RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)
BIMBINGAN KLASIKAL
SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023/2024
5. MENJADI TEMAN YANG MENYENANGKAN
Aspek Perkembangan 9
Kematangan Hubungan dengan Teman Sebaya
Bidang Layanan
Pribadi dan Sosial
Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Berkebhinekaan Global
Tujuan
Setelah mempelajari materi “Menjadi Teman yang Menyenangkan”, murid mampu
mengenali perilaku yang efektif dan tidak efektif dalam berteman.
Waktu
1 x 40 menit
Metode
Ekspositori
Media yang Dibutuhkan
Laptop
LCD
Alat tulis
HP
POIN KUNCI
1. Sahabat menjadi sangat penting bagi remaja dalam memenuhi kebutuhan sosial. Jika remaja gagal
untuk menempa persahabatan yang akrab maka akan mengalami kesepian dan merasa tidak
berarti.
2. Remaja lebih banyak tergantung pada teman-teman dari pada orang tua untuk memenuhi
kebutuhan akan kebersamaan, ketentraman hati dan intimasi.
3. Pengalaman dengan teman-teman akan membentuk eksistensi remaja.
4. Karakteristik teman berpengaruh penting terhadap perkembangan remaja. Contohnya jika
mempunyai teman dengan prestasi yang baik maka akan termotivasi untuk
berprestasi, dan sebaliknya.
LANGKAH KEGIATAN
PEMBUKAAN 1. Guru mengucapkan salam, menyapa, dan menanyakan
kabar murid.
2. Guru menyampaikan tema dan tujuan layanan.
3. Guru memberikan ice breaking, untuk meningkatkan minat
dan semangat belajar murid.
Alternatif ice breaking: “Aku dan Dia”
a. Guru meminta ketua kelas (KM) atau murid lain secara
sukarela, untuk menjadi pemeran utama dalam kegiatan ini,
yang nantinya akan memerhatikan teman-teman sekelasnya
saat menjawab pertanyaan guru tentang dirinya.
b. Guru menyiapkan pertanyaan untuk kegiatan ini, alternatif
pertanyaan sebagai berikut:
Berapa nomor sepatu KM?
Apa nama panggilan kesayangan di rumahnya?
Di mana tempat tinggalnya?
Mata pelajaran apa yang disukainya?
Apa hobi yang ditekuninya?
Kapan tanggal ulang tahunnya?
Apa makanan favoritnya?
Apa hal yang tidak disukainya?
c. Guru membacakan pertanyaan dari daftar, kemudian
meminta murid lain untuk menjawab.
d. KM mengamati dan menghitung siapa teman yang paling
banyak menjawab pertanyaan dengan benar.
e. Guru memberikan kesempatan kepada KM untuk
menyampaikan siapa temannya yang memperoleh skor
tertinggi, dan menanyakan bagaimana perasaan KM setelah
tahu bahwa teman-temannya, “sangat mengenal” atau
“belum mengenal” dirinya.
f. Guru menyampaikan quotes “teman sejati adalah teman
yang akan menyayangimu meskipun telah mengenalmu
dengan
sebenar-benarnya, baik hal baik pun hal buruk”.
INTI AKTIVITAS 1: CHECKLIST KEBIASAAN DALAM BERTEMAN
1. Guru memberikan ulasan materi tentang perilaku dalam
berteman.
2. Guru membimbing murid untuk melakukan refleksi terhadap
kebiasaan yang sering dilakukan, dengan cara mengisi LK-
Checklist Kebiasaan dalam Berteman yang telah disediakan.
3. Guru meminta murid untuk membubuhkan tanda centang
pada pernyataan kebiasaan yang sering dilakukan, dan tanda
silang pada pernyataan kebiasaan yang hampir tidak pernah
dilakukan.
4. Setelah murid menyampaikan jawabannya, yakinkan bahwa
jawaban murid tidak ada yang benar atau salah, karena
jawaban merupakan kondisi nyata yang sesuai dengan
kebiasaan masing-masing murid.
