menjadi mahkota yang masuk
pada semua topik bahasan pada mapel PAI dan Budi
Pekerti, akhlak harus menghiasai keseluruhan konten dan
menjadi buah dari pelajaran PAI dan Budi Pekerti
Fikih
Capaian Pembelajaran PAI pada kurikulum merdeka di
elemen Fikih sebagai berikut:
Merupakan interpretasi atas syariat. Fikih merupakan
aturan hukum yang berkaitan dengan perbuatan manusia
dewasa (mukallaf) yang mencakup ritual atau hubungan
dengan Allah SWT. (‘ubudiyyah) dan kegiatan yang
berhubungan dengan sesama manusia dan (mu‘āmalah).
Fikih mengulas berbagai pemahaman mengenai tata cara
pelaksanaan dan ketentuan hukum dalam Islam serta
implementasinya dalam ibadah dan mu‘āmalah.
Sejarah Peradaban Islam.
Capaian Pembelajaran PAI pada kurikulum merdeka di
elemen Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) sebagai berikut:
Menguraikan catatan perkembangan perjalanan hidup
manusia dalam membangun peradaban dari masa ke
masa. Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam (SPI)
menekankan pada kemampuan mengambil hikmah dari
sejarah masa lalu, menganalisa pelbagai macam peristiwa
dan menyerap berbagai kebijaksanaan yang
telah dipaparkan oleh para generasi terdahulu.
Dengan refleksi atas kisah-kisah sejarah tersebut, peserta
didik mempunyai pijakan historis dalam menghadapi
permasalahan dan menghindari dari terulangnya
kesalahan untuk masa sekarang maupun masa depan.
Aspek ini akan menjadi keteladanaan (‘ibrah) dan menjadi
inspirasi generasi penerus bangsa dalam menyikap dan
menyelesaikan fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi,
iptek, seni, dan lain-lain dalam rangka membangun
peradaban di zamannya.

Capaian dalam Pada akhir Fase D Elemen Aqidah Akhlak, Peserta


Setiap Fase didik mendalami peran aktivitas salat sebagai bentuk
Mata
Pelajaran penjagaan atas diri sendiri dari keburukan. Peserta
Pendidikan didik juga memahami pentingnya verifikasi (tabayyun)
Agama Islam informasi sehingga dia terhindar dari kebohongan dan
dan
Budi Pekerti berita palsu. Peserta didik juga memahami definisi
toleransi dalam tradisi Islam berdasarkan ayat-ayat Al-
Qur’an dan Hadis-Hadis Nabi. Peserta didik juga mulai
mengenal dimensi keindahan dan seni dalam Islam
termasuk ekspresi-ekspresinya.
Capaian dalam Al-Qur’an dan Hadis
Setiap Fase Peserta didik memahami definisi Al-Qur’an dan Hadis
Mata
Pelajaran Nabi dan posisinya sebagai sumber ajaran agama
Pendidikan Islam. Peserta didik juga memahamipentingnya
Agama Islam pelestarian alam dan lingkungan sebagai bagian yang
dan
Budi Pekerti tidak terpisahkan dalam ajaran Islam. Peserta didik
menurut juga mampu menjelaskan pemahamannya tentang
elemen
sikap moderat dalam beragama. Peserta didik juga
memahami tingginya semangat keilmuan beberapa
intelektual besar Islam.

