Rencana Pengembangan Madrasah MTs Taswirul Afkar
Rencana Pengembangan Madrasah MTs Taswirul Afkar
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Keberhasilan pendidikan ditentukan oleh berbagai komponen yang saling
berkaitan. Komponen-komponen tersebut antara lain, pendidik, peserta didik, kurikulum,
sumber belajar, media pembelajaran, sarana prasarana. Komponen-komponen tersebut
merupakan suatu sistem, artinya antara komponen yang satu dengan komponen lainnya
saling mendukung, saling ketergantungan. Jika komponen yang satu terpenuhi tetapi
komponen yang lainnya tidak, maka keberhasilan pendidikan tidak akan tercapai.
Kondisi pendidikan saat ini masih jauh dari yang diharapkan karena komponen
pendukungnya masih kekurangan. Oleh karena itu harus ada upaya konkrit dari berbagai
pihak untuk mengatasinya. Pihak-pihak yang terkait dan bertanggung jawab terhadap
pendidikan menurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan
nasional meliputi pemerintah, orang tua, dan masyarakat. Ketiga pihak penanggung jawab
pendidikan tersebut harus mampu membuat inovasi pendidikan yang saat ini cenderung
masih banyak kekurangan mwenjadi sekolah maju dan ideal.
Pemerintah sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab terhadap pendidikan
sedang berusaha membuat inovasi pendidikan dengan lahirnya Peraturan Pemerintah Nomor
19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Lingkup standar nasional pendidikan
mencakup (1) stndar isi, (2) standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4) standar
pendidik dan tenaga kependidikan, (5) standar sarana prasarana, (6) standar pengelolaan, (7)
standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan.
Sekolah sebagai bagian dari pemerintah berkewajiban untuk mendukung dan
merealisasikan PP Nomor 19 tahun 2005 tersebut. Untuk mewujudkan harapan tersebut kini
SD Negeri Margamulya menyusun Rencana Pengembangan Madrasah (RPM) sebagai upaya
nyata menuju sekolah masa mendatang yang ideal sebagaimana yang diharapkan.
B. Landasan Hukum
1. UU RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem pendidikan nasional.
2. PPRI Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3. Permendiknas Nomor 13 tentang Tugas pokok dan fungsi Kepala Sekolah.
4. Keputusan Rapat Komite Sekolah.
C. Tujuan Penulisan
Tujuan dari penyusunan Rencana Pengembangan Madrasah ini antara lain senagai berikut:
1. Sebagai upaya untuk mendeskripsikan keadaan MTs. Taswirul Afkar saat ini
2. Sebagai upaya untuk mendeskripsikan madrasah masa mendatang yang ideal.
3. Sebagai pedoman untuk mengembangkan madrasah sesuai dengan visi dan misi.
4. Sebagai pemberi arah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
D. Tahapan Penyusunan
1. Bersama-sama dengan tim pengembang sekolah , menganalisis strategi sekolah yang
ideal
2. Bersama-sama dengan tim pengembang sekolah, menganalisis situasi sekolah yang ada
saat ini dari berbagai komponen
3. Bersama-sama dengan tim pengembang sekolah, membuat formulasi sekolah
yang diharapkan yang ideal.
4. Menentukan kesenjangan antara sekolah saat ini dengan situasi sekolah
yang diharapkan.
5. Menyusun rencana pengembangan sekolah mulai dari visi dan misi sekolah.
BAB II
TUJUAN SEKOLAH
A. Visi Madrasah
“Terwujudnya Peserta Didik yang Berprestasi, Cerdas, Berakhlaqul Karimah dan
Berwawasan Ahlussunnah Waljama’ah.”.
Indikator Visi :
1. Mampu bersaing dalam bidang akademik dengan meningkatkan materi pelajaran UN
maupun non akademik bidang Tilawatil Qur’an.
2. Membentuk peserta didik yang berakhlakul karimah melalui kantin dan koperasi
kejujuran.
