PENGASUH IDEAL ORANG TUA TERHADAP BAYI, BALITA,ANAK PRA
SEKOLAH
Pengertian Pola Asuh
(Kemenkes RI, 2018). Pola asuh adalah kemampuan orang tua dan keluarga untuk
menyediakan waktu, perhatian, kasih sayang dan dukungan terhadap anak agar dapat tumbuh
dan berkembang dengan baik secara fisik, mental dan sosial.
Komponen Pengasuhan Ideal
1. Asah
2. Asih
3. Asuh
[Link] ASUH
Pengertian Asuh
Asuh merupakan kebutuhan anak dalam pertumbuhan anak yang berhubungan langsung
dengan kebutuhan fisik anak. Kebutuhan asuh dapat dikatakan sebagai kebutuhan primer
kebutuhan dasar fisik seperti makanan, tempat tinggal.
Macam kebutuhan Asuh:
Sandang
Pakaian merupakan sebuah bentuk perlindungan dan kehangatan yang diberikan untuk
mencegah dan melindungi anak dari berbagai benda yang dapatmembahayakan anak. Pakaian
juga dapat meningkatkan percaya diri anakdalam lingkungan [Link] yang layak,
bersih dan aman (tidak mudah terbakar, tanpa pernik-pernik yang mudah menyebabkan anak
kemasukan benda asing).
Pangan
Nutrisi yang adekuat dan seimbang merupakan kebutuhan akan asuh yang terpenting. Nutrisi
termasuk bagian gizi untuk pembangunan tubuh yang mempunyai pengaruh terhadap
pertumbuhan dan perkembangan, terutama pada tahun-tahun pertama kehidupan dimana anak
sedang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama pertumbuhan otak.
Kebutuhan kalori dan protein harian yang dianjurkan bagi bayi hingga remaja akan
memperjelas kebutuhan pemenuhan gizi seimbang bagi anak.
Papan
Keadaan perumahan yang layak yang tidak membahayakan penghuninya, akan menjamin
keselamatan dan kesehatan penghuninya. Misalnya, ventilasi dan pencahayaan yang cukup,
tidak penuh sesak, cukup leluasa untuk anak bermain, bebas polusi, maka akan menjamin
tumbuh kembang anak.
Perawatan Kesehatan Dasar
Tindakan pencegahan primer dilakukan untuk mencegah risiko tinggi terkena penyakit,
seperti melakukan imunisasi dan penyuluhan pada orang tua tentang diare.
1. Pelayanan kesehatan
Anak perlu dipantau/diperiksa kesehatannya secara teratur. Penimbangan anak
minimal 8 kali setahun dan dilakukan SDIDTK minimal 2 kali setahun. Pemberian
kapsul vitamin A dosis tinggi setiap bulan Februari dan Agustus.
2. Imunisasi
Anak perlu diberikan imunisasi dasar yang lengkap yaitu BCG, Polio, DPT, Hb dan
Campak agar terlindung dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
3. Morbiditas/kesakitan
Segera bawa anak ke pelayanan kesehatan dasar terdekat jika anak menunjukkan gejala sakit.
Perbanyak informasi ttg cara penanganan awal penyakit yg sering dialami oleh anak bayi,
balita, pra sekolah. Jangan berikan antibiotik pada anak tapa sepengetahuan dokter.
Higiene diri dan sanitasi lingkungan
kebersihan perseorangan maupun lingkungan memegang peranan penting pada tumbuh
kembang anak. Kebersihan perorangan yang kurang akan memudahkan terjadinya penyakit-
penyakit kulit dan saluran perncernaan seperti: diarhe, cacingan dll, sedangkan kebersihan
lingkungan erat hubungannya dengan penyakit saluran pernafasan, percernaan serta penyakit
akibat nyamuk.
Bermain aktivitas fisik,tidur
Anak perlu bermain, melakukan aktifitas fisik dan tidur karena hal ini dapat:
• Merangsang hormon pertumbuhan, nafsu makan, merangsang metabolisme
karbohidrat, lemak dan protein
• Merangsang pertumbuhan otot dan tulang
• Merangsang perkembangan
Kebutuhan rekreasi dan waktu luang
Olahraga dan rekreasi digunakan untuk melatih otot, membuang sisa metabolisme, melatih
aktivitas motorik, dan aspek perkembangan anak.