Muhamad Rifan Basuki


LK-1.2.2: Analisis Capaian Pembelajaran, Fase, Elemen Keluasan dan
Kedalaman

Fas Eleman Capaian Keluasan Kedalaman


e Pembelajaran
A Al- Pendidikan Agama  Memahami  Menyebutkan
Qur’an Islam dan Budi huruf huruf-huruf
Hadis Pekerti hijaiyah dan hijaiyah
menekankan harakatnya 
kemampuan , huruf Mendemonstrasik
mengenal huruf hijaiyah a n pelafalan
hijaiyah dan bersambun huruf hijaiyah
harakatnya, huruf g  Menyebutkan
hijaiyah  Memahami tempat turunnya
bersambung, dan Q.S. Al- Q.S. Al-Fatihah
kemampuan Fatihah, Q.S.  Menyebutkan
membaca an-Nas, Q.S. pesan Q.S. an-
surahsurah al- Falaq, Nas
pendek Al-Qur’an Q.S. al-  Menunjukkan
dengan baik. Kautsar hafalan Q.S.
al-
Kautsar
Akidah Peserta didik  Memahami  Menyebutkan
mengenal rukun rukun iman, bukti-bukti
iman kepada iman adanya Allah
Allah melalui kepada  Menyebutkan
nama-namanya Allah Swt. nama-nama
yang agung dan para Malaikat beserta
(asmaulhusna) malaikat tugasnya
dan mengenal beserta  Melafalkan asmaul
para malaikat dan tugasnya Husna Ar- Rahman,
tugas yang  Memahami Ar-
diembannya Asmaulhusn Rahim, Al-Ahad,
a Ar- As-Samad
Rahman, Ar-  Mengartikan
Rahim, Al- asmaul Husna Ar-
Ahad, As- Rahman, Ar-
Samad Rahim,
Al-Ahad, As-Samad
Akhlak Peserta didik  Memahami  Melafalkan
terbiasa dan hamdalah setiap
mempraktikkan mempraktik menerima nikmat
nilai- nilai baik ka n  Menyebutkan
dalam kehidupan kalimah kepada siapa
sehari-hari dalam tayibah berterima kasih
ungkapan- (basmalah
ungkapan positif dan
baik untuk dirinya hamdalah),
maupun sesama ungkapan
manusia, terima kasih
terutama orang kepada
tua dan guru. sesama,
Peserta didik juga orang tua
memahami dan guru,
pentingnya tradisi pentingnya
memberi dalam kebiasaan
ajaran agama
Islam.
Mereka mulai memberi
mengenal norma  Memahami
yang ada di dan
lingkungan membiasaka
sekitarnya. n sikap
Peserta didik juga percaya diri
terbiasa percaya mengungka
diri pka n
mengungkapkan pendapat,
pendapat menghargai
pribadinya dan pendapat
belajar yang
menghargai berbeda,
pendapat yang mengerjaka
berbeda. Peserta n tugas
didik juga terbiasa secara
melaksanakan berkelompo
tugas kelompok k,
serta memahami pentingnya
pentingnya mengenali
mengenali kekurangan
kekurangan diri diri dan
dan kelebihan kelebihan
temannya demi temannya.
terwujudnya
suasana saling
mendukung satu
sama lain.
Fikih Peserta didik   Menyebutkan
mampu mengenal Memaham rukun islam
rukun Islam dan i rukun  Melafalkan
kalimah Islam, syahadatain
syahadatain, kalimah  mempraktikkan
menerapkan tata syahadata tata cara bersuci
cara bersuci, salat in.  Mempraktikkan
fardu, azan,  Memahami salat fardu,
ikamah, zikir dan dan zikir, dan doa
berdoa setelah menerapkan
salat. tata cara
bersuci
(wudu dan
tayamum),
azan dan
ikamah, salat
fardu zikir
dan
doa setelah
salat.
Sejarah Peserta didik  Memahami  Menceritakan
Peradab mampu kisah kehidupan
an menceritakan keteladana singkat Nabi
Islam secara sederhana n Nabi Adam a.s., Nabi
kisah beberapa Adam a.s., Idris a.s., Nabi
nabi yang wajib Nabi Idris Nuh a.s., Nabi
diimani. a.s., Nabi Muhammad saw.
Nuh a.s.,  Menyebutkan
Nabi keteladanan
Muhammad Adam a.s., Nabi
saw. Idris a.s.,
Nabi Nuh a.s., Nabi
Muhammad saw.

Muhamad Rifan Basuki


LK.1.3.1: Perumusan tujuan pembelajaran (TP) berdasarkan CP.

