HALAMAN DEPAN
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
DAFTAR ISI
HALAMAN DEPAN ............................................................................................................................. 1
DAFTAR ISI.......................................................................................................................................... 2
KATA PENGANTAR ........................................................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................................................... 4
A. LATAR BELAKANG ............................................................................................................... 4
B. TUJUAN PENYUSUNAN ........................................................................................................ 5
BAB II TINJAUAN TEORI ................................................................................................................. 6
A. PENGERTIAN PIK REMAJA ................................................................................................ 6
B. TUJUAN PIK REMAJA .......................................................................................................... 6
C. RUANG LINGKUP PIK-REMAJA ........................................................................................ 7
D. DASAR HUKUM ...................................................................................................................... 7
BAB III GAMBARAN PIK-R PANDUNAGA ................................................................................... 8
A. VISI DAN MISI......................................................................................................................... 8
B. STRUKTUR ORGANSASI KEPENGURUSAN ................................................................... 8
C. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN ................................................................................ 9
BAB IV PENUTUP ............................................................................................................................. 10
LAMPIRAN......................................................................................................................................... 11
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirobbilalamin kami panjatkan puji syukur kehadirat ilahiRobbi atas
segala rahmat dan karuni nya kami telah dapat menyusun Profil PIK-R PANDUNAGA
Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo,dan tak lupa kami panjatkan sholawat beserta salam
atas junjungan Nabi besar kita MUHAMMAD, SAW.
Pofil PIK-R PANDUNAGA Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo Kabupaten Bantul
adalah suatu ciri dari kelompok kegitan yang telah di rintis dan di kembangkan, PIK-R adalah
suatu wadah pembinaan terhadap Remaja yang mana kegitannya mencangkup perkembangan
kependudukan, pembangunan keluarga dan perencanaan hidup berkeluarga bagi Remaja.
Hrapan kami sebagai pengurus PIK-R PANDUNAGA Kalurahan Muntuk Kapanewon
Dlingo Kabupaten Bantul semoga gambaran profile ni dapat bermanfaat bagi pembaca, dan tak
lupa kami ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu jalannya
program ini.
Bantul, Desember 2023
Penulis
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
BAB I PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Remaja merupakan fase peralihan, yaitu fase peralihan antara masa kanakkanak
menuju masa dewasa (Nasir, 1999, hlm. 63). Masa tersebut berlangsung dari usia 12
sampai 21 tahun. Fase pertumbuhan remaja dapat menjadi peluang sekaligus ancaman bagi
perkembangan keterampilan sosialnya. Menjadi ancaman ketika remaja lebih banyak
melakukan hal-hal atau aktivitas yang negatif. Tugas pembinaan remaja yang paling berat
adalah penyesuaian sosial yang merupakan dampak dari perkembangan zaman seperti
perkembangan teknologi yang pesat, dimana informasi mudah tersebar. Hal tersebut
menjadikan internet sebagai sarana komunikasi utama yang paling banyak diminati oleh
semua kalangan, terutama para remaja. Remaja merupakan generasi penerus bangsa,
sehingga perkembangan pada remaja terutama keterampilan sosialnya sangat penting
untuk pembangunan atau pengembangan guna menciptakan lingkungan yang harmonis.
Hal tersebut diperkuat dengan pendapat Chaplin dalam Suhartini, (2004, hlm. 18), yang
menjelaskan bahwa keterampilan sosial merupakan bentuk perilaku, perbuatan dan sikap
yang ditampilkan oleh individu ketika berinteraksi dengan orang lain disertai dengan
ketepatan dan kecepatan sehingga memberikan kenyamanan bagi orang yang berada
disekitarnya. Jumlah remaja yang besar bisa menjadi aset bangsa sekaligus juga masalah
bila tidak dilakukan pembinaan dengan baik.
Pembinaan terhadap remaja perlu dilakukan melalui dua sisi, disatu sisi pembinaan
dilakukan untuk membantu remaja menghadapi tantangan hidup masa sekarang. Di sisi
lain pembinaan perlu juga dilakukan kepada remaja dalam mempersiapkan kehidupan di
masa mendatang. Pembinaan dua arah ini perlu dilakukan secara bersinergis. Ditambah
lagi arus informasi yang tidak terkendali dapat memberikan dampak positif dan negatif
bagi remaja. Kedua hal tersebut apabila tidak dikendalikan dan dibina akan melahirkan
remaja-remaja Indonesia yang berperilaku hidup tidak sehat.
