CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI RUPA FASE D
Di akhir fase D, siswa secara mandiri dan luwes mengeksplorasi, memilih, menerapkan,
menggabungkan dan bereksperimen dengan menggunakan keterampilan dan pengetahuan tentang
unsur dan prinsip seni, bahan, medium, alat, teknik, teknologi, prosedur atau proses yang sesuai
untuk keperluan karyanya. Siswa mendokumentasikan proses penciptaan karyanya dan
menggunakannya untuk menjelaskan proses penciptaan karyanya.
Siswa mampu menyampaikan pesan atau merespon sebuah situasi, isu atau kejadian tertentu
melalui karya seni rupa. Mereka juga mampu merefleksikan efektivitas pesan dalam sebuah karya
secara logis dan argumentatif dengan menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai.
Rasional ATP Fase D
Siswa yang memasuki fase D merupakan siswa remaja awal. Salah satu karakteristik siswa remaja
awal adalah siswa mulai dapat berpikir dengan rasional, mulai meragukan kemampuannya dan
membandingkannya dengan orang lain (konsep diri yang sedang terbentuk), dan senang diberi
kesempatan untuk mencoba hal baru.
Jika pondasi pemahaman seni di level SD cukup kuat, di SMP siswa tidak ragu untuk membuat karya
dan bereksperimen. Seni di tingkat SD diharapkan memberikan ruang untuk eksplorasi dan
membebaskan anak untuk memilih ragam karya. Namun jika pada level SD pondasi seninya tidak
kuat, anak akan masuk SMP dengan takut berkarya karena takut membuat kesalahan. Takut
dianggap menghasilkan karya yang jelek karena bentuk tidak sesuai dengan benda aslinya.
Latar belakang ini yang membuat alur dimulai dari apresiasi terhadap karya seni rupa untuk
memahami variasi karya seni dan mendorong siswa menciptakan karya secara percaya diri. Ketika
memasuki SMP kita akan memulai dengan mengenalkan berbagai karya seni dengan variasi teknik
dalam seni rupa sehingga siswa melihat bahwa ada banyak cara dalam berkarya dan karya yang
dianggap bernilai tidak sama gaya melukisnya.
Siswa juga akan melihat kembali representasi elemen rupa pada karya seniman yang bertujuan
mengekspresikan diri dan menyampaikan pesan. Setelah mengamati karya seniman, siswa masuk ke
1
dalam tahap eksperimen dengan berbagai teknik karya seni untuk mengasah rasa percaya diri dan
ingin tahu. Hasil eksperimen siswa akan dijadikan sarana umpan balik. Siswa didorong untuk
mendokumentasikan eksplorasinya ke dalam sebuah jurnal visual. Tahapan setelah eksperimen,
siswa mencoba untuk menghasilkan sebuah karya dengan tema tertentu dan belajar
mengkomunikasikan karya. Siswa saling memberikan feedback terhadap proses berkarya dan di
akhir siswa menampilkan hasil karyanya dalam sebuah pameran karya.
Tujuan ATP Fase D
Siswa mampu menyampaikan pesan dengan sebuah karya dan merefleksikan efektivitas pesan
dalam sebuah karya secara logis dan argumentatif dengan menggunakan kosakata seni rupa yang
sesuai.
7.2
7.3 Melakukan 7.4 Publikasi
7.1
Refleksi Pameran/
Pengamatan Eksperimen
Mendokumenta- publikasi karya
dan dan Berkarya sikan karya dan dengan
Pengendapan Bereksperimen refleksi berbagai media
Mengkonstruksi mencoba (6-8 JP) (4-6 JP)
pemahaman beragam
tentang suatu teknik seni
karya seni rupa, membuat
berdasarkan karya
pengamatan berdasarkan
terhadap tema tertentu
elemen rupa (8-10 JP)
(4-6 JP)
Capaian Fase D Berdasarkan Elemen
Alur Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Profil Pelajar Pancasila
Pengamatan dan Mengalami Bernalar kritis
Pengendapan (Apresiasi Siswa mampu menyampaikan
Karya Seni Rupa) gagasan melalui karya dengan Mengidentifikasi,
7.1.1 Mengkonstruksi menerapkan pengetahuan unsur mengklarifikasi, dan
pemahaman tentang suatu dan prinsip seni, bahan, proses, menganalisis informasi yang
2
karya seni berdasarkan teknik atau teknologi yang telah relevan serta memprioritaskan
pengamatan terhadap elemen dipelajari sebelumnya beberapa gagasan tertentu.
rupa dalam sebuah karya
7.1.2 Menelaah latar belakang
peristiwa dan pengalaman
hidup seniman dalam
membuat sebuah karya
7.1.3 Mengaitkan pengalaman
pembuatan karya pada
seniman dan
merefleksikannya dengan
kehidupan siswa
Eksperimen dan Berkarya Menciptakan Mandiri
Mengkritisi efektivitas
● Siswa mampu
7.2.1 Bereksperimen mencoba dirinya dalam bekerja
menggunakan pengetahuan
beragam teknik dan secara mandiri dengan
dan keterampilan seni rupa
mengamati efek sebuah mengidentifikasi hal-hal
untuk memilih dan
teknik pada karya yang menunjang maupun
menggabungkan ragam
menghambat dalam
hias, bahan, teknik, media,
mencapai tujuan.
dan teknologi
7.2.2 Membuat sketsa Berpikir dan Bekerja Artistik Kreatif
rancangan yang sesuai ● Siswa mampu menghasilkan Mengembangkan gagasan
dengan konsep tertentu dan mengkomunikasikan
yang ia miliki untuk membuat
sebuah konsep melalui
kombinasi
sebuah karya
hal yang baru dan imajinatif
untuk mengekspresikan diri
3
7.2.3 Membuat sebuah karya Menghasilkan karya dan
● Siswa terbiasa bekerja
dengan tema tertentu dan tindakan
mandiri untuk
menggunakan teknik yang untuk mengekspresikan
mengeksplorasi dan
sesuai untuk menyampaikan pikiran
menemukan prosedur,
pesan dari sebuah karya dan/atau perasaannya,
material, alat, teknologi dan
Mengevaluasinya, dan
proses yang sesuai untuk
mempertimbangkan
keperluan karyanya.
dampaknya bagi orang lain.
Refleksi Refleksi Bernalar Kritis
7.3.1 Mempresentasikan dan Siswa mampu merefleksikan Menjelaskan asumsi yang
mendokumentasikan karya efektivitas pesan dalam sebuah dibuat dan
yang menyampaikan pesan karya dengan menggunakan mempertimbangkan
terhadap sebuah peristiwa kosa kata rupa yang sesuai konsekuensinya serta
kemungkinan kritik yang
didapat
7.3.2 Saling memberikan Berdampak
umpan balik sesama siswa Siswa menghasilkan Gotong Royong
berdasarkan konsep lukisan karya yang merespon
Pelajar Indonesia
yang digunakan sebuah situasi, isu
memperhatikan dan bertindak
atau kejadian tertentu
proaktif terhadap kondisi
Siswa menghasilkan karya seni
lingkungan fisik dan sosial. Ia
rupa sebagai ekspresi pribadi
berespon secara memadai
maupun sebagai respon sebuah
terhadap kondisi yang ada di
isu atau kejadian yang menarik
lingkungan dan masyarakat
minatnya
untuk menghasilkan kondisi
yang lebih baik.
Pelajar Indonesia memiliki
kesadaran bahwa sebagai
4
bagian dari kelompok ia perlu
terlibat, bekerja sama, dan
saling membantu dalam
berbagai kegiatan.
Alur Capaian Fase D setiap tahun
Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9
Pada akhir kelas 7 siswa Pada akhir kelas 8 siswa Pada akhir kelas 9 siswa
mampu: mampu: mampu:
● Merefleksikan elemen
● Merefleksikan teknik ● Memilih dan
rupa
seniman dan memperdalam sebuah
yang ada pada sebuah
mengkorelasikan karya teknik yang dapat
karya seni dan
seniman dengan latar mengembangkan
menganalisa teknik yang
belakang sejarah, peristiwa, potensinya dalam
digunakan. Karya seni
dan kehidupan seniman berkarya
yang ditelaah dapat
● Merefleksikan karya seniman ● Merespon sebuah
mengambil contoh dari
pada kehidupan siswa peristiwa sosial dan
beberapa karya seni
● Mengekspresikan dan mengekspresikannya
dengan genre yang
mengkomunikasikan karya kepada sebuah karya
terlihat kontras dalam
dengan perpaduan berbagai ● Merencanakan dan
teknik melukis contoh
media dengan konsep yang menyelenggarakan sebuah
antara genre yang
dipikirkan secara mandiri eksibisi dengan tema
berbeda. Diharapkan
● Memberikan umpan balik tertentu
siswa mengkonstruksi
yang konstruktif kepada
pemahaman akan karya
sesama teman
seni yang terlihat indah
dengan perspektif yang
berbeda.
● Bereksperimen dengan
5
teknik yang dilakukan
para seniman dan
menambahkan modifikasi
pada karya seni rupa
● Mengekspresikan dan
mengkomunikasikan
karya dengan perpaduan
berbagai media dengan
panduan tema tertentu
Alur Konten Fase D setiap tahun
Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9
Semester 1 1.1 Pengenalan elemen rupa 2.1 Mempunyai 3.1 Membuat karya
1.2 Analisa elemen rupa pada kumpulan seni pilihan dimana
sebuah karya contoh dengan referensi/jurnal siswa dapat
teknik pengamatan karya dari terhadap teknik dan memperdalam sebuah
dekat dan dari jauh, teknik cara seniman berkarya teknik dan
rutinitas berpikir visibel contoh: 2.2 Membuat ilustrasi bereksplorasi dengan
“dari sebuah karya, unsur apa karakter yang dapat teknik tersebut
yang paling membuat kalian digunakan sebagai 3.2 Membuat project
tertarik? Apa yang membuat karya (ilustrasi buku, kolaborasi
kalian berpikir demikian?”, dan komik, ilustrasi bekerjasama dengan
pembelajaran berbasis inkuiri infografis, membuat bidang studi lain yang
contoh menjabarkan karya kartun) merespon sebuah
dengan 6 kata 2.3 Berbagi karya seni peristiwa sosial
1.3 Teknik sketsa pensil pada dengan misalnya Infografis
objek pengamatan mempresentasikan tentang makanan
1.4 Lukis eksperimental dengan karya dan mendapatkan sehat, desain tong
teknik non kuas contoh spons, umpan balik sampah pilah,
6
foam, lukis tangan, lukis dengan kampanye reuse,
lelehan krayon reduce, recycle
1.5 Lukis eksperimental dengan
media campuran misalnya
pencampuran bahan berbeda,
koran, kardus, plastik, kain
Semester 2 1.7 Membuat karya dekoratif 2.4 Membuat karya 3 3.3 Merencanakan
pada media kertas dan karton dimensi contoh : pahat sebuah pameran
dengan detail. Contoh membuat gips, lino, cukil kayu 3.4 Bekerja sama
pembatas buku dengan motif 2.5 Memahami menyelenggarakan
suku tertentu/ kriya tusuk jelujur perspektif pameran
yang mengombinasikan karton 2.6 Membuat model 3 3.5 Mempresentasikan
dan benang/teknik stensil kertas dimensi dengan karya dan menerima
dengan alat bantu cutter , seni manual/teknologi 3D umpan balik
dekorasi cutter 2.7 Membuat
1.8 Membuat karya dekoratif dokumentasi model 3
dengan tali kur/bahan alami dimensi
(macrame, anyaman) 2.8 Mempresentasikan
1.9 Membuat karya dekoratif karya dan menerima
pada media kain contoh: umpan balik
membatik/ecoprint/jumputan
1.10 Mempresentasikan karya
dan menerima umpan balik
Kata/frasa kunci Observasi, perbandingan, analisa, eksperimen, ekspresi, komunikasi visual,
7
refleksi
Topik/konten inti Elemen rupa, analisis karya seni rupa, eksperimen lukis, media campuran,
ilustrasi, model tiga dimensi, seni pilihan, seni kolaborasi, pameran
Glosarium Elemen rupa, berpikir visibel, media campuran, ilustrasi, ecoprint, infografis,
maket, animasi, prinsip seni rupa, ragam hias, seni dekoratif
Sumber:
MOMA(Museum of Modern Art) Learning
Harvard Project Zero
Classroom Confidential- Laurel Schmidt
[Link]