Elemen CP Capaian Tujuan Pembelajaran


Pembelajaran
Al-Qur’an dan  Peserta didik mampu Dengan melakukan kegiatan
Hadis membaca surah- mengamati, menanya, menalar,
surah pendek atau mencoba, dan mengkomunikasikan,
ayat Al-Qur’an dan peserta didik mampu:
menjelaskan pesan 1. Membaca Q.S. al-Hujurat/49:13
pokoknya dengan dengan tartil.
baik. 2. Menjelaskan pesan pokok Q.S. al-
 Peserta didik Hujurat/49:13 dengan baik.
mengenal hadis 3. Membuat paparan tentang pesan
tentang kewajiban pokok Q.S. al-Ḥujurāt/49:13
salat dan menjaga dengan baik.
hubungan baik 4. Menulis Q.S. al-Ḥujurāt/49:13
dengan sesama serta dengan baik.
mampu menerapkan 5. Menghafal Q.S. al-Ḥujurāt/49:13
dalam kehidupan dengan lancar.
sehari hari. 6. Membaca dan menulis hadis
tentang keragaman dengan baik.
7. Menghafal hadis tentang
keragaman dengan lancar.
8. Berani mempresentasikan
paparan Q.S. al-Ḥujurāt/49:13
dan hadis tentang keragaman.
9. Membiasakan membaca Al-
Qur’an dengan tartil dan sikap
menghargai keragaman dan
perbedaan sebagai sunatullah.
Akidah  Peserta didik Dengan melakukan kegiatan
memahami sifat-sifat mengamati, menanya, menalar,
bagi Allah, beberapa mencoba, dan mengkomunikasikan,
asmaulhusna, peserta didik mampu:
mengenal kitab-kitab 1. Menjelaskan Asmaulhusna dan
Allah, para nabi dan artinya.
rasul Allah yang 2. Membuat kaligrafi Asmaulhusna
wajib diimani. dan artinya secara berkelompok.
3. Membiasakan sikap suka
menahan diri, mandiri, cinta
kebersihan, menjaga lisan, dan
hidup tertib.
4.
Akhlak  Pada elemen akhlak, Dengan melakukan kegiatan
peserta didik mengamati, menanya, menalar,
menghormati dan mencoba, dan mengkomunikasikan,
berbakti kepada peserta didik mampu:
orang tua dan guru, 1. Menjelaskan Asmaulhusna dan
dan menyampaikan artinya.
ungkapanungkapan 2. Membuat kaligrafi Asmaulhusna
positif (kalimah dan artinya secara berkelompok.
ṫayyibah) dalam 3. Membiasakan sikap suka
keseharian. menahan diri, mandiri, cinta
 Peserta didik kebersihan, menjaga lisan, dan
memahami arti hidup tertib
keragaman sebagai
sebuah ketentuan
dari Allah SWT.
(sunnatullāh).
 Peserta didik
mengenal norma yang
ada di lingkungan
sekitarnya dan
lingkungan yang
lebih luas, percaya
diri mengungkapkan
pendapat pribadi,
memahami
pentingnya
musyawarah untuk
mencapai
kesepakatan dan
pentingnya
persatuan.
Fikih  Pada elemen fikih, Dengan melakukan kegiatan
peserta didik dapat mengamati, menanya, menalar,
melaksanakan puasa, mencoba, dan mengkomunikasikan,
salat jumat dan salat peserta didik mampu:
sunah dengan baik, 1. Menyebutkan tanda-tanda usia
memahami konsep balig atau kedewasaan menurut
balig dan tanggung ilmu fikih dengan benar.
jawab yang 2. Menyebutkan tanda-tanda usia
menyertainya (taklīf). balig atau kedewasaan menurut
ilmu biologi dengan benar.
3. Membuat paparan mengenai
tanda-tanda usia balig dalam
pandangan ilmu fikih dan ilmu
biologi dengan benar.
4. Membiasakan sikap bersyukur,
taat beribadah dan bertanggung
jawab.

Sejarah  Dalam Dengan melakukan kegiatan


Peradaban pemahamannya mengamati, menanya, menalar,
Islam tentang sejarah, mencoba, dan mengkomunikasikan,
peserta didik mampu peserta didik mampu:
menceritakan kondisi 1. Menjelaskan sebab-sebab Nabi
Arab pra Islam, masa Muhammad saw. hijrah ke
kanak-kanak dan Madinah.
remaja Nabi 2. Menceritakan kisah perjalanan
Muhammad saw. hijrah Nabi Muhammad saw. ke
hingga diutus Madinah.
menjadi rasul, 3. Membuat alur cerita kisah
berdakwah, hijrah perjalanan hijrah melalui gambar
dan membangun Kota dan keterangan sederhana.
Madinah. 4. Menyimpulkan pelajaran di balik
hijrah Nabi Muhammad saw. ke
Madinah.
5. Meneladani perjuangan Nabi
Muhammad saw. dan para
sahabat.
6. Membiasakan sikap percaya diri,
teguh pendirian dan
bertanggunjawab.
7. Meyakini kebenaran kisah hijrah
Nabi Muhammad saw. ke
Madinah.

Muhamad Rifan
Basuki

LK-1.3.2: Perumusan tujuan pembelajaran(TP) berdasarkan


Kompetensi dan lingkup pada CP

Capaian Tujuan
Elemen Kompetens Materi
Pembelajara Pembelajaran
CP i
n
Al-Qur’an  Peserta didik Peserta didik  Membaca Dengan melakukan
dan mampu dapat Q.S. Al- kegiatan mengamati,
Hadis membaca mengenal Ḥujurāt/ menanya, menalar,
surah-surah Q.S. al- 49:13 mencoba, dan
pendek atau Ḥujurāt/49:1  mengkomunikasikan,
ayat Al-Qur’an 3 dan Mema peserta didik mampu:
dan mengetahui hami 1. Membaca Q.S. al-
menjelaskan keragaman Pesan Hujurat/49:13
pesan manusia di Pokok dengan tartil.
pokoknya lingkungan Q.S. Al- 2. Menjelaskan pesan
dengan baik. sekitar serta Ḥujurāt4 pokok Q.S. al-
 Peserta didik mengenal 9:13 Hujurat/49:13
mengenal hadis tulisan Q.S.  Menulis dengan baik.
tentang al- Q.S. Al- 3. Membuat paparan
kewajiban salat Ḥujurāt/49:1 Ḥujurāt/ tentang pesan pokok
dan menjaga 3. 49:13. Q.S. al-Ḥujurāt/49:13
hubungan baik  dengan baik.
dengan sesama Meng 4. Menulis Q.S. al-
serta mampu hafal Ḥujurāt/49:13
menerapkan Q.S. Al- dengan baik.
dalam Ḥujurāt/ 5. Menghafal Q.S. al-
kehidupan 49:13. Ḥujurāt/49:13
sehari hari.  Hadis dengan lancar.
tentang 6. Membaca dan
Keragam menulis hadis
an
tentang keragaman
dengan baik.
7. Menghafal hadis
tentang keragaman
dengan lancar.
8. Berani
mempresentasikan
paparan Q.S. al-
Ḥujurāt/49:13 dan
hadis tentang
keragaman.
9. Membiasakan
membaca Al-Qur’an
dengan tartil dan
sikap menghargai
keragaman dan
perbedaan sebagai
sunatullah.