Keterampilan sosial adalah suatu kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan
tuntutan sosial yang ada di lingkungan (Hurlock, 1997, hlm. 250). Para remaja dapat
memperoleh keterampilan ini melalui berbagai pengalaman yang mereka alami sebagai
proses pendewasaan. William Sears (Anjarsari (2020) menegaskan bahwa pengembangan
keterampilan sosial bergantung pada banyak faktor, yaitu keadaan individu dan
pengalaman interaksi dengan lingkungan sebagai alat dan sumber belajar. Tujuan dari
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
lingkungan tersebut tentunya untuk membantu dan menjadi wahana pengembangan
keterampilan sosial para generasi muda. Selain itu Natawidjaja (Rahman, 2019, hlm. 192)
berpendapat bahwa perkembangan keterampilan sosial bergantung pada beberapa faktor,
salah satunya adalah faktor eksternal, yaitu faktor yang dihadapi individu selama dan
setelah lahir. Faktor faktor ini ditemukan di lingkungan, termasuk: keluarga, sekolah,
masyarakat, kelompok sebaya dan lingkungan fisik
Keberadaan dan peranan PIK remaja di lingkungan remaja/usia sebaya sangat
penting artinya dalam membantu remaja untuk mendapatkan informasi dan pelayanan
konseling yang cukup dan benar tentang Pusat Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi
Remaja (PKBR).
PIK-R merupakan wadah bagi para remaja untuk melaksanakan program kegiatan
PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja) yang dikelola dari, oleh, dan
untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi
dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga.
B. TUJUAN PENYUSUNAN
Profil PIK-Remaja PANDUNAGA Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo ini kami
susun dengan tujuan sebagai acuan dan bahan koreksi bagi kami pengurus untuk menjalani
program-program kerja kami baik yang sudah berjalan, sedang berjalan, maupun yang
akan berjalan. Sehingga tujuan program dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan.
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
BAB II TINJAUAN TEORI
TINJAUAN TEORI
A. PENGERTIAN PIK REMAJA
PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) adalah suatu wadah kegiatan program
Generasi Berencana (GENRE) yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja guna
memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan
berkeluarga bagi remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya.
Masa remaja memang merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dan
menjadi fase yang sangat menentukan bagi kehidupan masa depan.
Menurut Bank Dunia masa seperti ini disebut sebagai masa transisi kehidupan remaja.
Ada 5 hal yang menjadi pembagian transisi kehidupan remaja dan disebut Youth Five Life
Transitions, yaitu:
1. Melanjutkan sekolah (continue learning)
2. Mencari pekerjaan (start working)
3. Memulai kehidupan berkeluarga (form families)
4. Menjadi anggota masyarakat (exercise citizenship)
5. Mempraktekkan hidup sehat (practice healthy life)
B. TUJUAN PIK REMAJA
1. Tujuan Umum
Tujuan dari PIK-R itu sendiri adalah untuk memberikan informasi KRR dan
PKBR, keterampilan kecakapan hidup (Life skill), pelayanan konseling dan rujukan
KRR serta untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan lain yang khas dan sesuai minat
dan kebutuhan untuk mewujudkan Tegar Remaja dalam rangka tercapainya
Keluarga Berkualitas.
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Pembina, pengelola,
konselor dan pendidik sebaya tentang pengertian dan batasan yang berkaitan
dengan PIK Remaja.
b. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Pembina, pengelola,
konselor dan pendidik sebaya tentang tujuan, sasaran dan ruang lingkup PIK
Remaja.
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
c. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Pembina, pengelola,
konselor dan pendidik sebaya tentang strategi pembentukan, pembinaan, dan
pengembangan PIK Remaja.
d. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Pembina, pengelola,
konselor dan pendidik sebaya tentang pokok-pokok kegiatan dna mekanisme
pengelolaan PIK Remaja.
e. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Pembina, pengelola,
konselor dan pendidik sebaya tentang monitoring, evaluasi dan pelaporan
PIK Remaja.
C. RUANG LINGKUP PIK-REMAJA
1. Pendidik Sebaya
Remaja yang telah mengikuti pelatihan Pendidik Sebaya dan mampu
memberikan informasi KRR dan PKBR kepada remaja.