3. Konsisten memegang teguh ajaran agama Islam serta ajaran Ahlussunnah
Waljamaa’ah melalui pembiasaan ibadah yaumiyah pembacaan Tahlil, Istigosah dan
Sholawat.
B. Misi Madrasah
Untuk mencapai visi yang diharapkan maka perlu dijabarkan langkah-langkah yang
tertuang dalam misi.
Misi :
1. Menciptakan lulusan yang kompetitif dalam mencapai hasil belajar untuk melanjutkan
pendidikan dan bersosialisasi dalam hidup bermasyarakat.
2. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, berfikir logis, kritis dan kreatif.
3. Meningkatkan tenaga pendidik dan kependidikan yang professional.
4. Menyiapkan fasilitas yang mendukung tercapainya tujuan pembelajaran.
5. Membina kemandirian melalui kegiatan pembiasaan, kewirausahaan dan
pengembangan yang terencana dan berkesinambungan.
6. Menanamkan dasar-dasar nilai akhlaqul karimah
7. Mengembangkan ajaran Akidah dan Syari’ah Ahlussunnah Waljama’ah.
C. Tujuan Madrasah
Tujuan MTs Taswirul Afkar Surabaya adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan pengamalan 5-S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun)
2. Meningkatkan kesadaran hormat, sopan dan patuh kepada kedua orang tua dan guru.
3. Keterlibatan orang tua/wali murid dalam memanfaatkan buku-buku perpustakaan
mencapai lebih dari 50%.
4. Mewujudkan lingkungan madrasah selalu bersih, rapi, rindang dan aman.
5. Meningkatkan jumlah lulusan yang diterima MAN/SMAN/SMKN mencapai 90%
6. Meningkatkan keamanan dan kenyamanan di madrasah.
7. Meningkatkan profesionalisme kerja guru dan karyawan.
8. Mengoptimalkan kegiatan pengembangan diri dam ekstrakurikuler
9. Terwujudnya dalam meraih prestasi akademik dan non akademik ditingkat kota dan
propinsi.
10. Meningkatkan aktivitas dan kreativitas peserta didik melalui pelaksanaan kegiatan
intra dan ekstrakurikuler.
D. Sasaran
1. Meningkatnya kesadaran rasa tanggung jawab warga sekolah sesuai dengan tugas
pokok dan fungsinya.
2. Meningkatnya profesionalisme guru sehingga kualitas akademik menunjukkan prestasi
yang memuaskan.
3. Meningkatnya prestasi nonakademis selaras dengan minat dan bakat siswa.
4. Meningkatnya pembentukan karakter siswa sehingga memiliki budi pekerti, sikap dan
prilaku yang terpuji.
5. Meningkatnya penataan lingkungan sekolah yang asri, nyaman serta bermanfaat multi
fungsi bagi warga sekolah.
E. Program Strategis
1. Seluruh warga sekolah wajib melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
2. Peningkatan profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran.
3. Pengembangan bakat minat siswa dijadikan life skill dan prestasi.
4. Membudayakan nuansa Islami selama di sekolah, keluarga dan masyarakat.
5. Menciptakan suasana lingkungan yang nyaman dan asri
2.
3. Analisis SWOT dan Pemecahan Masalah
Sasaran 1:
Kepala Sekolah, Guru, dan siswa menyadari penuh akan tanggung jawabnya sesuai
dengan tugas pokok dan fungsinya.
a. Analisis SWOT
Tingkat
Kesiapan
Fungsi dan faktornya Kriteria kesiapan Kondisi nyata
Faktor
Siap Tidak
1 2 3 4 5
a. Fungsi frogram
1) Faktor internal
a) Inovasi manajemen a) tinggi a) cukup tinggi
berbasis sekolah
b) Panduan penyusunan b) ada b) ada
rencana operasional
sekolah
2) Faktor eksternal
a) pemahaman stakeholder
tentang rencana strategis a) difahami secara a)belum
dan rencana operasional utuh difahami
sekolah secara utuh
b. Fungsi Kelembagaan
1) Faktor Internal a) Ada
a) Team sekolah b) Dibuat a) Ada
b) Job Description c) Dilaksanakan b) Ada
c) Sosialisasi d) Dilaksanakan c) Dilaksanakan
d) Pertemuan stakeholder periodik d) Belum Periodik
e) Penyusunan Renta dan Renop e) Dilaksanakan e) Dijadwalkan
f) Pengendalian program f) Terlaksana f) terlaksana
a. Pelaporan periodik g) Dibuat periodic
g) Dibuat periodik
2) Faktor Eksternal a) siap
a) Kesiapan Komite Sekolah dan a) siap
stakeholder
c. Fungsi Sarana dan Prasarana a) Tersedia
1) Faktor Internal : b) Belum
a) Tempat pertemuan a) Tersedia memadai
b) ATK b) Tersedia
d. Fungsi Keuangan a) Belum
1) Faktor Internal : memadai
a) dana a) ada dan memadai b) Belum
b) Alokasi anggaran b) tersedia dan memadai
memadai a) Tidak memadai
2) Faktor Eksternal b) Tidak
a) Dukungan dari orang tua siswa a) Ada dan memadai
b) Dukungan dari pemerintah b) Ada dan memadai
b. Pemecahan masalah:
Hasil analisis SWOT pada sasaran 1 didapat beberapa masalah sesuai dengan kondisi nyata tingkat
kesiapan faktor, maka alternatif pemecahan masalah untuk sasaran 1 adalah:
1) Penyampaian informasi kepada guru, siswa, dan orang tua siswa tentang rencana pengembangan
sekolah
2) Pengkajian Panduan Penyusunan Rencana Strategis dan Rencana Operasional
3) Menganalisa Rencana Strategis dan Rencana Operasional yang sesuai dengan kebutuhan yang
perlu dikembangkan
4) Inovasi manajemen sekolah dengan berorientasi secara menyeluruh kepada manajemen berbasis
sekolah
5) Pembuatan dan penyusunan monitoring dan evaluasi program
6) Sosialisasi pada seluruh warga sekolah dan orang tua siswa
Sasaran 2 :
Melalui Profesionalitas, kualitas Akademis seluruh mata pelajaran menunjukkan prestasi yang
memuaskan
a. Analisis SWOT
Tingkat
Kesiapan
Fungsi dan faktornya Kriteria kesiapan Kondisi nyata
Faktor
Siap Tidak
1 2 3 4 5
Pendukung PBM
1. Faktor Internal
a. Penggunaan metoda pembelajaran Bervariasi Cukup Siap
bervariasi
b. Pemberdayaan siswa Guru mampu
memberdayakan Guru cukup
siswa mampu
Nyaman namun
perlu
ditingkatkan/
renovasi
b) Memadai
b. Pemecahan masalah:
Agar fakor-faktor yang tidak siap sesuai kondisi nyata maka alternatif pemecahan persoalan pada
sasaran 2 adalah sebagai berikut :
1) Pengadaan fasilitas pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2004
2) Peningkatan metoda pembelajaran yang mengarah pada kompetensi
3) Penataan ruang belajar sesuai standar kelayakan
4) Pemberdayaan perpustakaan sekolah
5) Pengadaan sarana prasarana
6) Monitoring dan evaluasi
Sasaran 3 :
Prestasi di bidang non akademis meningkat selaras dengan minat dan bakat siswa
a. Analisis SWOT
Fungsi dan faktornya Kriteria kesiapan Kondisi nyata Tingkat
Kesiapan
Faktor
Siap Tidak
1 2 3 4 5
a. Fungsi Siswa
1) Faktor Internal
a) Jumlah siswa tiap ekstrakulikuler a) merata a) Kurang
b) Motivasi siswa b) Tinggi b) Tinggi