5. Setelah murid selesai mengerjakan checklist daftar
kebiasaan dalam berteman, guru mengajak murid
melakukan refleksi dengan pertanyaan:
a. Manakah yang lebih banyak, tanda centang atau tanda
silang pada daftarmu?
b. Apakah menurutmu, dirimu sendiri sudah menjadi
teman yang menyenangkan?
c. Apakah kamu pernah menjadi teman yang tidak
menyenangkan? Coba ceritakan kejadiannya!
d. Adakah yang kamu harus perbaiki dalam pertemanan?
6. Guru menyampaikan Tips Perilaku Efektif dalam Berteman,
yaitu MIRA-MTB.
MI = Memulai interaksi
Pelajari seseorang : tanyakan nama, usia, dan kegiatan
favoritnya.
Gunakan pengantar sosial: perkenalkan dirimu, mulailah
pembicaraan, dan ajak orang itu untuk melakukan
sesuatu.
RA = Ramah
Tunjukkan kebaikan hati, perhatian dan memuji orang lain.
M = Melakukan Perilaku Prososial
Jujur dan dapat dipercaya: katakan sejujurnya, tepati
janji.
Murah hati, berbagi, dan mau bekerja sama.
T = Tunjukkan rasa hormat pada diri sendiri dan orang lain
Tunjukkan perilaku yang baik, sopan dan santun,
mendengar yang dibicarakan orang lain.
Berperilaku dan kepribadian yang positif.
B = Berikan dukungan sosial
Tunjukkan kepedulianmu.
7. Guru meminta murid untuk membuat surat untuk teman,
dengan langkah sebagai berikut:
a. Pikirkan satu orang teman yang menurutmu
menyenangkan.
b. Sampaikan apresiasimu untuknya (dapat melalui tulisan,
video, puisi atau lagu) yang berisi:
ucapan terima kasih karena telah menjadi teman
yang menyenangkan
sifat teman yang menginspirasimu
harapanmu akan pertemanan
PENUTUP 1. Guru menanyakan kepada murid mengenai pengetahuan
baru yang telah didapat pada hari ini.
2. Guru menyampaikan poin-poin kunci.
3. Guru meminta murid untuk menyimpulkan materi.
4. Guru menutup kegiatan.
Lampiran 1: Materi
MENJADI TEMAN YANG MENYENANGKAN
Relasi dengan teman sebaya pada masa remaja mengalami perubahan dalam
persahabatan, kelompok teman sebaya, serta awal masa puber. Bagi sebagian remaja menjadi
populer bersama teman sebaya merupakan hal penting, sebagai motivator yang kuat dalam
memilih untuk memiliki beberapa sahabat yang lebih intens dan akrab.
Sahabat penting untuk memenuhi kebutuhan sosial remaja. Kebutuhan akan intimasi
meningkat pada masa remaja awal, dan memotivasi remaja untuk mencari sahabat. Jika remaja
yang gagal untuk menempa persahabatan yang akrab, mereka akan mengalami kesepian dan
penghayatan akan martabat-diri (seft-worth) juga akan menurun. Remaja akan lebih terbuka
mengenai hal-hal yang intim dan informasi yang bersifat pribadi kepada teman-temannya.
Remaja juga lebih tergantung pada teman-temannya daripada kepada orang tua untuk
memenuhi kebutuhan mereka atas kebersamaan, ketentraman hati, dan intimasi.
Bergosip mengenai teman sebaya dapat mendominasi percakapan diantara remaja.
Gosip dapat dicirikan dengan komentar negatif tentang remaja lain. Gosip negatif dapat berupa
agresi relasi (relational aggression), yaitu menyebarkan rumor untuk melecehkan seseorang.
Disamping itu, beberapa gosip dapat pula melibatkan konstruksi kolaboratif yang berkontribusi
untuk perkembangan perspektif terhadap intimasi dan relasi yang akrab.
Sahabat juga dapat membangun rasa percaya remaja untuk mengutarakan pendapat
yang berisiko. Aspek pembicaraan utama dan gosip dari persahabatan umumnya terjadi pada
remaja perempuan.
Karakteristik teman dapat berpengaruh terhadap perkembangan remaja. Prestasi teman
sebaya dapat menjadi alat prediksi penting dari pencapaian positif di sekolah. Penting untuk
membantu remaja dalam mengembangkan persahabatan. Terdapat beberapa perilaku yang
dapat direkomendasikan orang dewasa kepada remaja dalam berteman, serta beberapa hal
yang harus dihindari dalam berteman.