Akidah  Peserta didik Peserta didik  Lima Dengan melakukan


memahami dapat Asmaul kegiatan mengamati,
sifat-sifat bagi mengenal husna menanya, menalar,
Allah, dan dan mencoba, dan
beberapa memahami Artinya mengkomunikasikan,
asmaulhusna, Asmaulhusn  peserta didik mampu:
mengenal a serta Berak 1. Menjelaskan
kitab-kitab meneladani hlak Asmaulhusna dan
Allah, para sikap mulia dengan artinya.
nabi dan rasul Asmaulhusn Asmaulh 2. Membuat kaligrafi
Allah yang a usna Asmaulhusna dan
wajib diimani.  artinya secara
berkelompok.
3. Membiasakan sikap
suka menahan diri,
mandiri, cinta
kebersihan, menjaga
lisan, dan hidup
tertib.
Akhlak  Pada elemen Peserta didik  Dengan melakukan
akhlak, peserta dapat Kerag kegiatan mengamati,
didik mendeskripsi aman menanya, menalar,
menghormati kan sebagai mencoba, dan
dan berbakti keragaman Sunnatul mengkomunikasikan,
kepada orang sebagai lah peserta didik mampu:
tua dan guru, sunnatullah,  Ajaran 1. Mendeskripsikan
dan memahami Kebaikan keragaman sebagai
menyampaikan ajaran dalam sunnatullah agar
ungkapanungk kebaikan Islam saling mengenal
apan positif dalam Islam dan (lita’arafu) dengan
(kalimah serta Selain benar.
ṫayyibah) meneladani Islam 2. Menyebutkan ajaran
dalam sikap  Saling kebaikan dari agama
keseharian. toleransi Menghor islam dan agama
 Peserta didik mati dan selain Islam dengan
memahami arti Menghar tepat.
keragaman gai 3. Mengungkapkan
sebagai sebuah Orang perasaan mengenai
ketentuan dari yang pengalaman bergaul
Allah SWT. Berbeda dengan teman yang
(sunnatullāh). Agama berbeda agama
 Peserta didik dengan baik.
mengenal 4. Saling menghormati
norma yang dan menghargai
ada di pemeluk agama yang
lingkungan berbeda baik di
sekitarnya dan lingkungan sekolah
lingkungan maupun lingkungan
yang lebih tempat tinggalnya
luas, percaya dengan benar.
diri 5. Meyakini bahwa
mengungkapka keragaman sebagai
n pendapat sunnatullah dengan
pribadi, benar.
memahami 6. Menghormati orang
pentingnya lain sebagai
musyawarah cerminan dari iman
untuk dengan baik.
mencapai
kesepakatan
dan
pentingnya
persatuan.
Fikih  Pada elemen Peserta didik  Tanda- Dengan melakukan
fikih, peserta dapat Tanda kegiatan mengamati,
didik dapat memahami Usia menanya, menalar,
melaksanakan tanda-tanda Balig mencoba, dan
puasa, salat usia balig Menurut mengkomunikasikan,
jumat dan serta Ilmu peserta didik mampu:
salat sunah membiasaka Fikih 1. Menyebutkan tanda-
dengan baik, n sikap  Tanda- tanda usia balig
memahami bersyukur, Tanda atau kedewasaan
konsep balig taat Balig menurut ilmu fikih
dan tanggung beribadah dalam dengan benar.
jawab yang dan Pandang 2. Menyebutkan tanda-
menyertainya bertanggung an Ilmu tanda usia balig
(taklīf). jawab. Biologi atau kedewasaan
 menurut ilmu biologi
Kewaji dengan benar.
ban 3. Membuat paparan
Setelah mengenai tanda-
Usia tanda usia balig
Balig dalam pandangan
ilmu fikih dan ilmu
biologi dengan
benar.
4. Membiasakan sikap
bersyukur, taat
beribadah dan
bertanggung jawab.