c) Latar belakang/ minat siswa tiap c) Tinggi c) Kurang
ekstrakulikuler
d) Bakat d) Sesuai d) Kurang
e) Postur tubuh e) Sesuai e) Kurang
2) Faktor Eksternal
a) Dukungan orang tua a) Tinggi a) Cukup tinggi
b) Dukungan Lingkungan b) Tinggi b) Kurang
c) Dukungan instansi terkait c) Tinggi c) Kurang
b. Fungsi Pendukung :
Ketenagaan
1) Faktor Internal a) Memadai a) cukup
a. Jumlah pelatih memadai
b) 80 % dan sesuai b) 50 %
b. Kualifikasi pelatih c) ada dan kurang c) ada/ kurang
c. Relepansi pelatih
2) Faktor Eksternal a) Pengalaman > 3 a) Pengalaman >5
a. Pengalaman pelatih th th
b) Tinggi
b. Kesiapan pelatih b) Tinggi
c. Fungsi Latihan
1) Faktor Internal a) Kurang
a. Tipe Latihan a) Teratur b) 40 %
b. Itensitas latihan b) 80 % c) 1 kali/minggu
c. Waktu latihan c) 2-3 kali/minggu d) Tinggi
d. Motivasi pelatih d) Tinggi
2) Faktor Eksternal a) Kurang
a. Dukungan orang tua a) Tinggi b) Kurang
b. Dukungan lingkungan b) Tinggi
a) Tinggi
b. Pemecahan masalah:
Dari hasil analisis yang telah dilakukan ada beberapa factor yang belum siap. Untuk mengatasi factor
yang belum siap maka dilaksanakan alternatif pemecahan masalah
1) Penjaringan siswa yang tepat dalam memilih ekstrakulikuler selain menurut bakat dan minat siswa,
juga disesuaikan dengan kebutuhan dari cabang ekstrakulikuler yang dipilih
2) Sosialisasi dengan orang tua tentang Ekstrakulikuler yang ada di Sekolah Dasar Negeri Margamulya
pada waktu tahun ajaran baru dan pembagian raport
3) Mengirimkan pembina pada pelatihan sesuai bidangnya
4) Jadwal latihan diperbanyak disesuaikan dengan kebutuhan tiapekstrakulikuler
5) Try out dengan lingkungan luar sekolah untuk mengevaluasi hasil dari latihan
6) Melengkapi sarana Prasarana yang dibutuhkan oleh tiap ekstrakulikuler
7) Mengikuti even-even yang ada didalam dan luar kecamatan sebagai ajang prestasi
Sasaran 4:
Meningkatnya pembentukan karakter siswa sehingga memiliki budi pekerti, sikap dan prilaku
yang terpuji.
a. Analisis SWOT
Tingkat
Kesiapan
Fungsi dan faktornya Kriteria kesiapan Kondisi nyata
Faktor
Siap Tidak
1 2 3 4 5
a. Fungsi Ketenagaan
1) Faktor Internal
a. Guru agama a) 1 orang a) 1 orang
b. Jenis guru PAI b) 100% layak b) 100% layak
c. Pengalamanmengajar c) > 5 thn. c) > 5 thn.
2) Faktor Eksternal
a. Kepedulian guru lain 100 % mendukung mendukung
b. Kepedulian DKM 100 % mendukung mendukung
c. Kepedulian guru BK 100 % mendukung mendukung
d. Partisipasi masyarakat sekitar Aktif mendukung
sekolah
b. Fungsi Kurikulum
1. Faktor internal:
a) Jumlah jampel PAI a) 3 jam/minggu 3 jam/minggu
b) Kurikulum yang digunakan b) KTSP KTSP
c) KKG PAI c) 2x/bulan 1 kali/bulan
d) Evaluasi d. dilaksanakan dilaksanakan
2. Faktor eksternal:
a) Kegiatan eskul BTQ a) Ada belum
b) Tadarusan sebelum PBM b) dilaksanakan belum
c) Sholat berjamaan di sekolah c) Istirahat ke-2 belum
d) Solat Jumat di sekolah d) dilaksanakan tidak mungkin
e) PHBI e) 3 kali /tahun 3 kali/tahun
f) Pesantren f) 1 kali/tahun 1 kali/tahun
c. Fungsi Kesiswaan
1. Faktor internal
a) kesiapan siswa a) 100 % siap siap
b) antusias siswa b) 100% antusias siap
c) status keagamaan siswa c) 100% Islam 100% Islam
d) tatatertib siswa d) dibuat dibuat
e) buku masalah siswa e) dibuat dibuat
f) buku kendali siswa f) dibuat dibuat
2. Faktor eksternal
a) keterlibatan guru a) 100% dilibatkan dilibatkan
b) keterlibatan komite b) 100% dilibatkan dilibatkan
c) dukungan orang tua c) mendukung mendukung
d) keterlibatan petugas kantin d) mendukung mendukung
d. Fungsi sarana Prasarana
1. Faktor Internal
a) ada mesjid a) ada 1 tidak ada
b) kamar kecil siswa/guru b) ada 8 kamar 3 kamar
c) lokasi tempat wudu c) memadai tidak ada
d) ukuran mesjid d) 20 x 20 cm tidak ada
e) Ada Alquran e) 1 alquran: kurang
2. Faktor eksternal 1siswa
a) perangkat soalt belum ada
b) sound system mesjid a) mukena 30, sarung
c) alas solat 30 tidak ada
d) tenda penggabung mesjid b) 1 set lengkap tidak ada
e) kipas angin c) 40 lb. (0,6 x1m) tidak ada
f) pengurus mesjid d) 11 x 12m tidak ada
g) rak sandal /sepatu e) 4 buah tidak ada
f) ada tidak ada
e. Fungsi Humas g) 4 buah
1. Faktor Internal:
a) adanya pembiasaan a) terprogram
b) sosialisasi kepada orang tua a) terprogram b) dilaksanakan
c) zakat di sekolah b) dilaksanakan 3 x c) dilaksanakan
2. Faktor eksternal: c) dilaksanakan 1 x
a) dukungan orang tua a) mendukung
b) dukungan masyarakat a) mendukung b) mendukung
b) mendukung
b. Pemecahan masalah:
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan untuk sasaran pertama, maka ada beberapa factor yang
tidak siap. Untuk mengatasi factor-faktor yang tidak siap maka dilaksanakan alternatif
pemecahan masalah sebagai berikut :
1) Untuk pemenuhan kekurangan guru pembimbing yang professional, dengan kebijakan kepala
sekolah menugaskan guru matapelajaran yang senior untuk bertugas menjadi guru
pembimbing dengan syarat minimal harus atau pernah ikut pelatihan dan penataran tentang
pengembangan potensi anak
2) Untuk memfasilitasi terlaksanakannya tadarusan harus ditunjang oleh jumlah Al-Quran yang
cukup memadai dan guru jam pertama atau wali kelas sebagai pengawas kegiatan tersebut
agar lebih ditingkatkan (setiap anak satu Al-Quran)
3) Untuk memfasilitasi terlaksananya sholat jumatan di sekolah antara lain perlu dibangun mesjid
yang memenuhi syarat
4) Pembinaan terhadap anak dan guru-guru dalam rangka kaitan dengan program pembiasaan
dalam waktu 1 x 1 semester
5) Untuk pemenuhan kesiapan dan antusias siswa terhadap program sekolah pada umumnya
kesiswaan berupaya untuk :
a) Mengadakan pembinaan secara langsung 2 kali dalam satu tahun
b) Siswa diberi buku acuan tentang program sekolah
c) Adanya pembagian tugas yang jelas bagi siswa yang menjadi pengurus kelas
d) Memotivasi siswa agar tumbuh pada dirinya rasa memiliki apa yang ada di sekolah
e) Memotivasi siswa pentingnya kesadaran dalam pelaksanaan pembiasaan di sekolah
6) Untuk memfasilitasi kantin-kantin yang ada di sekolah agar tempatnya terbuka dan sehat
antara lain :
a) Penyediaan lokasi untuk kantin disediakan oleh sekolah secara Cuma-Cuma dan bisa
ditambah ayu diperbaiki oleh pengguna
b) Memotivasi pengguna kantin agar bisa mendukung kepada program sekolah dengan
penuh tanggung jawab
7) Memotivasi siswa dan warga sekolah untuk menumbuhkan antusias terhadap sodakoh
atau infak untuk perbaikan mesjid. Dan memotivasi para mantan atau alumni agar bisa
menyisihkan dari penghasilan melalui kotak amal yang disediakan ditempat tertentu
8) Memotivasi siswa tentang pentingnya membaca Al-Quran serta pelaksanaan sholat yang
dilaksanakan disekolah minimal setiap siswa memiliki satu Al-Quran, mukena dan sarung.
Sasaran 5 :
Penataan lingkungan yang asri dan nyaman serta bermanfaat multi fungsi bagi warga sekolah
a. Analisis SWOT
Tingkat
Kesiapan
Fungsi dan faktornya Kriteria kesiapan Kondisi nyata
Faktor
Siap Tidak
1 2 3 4 5
1. Fungsi Ketenagaan
a. Faktor Internal
Kesiapan guru pengajar 100% guru 100% guru
memeriksa memeriksa
kebersihan kelas kebersihan kelas
Jumlah pesuruh 1 orang 1 orang
b. Faktor Eksternal
Kerja sama dengan siswa 100 % mendukung 60 % mendukung
Kerja sama dengan kantin sekolah 100 % mendukung 60 % mendukung
2. Fungsi Kurikulum
a. Faktor Internal
Pemanfaatan taman untuk 100% 80%dimanfaatkan
Pembelajaran dimanfaatkan
Pembelajaran di luar kelas
IPA 50% dilaksanakan
Matematika 50% dilaksanakan
Seni
IPS
b. Faktor Eksternal
Kurikulum yang
mendukung pembelajaran
3. Fungsi kesiswaan Ada tidak lengkap
a. Faktor Internal Ada lengkap
Pembuatan jadwal piket
harian dan mingguan
Melaksanakan jumat
Bersih Ada
c. Faktor Eksternal Ada
Dukungan orang tua Setiap Jumat
terhadap kebersihan Setiap Jumat
Dukungan masyarakat sekitar sekolah
4. Fungsi sarana 50 % mendukung
a. Faktor Internal 100 % mendukung
Sarana kebersihan 50 % mendukung
o Tempat sampah 100 % mendukung
o Sapu lidi dan sapu ijuk
o Mesin rumput
o Instalasi air untuk Tersedia blm.
Tanaman Tersedia lengkap Lengkap
Sarana kenyamanan ruang
Pembelajaran Memiliki pentilasi udara
Ada belum
Ada lengkap lengkap
b. Pemecahan Masalah
Berdasarkan analisis yang dilakukan sasaran kelima, maka ada factor yang tidak siap. Untuk
mengatasi faktor-faktor yang tidak siap maka dilaksanakan alternatif pemecahan sebagai
berikut:
1) Melakukan kerja sama dengan siswa untuk menciptakan lingkungan bersih dengan
menempatkan tong sampah di depan setiap kelas
2) Memberikan pengarahan kepada pengelola kantin sekolah untuk melaksanakan kebersihan
lingkungan sekolah
3) Melaksanakan lintas pembelajaran antar matapelajaran
4) Memberikan himbauan kepada orang tua siswa tentang pentingnya kebersihan lingkungan
sekitar
5) Melakukan bakti social dengan masyarakat sekitar lingkungan sekolah
6) Menginventarisir kelengkapan kebersihan lingkungan sekolah
7) Melengkapi ventilasi ruangan kelas yang belum sempurna/ belum memenuhi syarat
kesehatan
8) Menambah tanaman-tanaman perindang lingkungan sekolah
9) Mengajak masyarakat sekitar untuk bekerja sama menciptakan lingkungan sekitar menjadi
bersih
B. Program Kerja Tahunan
1. Rencana Kerja 1
a. Penyampaian informasi kepada guru, siswa, orang tua:
1) Mengadakan rapat dengan guru dan karyawan
2) Menyampaikan informasi dalam upacara
3) Mengadakan brifing
4) Mengadakan rapat dengan orang tua
b. Pemberdayaan tim pengembang:
1) pembentukan tim pengembang
2) Pembagian tugas tim pengembang
3) Melakukan pertemuan tim pengembang
4). Penyusunan RPS
c. Melakukan Inovasi MBS:
1) Mengikuti berbagai pelatihan
2) Melengkapi administrasi
3) Melakukan koordinasi dengan dinas
4) Melakukan kegiatan KKKS
5) Monitoring dan evaluasi kegiatan.
2. Rencana Kerja 2
a. Melengkapi fasilitas pembelajaran:
1) Menambah buku sumber
2) Memperbanyak dokumen kurikulum
3) Menata ruang kelas
4) Membuat silabus, RPP
5) Melengkapi media
6) Menggunakan multi metode
7) Melakukan Penilaian berbasis kelas
8) Remedial teching
9) Supervisi
b. Peningkatan pemahaman pembelajaran:
1) Pembagian tugas guru yang relevan
2) Pengendalian kegiatan pembiasaan
3) Kontnuitas kegiatan KKG
4) Mengikuti kursus bahasa Inggris
5) Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
c. Pemberdayaan perpustakaan:
1) Mengidentifikasi buku
2) Penataan perpustakaan
3) Pembuatan jadwal
4) Aksesoris ruangan
d. Melengkapi sarana dan prasarana
1) Pengadaan komputer
2) Melengkapi peraga
3) Pengadaan ATK
e. Monitoring dan evaluasi
1) Profil siswa
2) Penyusunan laporan hasil kegiatan
3) Refleksi hasil laporan
4) Insentif penanggung jawab program
3. Rencana Kerja 3
a. Membentuk Struktur Organisasi:
1) Membentuk koordinator Ekstrakurikuler
2) Membentuk Pengurus setiap jenis ekstrakurikuler
b. Membuat Tatatertib:
1) Menyusun tatib ekstrakurikuler
2) Mensosialisasikan tatatertibib ekstrakurikuler
c. Sosialisasi ekstrakurikuler
1) Sosialisasi saat PSB
2) Sosialisasi saat upacara
3) Sosialisasi saat rapat dengan komite
4) Soaialisasi pada kenaikan kelas
d. Menginventarisasi siswa:
1) Perngumuman kegiatan Ekstrakurikuler
2) Mendaftar peserta ekstrakurikuler
3) Klasifikasi bakat minat siswa
e. Jadwal pelaksanaan ekstrakurikuler:
1) Rapat pembimbing
2) Sosialisasi dengan warga
3) Menyusun jadwal kegiatan
f. Evaluasi dan pelaporan:
1) Porseni tingkat sekolah
2) Mengadakan kegiatan persahabatan
3) Laporan daftar hadir
4. Rencana Kerja 4
a. Membuat Struktur organisasi peningkatan Imtaq:
1) Sosialisasi terhadap warga & orang tua
2) Menyusun struktur organisasi
3) Menyusun tugas dan fungsi
b. Membuat acuan nuansa Islami:
1) Membuat buku pembiasaan
2) Pengisian biodata peserta
3) Menganalisis buku pembinaan
c. Melaksanakan nuansa Islami:
1) Membudayakan 5 S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun)
2) Tadarusan sebelum PBM
3) Kuliah tujuh menit
4) Sholat dhuhur berjamaah
5) Sholat Jumatan
6) Santapan rohani bagi guru
7) Melaksanakan PHBI
8) Melaks pesantren bulan Romadon
9) Kegiatan keputrian
10) Berbusana muslim
d. Monitoring dan Evaluasi
1) Pelaporan dan evaluasi
2) Monitoring dan evaluasi
5. Rencana Kerja 5
a. Membentuk tim pengelola taman:
1) Sosialisasi dengan guru dan siswa
2) Memilih guru sebagai tim
3) Membuat struktur pengelola
4) Membuat administrasi pengelola
b. Membentuk panitia lomba:
1) Membentuk tim juri
2) Membuat jadwal lomba
3) Pelaporan hasil lomba
4) Monitoring dan pelaporan
c. Membuat jadwal pemantauan:
1) Membuat buku pemantauan
2) Membuat absensi
3) Membuat grafik pemantauan
d. Pengadaan sarana dan prasarana
1) Menambah varietas dan renovasi
2) Pembuatan pagar dan penghijauan
3) Menambah alat kebersihan
e. Monitoring dan Evaluasi
1) Monitoring
2) Evaluasi
C. Pelaksanaan Program
Pelaksanaan Program dapat dilihat pada Rencana Pelaksanaan Kegiatan Program
Pengembangan Sekolah Tahun Pelajaran 2011/2012. (Terlampir)
BAB IV
RENCANA ANGGARAN SEKOLAH
A. Alokasi Program
1. Program Strategis
1. Seluruh warga sekolah wajib melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
2. Peningkatan profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran.
3. Pengembangan bakat minat siswa dijadikan life skill dan prestasi.
4. Membudayakan nuansa Islami selama di sekolah, keluarga dan masyarakat.
5. Menciptakan suasana lingkungan yang nyaman dan asri
2 Kualitas pembelajaran 5 5 5 15
4 Budaya Sekolah 3 2 3 8
5 Basis lingkungan 2 2 2 6
Jumlah 50
Berdasarkan analisis USG tersebut maka diperoleh prioritas program dengan urutan sebagai
berikut:
1) Kualiatas pembelajaran
2) Kinerja personal
3) Pengembangan bakat minat
4) Budaya sekolah
5) Basis lingkungan.
b. Prioritas Anggaran
Berdasarkan analisis USG seperti tampak pada tabel di atas maka Rasio anggaran dapat kita
buat sekala prioritasnya sebagai berikut:
1) Kualiatas pembelajaran dengan rasio 15 : 50
2) Kinerja personal dengan rasio 12 : 50
3) Pengembangan bakat minat 9 : 50
4) Budaya sekolah 8: 50
5) Basis lingkungan 6 : 50
Untuk menentukan besaran Anggaran Pengembangan Sekolah digunakan rumus:
RN = P x R
N
P = nilai prioritas
N= kumulatif rentang
R = total anggaran berdasarkan masukan
RN = 100%.
Anggaran SD Negeri Margamulya untuk tahun pelajaran 2011/2012 sebesar Rp
…………......... dari BOS, Rp ………………… dari BOS Buku, dan Rp ……………… dari
biaya rutin; total Rp …………………….. Maka besaran biaya untuk masing-masing variable
adalah:
1) Kualiatas pembelajaran dengan rasio 15 : 50 x Rp …………….. = Rp ………………
2) Kinerja personal dengan rasio 12 : 50 x Rp ……………… = Rp ……………..
3) Pengembangan bakat minat 9: 50x Rp ……………. = Rp ……………..
4) Basis lingkungan, 8 : 50 x Rp ……………… = Rp ……………...
5) Budaya sekolah 6 : 50.x Rp ……………… = Rp ……………..
Total anggaran = Rp ………………
BAB V
PENUTUP
Kita semua berharap agar satuan pendidikan yang kita kelola dapat mencapai sekolah yang
diharapkan yaitu sekolah yang ideal. Sekolah yang terpenuhinya berbagai komponen yang
diperlukan antara lain personal, sarana prasarana, dan proses pendidikannya itu sendiri. Tentu
saja hal ini tidak akan tercapai sekaligus dan tanpa upaya nyata, tetapi harus bertahap untuk
meraihnya.
Kehadiran Rencana Pengembangan Sekolah ini, tentu saja diharapkan agar semua cita-cita
dan harapan menuju sekolah masa depan yang ideal dapat tercapai. Hal ini diperlukan adanya
kekompakkan berbagai komponen yang bertanggung jawab terhadap pendidikan, yakni
pemerintah, orang tua, dan masyarakat. Tidak mungkin proses pendidikan akan berhasil
dengan baik kalau hanya dilakukan oleh pemerintah saja tanpa ada peran serta orang tua dan
masyarakat.
Akhirnya semoga visi, misi, tujuan, dan program-program yang tertuang dan tidak tertuang
dalam RPS SD Negeri Margamulya ini dapat tercapai dengan baik.