PERILAKU YANG EFEKTIF DALAM BERTEMAN: MIRA - MTB
MI = Memulai interaksi
Pelajari seseorang : tanyakan nama, usia, dan kegiatan favoritnya.
Gunakan pengantar sosial: perkenalkan dirimu, mulailah pembicaraan, dan ajak orang
itu untuk melakukan sesuatu.
RA = Ramah
Tunjukkan kebaikan hati, perhatian dan memuji orang lain.
M = Melakukan Perilaku Prososial
Jujur dan dapat dipercaya: katakan sejujurnya, tepati janji.
Murah hati, berbagi, dan mau bekerja sama.
T = Tunjukkan rasa hormat pada diri sendiri dan orang lain
Tunjukkan perilaku yang baik, sopan dan santun, mendengar yang dibicarakan orang lain.
Berperilaku dan kepribadian yang positif.
B = Berikan dukungan sosial
Tunjukkan kepedulianmu.
PERILAKU TIDAK EFEKTIF DALAM BERTEMAN:
1. Agresif secara psikologis. Menunjukkan rasa tidak hormat dan berperilaku buruk.
Memanfaatkan orang lain, tidak mau bekerja sama, tidak berbagi, tidak peduli, bergosip
dan menyebarkan isu.
2. Tidak membawa diri dengan baik. Egois, tinggi hati, sombong, iri hati, pamer, hanya
mementingkan diri sendiri. Kejam, berperilaku buruk, mengamuk, dan merepotkan.
3. Anti-sosial secara fisik, suka memaki, menunjuk, mempermainkan orang lain, tidak jujur,
menyebarluaskan rahasia, dan tidak menepati janji.
Lampiran 2: LK-Checklist Kebiasaan dalam Berteman
DAFTAR KEBIASAAN DALAM BERTEMAN
Petunjuk Pengisian:
1. Isi identitas dengan sebenar-benarnya.
2. Baca dengan baik setiap pernyataan.
3. Beri tanda centang (√) pada pernyataan kebiasaan yang sering atau biasa dilakukan olehmu
dalam berteman.
4. Beri tanda silang (x) pada pernyataan kebiasaan yang hampir tidak pernah dilakukan olehmu
dalam berteman.
5. Jawablah dengan sebenar-benarnya, tidak ada jawaban yang benar atau salah.
6. Tes ini tidak memengaruhi nilai pelajaran.
NO. PERNYATAAN √ JAWABAN X
Menanyakan nama kepada teman ketika bertemu
1.
pertama kali.
2. Menanyakan usia teman.
3. Menanyakan kegiatan favorit teman.
Memperkenalkan diri sendiri ketika bertemu pertama
4.
kali.
5. Memulai pembicaraan.
Mengajak teman untuk melakukan sesuatu bersama-
6.
sama.
Menunjukkan rasa tidak hormat dan berperilaku
7.
buruk pada teman.
8. Memberikan perhatian pada teman.
9. Memaafkan teman jika teman melakukan kesalahan.
10. Memilih teman untuk bekerja sama.
11. Memberikan pujian pada teman.
12. Jujur dan dapat dipercaya.
13. Membeda-bedakan teman.
14. Tidak berbagi dengan teman.
15. Kurang peduli terhadap teman.
16. Bergosip.
17. Menepati janji kepada teman.
18. Mendahulukan kepentingan sendiri.
19. Menyindir teman.
20. Bersikap sombong.
Merasa iri hati pada pencapaian atau yang dimiliki
21.
teman.
Memamerkan barang atau kepunyaan sendiri pada
22.
teman.
23. Bersikap sopan dan santun pada teman.
24. Tidak menyela pembicaraan teman.
25. Lebih mendahulukan kepentingan teman.
26. Mudah marah pada teman.
Suka mengamuk (uring-uringan tanpa sebab hingga
27.
merepotkan orang lain)
28. Suka memaki teman.
29. Mempermainkan teman.
30. Menyebarluaskan rahasia teman.
Jumlah