Sejarah  Dalam Peserta didik  Sebab- Dengan melakukan


Peradaba pemahamanny dapat Sebab kegiatan mengamati,
n a tentang mengetahui Hijrah menanya, menalar,
Islam sejarah, dan Nabi mencoba, dan
peserta didik memahami Muhamm mengkomunikasikan,
mampu hijrah ad saw peserta didik mampu:
menceritakan Rasulullah  Sebab- 1. Menjelaskan sebab-
kondisi Arab saw. ke Sebab sebab Nabi
pra Islam, madinah. Hijrah Muhammad saw.
masa kanak- Nabi hijrah ke Madinah.
kanak dan Muhamm 2. Menceritakan kisah
remaja Nabi ad saw perjalanan hijrah
Muhammad  Hikmah Nabi Muhammad
saw. hingga Hijrah saw. ke Madinah.
diutus menjadi Nabi 3. Membuat alur cerita
rasul, Muhamm kisah perjalanan
berdakwah, ad saw hijrah melalui
hijrah dan gambar dan
membangun keterangan
Kota Madinah. sederhana.
4. Menyimpulkan
pelajaran di balik
hijrah Nabi
Muhammad saw. ke
Madinah.
5. Meneladani
perjuangan Nabi
Muhammad saw.
dan para sahabat.
6. Membiasakan sikap
percaya diri, teguh
pendirian dan
bertanggunjawab.
7. Meyakini kebenaran
kisah hijrah Nabi
Muhammad saw. ke
Madinah.

Muhamad Rifan
Basuki

LK-1.3.3: Perumusan tujuan pembelajaran Lintas Elemen CP

Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran


Elemen Akidah  peserta didik mampu memahami sifat-
sifat Allah Swt., asma’ al-husna,
mengenal kitab-kitab Allah Swt., nabi
dan rasul Allah Swt.
 Peserta didik mampu memahami
sifat- sifat Allah, makna Asma’ al-
husna (ar- Razzaq dan al-Wahhab al-
Kabir, al- ‘Adhim, al-Malik, al-Aziz, al-
Quddus, as- Salam dan al-Mu’min dan
asma’ al-husna yang lain),
mengenal kitab-kitab Allah Swt., nabi
Elemen Akhlak dan rasul-Nya, sebagai landasan dan
motivasi beraktivitas agar bernilai
ibadah dan berdimensi ukhrawi

 peserta didik menghormati dan


berbakti kepada orang tua dan guru,
menyampaikan ungkapan positif
(kalimah tayyibah) dalam keseharian,
dan memahami arti keragaman
sebagai sebuah ketentuan Allah Swt.
(sunnatullah).
 Peserta didik terbiasa mengucapkan
kalimah tayyibah subhanallah,
Elemen Adab Allahu Akbar, masya Allah,
mempraktikkan sikap bersyukur,
pantang menyerah, pemberani, tolong-
menolong, amanah, dan mampu
menghindari sikap nifak, kikir dan
kufur nikmat sehingga terbentuk
pribadi tangguh dan toleran dalam
kehidupan sehari-hari.

 peserta didik mengenal norma yang


Elemen Kisah Keteladanan ada di lingkungan sekitarnya dan
lingkungan yang lebih luas, percaya
diri, memahami pentingnya
musyawarah untuk mencapai
kesepakatan dan pentingnya
persatuan.
 Peserta didik membiasakan adab
kepada kedua orang tua, guru, dan
teman dalam kehidupan sehari-hari
sebagai upaya mewujudkan
hubungan sosial yang harmonis
dalam kebinekaan berbangsa dan
bernegara.

 peserta didik mampu menceritakan


kisah nabi dan rasul, para sahabat,
dan orang-orang saleh dan
meneladaninya dalam kehidupan
sehari-hari.
 Peserta didik mampu meneladani
perilaku positif melalui kisah Nabi
Ismail a.s dan persahabatan Nabi
Muhammad Saw. dengan Abu Bakar
ash- Shiddiq dalam kehidupan sehari-
hari, sebagai inspirasi dalam
menghadapi tantangan kehidupan
masa kini dan masa yang akan
datang agar bahagia dunia akhirat.

Muhamad Rifan Basuki


LK.1.4 : Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Elemen Capaian Tujuan Alur Tujuan Alokasi waktu


Pembelajaran (CP) Pembelajaran (TP) Pembelajaran (ATP) JP Pertemuan
Aqidah 1. Peserta didik Denga 1. Peserta didik
Ahlaq memahami sifat- melakukan dapat 32 8X
sifat bagi Allah, kegiatan mengemukakan JP Pertemuan
beberapa mengamati, arti Asmaul
asmaulhusna, menanya, Husna al-Malik,
mengenal kitab- menalar, al-Aziz, al-
kitab Allah, para mencoba, dan Quddus, As-
nabi dan rasul mengkomunikasi Salam dan al-
Allah yang wajib kan, peserta Mukmin, dapat
diimani. didik mampu: menjodohkan
2. Pada elemen 1. Menjelaskan kaligrafi al-
akhlak, peserta Asmaulhusna Malik, al- Aziz,
didik dan artinya. al-Quddus, As-
menghormati dan 2. Membuat Salam dan al-
berbakti kepada kaligrafi Mu'min sesuai
orang tua dan Asmaulhusna artinya secara
guru, dan dan artinya berkelompok
menyampaikan secara sehingga
ungkapanungkap berkelompok. menampilkan
an positif 3. Membiasakan sikap suka
(kalimah sikap suka menjaga
ṫayyibah) dalam menahan diri, kebersihan dan
keseharian. mandiri, cinta menciptakan
3. Peserta didik kebersihan, kedamaian.
memahami arti menjaga lisan, 2. Peserta didik
keragaman dan hidup tertib. dapat
sebagai sebuah 4. Mendeskripsika mengemukakan
ketentuan dari n keragaman sifat- sifat jaiz
Allah SWT. sebagai dan sifat-sifat
(sunnatullāh). sunnatullah mustahil bagi
4. Peserta didik agar saling Allah SWT, dapat
mengenal norma mengenal membuat karya
yang ada di (lita’arafu) berupa poster
lingkungan dengan benar. tentang sifat-sifat
sekitarnya dan 5. Menyebutkan jaiz dan mustahil
lingkungan ajaran kebaikan bagi Allah SWT
yang lebih luas, dari agama islam secara
percaya diri dan agama berkelompok,
mengungkapka selain Islam sehingga
n pendapat dengan tepat. menampilkan
pribadi, 6. Mengungkapkan sikap mengenal
memahami perasaan dan mencintai
pentingnya mengenai Allah SWT.
musyawarah untuk pengalaman 3. Peserta didik
bergaul dengan dapat
teman yang mengemukakan
berbeda agama arti iman kepada
dengan baik. Rasul,
7. Saling menyebutkan
menghormati sifat-sifat Rasul,
dan menghargai dapat
mempraktikkan
contoh sifat sidiq,
amanah, tabligh,
dan fathonah,
secara
berkelompok,
sehingga dapat
menampilkan
sikap sikap
berani, jujur,
FIQIH Pada elemen fikih, 1. Menyebutkan 1. Peserta didik 24 6X
peserta didik dapat tanda-tanda mampu JP Pertemuan
melaksanakan usia balig atau mengemukakan
puasa, salat jumat
kedewasaan tanda- tanda
dan salat sunah
dengan baik, menurut ilmu usia baligh atau
memahami konsep fikih dengan kedewasaan,
balig dan tanggung benar. dapat membuat
jawab yang 2. Menyebutkan mind mapping
menyertainya (taklīf). tanda-tanda sederhana
usia balig mengenai tanda-
atau tanda usia
kedewasaan baligh dalam
menurut pandangan ilmu
ilmu biologi fikih dan ilmu
dengan biologi, sehingga
benar. tertanam sikap
3. Membuat bertanggungjawab
paparan dan taat
mengenai beribadah
tanda- tanda Peserta didik dapat
usia balig
dalam
pandangan
ilmu fikih dan
ilmu biologi
dengan benar.
Membiasakan sikap
bersyukur, taat
beribadah dan
bertanggung jawab.
AL Peserta didik Dengan 1. Peserta didik 32 8X
QURAN mampu membaca melakukan dapat JP Pertemuan
HADIS surah-surah kegiatan mengemukakan
pendek atau ayat mengamati, pesan pokok
Al-Qur’an dan menanya, Q.S. al-
menjelaskan menalar, Hujurat/49:13
pesan pokoknya mencoba, dan tentang
dengan baik. mengkomunikasi keragaman
Peserta didik kan, peserta didik sebagai
mengenal hadis mampu: sunnatullah
tentang kewajiban 1. Membaca Q.S. dan Hadis
salat dan menjaga
al- terkait, dapat
hubungan baik
Hujurat/49:13 membaca
dengan sesama serta
mampu menerapkan dengan tartil. Q.S. al-
dalam kehidupan 2. Menjelaskan Hujurat/49:13
sehari hari. pesan pokok dan hadis terkait
Q.S. al- dengan tartil,
Hujurat/49:13 menulis Q.S. al-
dengan baik. Hujurat/49:13
3. Membuat dan Hadis terkait
paparan dengan baik dan
tentang pesan benar, dan
pokok Q.S. al- menghafal Q.S. al
Ḥujurāt/49:13 Hujurat/49:13
dengan baik. dan Hadis terkait
4. Menulis Q.S. dengan lancar,
al- dapat membuat
Ḥujurāt/49:1 paparan yang
3 dengan berisi Q.S. al-
baik. Hujurat/49:13
5. Menghafal Q.S. tentang
al- keragaman
Ḥujurāt/49:13 sebagai
dengan lancar. sunnatullah dan
6. Membaca dan Hadis terkait,
menulis hadis berani
tentang keragaman mempresentasikan
paparan
Q.S. al-
Hujurat/49:13
tentang
keragaman
sebagai
sunnatullah dan
Hadis terkait,
sehingga
menumbuhkan sikap
SKI Dalam Dengan melakukan 1. Peserta didik 24 6X
(Sejarah pemahamannya kegiatan Menceritakan JP Pertemuan
Kebuday tentang sejarah, mengamati, kisah Nabi
aan
peserta didik menanya, menalar, Harun a.s., dan
Islam)
mampu mencoba, dan Musa a.s. dengan
menceritakan mengkomunikasik menggunakan
kondisi Arab pra an, peserta didik bahasa sendiri,
Islam, masa mampu: dapat
kanak-kanak dan 1. Menjelaskan menceritakan
remaja Nabi sebab-sebab kembali di depan
Muhammad saw. Nabi kelas kisah Nabi
hingga diutus Muhammad Harun a.s., dan
menjadi saw. hijrah ke Nabi Musa a.s
rasul, berdakwah, Madinah. berdasarkan alur
Menceritakan cerita di film,
sehingga dapat
hijrah dan kisah menumbuhkan
membangun Kota perjalanan sikap setia kawan
Madinah. hijrah Nabi dan bekerja sama
Muhammad dalam kebaikan.
saw. ke 2. Menceritakan
Madinah. kisah peristiwa hijrah
3. Membuat alur Nabi ke Madinah,
kisah Nabi
cerita kisah
Muhammad
perjalanan
membangun Kota
hijrah melalui Madinah, dapat
gambar dan membuat paparan
keterangan mengenai kisah Nabi
sederhana. Muhammad dari
4. Menyimpulka hijrah sampai
membangun Kota
n pelajaran di
Madinah dengan
balik hijrah mempersaudarakan
Nabi umat, sehingga dapat
Muhammad meneladani
saw. ke perjuangan Nabi
Madinah. Muhammad dan para
5. Meneladani sahabat dan
menumbuhkan sikap
perjuangan
toleran, teguh
Nabi pendirian dan
Muhammad menghargai
saw. dan para perbedaan
sahabat.
6. Membiasakan
sikap percaya
diri, teguh
pendirian dan
bertanggunjaw
ab.
Meyakini kebenaran
kisah hijrah Nabi
Muhammad saw. ke
Madinah.

Muhamad Rifan Basuki

Nama Mahasiswa

Anda mungkin juga menyukai