[Link] ASIH
Pengertian Asih
Asih merupakan kebutuhan terhadap emosi, ikatan yang serasi dan selaras antara ibu dan
anak. Diperlukan pada tahun pertama kehidupan sejak dalam kandungan untuk menjamin
mantapnya tumbuh kembang fisik, mental dan psikososial anak
Macam-Macam Kebutuhan Asih:
1. Kasih sayang orang tua
2. Menciptakan rasa aman dan nyaman, anak merasa dilindungi
3. Harga diri
4. Mandiri
5. Dibantu, didorong atau dimotivasi
6. Kebutuhan akan kesuksesan
7. Kebutuhan mendapat kesempatan dan pengalaman
8. Rasa memiliki
[Link] ASAH
Pengertian Asah
Asah/ stimulasi merupakan adanya perangsangan dari lingkungan luar anak, berupa latihan
atau bermain. Dilakukan sejak dalam kandungan degan mendengarkan jenis musik dan jg
setelah lahir dg cara menyusui sedini [Link] keberhasilan proses tumbuh
kembang anak Periode penting: golden period, window of opportunity, critical period yg
mungkin tdk akan terulang. Anak perlu stimulasi sedini mungkin kemampuan sensorik,
motorik, emosi. Sosial, bicara, kognitif. Kemandirian, kreativitas, kepemimpinan, moral dan
spiritual anak.
Stimulasi dini
Stimulasi merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan
anak.
Dasar Perlunya Stimulasi
a. Milyaran sel otak dibentuk sejak anak di dalam kandungan usia 6 bulan dan belum
ada hubungan antar sel-sel otak (sinaps)
b. Orang tua perlu merangsang hubungan antar sel-sel otak
c. Bila ada rangsangan akan terbentuk hubungan-hubungan baru (sinaps)
d. Semakin sering dirangsang akan makin kuat hubungan antar sel-sel otak
e. Semakin banyak variasi maka hubungan antar se-sel otak semakin kompleks/luas
f. Merangsang otak kiri dan kanan secara seimbang untuk mengembangkan multipel
inteligen dan kecerdasan yang lebih luas dan tinggi. Stimulasi mental secara dini akan
mengembangkan mental-psikososial anak seperti: kecerdasan, budi luhur, moral,
agama dan etika, kepribadian
g. Keterampilan berbahasa, kemandirian, kreativitas, produktifitas, dan seterusnya
h. Orang tua perlu menganut pola asuh demokratik, mengembangkan kecerdasan
emosional, kemandirian, kreativitas, kerjasama, kepemimpinan dan moral-spiritual
anak. Selain distimulasi, anak juga perlu mendapatkan kegiatan SDIDTK lain yaitu
deteksi dini (skrining) adanya kelainan/penyimpangan tumbuh kembang, intervensi
dini dan rujukan dini bila [Link] tua harus mengetahui maksud dan tujuan
permainan sebelumpermainan itu diberikan kepada anak. Fungsi dari bermain
diantaranya adalahmembantu perkembangan motorik dan sensorik anak, membantu
perkembangankognitif anak, meningkatkan kemampuan sosisalisasi anak, dan
meningkatkankreativitas.
Stimulasi Dapat Diperoleh:
a. Pendidikan informal (di rumah, dalam keluarga)
b. Pendidikan formal : SD, SMP, SMU, PT dan lain-lain
c. Pendidikan nonformal (pendidikan ketiga), di masyarakat, kelompok pengajian,
sekolah mingu, pramuka, dan lain-lain.
Macam-macam Stimulasi
stimulasi seperti stimulasi visual (penglihatan), verbal (bicara),auditif (pendengaran), taktil
(sentuhan) dan lain-lain dapat mengoptimalkan perkembangananak.
Di bawah ini ada beberapa contoh alat permainan dan perkembangan yang distimuli:
1. Pertumbuhan fisik/motorik kasar:
Sepeda roda tiga/dua, bola, mainan yang ditarik atau didorong
2. Motorik halus:
Gunting, pensil, bola, balok, lilin.
3. Kecerdasan/kognitif:
Buku bergambar, buku cerita, puzzle, lego, boneka, pensil warna, radio.
4. Bahasa:
Buku bergambar, buku cerita, majalah, radio tape, TV
5. Menolong diri sendiri:
Gelas/piring plastik, sendok, baju, sepatu, kaos kaki
6. Tingkah laku sosial:
Alat permainan yang dapat dipakai bersama, misalnya congklak, kotak pasir,bola, tali.