Konselor Sebaya
2. Pendidik Sebaya yang telah mengikuti pelatihan konseling remaja
dan mampu memberikan pelayanan konseling KRR kepada remaja. Forum Genre
Indonesia bertujuan menggali, membina dan mengembangkan potensi kreativitas dan
intelektualitas anggota Forum GenRe di seluruh Indonesia
D. DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Dasar Negara Repuhlik lndsnesia Tahun 1945 pasal 5 ayat (2);
2. Undang Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
3. Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomer
23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak;
4. Undang Undang Nomor 44 tahun 200S tentang Pomografi;
5. Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika;
6. Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan
Pembangunan Keluarga
7. Undang Undang Nomor 18 tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang Penetapan Perkembangan
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem lnfonnasi
Keluarga
9. PP Nomor 61 tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi;
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
BAB III GAMBARAN PIK-R PANDUNAGA
GAMBARAN PIK REMAJA PANDUNAGA
A. VISI DAN MISI
VISI :
” Menciptakan Generasi Remja yang beriman, unggul, terhindar dari TRIAD KRR
dengan sehat cerdas dan ceria”
MISI :
1. Senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan YME.
2. Menjauhkan remaja dari segala hal yang berhubungan dengan TRIAD KRR.
3. Menjadikan organisasi PIK-R sebagai sarana edukasi, informasi, dan pemberi solusi
bagi permasalahan remaja.
4. Wadah bagi remaja untuk mengembangkan keterampilan dan kepedulian terhadap
lingkungan sekitarnya.
B. STRUKTUR ORGANSASI KEPENGURUSAN
PIK Remaja PANDUNAGA Kalurahan Muntuk beralamatkan di Seropan 3 Kalurahan
Muntuk Kapanewon Dlingo dibentuk pada tahun 2021 dan berdasarkan SK Lurah No
64/Pem/Mtk/VIII/2021 dengan jumlah pengurus sebanyak 10 orang dengan struktur
organisasi kepengurusan sebagai berikut :
STRUKTUR ORGANISASI PENGURUS PIK-REMAJA PANDUNAGA
Penasehat : 1. Panewu Dlingo
2. Danramil
3. Kapolsek
Penangungjawab : Lurah Muntuk
Pembimbing : PLKB Kapanewon Dlingo
Dukuh Seropan 3
Ketua : Bambang Prabowo
Sekretaris : Ika Widiastuti
Bendahara : Virdina Melia
Pendidik Sebaya : Laudya Devia Arimbi
Konselor Sebaya : Khoirul Nandar
Kader : 1. Siti Khoiriyah
2. Yuyun Yuniarti
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
C. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN
Kegiatan PIK-Remaja dilaksanakan rutin dan berkala berikut kegiatan-Kegiatan yang
dilaksanakan oleh PIK-Remaja Pandunaga:
1. Pertemuan Rutin
Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan untuk merencakan kegiatan dan evaluasi
kegiatan yang telah terlaksana.
2. Bank Sampah
Kegiatan bank sampah yang diprakarsai oleh remaja merupakan salah satu bentuk
kepedulian remaja terhadap lingkungan sekitar. Program Bank Sampah ini selain
menjadi kepedulian remaja terhadap sampah juga salah satu sumber pendanaan
kegiatan kelompok.
3. Pembinaan PIK-Remaja
Kegiatan pembinaan PIK- Remaja dilaksanakan mobile disetiap Kelompok PIK
Remaja yang ada di Kapanewon Dlingo. Kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas Forum
Genre dan Kelompok PIK-Remaja dalam mewujudkan Generasi Berencana Yang Aktif,
Inovatif, Proaktif, Dan Dinamis.
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
BAB IV PENUTUP
PENUTUP
Demikian profil ini kami susun untuk memberikan gambaran mengenai kegiatan –
kegiatan yang kami lakukan di PIK-Remaja Pandunaga Kalurahan Muntuk Kapanewon
Dlingo. semoga dari sedikit yang kami tampilkan mampu menambah informasi pembaca
mengenai kegiatan PIK Remaja Pandunaga.
Dengan segala kerendahan hati dan keterbatasan yang dimiliki, kami menyadari bahwa
masih banyak kekurangan dalam profil ini. Oleh karena itu kami mohon saran dan kritik demi
kesempurnaan profil ini.
Akhir kata kami ucapkan terima kasih dan berharap profil ini dapat bermanfaat bagi
semua pembacanya.
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta
LAMPIRAN
Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta